Sejarah Tenis Meja – Ping pong itulah nama permainan tenis meja yang lebih di kenal dalam masyarakat

. Istilah kata ping pong merupakan nama resmi dari tenis meja untuk Republik Rakyat Cina, namun di Indonesia juga tidak asing lagi dengan istilah ping pong. Permainan ping pong sama dengan permainan badminton yaitu menggunakan raket, namun raket bola ping pong terbuat dari papan dan dilapisi dengan karet atau sering disebut bat (baca bet). Sejarah tenis meja masuk ke asia melalui Republik Rakyat Cina, Jepang dan Korea. Negara-negara tersebut merupakan pelopor perkembangan tenis meja di Asia. Sedangkan sejarah tenis meja di Indonesia baru dikenal pada tahun 1930. Pada masa itu hanya dilakukan di balai-balai pertemuan orang-orang Belanda sebagi suatu permainan rekreasi. Pada tahun 1939 sebelum perang dunia ke II para tokoh petinis meja indonesia mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia). Dan sejak itu, Perkembangan tenis meja di Indonesia hingga sekarang bisa dikatakan cukup pesat. Dapat dianggap sebagai acara rekreasi, dapat juga dianggap sebagai olahraga atletik yang harus ditanggulangi dengan bersungguh-sungguh. Tetapi kalau kita ingin menguasai pingpong sebagai olahraga, maka mau tak mau kita harus mempelajari dan memahami berbagai stroke (pukulan) yang ada, kita harus menguasai juga berbagai style permainan yang utama, tak mungkin bermain pingpong dengan baik tanpa mengetahui dasar-dasarnya.

Pada saat tenis meja merupakan ukuran olahraga prestasi internasional, selebih bertahun selama 30 tahun menjadi ukuran prestasi nasional. Pertandingan tenis meja diselenggarakan di London tahun 1926, yang semata-mata merupakan kompetisi antara 7 negara dan selanjutnya diikuti oleh 34 negara. Tahun 1930 Inggris mampu mendapat unggulan, yakni Fred Derry yang memenangkan kejuaran tunggal Wimbolden pada tahun 1928 – 1929. Sukses yang diperoleh Eropa Timur, membuat nama Viktor Barna dari Richard Bergmann menjadi tokoh legendaris. Barna sendiri menjadi raja tenis meja selama 16 tahun dalam nomor tunggal dan ganda. Setelah Perang Dunia II, tenis meja mengundang simpati dan mempesonakan setengah dari benua Eropa.

Pada bulan Mei tahun itu juga pertemuan pendahuluan dilakukan dan dihadiri oleh delegasi dari 16 negara yaitu masing-masing . perwakilan dari asosiasi tenis meja Cina. Ke 9 di Jakarta tahun 1969. Ke 5 di Bombay tahun 1960. Ke 7 di Seoul tahun 1964. Ke 4 di Manila tahun 1957. Ke 6 di Manila tahun 1963. Federasi ini telah menyelenggarakan dangan sukses 10 kejuaraan Asia. Ke 3 di Singapura tahun 1954. Beberapa negara Asia kemudian merasa kurang puas dengan TTFA. Cina. DPR Korea. Permainan tenis meja masuk Asia Selain India setelah tahun 1910. Ke 8 di Singapura tahun 1967. karena ternyata belum menghimpun seluruh kekuatan di Asia. yaitu : Ke 1 di Singapura tahun 1952.Hungaria dan Cekoslawakia menghasilkan pemain–pemain kaliber dunia serta memperkenalkan teknik permainan yang maju dan lebih maju. Namun usaha-usaha terorganisir untuk memperkokoh kepentingan tenis meja baru berakar pada waktu diselenggarakannya kejuaraaj dunia di Bombay pada bulan Februari 1952. Ke 2 di Tokyo tahun 1953. Negara-negara Asia sebagai peserta di dalam kejuaraan dunia tersebut memutuskan untuk membentuk federasi tenis meja asia yang dalam bahasa inggris lebih dikenal dangan The Table Tennis Federation of Asia. Ke 10 di Nagoya tahun 1970. Pada bulan Maret 1972. sebagaimana termaksud di dalam anggaran dasar TTFA. dan Jepang bertemu khusus untuk mengambil inisiatif mengadakan pertemuan pendahuluan di Beijing.

Yokohama. Irak. Pada masa itu hanya dilakukan di balaibalai pertemuan orang-orang Belanda sebagi suatu permainan rekreasi. Sejalan dengan keinginan keras dari para delegasi. besar maupun kecil. Jakarta. dari ITTF pada tahun 1975 bertepatan dengan penyelenggaraan general meeting ITTF ke 33 di Calcuta. Hanya golongan tertentu saja dari golongan pribumi yang boleh ikut latihan. DPR Korea. Siria. yaitu TTFA (Table Tennis Federation of Asia). Sejarah Tenis Meja Indonesia: Permainan tenis meja di Indonesia baru dikenal pada tahun 1930. Untuk mempertinggi popularitas. dan Vietnam. Nepal. Untuk mempererat tali persahabatan antar pemain tenis meja dan rakyat dari negara-negara dan wilayah di Asia dan untuk memperdalam hubungan persahabatan antar masyarakat tenis meja dan pemain Asia dengan mereka dari benua-benua lain. 2. Beijing. serta konsultasi demokratik. Jepang. Pertemuan menerima komunike dan anggaran dasar serta memilih pengurus ATTU. 6. pengembangan dan prestasi tenis meja di Asia. antara lain keluarga pamong yang menjadi anggota dari balai pertemuan tersebut. Sampai tahun 1982 ATTU telah mendapatkan 32 anggota penuh dari Asia dengan dua associate member dari Oceania. Cina. . Sekretariat ATTU di tempatkan di Beijing tempat domisilinya sekretasis jendral bulletin ATTU dalam bahasa Inggris yangn sudah diterbitkan sejak tahun 1979. 5. Calcuta. Singapura. Iran. tepatnya tahun 1939. 3. sejak tahun 1972 hingga tahun 1982.: Camboja. 2. Palestina. Enam kongres ATTU dan kejuaraan Asia telah diselenggarakan dengan sukses di : 1. Kejuaraan Asian masa ke pengurusan ATTU ke I dan kongres ATTU ke I di selenggarakan di Beijing pada bulan September 1972. ATTU mendapat pengakuan resmi sebagai satu-satunya wadah kontinental yang mengatur petenis mejaan di Asia. Malasyia. Pakistan. Kuala Lumpur. tokoh-tokoh pertenismejaan mendirikan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia). Tahun 1960 PTMSI elah menjadi anggota federasi tenis meja Asia. Lebanon. Pyong-Yang. Sebelum perang dunia ke II pecah. Kuwait. Tujuan dibentuknya ATTU adalah : 1. Pada tahun 1958 dalam kongresnya di Surakarta PPPSI mengalami perubahan nama menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia). Dasar pokoknya adalah : persamaan hak serta saling hormat menghormati antar sesame anggota uni. maka pertemuan pendahuluan di ubah statusnya menjadi pertemuan pembukaan untuk membentuk Asian Table Tennis Union (ATTU) pada tanggal 7 Mei 1972. 4. Srilangka.

instansi pemerintah atau swasta atau karang taruna dll. Indonesia selalu di undang dalam kejuaraan-kejuaraan dunia resmi setelah Indonesia terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961. PON. Selain kegiatan-kegiatan pertandingan tersebut. hal lain yang patut dicatat dalam perkembangan pertenismejaan nasional adalah berdirinya Silatama (Sirkuit Laga Tenis Meja Utama) yang dimulai pada awal tahun 1983. sebuah bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja. nama resmi olahraga ini ialah "bola ping pong" (Tionghoa : 乒乓球. Permainan ini menggunakan raket yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet yang biasa disebut bat. TENIS MEJA Tenis meja. serta banyaknya pertandingan tenis meja yang dilakukan. SLTA serta pertandingan-pertandingan yang diselenggarakan oleh perkumpulan-perkumpulan tenis meja. atau ping pong (sebuah merek dagang). Di Republik Rakyat Cina. yang diiselenggarakan setiap 3 bulan sekali serta Silataruna yang kegiatannya dimulai sejak 1986 setiap 6 bulan sekali. POSENI di tingkat SD.Perkembangan tenis meja di Indonesia sejak berdirinya PPPSI hingga sekarang bisa dikatakan cukup pesat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya perkumpulan-perkumpulan tenis meja yang berdiri. Pinyin : pīngpāng qiú). POMDA. SLTP. Induk Olahraga tenis meja di Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) dan di dunia adalah ITTF (International Table Tennis Federation) yang anggotanya mencapai 210 negara dan PTMSI tercatat sebagai Anggota ITTF sejak tahun 1961Peralatan Permainan . misalnya dalam arena : PORDA. adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan.

Lapisan tipis ini bisa di tambahkan lapisan fiber glas.[3] Biasanya berwarana putih atau orange dan terbuat dari bahan selluloid yang ringan. Ukuran panjangnya adalah 6.Raket Raket terbuat dari lapisan kayu tipis yang pada permukaannya dilapisi karet khusus.5 cm akan menghasilkan ketinggian pantulan pertama antara 24-26 cm. Bola Bola tenis meja berdiameter 40 mm berat 2. Pantulan bola yang baik apabila djatuhkan dari ketinggian 30.7 gram.5 cm) dan lebar 6 inchi (15 cm). dan tanda bintang 3 inilah yang menunjukan kualitas tertinggi dari bola tersebut yang biasanya digunakan dalam turnamen-turnamen resmi.5 inchi (16. . karbon atau bahan lain sehingga bat menjadi ringan dan tahan getar. Pada bola pingpong biasanaya ada tanda bintang dari bintang 1 hingga bintang 3.

  Jaring (net) termasuk tali pengantungnya dengan panjang 183 cm. lebar 152. permukaan berwarna gelap dan pudar. menyeluruh. . dan menyangkut banyak segi (Sukintak. berwarna putih atau pudar.5 cm. (Sukintak.2 mm atau 38.2 mm.40 gram atau 5.25 cm. Bola berbentuk bulat.50 gram. dan tinggi 76 cm. dan tinggi 15. dengan berat 2. Taktik dan Strategi Pegangan forehand Pegangan backhand  Taktik Taktik adalah siasat utuk menghadapi permainan lawan.  Bet atau Raket tebuat dari kayu sama tebal. diameternya 37.  Strategi Strategi adalah siasat yang bersifat umum. terbuat dari bahan celluloid atau plastik. 1979 : 16). latar dan kayu. bila daun pemukul dilapisi dengan karet berbintik dan menonjol keluar dan tebal seluruhnya tidak lebih dari 2 mm.Meja lapangan Adapun alat dan fasilitas yang digunakan adalah sebagai berikut :  Meja berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 274 cm. dengan tujuan untuk dapat memenangkan permainan. 1979 : 16). Dalam strategi bermain banyak mencangkup unsur yaitu pertama menganalisis kekurangan sendiri.

Lengan atas membentuk sudut kecil dengan tubuh lengan bahwa mengarah ke bawah. Service Forehand Service Forehand adalah service yang dilakukan dengan bagian depan bet/raket. di sebelah kanan badan bagi seorang pemain yang memegang bet dengan tangan kanan atau sebelah kiri badan bagi seorang pemain kidal. Unsur-unsur inilah yang nantinya dapat memberikan gambaran jenis-jenis service yang dilakukan dan kemana arahnya bola. 1982 : 10). dengan pengertian bahwa kaki kiri berada di depan. Lengan bawah mengkhiri gerakanya di depan dahi. begitu juga sebaliknya seorang pemain harus dapat menyembunyikan kelemahannya. (Nupitupulu. Jika sudutnya lebih kecil 900. 1982 : 57). maksud dari bet terbuka adalah waktu perkenaan bola posisi bagian depan bet menghadap ke depan. Pengertian Service Service adalah suatu pukulan yang dilakukan untuk memulai atau membuka permainan dengan tiap bagian alat pemukul memulai bagian atas net. Service forehand memiliki sikap dasar badan agak condong ke arah meja. 1985 : 553). Jadi seorang pemain hendaknya dapat menguasai berbagai macam pola permainan agar pihak lawan tidak dengan cepat menguasai permainannya. maka posisi bet tersebut tegak lurus. dari kanan ke kiri. Tehnik Service Forehand  Posisi Kaki. Sedangkan jika dudutnya lebih besar dari 900. (Drs. Service Backhand Service Backhand adalah Service yang dilakukan dengan menggunakan bagian belakang kepala bet/raket. . C. (Sumarno dkk. yang perlu diperhatikan sebelum memulai servicenya adalah sikap badan. maka kedudukan bet tersebut terbuka. Dapat pula ditambahkan bahwa service merupakan tindakan pertama dalam permainan tenis meja dan juga sebagai serangan pertama kali bagi pemain yang melakukan service yang sukar atau sulit diterima oleh pihak lawan dapatlah dipakai suatu senjata untuk mengadakan suatu serangan. dan bagaimana service itu dilakukan. Macam-macam Service Di dalam permainan tenis meja ada 2 macam service yaitu 1. 2. 1993 : 358) Adapun cara melakukan service forehand dan service backhand adalah sebagai berikut 1.  Posisi Bet. (bagi yang tidak kidal). maka kedudukan bet tersebut tertutup. Permainan lawan harus dipelajari agar diketahui kelemahannya. setelah bola dilambungkan pada daerah service. D. (Napitupulu.yang kedua menganalisis kepada pihak lawan. dari belakang ke depan.  Gerakan service dilakukan dari bawah ke atas. Tehnik service forehand dan tehnik Backhand Apabila bet/raket dengan meja membentuk sudut 900. Jadi selama melakukan pukulan lengan bawah membentuk sudut lebih kecil.  Posisi Lengan. Soetomo. Saat melakukan service bet terbuka. B.

Ayunan bet pada saat memukul bola 4. Selain dari kedua dasar dan gerakan service yang disebutkan di atas maka terdapat beberapa hal lagi yang perlu diperhatikan dalam melakukan service forehand dan service backhand diantaranya yaitu : 1.  Pengembalian Bola. Saat perkenaan (inpact) bola dengan bet 5. Sikap Lengan. Pada waktu melakukan service posisi bagian depan bet menghadap ke depan. Gerakan service dilakukan dari belakang ke depan. Pandangan 2. Tehnik Service Backhand   Sikap Posisi Kaki. Kedua kaki berdiri paralel dengan meja. Dalam usaha mengembalikan bola pada dasarnya adalah tidak memberikan kesempatan pada para pemain untuk mematikan bola tersebut. Sikap lanjut atau akhir Penganalisaan gerakan tersebut perlu sekali dikuasai oleh setiap pemain apabila menginginkan penyajian service berhasil dengan baik.  Posisi Bet. Lengan mengarah ke depan. Tangan yang memegang bet lebih dekat dengan tubuh dari pada siku.  Gerakan Service. Selama melakukan service bet terbuka. dan dari atas ke bawah. Setelah kita mengarahkan pandangan ke bola . Melempar bola ke atas 3.2. dari kiri ke kanan. Adapun penjelasan masing-masing sabagai dasar dan gerakan tersebut adalah sebagai berikut : 1) Pandangan Pada pelaksanaan service kita hendaknya melihat arah bola lambung karena kita menginginkan bola yang dipukul dapat melambung dengan baik dan akurat. lengan bawah membentuk sudut yang lebih besar.

ayunan tangan (bet) dan lambung bola harus tepat dan terkoordinasikan. Service merupakan serangan pertama di dalam permainan tenis meja sebab dengan service yang baik serta pandangan dimana kita mengetahui tempat-tempat yang sulit dikembalikan oleh pihak lawan akan menghasilkan nilai (point). Dengan melakukan hal tersebut berarti kita juga telah melakukan service perlu kosentrasi dengan baik. (Drs. sedangkan bet dipegang tepat dibelakang dan di bawah bola yang tidak bergerak dengan daunya terangkat ke atas. Untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang tidak kita inginkan lemparan harus dilakukan secara baik yaitu : bola diletakkan pada tangan (telapak) tangan kiri dengan jari-jari tertutup kecuali ibu jari dan bola dilambungkan ke atas dengan sudut tidak boleh lebih dari 45O dari garis vertikal baru kemudian dipukul. 1985 : 554 – 556). 5) Gerakan lanjut/akhir Setelah pekenaan bola teruskan gerakan lengan ke depan samping berhenti di depan kiri atau di depan dahi jadi gerakan lanjut ini yang mengangkat bola untuk melewati jaring dan selanjutnya memantul pada meja lawan. Pada saat bet menempel atau membentur bola.selanjutnya arah pandangan beralih ke sasaran yang kita kehendaki/tuju. karena melempar bola merupakan tahapan pertama yang selanjutnya disusun dengan memukul bola (Hitting The Ball). Cara melakukannya adalah sebagai berikut : mula-mula ambil sikap berdiri menyamping dan badan condong ke depan. Bola yang tidak dilambungkan akan dianggap tidak syah atau service gagal. 4) Saat perkenaan(Inpect) bola dengan bet Bersamaan dengan turunnya bola dari ketinggian. Tenis Meja Cara bermain Permainan tunggal  Setiap bola mati menghasilkan nilai satu. . Soetomo. Gerakan melempar bola ini sangat perlu diperhatikan karena apabila kita melakukan lemparan tidak sempurna akan mengakibatkan hasil pukulan tidak mengenai sasaran/gagal melambung bola. 2) Melempar bola ke atas Melempar bola ke atas dalam setiap jenis service merupakan syarat yang terpenting di dalam peraturan tenis meja. agar bola berjalan menuju ke depan dan keras. 3) Ayunkan tangan pada saat memukul bola Ayunan tangan yang baik sangat diperlukan sekali di dalam menyajikan service. komponen ke depan lebih besar dari komponen ke atas. karena ayunan tangan merupakan gerakan awal untuk memukul maupun untuk menentukan sasaran yang tepat untuk mendapatkan hasil yang baik di dalam penyajian service. Lemparan bola dari telapak tangan yang bebas ke atas ambil serentak mengayunkan bet ke depan dan ke atas untuk meyikat bagian atas bola. saat itulah perkenaan bola dengan bet.

permainan berakhir jika selisih nilai adalah 2.  Apabila terjadi deuce. Pemain bergantian menerima bola dari lawan Pemegang servis hanya bisa menempatkan bola ke ruang kamar sebelah kanan lawan. Pemegang servis bebas menempatkan bola dari segala penjuru lapangan. 18-16 Permainan ganda      Setiap bola mati menghasilkan nilai satu.  Apabila terjadi deuce. dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 kali kemenangan set. misal: 15-13. misal: 15-13. 18-16 Pemain tenis meja terkenal Internasional       Jan Ove Waldner (P) Liu Guoliang (P) Wang Liqin (P) Deng Yaping (W) Wang Nan (W) Zhang Yining (W) Pemain tenis meja terkenal dari Indonesia  Anton Suseno (P) . dan kemenangan diraih apabila mencapai 3 kali kemenangan set. Permainan satu set berakhir apabila pemain mencapai nilai 11.   Servis berganti pemain setiap mencapai poin kelipatan 2. Servis bergantian setiap poin kelipatan 5. Permainan satu set berakhir apabila pemain mencapai nilai 11. permainan berakhir jika selisih nilai adalah 2.

 Yon Mardiyono (P)  Ismu Harinto (P)   Rossi Pratiwi (W) Ling-ling Agustin (W) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful