SINAR –X

Sinar-X atau sinar Röntgen adalah salah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang berkisar antara 10 nanometer ke 100 picometer (mirip dengan frekuensi dalam jangka 30 PHz to 60 EHz). Sinar-X umumnya digunakan dalam diagnosis gambar medikal dan Kristalografi sinar-X. Sinar-X adalah bentuk dari radiasi ion dan dapat berbahaya. Penemuanya diilhami dari hasil percobaan percobaan sebelumnya antara lain dari J.J Thomson mengenai tabung katoda dan Heinrich Hertz tentang foto listrik. Kedua percobaan tersebut mengamati gerak elektron yang keluar dari katoda menuju ke anoda yang berada dalam tabung kaca yang hampa udara.  Wilhelm Roentgen menunjukkan bahwa pengaruh sinar katoda pada suatu permukaan menghasilkan suatu jenis radiasi yang dapat menyebabkan zat-zat tertentu bersinar pada jarak tertentu dari tabung sinar katoda. Karena belum di-ketahui sifatnya maka dinamakan sinar X.  Roentgen kemudian mengetahui beberapa sifat sinar X ini diantaranya : tidak dibelokkan oleh medan listrik dan magnit dan mempunyai daya tembus yang sangat besar terhadap suatu benda.  Sifat-sifat ini menunjukkan bahwa sinar X adalah radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang ~1Å. Sifat-sifat sinar X :
    

Mempunyai daya tembus yang tinggi Sinar X dapat menembus bahan dengan daya tembus yang sangat besar, dan digunakan dalam proses radiografi. Mempunyai panjang gelombang yang pendek Yaitu : 1/10.000 panjang gelombang yang kelihatan Mempunyai efek fotografi. Sinar X dapat menghitamkan emulsi film setelah diproses di kamar gelap. Mempunyai sifat berionisasi.Efek primer sinar X apabila mengenai suatu bahan atau zat akan menimbulkan ionisasi partikel-partikel bahan zat tersebut. Mempunyai efek biologi. Sinar X akan menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada jaringan. Efek biologi ini digunakan dalam pengobatan radioterapi

4. 6. Dengan memberikan tegangan tinggi maka electron-elektron dipercepat gerakannya menuju anoda (target). 5. Di dalam tabung roentgen ada katoda dan anoda dan bila katoda (filament) dipanaskan lebih dari 20. Elektron-elektron mendadak dihentikan pada anoda (target) sehingga terbentuk panas (99%) dan sinar X (1%). jika electron pada filamen katoda yg panas dikenakan beda pontensial yang tinggi (1000 Kvolt) maka akan menyebabkan electron bergerak dari katoda ke anoda.A. Sinar X akan keluar dan diarahkan dari tabung melelui jendela yang disebut diafragma. PROSES TERJADINYA SINAR –X 1. TABUNG ROENTGEN Proses terjadinya sinar-x. Panas yang ditimbulkan ditiadakan oleh radiator pendingin. dikelompokan menjadi 2 yaitu : 1. Karena panas maka electron-electron dari katoda (filament) terlepas. Selanjutnya Sinar-X dari proces kejadiannya. 3. 2.000 derajat C sampai menyala dengan mengantarkan listrik dari transformator. Sinar-x Brehmsstrahlung .

kemudian electron lain yang berada pada sub kulit yang lebih tinggi akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh electron tadi. electron tiba-tiba akan mengalami pelemahan yg sangat darastis oleh target sehingga menimbulkan sinar-x. Pada waktu muatan (electron) yang bergerak dengan kecepatan tinggi (mengalami percepatan) karena adanya beda potensial.Electron dengan kecepatan tinggi (karena ada beda potensial 1000 Kvolt) yang mengenai target anoda. maka jenis ini banyak diaplikasikan untuk XRD (X-RAy Diffraction) dalam menentukan struktur material . dapat mengenai electron dari atom target (anoda) sehingga menyebabkan electron tereksitasi dari atom. sinar-x yg terjadi dinamakan sinar-x brehmsstrahlung or "braking radiation”. Gambar berikut menunjukan intensitas sinar-x karakteristik Karena sinar-X karakteristik memiliki Panjang gelombang tertentu yang dapat difilter. Gambar diatas melukiskan karakteristik sinar-x brehmsstrahlung Sinar-x jenis ini tidak dipergunakan untuk XRD (X-Ray Difraction) 2. dengan memancarkan sinar-x yang memiliki energy sebanding dengan level energy electron. muatan (electron) akan memancarkan radiasi elektromagnetik dan ketika energy electron cukup tinggi maka radiasi elektromagnetik tersebut dalam range sinar-x. Sinar-x karakteristik Electron dari katoda yang bergerak dengan percepatan yg cukup tinggi.

