PLTMH « ade sal weblog’s

Go!

Home ADE SAL

Tulisan tulisan yang dikaitkan (tagged) PLTMH
PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO Electrical Engineering Dept.
MIKROHIDRO 1. Tujuan dari Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro Hidro Mikrohidro adalah istilah yang digunakan untuk instalasi pembangkit listrik yang mengunakan energi air. Kondisi air yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber daya (resources) penghasil listrik adalah memiliki kapasitas aliran dan ketiggian tertentu dad instalasi. Semakin besar kapasitas aliran maupun ketinggiannya dari istalasi maka semakin besar energi yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Biasanya Mikrohidro dibangun berdasarkan kenyataan bahwa adanya air yang mengalir di suatu daerah dengan kapasitas dan ketinggian yang memadai. Istilah kapasitas mengacu kepada jumlah volume aliran air persatuan waktu (flow capacity) sedangan beda ketingglan daerah aliran sampai ke instalasi dikenal dengan istilah head. Mikrohidro juga dikenal sebagai white resources dengan teluemahan bebas bisa dikatakan “energi putih“. Dikatakan demikian karena instalasi pembangkit listrik seperti ini mengunakan sumber daya yang telah disediakan oleh alam dan ramah lingkungan. Suatu kenyataan bahwa alam memiliki air terjun atau jenis lainnya yang menjadi tempat air mengalir. Dengan teknologi sekarang maka energi aliran air beserta energi perbedaan ketinggiannya dengan daerah tertentu (tempat instalasi akan dibangun) dapat diubah menjadi energi listrik, Seperti dikatakan di atas, Mikrohidro hanyalah sebuah istilah. Mikro artinya kecil sedangkan hidro artinya air. Dalam, prakteknya istilah ini tidak merupakan sesuatu yang baku namun bisa dibayangkan bahwa Mikrohidro, pasti mengunakan air sebagai sumber energinya. Yang membedakan antara istilah Mikrohidro dengan Minihidro adalah output daya yang dihasilkan. Mikrohidro menghasilkan daya lebih rendah dari 100 W, sedangkan untuk minihidro daya keluarannya berkisar antara 100 sampai 5000 W. Secara teknis, Mikrohidro memiliki tiga komponen utama yaitu air (sumber energi), turbin dan generator. Air yang mengalir dengan kapasitas tertentu disalurkan clan ketinggian tertentu menuju rumah instalasi (rumah turbin). DI rumah instalasi air tersebut akan menumbuk turbin dimana turbin sendiri, dipastikan akan menerima energi air tersebut dan mengubahnya menjadi energi mekanik berupa berputarnya poros turbin. Poros yang berputar tersebut kemudian ditransmisikan ke generator dengan mengunakan kopling. Dari generator akan dihaslikan energi listrik yang akan masuk ke sistem kontrol arus listrik sebelum dialirkan ke rumah-rumah atau keperluan lainnya (beban). Begitulah secara ringkas proses Mikrohidro merubah energi aliran dan ketinggian air menjadt energi listrik. Terdapat sebuah peningkatan kebutuhan suplai daya ke daerah-daerah pedesaan di sejumlah negara, sebagian untuk mendukung industri-industri, dan sebagian untuk menyediakan penerangan di malam hari. Kemampuan pemerintah yang terhalang oleh biaya yang tinggi dari perluasan jaringan listrik, sering membuat Mikro Hidro memberikan sebuah alternatif ekonomi ke dalam jaringan. Ini karena Skema Mikro Hidro yang mandiri menghemat biaya dari jaringan transmisi, dan karena skema perluasan jaringan sering memerlukan biaya peralatan dan pegawai yang mahal. Dalam kontrak, Skema Mikro Hidro dapat didisain dan dibangun oleh pegawai lokal dan organisasi yang lebih kecil dengan mengikuti peraturan yang lebih longgar dan menggunakan teknologi lokal seperti untuk pekerjaan irigasi tradisional atau mesin-mesin buatan lokal. Pendekatan ini dikenal sebagai Pendekatan Lokal. Gambar 1 menunjukkan betapa ada perbedaan yang berarti antara biaya pembuatan dengan listrik yang dihasilkan.

Gambar 1. Skala Ekonomi dari Mikro-Hidro (berdasarkan data tahun 1985) Keterangan gambar 1 Average cost for conventional hydro Band for micro hydro Capital cost Capacity = Biaya rata-rata untuk hidro konvensional. = Kisaran untuk mikro-hidro = Modal = Kapasitas (kW)

2. Komponen-komponen Pembangkit Listrik Mikro Hidro

1 of 14

dikenal sebagai sebuah Turbin. Settling Basin (Bak Pengendap) Bak pengendap digunakan untuk memindahkan partikel-partikel pasir dari air. Headtank (Bak Penenang) Fungsi dari bak penenang adalah untuk mengatur perbedaan keluaran air antara sebuah penstock dan headrace. Turbine dan Generator (Turbin dan Generator) 2 of 14 . Penstock (Pipa Pesat/Penstock) Penstock dihubungkan pada sebuah elevasi yang lebih rendah ke sebuah roda air. Fungsi dari bak pengendap adalah sangat penting untuk melindungi komponenkomponen berikutnya dari dampak pasir. dan untuk pemisahan akhir kotoran dalam air seperti pasir. Headrace (Saluran Pembawa) Saluran pembawa mengikuti kontur dari sisi bukit untuk menjaga elevasi dari air yang disalurkan.PLTMH « ade sal weblog’s Diversion Weir dan Intake (Dam/Bendungan Pengalih dan Intake) Dam pengalih berfungsi untuk mengalihkan air melalui sebuah pembuka di bagian sisi sungai (‘Intake’ pembuka) ke dalamsebuah bak pengendap (Settling Basin). kayu-kayuan.

97 : 0. Variasi seperti ini akan tergantung pada karakteristik khusus dari lokasi dan skema keperluan-keperluan dari pengguna.95 (tergantung pada panjangnya) : 0. Daya yang manfaatnya dikirim adalah daya bersih. TEKNOLOGI MIKROHIDRO Sebuah skema hidro memerlukan dua hal yaitu debit air dan ketinggian jatuh (biasa disebut ‘Head’) untuk menghasilkan tenaga yang bermanfaat.80 ~ 0.70 ~ 0. Ini adalah sebuah sistem konversi tenaga. Gambar. disebut dengan ‘Beban’ (Load). dimana diberi tenaga oleh skema hidro. menyerap tenaga dari bentuk ketinggian dan aliran.005)/ Hgross >: 0. mesin bubut kayu dan sebagainya).0 – (panjang saluran × 0. Sebagai sebuah contoh. pemeras minyak. Tidak ada sistem konversi daya yang dapat mengirim sebanyak yang diserap dikurangi sebagian daya hilang oleh sistem itu sendiri dalam bentuk gesekan. persamaan diatas dirubah ke persamaan berikut. Pnet = Pgross ×Eo kW Daya kotor adalah head kotor (Hgross) yang dikalikan dengan debit air (Q) dan juga dikalikan dengan sebuah faktor (g = 9. Pnet.PLTMH « ade sal weblog’s Perputaran gagang dari roda dapat digunakan untuk memutar sebuah alat mekanikal (seperti sebuah penggilingan biji. bebannya adalah sebuah penggergajian kayu. Daya yang masuk. atau total daya yang diserap oleh skema hidro. Dalam kasus ini. Eo = Ekonstruksi sipil × Epenstock × Eturbin × Egenerator × Esistem kontrol × Ejaringan × Etrafo Biasanya Ekonstruksi sipil Epenstock Eturbin Egenerator Esistem kontrol> Ejaringan Etrafo : 1.98 Ekonstruksi sipil dan Epenstock adalah yang biasa diperhitungkan sebagai ‘Head Loss (Hloss)/kehilangan ketinggian’. Kemungkinan lain adalah bahwa saluran dapat dihilangkan dan sebuah penstock dapat langsung ke turbin dari bak pengendap pertama. Tipe ini adalah metode paling sederhana untuk mendapatkan tenaga air tetapi belakangan ini tidak digunakan untuk pembangkit listrik karena efisiensinya rendah.98 (tergantung pada panjang jaringan) : 0. Head adalah ketinggian vertikal dimana air jatuh.90 ~ 0. Semua efisiensi dari skema gambar di atas disebut Eo. dan menyalurkan tenaga dalam bentuk daya listrik atau daya gagang mekanik. Ini penting untuk menggunakan unit-unit yang benar. sehingga persamaan dasar dari pembangkit listrik adalah : Pnet = g ×Hgross × Q ×Eo kW (g=9. Dalam Gambar 2. Dan Eo terbagi sebagai berikut. suara dan sebagainya. 3 of 14 .90 ~ 0.8) dimana head dalam meter. Persamaan konversinya adalah: Daya yang masuk = Daya yang keluar + Kehilangan (Loss) atau Daya yang keluar = Daya yang masuk × Efisiensi konversi Persamaan di atas biasanya digunakan untuk menggambarkan perbedaan yang kecil.85 (tergantung pada tipe turbin) : 0. Tentu saja ada banyak variasi pada penyusunan disain ini. adalah daya kotor. Mesin-mesin atau alat-alat.002 ~ 0. Pgross. air dimasukkan secara langsung ke turbin dari sebuah saluran tanpa sebuah penstock seperti yang terlihat pada penggergajian kayu di Gambar 2.8). dan debit air dalam meter kubik per detik (second (s)). Pnet= g ×(Hgross-Hloss) ×Q ×(Eo – Ekonstruksi sipil – Epenstock ) kW Persamaan sederhana ini harus diingat: ini adalah inti dari semua disain pekerjaan pembangkit listrik. panas.95 (tergantung pada kapasistas generator) : 0. atau untuk mengoperasikan sebuah generator listrik.

jarang yang merupakan jenis waduk (bendungan besar). Konsekuensinya lokasi rumah pembangkit (power house) berada pada tempat yang serendah mungkin. • Kondisi dasar sungai Lokasi intake harus memiliki dasar sungai yang relatif stabil.3. long penstock following river). saluran pembuangan air ( tail race ) harus terlindung oleh kondisi alam. Dasar sungai berupa lapisanllempeng batuan merupakan tempat yang stabil. Air dari intake dialirkan ke turbin menggunakan saluran pembawa air berupa kanal dan pipa pesat (penstock). bak pengendap dan penenang. Tempat di mana kemiringan sungainya kecil. lantai rumah pembangkit harus selalu lebih tinggi dibandingkan permukaan air sungai. rumah pembangkit dan saluran pembuangan. Hal tersebut sering terjadi pada intake yang ditempatkan pada sisi luar sungai. Konstruksi bangunan intake untuk mengambil air langsung dari sungai dapat berupa bendungan (intake dam) yang melintang sepanjang lebar sungai atau langsung membagi aliran air sungai tanpa dilengkapi bangunan bendungan. Di samping faktor geografts yang memungkinkan. umumnya memiliki dasar sungai yang relatif stabil. Penggunaan pipa pesat memerlukan biaya yang iebih besar dibandingkan pembuatan kanal terbuka. tinggi jatuhan air ( head ) dapat pula diperoleh dengan membendung aliran air sehingga permukaan air menjadi tinggi.PLTMH « ade sal weblog’s Efisiensi sistem yang spesifik untuk sebuah skema yang berjalan pada disain aliran penuh. serta memungkinkan masuknya aliran air menuju ke rumah pembangkit. Basic lay-out pada perencanaan pengembangan PLTMH dimulai dari penentuan lokasi intake. paralel dengan sungai (gbr 5. Disarankan ujung saluran tail race tidak terletak pada bagian sisi luar sungai karena akan mendapat beban yang besar pada saat banjir. Pada kondisi yang tidak memungkinkan diperoleh lokasi intake dengan dasar sungai yang relatif stabil dan erosi pada dasar sungai memungkinkan teladi. seperti batu-batuan besar. bagaimana aliran air akan dibawa ke turbin dan penentuan tempat rumah pembangkit untuk rnendapatkan tinggi jatuhan ( head ) optimum dan aman dari banjir. Pada lay out dasar digambarkan rencana untuk mengalirkan air dari intake sampai ke saluran pembuangan akhir. hal ini akan menghambat aliran air memasuki intake. Lokasi intake yang baik terletak sepanjang bagian sungai yang relatif lurus (a). • Lokasi bangunan intake Pada umumnya instalasi PLTMH merupakan pembangkit listrik tenaga air jenis aliran sungai langsung. batang pohon serta berbagai material yang terbawa banjir akan mengarah pada bagian tersebut. Dasar sungai yang tidak stabil inudah mengalami erosi sehingga permukaan dasar sungai lebih rendah dibandingkan dasar bangunan intake. Sementara itu bagian sisi dalam sungai (c) merupakan tempat terjadinya pengendapan lumpur dan sedimentasi. saluran pembavia. Lokasi intake harus dipilih secara cermat untuk menghindarkan masalah di kemudian hari. penggunaan pipa pesat yang panjang tidak dapat dihindari. Pendekatan dalam membuat lay out sistem PLTMH adalah sebagai berikut: Air dari intake dialirkan melalui penstok sampai ke turbin. Pada bagian sisi luar sungai (b) mudah erosi serta rawan terhadap banjir. Data dan informasi ketinggian permukaan sungai pada waktu banjir sangat diperlukan dalam menentukan lokasi rumah pembangkit. schingga tidak cocok untuk lokasi intake. saluran pelimpah. pipa pesat. Batti-batuan. Karena alasan keamanan dan 6nstruksi. sehingga dalam membuat lay out perlu diusahakan agar menggunakan pipa pesat sependek mungkin. Jalur pemipaan mengikuti aliran air. • Lay-out Sistem PLTMH Lay out sebuah sistem PLTMH merupakan rencana dasar untuk pembangunan PLTMH. • Bentuk aliran sungai Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada instalasi PLTMH adalah kerusakan pada bangunan intake yang disebabkan oleh banjir. di mana aliran akan terdorong memasuki intake secara alami dengan membawa beban (bed load) yang kecil. Selain lokasi rumah pembangkit berada pada ketinggian yang aman. maka konstruksi bangunan intake dilengkapi dengan bendungan untuk menjaga ketinggian dasar sungai di sekitar intake. Secara umum lay-out sistem PLTMH merupakan pembangkit jenis run off river. Semakin tinggi jatuhan air ( head ) maka semakin besar energi potensial air yang dapat diubah menjadi energi listrik. Komponen sistern PLTMH tersebut terdiri dari banaunan intake (penyadap) – bendungan. Metoda 4 of 14 . apalagi bila bangunan intake tersebut tanpa bendungan (intake dam). tertentu yang tidak memungkinkan pembuatan saluran pembawa. memanfaatkan aliran air permukaan (sungai). Pada lokasi. PERENCANAAN PLTMH Pemilihan Lokasi dan Lay out Dasar Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) pada dasarnya memanfaatkan energi potensial air Gatuhan air). • Lokasi rumah pembangkit (power house) Pada dasarnya setiap pembangun an mikrohidro berusaha untuk mendapatkan head yang maksimum.

5 – 0. Flow Pro 2 Discharge 0.75 Diameter 1.2 Manning’s n Slope 0. yaitu : • Volume bak 10 – 20 kali debit yang masuk untuk menjamin aliran steady di pipa pesat dan mampu meredam tekanan balik pada saat penutupan aliran di pipa pesat.128 1.PLTMH « ade sal weblog’s ini dapat dipilih seandainya pada medan yang ada tidak memungkinkan untuk dibuat kanal.001 dengan koefisien Manning 0. PERENCANAAN SIPIL • Saluran penghantar (head race) Saluran penghantar berfungsi untuk mengalirkan air dari intake sampai ke bak penenang.962 0. Perlu diperhatikan bahwa penstock harus aman terhadap banjir. saluran pasangan batu tanpa plesteran : 0.000 0.665 0.970 0.3 m/det.876 150. 2.934 0.486 112. Pada perencanaan ini ditetapkan slope saluran pembawa sebesar 0. Kecepatan aliran yang diijinkan dalam saluran ditetapkan dengan asumsi ukuran butir material sedimen 0. saluran tanpa pasangan/plesteran Kecepatan rata aliran yang diijinkan pada perencanaan ini berkisar 0.4.410 Area 1.709 • Bak penenang dan pengendap (head tank) Konstruksi bak penenang dalam perencanaan ini adalah sebagaimana ditampilkan pada gambar 5. Perencanaan saluran penghantar berdasarkan pada kriteria: • Nilai ekonomis yang tinggi • Efisiensi fungsi • Aman terhadap tinjauan teknis • Mudah pengerjaannya • Mudah pemetiharaannya • Struktur bangunan yang memadai • Kehilangan tinggi tekan (head losses) yang kecil Perencanaan hidrolis Dimensi saluran dihitung menggunakan formula untuk perhitungan aliran seragam (uniform flow) pada saluran terbuka.342 Energy 0.656 Depth 0.1 Perhitungan Saluran Pembawa.900 74.057 Subcritical Velocity 0. Depth 0.644 0. Perhitungan dimensi bak penenang dilakukan dengan beberapa kriteria.001 Control Depth 1.881 0.164 1.091 1.012. Proses perencanaan hidrolis saluran pembawa dilakukan menggunakan software engineering hydraulic Flow Pro. saluran pasangan batu plesteran 0.000 Normal Depth XSee Area Crit. 1. seperti sisi sungai berupa tebing batuan.012 0.2 – 0.5 m/det. 5 of 14 .7 m/det. Tabe15. Kecepatan aliran Kecepatan aliran pada saluran penghantar direncanakan sedemikian rupa untuk mencegah sedimentasi akibat kecepatan rendah maupun pengerusan tanah akibat kecepatan tinggi.687 0.940 0.546 Distance 36.907 XSec Area Flow Type 0.909 0.3 mm Kecepatan aliran yang diijinkan pada perencanaan ini adalah : • Kecepatan maksimum • Kecepatan minimum : 2 m/det.991 0.

a 78. • Diameter pipa pesat Diameter minimum pipa pesat dapat dihitung dengan persamaan D=( 10. Pemilihan material berdasarkan pertimbangan kondisi operasi. 2 Material Pipa Pesat Young’s modulus linear expansion of elasticity a (n/m QC)E6 E (N/m 2 )E9 206 0. Bangunan bak penenang dan saluran pembawa direncanakan terjaga ketinggian permukaan pada saat banjir sampai maksimum 25% dari debit desain. Diameter pipa pesat dipilih dengan pertimbangan keamanan. 0.012 0. • Bak penenang diiengkapi pelimpas yang direncanakan untuk membuang kelebihan debit pada saat banjir.D/ 2sf.03 m/det. Ketebalan penstock dipilih untuk menahan tekanan hidrolik dan surge pressure yang dapat terjadi.Kf)+ts dimana : ts = adalah penambahan ketebalan pipa untuk faktor korosi P1 = tekanan hidrostatik. kNi P mm2 D = diameter dalam pipa 6 of 14 . • Pemilihan pipa pesat Data dan asumsi awal perhitungan pipa pesat: • Material pipa pesat menggunakan plat baja diroll dan dilas (welded rolled steel. sistem penyambungan dan biaya.3 n 2 Q 2 L / hf ) 0.7 12 140 54 8.PLTMH « ade sal weblog’s • Bak penenang direncanakan dengan menetapkan kecepatan vertikal partikel sedimer 0. berat.011 0. aksesibility. ketersediaan material dan tingkat rugirugi (fiction losses) seminimal mungkin. Material yang digunakan adalah mild steel (St 37) dengan kekuatan cukup. • Pipa pesat (penstock) Pipa pesat (penstock) adalah pipa yang yang berfungsi untuk mengalirkan air dari bak penenang (forebay tank).015 Perhitungan tebal plat dapat menggunakan persamaan tp = (P i .5 16. tebal dan jenis sambungan (coordination point).75 n. • Konstruksi bak penenang dan pengendap berupa pasangan batu diplester dengan dasar bak berupa cor-an beton tumbuk (tanpa tulangan) kedap air.1 10 11 Ultimate tensile strength (N/m 2 )E6 400 5 13 na 140 340 Material Weleded steel Polyethylene Polyvinyl chloride (PVC) Asbestos cenent Cast iron Dutiie iron • Tebal plat N 0. m Tabel 5. Hat ini dipilih sebagai alternatif terbaik untuk mendaotkan biaya terkecil.009 3.012 Q = debit desain sebesar m3/S L = panjang penstock.55 2. karena berpotensi merusak runner turbin. • Pipa pesat ditempatkan 15 cm di atas dasar bak penenang untuk menghindarkan masuknya batu atau benda-benda yang tidak diijinkan terbawa memasuki turbin. m H = tinggi jatuhan air (gross head).009 0. Perencanaan pipa pesat mencakup pemilihan material.014 0. kemudahan proses pembuatan.1875 Di mana: n = koefisien kekasaran (roughness) untuk welded steel. • Pipa penguras ditempatkan di bak pengendap dan bak penenang sebagai kelengkapan untuk perawatan (pembuangan endapan sedimen). • Pipa pesat ditempatkan pada jarak minimum 4 x D (diameter pipa pesat) dari muka air untuk menjamin tidak terjadi turbulensi dan pusaran yang memungkinkan masuknya udara bersama aliran air di dalam pipa pesat • Bak penenang dilengkapi trash rack untuk mencegah sampah dan benda-benda yang tidak diinginkan memasuki pipa pesat bersama aliran air. diameter penstock. • Head losses pada sistem pemipaan (penstock) diasumsikan sekitar 4% terhadap head gross.

D/2.2 mm.9 untuk pengelasan dengan inspeksi x-ray faktor pengelasan sebesar 0. untuk welded steel 2. Apabila tegangan pada dinding pipa lebih besar maka penentuan diameter dan ketebalan pipa diulang (iterasi) sampai diperoleh kondisi yang aman.61 x {[(D + 0. c yang besarnya C= [ 10 -3 K/(1+ KD/Et)] 0.D 4 ]/ p} 0. saddle support.5 Dimana : K = modulus bulk air. Berat satuan pipa pesat dihitung dengan formula W pipa = PD x t x l x Pbaja Di mana W pipa = kg 1 m pipa pesat D = diameter pipa. Perhitungan rinci kekuatan dan keamanan pipa dilampirkan pada setiap lokasi rencana pengembangan PLTMH. t min = 2.5D + 1.96 Hgross) + PS dimana Po adalah tekanan hidrostatik dalam pipa dengan asumsi headloss 4% Sementara itu tegangan yang terjadi pada dinding pipa adalah s = Pc. Ps (m kolom air) P S = c.2 mm Rekomendasi lain adalah t min =(D+508)/1400 • Waterhammer Pada saat penutupan inlet valve dapat terjadi tekanan gelombang aliran air di dalam pipa yang dikenal sebagai waterhammer.0147) 4 .333 Dimana. berfungsi untuk mengikat dan menahan penstock. Tekanan baiik akibat tertahannya aliran air oleh penutupan katup akan berinteraksi dengan tekanan air yang menuju inlet valve sehingga terjadi tekanan tinggi yang dapat merusak penstock. baik pondasi anchor block. • Tumpuan pipa pesat (saddles support) Tumpuan pipa pesat.PV/g di mana : PV = kecepatan aliran air didalam pipa adalah 4Q/ PD2 g = percepatan gravitasi m/det2 Tekanan total (tekanan kritis) di dalam pipa adalah sebesar.1 x 10′ N/m2 E = modulus elastilk material. Jarak maksimum dudukan pondasi penstok dapat dihitung dengan formula: L = 182. D = diameter dalam penstock (m) P = berat satuan dalam keadaan penuh berisi air (kg/m).1 x 11C N/m2 D = diameter pipa (mm) t = tebal pipa (mm) • Surge pressure pada pipa. 2.8 untuk pengelasan biasa sf = desain tegangan pipa yang diijinkan Pendekatan paling sederhana menggunakan rekomendasi ASME untuk tebal penstock minimum (mm) adalah 2. m pbaja= 7860 kg/M3 Berat air di dalam pipa dihitung sebesar: Di mana: 7 of 14 . Jarak antar tumpuan (L) ditentukan oleh besarnya defleksi maksimum penstock yang diijinkan. Pc: Pc = PO + PS = (0.PLTMH « ade sal weblog’s Kf = faktor pehgelasan sebesar 0. Besarnya tekanan tersebut dipengaruhi oleh faktor • Kecepatan gelombang tekanan ( pressure wave speed ).5 kali diameter pipa (m) di tambah 1. m t = tebal pipa.t Tegangan pada dinding pipa tersebut dibandingkan dengan kekuatan tarik material dan tegangan yang diijinkan.

Kt = koefisien gesekan bentuk pelat trashrack t = tebal plat trashrack b = jarak antar plat trashrack Vo = kecepatan aliran air g = percepatan gravitasi 0 = sudut jatuhan trashrack dengan horisontal Kerugian karena turbulensi.L. Diameter standar pipa dibuat dari plat ukuran 120 cm x 240 cm yang diroll dan dilas.PLTMH « ade sal weblog’s W air = kg 1 m pipa pesat D = diameter pipa. jarak antar tumpuan pipa pesat rata-rata adalah 4 m. P = koefisien gesekan berdasarkan diagram Moody. bilangan Reynolds dan koefisien kekasaran material L = panjang penstock.29 n 2 Q21 D5 .g. Pada perencanaan PLTMH ini. V2 1 2g Di mana. m L panjang pipa. m/det G = percepatan gravitasi. ula-formula di atas.3 Standard Penggunaan Pipa Pesat 8 of 14 . m 31S D diameter penstock. • Rugi-rugi head (Head Losses). Besarnya rugi-rugi pada pipa pesat terdiri dari: Rugi-rugi karena gesekan selama aliran didalam pipa. sebagaimana dapat dilihat di tabel 5. bukaan katup. m Persamaan empiris lainnya yang dapat digunakan untuk menghitung rugi-rugi gesekan ini adalah: (Hf 1 L) = 10. perubahan penampang aliran Reduksi head losses dapat dilakukan dengan cara : • Penggunaan diameter pipa yang lebih besar (harus mempertimbangkan biaya) • Mengurangi belokan pada penstock dan pemilihan dimensi yang terbaik untukmendapatkan rugi-rugi yang kecil.V 2 / 2. m 1 = panjang pipa satuan. Rugi-rugi head (head losses) diberikan oleh faktor: • Kerugian karena gesekan saat aliran air melewati trashrack • Kerugian gesekan aliran fluida di dalam pipa • Kerugian karena turbulensi aliran yang dipengaruhi belokan. P = W pipa + W air . HI HI total.D Di mana . Tabel 5. 0. koefisien losses.3. m V = kecepatan rata-rata.333 dimana: Hf head losses karena gesekan aliran di dalam pipa. m/det2 D = diameter pipa pesat.012 untuk material welded steel Q debit.25nD 2 x 1 x pair Berat satuan pipa berisi penuh air adalah. 1 m p air = 1000 kg/m3 W air = 0. hfriction Hfriction = P. m n koefisien kekasaran Manning. ~ total besarnya adalah ~ total = Onlet loss + ~ belokantelbow + ~inlet valve + ~reducer/difusor + ~draf’Lube Berdasarkan perhitungan menggunakan form. m Kerugian karena gesekan pada aliran metalui trashrack dapat dihitung dengan formula Kirchmer sebagai berikut t pr27sin lb 2g dimana . maka pada perencanaart PLTM ini ukuran pipa pesat distandarisasi untuk memudahkan aplikasi di lapangan.

Putaran poros turbin ini akan diubah oleh generator menjadi tenaga listrik. kaplanlpropeller) Daerah aplikasi berbagai jenis turbin air relatif spesifik. Pada tahap awal. sementara turbin propeller sangat efektif beroperasi pada head rendah. H =head. Berdasarkan prinsip kerjanya .015 0. yaitu : v v v Faktor tinggi jatuhan air efektif (Net Head) dan debit yang akan dimanfaatkan untuk operasi turbin merupakan faktor utama yang mempengaruhi pemilihan jenis turbin. Faktor daya (power) yang diinginkan berkaitan dengan head dan debit yang tersedia. Kekasaran Manning beberapa material Penstock Wdded~1 pc~yiem (M) PVC Adx~c~nt 0~kw cam hw V~-~(m. sebuah turbin reaksi (propeller) dapat mencapai putaran yang diinginkan. Kriteria Pemilihan Jenis Turbin Pemilihan jenis turbin dapat ditentukan berdasarkan kelebihan dan kekurangan dari jenis-jenis turbin. Kecepatan (putaran) turbin ang akan ditransmisikan ke generator. Pada beberapa daerah operasi memungkinkan digunakan beberapa jenis turbin. pelton & turgo) untuk jenis ini. ~ f~ m~ 1~) (1. yang didefinisikan dengan formula: Ns = N x P0. kW H = head efektif . Pemilihan Turbin Turbin air berperan untuk mengubah energi air (energi potensial.81 xQxHx qt dimana (2) 9 of 14 .PLTMH « ade sal weblog’s Tabel 5. m Q = desain debit.014: (1. v Turbin reaksi ( francis. Tabel Daerah Operasi Turbin Jenis Turbin Kaplan dan Propeller Francis Peiton Crossfiow Turgo Variasi Head. m 2 < H < 20 10 < H < 350 50 < H < 1000 6 < H < 100 50 < H < 250 2. 01 2_ TWO 0.011 (1. m 31s Secara umum hasil survey lapangan mendapatkan potensi pengembangan PLTMH dengan tinggi jatuhan (head) 6 – 60 m. pemilihan jenis turbin dapat diperhitungkan dengan mempertimbangkan parameter-parameter khusus yang mempengaruhi sistem operasi turbin. Ketiga faktor di atas seringkali diekspresikan sebagai “kecepatan spesifik.vi) CweffiM. m Output turbin dihitung dengan formula: P=9.” (1. sementara turbin pelton dan crossflow berputar sangat lambat (low speed) yang akan menyebabkan sistem tidak beroperasi.012 PELAKSANAAN ELEKTRIKALMEKANIKAL 1. sebagai contoh : turbin pelton efektif untuk operasi pada head tinggi.51W . Ns”. khususnya untuk suatu desain yang sangat spesifik.6 Koefisier. Pemilihan jenis turbin pada daerah operasi yang overlaping ini memerlukan perhitungan yang lebih mendalam. tekanan pada setiap sisi sudu geraknya lrunnernya – bagian turbin yang berputar – sama. tekanan dan energi kinetik) menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran poros. Pada dasarnya daerah kerja operasi turbin menurut Keller2 dikelompokkan menjadi: Low head powerplant: dengan tinggi jatuhan air (head) :S 10 M3 Medium head power plant:: dengan tinggi jatuhan antara low head dan high-head High head power plant: dengan tinggi jatuhan air yang memenuhi persamaan H ≥ 100 (Q)0-113 dimana.21 dimana : N = kecepatan putaran turbin. yang dapat dikattegoirikan pada head rendah dan medium. turbin air dibagi menjadi dua kelompok: v Turbin impuls (cross-flow. rpm P = maksimum turbin output. Sebagai contoh untuk sistem transmisi direct couple antara generator dengan turbin pada head rendah.

1983) (USBR.8 – 0. Penggunaan kedua jenis turbin tersebut untuk pembangkit tenaga air skala mikro (PLTMH).49/H0. 1989) (Schweiger & Gregory.486 Ns = 513. Diagram Aplikasi berbagai jenis Turbin (Head Vs Debit) Tabel Putaran Generator Sinkron (rpm) Jumlah Pole (kutub) 2 4 Frekuensi . yaitu : Turbin pelton (1 jet) Turbin Francis Turbin Kaplan Turbin Crossfiow Turbin Propeller Ns = 85.9 untuk turbin propellerlkaplan Kecepatan spesifik setiap turbin memiliki kisaran (range) tertentu berdasarkan data eksperimen.7 – 0.6.243 Ns = 3763/H0.75.d 6 m 2. pabrikan. Pemilihan jenis turbin tersebut berdasarkan ketersediaian teknologi secara lokal dan biaya pembuatan/pabrikasi yang lebih murah dibandingkan tipe lainnya seperti pelton dan francis.95.25/H0.9 untuk turbin francis = 0. Sementara untuk penggunaan turbin propeller open flume pabrikasi lokal ditetapkan efisiensi turbin sebesar 0.Ns≤300 40≤Ns≤200 250≤Ns≤ 1000 Dengan mengetahui kecepatan spesifik turbin maka perencanaan dan pemilihan jenis turbin akan menjadi lebih mudah. 1976) Dengan mengetahui besaran kecepatan spesifik maka dimensi dasar turbin dapat diestimasi (diperkirakan).3 m. import).PLTMH « ade sal weblog’s Q H ilt = debit air.98. Putaran turbin baik propeller open flume head rendah dan turbin crossflow memiliki kecepatan yang rendah. 50 Hz 3000 1500 10 of 14 . Sementara pada sistem transmisi mekanik turbin propeller open flume menggunakan sabuk V. m 3 ldetik = efektif head. Kisaran kecepatan spesifik beberapa turbin air adalah sebagai berikut: Turbin pelton TurbinFrancis Turbin Crossflow Turbin Propeller 12≤Ns≤25 60≤. Turbin crossflow 1 banki-mithell untuk head 6 m < H < 60 m. m = efisiensi turbin = 0. khususnya crossfIlow T-14 telah terbukti handai di lapangan dibandingkan jenis crossfiow lainnya yang dikembangkan oleh berbagai pihak (lembaga penelitian.8 – 0. Turbin propeller tipe open flume untuk head rendah s. Pada sistem mekanik turbin digunakan transmisi sabuk flatbelt dan pulley untuk menaikkan putaran sehingga sama dengan putaran generator 1500 rpm. Turbin tipe ini memiliki efisiensi maksimum yang baik sebesar 0.5 (Siervo & Lugaresi. pilihan turbin yang cocok untuk lokasi yang tersedia adalah : 1. 1978) (Schweiger & Gregory.8 – 0. Jenis turbin crosstlow yang dipergunakan pada perencanaart ini adalah crossfiow T-14 dengan diameter runner 0.854 Ns = 2283/H0.505 Ns = 2702/H0. Efisiensi sistem transmisi mekanik flat belt diperhitungkan 0. dengan efisiensi 0.8 untuk turbin crossfiow = 0. 1989) (Kpordze & Wamick. Beberapa formula yang dikembangkan dari data eksperimental berbagai jenis turbin dapat digunakan untuk melakukan estimasi perhitungan kecepatan spesifik turbin. Pada perencanaan PLTMH ini.85 untuk turbin pelton = 0.74 dengan efisiensi pada debit 40% masih cukup tinggi di atas 0.

81 xQxHx n (1) 12 500 • Daya yang ditransmisikan ke generator 14 429 Ptrans = 9.74 untuk turbin crossflow T-14 Putaran Nominal. bila terjadi PLTMH listrik (misal arus lebih) pembangunan PLTMH. Efisiensi generator secara umum adalah • Lokasi sumber material diharapkan pada jarak terdekat dengan lokasi pekerjaan konstruksi v Aplikasi < 10 KVA efisiensi 0.2 = 0. khususnya dalam pekerjaan sipil load. maka beban tersebut akan dialihkan ke sistem tenaga yang diperlukan untuk setiap pekerjaan sesuai dengan standar Apabila komponen tenaga untuk masing-masing harga satuan diperoleh dari analisa kebutuhan pemanas udara (air heater) yang dikenal sebagai ballast load/dumy yang berlaku. m Kaplan. double regulated ill: = efisiensi turbin = Small-medium Kaplan 0. khusus untuk penerangan digunakan pada malam hari dengan 2. – 100 KVA efisiensi 0. semi Komponen biaya pembangunan PLTMH pada studi perencanaan ini terdiri dari v Stop/berhenti secara otomatis 1. khususnya pada program pelistrikan desa sangat dibatasi.95 a. kemampuan memelihara dan membiayai penggunaan listrik. v Trip stop Komponen engineering pada pembangunan gangguandialokasikan untuk kegiatan detail desain. m3/detik H = efektif head.4 2. maupun manual v Kontrol start/stop. Penggunaan listrik masyarakat perdesaan dengan PLTMH ini.5 A. Komponen tenaga Sistem kontrol yang digunakan pada perencanaan PLTMH ini menggunakan pengaturan beban sehingga jumlah output daya generator selalu sama dengan beban. kontrol (switch Hasil perhitunganpanel kontrol minimum terdiri dari Fasillitas operasi analisis harga satuan sesuai jenis pekerjaan dapat dilihat pada lampiran setiap lokasi rencana pembangunan PLTMH.95 untuk V belt Francis (low head) ngen = efisiensi generator 250-500 Daya yang dibangkitkan generator ini yang akan disalurkan ke pengguna.98 untuk flat belt. yaitu 0.9 – 0.85 – 0. Koefisienterjadi penurunan beban di konsumen. 50 Hz. Sistem kontrol ini terintegrasi pada panel Sistem kontrol tersebut telah dapat dipabrikasi peralatan yang digunakan handal pada penggunaan di banyak yang berlaku secara umum dalam pekerjaan sipillkonstruksi. sebagaimana PLTMH. supervisi pembangunan. b.81 x Q x H x nt x nbelt (1) • Daya yang dibangkitkan generator Tabel Run-away speed Turbin.8-2. Turgo 600-1000 2 Salah satu faktor pembatas adalah.8-2 Kebutuhan listrik masyarakat. Pemilihan Generator dan Sistem Kontrol pertimbangan pada siang hari sebagian besar masyarakat bekerja. Kebutuhan listrik masyarakat Crossflow 100-1000 1.85 proyek (penyesuaian biaya transportasi dan pengangkutan) v Aplikasi 50 – 100 KVA efisiensi 0.8-3. 11 of 14 . Engineering (berhenti pada keadaan gangguan: over-under voltage. dan penyiapan dokumen teknis akhir v Emergency shut down. gear). v Generator sinkron. dan terbukti dalam satuan pekedaan. baik otomatis. open flume perhitungan dan analisis harga satuan pekerjaan v Induction Motor satuan merupakan tahapan paling terdepan dari perencanaan turbin propeller Parameter pada perencanaan PLTMH antara lain Spesifikasi generator adalah putaran 1500 rpm. Penggunaan tenaga kerja KVA efisiensi 0. N maks/N P~. Pada model pembangunan lainnya. 3 phasa dengan keluaran tegangan 220 V/380 V.8 • Tenaga kerja yang digunakan menggunakan tenaga kerja lokal di lokasi proyek dengan upah didasarkan pada harga satuan yang berlaku di wilayah tersebut. Komponen peralatan v Induction Generator Controller (IGC) untuk penggunaan IMA Perhitungan koefisien peralatan didasarkan pada secara lokal. Generator adalah suatu peralatan yang berfungsi mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Pada beberapa kasus kegiatan ini dapat diasumsikan terintegrasi pada pelaksana pembangunan.7 – 0.75 untuk turbin propeller open flume lokal Francis (medium & high head) 500-1500 nbelt = 0.8-3. single regulated = debit air. Jenis generator yang digunakan pada perencanaan PLTMH ini ESTIMASI BIAYA PEMBANGUNAN PLTMH adalah : 1 Analisis Harga Satuan sistem eksitasi tanpa sikat (brushless exitation) dengan penggunaan dua tumpuan bantalan (two bearing).2 1.9 Secara umum komponen harga satuan yang diperhitungkan meliputi: v Aplikasi >.8-2. over-under frekuensi. pemilihan pembatas arus terkecil di pasaran.PLTMH « ade sal weblog’s 6 1000 ANALISA EKONOMI MIKROHIDRO Perhitungan Daya dan Energi Listrik 8 750 1 Perhitungan daya listrik pada sistem PLTMH 10 • Daya poros turbin 600 Pt=9.8-2 terbangkit. 2 Komponen Biaya Pembangunan PLTMH otomatis.2 2. pada estimasi biaya pembangunan. v Aplikasi 10 – 20 diluar lokasi. Hal ini didasarkan ketersediaan potensi sumber daya air. hanya 0.81 x Q x H x nt x nbelt x ngen (3) Jenis Turbin dimana : QSemi Kaplan. serta besaran biaya pembangunan. 0.8 – pada tingkatan pengawas dan tukang untuk pekerjaan tertentu dengan upah didasarkan pada harga yang wajar.2 1. sehingga daya yang dapat digunakan untuk setiap sambungan instalasi rumah rata-rata sebesar 110 W.85 • Harga satuan material diperoleh dari harga satuan material dan bahan yang berlaku di wilayah rencana pembangunan PLTMH dan disesuaikan dengan faktor lokasi v Aplikasi 20 – 50 KVA efisiensi 0. sehingga tegangan listrik stabil dan sistem menjadi lebih handal (berumur panjang) 2. Perhitungan analisis hargasebagai Generator (IMAG) sumbu vertikal. N (rpm) 75-100 75-150 250-700 Runaway speed 2-2. Dalam perencanaan jumlah kebutuhan daya di pusat beban harus di bawah kapasitas daya Pelton 500-1500 1. Komponen bahan dan material Sistem pengaturan beban yang digunakan pada perencanaan ini adalah Dalam perhitungan Load Controller dan material yang akan digunakan mengacu pada analisa satuan pekerjaan yang berlaku v Electronic koefisien bahan (ELC) untuk penggunaan generator sinkron c. = 9.

dan melaksanakan komisioning bersama pelaksana pem6ang’unan. penyiapan dan pelaksanaan tender. kegiatan engineering dilaksanakan oleh konsultan teknik yang bertanggung jawab mereview basic desain. base frame. maupun jaringan transmisi dan distribusi. Peralatan Elektrikal – Mekanik Komponen peralatan elektrikal – mekanik meliputi pengadaan sarana dan peralatan : Turbin dan perlengkapannya yang terdiri dari unit turbin. Besar biaya perawatan setiap lokasi akan berbeda. Rumah pembangkit. Pekerjan Sipil Pekerjaan sipil pada pembangunan PLTMH meliputi: Bangunan intake -weir. Komponen biaya engineering ini dihitung berdasarkan kebutuhan minimum penggunaan tenaga ahli senior dan berpengalaman pada bidang pekerjaan sipil. peralatan elektrikal – mekanik.Biaya fain-lain (5%) 4. Bak penenang. Pipa pesat.PLTMH « ade sal weblog’s khususnya yang melibatkan dana cukup besar. 7. Aspek penilaian kelayakan dilakukan dengan kriteria : • Pay back periods atau pengembalian investasi maksimum 213 dari umur ekonomis proyek. kontrak dan legal (5%) dari total biaya fisik dan pajak * Ganti rugi Referensi dari prosentase dan harga satuan orang berdasarkan standar biaya orang nasionai (Bappenas) dan beberapa rekomendasi pada kegiatan pembangunan PLTMH seperti yang dikeluarkan oleh J1CA dan tingkat kewajaran yang berlaku umum. monitoring dan evaluasi proyek di tingkat owner. Pajak yang diperhitungkan pada perencanaan ini adalah PPn sebesar 10%. analisis dilakukan untuk periode tahunan (annual cost). Bangunan pelimpas. Komponen ini diperhitungkan sebagai akibat proses penyiapan dan perencanaan pembangunan PLTMH yang tidak mudah dan memerlukan kegiatan pendukung. Besaran Mokasi biaya pengembangan diestimasi berdasarkan prosentase. manajemen proyek di tingkat owner (pemilik pekerjaan). Bak pengendap. dan juru gambar. Biaya Pengembangan (Project Development) Biaya pengembangan dapat dikatakan sebagai indirect cost. Sebagai acuan. teknik mesin atau elektro. Generator dan base frame Panel kontrol (switch gear dan kontrol beban) Ballast Load Instalasi peralatan elektrikal dan sistem pengkabelan Biaya lain-lain (10%) 3. Jaringan Transmisi. sistem transmisi mekanik. 3. Analisis Finansial Skema On Grid Pada pembangunan PLTMH dengan skerna On-Grid System dilakukan perhitungan kelayakan secara ekonomis. Komponen Lain-lain Komponen lain-lain yang dimaksud pada bagian ini adalah alokasi untuk: Penggunaan alat bantu khusus apabila harus diperlukan seperti: alat berat untuk penataan lokasi. Estimasi biaya operasional untuk setiap PLTMH terlampir pada laporan masing~ masing lokasi PLTMH. dan Instalasi Rumah • Tiang lisfrik • Pengadaan kabel • Instalasi rumah • Biaya lain-lain (5%) 5.Pondasi turbin (under ground). 2. biaya instalasi dan trial run. mengawasi pelaksanaan (supervisi). Saluran pembawa. Distribusi. Pengelola harus dapat menangani kegiatan perawatan dan membiayainya. • NPV (net present value) investasi > 0 • IRR (internal rate of return) > discount rate • Profitability Indeks > 1 Parameter atau asumsi yang digunakan pada perhitungan cash flow ditetapkan sebagai berikut: 12 of 14 . estimasi biaya pengembangan dikelompokan menjadi: * Manajemen proyek (10%) dari total biaya fisik dan pajak * Tender. menyiapkan dokumen teknis akhir. biaya legal. Aktivitas yang berkait dengan kegiatan pengembangan ini adalah kegiatan administrasi proyek.Saluran pembuangan. Kegiatan perawatan ada yang bersifat periodik (penggantian oli) ada yang bersifat temporer setiap ada kerusakan pada fasilitas bangunan sipil. 4 dan 5 di atas. Sebagai gambaran kebutuhan biaya perawatan PLTMH. Komponen Biaya Operasional Perawatan PLTMH memegang peranan penting dalam menjaga sustainibility dan kehandalan operasi. alat angkut khusus untuk peralatan yang berat Keuntungan pelaksana pembangunan (15%) Training/pelatihan operator dan pengelola 6. ganti rugi atas pembebasan tanah apabifa ada. Pajak Komponen pajak dihitung terhadap total pekerjaan meliputi pekerjaan 1. 2.

Biaya pembangunan ini semakin besar untuk kapasitas pembangkitan yang kecil.942 Bayangan 13 of 14 . Besamya biaya pembangunan ini tentunya diharapkan dapat diimbangi oleh kemampuan masyarakat dalam mengoperasikan. nanti diperbarui pada kesempatan berikut Sumber:http://www. Hal ini dapat menjadi acuan apabila pembangunan dilakukan oleh swasta dengan sumber pembiayaan di luar APBD atau APBN. Investasi pembangunan PLTMH akan menarik untuk kapasitas pembangkitan skala minihidro > 100 W Pada skala minihidro ini biaya pembangunan per kW daya terpasang cukup kecil < Rp 10 juta per kW. > 100 kW dapat memberikan kelayakan finansial yang baik dan menarik untuk distudi lebih jauh sebagaimana dapat dilihat pada laporan setiap lokasi.php?Itemid=72&id=20&option=com_content&task=view 50 comments Juni 10. dan equity. Dalam hal ini pembangkitan skala minihidro.. Note: Maaf kalo gambarnya kurang jelas. 2008 Posting Terbaru Perempuan Berparas Cantik yang Tumbuh di Lingkungan yang Buruk Cinta Menuju Surga Sharp Bangun PLTS Terbesar 28 MW Square-wave 12VDC to 240VAC Inverter PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO Rupa dan Rupa Dunia Islam Elektronika Energi Listrik My Self Uncategorized Tag akhlak akidah dunia eletronika energi islam PLTMH PLTS solar cell Blog Stats 18. sehingga tingkat pengembalian investasi lebih baik. > 100 W.net/index.PLTMH « ade sal weblog’s • Kenaikan biaya OM (operasi dan maintenance) setiap tahun sebesar 4% • Suku bunga pinjaman kornersial 17%-18% • Suku bunga deposito 10% • Tingkat resiko penggunaan equity 5% Penyesuaian tarif jual listrik ke PLN setiap tahun 2. Hal ini disebabkan sifat pembangunan PLTMH yang khas sebagai bagian kegiatan pengembangan masyarakat (community development).energiterbarukan. energi listrik yang dijual cukup besar. pendapatan penjualan energi listrik lebih besar. Penutup Investasi pembangunan PLTMH relatif besar sekitar Rp 20 jutalkW terbangkit dengan tidak memasukkan biaya perencanaan dan pengembangan proyek pemerintah. realisasi pelaksanaan pembangunan PLTMH memerlukan kompetensi dari pelaku atau pelaksana pembangunan. Identifikasi potensi pengembangan kegiatan ekonomi produktif seperti agro processing. berkisar Rp 16 – 17 juta untuk kapasitas 40 kW – 50 kW dan di bawah Rp 10 juta per kW untuk skala minihidro. khususnya untuk skerna on grid. mengelola dan mengembangkan PLTMH sebagai motor penggerak kegiatan ekonomi pedesaan dan kegiatan produktif kelompok masyarakat. yaitu berkisar Rp 26 juta per kW untuk kapasitas 20 _-30 W. soalx waktu ap load koneksi internet agak lambat. Pada saatnva.5% Skerna investasi 100% equity. Semakin besar kapasitas pembangkitan maka biaya pembangunan per kW akan menurun. Analisa kelayakan ekonomi pada skema on – grid ini dapat dilihat pada laporan lokasi potensi pembangunan PLTMH (site report). Pada skerna pembangunan PLTMH sebagai unit usaha (on grid system) maka idealnya biaya pembangunan paling efisien dan memberikan tingkat pengembalian yang tinggi yang akan menarik investor/swasta. loan (60%: 40%) Depresiasi 10 tahun Grace periods pengembalian pinjaman 2 tahun Jangka waktu pengembalian pinjaman 10 tahun Berdasarkan hasil analisa kelayakan dapat disimpulkan bahwa faktor tarif menjadi kunci menarik tidaknya investasi pada pembangunan PLTMH. home industri dan agro. industri sangat penting dilakukan baik oleh masyarakat maupun pemerintah dan pihak-pihak yang interest dalam pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat untuk mengoptimalkan fungsi PLTMH selain untuk penerangan.

com. Blog pada WordPress.PLTMH « ade sal weblog’s Cuap-cuap HANIATUL AMALIA on Perempuan Berparas Cantik yang… adesalbg on PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK TENA… Bombong Ahmad Pamuji on PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK TENA… adesalbg on PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK TENA… haris on PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK TENA… adesalbg on PEMBANGKIT ENERGI TENAGA … Armen zulkarnain on PEMBANGKIT ENERGI TENAGA … adesalbg on PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK TENA… ade rasjaya on PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK TENA… Keiko on Perempuan Berparas Cantik yang… Theme: Blix by Sebastian Schmieg . 14 of 14 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful