Farmakodinamika adalah ilmu yang mempelajari efek obat terhadap tubuh.

Sedangkan farmakokinetika merupakan ilmu yang mempelajari nasip obat setelah masuk ke dalam tubuh (hayoooo jangan bingung), yang mana farmakokinetika itu meliputi absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekresi (biasanya di singkan dengan ADME). metabolisme dan ekskresi merupakan proses eliminasi obat dalam tubuh. Suatu obat akan mencapai sirkulasi sistemik apabila diabsorpsi dari tempat pemabriannya, kecuali untuk obat yang diberikan melalui vena (masalahnya obat akan langsung masuk ke sistem sirkulasi). Tempat absorpsi yang paling sering adalah pada mukosa dinding saluran pencernaan makanan, karena biasanya pemberiaan obat pada umumnya lewat oral (80%) Setelah diapsorbsi obat akan didistribusikan ke seluruh tubuh melalui sirkulasi darah. Obat berefek apabila interaksi dengan reseptor obat di titik tangkap kerja obat tersebut. bersamaan dengan proses distribusi ini, obat juga akan mengalami metabolisme, yaitu perubahan obat menjadi metabolitnya sehingga mudah diekskresi oleh tubuh (melalui alat ekskresi) Tiga hal yang perlu diperhatikan dalam farmakodinamika adalah : 1. Mekanisme kerja obat, 2. Hubungan antara struktur dan aktivitas, 3. Hubungan antara dosis dengan respon k/. Mekanisme kerja Obat Efek obat muncul bila terjadi interaksi antara obat dengan komponen makromolekul fungsional dari organisme. Tempat terjadinya interaksi obat dengan bagian fungsional dari sel organisme disebut zat penerima (receptive substance) atau reseptor. Cont… Hal – hal yang perlu diketahui tentang reseptor obat : Reseptor obat merupakan komponen makromolekul sel tubuh atau organisme tempat terjadinya interaksi kimia dengan obat atau zat kimia Reseptor bersifat spesifik, dimana setiap obat mempunyai reseptor sendiri – sendiri. Cont… Jumlah reseptor yang dicapai atau jumlah reseptor yang telah berintegrasi dengan obat/ bahan kimia obat setara dengan intensitas efek yang ditimbulkannya. Letak reseptor biasanya pada membran sel dan dapat pula pada intra atau ekstra sel. Reseptor dapat berupa protein, enzim metabolic atau asam nukleat. Klasifikasi reseptor obat didasari oleh efeknya dan potensi relatif agonis serta antagonis selektif. Cont… Mula kerja dimulai pada waktu obat memasuki plasma dan berakhir sampai mencapai konsentrasi efektif minimum (MEC = minimum effective concentration) Puncak kerja terjadi pada saat obat mencapai konsentrasi tertinggi dalam darah atau plasma. Lama kerja adalah lamanya obat mempunyai efek farmakologis.

Cont…. Antagonis disebut antagonis receptor bloker. Intensitas efek obat mencapai maksimal bila seluruh reseptor diduduki oleh reseptor Cont… Persamaan Michaclis – Menten E = E max X ( D) KD + (D) E : Intensitas efek obat E max : Intensitas efek maksimal (D) : Kadar obat bebas KD : k2/ k1 : konstanta disosiasi komplek obat . Antagonisme pada reseptor Agonis : Obat yang bila menduduki reseptor menimbulkan efek farmakologi secara instrinsik.Mengubah sifat cairan tubuh .Agonis dan antagonis Reseptor Reseptor Waktu paruh Contoh waktu paruh Cont… Contoh kadar terapeutik dan toksik Puncak dan terendah Interaksi obat dengan reseptor Formulasi AJ Clark . e x : efek bronkokontriksi histamin pada bronkus lewat reseptor histamin. Kerja obat yang tidak diperantarai reseptor. obat ini mungkin: . Dalam menimbulkan efek.reseptor Antagonisme farmakodinamik Antagonis fisiologik Terjadi pada organ yang sama tetapi pada sistem reseptor yang berlainan. 1920 k1 D + R DR Efek k2 Intensitas efek obat berbanding lurus dengan fraksi reseptor yang diduduki atau diikatnya. obat tertentu tidak berikatan dengan reseptor. dapat dilawan dengan pemberian adrenalin. Antagonis: Obat yang menduduki reseptor yang sama tetapi tidak mampu menimbulkan efek farmakologi secara instrinsik. Antagonis menghalangi ikatan reseptor dgn agonisnya sehingga kerja obat terhambat.

ekskresi. misal : 25 mcg. besar efeknya tidak tergantung pada . Potensi suatu obat dinyatakan dengan dosis absolut. intensitas efeknya tidak tentu.Antacida : menetralkan asam lambung . Supersensitif Peningkatan sensitivitas hasil dari denervasi saraf. Toleran Penurunan sensitivitas terhadap efek obat pada individu.Meningkatkan osmolaritas filtrat glomerulus.NaHCO3 : membasakan urin Hubungan struktur dan aktivitas Kerja obat berhubungan dengan struktur kimia. Hubungan antara dosis obat dengan respon klien Potensi suatu obat Hal ini dipengaruhi oleh absorbsi. Perubahan sifat asam/ basa . Untuk membandingkan potensi suatu obat dengan obat tertentu digunakan potensi relatif yg dinyatakan dosis efektif : seperti : 5 X. 10 mg/kg BB.Terjadi efek diuresis 2. setelah hanya pemakaian beberapa dosis saja. kemampuan bergabung dengan reseptor dan sistem efektor. Cont… Imunitas Bila toleran terjadi karena pembentukan antibodi.NH4Cl : Mengasamkan urin . maka dapat dibuat derivat baru dengan terapeutik indek yang lebih baik. Ada beberapa istilah dalam variasi biologik: Hiperaktif/ hipersensitif Apabila individu menunjukkan efek yang biasa pada dosis obat yang sangat rendah.Masuk ke kompartemen sel Cont… Perubahan sifat osmotik Diuretik osmotik ( urea. manitol) . biotransformasi. Takifilaksis Toleran terjadi dengan cepat sekali. Perubahan konfigurasi kimia belum tentu mengubah seluruh efek obat. Hiporeaktif Bila obat hanya menghasilkan efek yang biasa pada dosis yang tinggi. metabolisme. Cont….. 1 juta IU. sehingga mengurangi reabsorbsi air di tubuli ginjal . Idiosinkrasi Efek obat lain dari biasanya. Perubahan kecil pada molekul obat mengakibatkan perubahan farmakologis yang besar. 10 X dll Cont… Variasi biologik/ varian Perbedaan respon diantara individu dalam suatu populasi yang diberi obat dalam dosis yang sama. distribusi.Berinteraksi dengan ion/ molekul kecil .

Proses farmakokinetik ini dalam ilmu farmakologi meliputi beberapa tahapan mulai dari proses absorpsi atau penyerapan obat. Farmakokinetik juga dapat diibaratkan “perjalanan obat” atau “petualangan obat” di dalam tubuh manusia. Nah… sudah mengerti kan mengenai arti kata farmakokinetik. Cont… Secara gamlang istilah farmakokinetik menurut ilmu farmakologi sebenarnya dapat diartikan sebagai proses yang dilalui obat di dalam tubuh atau tahapan perjalanan obat tersebut di dalam tubuh. metabolisme obat hingga sampai kepada tahap ekskresi obat itu sendiri atau proses pengeluaran zat obat tersebut dari dalam tubuh. Hal ini bisa dikarenakan akibat alergi obat. Semoga posting kali ini bisa menjawab pertanyaan sebenarnya “apa pengertian farmakokinetik?” atau “maksudnya farmakokinetik itu apa sih?” Semoga postingan singkat dan sederhana ini dapat bermanfaat bagi kita semua. .besar dosis yang diberikan. distribusi atau penyaluran obat ke seluruh tubuh. atau kelainan genetik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful