exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e

exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
ᵣᶉᶑᶉᶃᶑᶇ
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Bound Free Free Bound
LOCUS OF ACTION
“RECEPTORS”
TISSUE
RESERVOIRS
SYSTEMIC
CIRCULATION
|rcc 0rog |rcc 0rog |rcc 0rog |rcc 0rog
6oooð 0rog 6oooð 0rog 6oooð 0rog 6oooð 0rog
ᵟᵠᵱᵭᵰᵮᵲᵧᵭᵬ ᵟᵠᵱᵭᵰᵮᵲᵧᵭᵬ ᵟᵠᵱᵭᵰᵮᵲᵧᵭᵬ ᵟᵠᵱᵭᵰᵮᵲᵧᵭᵬ
ᵣᵶᵡᵰᵣᵲᵧᵭᵬ ᵣᵶᵡᵰᵣᵲᵧᵭᵬ ᵣᵶᵡᵰᵣᵲᵧᵭᵬ ᵣᵶᵡᵰᵣᵲᵧᵭᵬ
ᵠᵧᵭᵲᵰᵟᵬᵱᵤᵭᵰᵫᵟᵲᵧᵭᵬ ᵠᵧᵭᵲᵰᵟᵬᵱᵤᵭᵰᵫᵟᵲᵧᵭᵬ ᵠᵧᵭᵲᵰᵟᵬᵱᵤᵭᵰᵫᵟᵲᵧᵭᵬ ᵠᵧᵭᵲᵰᵟᵬᵱᵤᵭᵰᵫᵟᵲᵧᵭᵬ
6llmloosl
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Excretion
Excretion is the removal of metabolic
waste from the cells.
Metabolic waste is the unwanted material
that is formed as a result of the bodies
metabolism.
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Organ ekskresi
1. Ginjal (utama)
2. Empedu
3. Saliva
4. Air susu
5. Paru
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Physiology of kidney
Two main functions:
1. removes metabolic waste from the body
through the process of excretion.
2. regulates the water and ion content in the
blood.
Kidney
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Most drugs are excreted in urine either as
unchanged or drug metabolites
The excretion is of a dilute solution called
urine which contains urea, mineral ions,
water and other foreign chemicals from the
blood.
Kidney
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Kidney
The two kidneys have a very extensive blood
supply and the whole blood supply passes
through the kidneys every five minutes ensuring
that the waste materials don’t build up.
The renal artery carries blood to the kidneys and
the renal vein carries blood away from the
kidneys.
The most important part of the Kidneys is
the nephron.
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
The Nephron
The Nephron is a the kidney tubule.
There are thousands of nephrons
in each kidney.
Within the nephron there are:
1. Bowman’s Capsule (Glomerular)
2. Proximal tubule
3. Loop of Henle
4. Distal tubule
5. Collecting duct.
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
The Nephron
Each part of the nephron has a different role to
play in filtering the blood to rid it of toxins and in
the overall kidney waste and water control.
Bowman’s Capsule (Glomerular)
ᜒFiltration of low molecular weight substances.
Proximal tubule
ᜒActive secretion of weak electrolyte drugs
(acids), reabsorption of water.
Loop of Henle
ᜒReabsorption of water.
Distal tubule
ᜒPassive reabsorption of lipid soluble drug and
water.
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Bowman’s capsule
•The renal artery which brings blood
to the kidney is split up into
numerous arterioles, each feeding a
nephron.
•The arterioles split into numerous
capillaries which form a knot called
a glomerulus.
•This is surrounded by the bowman's capsule.
Glomerular structure
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Proses filtrasi terjadi di glomerulus (1
st
step in renal
drug excretion.
Filtrasi glomeruler merupakan proses pasif.
Filtrasi glomerulus
The rate at which a drug enters glomerular fluid
depends upon concentration of free drug in plasma
water and on its molecular weight.
• M.W < 10000 pass easily through
pores of glomerular membrane.
• M.W >50000 excluded from GF.
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Kadar obat bebas
dalam plasma tidak
mengalami perubahan
Filtrasi glomerulus
Meᜑnya kadar obat bebas di plasma (ᜓpengikatan
obat oleh protein/pendesakan obat lain)
Meᜑkan ekskresi obat melalui ginjal.
Keseimbangan obat
yang terikat dan yang
bebas tidak terganggu.
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Proses transport aktif yang terjadi pada pembuluh
proksimal.
Obat bentuk bebas yang tersedia untuk sekresi
tubuler.
Sekresi tubuler
Disosiasi obat dari ikatannya dengan molekul
protein dalam plasma.
Terjadi gangguan keseimbangan antara obat
bebas dan obat yang terikat protein
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Some drugs especially weak acids and bases
undergo active tubular secretion (with different
mechanisms).
Sekresi tubuler
Obat
2
/metabolit yang mengalami sekresi tubuler
dengan mekanisme sama, dapat saling berkompetisi.
• For acids, e.g ampicilin, salisilat, probenecid.
• For bases, e.g. morphine, procaine, quinine.
Probenecid and penicillins
Dimanfaatkan untuk
memperpanjang durasi
efek obat
?
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Peristiwa reabsorpsi terjadi dalam pembuluh
proksimal dan distal.
Merupakan proses transport aktif atau pasif.
Reabsorpsi tubuler
Yang mengalami reabsorpsi al.:
Obat
Vitamin
Elektrolit
Glukosa
Asam amino
Asam urat
Air
Reabsorpsi aktif
Reabsorpsi pasif
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Derajat reabsorpsi dipengaruhi oleh:
Sifat fisikakimia obat berupa ukuran molekul,
kelarutan dalam lipid.
Membran tubuler berfungsi sebagai penghalang bagi obat
yang larut air dan ion ᜒsenyawa larut lipid mengalami
reabsorpsi intensif, sedang yang polar tidak.
Fisiologik berupa kecepatan aliran urin dan pH urin.
Semakin cepat aliran urin, semakin cepat ekskresi.
Harga pH urin tidak melebihi pH plasma.
pH urin 4,5 (asam); pH urin 7,5 (basa).
Reabsorpsi tubuler
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Pengaruh pH terhadap sifat obat
Obat yang bersifat basa, semakin rendah pH
semakin sedikit obat yang di reabsorpsi, semakin
cepat dieksresi.
Obat yang bersifat asam, semakin tinggi pH
semakin sedikit banyak yang di reabsorpsi, semakin
lambat dieksresi.
Reabsorpsi tubuler
Obat yang diekskresi lewat ginjal dipengaruhi pH urin
Fenilbutason Prokain
Asam salisilat Amfetamin
Barbiturat Morfin
Asam amino Kodein
Basa Asam
Ekskresi lebih cepat dalam urin
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Diuretika (Hg) Asam arkobat (vit C)
Natrium karbonat Salisilat
Diuretika (tiazid) Aspirin
Antasida Amnonium Klorida
Basa Asam
Menyebabkan urin bereaksi
Reabsorpsi tubuler
Obat yang menyebabkan perubahan pH urin
Contoh kasus:
Pada pasien yang mengalami overdosis aspirin, yang
direkomendasikan pengasaman/pembasaan urin?
Pemberian aspirin pada pasien yang mengkonsumsi
kodein, bagaimana ekskresi kodein?
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Kecepatan eliminasi obat dinyatakan dengan
kliren (Cl = clearance) (units: L/h).
Kliren yaitu besaran yang menyatakan volume darah
yang dibersihkan dari obat oleh organ eliminasi
persatuan waktu.
Parameter
Cl
T
= Cl
B
+ Cl
E
Cl ᜑ= semakin cepat
organ dibersihkan.
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Parameter
GFR = glomerular filtration rate
ST = secretion tubular (dari darah masuk ke filtrat)
RT = reabsorption tubular (dari filtrat ke darah)
Kecepatan ekskresi = GFR + ST - RT
6tcrctcð ðrog = (|lltcrcð+ sccrctcð) - rcoosoocð
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Sebagian besar obat di filtrasi oleh glomerulus,
sehingga GFR sangat penting.
Untuk menetapkan GFR, biasa digunakan:
1. Ureum
ᜒkelemahan: tergantung protein intake.
2. Inulin
ᜒpaling baik, tapi senyawa asing (kelemahan).
3. Kreatinin
ᜒsudah ada di dalam tubuh, tapi dapat
dipengaruhi oleh aktivitas metabolisme tubuh
yang dipengaruhi oleh luas permukaan tubuh.
O|8 oormol: 120 ml/mcolt/1,73 m
2
GFR
Syarat??
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Faktor yang mempengaruhi ekskresi
obat melalui ginjal
1. Umur
2. Jenis kelamin
3. Penyakit
4. Faktor lain yang berkaitan dengan
mekanisme transpor obat
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Obat (dan metabolit) dapat
disekresi oleh sel hati ke dalam
empedu ᜒusus, dikeluarkan dari
badan bersama tinja.
Ekskresi ke dalam empedu
Contoh senyawa yang disekresi aktif ke dalam empedu:
• Ampisilin
• Rifampisin
• Kolkhisin
• Indometasin
• glikosida jantung
• Sejumlah steroid.
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Dapat terjadi konjugat obat (mis.
glukuronida) yang berada dalam usus,
dihidrolisis oleh bakteri usus menjadi
senyawa asal, kemudian direabsorpsi
masuk ke dalam darah.
Daur ulang
enterohepatik
Nasib obat
dlm tubuh??
Ekskresi ke dalam empedu
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Ekskresi obat ke dalam saliva terutama
melalui mekanisme transport pasif.
Ekskresi ke dalam saliva
Contoh senyawa yang diekskresi ke dalam saliva
Obat yang dikeluarkan bersama saliva,
dapat masuk ke dalam saluran cerna,
yang selanjutnya dapati diabsorpsi
kembali.
1,02 Isoniazid
2,76 Amfetamin
12,0 Propanolol
1,40 Asetaminofen
Rasio saliva/plasma Obat
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Mekanisme transport pada ekskresi obat ke dalam
air susu melalui difusi sederhana dan transport aktif.
Ekskresi ke dalam air susu
Contoh senyawa yang diekskresi ke dalam air susu
pH air susu 6,6 lebih asam daripada pH plasma 7,4;
Untuk obat bersifat basa, bagaimana rasio kadar dalam
air susu dan plasma??
Rifampisin Diazepam
Sulfonamid Asam folat
Tetrasiklin Digoksin
Fenilbutason Ampisilin
Pewarnaan
pada gigi
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Obat yang diekskresi melalui paru umumnya berupa
gas atau senyawa yang volatil.
Ekskresi melalui paru
Contoh senyawa yang diekskresi melalui paru
Kamfor Amonium klorida
Tetrasiklin
Paraldehida
Minyak atsiri
Guaiakol
Anesteika (gas) Alkohol
exceIIenf in QuoIify, Compefifiveness, ond Core (e
Terima kasih
GGambar-gambar yang diambil dari berbagai sumber hanya
digunakan untuk mengajar mahasiswa Fak. Farmasi USD.

LOCUS OF ACTION “RECEPTORS” TISSUE RESERVOIRS Bound Free Free Bound SYSTEMIC CIRCULATION .

Excretion Excretion is the removal of metabolic waste from the cells. Metabolic waste is the unwanted material that is formed as a result of the bodies metabolism. .

Organ ekskresi 1. Saliva 4. Paru . Empedu 3. Ginjal (utama) 2. Air susu 5.

regulates the water and ion content in the blood.Kidney Physiology of kidney Two main functions: 1. . removes metabolic waste from the body through the process of excretion. 2.

Kidney The excretion is of a dilute solution called urine which contains urea. water and other foreign chemicals from the blood. mineral ions. Most drugs are excreted in urine either as unchanged or drug metabolites .

The most important part of the Kidneys is the nephron. The renal artery carries blood to the kidneys and the renal vein carries blood away from the kidneys. .Kidney The two kidneys have a very extensive blood supply and the whole blood supply passes through the kidneys every five minutes ensuring that the waste materials don’t build up.

Proximal tubule 3. Distal tubule 5. .The Nephron The Nephron is a the kidney tubule. There are thousands of nephrons in each kidney. Loop of Henle 4. Within the nephron there are: 1. Collecting duct. Bowman’s Capsule (Glomerular) 2.

Loop of Henle Reabsorption of water. reabsorption of water. Distal tubule Passive reabsorption of lipid soluble drug and water. Proximal tubule Active secretion of weak electrolyte drugs (acids). .The Nephron Each part of the nephron has a different role to play in filtering the blood to rid it of toxins and in the overall kidney waste and water control. Bowman’s Capsule (Glomerular) Filtration of low molecular weight substances.

capillaries which form a knot called a glomerulus. •The arterioles split into numerous •The renal artery which brings blood Bowman’s capsule •This is surrounded by the bowman' capsule. s .Glomerular structure to the kidney is split up into numerous arterioles. each feeding a nephron.

• M.Filtrasi glomerulus Proses filtrasi terjadi di glomerulus (1st step in renal drug excretion. The rate at which a drug enters glomerular fluid depends upon concentration of free drug in plasma water and on its molecular weight.W < 10000 pass easily through pores of glomerular membrane. • M.W >50000 excluded from GF. Filtrasi glomeruler merupakan proses pasif. .

Filtrasi glomerulus Kadar obat bebas dalam plasma tidak mengalami perubahan Keseimbangan obat yang terikat dan yang bebas tidak terganggu. . Me nya kadar obat bebas di plasma ( pengikatan obat oleh protein/pendesakan obat lain) Me kan ekskresi obat melalui ginjal.

Sekresi tubuler Proses transport aktif yang terjadi pada pembuluh proksimal. . Terjadi gangguan keseimbangan antara obat bebas dan obat yang terikat protein Disosiasi obat dari ikatannya dengan molekul protein dalam plasma. Obat bentuk bebas yang tersedia untuk sekresi tubuler.

e. • For acids.Sekresi tubuler Some drugs especially weak acids and bases undergo active tubular secretion (with different mechanisms).g ampicilin. dapat saling berkompetisi. probenecid. procaine. e. quinine.g. morphine. Obat2/metabolit yang mengalami sekresi tubuler dengan mekanisme sama. Dimanfaatkan untuk memperpanjang durasi efek obat Probenecid and penicillins ? . • For bases. salisilat.

Yang mengalami reabsorpsi al.Reabsorpsi tubuler Peristiwa reabsorpsi terjadi dalam pembuluh proksimal dan distal.: Obat Reabsorpsi pasif Vitamin Elektrolit Reabsorpsi aktif Glukosa Asam amino Asam urat Air . Merupakan proses transport aktif atau pasif.

Harga pH urin tidak melebihi pH plasma. semakin cepat ekskresi.5 (basa). kelarutan dalam lipid. Fisiologik berupa kecepatan aliran urin dan pH urin. pH urin 7. .Derajat reabsorpsi dipengaruhi oleh: Reabsorpsi tubuler Sifat fisikakimia obat berupa ukuran molekul. Membran tubuler berfungsi sebagai penghalang bagi obat senyawa larut lipid mengalami yang larut air dan ion reabsorpsi intensif. sedang yang polar tidak.5 (asam). pH urin 4. Semakin cepat aliran urin.

semakin lambat dieksresi.Pengaruh pH terhadap sifat obat Reabsorpsi tubuler Obat yang bersifat basa. Obat yang bersifat asam. semakin cepat dieksresi. semakin rendah pH semakin sedikit obat yang di reabsorpsi. Obat yang diekskresi lewat ginjal dipengaruhi pH urin Ekskresi lebih cepat dalam urin Asam Basa Kodein Asam amino Prokain Fenilbutason Morfin Barbiturat Amfetamin Asam salisilat . semakin tinggi pH semakin sedikit banyak yang di reabsorpsi.

bagaimana ekskresi kodein? .Reabsorpsi tubuler Obat yang menyebabkan perubahan pH urin Menyebabkan urin bereaksi Asam Basa Amnonium Klorida Antasida Asam arkobat (vit C) Diuretika (Hg) Aspirin Diuretika (tiazid) Salisilat Natrium karbonat Contoh kasus: Pada pasien yang mengalami overdosis aspirin. yang direkomendasikan pengasaman/pembasaan urin? Pemberian aspirin pada pasien yang mengkonsumsi kodein.

Parameter Kecepatan eliminasi obat dinyatakan dengan kliren (Cl = clearance) (units: L/h). ClT = ClB + ClE . Kliren yaitu besaran yang menyatakan volume darah yang dibersihkan dari obat oleh organ eliminasi persatuan waktu. Cl = semakin cepat organ dibersihkan.

Parameter Kecepatan ekskresi = GFR + ST .RT GFR = glomerular filtration rate ST = secretion tubular (dari darah masuk ke filtrat) RT = reabsorption tubular (dari filtrat ke darah) .

GFR Sebagian besar obat di filtrasi oleh glomerulus. ! !" #$ . biasa digunakan: 1. Syarat?? Untuk menetapkan GFR. sehingga GFR sangat penting. 3. Ureum 2. tapi senyawa asing (kelemahan). Inulin kelemahan: tergantung protein intake. paling baik. Kreatinin sudah ada di dalam tubuh. tapi dapat dipengaruhi oleh aktivitas metabolisme tubuh yang dipengaruhi oleh luas permukaan tubuh.

Faktor lain yang berkaitan dengan mekanisme transpor obat . Umur 2. Penyakit 4.Faktor yang mempengaruhi ekskresi obat melalui ginjal 1. Jenis kelamin 3.

. dikeluarkan dari empedu badan bersama tinja. Contoh senyawa yang disekresi aktif ke dalam empedu: • • • • • • Ampisilin Rifampisin Kolkhisin Indometasin glikosida jantung Sejumlah steroid.Ekskresi ke dalam empedu Obat (dan metabolit) dapat disekresi oleh sel hati ke dalam usus.

Ekskresi ke dalam empedu Dapat terjadi konjugat obat (mis. kemudian direabsorpsi masuk ke dalam darah. dihidrolisis oleh bakteri usus menjadi senyawa asal. Daur ulang enterohepatik Nasib obat dlm tubuh?? . glukuronida) yang berada dalam usus.

Ekskresi ke dalam saliva Ekskresi obat ke dalam saliva terutama melalui mekanisme transport pasif. dapat masuk ke dalam saluran cerna.40 1.02 12. yang selanjutnya dapati diabsorpsi kembali.0 2. Obat yang dikeluarkan bersama saliva.76 . Contoh senyawa yang diekskresi ke dalam saliva Obat Asetaminofen Isoniazid Propanolol Amfetamin Rasio saliva/plasma 1.

6 lebih asam daripada pH plasma 7. Contoh senyawa yang diekskresi ke dalam air susu Ampisilin Diazepam Digoksin Asam folat Fenilbutason Rifampisin Tetrasiklin Sulfonamid Pewarnaan pada gigi pH air susu 6. Untuk obat bersifat basa. bagaimana rasio kadar dalam air susu dan plasma?? .Ekskresi ke dalam air susu Mekanisme transport pada ekskresi obat ke dalam air susu melalui difusi sederhana dan transport aktif.4.

Contoh senyawa yang diekskresi melalui paru Alkohol Anesteika (gas) Amonium klorida Kamfor Minyak atsiri Tetrasiklin Guaiakol Paraldehida .Ekskresi melalui paru Obat yang diekskresi melalui paru umumnya berupa gas atau senyawa yang volatil.

.Terima kasih GGambar-gambar yang diambil dari berbagai sumber hanya digunakan untuk mengajar mahasiswa Fak. Farmasi USD.