Pengertian kulit Kulit adalah lapisan jaringan yang terdapat pada bagian luar menutupi dan melindungi permukaan

tubuh, berhubungan dengan selaput lendir yang melapisi rongga-rongga lubanglubang masuk. Pada permukaan kulit bermuara kelenjar keringat dan kelenjar mukosa.

Lapisan kulit 1. Epidermis  Stratum korneum. Lapisan ini terdiri dari banyak lapisan tanduk (keratinasi), gepeng, kering, tidak berinti, inti selnya sudah mati, dan megandung zat keratin.  Stratum lusidum. Selnya pipih, bedanya dengan stratum granulosum adalah sel-sel sudah banyak yang kehilangan inti dan butir-butir sel telah menjadi jernih sekali dan tembus sinar.Lapisan ini hanya terdapat pada telapak tangan dan telapak kaki. Dalam lapisan terlihat seperti suatu pipa yang bening, batas-batas sel sudah tidak begitu terlihat disebut stratum lusidum.  Stratum granulosum. Lapisan ini terdiri dari 2-3 lapis sel pipih seperti kumparan dengan inti ditengah dan sitoplasma berisi butiran (granula) keratohiali atau gabungan keratin dengan hialin. Lapisan ini menghalangi benda asing, kuman dan bahn kimia masuk ke dalam tubuh.  Stratum spinosum/stratum akantosum. Lapisan ini merupakan lapisan yang paling tebal dan dapat mencapai 0,2 mm terdiri dari 58 lapisan . sel-selnya disebut spinosum karena jika dilihat di bawah mikroskop, sel-selnya

Bagian atas. Bagian bawah. Dermis terdiri dari 2 lapisan: 1. Disebut akantosum sebab sel-selnya berduri. serabut elastis. Di dalamnya terdapat butir-butir yang halus disebut butir melanin warna. sel-sel basalis dengan membran basalis merupakan batas terbawah dari pada epidermis dengan dermis. Disebut stratum basal karena sel-selnya terletak dibagian basal/basis. Dermis. 2. Dipihak lain epidermis menonjol kea rah korium. Batas antara pars papilaris dengan pars retikularis adalah bagian bawahnya sampai ke subkutis. Ternyata spina atau tanduk tersebut ada hubungan antara sel yang lain yang disebut intercelulair bridges atau jembatan interselular. Ternyata batas ini tidak datar tapi bergelombang. Struktur lapisan dermis Dermis merupakan lapisan kedua dari kulit. Pars Papilaris (stratum papilar). Baik pars papilaris maupun pars retikularis terdiri dari serabut-serabut yaitu serabut kolagen. Sel tersebut disusun seperti pagar pagar (palisade) dibagian bawah sel tersebut terdapat suatu membran disebut membran basalis. pada waktu korium menonjol pada epidermis tonjolan ini disebut papilla kori (papilla kulit). 2.Serabut ini saling beranyaman dan masingmasing mempunyai tugas yang berbeda. tonjolan ini disebut Rute Ridges atau rete peg = prosessus inter papilaris. batas dengan epidermis dilapisi oleh membrane basalis dan di sebelah bawah berbatasan dengan subkutis tapi batas ini tidak jelas hanya diambil sebagai patokan ialah mulainya terdapat sel lemak. Bentuknya silindris (tabung) dengan inti yang lonjong.Serabut kolagen. stratum germinativum menggantikan sel-sel yang di atasnya dan merupakan sel-sel induk.  Stratum Basal/Germinativum. Retikularis (stratum retikularis). untuk memberikan kekuatan .terdiri dari sel yang bentuknya polygonal/banyak sudut dari mempunyai tanduk (spina). Lapisan ini berfungsi untuk menahan gesekan dan tekanan dari luar. dan serabut retikulus. Bentuknya tebal dan terdapat di daerah tubuh yang banyak bersentuhan atau menahan beban dan tekanan seperti tumit dan pangkal telapak kaki.

kepada kulit. Kelenjar-kelenjar kulit. Serat otot: Serat otot polos dijumpai di dalam dermis tersusun membentuk berkas dihubungkan dengan folikel rambut (muskulus erector fili) bertebaran diseluruh dermis dalam jumlah yang cukup banyak pada kulit. dan terdapat sel lemak yang berkelompok. skrotum dan sebagian perenium. Jaringan kulit. sehingga membentuk seperti cincin. . Subkutis terdiri dari kumpulan-kumpulan sel-sel lemak dan diantara gerombolan ini berjalan serabut-serabut jaringan ikat dermis. Sel-sel lemak ini bentuknya bulat dengan intinya terdesak ke pinggir. dan retikulus terdapat terutama disekitar kelenjar dan folikel rambut dan memberikan kekuatan pada alat tersebut. Kulit disebut juga integument atau kutis yang tumbuh dari dua macam jaringanyaitu jaringan epitelyang menumbuhkan lapisan epidermis dan jaringan pengikat (penunjang) yang menumbuhkan lapisan dermis (kulit dalam). Unsur sel: Unsure utama sel dermis adalah fibroblast. yang tebalnya tidak sama pada tiap-tiap tempat dan juga pembagian antara laki-laki dan perempuan tidak sama (berlainan). makrofag. dan tambahan untuk kecantikan tubuh.Guna perikulus adiposus adalah sebagai Shok breker = pegas/bila tekanan trauma mekanis yang menimpa pada kulit. putting susu.Subkutis. Isolator panas atau untuk mempertahankan suhu. 3. Di bawah subkutis terdapat selaput otot kemudian baru terdapat otot. penimbun kalori. Disamping itu ada juga sel jaringan ikat bercabang dan berpigmen pada lingkungan epidermis yang banyak mengandung pigmen misalnya areola mammae dan sekitar anus. penis. serabut elastic untuk memberikan kelenturan pada klit. Lapisan lemak ini di sebut perikulus adiposus.

sekresi sebum terjadi terus menerus dan bermanfaat untuk pemeliharaan kesehatan kulit. Kelenjar keringat adalah kelenjar tubular bergelung yang tidak bercabang. Kelenjar ini paling banyak terdapat pada telapak tangan dan kaki. Bagian sekretorisnya terletak di dalam dermis atau hypodermis dan bergabung membentuk massa tersendiri. Kelenjar keringat apokrin. Tersebar diseluruh kulit tubuh. terdapat pada seluruh kulit kecuali pada dasar kuku. batas bibir. Kelenjar keringat yang besar dan hanya dapat ditemukan pada ketiak. telapak kaki dan dahi. Kelenjar ini berhubungan dengan folikel rambut yang bermuara dalam sebuah folikel rambut. 1) Kelenjar sebasea. Terdapat 2 macam kelenjar keringat yaitu kelenjar keringat ekrin dan apokrin. kulit putting susu. dan kelenjar mamae. Tempat bermuaranya disebut pori keringat. 3) Kelenjar payudara (glandula mamae). Kelenjar yang tidak berhubungan dengan folikel rambut bermuara langsung ke permukaan kulit seperti yang terdapat pada glans penis. Perkembangan dan pertumbuhan kelenjar sebasea terutama terjadi selama pubertas di bawah control hormone. . labium minus. Salurannya berkelok-kelok keluar dan berada pada lapisan jangat yang berjalan lurus ke pori-pori keringat. kelenjar keringat. Badan kelenjar terdapat diantara perbatasan kulit ari (epidermis) dan kulit dermis. kulit sekitar alat kelamin dan dubur. glans penis dan gendang telinga. Kelenjar ini terletak dalam dermis dan tidak terdapat pada kulit telapak kaki dan tangan.Kelenjar kulit meliputi kelenjar sebasea. a. Duktusnya keluar menuju epidermis dan berjalan berkelok-kelok menyatu dengan epidermis dan berjalan spiral untuk mencapai permukaan kulit. b. 2) Kelenjar keringat. Kelenjar ini terletak lebih dalam dan saluran keduanya berbelok-belok kemudian lurus menuju epidermis dan bermuara pada folikel rambut. dan kelenjar tarsalia pada kelopak mata. kecuali kulup penis bagian dalam dan telinga luar. Kelenjar keringat ekrin. telapak tangan.

alveoli tampak kecil dan padat berisi sel-sel granular. Ke dalam putting susu bermuara 15-20 duktuli laktiferus. Disekitar putting susu (papila mamae) terdapat reticulum kutis yang tumbuh dengan baik dan dinamakan ligamentum suspensorium. Pada wanita yang tidak hamil dan tidak menyusui. dermis memberikan warna kemerahan dan kandungan pigmen melanin memberikan bayangan coklat. Pembuluh darah. . Disekitar papilla mamae terdapat areala mamae yang mengandung kelenjar sebasea montgomeri (glandula areola mammae) yang berfungsi untuk melindungi dan melicinkan putting susu pada waktu bayi mengisap. Melanin Terletak di dalam lapisan basal dan bagian bawah lapisan taju yang dibuat oleh epidermis khusus yaitu melanosit yang bertebaran diantara keratinosit lapis basal dan lapis taju dalam folikel rambut dan jaringan ikat dermis. Perbedaan warna kulit disebabkan oleh karena perbedaan jumlah dan ukuran melanosom di dalam keratinosit.Glandula mamae termasuk kelenjar kulit karena berasal dari lapisan ektodermal yang secara fungsional termasuk sistem reproduksi. Kelenjar ini terletak di atas fasia pektoralis superfisilis yang dihubungkan dengan perantaraan jaringan ikat longgar dan jaringan lemak. Hormone pemacu malanosit MSH (melanosit stimulating hormon) merangsang perpindahan melanosom ke dalam cabangcabang sitoplasma melanosit dan keratinosit. pigmentasi kulit tergantung dari berbagai faktor yaitu keturunan. Warna kulit ditentukan oleh faktor warna kulitnya sendiri. dan lingkungan. Kandungan karoten (pigmen) darah pada pembuluh darah. alveoli akan membesar dan selsel membesar. Pada waktu hamil. Kelenjar ini melekat erat dengan kulit diatasnya. Pigmentasi kulit. Faktor lingkungan seperti ultraviolet meningkatkan kegiatan enzim melanosit serta meningkatkan produksi melanin dan penimbunannya di dalam keratinosit sehingga kulit menjadi coklat. hormone. Faktor genetic mempengaruhi ukuran satuan melanin epidermis.

yaitu anyaman pembuluh darah balik yang ke dalam. sedangkan saraf sensorik berguna untuk menerima rangsangan yang terdapat dari luar atau kulit. Saraf kulit. tekanan sakit.Ujung saraf motorik berguna untuk menggerakkan sel-sel otot yang terdapat pada kulit.Ujung-ujung saraf yang bebas untuk menerima rangsangan sakit/nyeri banyak terdapat di epidermis. saraf sensorik ini membentuk bermacam-macam kegiatan untuk menerima rangsangan. anyaman ini memberikan cabangcabang pembuluh nadi kea lat-alat tambahan yang terdapat di korium. Disamping itu pembuluh darah pada kulit sangat cepat menyempit/melebar oleh pengaruh atau rangsangan panas. Pelengkap kulit. Kulit juga seperti organ lain terdapat cabang-cabang saraf spinal dan permukaan yang terdiri dari saraf-saraf motorik dan saaf sensorik. penyempitan dan pelebaran ini terjadi secara reflek. Anyaman pembuluh nadi kulit atas atau luar. Anyaman ini terdapat antara stratum papilaris dan stratum retikularis. disini ujung-ujung sarafnya mempunyai bentuk yang khas yang sudah merupakan suatu organ. nyaeri dan emosi. 2. Anyaman pembuluh darah nadi kulit bawah atau dalam. Peredaran darah dalam kulit adalah penting sekali oleh karena diperkirakan 1/5 dari darah yang beredar malalui kulit.Pembuluhdarah kulit terdiri dari 2 anyaman pembuluh darah nadi yaitu: 1. Kuku. dari anyaman ini berjalan arteriole pada tiap-tiap papilla kori. Pada kulit ujung-ujung. Dalam hal ini percabangan juga membentuk anyaman pembuluh nadi yang terdapat pada lapisan subkutis. Anyaman ini terdapat antar korium dan subkutis. Cabang-cabang ini kemudian akan menjadi pembuluh darah balik/vena yang juga akan membentuk anyaman. 1. dingin. .

Badan kuku berwarna bening sehingga kelihatan kemerahan karena ada pembuluh kapiler darah di dalam dasr kuku. kuku menghasilkan geseran lambat lempeng kuku di atas dasr kuku. Bagian dari kuku. lingkung lubang dubur dan urogenital. terdiri dari: Ujung kuku atas ujung batas. permukaan dorsal falang distal. Laju pertumbuhan kuku rata-rata 0. Strukturnya berhubungan dengan dermis dan epidermis. b. 2. Rambut merupakan benang keratin elastic yang berkembang dari epidermis dan tersebar disekujur tubuh kecuali telapak kaki dan telapak tangan. Setiap rambut mempunyai batang yang bebas dan akan yang tertanam dalam kulit. Alat kuku berpoliferasi membentuk matriks kuku. Akar kuku (radik). Rambut. epidermis yang tepat di bawahnya menjadi dasar kuku yang berbentuk U bila dilihat dari atas dan diapit oleh lipatan kulit yang merupakan dinding kuku. .5 mm perminggu. Badan kuku yang merupakan bagian yang besar. Struktur kuku. Akar rambut dibungkus oleh folikel rambut yang berbentuk dari bagian yang bersal dari epidermis (epitel) dan bagian yang berasal dari dermis (jaringan ikat). a. Pertumbuhan kuku. Sel-sel stratum korneum meluas dari dinding kuku ke permukaan lempeng kuku sebgai epikondrium atau kutikula. Lempeng kuku terdiri dari sisik epidermis yang menyatu erat dan tidak mengelupas.Kuku merupakan lempeng yang membentuk pelindung pembungkus permukaan dorsal falang terkhir jaringan dan jari kaki. Dengan bertambahnya sel-sel baru dalam akar.

Sarung akar asal dermis. (2) Kulit rambut. dan berbentuk gelombang yang membentuk keratin keras.a. Folikel rambut merupakan selubung yang terdiri dari sarung jaringan ikat bagian luar (sarang akar dermis) yang berasal dari dermis dan sarung akar epitel bagian dalam berasal dari epidermis. selapis sel tipis. Kalau dilihat potongan sebuah rambut dari luar ke dalam sbb: (1) Selaput rambut (kutikula). membrane basal di bawah epidermis. merupakan lapisan yang paling luar dan terdiri dari sel-sel tandukyang tersusun disasak dengan baik. Batang rambut. panjang. Struktur rambut:    Medula. Korteks. b. juga ditemukan pada epidermis. merupakan bagian rambut yang terdapat di luar kulit. . Merupakan bagian utama rambut yang terbentuk dari beberapa lapis sel gepeng. Sedangkan sarung akar rambut dalam merupakan sarung berat tanduk yang membungkus akar rambut yang sedang tumbuh. Lapisan paling luar berkas serat kolagen kasar yang berjalan memanjang sesuai dengan lapisan reticular dermis. Folikel yang mengembung membentuk bulbus rambut dan berhubungan dengan papilla di tempat persatuan akar rambut dan selubungnya. Merupakan bagian tengah rambut yang longgar terdiri dari 2-3 lapis sel kubis yang mengkerut satu sam lain. Kutikula. c. dan dipisahkn oleh ruang berisi udara. Susunan rambut: a. Folikel rambut. Lapisan dalam berupa sabk homogeny sempit yang disebut glassy. Terdapat pada permukaan. kecuali yang terdapat pada akar rambut. jernih dan kutikula tidak berinti. Sarung akar rambut luar mempunyai selapis sel polygonal yang menyerupai sel-sel stratum spinosum epidermis. menghasilkan keratin lunak.Lapisan tengah lebih tebal sesuai dengan lapisan papilla dermis.

rambut akan tegak dan kelenjar akan mengalami kompresi sehingga isinya akan didorong keluar untuk melumas rambut. Pertumbuhan rambut terjadi sebagai hasil mitosis sel-sel matriks yang berasal dari epidermis dan belum berdiferensiasi yang terletak di atas sekitar puncak papilla rambut.  Umbi rambut (tunas rambut) merupakan bagian akar rambut yang melebar dan merupakan sel bening yang terus menerus bertambah banyak dan berkembang secara mitosis. merupakan bagian yang paling dalam yang dibentuk oleh sel tanduk dan bentuknya seperti anyaman dengan rongga yang berisi udara. Akar rambut terdiri dari:  Kandung rambut yaitu tabung yang menyelubungi akar rambut mulai dari permukaan kulit samapai pada bagian umbi rambut. Bila otot ini berkontraksi.  Papil rambut. Sel-sel pada dasar folikel menjadi sarung akar rambut luar sel-sel matriks rambut merupakan tratum malpigi . Akar rambut ini tertanan amat dalam hingga dapat mencapai lapisan hypodermis. (3) Sumsum rambut (medula). (6) Pertumbuhan rambut. (4) Akar rambut Merupakan bagian rambut yang tertanam miring dalam kulit dan terselubung oleh kandung rambut (folikel rambut). (5) Otot penegak rambut Muskulus erector pili merupakan otot penegak rambut yang terdiri dari otot polos yang terdapat pada kandung rambut dengan perantaraan serabut elastic. merupakan bagian bawah folikel rambut yang berbentuk lonjong seperti telur yang ujung bawahnya terbuka dan berisi jaringan ikat tanpa serabut elastic.Korteks rambut merupakan lapisan kulit yang paling tebal dan terdiri dari lapisan tanduk berbentuk kumparan yang tersusun memanjang dan mengandung butir-butir mielin.

dingin. dan panas. dingin. Sensasi kulit terdiri dari rasa. sakit. Sensasi indera peraba dari kulit. Rasa sentuhan disebabkan rangsangan pada ujung saraf. Kulit sebagai indera peraba. tekanan. ditemukan pada mukos mulut dan traktus respiratorius untuk rasa raba dan rasa sakit. dan jaringan pitel gepeng berlapis-lapis pada bagian akar rambut. Reseptor masing-masing berbeda-beda. dan sakit ditimbulkan karena tekanan yang dalam dan rasa yang berat dari suatu benda misalnya mengenai otot dan tulang. panas. Reseptor yang terletak pada jaringan ikat sangat banyak terletak pada kulit dibawah lapisan mukosa disekitar sendi. yang terbanyak adalah reseptor rasa sakit. Rasa sentuhan yang disebabkan oleh rangsangan pada ujung saraf di dalam kulit berbeda-beda menurut ujung saraf yang dirangsang panas. dan lain-lain. endokardium. Perasaan yang disebabkan tekanan yang sangat dalam dan rasa yang memungkinkan seseorang menentukan dan menilai berat suatu benda timbul pada struktur lebih dalam misalnya pada otot dan sendi. dingin. . dingin. semua perasaan ini berlainan. panas. Panca indera peraba terdapat pada kulit disamping itu kulit juga sebagai pelepas panas yang ada pada tubuh. raba. di kulit berbeda-beda menurut ujung saraf yang dirangsang. dan rasa sakit. Reseptor-reseptor tersebar luas pada lapisan epitel dan jaringan ikat tubuh manusia. kulit menutupi dan berhubungan dengan selaput lendir yang melapisi rongga-rongga dan lubang-lubang. Di dalam kulit terdapat tempat-tempat tertentu yaitu tempat perabaan sensitive terhadap dingin dan sakit. Rambut mempunyai masa pertumbuhan tertentu yaitu untuk rambut kepala 0-3 tahun dan bulu mata 3-4 bulan. Reseptor yang terletak di lapisan epitel. kemudian sensasi raba. pleura. peritoneum. Kulit mempunyai banyak ujung-ujung saraf peraba yang menerima rangsangan dari luar diteruskan kepusat saraf di otak.epidermis yang akhirnya menjadi sel-sel ber zat tanduk.

Suhu tubuh tetap stabil messkipun terjadi perubahan suhu lingkungan. kulit menjadi panas dan kelebihan panas dipancarkan ke kelenjar keringat sehingga terjadi penguapan cairan pada permukaan tubuh) dan vasokonstriksi (pembuluh darah mengerut. begitu juga yang larut dalam lemak. tetapi cairan yang mudah menguap lebih mudah diserap. Fungsi kulit sebagai pengatur panas. Tonus vaskular dipengaruhi oleh saraf simpatis (asetilkolin). medulla oblongata.5. Kulit kaya akan pembuluh darah sehingga memungkinkan kulit mendapat nutrisi yang cukup baik. Penyerapan dapat berlangsung melalui celah diantara sel. Hal ini karena adanya penyesuaian antara panas yang dihasilkan oleh pusat pengatur panas. atau melalui saluran kelenjar dan yang lebih banyak melalui sel-sel epidermis. larutan dan benda padat. Di samping itu terdapat lapisan keasaman kulit yang melindungi kontak zat kimia dengan kulit. hilangnya keringat dibatasi. kontraksi otot. hidrasi. Kulit yang sehat tidak mudah menyerap air. 2. dan pembuluuh daarh kulit. kulit menjadi pucat dan dingin. Fungsi ekskresi. Permeabilitas kulit terhadap O2.a. menembus sel-sel epidermis. Fungsi absorbs. . Kulit melakukan peran ini dengan cara mengeluarkan keringat. Pengendalian persarafan dan vasomotorik dari arterial kutan ada dua cara yaitu vasodilatasi (kapiler melebar. dan metabolisme. b.5 derajat untuk suhu kulit lebih rendah. kelembapan. dan panas suhu tubuh tidak dikeluarkan). Kemampuan absorpsi kulit dipengaruhi tebal tipisnya kulit. CO2 dan uap air memungkinkan kulit ikut mengambil bagian pada fungsi respirasi. Suhu normal dalam tubuh yaitu suhu visceral 36-37. Proteksi rangsangan kimia dapat terjadi karena sifat stratum korneum yang impermeable terhadap berbagai zat kimia dan air. Ini merupakan perlindungan terhadap infeksi jamur dan sel-sel kulit yang telah mati melepaskan diri secara teratur. 1. Lapisan keasaman kulit terbentuk dari hasil ekskresi keringat dan sebum yang menyebabkan keasaman kulit antara PH 5-6.

. Respons terhadap rangsangan panas diperankan oleh dermis dan subkutis. Serabut saraf sensorik lebih banyak jumlahnya didaerah yang erotik. 3. Tripel Respons. Sebum yang diproduksi oleh kulit berguna untuk melindungi kulit karena lapisan sebum (bahan berminyak yang melindungikulit) ini menahan air yang berlebihan sehingga kulit tidak menjadi kering. Rangsangan mekanik menimbulkan konstriksi sfingter kapiler dan darah mengalir keluar dari kapiler. garis tekanan menjadi pucat (reaksi putih). Kemerahan karena dilatasi arteriola dan denarvasi karena hambatan saraf menimbulkan rasa nyeri. Produksi kelenjar lemak dan keringat menyebabkan keasaman pada kulit. Pada tempat tersebut diikuti pembengkakan. asamurat. urea. sebagian reaksi putih terdapat kemerahan. respons ini tampak kira-kira 15 detik. Bila ujung suatu objek ditekan perlahan-lahan pada kulit.Kelenjar-kelenjar kulit mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna lagi atau zat sisa metabolism dalam tubuh berupa NaCl. Fungsi persepsi. perabaan diperankan oleh papilla dermis dan markel renvier. Kulit mengandung ujung-ujung saraf sensorik di dermis dan subkutis. sedangkan tekanan diperankan oleh epidermis. Pembengkakan local disebabkan peningkatan permeabilitas kapiler dan venolus. bintik kemerahan sekitar luka yang disebabkan dilatasi kapiler merupakan suatu respons langsung dari kapiler terhadap tekanan. terhadap dingin diperankan oleh dermis. Reaksi putih. dan amonia. Bila kulit ditekan lebih keras lagi dengan alat yang runcing.

Respons pembuluh darah yang terjadi pada organ dalam kulit darah mengalir dalam pembuluh darah yang melebar membuat kulit menjadi sangat merah karena efek lokal hipoksia dan dipengaruhi oleh zat kimia.Hiperemia Aktif.com/2011/09/27/sistem-anatomi-fisiologi-sistem-integumendan-higiene/ http://selintaskeperawatan.wordpress.blogspot.com/2011/05/anatomi-fisiologi-kulitsistem-integumen. Hiperemia aktif yaitu kelainan jumlah darah dalam suatudaerah yang dihidupkan kembali setelah periode penyumbatan atau tekanan.html . http://patriciayulistianty.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful