ARTIKEL EKONOMI “INFLASI”

NAMA : SYIFA QORI NURAENI KELAS : X

inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. konsumsi masyarakat yang meningkat. dapat dibagi menjadi : 1.sehingga harga menjadi meningkat lebih tinggi 4.MAKALAH TENTANG INFLASI DAN DAMPAKNYA ! Dalam ilmu ekonomi . yaitu disebabkan oleh kenaikan penawaran agregat yang melebihi permintaan agregat 3. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi. Penyebab Inflasi. sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang. inflasi menguntungkan. Inflasi yang berasal dari dalam negeri Imported Inflation. yaitu inflasi yang pada suatu waktu akan timbul dan menunjukkan dirinya karena harga-harga resmi semakin tidak relevan dalam kenyataan Penggolongan Inflasi 1. nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Berdasarkan Parah Tidaknya Inflasi     Inflasi Ringan (Di bawah 10% setahun) Inflasi Sedang (antara 10-30% setahun) Inflasi Berat ( antara 50-100% setahun) Hiper Inflasi (di atas 100% setahun) 2. yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja. yaitu disebabkan oleh kenaikan permintaan agregat yang melebihi kenaikan penawaran agregat 2. karena permintaan masyarakat akan berbagai barang terlalu kuat Cost Inflation. Inflasi yang berasal dari luar negeri Dampak Postitif Inflasi Apabila inflasi itu ringan. tidak dirugikan dengan adanya inflasi. kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami . antara lain. karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur. Demand Supply Inflation. seperti misalnya pengusaha. Sebaliknya. Demand Side Inflation. menabung dan mengadakan investasi. Supply Side Inflation. Orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan. karena kenaikan biaya produksi 3. Berdasar Sebab musabab awal dari Inflasi   Demand Inflation. Berdasar asal dari inflasi   Domestic Inflatuon. yaiti inflasi yang disebabkan oleh kombinasi antara kenaikan permintaan agregat yang kemudian diikuti oleh kenaikan penawaran agregat. justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik. berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi. Bagi orang yang meminjam uang kepada bank (debitur). Supressed Inflation atau Inflasi yang ditutup-tutupi.

dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bagi produsen. inflasi sangat merugikan. Pada tahun 1990. Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap. menabung. atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian. Bila orang enggan menabung. Artinya. Dampak Negatif Inflasi Pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi). uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Orang menjadi tidak bersemangat kerja. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu. Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Bila hal ini terjadi. Memang. tabungan menghasilkan bunga. namun jika tingkat inflasi di atas bunga.kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman. Karen . keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. nilai uang tetap saja menurun. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful