SATUAN ACARA PENYULUHAN A. Topik B.

Sasaran
C.

: Diabetes Mellitus : Masyarakat : Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan peserta mengerti dan memahami

Tujuan

a) Umum : penyakit Diabetes Mellitus. b) Khusus: a. Menyebutkan pengertian Diabetes Mellitus b. Menyebutkan fase Diabetes Mellitus c. Menyebutkan penyebab penyakit Diabetes Mellitus d. Menyebutkan tips penderita Diabetes Mellitus D. Tempat:
E.

Waktu : Evaluasi :
1.

F. Metode: Ceramah, tanya jawab, Flip chart dan Leaflet
G.

Meminta beberapa pengunjung untuk mengulang kembali materi yang diberikan secara singkat.

telah

2.

Pengunjung mengerti tentang pengertian,fase,penyebab dan tips pada penderita DM.

KEGIATAN PENYULUHAN Tahap Kegiatan Pembukaan Kegiatan perawat Salam pembuka Memperkenalkan diri tujuan Membagikan leaflet Penyajian Menyampaikan materi Memperhatikan penyaji Penutup Melakukan tanya jawab Menutup pertemuan Menyampaikan kesimpulan Mendengarkan pertanyaan dan Ceramah dan tanya jawab dan Ceramah Tanya jawab Kegiatan klien Menjawab salam Mendengarkan keterangan Media Ceramah

Menjelaskan maksud dan penyaji

mendengarkan keterangan

bertanya serta menjawab

MATERI

A.

Pengertian Diabetes Mellitus Diabetes Mellitus adalah kencing yang berlebihan dan terasa manis. Diabetes Mellitus adalah suatu keadaan yang disebabkan oleh metabolisme yang abnormal pada tubuh yang mengakibatkan kadar gula dalam darah menjadi lebih tinggi dari keadaan normal.

B.

Fase Diabetes Mellitus 1. Periode Pra Diabetes Pada fase ini belum teradapat adanya abnormalitas dari metabolisme tapi sudah membawa faktor genetik. 2. Periode Diabetes Kimiawi Pasien masih bersifat asimtomatik (belum timbul gejala) tetapi sudah ada abnormalitas pada pemeriksaan laboratoris 3. Periode Klinis Fase dimana penderita sudah menunjukkan gejala dan tanda-tanda penyakit Diabetes Mellitus

C.

Penyebab penyakit Diabetes Mellitus 1. Keturunan Sekitar 15 – 20 % penderita NIDDM mempunyai riwayat keluarga DM. Sedangkan IDDM sebanyak 57 % berasal dari keluarga DM. 2. Virus Studi epidemiologi di Inggris dan Swedia menunjukkan akibat penyakit parotis (infksi virus yang menyerang sel meningkat pada anak-anak 3. Kegemukan Pada orang-orang gemuk aktivitas insulin di jaringan lemak dan otot menurun, penurunan insulin dapat memicu munculnya DM. 4. Usia beta pancreas) menimbulkan prevalensi

Pada orang yang sudah berumur, fungsi organ tubuh menurun, hal ini berakibat antara lain aktivitas sel beta pankreas untuk menghasilkan insulin menjadi berkurang dan sensitivitas sel-sel jaringan menurun sehingga tidak menerima insulin 5. Diet Pola makan yang tidak sesuai dengan kebutuahan tubuh ternyata dapat menyebabkan Diabetes. 6. Hormon Ada beberapa hormon yang mempunyai aktifitas antagonistik terhadap insulin, sehingga bila produksi hormon-hormon tersebut meningkat maka manifestasi hiperglisemia muncul. 7. Obat Obat-obatan yang mengandung ekstrak tiroid dapat meningkatkan kadar gula seperti adrenalin, diuretika dan lain-lain. 8. Kurangnya berolah raga Dengan olahraga teratur sensitivitas sel terhadap insulin menjadi lebih baik sehingga insulin yang ada walaupun relatif kurang dapat dipakai lebih efektif. D. Tips penderita Diabetes Mellitus 1. Dalam melakuka diet, pertama kali sebaiknya makanan ditimbang samapi mecapai diet dan porsi yang sesuai. 2. Makanlan sesuai denga jumlah dan pembagian makan yang telah ditentukan. 3. Makanlah denga gizi seimbang 4. Makanlah banyak sayur-sayuran dan buah-buahan yang tinggi serat 5. Laksanakan diet dengan disiplin untuk mencapai berat badan normal 6. Mengontrol berat badan dalam batas normal. 7. Lakuka olahraga teratur sesuai umur dan kemampuan 8. Kontrol kadar gula dalam darah, secara berkala 9. Penderita DM sebaiknya berkonsultasi kepada dokter atau ahl gizi 6 bulan sekali untuk mengatur pola diet dan makan guna mengakomodasikan pertumbuhan dan perubahan berat badan sesuai pola hidup.