B. de Broglie mempostulasikan . A. Sinar X dalam pembangkitannya dideskripsikan oleh gambar dibawah ini yang didalam sinar x terdapat dua jenis radiasi yaitu sinar x kontinyu dan karakteristik. H. Maka menurut Hukum Bragg jarak antar bidang atom dapat dihitung dengan data difraksi yang dihasilkan pada besar sudut – sudut tertentu. Compton membenarkan ide ini dengan menggunakan eksperimen hamburan sinar-X dan elektron. Fenomena dapat dijelaskan dengan Hukum Bragg. sebuah foton dengan energi hv (frekuensi v dan panjang gelombang λ) memiliki momentum linear searah dengan arah pergerakannya dan dengan besarannya p yang dinyatakan sebagai berikut (1. Jika seluruh jarak latis (d) diketahui maka akan dapat disusun struktur dari kristal yang dianalisa. Difraksi sinar -x Prinsip – prinsip dari difraksi adalah hasil dari pantulan elastis yang terjadi ketika sebuah sinar berbenturan dengan sasaran serta pantulan sinar yang bersifat elastis. Berdasarkan ide yang dikemukakan oleh Einstein. sehingga dengan memfariasi besar sudut pantulan sehingga terjadi pantulan elastis yang dapat dideteksi. perilaku sebuah foton yang memiliki momentum sebesar h/λ dan energi hv dapat diketahui. untuk alat XRD terdapat filter guna menyaring sinar x kontinyu dan hanya meneruskan sinar x karakteristik. Pada tahun 1923. Prinsip dari alat XRD (X-ray powder diffraction) adalah sinar X yang dihasilkan dari suatu logam tertentu memiliki panjang gelombang tertentu. Prinsip ini di gambarkan dengan diagram dibawah ini. Sehingga.25) Pada tahun 1923.

9. Dengan menggunakan hubungan de Broglie λ = h/p. kecepatan v.25). (1. di mana juga ekivalen dengan persamaan (1. E adalah energi yang diperoleh melalui percepatan yang dihasilkan oleh beda potensial yang diberikan yaitu sebesar 150 V. terdapat persamaan-persamaan berikut untuk elektron yang memiliki masa m. Gambar 1.bahwa sebuah partikel dapat memiliki panjang gelombang yang berkaitan dengan momentum yang ia miliki melalui persamaan (1. (Jawaban) Energi kinetik.25) di mana momentum dan panjang gelombang adalah saling berhubungan satu dengan yang lainnya dan sebaliknya.26) Hubungan ini dikenal sebagai hubungan de Broglie. Contoh 1. kita akan mendapatkan . Sifat gelombang dari sebuah elektron disebut sebagai gelombang elektron dan secara umum sifat gelombang dari materi disebut sebagai gelombang materi atau gelombang de Broglie. momentum p dan energi kinetik E. Secara umum. Panjang gelombang λ untuk gelombang materi diberikan oleh persamaan berikut.10 Titik Laue dari kalsium karbonat (diberikan oleh Rigaku Denki). Hitung panjang gelombang dari sebuah berkas elektron yang mengalami akselerasi dari 0 V hingga 150 V.

P. Laue pada tahun 1912 ketika gelombang sinar-X dipancarkan melalui sebuah kristal. H. Gelombang sinar-X yang dipantulkan oleh susunan yang teratur dari atom-atom yang terpisah dengan jarak d (Gambar 1.27) Ini disebut sebagai kondisi Bragg untuk refleksi (Hukum Bragg) dan n disebut sebagai orde refleksi. Ini menunjukkan proses difraksi oleh sinar-X yang memiliki perilaku sebagai gelombang elektromagnetik. F. Davisson dan L. Distribusi spasial yang tidak homogen yang dibentuk oleh interferensi gelombang elektron sangat berhubungan erat dengan pembentukan dan penghancur an ikatan kimia. Gambar 1. Hal ini ditunjukkan oleh C. Germer pada tahun 1925 dan juga oleh G.10 diamati oleh M. Bintik yang indah yang ditunjukkan pada Gambar 1.11) akan mengalami penguatan jika kondisi berikut dipenuhi (1.12. Bentuk dari difraksi elektron ditunjukkan pada gambar 1. . Hal yang sama.11 Difraksi sinar-X oleh kisi kristal. gelombang elektron telah dikonfirmasi dengan eksperimen bahwa ia menunjukkan fenomena difraksi terhadap susunan atom-atom yang teratur pada kristal.(Sebuah rumus yang berguna untuk mendapatkan panjang gelombang λ dari sebuah gelombang elektron dengan energi kinetik Z eV diberikan oleh λ = √150/Z x 10 -10 m ). T. J. Thompson pada tahun 1927.

12 Pola difraksi elektron dari polikristalin emas. .Gambar 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful