Lintah

Seekor lintah di atas batu

Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Annelida Clitellata
Lamarck, 1818

Upakelas: Hirudinea Ordo Arhynchobdellida atau Rhynchobdellida
Ada ketidaksepakatan mengenai pengelompokkan Hirudinea; apakah seharusnya berupa kelas sendiri atau subkelas dari Clitellata.

Lintah dan pacet adalah hewan yang tergabung dalam filum Annelida subkelas Hirudinea. Terdapat jenis lintah yang dapat hidup di daratan, air tawar, dan laut. Seperti halnya kerabatnya, Oligochaeta, mereka memiliki klitelum. Seperti cacing tanah, lintah juga hermaprodit (berkelamin ganda). Lintah obat Eropa, Hirudo medicinalis, telah sejak lama dimanfaatkan untuk pengeluaran darah (plebotomi) secara medis. Lintah dibedakan dari pacet bukan berdasarkan taksonomi, tetapi lebih pada habitat kesukaannya. Lintah sehari-hari hidup di air, sedangkan pacet sehari-harinya melekat pada daun atau batang pohon (di luar air). Semua spesies lintah adalah karnivora. Beberapa merupakan predator, mendapat makanan dari berbagai jenis invertebrata seperti cacing, siput, atau larva serangga. Bekicot atau Achatina fulica[2] adalah siput darat yang tergolong dalam suku Achatinidae. Berasal dari Afrika Timur dan menyebar ke hampir semua penjuru dunia akibat terbawa dalam perdagangan, moluska ini sekarang menjadi salah satu spesies invasif terburuk di bumi[3], sehingga beberapa negara bahkan melarang pemeliharaannya sebagai hewan

Saat ini diketahui ada tiga subspesies bekicot:    Achatina fulica rodatzi Dunker. termasuk di Indonesia.kesayangan/timangan[4] termasuk Amerika Serikat. Meskipun berpotensi membawa parasit. 1840 Achatina fulica umbilicata Nevill. fulica . 1879    Bekicot  Achatina fulica di Bali  Status konservasi NE[1] Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Animalia Filum: Kelas: Mollusca Gastropoda (tidak termasuk) clade Heterobranchia informal group Pulmonata clade Eupulmonata clade Stylommatophora informal group Sigmurethra Superfamili: Famili: Upafamili: Genus: Upagenus: Spesies: Achatinoidea Achatinidae Achatininae Achatina Lissachatina A. Hewan ini mudah dipelihara dan di beberapa tempat bahkan dikonsumsi. bekicot yang dipelihara biasanya bebas dari parasit. 1852 Achatina fulica sinistrosa Grateloup.

.

cumi-cumi Loligo sp Februari 9. 2010 Filed under: sains — mya @ 7:28 am .

Jadi. cumi-cumi. Makananya berupa kepiting atau invertebrata lainnya. yang berfungsi seperti tungkai (lengan dan kaki). Hal ini dimungkinkan . Untuk lebih memahami Mollusca. dan merupakan cabang dari malakologi.4 Votes BAB I PENDAHULUAN Mollusca merupakan hewan yang mempunyai ciri bertubuh lunak. tiram. yaitu Aplacophora. Cephalopoda dapat mengubah warna tubuh sesuai warna lingkungan. Umumnya Cephalopoda memiliki organ pertahanan berupa kantong tinta. filum mollusca ini dapat dibedakan dalam beberap kelas. yaitu cephal yang berarti kepala dan poda yang berarti alat gerak. 1. Tinta ini akan di keluarkan jika hewan ini merasa terancam dengan cara menyemburkannya. “ilmu mengenai cumi-cumi”). cumi-cumi. dinding tubuh tebal dan berotot.2 Kajian Teori Cephalopoda merupakan salah satu kelas yang terdapat dalam filum Mollusca. Habitatnya mulai dari laut sampai garis pasang surut tertinggi. Gastropoda. Ilmu yang mempelajari Cephalopoda disebut sebagai teutologi (theutology. Monoplacophora. cephalopoda adalah kaki yang bergabung di kepala dengan bentuk tangan/sifon. dan sotong. mempunyai mantel atau pallium yang berfungsi untuk mensekresi cangkang dan melingkupi rongga mantel yang di dalamnya berisi insang. Polyplacopora. kecuali Nautilus. Adapun hewan yang termasuk dalam filum ini antara lain remis.1 Tujuan Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari morfologi dan anatomi tubuh cumi-cumi (Loligo sp). Schapopoda. sedangkan tentakel dan tangan digunakan untuk mencari makan. pada anterior terdapat kepala. Bivalvia dan Cephalopoda. 1. Sebagai hewan pemangsa. Untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. Ciri khas hewan ini memiliki tentakel di sekitar kepalanya. Namanya berasal dari bahasa Yunani. Hidup Cephalopoda seluruhnya di laut dan secara umum lebih aktif dari mollusca lain. kaki terletak di ventral dan bagian dorsal berisi organ visceral. pergerakannya dilakukan dengan merayap atau berenang di dasar laut secara cepat dengan menekan dinding tubuh untuk menghasilkan gerakan meluncur dan menyemprotkan air melalui sifon. oktopus dan siput. Kantong tinta berisikan cairan seperti tinta berwarna coklat atau hitam yang terletak di ventral tubuhnya. dalam laporan ini saya membahas tentang pengamatan morfologi dan anatomi pada cumi-cumi (Loligo sp) yang termasuk dalam kelas Cephalopoda dari filum Mollusca. hampir semua Cephalopoda bergerak cepat dengan berenang. Menurut para ahli. Di dalamnya mencakup semua gurita. Tubuhnya bersimetri bilateral. Memiliki kepala yang jelas dengan organ reseptor kepala yang bersifat khusus. Sifat hidupnya bebas dan ada yang bersifat parasit pada organisme lain.

Ukuran tubuhnya bervariasi. termasuk Nautilus. tipis dan terbuat dari bahan kitin. Sistem skeletal terdiri atas endoskeleton yang berbentuk pen atau bulu dan beberapa tulang rawan. . Beberapa tulang rawan tersebut membentuk artikulasi untuk sifon dan mantel. Sedangkan pada anterior badan terdapat endoskeleton. Endoskeleton yang berbentuk pen tersebut homolog dengan cangkang pada Mollusca lain. Di bagian perut. organ respirasi cumi terdiri atas sepasang insang berbentuk bulu yang terdapat di rongga mantel. Sistem pembuluh darah berkembang baik dan sistem peredaran darahnya terdiri dari jantung sistematik. Pada permukaan dalam tangan dan tentakel terdapat batil isap yang berbentuk mangkok terletak pada ujung tentakel. Kecuali Nautilus. Kepala terletak di bagaian ventral serta memiliki dua mata yang besar dan tidak berkelopak. Berikut akan dibahas lebih jauh tentang Cephalopoda pada hewan cumi-cumi (Loligo sp). Adapun secara anatomi. leher dan badan. Filamen insang disuplai oleh kapiler-kapiler darah. Pada Loligo endoskeleton tersebut (cangkang) terletak di dalam rongga mantel berwarna putih transparan. Sedangkan gerakan maju ke depan menggunakan sirip dan tentakelnya. sifon akan menyemburkan air ke arah depan. Jika dalam keadaan bahaya cumi-cumi menyemprotkan tinta hitam ke luar sehingga air menjadi keruh. Jika ia ingin bergerak ke belakang. Untuk reproduksi hewan ini berlangsung secara seksual. Fungsinya untuk melindungi diri. Tubuh cumi-cumi dibedakan atas kepala. langsing dan bagian belakang meruncing (rhomboidal). dan oktopus yang kesemuanya memiliki 8 tangan dengan batil isap pada permukaan dalam tangan. Subkelas Coleidea terdiri atas cumi-cumi. semua anggota tubuh Cephalopoda tidak terlindungi oleh cangkang. Pembuahan berlangsung secara internal dan menghasilkan telur. Chalopoda bernapas dengan insang dan memiliki organ indera serta sistem saraf yang berkembang baik. dan arteri bersifat ganda dan tertutup. sehingga tubuhnya bertolak ke belakang. Di posterior kepala terdapat sifon atau corong berotot yang berfungsi sebagai kemudi. Gigi khitin atau kait terletak pada tepi batil isap untuk memperkuat melekatnya mangsa yang diperolehnya.karena pada kulit terdapat pembawa warna atau kromatofora. tubuh cumi relatif panjang. dari beberapa centimeter hingga puluhan meter. Cephalopoda memiliki sistem saraf yang berpusat di kepalanya menyerupai otak. Darah mengandung pigmen repirasi yaitu hemocyanin. Mantel berwarna putih dengan bintik-bintik merah ungu sampai kehitaman dan diselubungi selaput tipis berlendir. Subkelas kedua adalah Nautiloidea. Hewan ini mempunyai lebih dari 90 tentakel tanpa batil isap dan tiap tentakel dapat ditarik masuk ke dalam sarungnya. Pada dasarnya kelas Cephalopoda dapat dibedakan menjadi dua sub kelas berdasar perbedaan jumlah dan bentuk tentakel. Pada saat itu cumi-cumi dapat meloloskan diri dari lawan. Kontraksi dan relaksasi mantel menyebabkan sirkulasi air dalam rongga mantel sehingga terjadi pertukaran gas. Pada kepala terdapat mulut yang dikelilingi oleh empat pasang tangan dan sepasang tentakel (8 tangan dan 2 tentakel panjang). sotong. Prosesnya. aorta. Leher pendek dan badan berbentuk tabung dengan sirip lateral berbentuk segitiga di setiap sisinya. berfungsi sebagai alat untuk melihat. Di dalam mulutnya terdapat radula. air keluar masuk melalui tepi lingkaran ujung badan. Cephalopoda memiliki organ reproduksi berumah dua (dioseus). tepatnya sebelah sifon akan ditemukan cairan tinta berwarna hitam yang mengandung pigmen melanin. yang lain melindungi ganglia dan menyokong mata. jadi darah seluruhnya mengalir di dalam pembuluh darah. Secara morfologi.

rektum dan anus yang bermuara dalam rongga mantel.Dr. Pada saat kopulasi spermatofor jantan dimasukkan ke dalam rongga mantel betina dengan pertolongan hektokotikulus (modifikasi ujung tangan kiri ke-5 jantan) yang berbentuk seperti sisir. masingmasing alat kelamin terdapat di dekat ujung rongga mantel dengan saluran yang terbuka ke arah corong sifon.Alat ekskresinya berupa dua ginjal atau nefridia berbentuk segitiga berwarna putih yang berfungsi menapis cairan dari ruang perikardium dan membuangnya ke dalam rongga mantel melalui lubang yang terletak di sisi usus. Indera sensoris juga sangat berkembang dan dilengkapi dengan mata. Hewan ini banyak diperjualbelikan. lambung. digunakan untuk mensekresikan racun di daerah rahang. Mikroskop 6. tanggal 12 Januari 2010 bertempat di laboratorium biologi Universitas Muhammadiyah Prof. Bila merasa terancam mereka akan berenang mundur dengan cepat atau menyemburkan tinta berwarna hitam kecoklat-coklatan. Pencernaan dilengkapi dengan dua kelenjar ludah (di masa bukal) dan di dekat ujung anterior hati. infrabukal dan optik terletak di kepala. suprabukal. Hewan ini umumnya memijah satu kali dan biasanya mati setelah melakukan reproduksi. telur yang sudah dibuahi dibungkus dengan kapsul dari bahan gelatin. Cumi-cumi bersifat kosmopolit. Cumi-cumi segar ukuran sedang 2.2 Alat dan Bahan 1. Baki lilin/papan lilin 3. Sistem reproduksi cumi-cumi dilakukan secara kawin. Gerak kedua rahang tersebut dikarenakan kontraksi otot. 1. Makanan cumi-cumi berupa ikan. Organ pencernaan terdiri atas mulut yang mengandung radula dan dua rahang yang terbuat dari kitin dan berbentuk seperti paruh burung betet. Kaca objek 5. Kemudian. Cumi-cumi betina menghasilkan telur yang akan dibuahi di dalam rongga mentel. Hewan ini aktif berburu mangsa yang berupa ikan-ikan kecil dan crustacea pada malam hari. Sistem saraf terdiri atas tiga pasang ganglion dan saraf. embrio setelah lepas menjadi cumi kecil yang dapat berenang bebas. Hewan ini tidak memiliki stadium larva. hidup berkelompok di perairan bagian atas. Ganglion serebral.3. Alat tulis . selain rasanya enak cumi-cumi merupakan sumber protein hewani yang kaya akan protein. Baskom 7. 1. Telur yang menetas menghasilkan cumi-cumi muda berukuran kecil. dua statosis pada masing-masing lateral kepala sebagai organ keseimbangan dan organ pembau. Selanjutnya makanan di bawa ke esofagus.1 Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan pada hari Selasa. udang dan Mollusca lainnya. Peralatan bedah 4. pedal.Hamka.3 Metode Penelitian 1. viseral. Alat kelaminnya terpisah (diosius). usus.3. panjang dan berlubang pada ujung-ujungnya. Selain itu juga memiliki kelenjar pencernaan yaitu kelenjar hati pada anterior dan pankreas di posterior.

1 Hasil Penelitian Berikut adalah hasil penelitian dari morfologi cumi-cumi. lalu menyibakkan kedua sisi mantel sampai terlihat struktur anatomi dalamnya. Menentukan jenis kelamin.2 Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian yang didapat. 4. cangkang (endoskeleton). katup sifon. kantung tinta. Meletakkan cumi pada baki lilin/papan bedah dengan sisi posterior menghadap ke atas. 3. Menentukan bagian dorsal. 5. telur. Di bagian perut. langsing dan bagian belakang meruncing (rhomboidal). BAB II HASIL DAN PEMBAHASAN 2. . 2. Menentukan struktur batil isap yang dilihat dan menentukan spesiesnya dengan mencocokkan pada petunjuk gambar.3. 5. Endoskeleton tersebut (cangkang) terletak di dalam rongga mantel berwarna putih transparan. Mengambil satu batil isap pada pasangan lengannya dengan menggunakan pinset kemudian melihat batil dengan mikroskop lalu menggambar batil isap tersebut. oviduk. integument dll. Anatomi: 1.1. 4. Menggambar cangkang.3 Cara Kerja Morfologi: 1. 3. Meletakkan cumi-cumi pada baki lilin. 7. Cumi-cumi yang diteliti merupakan cumi berjenis kelamin betina. 6. tipis dan terbuat dari bahan kitin. Leher pendek dan badan berbentuk tabung mempunyai sirip di setiap sisinya. lalu mengeluarkan cangkang yang terdapat pada bagian tip of pen dengan menariknya secara hatihati. Terdiri atas kepala. leher dan badan. anterior dan posterior. articulating ridge. Memotong cumi secara hati-hati dengan menggunakan gunting kemudian membedah bagian tengah posterior mantel dari ujung ventral sampai dorsal. Menggambar cumi dan memberi keterangan selengkap mungkin. Mantel berwarna putih dengan bintik-bintik merah ungu sampai kehitaman dan diselubungi selaput tipis berlendir. dari hasil penelitian terdapat beberapa organ seperti sifon. Pada kepala terdapat 8 tangan dan 2 tentakel panjang yang ujungnya terdapat batil isap. Setelah itu membersihkan tinta pada cumi secara hati-hati pada air kran yang mengalir. karena terdapat telur pada saat cumi dibedah. 2. Adapun hasil penelitian dari anatomi cumi-cumi yang telah dibedah sebagai berikut: 2. Menggambar struktur anatomi cumi dan memberi keterangan lengkap. Sedangkan secara anatomi. Di posterior kepala terdapat sifon atau corong berotot yang berfungsi sebagai kemudi. ventral. Kepala memiliki dua mata besar dan tidak berkelopak. diketahui bahwa cumi-cumi mempunyai morfologi dengan ciri-ciri: Tubuh panjang. Menyiapkan seekor cumi-cumi yang sudah mati dan masih segar. Pada anterior badan terdapat endoskeleton yang berbentuk pen atau bulu. terdapat cairan tinta berwarna hitam yang mengandung pigmen melanin.

Sistem pencernaan dilengkapi kelenjar pencernaan yaitu kelenjar ludah. Serta mempunyai kantung tinta sebagai alat pertahanan. Hewan ini bernafas dengan insang yang terdapat di rongga mantel. dan pankreas. Sistem saraf terdiri atas tiga pasang ganglion. masing-masing dengan gonad yang terletak dekat ujung rongga mantel. Memiliki delapan tangan dan dua tentakel yang mempunyai batil isap pada ujungnya serta mempunyai cangkang yang terletak di dalam mantel berwarna putih transparan berbentuk pena terbuat dari kitin. Hewan ini mempunyai kaki yang terdapat di kepala dengan bentuk tangan dan tentakel . lambung. rektum dan anus. hati. Alat reproduksinya terpisah. cumi yang di bedah termasuk dalam spesies Loligo devaucelli. esofagus. Ekskresi dilakukan dengan ginjal berupa nefridium yang terletak di sebelah jantung. BAB III KESIMPULAN Berdasarkan hasil kesimpulan yang telah diteliti dapat disimpulkan bahwa cumi-cumi (Loligo sp) merupakan hewan yang bertubuh lunak dan termasuk kedalam filum Mollusca kelas Cephalopoda. Reproduksi terjadi secara seksual dengan fertilisasi internal. Secara anatomi. Indera sensoris dilengkapi dengan dua stasista dan alat pembau. usus. Sistem pembuluh darah cumi-cumi adalah sistem pembuluh darah tertutup.Berdasarkan struktur batil isapnya. . alat pencernaan cumi-cumi terdiri atas mulut.

.

Autoklaf terutama ditujukan untuk membunuh endospora. dimana sel vegetatif bakteri dapat dibunuh hanya dalam waktu 6-30 detik pada suhu 65 °C[1]. Jika objek yang disterilisasi cukup tebal atau banyak. melainkan meningkatkan suhu dalam autoklaf[1]. endospora dapat bertahan pada kondisi lingkungan yang dapat membunuh sel vegetatif bakteri tersebut[1]. kekeringan. Perpanjangan waktu juga dibutuhkan ketika cairan dalam volume besar akan diautoklaf karena volume yang besar membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai suhu sterilisasi[1]. dan antibiotik[1]. Performa autoklaf diuji dengan indicator biologi. yang merupakan titik didih air pada tekanan atmosfer normal[1]. Octopus vulgaris. 1817 [2] Autoklaf adalah alat pemanas tertutup yang digunakan untuk mensterilisasi suatu benda menggunakan uap bersuhu dan bertekanan tinggi (1210C. endospora dapat dibunuh dalam waktu 4-5 menit. Perhitungan waktu sterilisasi autoklaf dimulai ketika suhu di dalam autoklaf mencapai 121 °C[3]. contohnya Bacillus stearothermophilus[4][5] .[1][2] Penurunan tekanan pada autoklaf tidak dimaksudkan untuk membunuh mikroorganisme. Pada spesies yang sama.Octopus The Common Octopus. Scientific classification Kingdom: Animalia Phylum: Mollusca Class: Cephalopoda Superorder: Octopodiformes Order: Octopoda Leach. Pada suhu 121 °C. 15 lbs) selama kurang lebih 15 menit. transfer panas pada bagian dalam autoklaf akan melambat. sehingga terjadi perpanjangan waktu pemanasan total untuk memastikan bahwa semua objek bersuhu 121 °C untuk waktu 10-15 menit[1]. Endospora dapat dibunuh pada suhu 100 °C. . 1818[1] Suborders   Cirrina Incirrina Synonyms  Octopoida Leach. Suhu yang tinggi inilah yang akan membunuh microorganisme[1]. yaitu sel resisten yang diproduksi oleh bakteri. sel ini tahan terhadap pemanasan.

Autoklaf ini dapat bekerja dengan cakupan suhu antara 121-134 °C dengan waktu 10-30 menit[3]. uap dimasukkan ke dalam autoklaf[3]. Cara kerjanya dimulai dengan pengeluaran udara[3]. sehingga udara terletak di bawah uap[3]. prevacuum atau high vacuum. kemudian terjadi peningkatan suhu sehingga proses sterilisasi berlangsung[3]. dan steam-flush pressure-pulse[3]. Ketika keadaan vakum tercipta. Secara perlahan. Steam-Flush Pressure-Pulse Autoclave Autoklaf ini menggunakan aliran uap dan dorongan tekanan di atas tekanan atmosfer dengan rangkaian berulang[3]. [sunting] Prevacuum atau High Vacuum Autoclave Autoklaf ini dilengkapi pompa yang mengevakuasi hampir semua udara dari dalam autoklaf[3]. Autoklaf ini bekerja dengan suhu 132-135 °C dengan waktu 3-4 menit[3]. Cara kerjanya dimulai dengan memasukan uap melalui bagian atas autoklaf sehingga udara tertekan ke bawah[3]. Akibat kevakuman udara. selanjutnya suhu meningkat dan terjadi sterilisasi[3]. Waktu siklus pada autoklaf ini tergantung pada benda yang disterilisasi[3]. Proses ini berlangsung selama 8-10 menit[3].1 Gravity Displacement Autoclave o 1. yaitu gravity displacement.2 Prevacuum atau High Vacuum Autoclave 2 Lihat Pula 3 Referensi [sunting] Jenis-jenis Terdapat tiga jenis autoklaf. Diposkan oleh sinau online di 01:37 Label: Biologi . [sunting] Gravity Displacement Autoclave Udara dalam ruang autoklaf dipindahkan hanya berdasarkan gravitasi[3].Daftar isi [sembunyikan]    1 Jenis-jenis o 1. uap segera berhubungan dengan seluruh permukaan benda. Prinsipnya adalah memanfaatkan keringanan uap dibandingkan dengan udara. Perbedaan ketiga jenis autoklaf ini terletak pada bagaimana udara dihilangkan dari dalam autoklaf selama proses sterilisasi[3]. uap mulai semakin banyak sehingga menekan udara semakin turun dan keluar melalui saluran di bagian bawah autoklaf.

.. :) 23 Des 2011 01:52:00 Poskan Komentar Link ke posting ini Buat sebuah Link Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Clock Asmaul Husna Calender Pengunjung We offer a wide range of free services and information sites for you please visit some of our free websites. thanks bwd infonyaaa. Arsip Perbedaan Drosophila melanogaster (lalat buah) jantan dan betina Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H Pola Pengembangan Paragraf ..1 komentar: Anonim mengatakan....

Hubungan Antar Spesies Ekologi Kekentalan Jenis Zat Cair Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Kalimat Mayor dan Minor METODE MEMBACA BUKU Teknik Isolasi Media Kesetaraan Kalor Listrik PLASMOLISIS PENDIDIKAN IPA YANG BERORIENTASI PADA PESERTA DIDIK DENGAN WAWASAN LINGKUNGAN Permainan Sepak Bola Cathode Ray Oscilloscope (CRO) LAJU REAKSI Lempar Cakram Keanekaragaman Hewan Pengenalan alat dan teknik Sterilisasi CONTOH KEANEKARAGAMAN INTRA SPESIES Laporan Praktikum Fotosintesis (Sachs dan Ingenhousz) Praktikum Pembelahan Mitosis Pendidikan IPA yang Berwawasan Lingkungan .

SIfat Keelektronegatifan Drosophila melanogaster (Lalat Buah) PERMUKAAN DAUN PLANTS TEROPONG STRUKTUR TUMBUHAN MONOKOTIL & DIKOTIL Merancang Termometer Labels         Bahasa (3) Biologi (14) English (1) Fisika (5) Kimia (2) laen2 (1) Makalah (2) Orkes (3)   Sego Kucenx sinau online Chat networkedblogs Follow this blog .

.  Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H  Pola Pengembangan Paragraf  Hubungan Antar Spesies  Ekologi  Kekentalan Jenis Zat Cair  Teknik Dasar Permainan Sepak Bola o ► Agustus (5)  Kalimat Mayor dan Minor  METODE MEMBACA BUKU  Teknik Isolasi  Media  Kesetaraan Kalor Listrik o ► Juni (4)  PLASMOLISIS  PENDIDIKAN IPA YANG BERORIENTASI PADA PESERTA DIDI..  Praktikum Pembelahan Mitosis  Pendidikan IPA yang Berwawasan Lingkungan  SIfat Keelektronegatifan  Drosophila melanogaster (Lalat Buah)  PERMUKAAN DAUN  PLANTS o ► April (2)  TEROPONG ...  Permainan Sepak Bola  Cathode Ray Oscilloscope (CRO) o ▼ Mei (12)  LAJU REAKSI  Lempar Cakram  Keanekaragaman Hewan  Pengenalan alat dan teknik Sterilisasi  CONTOH KEANEKARAGAMAN INTRA SPESIES  Laporan Praktikum Fotosintesis (Sachs dan Ingenhou..Followers Google Translate Powered by Translate Blog Archive  ▼ 2010 (31) o ► September (7)  Perbedaan Drosophila melanogaster (lalat buah) jan..

o  STRUKTUR TUMBUHAN MONOKOTIL & DIKOTIL ► Maret (1)  Merancang Termometer Feedjit Feedjit Live Blog Stats .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful