KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada tuhan yang maha esa.karena berkat rahmat-Nya laporan ini dapat terselesaikan.Laporan ini disusun dalam rangka untuk memenuhi nilai tambah praktek.Adapun pembuatan laporan ini untuk merangkum hal-hal yang berkaitan dengan kerja plat sehingga dapat menambah pengetahuan kita semua. Dalam penyusunan laporan ini,penulis banyak mendapat bantuan baik moril maupun materil serta saran dan petunjuk dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung yang telah memberikan dukungannya dalam penyusunan laporan ini. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing,dalam hal ini adalah bapak.........................yang telah mangajarkan pengetahuannya kepada kami para mahasiswa sehingga kami bisa menyelesaikan tugas kerja plat dengan baik. Akhirnya penulis berharap laporan ini dapat bermanfaat baik bagi penulis maupun orang lain yang membacanya dan tentunya laporan ini bisa diterima oleh dosen pembimbing

Palembang,Oktober 2011

melipat.1 Landasan teori kerja plat Yang dimaksud pengerjaan plat adalah pengerjaan membentuk dan menyambung logam lembaran (plat) sehingga sesuai dengan bentuk dan ukuran yang sudah direncanakan. melubangi. atau perpaduan dari keduanya. dan lain-lain. Pengerjaan plat dapat dilakukan dengan menggunakan keterampilan tangan. pengawatan. antara lain : 1.Bab. Menghitung besarnya bending (penekukan) 4. meregang. Assembling . mesin. Melakukan pemotongan plat 3. menyambung. diantaranya adalah menggunting. melukis. Pembuatan gambar kerja 2. yang meliputi macammacam pengerjaan. mengalur. Dalam melakukan praktek kerja kita harus mengetahui urutan atau langkah-langkah kerja sebagai berikut.

1 Latar Belakang Kerja plat merupakan salah satu mata kuliah dalam proses pembelajaran di politeknik negeri sriwijaya jurusan teknik mesin.penulis bermaksud memberikan sedikit pengetahuan tentang hal-hal dasar dalam kerja plat agar mahasiswa tidak mengalami hambatan dalam bekerja.Oleh karena itu penulis membuat laporan ini agar dapat bermanfaat nantinya.Kerja plat memang kelihatannya mudah akan tetapi pada saat pengerjaanya akan menemui banyak kesulitan yang apabila itu terjadi dapat menyebabkan kerusakan pada benda kerja atau hasil yang di dapat pun tidak memuaskan.Bagi mahasiswa baru terutama yang berasal dari SMA kerja plat sangatlah asing.BAB II PENDAHULUAN 2.penulis pun berharap kepada pembaca agar memaafkan penulis. Sehubungann dengan berakhirnya kerja plat ini.Namun jika ada kesalahan penulis dalam membuat laporan ini. .

yaitu : 1. Job sheet. 2 . 2. Tindakan keamanan yang Benar . 3 Ma n f a a t Pe n u l i s a n Manfaat dalam mempelajari laporan ini adalah: 1.2 T u j u a n Pe n u l i s a n Tujuan dalam penulisan laporan ini adalah: 1. kita dapat mendapatkan wawasan mengenai kerja plat 2. Memberikan informasi kepada pembaca mengenai kerja plat. Peralatan yang biasa digunakan dalam kerja plat 3 . Menyempurnakan tugas kerja plat. 2 . Tahapan dalam kerja plat yang baik dan benar 2.2. 4.2 Rumusan Masalah Di dalam laporan akhir ini telah ditentukan beberapa rumusan masalah yang akan dibahas. Merangkum hal hal yang berkaitan dengan kerja plat 3. 4 M e t o d e Pe n u l i s a n Metode yang digunakan penulis dalam penulisan laporan ini adalah dengan cara metode praktikum. 2 . pada saat pengerjaan kerja plat kita dapat mengetahui proses kerja yang baik. .

namun yang akan kita bahas kali ini adalah pemotongan dengan cara manual. pembuatan desain atau gambar benda yang ingin kita buat 2. 5. X = jarak dari permukaan dengan garis netral R = penekukan.yaitu .dalam proses assembling ini terdapat proses penyambungan baik menggunakan las titik maupun sekrup dan sebagainya.5T 4. Mampu menekuk pelat dengan tebal maksimum 3 mm dan panjang maksimal 1.5 mm .mesin ini digunakn untuk memotong dengan tebal maksimal 1. .Bending manual digunakan untuk melipat atau menekuk pelat kerja yang telah diselesaikan untuk pekerjaan awal.dalam kerja plat tahapan tersebut telah tersusun dengan baik dan berhubungan satu sama lain.gunting plat 3.pemotongan plat dapat dilakukan dengan manual ataupun otomotis. mesin yang digunakan untuk melipat atau menekuk plat adalah mesin bending manual.untuk mengetahui pertambahan panjang.mesin pemotong dimana pemotongannya dilakukan dengan menekan tuas pemotong hingga bendak terpotong.5 meter.1 Tahapan Dalam Kerja Plat Dalam pengerjaan suatu benda tentu saja ada tahapan tahapan pengerjaan agar dapat terbentuk suatu hasil benda yang maksimal. dengan R < 2T X = 0.proses penekukan (bending) Pada proses tekuk ini.Dalam penekukan ini plat selalu mengalami peregangan yang menyebabkan plat bertambah panjang.untuk mengetahui besar penekukan dapat dihitung dengan rumus A= (R +X) dimana A = besar penekukan.Akan tetapi sebelum proses pengecatan ada baiknya dilakukan proses pengamplasan terlebih dahulu agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.Terdapat 2 alat pemotong manual.Proses assembling Assembling/perakitan adalah proses penyatuan bagian-bagian benda sehingga menjadi benda yang sempurna.4T R = 4T X = 0.Proses pengecatan Setelah benda kerja telah terbentuk sesuai dengan perencanaan kemudian kita dapat melakukan pengecatan umyuk melapisi permukaan benda agar tidak berkarat nantinya. = sudut penekukan. proses pemotongan Dalam pengerjaan plat pemotongan plat merupakan hal pokok karena pemotongan ini bertujuan untuk mendapatkan ukuran yang kita inginkan.Bab III PEMBAHASAN 3.33T R = 2Y-4T X = 0.Tahapan-tahapan tersebut ialah : 1.

dan las titik juga terdapat alat –alat pendukung lainnya yaitu a.mistar baja c.3 Kesalahan yang sering terjadi Kesalahan dalam kerja merupakan hal yang tak dapat dihindari namun dapat diminimalisir.2 Peralatan Yang Digunakan Selain mesin pemotong.mistar siku d.Oleh karena perhatikan setiap alat yang digunakan serta ukuran yang tepat juga akan meminimalisir kesalahan yang terjadi.gunting plat e.jika temeratur berlebihan maka akan menyebabkan benda kerja bolong.3. .penggores b.ataupun jika temperatur rendah maka benda kerja tidak akan menempel dengan baik ditambah hal tersebut dapat merusak benda kerja.dalam kerja plat itu sendiring sering terjadi kesalahan-kesalahan kecil yang dapat mengakibatkan benda kerja rusak.Contoh pada saat pengelasan menggunakan las titik temperatur las harus diperhatikan.mesin penekuk.kikir 3.