PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN

DISUSUN OLEH :

TONY GUNAWAN (11650009) EMAIL : goenawaent91@yahoo.co.id Hp : 085643314140 T.INFORMATIKA

FAKULTAS SAINS DAN TEKHNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2012

Meskipun hanya berlangsung 30 tahun. kepemimpinan dari para sahabat Rasul ini disebut periode KhulafaurRasyidin( para pengganti yang mendapatkan bimbingan ke jalan lurus). Selanjutnya pemerintahan Islam dipimpin oleh empat orang sahabat terdekatnya. fungsi sebagai rasullah tidak dapat digantikan oleh siapa pun manusia di dunia ini. mengkonsolidasi dan meletakkan dasar bagi keagungan umat Islam. Fungsi beliau sebagai kepala pemerintahan dan pemimpin masyarakat harus ada yang menggantinya. . KhulafaurRasyidin berhasil menyelamatkan Islam.PENDAHULUAN Setelah Nabi Muhammad SAW wafat. karena pemilihan fungsi tersebut adalah mutlak dari Allah SWT. masa Khalifah KhulafaurRasyidin adalah masa yang penting dalam sejarah Islam.

KHALIFAH ABU BAKAR AS-SIDDIQ (632-634 M) Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW status sebagai Rasulullah tidak dapat digantioleh siapapun(khatamial-anbiya‟wa al-mursalin).Dalam konteks politik kata khalifah berarti penguasa tertinggi. secara politik. Jadi. Maka setelah Nabi Muhammad SAW wafat. pemuka-pemuka Islam segera bermusyawarah untuk mencari pengganti Rasulullah SAW.Mereka mewakili pola kehidupan ideal yang langsung berada di bawah bimbingan wahyu dan sunnah Nabi Muhammad saw.Kata al-Khulafa secara bahasa berasal dari kata khalafa yang berarti pengganti. dalam sabdanya.Keempat sahabat itu adalah Abu Bakar ash-Shiddiqyang menjadi khalifah pada tahun 632-634 M. Orang itulah yang dinamakan “Khalifah” artinya yang menggantikan Nabi menjadi kepala kaum muslimin (pimpinan komunitas Islam) dalam memberikan petunjuk ke jalan yang benar dan melestarikan hukum-hukum Agama Islam. Sementara itu. yang mendapat petunjuk. Usman bin Affan menjadi khalifah tahun 644-656 dan Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah tahun 656-661 M. kehiduapan mereka merupakan hasil pengejawantahan dari wahyu (alQur‟an) dan sunnah Nabi Muhammad saw. Umar bin Khaththab menjadi khalifah tahun 634-644 M. . secara moral keagamaan. Mereka dikatakan mendapat petunjuk karena kehidupannya sangat dekat dengan Nabi Muhammad saw. Istilah itu mengacu kepada para shahabat Nabi Muhammad saw. Dengan demikian. Setelah terjadi perdebatan sengit antara kaum Anshar dan kaum Muhajirin. Sementara kata al-rasyiddin berasal dari kata rasyada yang berarti menjadi lurus atau benar. sahabat Nabi yang disebut al-Khulafa al-Rasyiddin alMahdiyyin itu dibatasai hanya pada sosok empat orang shabat yang menjadi pemimpin ummat Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad saw. akhirnya terpilihlah sahabat Abu Bakarsebagai Khalifah. yang di situ disebutkan al-mahdiyiin. artinya pengganti Rasul SAW yang kemudian disingkat menjadi Khalifahatau Amirul Mu‟minin. yaitu kata al-khulafa dan alrasyiddin. atas ummat Islam.tetapi kedudukan beliau yang keduasebagai pimpinan kaum muslimin mesti segera ada gantinya. Secara moral keberagamaan.PEMBAHASAN PENGERTIAN AL-KHULAFA AL-RASYIDDIN Kata al-Khulafa al-Rasyiddinterdiri dari dua kata. al-Khulafa al-Rasyiddinadalah para pengganti sebagai pemimpin tertinggi yang lurus atau benar. al-Khulafa al-Rasyidin al-Mahdiyyin itu mencakup semua sahabat Nabi Muhammad saw. Mereka itulah yang dikatakan mendapat petunjuk untuk melanjutkan kepemimpinan Nabi Muhammad saw. Istilah al-Khulafa al-Rasyiddin pernah disebut oleh Nabi Muhammad saw. Sedangkan kata al-Khulafa adalah jama‟ dari kata khalif. Dialah yang menegakkan keadilan yang selalu berdiri diataskebenaran.

bukan pemilihan sebagaimanaterjadi pada Abu Bakar. Sebab ketikaitu tidak ada lembaga manapun yang memakai konsep kekhalifahan. Yaitu timbulnya perpecahan. orang yang sangat dipercaya.Keputusan Rasulullah SAW yang tidak menunjuk penggantinya sebelum beliau wafatdan menyerahkan pada forum musyawarah para sahabat merupakan produk budaya Islam yang mengajarkan bagaimana cara mengendalikan negara dan pemerintah secara bijaksana dan demokratis. namun juga sebagai penyelamatIslam darikehancuran karena beliau telah berhasil mengembalikan umat Islam yangtelah bercerai berai setelah wafatnya Rasulullah SAW. 6. Dipercaya oleh rakyat. Disamping itu beliau juga berhasil memperluas wilayah kekuasaan Islam. bahkan dijadikan persepsi bahwaIslam telah berakhir. Abu Bakar bukan hanya dikatakan sebagai Khalifah.setelah rasulullah SAW wafat para sahabat segera berkumpul untuk bermusyawarah disuatu tempat yaitu Tsaqifah BaniSa‟idah guna memilih pengganti Rasulullah (Khalifah) memimpin ummat Islam. 4. Seorang yang dermawan. 5. Sahabat yang sangat dipercaya oleh Rasulullah. Oleh karena itu. Abu Bakar adalah termasuk orang yang pertama memeluk Islam. Abu Bakar menerima jabatan Khalifah pada saat sejarah Islam dalam keadaan krisis dangawat. Memang pengangkatan Abu Bakar berdasarkan keputusan bersama (musyawarah di balai Tsaqifah Bani Sa‟idah) akan tetapi yang menjadi sumber utama kekacauan ialah wafatnyanabi dianggap sebagai terputusnya ikatan dengan Islam. Menurut Fachruddin.Jadi dapat disimpulkan bahwa letak peradabanpada masa Abu Bakar adalah dalam masalah agama (penyelamat dan penegak agama Islam darikehancuran sertaperluasan wilayah) melaluisistem pemerintahan (kekhalifahan) Islam. 3. Peristiwa Tsaqifah Bani Sa’idah Memang diakui oleh seluruh sejarawan bahwa Rasulullah yang wafat tahun 11 H. munculnya para nabi palsu dan terjadinya berbagai pemberontakan yang mengancam eksistensi negeri Islam yang masih baru. Dekat dengan Rasulullah baik dari ilmunya maupun persahabatannya. Akan tetapi konsep kekhalifahan dikalangan Syi‟ah masih ditentang. Menurut Syi‟ahkekhalifahan adalah warisan terhadap Ali dan kerabatnya. Abu Bakar adalah sahabat yang diperintah Rasulullah SAW menjadi Imam Shalat jama‟ah. Terpilihnya Abu Bakar sebagai Khalifah yang pertama dalam ketatanegaraan Islam merupakan salah satu refleksi dari konsep politikIslam. Sikap mereka itu . Abu Bakar terpilih untuk memimpim kaum Muslimin setelahRasulullah disebabkan beberapa hal: 1. 2. sehingga beliau mendapat gelarAs–Siddiq. Musyawarah itu secara spontanitas diprakarsai oleh kaum Anshor. Terlepas dari perbedaan interpretasi tersebut. tidak meninggalkan wasiat tentang orang yang akan penggantikannya. dapat disimpulkan bahwa konsep kekhalifahan adalah produk budaya dibidang politik yang orisinil dariperadaban Islam.

Pihak Anshar mencalonkan Sa‟ad bin Ubaidah. Kedua kelompok masih tetap pada pendiriannya. karena masing-masing kaum mengajukan calon pemimpin dari golongannya sendiri-sendiri. . Sedang dipihak lain terdapat sekelompok orang yang menghendaki Ali Bin Abi Thalib. musyawarah secara bulat menunjuk Abu Bakar untuk menjabat Khalifah dengan gelar “Amirul Mu‟minin”. Baiat tersebut dinamakan baiat tsaqifah karena bertempat dibalai Tsaqifah Bani Sa‟idah. menjadi dasar terbentuknya sistem pemerintahan Khalifah dalam Islam. Dan terpilihnya Abu Bakar menjadi Khali fahpertama. sebab muhajirinlah yang telah merasakan pahit getirnyaperjuangan dalam Islam sejak awalmula Islam. dalam memikirkan siapa pengganti Rasulullah dalam memimpin umat Islam. Setibanya di balai Bani Sa‟idah. akhirnya dengan resiko apapun Abu Bakar tampil kedepan dan berkata “Saya akan menyetujui salah seorang yang kalian pilih diantara kedua orang ini”yakni tidak bisa lebih mengutamakan kami sendiridari padaanda dalam halini”. terbuka dan demokratis. kemudian Umar berbicara untuk mendukung Abu Bakar dan mengangkat setia kepadanya. Setelah mereka sepakat dengan gagasan Umar. situasi menjadi lebih kacau lagi. Ia kemudian pergike kediaman nabi dan mengutus seseorang untuk menemui Abu Bakar. Hingga peristiwa tersebut diketahui Umar. Dalam pertemuan itu mereka mengalami kesulitan bahkan hampir terjadi perpecahan diantara golongan. Disela-sela ketegangan itu kaum Anshor masih menyarankan bahwa harus ada duakelompok. Tetapi pidato Abu Bakar itu tidak dapat meredam situasi yangsedang tegang.menunjukkan bahwa mereka lebih memiliki kesadaran politik dari pada yang lain. Sesudah argumentasi demi argumentasi dilontarkan. Kaum Muhajirin menginginkan supaya pengganti Nabi SAW dipilih dari kelompok mereka. Disamping itu beliau juga pernah menggantikan Rasulullah sebagai imam pada saat Rasulullah sakit. sekelompok demi sekelompok maju ke depan dan bersama-sama membaiat Abu Bakar sebagai Khalifah. Dengan semangat Islamiyyah terpilihlah Abu Bakar . Dengan tenang Abu Bakar berdiridi tengah-tengah mereka.Dia adalah orang yang ideal. Dia tidak memerlukan waktulama untuk menyakinkan kaum Anshor dan yang lain. begitu juga Basyir bin Sa‟ad dari Khazraj(Anshor) agar kita tidak memperpanjang perselisihan ini. Sesuatu yang megikat merekat etap dalam satu kepemimpinan pemerintahan. Kemudia Abu Ubaidahmengajak kaum Anshor agar bersikap toleransi. Kemudian keduanya berangkat dan di perjalanan bertemu dengan Ubaidah bin Jarroh. Pertemua politik itu merupakan peristiwa sejarah yang penting bagi umat Islam. Pertemuan politik itu berlagsung hangat. karena jasa-jasa dan kedudukannya selaku menantu Rasulullah SAW. mereka mendapatkandua golongan besar kaum Anshor dan Muhajirin bersitegang. karena sejakmula pertama Islam diturunkan menjadi pendamping Nabi.Akhirnya situasi dapat sedikitterkendali. kemudian berpidato yangisinya merinci kembali jasa kaum Anshor bagi tujuan Islam. Hal itu berarti kepecahan kesatuan Islam. Disisi lain ia menekankan pula anugrah dari Allah yang memberi keistimewaan kepada kaum Muhajirin yang telah mengikuti Muhammad sebagai Nabi dan menerima Islam lebih awal dan rela hidup menderita bersama Nabi. dialah sahabat yang paling memahami risalah Rasul. bahwa Abu Bakar adalah orangyang paling patut di Madinah untuk menjadi penerus pertama dari Nabi Muhammad SAW. dengan alasan mereka yang menolong Nabi ketika keadaan di Makkah genting.

Ini ditujukan ke Syiria dan Persia. Dalam menghadapi kemunafikan dan kemurtadan ini. termasuk di dalamnya orang yang meninggalkan sholat. Sebenarnya dikalangan sahabat termasuk Umar bin Khatab banyak yang tidak setuju dengan kebijaksanaan Khalifah ini. yang sebelumnya Khalid telah berhasil mengadakan perluasan kebeberapa daerah di Irak dan Persia. Abu Bakar menugaskan 4 panglima perang yaitu Yazid bin Abu Sufyan di tempatkan di Damaskus. untuk memerangi kaum Romawi sebagai realisasi dari rencana Rasulullah. Mereka membedakan antara sholat dan zakat. tidak mau mengakui kewajiban zakat dan mengeluarkannya. Timbulnya kemunafikan dan kemurtadan. Abu Ubaidah diHoms. Pengiriman pasukan Usamah ke Romawi dibumi Syam pada saat itu merupakan langkah politik yang sangat strategis dan membawa dampak positif bagi pemerintahan Islam.Dalam peperangan melawan Persia disebut sebagai “pertempuran . meskipun demikian dalam memutuskan suatu masalah. Sedang kebijaksanaan politik yang diilakukan Abu Bakar dalam mengemban kekhalifahannya yaitu: 1. baik sebagai pemimpin umat maupun sebagai pemimpin pemerintahan. Tetapi Abu Bakar tetap mengirim pasukan Usamahuntuk menyerbu Romawi. jadi kekuasaan legislatif. Mengirim pasukan di bawah pimpinan Usamah bin Zaid.Sistem Politik Islam Masa Khalifah Abu Bakar Pengangkatan Abu Bakar sebagai Khalifah (pengganti Nabi) sebagai mana di jelaskan pada peristiwa Tsaqifah Bani Sa‟idah. Sehingga para npemberontak menjadi gentar. Mereka yang mengaku nabi dan pengikutnya. Mengembangkan wilayah Islam keluar Arab. zakat dan kembali melakukan kebiasaan jahiliyah. tetapi hasil dari musyawarah mufakat umat Islam. ketika beliau masih hidup. Abu Bakar selalu mengajak para sahabat untuk bermusyawarah. maka segala perjanjian dengan Nabi menjadi terputus. Usaha tersebut diperkuat oleh kedatangan Khalid bin Walid dan pasukannya serta Mutsannah bin Haritsah. yaitu meskipun negara Islam dalam keadaan tegang akan tetapi muncul interprestasi di pihak lawan. sebab menurutnya hal itu merupakan perintah Nabi SAW. Alasan mereka. bahwa kekuatan Islam cukup tangguh. eksekutif dan yudikatif terpusat ditangan Khalifah. Abu Bakar tetap pada prinsipnya yaitu memerangi mereka sampai tuntas. Amir bin Ash di Palestina dan Surah bil bin Hasanah di Yordan. 3. 2. Hal ini disebabkan adanya anggapan bahwa setelah Nabi Muhammad SAW wafat. karena dalam negeri sendiri pada saat itu timbul gejala kemunafikan dan kemurta dan yang merambah untuk menghancurkan Islam dari dalam. merupakan bukti bahwa Abu Bakar menjadi Khalifahbukan atas kehendaknya sendiri. Untuk perluasan Islam ke Syiriayang dikuasai Romawi (Kaisar Heraklius). Dengan terpilihnya Abu Bakar menjadi Khalifah. b. maka mulailah beliau menjalankan kekhalifahannya. Adapun orang murtad pada waktu itu ada dua yaitu : a. disamping itu juga dapat mengalihkan perhatian umat Islam dari perselisihan yang bersifat intern. Adapun sistem politik Islam pada masa Abu Bakar bersifat “sentral”.

Suku Bani Ady terkenal sebagai suku yang terpandang mulia dan berkedudukan tinggi pada masa Jahiliah.berantai”. Umar bekerja sebagai saudagar. Pemerintahan Berdasarkan Musyawarah Apabila terjadi suatu perkara. Mereka mengharamkan tindakan penguasa yang menggunakan Baitul Mal untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi. Maka jikalau aku dapat menunaikan tugasku dengan baik. Hal ini karena perlawanan dari Persia yang beruntun dan membawa banyak korban. tetapi jika aku berlaku salah. Amanat Baitul Mal Para sahabat Nabi beranggapan bahwa Baitul Mal adalah amanat Allah dan masyarakat kaum muslimin. maka luruskanlah ! orang yang kamu anggap kuat. KHALIFAH UMAR BIN-KHATAB ( 634-644 M ) Umar bin Khatab adalah keturunan Quraisy dari suku Bani Ady. 3. diskusi. maka bantulah (ikutilah) aku. 4. Kekuasaan Undang-undang Abu Bakar tidak pernah menempatkan diri beliau diatas undang-undang. Sedangkan orang yang kamu lihat lemah. Abu Bakar selalu mencari hukumnya dalam kitab Allah. Konsep Pemerintahan Politik dalam pemerintahan Abu Bakar telah beliau jelaskan sendiri kepada rakyat banyak dalam sebuah pidatonya: “Wahaimanusia! Aku telah diangkat untuk mengendalikan urusanmu. beliaupun menjadikannya sebagai suatu keputusan dan suatu peraturan. Adapun kebijakan di bidang pemerintahan yang dilakukan oleh Abu Bakar adalah: 1. Apapun yang diputuskan mereka setelah pembahasan. dan penelitian. aku pandang lemah sampai aku dapat mengambil hak dari padanya. baik kaum Muslim maupun non Muslim. aku pandang kuat sampai aku dapat mengembalikan hak kepadanya. Dan jika tidak ditemukannya apa yang dicari. kamu tidaklah perlu mentaatiku. Sebelum masuk Islam beliau adalah orang . Beliau juga sebagai duta penghubung ketika terjadi suatu masalah antara kaumnya dengan suku Arab lain. Karena itu mereka tidak mengizinkan pemasukan sesuatu kedalamnya dan pengeluaran sesuatu darinya yang berlawanan dengan apa yang telah ditetapkan oleh syari‟at. namun bilamana aku tiada mematuhi Allah dan Rasul-Nya. Maka hendaklah kamu taat kepadaku selama aku taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan mereka itu dihadapan undang-undang adalah sama seperti rakyat yang lain. beliau pun mengumpulkan tokoh-tokoh yang terbaik dan mengajak mereka bermusyawarah. padahal aku bukanlah orang yang terbaik diantara kamu. Jika beliau tidak memperolehnya maka beliau mempelajari bagaimana Rasul bertindak dalam suatu perkara. 2. Beliau juga tidak pernah memberi sanak kerabatnya suatu kekuasaan yang lebih tinggi dari undangundang.

Umar senantiasa mengajak musyawarah para sahabatnya. bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Belum lagi genap . orang-orang yang terkemuka dalam hal keluasan wawasan dan dalamnya pengetahuan tentang yurisprudensi dan Quran. Umar telah membentuk lembaga-lembaga yang disebut juga dengan ahlul hall wal aqdi. karena dalam pemerintahan Islam. Anggota dewan ini terpilih karena dua hal yaitu : pertama. Nidzamul Maly (Departemen Keuangan) mengatur masalah keuangan dengan pemasukan dari pajak bumi. maka Umar menganggap bahwa tugas utamanya adalah mensukseskan ekspedisi yang dirintis oleh pendahulunya. Dalam masa pemerintahannya. badan ini belum dapat dilaksanakan. ada tiga bentuk : a. dalam arti secarade jure belum terbentuk. fai‟ dan lain-lain. Sedangkan menurut terminologi. Utsman. Al-Katib (Sekretaris Negara). jizyah. di antaranya adalah Abdullah bin Arqam. Muadz bin Jabbal. Meskipun demikian. tetapi setelah beliau masuk Islam dia pulalah yang paling depan dalam membela Islam tanpa rasa takut dan gentar.Zaid bin Tsabit. badan-badan tersebut belumlah terbentuk secara resmi. c. A.yang paling keras menentang Islam. Beranggotakan para sahabat (Anshardan Muhajirin) yang dipilih. Pada masa Umar. Ahlul Hall Wal ‘Aqdi Secara etimologi. Abdurrahman bin Auf. tapi secara de facto telah dijalankan tugas-tugas badan tersebut. bertugas membahas masalah-masalah yang menyangkutkepentingan umum. Tolhah dan Zubair. Dewan Penasihat Umum. ahlulhall wal aqdi adalah lembaga penengah dan pemberi fatwa. Ubay bin Kaab. Dewan PenasihatTinggi. ghanimah. Perluasan Wilayah Ketika para pembangkang di dalam negeri telah dikikis habis oleh Khalifah Abu Bakar dan era penaklukan militer telah dimulai. terdiri dari banyak sahabat (Anshar dan Muhajirin) danpemuka berbagai suku. 6. 2. 4. 5. Majelis Syura (Diwan Penasihat). hanya membahas masalah-masalah khusus. kedua. Departemen Kepolisian dan Penjaga yang bertugas memelihara keamanan dalam negara. 3. b. selama 8 sampai dengan 10 tahun. Dewan antara Penasihat Tinggi dan Umum. diantaranya adalah diwanul jund yang bertugas menggaji pasukan perang dan pegawai pemerintahan. Penjelasan tentang nya merupakan deskri psiumum saja. mereka yang telah mengabdi dalam Dunia politik. B. di antaranya adalah: 1. dan misi Islam. yang terdiri dari alim ulama dan kaum cerdik pandai (cendekiawan) yang menjadi pemimpin-pemimpin rakyat dan dipilih atas mereka. antara lain Ali. Departemen Pendidikan dan lain-lain.yang terdiridariparapemuka sahabatyang terkenal. adalah wakil-wakil rakyat yang duduk sebagai anggota majelis syura. NidzamulIdary (Departemen Administrasi). dalam menjalankan roda pemerintahannya. Dinamakan ahlulhall wal aqdi untuk menekankan wewenang mereka guna menghapuskan dan membatalkan. militer.

Hal itu tidak diberitahukan kepada pasukan hingga selesai perang. Akan tetapi juga tidak sedikit polemik yang terjadi di akhir pemerintahannya. Dengan gerakan cepat. . Khalid yang dipercaya untuk memimpin pasukan di masa Abu Bakar. telah ia tundukkan. sejarah mencatat telah banyak kemajuan dalam berbagai aspek yang dicapai untuk umat Islam. Khalid bersama pasukannya menyeberangi gurun pasir luas kearah Syuriah. Dalam keadaan genting itu. Qinisrun. wafatlah Abu Bakar dan diganti oleh Umar bin al-Khattab.Kota suci dan kiblat pertama bagi umat Islam itu dikepungoleh pasukan Muslim selama empat bulan.Georgia. Dan menjadikan wilayah subur itu sebagai sumber pemasok gandum terpenting bagi Romawi. Bangsa Romawi telah menguasai Mesirsejak tahun 30 SM. Ibu kota negeri itu dipindahkan ke kota Fusthat yang dibangun oleh Amr bin Ash pada tahun 20 H. Dalam pemerintahannya. Khalifah yang baru itu mempunyai kebijaksanaan lain. Keberhasilan pasukan Islam dalam penaklukan Syuriah di masa Khalifah Umar tidak lepas dari rentetan penaklukan pada masa sebelumnya. Iskandariah (ibu kota Mesir) dikepung selama empat bulan sebelum ditaklukkan olehpasukan Islam di bawah pimpinan Ubaidah Ibn as-Samit. Khalifah Abu Bakar telah mengirim pasukan besar dibawah pimpinan Abu Ubaidah Ibn al-Jarrah ke Syuriah. Damascus. Ibu kota Syuriah. maka sempurnalah penaklukan atas Mesir. KHALIFAH USMAN BIN AFFAN ( 644-656 M ) Diantara Khulafaur rasyidin adalah Ustman Ibnu Affan yang memerintah umat Islam paling lama dibandingkan ketiga Khalifah lainnya.satu tahun memerintah. Surahbil dan „Amr bersama pasukannya meneruskan penaklukan atas Baysandan Jerussalem di Palestina. Damascus jatuh ke tangan kaum muslimin setelah dikepung selama tujuh hari. Ia memerintah selama 12 tahun. Abu Bakar memerintahkan Khalid Ibn al-Walid yang sedang dikirim untuk memimpin pasukan ke Irak. Ketika pasukan itu terdesak. diberhentikan oleh Umar dan diganti oleh Abu Ubaidah Ibn al-Jarrah. Akhirnya kota itu dapat ditaklukkan dengan syarat harus Khalifah Umar sendiri yang menerima “kunci kota” itu dari Uskup Agung Shoporonius. Mesopotamia bagian utara. Dengan jatuhnya Iskandariah ini. Umar telah menorehkan tinta emas dalam sejarah perluasan wilayah kekuasaan Islam. setelah pertempuran hebat di lembah Yarmuk di sebelah timur anak sungai Yordania. untuk membantu pasukan di Syuriah. Kota Babylonia juga dapat ditundukkan pada tahun20 H. Ia bersama Abu Ubaidah mendesak pasukan Romawi. laskar kaum muslimin melanjutkan langkah ke Mesir dan membuat kemenangan-kemenangan di wilayah Afrika Utara. dan Azerbaijan menjadi terbuka. dengan maksud supaya tidak merusak konsentrasi dalam menghadapi musuh. karena kekhawatiran mereka terhadap pasukan Muslim yang akan menghancurkan gereja-gereja. Pada tahun 635 M. Dari Syuriah. Dengan Syuriah sebagai basis. setelah tujuh bulan terkepung. Pasukan Muslim yang dipimpin oleh Abu Ubaidah itu melanjutkan penaklukan ke Hamah. Laziqiyahdan Aleppo. gerak maju pasukan ke Armenia. Setahun kemudian seluruh wilayah Syuriah jatuh ketangan kaum muslimin.

Armenia dan beberapa bagian Thabaristan bahkan tentara Islam telah melampaui sungai Jihun (AmuDaria). ia mengajukan permohonan kepada Khalifah Utsman untuk membangun angkatan laut dan dikabulkan oleh Khalifah. Cyprus dan Konstatinopel Cyprus. Ali Ibnu Abi Thalib. dalam arti interest politik disekitar Khalifah mulai banyak diwarnai oleh dinamika kepentingan suku dan perbedaan interpretasi konsep kepemimpinan dalam Islam. Tripoli Barat. Perluasan Wilayah Setelah Khalifah Umar bin Khattab berpulang ke rahmatullah terdapat daerah-daerah yang membelot terhadap pemerintah Islam. Maka jalan keluar yang ditempuh Khalifah Umar adalah memilih formatur 6 orang yang terdiri dari: Ustman bin Affan. Sebagaimana yang dilakukan oleh kaisar Yazdigard yang berusaha menghasut kembali masyarakat Persia agar melakukan perlawanan terhadap penguasa Islam. Sejak itu Muawiyah berhasil menyerbu Romawi. pemerintahanIslam berhasil memusnahkan gerakan pemberontakan sekaligus melanjutkan perluasan ke negeri-negeri Persia lainnya. Gubernur di Syiria harus menghadapi serangan-serangan Angkatan Laut Romawi di daerah-daerah pesisir provinsinya. Mesir. negeri-negeri yang telah masuk ke dalam kekuasaan Islam antara lain: Barqoh. A. ia diminta oleh sebagian sahabat untuk menunjukkan penggantinya. Dimasa pemerintahan Utsman. sebagian Selatan negeri Nubah. Untuk itu. Zubair. . Untuk sampai ke daerah tersebut harus melalui lautan. Thalhah. Pembelotan tersebut ditimbulkan oleh pendukung-pendukung pemerintahan yang lama atau dengan perkataan lain pamong praja dari pemerintahan lama ingin hendak mengembalikan kekuasaannya. Hara. Ketika itu sebenarnya Umar telah memilih jalan demokratis dalam menentukan penggantinya. . Gasna. Mu‟awiyah. Ibnu Awwam. Balkh dan Turkistan jatuh menjadi wilayah kekuasaan Islam. Akan tetapi beliau berada dalam pada posisi dilematis.Pangkal masalahnya sebenarnya berasal dari persaingan kesukuan antara bani Umayyah dengan bani Hasyim atau Alawiyah yang memang bersaing sejak zaman pra Islam. Akan tetapi dengan kekuatannya. sehingga penduduk mengaku kalah dan meminta damai. Terpilihnya Ustmansebagai Khalifah ternyata melahirkan perpecahan dikalangan pemerintahan Islam. Kemudian formatur sepakat memilih Ustman sebagai Khalifah. Kabul dan Gzaznah di Turkistan. Pada saat itu. Kabul. Khalifah Utsman mengutus Sa‟ad bin al-Ashbersama Khuzaifah Ibnu al-Yamaan serta beberapa sahabat Nabi lainnya pergi ke negeri Khurosan dan sampai di Thabristan dan terjadi peperangan hebat. Sa‟ad Ibnu Abi Waqqas dan Abdur rahman Ibnu Auf. B. Adapun daerah-daerah lain yang melakukan pembelotan terhadap pemerintahan Islam adalah Khurosan dan Iskandariyah.konsep kekhalifaan sudah mulai mundur. Pembangunan Angkatan Laut Pembangunan angkatan laut bermula dari adanya rencana Khalifah Ustman untuk mengirim pasukan ke Afrika. Ustman pun menyetujui pembentukan armada laut yang dilengkapi dengan personil dan sarana yang memadai. sehingga beberapa kota besar seperti Hisrof.Pada masa Khalifah Ustman. negeri Balkh (Baktria). Oleh karena itu atas dasar usul Gubernur di daerah.

demi Islam dan menghindari fitnah. Penyerangan itu mengakibatkan jatuhya Mesir ke tangan kekuasan bangsa Romawi. Setelah mereka berunding. orang yang didukung oleh komunitas ini lah yang lebih berhak menjadi khalifah. Pembunuhan terhadap seorang khalifah oleh pemberontak yang dilakukan olehorang-orang Islam sendiri. Basrah dan Kufah mencari siapa yang mau menjadi khalifah. pada awalnya tidak satupun dari mereka yang mau menjadi khalifah menggantikan Utsman. Pada awalnya Ali pun tidak bersedia. begitupun juga penduduk pantai Levant yang berdarah Punikia itu. Zubair. Setelah Utsman bin Affan wafat.Mengenai pembangunan armada itu sendiri.Atas perintah Khalifah Ustman. PerangantarSahabat Akibat dari pembunuhan Utsman dan disusul dengan naiknya Alimenja dikhalifah yang tidak sepenuhnya didukung oleh umat Islam pada waktu itu mengakibatkan berbagai . penduduk Madinah dengan didukung sekelompok pasukan dari Mesir. berawal dengan wafat nya khalifah ketiga Utsman bin Affan. dan masyarakat lainnya. Amr bin Ash dapat mengalahkan bala tentara bangsa Romawi dengan armada laut yang besar pada tahun 651 M di Mesir. Berawal dari sinilah Khalifah Ustman bin Affan perlu diingat sebagai Khalifah pertamakali yang mempunyai angkatan laut yang cukup tangguh dan dapat membahayakan kekuatan lawan. karena bangsa Kopti. bangsa Romawi telah menduduki Alexandria dengan penyerangan dari laut. akhirnya Ali bersedia dibai‟at. Fitnah Kubra. Thalhah. Dengan berbagai argumen yang diajukan oleh berbagai kelompok tersebut. yang berhak memutuskan pengangkatan khalifah. Di samping itu. serangan yang dilakukan oleh bangsa Romawi ke Mesir melalui laut juga memaksa ummat Islam agar segara mendirikan angkatan laut. Thalhah bin Ubaidillah. Zubair bin Awwam. menimbulkan preseden yang buruk dan sungguh-sungguh memperlemah pengaruh agama dan moral kekhalifahan sebagai suatu ikatan persatuan dalam Islam. karena merekalah yang dianggap ahli syura. A. yang terbunuh oleh sekelompok pemberontak dari Mesir yang bertepatan dengan tanggal 17 Juni 656 M. Akhirnya dengan geram mereka menolehk epada Ali. Menurut Ali. akhirnya mereka mendatangi penduduk Madinah agar mereka mengambil keputusan.Bahkan pada tahun646 M. Muawiyah tidaklah membutuhkan tenaga asing sepenuhnya. kreadibilitas mereka diakui umat. dan ibnu Umar. Sa‟d bin Abi Waqash. Itulah pembangunan armada yang pertama dalam sejarah Dunia Islam. KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB ( 656-661 M ) Pengangkatan Alimenja dikhalifah keempat dari khulafa‟aur rasyidin terjadi pada tahun 35H/656M. yang mana mereka tidak puas terhadap kebijakan pemerintahan Utsmanbin Affan. Pembunuhan itu menandakan suatu titik balik dalam sejarah Islam. ramai-ramai menyediakan dirinya untuk membuat dan memperkuat armada tersebut. Kelompok-kelompok ini mengancam kalau tidak ada salah satu dari mereka yang mau dipilih menjadi khalifah. Mereka meminta Ali bin Abi Thalib. Karena pengangkatann yatidak didukung oleh kesepakatan penduduk Madinah dan veteran perang Badar. mereka akan membunuh Ali.

Pada bulan Shafar tahun 37H/658M. Karena menurut ketiganya. Keterlibatan Aisyah pada perang ini pada mulanya menuntut atas kematian Utsman bin Affan terhadap Ali. dengan penuh penghormatan dikembalikan lagi oleh Ali ke Mekah. memerinthakan kepada pasukannya untuk mengangkat mushafal-Qur‟andi ujung tombak dan meminta berdamai dengan arbitrase (tahkim) berdasarkanal-Qur‟an.Setelah itu Aisyah pergike Mekah kemudian disusul oleh Thalhah dan Zubair. agar Ali dan pengikutnya membei‟at dirinya. Ketika Ali hampir memenangi perang tersebut. dan Khurasan dan dibantu pasukan dari Azerbeijan dan dari Mesir pimpinan Muhammad bin Abu Bakr. bahkan Mu‟awiyah menuntut sebaliknya. Ketiga tokoh ini nampaknya mempunyai harapan tipis bahwa hukum akan ditegakkan. yaitu timbulnya tragedi yang mengenaskan yaitu perang saudara. Namun nampaknya Mu‟awiyah tetap pada pendiriannya untuk menolak tawaran Ali. Aisyah ikut dalam peperangan dengan mengendarai unta. janda Nabi Muhammad SAW dan putri Abu Bakar Shiddiq.a. sama seperti yang dituntut Thalhah dan Zubair ketika mengangkat bai‟at pada Ali . Iran. Akhirnya perang tersebut dimenangkan oleh pihak Ali bin Abi Thalib. dengan dukungan pasukan dari Irak. Ali pun mengalih kanpasukannya ke Basrah untuk memadamkan pemberontakan tersebut. perang ini berlangsung pada bulan Shafar tahun 37H/658M. Ikut terjunnya Aisyah memerangi Ali sebagai khalifah dipandang sebagai hal yang luar biasa. karena dalam peristiwa tersebut. Akhirnya mereka pergike Basrah untuk menghimpun kekuatan dan disana mereka mendapat dukungan masyarakat setempat. sehingga orang menghubungkan perang ini dengan Aisyah dan untanya. walaupun menurut sementara ahli sejarah peranan yang dipegang Aisyah tidak begitu dominan. sebagi orang yang ahli siasat perang bahkan dianggap licik. PerangUnta (waq’ah al-jamal) Dinamakan perang unta. 2. . Setelah selesai perang Jamal. Usaha-usaha untuk menghindari perang terus diusahakan oleh Ali. sementara Aisyah r. dengan berjatuhan korban yang banyak dari kedua belah pihak. perangpun pecah di Shiffin. Perang ini berlangsung pada lima hari terakhir Rabi‟ul Akhir tahun 36H/657M. Kemudian mereka dengan dukungan dari keluarga Umayah menuntut balas atas kematian Utsman. dengan tuntutan membai‟atnya atau meletakkan jabatan. Ali mempersiapkan pasukannya lagi untuk menghadapi tantangan Mu‟awiyah bin Abi Sufyan.ekses yang sangat luar biasa dalam sejarah Islam. Thalhah dan Zubair akhirnya tewas dalam peperangan tersebut. Ali sudah menetapkan kebijakan sendiri karena ia didukung oleh kaum perusuh. 1. Amr bin Ash. PerangShiffin Disebut perang shiffin karean perang yang menghadapkan pasukan pendukung Ali dengan pasukan pendukung Mu‟awiyah berlangsung di Shiffin dekat tepian sungai Efrat wilayah Syam.

Sedangkan nasib baik berpihak kepada Mu‟awiyah dan Amr bin Ash. Sikap Ali yang menerima arbitrase. mereka berdua luput dari pembunuhan tersebut./661M. Dari pihak pendukung fanatik Alibin Abi Thalib juga akhirnya melembagakan teori politiknya. tetapi orang yang bebruat dosa besarpun dianggap kafir. ia juga merupakan sistem politik. Karena itu mereka bersepakat untuk membunuh Ali. orfang seperti itu beradadi posisi tengah (al-manzilahbainal manzilah). 3. ayat alQur‟an la hukmailla lillahataula hakama illallah . Kemudian ada kelompok yang tidak setuju pada keduanya maka lahirlah aliran „Mu‟tazilah‟. sungguhpun dalam keadaan terpaksa. Namun mereka hanya berhasil membunuh Ali yang akhirnya meninggal pada tanggal 19 Ramadhan tahun 40H. Orang yang dipandang kafir bukan hanya orang yang tidak berhukum pada al-Qur‟an saja.Bagimanapun peristiwa tahkim ini secara politik merugikan Ali dan menguntungkan Mu‟awiyah. putusan hanya datang dari Allah dengan kembali kepada hukum-hukum yang ada. Mereka ini kemudian dikenal dengan aliran „Syi‟ah‟. Dengan adanya arbitrase ini kedudukannya naik menjadi khalifah. Sehingga wajar persoalan-persolan politik yang timbul di masa khalifah Alibin Abi Thalib seperti yang telah disebutkan diatas pada akhirnya meningkat menjadi persoalan yang membawa-bawa masalah keyakinan (teologi) dalam Islam. AbuMusaal-Asy‟ari. sampai ia mati terbunuh pada tahun 661 M. Harapan mereka pada awalnya tertuju kepada Hasan putera tertua Khalifah Ali bin Abi Thalib. Amrbin Ash. Mu‟awiyah. sedangkan Mu‟awiyah kedudukannya hanya sebagai seorang gubernur daerah yang tidak mau tunduk kepada Ali sebagai khalifah. Abu Musaal-Asy‟ari dan lain-lain yang menerima arbitrase adalah kafir. apostate) karena tidak berhukum pada hukum Allah sebagai yang terdapat dalam al-Qur‟an surat al-Maidah ayat 44. Mu‟awiyah. sampai terbununya pemimpin mereka .menjadi semboyan mereka. yang berpendapat bahwaorang berdosa besar tidak kafir juga tidak mukmin. tidak disetujui oleh pengikutnya. namun nampaknya Hasan tidak mewarisi sifat ayahnya. TimbulnyaAliran-aliran dalamIslam Islam di samping merupakan sistem agama. oleh Abdurrahman ibn Muljam. salah seorang yang ditugasi membunuh tokoh-tokoh tersebut. pelaku-pelakua rbitrase dianggap telah kafir dalam arti telah keluar dari Islam (murtad. Kemudian ia mengadakan akomodasi dengan menyerahkan hak khalifahnya kepada Mu‟awiyah. Yang sah menjadi khalifah adalah Ali. dan Nabi Muhammad SAW disamping seorang rasul sekligus menja diseorang negarawan. Lambat laun kaum Khawarij pecah menjadi beberapa sekte. Mereka berpendapat. Khawarij memandang Ali. AmrbinAsh. tidak berbakat menjadi khalifah. hal tersebut tidak dapat diputuskan oleh arbitrase manusia. Menurut mereka. Pendapatdan pemikiran mereka dikenal sangat ekstrim. bahwaa sebenarnya yang berhak menjadi khalifah setelah Nabi Muhammad SAW adalah Alibin Abi Thalib dan dilanjutkan oleh keturunannya. Konsep kafir yang mereka pahami turut mengalami perubahan. Setelah itu sebagian pasukan Ali tersebut memisah kan diri dan membentuk gerakan sempalan yang kemudian dikenal dengan sebuta nkaum „Khawarij‟. Kemudian para pengikutnya memposisikan sebagai oposisi penguasa. Akhirnya mereka mengangkat Hasan. yang otomatis ditolak oleh Ali yang tidak mau meletakkan jabatannya sebagai khalifah.

ada yang bersifat pengembangan. Huseinbin Abi Thalib. saudara Hasan. kritik. Untuk selanjutnya aliran-aliran atau madzhab tersebut berkembang. ada pula yang hanya bertahan sebentar sesuai dengan situasi dan kondisi perkembangan umat Islam itu sendiri dalam memahami pesan dan ajaran agamanya. Umar. Pada Masa pemerintahan Abu Bakar Islam berkembang dengan melalui penyebaran langsung ketempat dimana belum ada penduduk yang beragama Islam. Adapun kronologis khulafaurrasyidin adalah sejak wafatnya Nabi Muhammad SAW sampai dengan masa khalifah Ali bin Abi Thalib dengan berbagai macam rentetan peristiwa yang terjadi pada setiap masanya. atau menandingi dan melawan aliran-aliran yang sudah ada. KESIMPULAN Khulafa ar-Rasyidin atau Khulafa ar-Rasyidun (jamak kepada Khalifatur Rasyid) berarti wakil-wakil atau khalifah-khalifah yang benar atau lurus Adapun maksudnya disini adalah empat Khalifah Shahabat Nabi yaitu Abu Bakar. Utsman dan Ali r. Pada masa ini pula Al-quran dikumpulkan dan ini pula merupakan jasa pemerintahan pada zaman beliau . ada yang bertahan lama.a. Setelah itu mere katerus menerus menggalang kekuatan untuk merongrong penguasa pada waktu itu. pada tragedi Karbela.berikutnya.

1986). Meluruskan Sejarah Islam . Dimana pada masa beliau beliau adalah merupakan tindak lanjut dari proses penyebaran Islam sebelumnya. Sejarah Daulat Khulafaur Rasyidin( Jakarta: Bulan Bintang. Nasution.Pada Masa Umar (Masa Penguatan Pondasi Islam).Studi Kritis Peristiwa Tahkim (terj. Utsman ( Masa Pembukuan Alquran) dan Ali. 1979). Sehingga dari berbagai macam analisis kesimpulan diatas bisa dikatakan bahwa Islam berkembang pada masa kepemimpinan Nabi Muhahammad dan Khulafaur Rasyidin adalah melalui beberapa aspek pendekatan yang diantaranya adalah pendekatan da‟wah yang meliputi da‟wah dengan lisan (diplomasi) dan juga perbuatan (pertempuran). Islam sudah sangat tersebar luas diwilayah wilayah selain diwilayah jazirah arab itu sendiri. 5. Rosihan Anwar) (Bandung: PustakaSetia. . aliran. Sou‟yb. Muhammad. DAFTAR PUSTAKA Mahzum. h.Harun.. 1994). sejarah. Jousouf. analisa perbandingan( Jakarta: UI Pres.Teologi Islam.

1979) Hassan. Hassan Ibrahim. Ibnu. Jilid III (Beirut: Dar al-Fikr.com/islam-masa-khuafaur-rasyidin .wikipedia. http://www.Al-Atsir.Djah dan Humam) Yogyakarta: Kotakembang.com/burhanfuady/d/40051835-Islam-Masa-Khulafaur-Rasyidin http://id. 1997. Sejarah dan Kebudayaan Islam (terj.scribd. al-Kamilfi at-Tarikh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful