REKAYASA GENETIKA

Untuk memenuhi tugas mata kuliah Biokimia Molekuler

Disusun Oleh:

Risma Putri D. Rusdhi Nur H. Heni K Vonny siranda

0810923076 0810923078 0810923056 0810923082

Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya Malang 2011

Dalam ilmu ini dipelajari bagaimana sifat keturunan (hereditas) itu diwariskan kepada anak cucu. fisika dan metematika juga ilmu pengetahuan dasar dalam bidang biologi sendiri seperti bioselluler. fiosiologi. Namun. taksonomi dan evolusi. serta variasi yang mungkin timbul didalamnya. Demikian pula penerapan mutasi buatan tanpa target dapat pula dimasukkan. agar kita dapat mengetahui sifat-sifat keturunan kita sendiri serta setiap makhuk hidup yang berada di lingkungan kita. Genetika perlu dipelajari.1 Latar Belakang Genetika disebut juga ilmu keturunan. embriologi. artinya suku bangsa-bangsa atau asal-usul. yaitu penerapan teknik-teknik genetika molekular untuk mengubah susunan genetik dalam kromosom atau mengubah sistem ekspresi genetik yang diarahkan pada kemanfaatan tertentu. Masyarakat ilmiah sekarang lebih bersepakat dengan batasan yang lebih sempit. Sebagai ilmu pengetahuan murni ia harus ditunjang oleh ilmu pengetahuan dasar lain seperti kimia. Secara “Etimologi” kata genetika berasal dari kata genos dalam bahasa latin. Genetika adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk alih informasi hayati dari generasi ke generasi. Oleh karena cara berlangsungnya alih informasi hayati tersebut mendasari adanya perbedaan dan persamaan sifat diantara individu organisme.BAB I PENDAHULUAN 1. karena itu selain kita harus mengetahui sifat-sifat menurun dalam tubuh kita. Sebagai ilmu pengetahuan terapan ia menunjang banyak bidang kegiatan ilmiah dan pelayanan kebutuhan masyarakat. berasal dari kata genos (bahasa latin). genetika bukanlah ilmu tentang asal mula kejadian meskipun pada batas-batas tertentu memang ada kaitannya dengan hal itu juga. Kita sebagai manusia tidak hidup autonom dan terinsolir dari makhuk lain tetapi kita menjalin ekosistem dengan mereka. Rekayasa genetika dalam arti paling luas adalah penerapan genetika untuk kepentingan manusia. Genetika bisa sebagai ilmu pengetahuan murni. biokimia. maka dengan singkat dapat pula dikatakan bahwa genetika adalah ilmu tentang pewarisan sifat . histologi. anatomi. yang berarti asal mula kejadian. . bisa pula sebagai ilmu pengetahuan terapan.

2 Rumusan masalah 1. Mengetahui manfaat dan dampak dari rekayasa genetika 3. Mengetahui pengertian rekayasa genetika 2.3 Tujuan 1. Apa yang di maksud dengan rekayasa genetika? 2. Mengetahui proses rekayasa genetika yang diaplikasikan pada kentang . Bagaimana proses rekayasa genetika yang diaplikasikan pada kentang? 1. Apa saja manfaat dan dampak dari rekayasa genetika? 3.1.

1.2 Tujuan Rekayasa Genetika Rekayasa genetika pada tanaman mempunyai target dan tujuan antara lain peningkatan produksi. termasuk DNA rekombinan dan injeksi langsung DNA ke dalam sel atau organel.BAB II PEMBAHASAN 2. toleransi terhadap pendinginan. 2010). sterilitas dan fertilitas serangga jantan (untuk produksi benih hibrida). Misalnya. 2010) Teknologi Rekayasa Genetika merupakan inti dari bioteknologi didifinisikan sebagai teknik in-vitro asam nukleat. tahan terhadap serangan hama dan penyakit tertentu (serangga. Gen yang diselipkan dan organisme penerima dapat berasal dari organisme apa saja. peningkatan mutu produk supaya tahan lama dalam penyimpanan pascapanen. atau fusi sel di luar keluarga taksonomi yang dapat menembus rintangan reproduksi dan rekombinasi alami. Coli yang bertujuan untuk mendapatkan insulin (Purnama. Rekayasa genetika merupakan transplantasi atau pencangkokan satu gen ke gen lainnya dimana dapat bersifat antar gen dan dapat pula lintas gen sehingga mampu menghasilkan produk. dan bukan teknik yang digunakan dalam pemuliaan dan seleksi tradisional (Purnama. . jamur. 2010).1.1 Rekayasa Genetika 2. tahan terhadap herbisida. Rekayasa genetika juga diartikan sebagai perpindahan gen (Purnama. kualitas aroma dan nutrisi. gen dari sel pankreas manusia yang kemudian diklon dan dimasukkan ke dalam sel E. perubahan pigmentasi (Purnama. peningkatan kandunagn gizi. atau virus). 2010). Prinsip dasar teknologi rekayasa genetika adalah memanipulasi atau melakukan perubahan susunan asam nukleat dari DNA (gen) atau menyelipkan gen baru ke dalam struktur DNA organisme penerima.1 Pengertian Rekayasa Genetika Rekayasa Genetika adalah teknik yang dilakukan manusia dalam mentransfer gen (DNA) yang dianggap menguntungkan dari satu organisme kepada susunan gen dari organisme lain (Kandar. penundaan kematangan buah. 2010). bakteri. 2.

Membuat klon bakteri yang mengandung DNA rekombinan 6. Pemasangan cDNA pada cincin plasmid 4. bioinformatika dan robotika/automasi memainkan peranan penting dalam kemajuan dan efisiensi kerja bidang ini (Purnama. mempercepat proses kompos dan pembuatan makanan ternak. 5. Rakayasa genetika merupakan teknik yang paling mutakhir dalam bioteknologi. 2.1. 3. pengikat nitrogen udara. 2010).1. dan untuk menghasilkan bahan obatobatan dan kosmetika (Purnama. meningkatkan kesuburan tanah.5 Teknik Rekayasa Genetika Banyak percobaan membuktikan bahwa dengan rekayasa genetika frakmen DNA manapun dapat disambungkan atau disisipkan ke genom species lain. 2. 2. 2010). perkembangan di bidang biostatistika.4 Langkah-langkah yang dilakukan dalam rekayasa genetika genetika secara sederhana urutannya sebagai berikut : 1. mikroba prebiotik untuk makanan olahan). Penyisipan DNA rekombinan kedalam tubuh/sel bakteri. bahwa species yang jauh hubungan kekerabatannya.3 Penyebab Berkembangnya Rekayasa Genetika     Ditemukannya enzim pemotong DNA yaitu enzim restriksi endonuklease Ditemukannya pengatur ekspresi DNA yang diawali dengan penemuan operon laktosa pada prokariota Ditemukannya perekat biologi yaitu enzim ligase Ditemukannya medium untuk memindahkan gen ke dalam sel mikroorganisme Sejalan dengan penemuan-penemuan penting itu. Membuat DNA/AND salinan dari ARN Duta. Pemanenan produk. Mengindetifikasikan gen dan mengisolasi gen yang diinginkan.Rekayasa Genetika pada mikroba bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kerja mikroba tersebut (misalnya mikroba untuk fermentasi. Rekayasa Genetika atau teknik DNA rekombinan dapat didefenisikan sebagai : "Pembetukan rekombinan baru dari material yang dapat . 2.1.

Didalam sel enzim ini berfungsi dalam perbaikan tiap skontinuitas yang mungkin timbul pada salah satu untai pada molekul untai ganda. dalam tabung percobaan. Coli yang telah diinfeksi dengan T4. Vektor plasmid harus memiliki tempat untuk endonuklease terbatas biasa dan faktor antibiotik sehingga memungkinkan untuk memilih perubahan yang diinginkan. sebab organisme yang secara genetik terbentuk adalah identik dan membawa seluruh potongan DNA yang telah disisipkan. 2008) Ada empat prinsip pengkloningan gen yaitu : 1. Penyiapan gen. 2008). Plasmid adalah molekul DNA berbentuk lingkaran kecil yang terdapat di dalam bakteri disamping kromosom utama plasmid mengandung unsur-unsur genetik yang tidak terikat pada kromosom utarna. Selain itu. (Mizawarti.diturunkan dengan cara penyisipan DNA dari luar kedalam suatu wahana (vektor). 2. Penyisipan kedalam vektor Vektor adalah replika yang akan memungkinkan gen untuk ditempatkan di sel induk (host cell) dan melibatkan plasmid pada bakteri induk. sehingga memungkinkan penggabungan dan kelanjutan berkembang dalam host yang baru. Gen bakteri yang dikloning pada umumnya didapat dari penyiapan total DNA kromosom (kloning "penembakan") dengan cara membelah DNA dengan endonuklese yang terbatas sehingga menghasilkan bagian masing-masing 4 kilobase (kb) dengan ujung yang "lengket" (Mizawarti. 2008) Pemasangan DNA yang akan dikloning kedalam vektor plasmid disebut legasi dan enzim yang berperan dalam pemasangan ini adalah enzim yang dipakai dimurnikan dari E." Proses ini juga dikenal sebagai " Gen Kloning " atau klon gen. ligase DNA yang dimurnikan juga akan menyambungkan kedua ujung molekul yang sama (Mizawarti. disamping itu memperbanyak molekul yang baru dibentuk (Mizawarti. Setelah DNA disisipkan didalam sel bakteri maka DNA yang sudah disisipkan tersebut akan dimasukkan lagi kedalam sel hidup misalnya kedalam sel bakteri kemudian ditumbuhkan . Perubahan sel induk (Host Cell) Campuran plesmid yang diperkenalkan kepada sel bakteri diperlukan secara khusus sehingga sel mengambil DNA dalam proses perubahan sel induk. 2008) 3.

lalu DNA plasmid dipotong enzim endonuklease 3. Menggtmakan antibodi khusus terhadap produk gen. Probe terdiri satu segmen pendek DNA yang diberi label radioaktif. Penyisipan ini dibantu oleh enzim ligase DNA. Enzim-enzim yang memanipulasi DNA ada empat yaitu : 1. Enzim Ligase ( yang menyambung asam nukleat menjadi satu ) 3. dan memiliki urutan basa nukleotida yang sesuai dengan urutan asam amino yang diketahui dari satu segmen protein.kedalam media tertentu. Cara lain membuat klon ialah jika protein yang disandi gen dihasilkan dalam sel yang diklon. Pengujian aktifitas biologis produk gen c. Enzim Polimerase ( yang membuat copy dati molekul DNA) 4. disisipkan kedalam DNA plasmid yang juga sudah dipotong. Enzim Modifikasi ( yang menghilangkan gugus kimia ) Dengan ringkas rekayasa genetik dapat dibuat sebagai berikut : 1. dan ditumbuhkan dalam media tertentu. Didalam media. 4. Kemudian DNA yang sudah dipotong. Isolasi DNA plasmid. dipotong dengan enzim endonuklease restriksi 2. Klon yang tepat dapat dideteksi dengan menggunakan "probe" untuk goo itu sendiri. Setelah disisipkan maka plasmid dimasukkan kedalam sel bakteri. agar dapat tumbuh dan berkembang biak serta menghasikan klon yang menghasilkan insulin. sel bakteri ini akan tumbuh dan berkembang biak menghasilkan klon dan klon ini akan menghasilkan insulin. Pengujian berdasarkan informasi urutan asam amino protein yang di sandi. Mendeteksi gen yang sudah klon. . b. ia dapat dideteksi dengan menggunakan uji antibodi khusus bagi protein yang disandi atau dengan cara menguji aktifitas biologi protein dalam sel (Mizawarti. 2008). 4. Enzjim Nuklease ( yang memotong asam nukleat ) 2. Ada tiga cara mendeteksi gen yang sudah diklon : a. DNA yang diambil dari sel.

Penerapan hak paten pada organism hasil rekayasa merupakan pemberian hak pribadi atas organism. c.1 Manfaat Rekayasa Genetika a. e. Penggunakan hormon pertumbuhan sapi dapat meningkatkan produksi susu sapi sampai 20%. Susu sapi yang disuntik dengan hormone BGH disinyalir mengandung bahan kimia baru yang punya potensi berbahaya bagi kesehatan manusia (Purnama. Meningkatnya derajat kesehatan manusia. Tersedianya sumber energi yang terbaharui. Hal ini bertentangan dengan banyak nilai-nilai budaya yang mengghargai nilai intrinsic makhluk hidup (Purnama.2. Tresedianya bahan makanan yang lebih melimpah. dengan diproduksinya berbagai hormon manusia seperti insulin dan hormon pertumbuhan. Proses industry yang lebih murah. d. b. Bahan pangan transgenic yang tidak berlabel juga membawa konsekuensi bagi penganut agama tertentu.2 Dampak Rekayasa Genetika a.2. 2010). Berkurangnya polusi. memberikan pengaruh yang sangat luas pada masyarakat. swastanisasi dan kosentrasi bioteknologi pada kelompok tertentu. Menyisipkan gen makhluk hidup lain yang tidak berkerabat5 dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum alam dan sulit diterima manusia. 2010). c. Dampak di bidang sosial ekonomi Dampak ekonomi yang tampak adalah paten hasil rekayasa. 2. Produk bioteknologi dapat merugikan petanikecil. .2 Manfaat dan Dampak dari Rekayasa Genetika 2. 2010). niscaya akan menggusur peternak kecil (Purnama. b. Contohnya adalah penggunaan insulin hasil rekayasa menyebabkan 31 orang meninggal di inggris. Dampak di bidang etika dan moral Menyisipkan gen makhluk hidup kepada makhluk hidup lain memiliki dampak etika yag serius. Dampak di bidang kesehatan Produk rekayasa di bidang kesehatan ini memang sudah ada yang menimbulkan masalah yang serius. Tomat Flavr Savr diketahui mengandung gen resisten terhaap antibiotic.2.

digunakan sebagai hormon pertumbuhan. untuk pengobatan diabetes melitus. dan antibiotika. 2. perkebunan. dan pendarahan di lambung. herpes simplex. vaksin hepatitis B. vaksin malaria. Hormon pertumbuhan pada manusia (human growth hormone) ini diberikan kepada para penderita dwarfisme hipofisis dan berfungsi untuk meningkatkan sekresi hormon pertumbuhan. tanaman hutan jati transgenik. Sebagai contoh hormon somatostatin. vaksin. dan hormon pertumbuhan untuk hewan.3 . jamur. Produk-produk tersebut misalnya: antibiotika. insek.2. luka bakar. xenotransplantasi (transplantasi dari hewan ke manusia). vaksin herpes. yaitu hormon pertumbuhan pada manusia. hormon yang juga dikloning dari bakteri E coli. pengobatan patah tulang. dan terapi gen sebagai pengobatan penyakit kronis dan beberapa kelainan makrogenetik. Produk Farmasi Pemenuhan kebutuhan produk farmasi tertentu apabila dilakukan dengan teknologi konvensional akan memerlukan bahan dan biaya yang tidak sedikit. untuk pengobatan hepatitis. vaksin lepra. Teknologi rekayasa genetika dalam bidang farmasi antara lain menghasilkan protein. Produk Non-pangan Sementara itu teknologi rekayasa genetika juga telah menyentuh bidang-bidang lain seperti bidang peternakan. tanaman yang toleran terhadap kekeringan dan cuaca dingin. interferon. dan herpes zooster. berbagai macam tanaman tahan herbisida. yaitu tanaman dengan struktur kayu yang diinginkan. tanaman anggrek transgenik yang tahan lama dengan warna bunga yang diinginkan. berbagai macam antibiotika.005 gram somastatin murni. ternak kloning. dan bahkan tanaman kapas yang menghasilkan serat kapas berwarna. hasil transplantasi gen eukariosit dari hipofisis manusia ke gen E coli. Produk-Produk Hasil rekayasa Genetika 1. vaksin kolera. Contoh produk farmasi yang dihasilkan dari teknologi rekayasa genetika antara lain:17 somatostatin. vaksin rabies. dan cacing. Hormon ini sangat sulit diisolasi dari hewan. beberapa preparat diagnostik. diperlukan setengah juta otak domba untuk mendapatkan 0. somatotropin. insulin. tanaman karet yang menghasilkan lateks dengan kadar protein lebih tinggi. dan kehutanan. .

DNA dipisahkan dengan penambahan pelarut dan sentrifugasi pada kecepatan tinggi. yaitu pemecahan secara fisika (sonifikasi. kedelai. Teknik pemecahan sel Molekul DNA kromosom akan lebih mudah dikeluarkan dari sel dibandingkan bila sel telah masuk fase stasioner. RNA-ase dan Proteinase-K sering digunakan untuk menghilangkan kontaminasi RNA dan protein. 2010). Teknik pemeliharaan (kultur) dan dan pemanenan sel Mikroba (bakteri) yang digunakan dalam rekayasa genetika pada kentang adalah Bacillus thuringiensis dengan kode gen Bt-toksin. 2. dan sebagainya. 2009). sebelum melakukan isolasi DNA kromosom. keju. jagung. Produk Pangan Teknik rekayasa genetika juga dilakukan pada bahan pangan antara lain berupa tomat.4 Proses Rekayasa Genetika Pada Kentang 1. kanola. 2010). kentang. Pemanenan pada usia ini umumnya dapat diperoleh sel dengan usia muda sehingga lebih mudah untuk dilakukan pemecahan dinding selnya (Mulyono. DNA yang diperoleh kemudian diresuspensikan kembali menggunakan buffer dan diukur konsentrasinya menggunakan panjang gelombang UV (Mulyono. . Pemecahan sel dapat dilakukan dengan dua metode. tepung susu. Produk-produk pangan yang diolah dari bahan transgenik yang tidak menghilangkan jejak transgenik bahan tersebut. beras. Bakteri Bt menghasilkan protein kristal yang mengandung racun dan dapat membunuh serangga maupun larva atau ulat serangga tertentu (Anonim.3. dan kemudian dimurnikan lebih lanjut sebelum pemurnian menggunakan fenol. frenc press. Beberapa ion logam ditambahkan selama proses pemecahan sel dengan tujuan tertentu. bunga kol. food additive. Bakteri harus ditumbuhkan pada media yang sesuai dan dipanen ketika fase pertumbuhannya mencapai fase log. dan penggerusan) atau secara enzimatik menggunakan enzim lisozim dan Proteinase-K. Molekul DNA. RNA. profil kurva pertumbuhan mikroba tersebut harus diamati terlebih dahulu. 2. Hal ini mengingat pada usia ini sel lebih banyak melakukan aktivitas pembelahan dan belum memanfaatkan nutrien dalam kultur untuk penebalan dinding selnya. dan protein akan terlarut pada fasa air. Oleh sebab itu.

4. Meskipun DNA plasmid dan DNA kromosom awalnya mempunyai konformasi yang sama yaitu sirkular. 5. Setelah dilakukan penyisipan gen bakteri Bt. Satu hal utama yang membedakan adalah harus dipisahkannya DNA plasmid dari sejumlah besar DNA kromosom yang juga terdapat dalam sel (Mulyono. 2010). tidak dari yang lainnya. dan mengamplifikasi memberikan hasil yang positif hanya bila plasmid tersebut cocok dengan template DNA. Gen yang diinginkan dimasukkan ke dalam sel tanaman dengan cara menitipkannya (menyisipkan) pada TDNA (Widjie. 2010). Pemasangan cDNA pada cincin plasmid Ukuran DNA kromosom dan plasmid sangat jauh berbeda. Pita DNA dapat diperoleh namun setiap strain yang berbeda akan memberikan panjang fragmen yang berbeda (Mulyono. 2010). fragmentasi dapat menyebabkan DNA kromosom Plasmid menjadi akan potongan linear. . Penyiapan DNA Plasmid Pemurnian plasmid dari kultur sel bakteri melibatkan langkah yang sama dengan penyiapan DNA kromosom (Total DNA). Pita hasil ampifikasi hanya akan diperoleh gen dari strain bakteri tersebut. Penyisipan DNA rekombinan ke dalam tubuh/sel bakteri Susunan materi genetik diubah dengan jalan menyisipkan gen baru yang unggul ke dalam kromosomnya. namun selama proses penyiapan DNA kromosom dari sel ekstrak.3. dilakukan pemekatan DNA kromosom hasil isolasi.

Jika sel inang hanya memperlihatkan salah satu sifat di antara kedua marker vektor. merupakan produk unggul yang mengandung materi genetic di mana memungkinkan kentang mampu melindungi dirinya terhadap serangan Colorado potato beetle. dan (3) sel inang dimasuki vektor rekombinan dengan/tanpa fragmen sisipan atau gen yang diinginkan. Dengan demikian tanaman tersebut dapat menghindarkan diri dari penggunaan pestisida kimia yang digunakan pada kentang tersebut. untuk membedakan antara kemungkinan kedua dan ketiga dilihat pula perubahan sifat yang terjadi pada sel inang.6. Jika sel inang memperlihatkan dua sifat marker vektor. maka dapat dipastikan bahwa kemungkinan kedualah yang terjadi. 2010). Selanjutnya. yaitu (1) sel inang tidak dimasuki DNA apa pun atau berarti transformasi gagal. (2) sel inang dimasuki vektor religasi atau berarti ligasi gagal. Untuk membedakan antara kemungkinan pertama dan kedua dilihat perubahan sifat yang terjadi pada sel inang. Pada dasarnya ada tiga kemungkinan yang dapat terjadi setelah transformasi dilakukan. Gambar kentang . maka dapat dipastikan bahwa kemungkinan ketigalah yang terjadi (Mulyono. Pemanenan produk Produk yang dihasilkan yakni kentang transgenik.

tahan terhadap serangan hama dan penyakit tertentu. Dengan rekayasa genetika.BAB III KESIMPULAN Rekayasa genetika adalah upaya pencangkokan gen dengan teknik rekombinan DNA pada mikroorganisme tertentu. . Mikroorganisme yang berperan ini disebut makluk transgenik. peningkatan mutu produk supaya tahan lama dalam penyimpanan pascapanen. manusia dapat memuat organisme yang tidak dapat menghasilkan bahan tertentu menjadi mampu menghasilkan bahan tertentu yang dibutuhkan manusia. Rekayasa genetika pada tanaman mempunyai target dan tujuan antara lain peningkatan produksi. peningkatan kandungan gizi. Contohnya adalah rekayasa genetika yang diaplikasikan pada kentang.

TESIS. Jakarta Kandar. kamila. ERA BIOTEKNOLOGI MODEREN DAN PERANANNYA DALAM KEHIDUPAN. 2010. http://www. http://id. A. Muhammad A.. http://www.com/exact-sciences/1999578rekayasa-genetika/. REKAYASA GENETIKA. Crayonpedia. REKAYASA GENETIKA. KIM 451 – Modul Kuliah. Grasindo. TANAMAN TRANSGENIK.DAFTAR PUSTAKA Anonim. PELABELAN PRODUK PANGAN YANG MENGANDUNG BAHAN REKAYASA GENETIKA SEBAGAI WUJUD ASAS KETERBUKAAN INFORMASI.. 2001.. Lampung Widjie. Mangku. . Seminar Nasional Pangan Hasil Rekayasa Genetika: Antisipasi Penerapan Peraturan Pelabelan di Indonesia. 2010. REKAYASA GENETIKA.. diakses pada tanggal 11 Mei 2011 Mizawarti. Jakarta .com/. Jurusan Kimia FMIPA UNILA. dadanpurnama. REKAYASA GENETIKA. diakses pada tanggal 11 Mei 2011 Hetami.. BAB XIII BIOTEKNOLOGI DAN PERANANNYA BAGI KEHIDUPAN.com/doc/14824776/TANAMANTRANSGENIK. S. 2010. Universitas Diponegoro. Semarang Hikam.blogspot. diakses pada tanggal 11 Mei 2011 Sitepoe./makalah-rekayasagenetika. USU Digitaal Library Mulyono.-. Diakses tanggal 11 Mei 2011 Purnama.scribd. PANGAN HASIL REKAYASA GENETIKA.org/mw/bab xiii bioteknologi dan perananna bagi kehidupan. Sambutan Menteri Negara Riset dan Teknologi. 2009. 2009.shvoong. 2008. 2010.Y.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful