A Dinding Sel Dindin g sel itu tipis, berlapis-lapis, dan pada tahap awalnya lentur.

Lapisan dasar yang terbentuk pada saat pembelahan sel terutama adalah pektin, zat yangmembuat agaragar mengental. Lapisan inilah yang merekatkan sel-sel yangberdekatan. Setelah pembelahan sel, tiap belahan baru membentuk dindingdalam dari serat selulosa. Dinding ini terentang selama sel tumbuh serta menjaditebal dan kaku setelah tumbuhan dewasa. Struktur Golgi Struktur golgi berupa berkas kantung berbentuk cakram yang bercabang menjadiserangkaian pembuluh yang sangat kecil di ubungnya. Karena hubungannyadengan fungsi pengeluaran sel amat erat, pembuluh mengumpulkan danmembungkus karbohidrat serta zat-zat lain untuk diangkut ke permukaan sel.Pembuluh itu juga menyumbang bahan bagi pembentukan dinding sel. Mitokondria Mitokondria adalah badan energi sel yang berisi protein dan benar-benar merupakan "gardu tenaga". "Gardu tenaga" ini mengoksidasi makanan danmengubah energi menjadi adenosin trifosfat atau ATP. ATP menjadi agen dalamberbagai reaksi termasuk sistesis enzim. Mitokondria penuh selaput dalam yangtersusun seperti akordion dan meluaskan permukaan tempat terjadinya reaksi.

Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 olehseorang ilmuwan InggrisRobert Hookeyang telah menelitiirisan tipisgabusmelaluimikroskopyang dirancangnya sendiri. Kata sel berasal dari kataLatin cellulae yangberarti 'kamar-kamar kecil'.Anton van Leeuwenhoek melakukan banyak pengamatan terhadap benda-bendadan jasad-jasad renik dan menunjukkan pertama kali padadunia ada "kehidupan di dunia lain" yang belum pernahdilihat oleh manusia. Karyanya menjadi dasar bagi cabangbiologiyang penting saat ini:mikrobiologi. 2. Sejarah Perkembangan Sel

Perkembangan mikroskop selama hampir 200 tahunberikutnya telah memberikan kesempatan bagi paraahli untuk meneliti susunan tubuh makhluk hidup.Serangkaian penelitian telah dilakukan oleh 2 orangilmuwan dari [[Jerman] yaituMatthias Schleiden(ahlitumbuhan, 1804-1881) danTheodor Schwann(ahlihewan, 1810-1882). Mereka menyimpulkan bahwasetiap mahluk hidup tersusun atas sel. Selanjutnyapada tahun 1885 seorang ilmuwan Jerman,Rudolf Virchow, mengamati bahwa sel dapatmembelah diri dan membentuk sel-sel baru

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan Sel Tumbuhan .3.

•Menyimpan makanan dalam bentukbiji (granul)glikogen.•Tidak mempunyaiklorofil.•Mempunyaiklorofil.•Mempunyaivakuolaataurongga sel yang besar. •Tidak mempunyai bentuk yang tetap.•Menyimpan tenaga dalambentuk biji (granul)kanji. walaupunterkadang sel beberapa hewanuniseluler memilikivakuola(tapi tidaksebesar yang dimiliki tumbuhan). Sel Hewan •Sel hewan lebih kecil daripada seltumbuhan.•Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan•Mempunyai bentuk yang tetap.•Mempunyaidinding sel. .•Tidak mempunyaivakuola.•Tidak mempunyaidinding sel.

G T H a u e m m w b b a a u n r h a S n e l G a m b a r S e l .

dan pada tahap awalnya lentur. Setelah pembelahan sel. berlapis-lapis. Lapisan dasar yang terbentuk pada saat pembelahan sel terutama adalah pektin. tiap belahan baru membentuk dindingdalam dari serat selulosa. Dinding ini terentang selama sel tumbuh serta menjaditebal dan kaku setelah tumbuhan dewasa. Lapisan inilah yang merekatkan sel-sel yangberdekatan. zat yangmembuat agaragar mengental. Struktur Golgi Struktur golgi berupa berkas kantung berbentuk cakram yang bercabang menjadiserangkaian pembuluh yang sangat kecil di ubungnya. Karena .Dinding Sel Dindin g sel itu tipis.

Mitokondria penuh selaput dalam yangtersusun seperti akordion dan meluaskan permukaan tempat terjadinya reaksi.Pembuluh itu juga menyumbang bahan bagi pembentukan dinding sel. . ATP menjadi agen dalamberbagai reaksi termasuk sistesis enzim. pembuluh mengumpulkan danmembungkus karbohidrat serta zat-zat lain untuk diangkut ke permukaan sel. "Gardu tenaga" ini mengoksidasi makanan danmengubah energi menjadi adenosin trifosfat atau ATP. Mitokondria Mitokondria adalah badan energi sel yang berisi protein dan benar-benar merupakan "gardu tenaga".hubungannyadengan fungsi pengeluaran sel amat erat.

Kromoplas Karoten Kromoplas karoten memberikan warna yang khas bagi masing-masing tumbuhan. Jaring-jaring ini biasanya berhubungan dengan ribosom (titik-titik merah) yang terdiri dari protein dan asam nukleat. Kloroplas yang berkembangdalam batang dan sel daun mengandung pigmen hijau yang dalam fotositesismenyerap tenaga matahari untuk mengubah karbon dioksida menjadi gula. lombok. Kloroplas memperbanyakdiri dengan memisahkan diri secara bebas dari pembelahan inti sel.seperti misalnya warna khas wortel. dan daun mahkota bunga. Partikel-partikeltadi mensintesis protein serta menerima perintah melalui RNA tersebut Kloroplas Kloroplas adalah benda terbesar dalam sitoplasma. jeruk. . mulai dari kuning sampai merah tua. atau RNA. Tugaskimiawinya yang sesungguhnya dalam tumbuhan berlu diketahui.Endoplasma Jaring-jaring endoplasma adalah jaringan keping kecil-kecil yang tersebar bebasdi antara selaput selaput di seluruh sitoplasma dan membentuk saluranpengangkut bahan.Kromoplas banyak warnanya. yaknisumber energi kimia dan makanan bagi tetumbuhan.

.

atau RNA. Partikel-partikeltadi mensintesis protein serta menerima perintah melalui RNA tersebut Kloroplas Kloroplas adalah benda terbesar dalam sitoplasma.Endoplasma Jaring-jaring endoplasma adalah jaringan keping kecil-kecil yang tersebar bebasdi antara selaput selaput di seluruh sitoplasma dan membentuk saluranpengangkut bahan. yaknisumber energi kimia dan . Kloroplas yang berkembangdalam batang dan sel daun mengandung pigmen hijau yang dalam fotositesismenyerap tenaga matahari untuk mengubah karbon dioksida menjadi gula. Jaring-jaring ini biasanya berhubungan dengan ribosom (titik-titik merah) yang terdiri dari protein dan asam nukleat.

Sel terdiri dari membran sel. Setiap sel bergantung pada sel-sel yang lain untuk melakukan fungsi-fungsi yang tidak dapat dilakukan sendiri contohnya adalah sel saraf dengan cepat meneruskan sinar listrik ke dalam tubuh tetapi bergantung seluruhnya pada sel-sel darah merah untuk memberikan kepadanya oksigen yang amat diperlukannya. mulai dari kuning sampai merah tua. jeruk. dan daun mahkota bunga. Sejarah. Kloroplas memperbanyakdiri dengan memisahkan diri secara bebas dari pembelahan inti sel.Kromoplas banyak warnanya. Baik secara struktural maupun fungsional. terdapat persamaan tertentu pada sifat-sifat bentuk dan fungsional yang lazim bagi kebanyakan sel. nukleus dan organel-organel lain yang masing-masing mempunyai fungsi khusus dan secara terpadu menyusun sistem yang kompak. (Kimball. 1992). 2004). misalnya ovum dari bangsa burung dari beberapa alga.seperti misalnya warna khas wortel. (Tim Biologi. Sel Hewan/Tumbuhan) March 7. Tugaskimiawinya yang sesungguhnya dalam tumbuhan berlu diketahui. Suatu sel yang sangat aktif melakukan metabolisme tidak akan mempunyai volume yang besar. Pengaertian sel dan Organel Sel merupakan unit terkecil tubuh makhluk hidup.Prokariotik. Kromoplas Karoten Kromoplas karoten memberikan warna yang khas bagi masing-masing tumbuhan. 2011 TUGAS FISIOLOGI HEWAN AIR SEL DAN ORGANEL 1.makanan bagi tetumbuhan. Dua bagian yang pokok dari sel . Besarnya dibatasi oleh membran. Sel dan Organel (Pengertian. Struktur/Fungsi. lombok. Pada umumnya sel itu bersifat mikroskopis. Meskipun tipe sel itu bermacam-macam. sitoplasma. Eukariotik.

oleh karena itu selaput plasma bersifat Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton). Selanjutnya pada tahun 1885 seorang ilmuwan Jerman. Sitoplasma dan Organel Sel. 1989). mitokondria. 2. Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah:Protein – Lipid – Protein Þ Trilaminer Layer Lemak bersifat Hidrofebik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat Hidrofilik (larut dalam air). Selektif permeabel berarti hanya dapat memasukkan di lewati molekul tertentu saja. glanula. Perkembangan mikroskop selama hampir 200 tahun berikutnya telah memberikan kesempatan bagi para ahli untuk meneliti susunan tubuh makhluk hidup. yaitu: 1. Sejarah penemuan sel Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan Inggris Robert Hooke yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Anton van Leeuwenhoek melakukan banyak pengamatan terhadap benda-benda dan jasad-jasad renik dan menunjukkan pertama kali pada dunia ada “kehidupan di dunia lain” yang belum pernah dilihat oleh manusia. 1810-1882). Struktur dan Fungsi Sel Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian. Mereka menyimpulkan bahwa setiap mahluk hidup tersusun atas sel. Karyanya menjadi dasar bagi cabang biologi yang penting saat ini: mikrobiologi. 3. kloroplas. 1804-1881) dan Theodor Schwann (ahli hewan. Sitoplasma sebagai suatu zat cair yang kental yang berfungsi bagi sel. badan golgi. dan pigmen.adalah sitoplasma dan nukleus. Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma). 3. Selaput Plasma (Plasmalemma) Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein). sentriol. 2. Inti Sel (Nukleus). . Rudolf Virchow. Kata sel berasal dari kata Latin cellulae yang berarti ‘kamar-kamar kecil’. Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain. mengamati bahwa sel dapat membelah diri dan membentuk sel-sel baru. 1. Serangkaian penelitian telah dilakukan oleh 2 orang ilmuwan dari [[Jerman] yaitu Matthias Schleiden (ahli tumbuhan. (Amiruddin.

Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan). serta reaksi terhadap rangsang. Sebagian besar proses di dalam sitoplasma diatur secara enzimatik.R) • RE. di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan Lamel Tengah (Middle Lamel) yang dapat terisi oleh zatzat penguat seperti Lignin. Suberine dan lain-lain. Organel Sel tersebut antara lain : a. Pada Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada hewan. sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel. Vakuola memiliki peran penting sebagai tempat penampungan produk sekunder yang berbentuk cair.R) Fungsi R. Agranuler (Smooth E. butir-butir tepung. adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Struktur R. Retikulum Endoplasma (RE. . selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel (Cell Wall). respirasi (perombakan). terdapat pula vakuola. Cairan yang mengisi vakuola berbeda-beda. Chitine.E. b. Selain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah. Ribosom (Ergastoplasma). Pektin.Khusus pada sel tumbahan. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%).)Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel. Sitoplasma dan Organel Sel. Dikenal dua jenis RE yaitu : • RE. butir silikat dan berbagai produk sekunder lain. Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa. penyimpanan. Selain organel. Granuler (Rough E. namun tidak homogen) yang disebut matriks. Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma).E. Hampir semua kegiatan metabolisme berlangsung di dalam ruangan berisi cairan kental ini. 2. Di dalam sitoplasma terdapat organel-organel yang melayang-layang dalam cairan kental (merupakan koloid. Organellah yang menjalankan banyak fungsi kehidupan: sintesis bahan. sehingga disebut pula ‘cairan sel’. berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel. Fungsi utama kehidupan berlangsung di sitoplasma. tergantung letak dan fungsi sel.

Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan KristaFungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP (energi) .E. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. dan ada pula yang soliter. Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran. Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel.Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil. 3. e. Miitokondria (The Power House). • Proteoplas (untuk menyimpan protein).Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. c. d. Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. g. Dikenal tiga jenis plastida yaitu : 1. Lisosom. misalnya ginjal. Salah satu enzi nnya itu bernama Lisozym. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Plastida Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom) Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel. 2. ada yang melekat sepanjang R.terdiri dari: • Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan. • Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak). misalnya : • Karotin (kuning) . Lekoplas (plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan). karena itu mitokondria diberi julukan “The Power House”. Sentrosom (Sentriol) Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis). Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen. f. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein.

Nikotin. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain. Mikrofilamen Seperti Mikrotubulus. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut TonoplasVakuola berisi : • garam-garam organik • glikosida • tanin (zat penyamak) • minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Kinin. Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol. Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel. tetapi lebih lembut. Likopersin dan lain-lain) • enzim • butir-butir patiPada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil. Vakuola (RonggaSel) Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. kaku. j. Inti Sel (Nukleus) Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu : • Selapue Inti (Karioteka) . Flagela dan Silia. berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai “rangka sel”. 3. Roseine pada mawar Zingiberine pada jahe) • alkaloid (misalnya Kafein. dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati). Mikrotubulus Berbentuk benang silindris. i.k. Peroksisom (Badan Mikro) Ukurannya sama seperti Lisosom.• Fikodanin (biru) • Fikosantin (kuning) • Fikoeritrin (merah) h.

sedangkan pada bakteri gram negative berkisar antara 5 – 20%. misalnya dijumpaipada bakteri. karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein. yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negative. dan mikoplasma. 1. Struktur Sel Eukariotik Sel eukariotik merupakan sel yang memiliki selaput inti dengan panjang sel 10-100 μm . ganggang hijau-biru.• Nukleoplasma (Kariolimfa) • Kromatin / Kromosom • Nukleolus(anak inti). fungi. ganggang biru.Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti). Pada bajteri gram positif. yang . Sedangkan. Dinding sel bakteri berfungsi untuk menahan tekanan osmotic sitoplasma. mesosom. Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana. dan membran sel. misalnya protista. Struktur umum sel prokariotik yang diwakili oleh bakteri berturut-turut mulai dari luar ke dalam adalah dinding sel. Struktur Sel Prokariotik dan Eukariotik Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasil mengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel. Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel. Sel eukariotik terdiri atas tiga bagian utama. Berdasarkan hasil pengamatannya. ribosom dan materi inti (DNA dan RNA). 2. sehingga sel tidak mudah pecah akibat masuknya air kedalam sel.5 -3 mm. Struktur Sel Prokariotik Prokariotik meliputi archaebakteria (bakteri purba) dan eubakteria (bakteri modern / bakteri sejati) yang beranggotakan bakteri. 4. para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok. Ukuran sel prokariotik berkisar antara 0. dan hewan. yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Nukleus merupakan inti sel yang berbentuk bulat dan terletak di tengah sel. dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan atau mukopepetida yang dapat dipergunakan sebagai dasar penggolongan bakteri menjadi dua golongan . . mikoplasma dan alga hijau-biru. sitoplasma. hamper 90% komponen dinding selnya tersusun atas peptidoglikan. tumbuhan. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal atau kandungan organel selnya. Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita mengenal 2 penggolongan sel yaitu : . nukleus. sel eukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks. yaitu sitoplasma. misalnya bakteri. membran sel..Sel Prokariotik (sel yang tidak memiliki selaput inti).

5-10 nm. dan mitokondria. Sitosol merupakan tempat melekatnya organelorganel. 2. sehingga tidak akan keluar dan merusak isi sel. Sitosol merupakan cairan berbentuk pekat yang mengisi sekitar 55% volume sel dan penting dalam metabolisme perantara. Membran sel. di mana RE kasar ditaburi oleh ribosom. dan oligosakarida. sekaligus menghancurkan benda asing atau sisa-sisa sel yang dibawa ke dalam sel melalui mekanisme endositosis. peroksisom. Lisosom (enzim-enzim) terbentuk dari sintesis protein di retikulum endoplasma dan dibawa melalui vesikel terselubung dari aparatus Golgi. Ribosom berfungsi untuk mensintesis lanjut protein tersebut. Aparatus Golgi menerima protein tersebut melalui vesikel transportasi yang berasal dari retikulum endoplasma. terdiri atas lipid.2 μm yang mengandung enzim-enzim oksidatif yang berfungsi untuk mendetoksifikasi zat sisa yang masuk ke dalam sel dengan cara melepaskan atom hidrogen yang dipindahkan ke oksigen molekular sehingga menjadi peroksida. kolesterol. Retikulum endoplasma (RE) merupakan organel yang terdiri atas RE halus dan RE kasar. yang memiliki ketebalan berkisar 7. Ada lima jenis utama organel yang menempati sitosol: retikulum endoplasma.mengandung asam deoksiribosa nukleat (DNA) yang berfungsi untuk mengarahkan sintesis protein untuk kemudian diolah menjadi hormon-hormon dan enzim-enzim. protein.5-1. serta menyimpan cetak biru genetik yang diwariskan antar generasi untuk menjaga agar sifatsifat yang dimiliki oleh satu generasi sama dengan sifat-sifat yang dimiliki oleh generasi sebelumnya. Peroksisom merupakan organel bulat bermembran dengan garis tengah 0. aparatus golgi. Sitoplasma merupakan lingkungan di dalam sel selain nukleus. Aparatus Golgi merupakan organel yang berfungsi untuk mengemas dan mendistribusikan protein yang disintesis oleh retikulum endoplasma. 1. di mana satu ribosom mensintesis hanya satu macam protein untuk digunakan di dalam sitosol. lisosom. RE kasar berfungsi untuk mensistesis dan melepaskan protein-protein baru. yaitu untuk menjaga ketetapan isi sel yang berupa cairan sitosol dan mengatur lalu lintas pertukaran zat antara lingkungan ekstraseluler dan lingkungan intraseluler. yang bersifat . Sebagian lagi diarahkan ke lingkungan intrasel untuk membentuk membran sel baru. Lisosom merupakan organel yang mengandung enzim-enzim hidrolitik yang kuat dan berfungsi untuk melakukan perncernaan intrasel. sintesis protein ribosom. Sitoplasma terdiri atas cairan sitosol dan sitoskeleton. Hal ini dimungkinkan karena membran sel bersifat semipermeabel akibat keberadaan protein yang disebut integrin yang memungkinkan untuk terjadinya interaksi antara lingkungan ekstrasel dan lingkungan intrasel. Struktur membran sel adalah dua lapis lipid yang di permukaannya terdapat rantai gula dan protein. Sebagian protein ini ditujukan ke lingkungan ekstrasel sebagai sekretorik yaitu hormon-hormon dan enzim-enzim. 4. dan penyimpanan lemak dan glikogen. Adapun RE halus berfungsi untuk menerima protein yang diproduksi dari RE kasar untuk selanjutnya dikirim melalui vesikel transportasi ke aparatus Golgi. Membran sel memiliki dua fungsi utama. 3. Enzim-enzim ini dibungkus oleh suatu membran. yang mana salah satu komponennya adalah protein.

yang merupakan unsur sitoskeleton dengan garis tengah 6 nm. Contohnya neurofilamen dan filamen pada otot rangka yang menahan unit aktin-miosin agar tersusun dengan benar. yang disebut krista. dan sel tumbuhan.merusak sel. Mitokondria terdiri dari membran luar dan membran dalam. Mitokondria. Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Sel Tumbuhan Sel Hewan Sel Bakteri Sel tumbuhan lebih besar Sel hewan lebih kecil daripadaSel bakteri sangat kecil. Mikrotubulus. yang tersusun atas protein-protein yang berfungsi membentuk serat yang kuat dan tahan lama untuk bagian-bagian sel yang mengalami stres mekanis. Contoh sel eukariotik antara lain sel ragi. mengatur pergerakan silia dan flagela. Mikrofilamen. merupakan unsur terbesar sitoskeleton berbentuk struktur seperti tabung bergaris tengah 22 nm yang tersusun atas tubulin. serta mendistribusikan kromosom selama pembelahan sel mitosis. yang tetap Mempunyai dinding sel [cell Tidak mempunyai dinding sel Mempunyai dinding sel [cell wall] dari selulosa [cell wall] wall] dari lipoprotein . Ruang antarkrista disebut matriks. Peroksida kemudian diubah menjadi air dan oksigen dengan bantuan enzim katalase. Mikrofilamen yang paling banyak dijumpai adalah aktin dan miosin. mikrofilamen. sel protozoa. sel tumbuhan Mempunyai bentuk yang tetapTidak mempunyai bentuk Mempunyai bentuk yang tetap. Sedangkan matriks terdiri dari campuran pekat ratusan enzim yang berbeda yang penting untuk mempersiapkan molekul nutrien untuk pengambilan akhir energi yang dapat digunakan oleh protein di krista. Krista mengandung protein yang berfungsi pada proses transpor elektron pada pencernaan makanan. Mikrotubulus berfungsi mempertahankan bentuk sel yang asimetris. 4. Sitoskeleton merupakan jaringan protein kompleks yang merambahi sitosol dan menunjang serta mengorganisasikan komponen intrasel menjadi susunan yang sesuai dan untuk mengontrol gerakannya. Ada empat unsur penyusun sitoskeleton: 1. enzim dan unsur lainnya ke dalam sitosol. filamen. selain itu juga sebagai transportasi sekresi vesikel. 5. daripada sel hewan. Mikrofilamen berfungsi dalam berbagai sistem kontraktil sel dan sebagai penguat mekanis untuk beberapa tonjolan sel tertentu.5-1 μm dan panjang 10 μm. Kisi-kisi mikrotrabekular. merupakan organel yang berfungsi mengubah energi kimiawi metabolit yang terdapat dalam sitoplasma menjadi energi yang mudah dimanfaatkan oleh sel yaitu ATP. 2. yang merupakan unsur sitoskeleton dengan garis tengah kurang dari 2 nm. sel hewan. 3. berfungsi untuk menampung mikrotubulus. yang berbentuk filamen dengan lebar 0. 5. merupakan filamen ukuran menengah denga garis tengah 7-10 nm. Filamen intermediat.

Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga). Sel sendiri adalah kesatuan structural dan fungsional makhluk hidup dimana keberadaannya sangat berpengaruh terhadap kepribadian dan tingkah laku dari masing masing makhluk hidup Teori-teori tentang sel . 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula) .Mempunyai plastida Mempunyai vakuola [vacuole] atau rongga sel yang besar Tidak mempunyai plastida Tidak mempunyai vakuola [vacuole].Robert Hooke (Inggris. walaupun kadangkadang sel beberapa hewan uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak sebesar yang dimiliki tumbuhan). rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode” . Yang biasa dimiliki hewan adalah vesikel atau [vesicle] Menyimpan tenaga dalam Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) pati bentuk butiran (granul) glikogen Tidak Mempunyai sentrosom Mempunyai sentrosom [centrosome] Tidak memiliki lisosom Memiliki lisosom [lysosome] [lysosome] Nukleus lebih kecil daripada Nukleus lebih besar daripada vakuola vesikel Tidak mempunyai plastida.Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma . Tidak mempunyai vakuola Tidak Mempunyai sentrosom [centrosome] Tidak memiliki nukleus dalam arti sebenarnya Struktur dan fungsi sel In: ilmu Struktur dan fungsi sel – Biologi sel adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sel.Felix Durjadin (Prancis. tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi) .

Robert Brown (Scotlandia.Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla) Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti a. materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran.Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada struktur jaringan tumbuhan dan hewan. Akan tetapi. Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma. konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup.Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid .Organel-organelnya dibatasi membran . Sel Germinal. .Diameter selnya antara 10-100mm . sel yang intinya memiliki membran.Diameter sel antara 1-10mm .. sel yang intinya tidak memiliki membran. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel .Susunan kromosomnya sirkuler Sel Eukariotik . Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru b.Mengandung 4 subunit RNA polymerase . Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut : Sel Prokariotik . Sel Somatis.Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan . sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid . Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik.Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus .Mengandungbanyak subunit RNA polymerase .Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup .Susunan kromosomnya linier Macam Sel Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya a. sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak.Organel-organelnya tidak dibatasi membran . sel eukarion. 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus) .Membran selnya tersusun atas fosfolipid . sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid b. sel prokarion.

garam karbonat dan silikat dari Ca dan Mg. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara. dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel. Dinding sel terdiri daripada selulosa yang kuat yang dapat memberikan sokongan. etanol). dan kolesterol. Dinding sel juga berfungsi untuk menyokong tumbuhan yang tidak berkayu. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. dll . Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. terdiri atas dinding sel dan isi vakuola mari kita bahas masing-masing bagian satu per satu a Dinding sel Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan. badan golgi. Terdapat liang pada dinding sel untuk membenarkan pertukaran bahan di luar dengan bahan di dalam sel. Dinding sel terdiri dari Selulosa (sebagian besar). oligosakarida. glikolipid. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel. . hemiselulosa.Bagian-bagian Sel . b. ion. dan untuk mengekalkan bentuk sel. Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel. terdiri atas inti dan sitoplasma termasuk cairan dan struktur sel seperti : mitokondria. molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa). Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponenkomponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah phosfolipids. dan molekul polar yang sangat kecil (air. Membran sel membungkus organel-organel dalam sel. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak.Bagian hidup(komponen protoplasma). protein. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2.Bagian mati (inklusio). kitin. Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. lignin. perlindungan. Sementara itu. yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus. O2). Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Membran Plasma Membran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma. pektin.

. misalnya sel otot jantung. mitokondria adalah “pembangkit tenaga” bagi sel. Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriers. dan light driven pumps. sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. Difusi. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama. membran dalam. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. yaitu simporter dan antiporter. Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah. 2000]. Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein. Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk.5 – 1. Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memilki aktivitas metabolisme tinggi dan memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah.0 µm. serta ionophore. Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin. dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif. Dengan demikian.5 µm dan panjang 0. ATP driven pumps. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. c. Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0. Transpor pasif ini bersifat spontan. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Jumlah dan bentuk mitokondria bisa berbeda-beda untuk setiap sel. ruang antar membran. dan matriks yang terletak di bagian dalam membran [Cooper. Respirasi merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase.Transpor pasif Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. Transpor aktif Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. osmosis. Mitokondria Mitokondria adalah tempat di mana fungsi respirasi pada makhluk hidup berlangsung. yaitu membran luar. Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri.

Stuktur krista ini meningkatkan luas permukaan membran dalam sehingga meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi ATP. Membran ini merupakan tempat utama pembentukan ATP. ataupun sulfatase. Membran dalam mengandung protein yang terlibat dalam reaksi fosforilasi oksidatif. serta protein transpor yang mengatur keluar masuknya metabolit dari matriks melewati membran dalam. membran luar juga mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani ?-oksidasi menghasilkan Asetil KoA.Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri. Di dalamnya. Terjadi penurunan pH (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi pematangan dan membentuk lisosom. yang dikenal dengan DNA mitkondria (mtDNA). fosfolipase. dan autofagi. autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom lanjut). lipase. yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak beraturan. ATP. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. fagositosis. organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. Mula-mula. Di endosom lanjut. kalsium dan kalium d. pH sekitar 6. ATP sintase yang berfungsi membentuk ATP pada matriks mitokondria. Proses ini berguna pada sel hati. disebut krista [Lodish. membran luar mitokondria menyerupai membran luar bakteri gram-negatif. yang tidak dibawa ke endosom lanjut. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. seperti siklus Krebs. 2001]. reaksi oksidasi asam amino. bagian dari retikulum endoplasma kasar menyelubungi organel dan membentuk autofagosom.Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme endositosis. Di dalam matriks mitokondria juga terdapat materi genetik. Membran dalam yang kurang permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20% lipid dan 80% protein. . nuklease.Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton. transformasi berudu menjadi katak. seperti organel yang tidak berfungsi lagi. . dan reaksi ?-oksidasi asam lemak. ribosom. ADP. Lisosom Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi yang penting bagi sel. dan embrio manusia. fosfatase. . Setelah itu. fosfat inorganik serta ion-ion seperti magnesium. Selain itu. Di dalam endosom awal. glikosidase. Fungsi utama lisosom adalah endositosis. yang disebut endosom awal. Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang digunakan kembali (dibuang ke sitoplasma). materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. Luas permukaan ini meningkat sangat tinggi diakibatkan banyaknya lipatan yang menonjol ke dalam matriks. Dalam hal ini.

Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi. fungsi utama RE kasar adalah sebagai . Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti “jaringan”). Badan Golgi Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. membran akan membungkus partikel atau mikroorganisme dan membentuk fagosom. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. Ada tiga jenis retikulum endoplasma: RE kasar Di permukaan RE kasar. Tempat untuk memodifikasi protein 6.Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. Badan Golgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi. 2. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut. Kantung ini disebut cisternae. berisi enzim dan bahan-bahan lain. Maka. Kemudian. e. misalnya ginjal. Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut). Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel 7.. 3. beberapa fungsi badan golgi antara lain : 1. sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. Pertama. Membentuk membran plasma. Retikulum Endoplasma RETIKULUM ENDOPLASMA (RE) adalah organel yang dapat ditemukan di seluruh sel hewan eukariotik. tergantung pada jenisnya. Untuk membentuk lisosom f. Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma. Membentuk dinding sel tumbuhan 4. 5. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa.

tempat sintesis protein. yaitu : .kloroplast : plastida yang umumnya berwarna hijau.kromoplast : plastida yang banyak mengandung karoten i. detoksifikasi obatobatan. dijalankan. Selain itu. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. j. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein. Plastida Plastida adalah organel sel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. RE halus mensintesis molekul. Terakhir ialah fase M dimana sentriol bergerak ke kutub-kutub pembelahan dan berlekatan dengan mikrotubula yang tersusun atas benang-benang spindel. Terdapat sejumlah fase tersendiri dalam duplikasi sentrosom. g. Fase G2 merupakan tahapan ketika sentriol anak yang baru terbentuk tadi telah memanjang. RE sarkoplasmik RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. RE halus tidak memiliki bintikbintik ribosom di permukaannya. RE halus Berbeda dari RE kasar. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. Pada siklus sel di tahapan interfase. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon. yaitu sentirol anak akan mulai terbentuk sehingga nanti akan menjadi dua pasang sentriol. terdiri dari : klorofil a dan b (untuk fotosintesis). terdapat fase S yang terdiri dari tahap duplikasi kromoseom. sebagai tempat sintesis ribosom. dan diakhiri h. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. Sentriol (sentrosom) Sentorom merupakan wilayah yang terdiri dari dua sentriol (sepasang sentriol) yang terjadi ketika pembelahan sel. nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. Nukleus Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid. Vakuola .leukoplast : plastida yang berbentuk amilum(tepung) . RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. Kemudian dilanjutkan dengan S. dan duplikasi sentrosom. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. dimana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutubkutub sel yang sedang membelah. kondensasi kromoson. dimulai dengan G1 dimana sepasang sentriol akan terpisah sejauh beberapa mikrometer. dan karoten . sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. xantofil. ada tiga macam plastida. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai.

Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri. Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya.Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen. kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. Sel Hewan : * tidak memiliki dinding sel * tidak memiliki butir plastida * bentuk tidak tetap karena hanya memiliki membran sel yang keadaannya tidak kaku * jumlah mitokondria relatif banyak * vakuolanya banyak dengan ukuran yang relatif kecil * sentrosom dan sentriol tampak jelas 2. dll 3. Sel Tumbuhan * memiliki dinding sel * memiliki butir plastida * bentuk tetap karena memiliki dinding sel yang terbuat dari cellulosa * jumlah mitokondria relatif sedikit karena fungsinya dibantu oleh butir plastida * vakuola sedikit tapi ukurannya besar * sentrosom dan sentriolnya tidak jelas . fenol. memelihara tekanan osmotik sel 2. fungsi vakuola adalah : 1. mengadakan sirkulasi zat dalam sel Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful