Berpikir Pikiran Pola pikir Pola pikir analogis = berpikir dengan cara mengandaikan Analogis = pengandaian. A. Definisi Berpikir Definisi yang paling umum dari berfikir adalah berkembangnya ide dan konsep (Bochenski, dalam Suriasumantri (ed), 1983:52) di dalam diri seseorang. Perkembangan ide dan konsep ini berlangsung melalui proses penjalinan hubungan antara bagian-bagian informasi yang tersimpan di dalam diri seseorang yang berupa pengertian-pengertian. “Berpikir” mencakup banyak aktivitas mental. Kita berpikir saat memutuskan barang apa yang akan kita beli di toko. Kita berpikir saat melamun sambil menunggu kuliah pengantar psikologi dimulai. Kita berpikir saat mencoba memecahkan ujian yang diberikan di kelas. Kita berpikir saat menulis artikel, menulis makalah, menulis surat, membaca buku, membaca koran, merencanakan liburan, atau mengkhawatirkan suatu persahabatan yang terganggu. Berpikir adalah suatu kegiatan mental yang melibatkan kerja otak. Walaupun tidak bisa dipisahkan dari aktivitas kerja otak, pikiran manusia lebih dari sekedar kerja organ tubuh yang disebut otak. Kegiatan berpikir juga melibatkan seluruh pribadi manusia dan juga melibatkan perasaan dan kehendak manusia. Memikirkan sesuatu berarti mengarahkan diri pada obyek

membuat analisis dan sintesis menalar atau menarik kesimpulan dari premis-premis yang ada. memilah-milah atau membedakan. Secara sederhana. menggolongkan.or. 2006:117). logika.tertentu. imajinasi. merancang. menimbang. menyadari secara aktif dan menghadirkannya dalam pikiran kemudian mempunyai wawasan tentang obyek tersebut. menghubungkan. mengukur. abstraksi. membandingkan. berpikir adalah penyusunan ulang atau manipulasi kognitif baik informasi dari lingkungan maupun simbol-simbol http://psikologi. berpikir adalah sebuah representasi simbol dari beberapa peristiwa atau item (Khodijah. menghitung. 1997 dikutip Khodijah.id yang disimpan dalam long term memory. Dalam berpikir juga termuat kegiatan meragukan dan memastikan. menafsirkan. Sedangkan menurut Drever (dalam Walgito. melihat kemungkinan-kemungkinan yang ada. Jadi. mengevaluasi. Berpikir juga berarti berjerih-payah secara mental untuk memahami sesuatu yang dialami atau mencari jalan keluar dari persoalan yang sedang dihadapi. Solso (1998 dalam Khodijah. dan memutuskan. berpikir adalah memproses informasi secara mental atau secara kognitif. dan . 2006:117) berpikir adalah melatih ide-ide dengan cara yang tepat dan seksama yang dimulai dengan adanya masalah. 2006:117) berpikir adalah sebuah proses dimana representasi mental baru dibentuk melalui transformasi informasi dengan interaksi yang komplek atribut-atribut mental seperti penilaian. Secara lebih formal.

Biasanya kegiatan berpikir dimulai ketika muncul keraguan dan pertanyaan untuk dijawab atau berhadapan dengan persoalan atau masalah yang memerlukan pemecahan. lalu terangsang untuk melakukan penyelidikan (inquiry) kemudian diakhiri dengan pencapaian suatu keyakinan baru.pemecahan masalah. 2000). Sebagai contoh pertama. Kegiatan berpikir juga dikondisikan oleh stuktur bahas yang dipakai serta konteks sosio-budaya dan historis tempat kegiatan berpikir dilakukan (Sudarminta. kegiatan berpikir manusia selalu tersituasikan dalam kondisi konkret subyek yang bersangkutan. Dengan demikian. yaitu timbul secara internal dalam pikiran tetapi dapat diperkirakan dari perilaku. Biasanya. . dan (3) berpikir diarahkan dan menghasilkan perilaku yang memecahkan masalah atau diarahkan pada solusi. Pierce mengemukakan bahwa bahwa dalam berpikir ada dinamika gerak dari adanya gangguan suatu keraguan (irritation of doubt) atas kepercayaan atau keyakinan yang selama ini dipegang. Yang harus disadari adalah obyek tersebut tidak pernah sederhana. yaitu (1) berpikir adalah kognitif. yaitu obyek yang ingin diketahui sudah tertentu. Charles S. Kegiatan berpikir juga dirangsang oleh kekaguman dan keheranan dengan apa yang terjadi atau dialami. (2) berpikir merupakan sebuah proses yang melibatkan beberapa manipulasi pengetahuan dalam sistem kognitif. Dari pengertian tersebut tampak bahwa ada tiga pandangan dasar tentang berpikir.

jadi bukan sensoris dan bukan motoris.id semuanya dalam suatu ketika. dalam Suriasumantri. 2. disamping mempengaruhi pula mutu pemikirannya (Leavitt. jadi subyek yang berpikir aktif.obyek itu sangat rumit. Mungkin mempunyai beratus-ratus segi. dan sebagainya. Namun. Perbedaan itu mungkin sebagian disebabkan oleh faktor pembawaan sejak lahir dan sebagian lagi berhubungan dengan taraf kecerdasan seseorang. karakteristik. yakni: 1. dalam Suryabrata. aspek. ada yang berpendapat bahwa berpikir adalah aktivitas ideasional (Woodworth dan Marquis. 1999:5253). menganalisis obyek tersebut dari berbagai pendirian yang berbeda. walaupun dapat disertai oleh kedua hal itu. Dalam upaya untuk mengenal benar-benar obyek semacam itu. berpikir menggunakan . Aktivitas bersifat ideasional. Perbedaan dalam cara berpikir dan memecahkan masalah merupakan hal nyata dan penting. Plato beranggapan bahwa berpikir adalah berbicara dalam hati. Sehubungan dengan pendapat Plato ini. Kesemuanya ini adalah berpikir (Bochenski.or. seseorang harus dengan rajin memperhatikan semua seginya. jelas bahwa proses keseluruhan dari pendidikan formal dan pendidikan informal sangat mempengaruhi gaya berpikir seseorang di kemudian hari. Berpikir adalah aktivitas. Pada pendapat ini dikemukakan dua kenyataan. 1978). Pikiran kita tidak mungkin untuk mencakup http://psikologi. 1995:54).

kira-kira pada usia dua tahun dan pada sekitar tujuh tahun. Pada permulaan tahap ini. bayi yang baru lahir memiliki sedikit lebih banyak daripada pola-pola refleks.abstraksi-abstraksi atau “ideas”. melainkan karena pengetahuan mereka berbeda jenis. cara berpikir anak-anak sama sekali tidak seperti cara berpikir orang dewasa. Tahap praoperasional Berlangsung kira-kira dari usia 2 tahun hingga 7 tahun. Piaget menciptakan teori bahwa bahwa cara berpikir logis berkembang secara bertahap. Pada tahap ini. Menurut Piaget. . yang disebut dengan sensorimotor. Berikut tahapan-tahapan perkembangan menurut Piaget: 1. dengan penemuan ini Piaget mulai mengkaji perkembangan stuktur mental.id Berlangsung dari kelahiran hingga usia 2 tahun. 2. Perbedaan anak-anak yang lebih kecil dan lebih besar tidak terlalu berkaitan dengan persoalan bahwa anak yang lebih besar mempunyai pengetahuan yang lebih banyak. Tahap sensorimotor http://psikologi. bayi membangun suatu pemahaman tentang dunia dengan mengkoordinasikan pengalaman-pengalaman sensor (seperti melihat dan mendengar) dengan tindakan-tindakan motorik fisik. Pada tahap ini. Pikiran anak-anak tampaknya diatur berlainan dengan orang yang lebih besar. Anak-anak kelihatannya memecahkan persoalan pada tingkatan yang sama sekali berbeda.or.

Pada tahap ini anak-anak dapat melaksanakan operasi. anakanak remaja mengembangkan gambaran keadaan yang ideal. menurut Piaget. Sebagai bagian dari pemikiran yang lebih abstrak. pemikiran operasional konkret tidak dapat membayangkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelasaikan suatu permasalahan aljabar. Akan tetapi.anak-anak mulai melukiskan dunia dengan kata-kata dan gambar-gambar. Pada tahap ini individu melampaui dunia nyata. 4. yang terlalu abstrak untuk dipikirkan pada tahap perkembangan ini. Tahap operasional formal Tampak dari usia 11-15 tahun. mereka masih belum mampu untuk melaksanakan apa yang disebut “operasi”-tindakan mental yang diinternalisasikan yang memungkinkan anak-anak melakukan secara mental apa yang sebelumnya dilakukan secara fisik. dan penalaran logis menggantikan pemikiran intuitif sejauh pemikiran dapat diterapkan ke dalam contoh-contoh yang spesifik atau konkret. Tahap operasional konkret Berlangsung kira-kira dari usia 7-11 tahun. Mereka mulai mempersiapkan . 3. Misalnya. pengalaman-pengalaman konkret dan berpikir secara abstrak dan lebih logis. Mereka dapat berpikir seperti apakah orang tua yang ideal dan membandingkan orang tua mereka dengan standard ideal ini. Pemikiran simbolis melampaui hubungan sederhana antara informasi sensor dan tindakan fisik. walaupun anak-anak prasekolah dapat secara simbolis melukiskan dunia.

Dengan berpikir autistik seseorang melarikan diri dari kenyataan. misal. Berpikir autistik: contoh berpikir autistik antara lain adalah mengkhayal.kemungkinan-kemungkinan bagi masa depan dan terkagum-kagum terhadap apa yang dapat mereka lakukan. mengembangkan hipotesis tentang mengapa sesuatu terjadi seperti itu. http://psikologi. Banyak para ahli yang mengutarakan pendapat mereka. B. 2. dua hal yang bertentangan penuh tidak dapat sebagai sifat hal tertentu pada saat yang sama dala satu kesatuan. dan melihat hidup sebagai gambar-gambar fantastis. fantasi atau wishful thinking.id pemikir operasional formal ini lebih sistematis. misal. Karakteristik dan Proses Berpikir • Macam – macam Berpikir Berpikir banyak sekali macamnya. yaitu : 1. Berpikir alamiah adalah pola penalaran yang berdasarkan kebiasaan sehari-hari dari pengaruh alam sekelilingnya. penalaran tentang panasnya api yang dapat membakar jika dikenakan kayu pasti kayu tersebut akan terbakar. Berpikir ilmiah adalah pola penalaran berdasarkan sarana tertentu secara teratur dan cermat. kemudian menguji hipotesis ini dengan cara deduktif.or. . 3. Dalam memecahkan masalah. Berikut ini akan dijelaskan macammacam berpikir.

1994:57). http://psikologi. Berpikir Deduktif Deduktif merupakan sifat deduksi. Proses penalaran ini mulai bergerak dari penelitian dan evaluasi atas fenomenafenomena yang ada. Karena semua fenomena harus diteliti dan dievaluasi terlebih dahulu sebelum melangkah lebih jauh ke proses penalaran induktif. Sebagai suatu istilah dalam penalaran. Berpikir realistik: berpikir dalam rangka menyesuaikan diri dengan dunia nyata. Ruch (1967) menyebutkan ada tiga macam berpikir realistik. „memimpin‟). Namun. proses penalaran itu juga disebut sebagai corak berpikir ilmiah. menuju proposisi baru yang berbentuk kesimpulan (Keraf. induksi tidak akan banyak manfaatnya . Berpikir Induktif Induktif artinya bersifat induksi. Dengan demikian.id b.4.or. Sinduksi adalah proses berpikir yang bertolak dari satu atau sejumlah fenomena individual untuk menurunkan suatu kesimpulan (inferensi). kata deduksi yang diturunkan dari kata itu berarti „mengantar dari satu hal ke hal lain‟. biasanya disebut dengan nalar (reasoning). deduksi merupakan proses berpikir (penalaran) yang bertolak dari proposisi yang sudah ada. dan kata ducere berarti „mengantar‟. Floyd L. Kata deduksi berasal dari kata Latin deducere (de berarti „dari‟. antara lain : a.

Jadi jelas. kita tidak menambah atau mengurangi gagasan. makin representatif dan makin besar taraf validitas dari kesimpulan itu. c. Proses berpikirnya adalah sintesis. Taraf validitas kebenaran kesimpulan itu masih ditentukan pula oleh obyektivitas dari si pengamat dan homogenitas dari fenomena-fenomena yang diselidiki (Purwanto. pemikiran semacam ini mendekatkan manusia pada ilmu pengetahuan. Berpikir Evaluatif Berpikir evaluatif ialah berpikir kritis. Makin besar jumlah sampel yang diambil. 1998:47-48). menilai baik-buruknya. Dasarnya adalah observasi. Berpikir induktif ialah menarik suatu kesimpulan umum dari berbagai kejadian (data) yang ada di sekitarnya. 1994). Tingkatan berpikirnya adalah induktif. yang mewakili fenomena keseluruhan. Perlu diingat bahwa jalannya berpikir pada dasarnya ditentukan oleh berbagai macam faktor. Suatu masalah yang sama mungkun . Dalam berpikir evaluatif. demikian juga sebaliknya. Tepat atau tidaknya kesimpulan (cara berpikir) yang diambil secara induktif ini terutama bergantung pada representatif atau tidaknya sampel yang diambil. tepat atau tidaknya suatu gagasan. Kita menilainya menurut kriteria tertentu (Rakhmat.jika tidak diikuti oleh proses berpikir deduksi.

id faktor yang mempengaruhi jalannya berpikir itu antara lain. dalam Khodijah. Adapun faktorhttp:// psikologi. dalam Khodijah. masih ada pendapat lain dari beberapa ahli. waktu. pengalaman-pengalaman orang tersebut. contohnya mimpi. b.menimbulkan pemecahan yang berbeda-beda pula. situasi yang tengah dialami seseorang dan situasi luar yang dihadapi. ► Berpikir autistik (autistic thinking) yaitu proses berpikir yang sangat pribadi menggunakan simbol-simbol dengan makna yang sangat pribadi. . Menurut Kartono (1996. a. yaitu. (1986. dan tempat tertentu. ► Berpikir abstrak. yaitu bagaimana seseorang melihat atau memahami masalah tersebut. yaitu berpikir dalam dimensi ruang. yaitu berpikir dalam ketidakberhinggaan. 2006:118) ada enam pola berpikir. Morgan dkk. Selain jenis-jenis berpikir yang telah disebutkan di atas. serta bagaimana intelegensi orang itu. 2006: 118) membagi dua jenis berpikir. ►Berpikir langsung (directed thinking) yaitu berpikir untuk memecahkan masalah. yaitu : ► Berpikir konkrit. sebab bisa dibesarkan atau disempurnakan keluasannya.or.

yaitu berpikir menganai klasifikasi atau pengaturan menurut kelas-kelas tingkat tertentu.2. • Proses Berpikir Proses atau jalannya berpikir itu pada pokoknya ada empat langkah. ►Berpikir analogis. c.or. ► Berpikir pendek. lebih dangkal dan seringkali tidak logis. yatiu berpikir untuk mencari hubungan antarperistiwa atas dasar kemiripannya ► Berpikir ilmiah. Menurut De Bono (1989 dalam Khodijah. 2006:119) mengemukakan dua tipe berpikir.id ► Berpikir vertikal. Pembentukan Pengertian .► Berpikir klasifikatoris. sebagai berikut: http://psikologi. yaitu berpikir dalam hubungan yang luas dengan pengertian yang lebih komplek disertai pembuktian-pembuktian. (berpikir konvergen) yaitu tipe berpikir tradisional dan generatif yang bersifat logis dan matematis dengan mengumpulkan dan menggunakan hanya informasi yang relevan. yaitu lawan berpikir ilmiah yang terjadi secara lebih cepat. yaitu a. ► Berpikir pendek Berpikir lateral (berpikir divergen) yaitu tipe berpikir selektif dan kreatif yang menggunakan informasi bukan hanya untuk kepentingan berpikir tetapi juga untuk hasil dan dapat menggunakan informasi yang tidak relevan atau boleh salah dalam beberapa tahapan untuk mencapai pemecahan yang tepat.

Pendapat dibedakan menjadi tiga macam: http://psikologi. yaitu pendapat yang secara tegas menyatakan sesuatu. yaitu menggabungkan atau memisah beberapa pengertian menjadi suatu tanda yang khas dari masalah itu.unsurnya satu demi satu. Pada contoh di atas ciri . b. berbudi. membuang. ciri-cirinya: mahluk hidup.ciri yang hakiki itu ialah: Makhluk hidup yang berbudi. mana yang selalu ada dan mana yang tidak selalu ada mana yang hakiki dan mana yang tidak hakiki.cirinya: makhluk hidup. atau lebih tepatnya disebut pengertian logis di bentuk melalui tiga tingkatan. berambut hitam. .or.Pengertian. Pembentukan Pendapat.id a. mana yang tidak sama. ciri . ► Mengabstraksikan. Kita ambil manusia dari berbagai bangsa lalu kita analisa ciri-ciri misalnya. dan untuk manusia Eropa. yaitu menyisihkan. berkulit putih. misalnya si Ani itu rajin. menangkap cirri-ciri yang hakiki. berbudi. si Totok itu pandai. sebagai berikut: ► Menganalisis ciri-ciri dari sejumlah obyek yang sejenis. bermata biru terbuka. berambut pirang atau putih.ciri mana yang sama. ciri-ciri yang tidak hakiki. Pendapat Afirmatif (positif). Obyek tersebut kita perhatikan unsur . berkulit sawo matang. ► Membanding-bandingkan ciri tersebut untuk diketemukan ciri . manusia Indonesia.

2. Pembentukan Keputusan. sepeda saya sudah tua. bunga itu indah. si Totok tidak bodoh. yaitu menarik keputusan dari keputusankeputusan yang lain. b.dsb. misalnya hari ini mungkin hujan. Pendapat Negatif. c. misalnya: berdusta adalah tidak baik. c. misalnya: kemarin paman duduk dikursi yang panjang. Ada tiga macam keputusan. misalnya: anjing kami menggigit seorang kusir. dsb. C. Problem Solving . Pendapat Modalitas (kebarangkalian). Keputusan adalah hasil perbuatan akal untuk membentuk pendapat baru berdasarkan pendapat-pendapat yang telah ada. yaitu pendapat yang menerangkan kemungkinan-kemungkinan sesuatu sifat pada suatu hal. si Ali mungkin tidak datang. 3. masjid dikota kami disebelah alun-alun. Keputusan dari pengalaman-pengalaman. Keputusan dari pengertian-pengertian. yaitu menggabung-gabungkan pendapat tersebut. yaitu: 1. dsb. dsb. misalnya si Ani tidak marah. dsb. d. Keputusan dari tanggapan-tanggapan. yaitu pendapat yang secara tegas menerangkan tidak adanya sesuatu sifat pada sesuatu hal. dsb. Pembentukan Kesimpulan.

PROSES PEMECAHAN MASALAH 1.menggabungkan beberapa gagasan menjadi sebuah ide baru yang lebih baik. adalah berpikir yang menggunakan sebuah tahapan atau langkah-langkah logis. melihat bawah permukaan sampai akar-akar permasalahan. 1.id lama. Berpikir Kreatif. tetapi saling melengkapi sesuai konteksnya. Kedua cara ini tidak saling bertentangan. adalah berpikir yang memberikan perspektif baru atau menangkap peluang baru sehingga memunculkan ide-ide baru yang belum pernah ada. menimbang atau memutuskan atas dasar logika. Langkah berpikir analitis ialah dengan menguji sebuah pernyataan atau bukti dengan standar objektif. namun anda juga perlu berpikir Analitis untuk memutuskan mana yang terbaik diantara kemungkinan kreatif anda. Kreatif tidak hanya demikian tetapi kreatif juga sebuah kombinasi baru yaitu kumpulan gagasan baru hasil dari gagasan-gagasan http://psikologi.Problem Solving atau Pemecahan Masalah adalah kemampuan berpikir yang utama karena hal itu meliputi cara berpikir yang lainnya: berpikir kreatif dan analitis untuk pembuatan keputusan. Penafsiran Masalah : Disebut juga dengan mendefinisikan masalah ~ dengan cara berpikir kreatif . Berpikir Analitis. Sebagai contoh Anda perlu berpikir kreatif dalam memecahkan sebuah persoalan. 2.or.

Hill Climbing http://psikologi. dipengaruhi oleh pengalaman masa lalu. Ada empat metode Heuristic yaitu: 1. Strategi Pemecahan Masalah : Membuat seleksi terhadap strategi pemecahan masalah yang terbaik BEBERAPA STRATEGI PEMECAHAN MASALAH YANG SERING DIGUNAKAN Trial and error Makan waktu yang lama (STM) Informational Retrieval Yaitu mendapatkan kembali informasi untuk pemecahan masalah dengan cepat (LTM) Algoritma Yaitu suatu metode pemecahan masalah yang menjamin suatu pemecahan masalah jika tersdia kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkannya.2.id Suatu stategi Heuristic dimana setiap langkah menggerakkan secara progersif untuk lebih dekat pada tujuan akhir 2. Heuristic Yaitu membantu untuk menyederhanakan masalah. Subgoals Metode pemecahan suatu masalah dengan menjadikannya lebih kecil .or.

Sedangkan set adalah kepercayaan-kepercayaan yang mempengaruhi sikap seseorang. Dengan demikian MINDSET atau POLA PIKIR itu : adalah kepercayaan ( belief) atau sekumpulan kepercayaan ( set of biliefs ) atau cara berpikir yg mempengaruhi prilaku (behavior) dan sikap (attitude) seseorang yg akhirnya menentukan level keberhasilan ( nasib) hidupnya. sikap dan masa depan seseorang. dimana-mana masing-masing tersebut bertujuan untuk mempermudah pemecahan 3. KONSEPSI DASAR POLA PIKIR Pola adalah bentuk atau patron atau model atau juga cara. Mind merupakan sumber pikiran dan memori atau pusat kesadaran yg menghasilkan pikiran. Setiap orang atau manusia secara individu pada dasarnya memiliki ide.atau menjadi bagian-bagian. Mean and Analysis Suatu stategi Heuristic yang sasarannya untuk mengurangi perbedaan antara situasi yang terjadi dengan tujuan yang diinginkan melalui perantara suatu cara 4. dan menyimpan pengetahuan dan memori tentang segala macan hal-hal yang pernah dilakukan sendiri maupun kejadian apa saja yang dibaca. dan dilakoni diri sendiri maupun orang lain. . perasaan. atau suatu cara berpikir yang menentukan prilaku dan pandangan. dilihat. Dengan demikian pola pikir itu sebenarnya adalah bentuk pikir atau cara kita berpikir yang disebut “ Mindset “ Kata Mindset terdiri atas dua kata yakni “mind” dan “set”. Working Backward Suatu stategi Heuristic dimana kita harus bergerak mundur dari tujuan kita dalam keadaan-keadaan tertentu 1. ide.

Sedangkan fungsi Pegawai Negeri dalam NKRI sebagai perekat / penyangga persatuan dan kesatuan bangsa. POLA PIKIR PNS. membuka wawasan tentang posisi dan peran PNS sebagai pelayan masyarakat dan abdi Negara. JadiPola Pikir adalah : cara berpikir seseorang dlm mewujudkan ide/pendapat/rencana/cita-citanya yang dalam pelaksanaannya dipengaruhi pula oleh perasaan / pandangannya ataupun sikap prilakunya ( attitude ) tentang sesuatu itu secara umum. misalnya : dalam profesi sebagai PNS maka akan berpengaruh atau menuntut PNS harus berpola pikir sebagai seorang PNS yang adalah pelayan masyarakat. sikap & perilaku. Dgn kata lain pada suatu saat sikap seseorang itu dipengaruhi oleh perasaan atau emosinya. nelayan dan petani. profesi dokter menuntut dokter untuk berprilaku sesuai profesinya. begitu seterusnya dengan yang lain seperti : tentara. Untuk itulah perlu sekali merancang pembentukan pola pikir setiap PNS yang notabene adalah berbeda status dan kedudukannya dari warga masyarakat biasa kepada pola pikir sebagai seorang PNS. pengusaha. membentuk wawasan kebangsaan. pedagang. Dengan demikian berbagai diklat / kursus yang dilakukan adalah bertujuan untuk : membentuk pola pikir. rencana. kepribadian dan etika PNS serta memberikan . mempertahankan integrasi nasional NKRI / keutuhan wlayah bersama TNI dan POLRI. polisi. Profesi seseorang turut juga mempenga-ruhi pola pikirnya. Unsur-unsur tersebutdiolah oleh otak / akal / pikiran dan selalu dipengaruhi atau ditentukan oleh attitude atau sikap perilakunya. demikian pula dengan PNS dengan Pegawai swasta ataupun pedagang. Contoh : Pola pikir seorang petani tentu berbeda dengan pola pikir seorang nelayan. cita-cita. JENIS-JENIS POLA PIKIR DALAM DUNIA PROFESI Pada masing-masing profesi atau jenis pekerjaan memiliki karakteristik tersendiri yang berdampak pula pada pola pikir orang-orang yang berkecimpung didalam profesi itu. 3. Pengertian Pegawai Negeri itu sesungguhnya adalah setiap warga Negara Republik Indonesia yang setelah memenuhi syarat yang ditentukan dapat iangkat oleh pejabat yang berwenang kemudian dserahi tugas dalam suatu jabatan negeri atau jabatan negara lainnya dan digaji menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.pendapat. 2.

jujur. Kalau mau jadi kaya bukan menjadi pegawai negeri. Tidak menuntut imbalan jasa / minta dibayar. Dalam pola pikir kita hendaknya memiliki prilaku hidup sederhana. Korps Pegawai RI adalah satu-satunya wadah resmi Pegawai negeri. tidak korup. melainkan sudah menjadi aparatur pemerintah yang siap untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Tugas dan fungsi ini harus dilaksanakan secara profesional. tidak jujur. Tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. rajin dlm aktivitas rohani namun tidak tumbuh. dan inisiatif. Pegawai Negeri Sipil hendaknya merubah Pola pikirnya sebagai penguasa ( yang memerintah ) menjadi pola pikir pelayan yang melayani ( Governance ). taat dan rajin. Menghadapi tantangan ke depan aparatur pemerintah harus memiliki komitmen dan integritas tinggi untuk mengembangkan kemampuan diri secara individu maupun organisasi. adil. sikap malas bekerja menjadi rajin dan tekun bekerja. Masyarakat tidak akan maju bila pegawai negeri berpikir untuk diri sendiri jadi kaya. perilaku dan wawasan sebagai PNS – aparatur pemerintah.pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara. Pegawai Negeri dilarang menjadi anggota dan atau pengurus partai politik hanya sebagai simpatisan pun tidak diperbolehkan. karena gaji PNS adalah penghasilan yang palingkecil diantara pengahasilan semua pegawai di berbagai negara termasuk pegawai swasta/perusahaan. ( tidak menunggu perintah ). Tidak boleh didalam otak ini kerja kalau ada uang honor. imannya kerdil. Rubah sifat pasif menjadi sikap dinamis kreatif. berwawasan luas serta kompeten dalam mengemban tugas-tugasnya. Rubah sikap masa bodoh menjadi sikap peduli. Pegawai Negeri Sipil adalah pelayan masyarakat yang harus melayani bukan dilayani. artinya : tidak boleh menjadi pelayan nakal. dan merata. korup. Harus mengembangkan kompetensi sikap. tidak mampu mengendalikan diri. Maju tidaknya sebuah masyarakat ada ditangan pegawai negeri yang bekerja dalam birokrasi pemerintahan. tetapi harus jujur. karen PNS sudah digaji sekalipun gaji itu sangat sedikit yang kita peroleh. PNS bukan masyarakat biasa. malas kerja. PNS yang hingga saat ini masih menjadi simpatisan / anggota . pemerintahan dan pembangunan sebagai pelayan masyarakat. Didalam otak PNS harus jadi pelayan yang baik. Mengapa terjadi korupsi dalam tubuh birokrasi pemerintah ??? Jawabannya adalah karena banyak orang tidak memahami dan tidak mengerti tentang panggilan awal ia masuk menjadi pegawai negeri. Mengapa PNS hrs hidup sederhana ! Ya. tidak malas. dan pikiran negatif lainnya. dalam penyelenggara tugas negara. Pegawai Negeri harus netral dari pengaruh semua golongan dan Partai politik. harus mempunyai akhlak yang mulia. bermental baik. melaksanakan pembangunan dan membina kehidupan masyarakat agar masyarakat menjadi berkembang dan maju.

disiplin. kreativitas. kebanggaan. 9. 8. Mengapa bilief yang lebih dulu dirubah ? Menurut Bill Gould Pakar Transformational Thingking bahwa Manusia terdiri atas 3 sistem : 1. dan bermoral tinggi.Sistem Kepercayaan ( Belief system ). semangat nasionalisme. Rasa kebersamaan. profesionalisme. yaitu : Rasa kesatuan dan persatuan. penghormatan terhadap hak asasi manusia. kesetiaan dan ketaatan kepada Pancasila dan UUD 1945. ketaatan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. netralitas. 6. 5. semangat jiwa korps. 7. Rasa tanggung jawab. 3. memiliki kerja sama. TEKNIK-TEKNIK MERUBAH POLA PIKIR Mengapa manusia sulit berubah pola pikirnya? Merubah pola pikir/mindset seseorang hendaknya dengan cara lebih dahulu merubah kepercayaan atau keyakinannya ( bilief ). 2. dedikasi./pengurus parpol agar segera tinggalkan keberadaannya dalam partai politik. bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. tidak diskriminatif. 4. mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan. 4. . dan rasa memiliki organisasi PNS dalam NKRI.Sistem Prilaku ( behavior system ) 2. Nilai – nilai dasar yng harus dijunjung tinggi oleh PNS adalah : 1. Pegawai Negeri hendaknya teresap dalam dirinya jiwa korps sebagai PNS.Sistem Berpikir ( Thingking system ) 3.

sehingga begitu kita meyakini sesuatu sebagai hal yang benar. Dengan mempelajari ketrampilan berpikir yang baru. persepsi. maka kita akan sulit mengubah keyakinan kita itu. efisien. Apakah mudah merubah bilief seseorang ? Jawabnya : boleh Ya. kita dapat merubah sistem kepercayaan dan sistem prilaku kita. Percaya sebelum melihat : yakin bahwa ia bisa berhasil meraih sesuatu sebelum melihat kenyataan hasilnya. kemudian pengalaman mempengaruhi sistem berpikir kita. Itulah sebabnya apabila ada usaha seseorng utk merubah sistem prilaku kita. dan permanen.Sistem Prilaku / Behavior System adalah cara kita berinteraksi dengan dunia luar. Selanjutnya kepercayaan ini akan mempengaruhi tindakan kita. 5. kebenaran. Begitu biliefnya berubah self talk. Kunci utama perubahan bilief menurut Piaget bapak psikologi perkembangan kognisi : bahwa bilief merupakan master keyutk perubahan yang cepat. Bilief ( kepercayaan) adalah sesuatu yang kita yakini benar. Bersumber pada kemampuan berpikir logis saja tidak cukup untuk sebuah perubahan diri. emosi dan terutama belief. APLIKASI PERUBAHAN POLA PIKIR Perubahan Pola Pikir seseorang tergantung keyakinan (bilief)nya: yakin bahwa bisa merubah pola pikirnya dari tidak bisa menjadi bisa. persepsi. Keyakinan bahwa sesorang atau sesuatu bersifat baik atau akan efektif. penerimaan oleh pikiran bahwa sesuatu adalah benar atau nyata sering kali didasari perasaan pasti yang bersifat emosional atau spiritual. Mengapa demikian ? ya memang begitulah sifat kita manusia. Prilaku mempengaruhi pengalaman dan sebaliknya. tetapi bilief system memainkan peran yang sama penting atau bahkan bisa lebih penting dari pada kemampuan berpikir logis membentuk pola pikir seseorang. Punya sikap dan . Bilief/kepercayaan artinya : penerimaan akan kebenaran sesuatu. sehingga menciptakan realitas bagi diri kita. Sedangkan perubahan prilaku (behavior) dapat dilakukan dengan merubah self talk. juga interaksi kita dengan realitas sebagaimana kita mengerti realitas itu. biasanya kita akan menolak & marah. Merubah kepercayaan ( bilief ) merupakan hal yang sangat sulit. Kemudian Sistem Berpikir ( Thingking System ) berlaku sebagai filter dua arah yang menerjemahkan berbagai kejadian atau pengalaman yang kita alami menjadi suatu kepercayaan. boleh Tidak !! mudah kalau tahu caranya dan sulit bila tidak tahu caranya. efektif. state dan emosi juga akan berubah. nilai hidup dan segala sesuatu yg kita tahu mengenai dunia ini. Sedangka Sistem Kepercayaan/Belief System adalah inti dari segala sesuatu yg kita yakini sebagai realitas. state. Punya citacita dan keberanian untuk mewujudkan impiannya jadi kenyataan.

Pembentukan pendapat . gagasan dan pengertian yang telah dimiliki atau diperoleh oleh manusia. goal. Soemanto. Sejak itu pikiran kita mulai terprogram sesuai kondisi kita ( kondisi keluarga. wasty drs psikologi pendidikan . Amir tidak rajin. b. dan lain sebagainya. yaitu tidak menerima ciri dari sesuatu hal. saya barangkali keliru. menganggap ciri ciri yang hakiki. Kita belajar. value. media masa. Pada akhirnya situasi ini melahirkan bilief atau keyakinan yang notabene susah dirubah begitu saja. merupakan peletakan hubungan antar dua buah pengertian atau lebih yang hubungan itu dapat dirumuskan secara verbal berupa : a. memodel bilief system. gaya hidup. yaitu : 1. 2. Sebuah masalah besar yang selalu mililit manusia adalah bahwa kecenderungan prilaku manusia untuk selalu tetap di posisi yangg sama (homeostasis). Yang di maksud dengan pengetahuan disini mencakup segala konsep. bahkan keterbatasan pola pikir kita dari lingkungan kita. misalnya . Apapun yg kita alami akan masuk ke pikiran bawah sadar dan menjadi program pikiran.pendirian yang jelas Impian yang tinggi. pembentukan pengertian . yaitu yang mengungkapkan kemungkinan – kemungkinan suatu sifat pada sesuatu hal.landasan kerja pimpinan pendidikan. sosial dan psikologis. c. ini melalui proses : mendiskripsi ciri ciri obyek yang sejenis mengklasifikasi ciri ciri yang sama mengabtraksi dengan menyisihkan. misalnya saya tidak setuju. PERMASALAHAN DALAM MERUBAH POLA PIKIR Pola Pikir kita. Pendapat asumtif . Pendapat menolak . Berpikir berarti meletakkan hubungan antar bagian pengetahuan yang diperoleh manusia. anda mungkin salah mengerti. Pikiran dapat diartikan sebagai kondisi letak hubungan antar bagian pengetahuan yang telah ada dalam diri yang dkontrol oleh akal. Aminah orang yang jujur. air itu tumpah. membuang. Pendapat menerima / mengiyakan . cita-cita yang tinggi tanpa keyakinan dan strategi untuk mencapainya kita tidak pernah akan berhasil. 6. Berpikir merupakan proses yang dinamis yang menempuh tiga langkah berpikir. Jadi disini akal adalah sebagai kekuatan yang mengendalikan pikiran. . yaitu menerima sifat dari sesuatu hal misalnya : Amir itu pandai. terbentuk atau tertanam sejak kita lahir.

iii. Keputusan : kulit lutut yamg sakit itu memerah. memerah. Keputusan deduktif c. Keputusan induktif b. Kulit leher yang sakit.3. misalnya : i. yaitu yang diambil dengan jalan membandingkan atau menyesuaikan suatu pendapat dengan pendapat-pendapat khusus yang telah ada. ii. Pembentukan keputusan . ini merupakan penarikan kesimpulan yang berupa keputusan. Kulit paha yang sakit. Keputusan adalah hasil pekerjaan akal yang berupa keputusan. Keputusan analogis . Keputusan adalah hasil pekerjaan akal yang berupa pendapat pendapat baru yang dibentuk menurut berdasarkan pendapat – pendapat yang sudah ada. Kulit dada yang sakit. . memerah. memerah. Mengenai keputusan ini dapat dibedakan atas : a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful