Ringkasan Chapter 5: Teori Pengukuran

1. Pentingnya Pengukuran Campbell mendefiniskan pengukuran adalah : “the assignment of numerals to represent properties of material systems other than numbers, in virtue of the laws governing these properties” Sedangkan menurut Stevens: “assignment of numerals to objects or events according to the rules” Dalam pengertian Campbell, “The System” sama dengan “object or events” dalam pengertian Steven. Dalam hal ini contohnya adalah : meja, manusia, aset, atau jarak perjalanan. “Properties” yaitu spesifikasi atau karakteristik dari “The System” dalam perngertian Campbell. Dalam hal ini maka Teori Pengukuran menurut Campbell lebih tepat. Ketika kita melihat hubungan antara pernyataan secara matematika yang berkolerasi dengan hubungan dari objek atau kejadian, maka pengukuran atas objek atau kejadian tersebut telah terjadi. Dalam Akuntansi, kita mengukur laba dengan langkah pertama yaitu menghitung /menilai modal dan kemudian mengkalkulasikan laba sebagai pertukaran dalam modal selama periode akuntansi untuk semua kejadian ekonomi yang mempengaruhi perusahaan.

2. Skala

Setiap pengukuran dibuat berdasarkan sebuah skala. Sebuah skala dibuat ketika aturan semantic digunakan untuk menghubungkan pernyataan matematika kepada objek atau kejadian. Skala menunjukkan informasi apa yang diwakili oleh angka, sehingga memberikan arti kepada angka tersebut. Jenis skala yang dibuat tergantung kepada aturan sematik yang digunakan. Menurut Steven, skala dapat digambarkan secara umum menjadi nominal, ordinal, interval atau rasio. 1. Skala Nominal Dalam skala nominal, nomor hanya diigunakan sebagai sebuauh label. Contohnya adalah penomoran pemain sepak bola. Banyak teori yang tidak sependapat dengan skala nominal. Torgerson menyatakan: “Dalam pengukuran, nomor yang digunakan menunjuk kepada jumlah atau tingkat kepemilikan dari suatu objek, dan bukan menunjukkan kepada objek itu sendiri. Sedangkan dalam skala nominal, nomor menunjukkan kepada objek atau kelompok dari objek.” 2. Skala Ordinal Skala ordinal dibuat ketika suatu operasi memeringkat objeknya sehubungan dengan property yang diberikan. Contohnya, investor melihat 3 kemungkinan jenis investasi untuk uangnya. Investasi tersebut diperingkat 1,2,3 berdasarkan nilai bersihnya saat ini. Kelemahan skala ordinal adalah interval antar nomor tidak memberitahukan apa-apa tentang perbedaan kuantitas kepemilikan yang diwakilinya. 3. Skala Interval

missal ruangan A dan B. Skala Rasio Skala rasio adalah skala yang: • • • Memberikan peringkat kepada objek atau kejadian Interval antar objek diketahui dan sama Asal yang unik. 4. tetapi juga jarak antara interval skalanya diketahui dan sama. Kelemahan skala interval adalah titik nol-nya dibuat dengan bebas. Penggunaan Skala yang diperbolehkan Invarian dalam skala berarti bahwa apapun metode pengukuran yang digunakan. Tidak hanya member peringkat kepada objeknya. maka sistem pengukuran akan menghasilkan format yang sama dari variabel-variabel yang digunakan dan pengambil keputusan akan membuat keputusan yang sama juga. Ketika panjang A adalah 10 meter dan panjang B adalah 20 m. Jika kita mengukur suhu dua buah ruangan. dimana jaraknya dengan objek terakhir diketahui Contohnya adalah pengukuran panjang.Skala interval memberikan informasi yang lebih daripada skala orginal. Tapi hal ini tidak berlaku dalam akuntansi. setiap sistem yang berbeda akan berbeda juga variabel-variabelnya. Pengukuran pendapatan dengan cara yang berbeda akan . Contohnya adalah pengukuran suhu ruangan dengan menggunakan thermometer celcius. dimana suhu ruangan A 22 derajat celcius dan ruangan B 30 derajat celcius. tetapi B juga dua kali lebih panjan dari A. kita tak hanya bisa mengatakan bahwa B 10 meter lebih panjang dari A. titik nol yang alami. kita juga mengetahui bahwa ruangan B lebih panas 8 derajat daripada ruangan A. maka selain kita dapat mengataka bahwa suhu di ruanagn B lebih panas. 3.

Contohnya adalah pengukuran kepadatan. sebuah pengukuran turunan merupakan pengukuran yang bergantung dari pengukuran dua atau lebih benda lain. Pengukuran Turunan Menurut Campbell. pengukuran fiat. Sebuah skala rasio bisa diformulasikan pada tiap-tiap benda sebagai hukum dasar yang dihubungkan dengan pengukuran yang berbeda (jumlah) pada benda-benda yang sudah ada. menjadi tambahan atas pengukuran fundamental dan turunan yang didiskusikan Campbell. 4. Campbell membaginya kedalam dua jenis: fundamental dan turunan. 1. Pertanyaan tentang pengujian teori berhubungan dengan pertanyaan tentang perbedaan jenis-jenis pengukuran. Hal-hal seperti panjang. Menurut Campbell. Pengukuran Fundamental Pengukuran fundamental merupakan pengukuran dimana angka-angka bisa diterapkan pada benda dengan mengacu pada hukum alam dan tidak bergantung pada pengukuran variabel apapun. Metode-metode pengukuran yang berbeda tersebut tidak memberikan informasi yang sama. pengukuran bisa diakui hanya ketika ada konfirmasi teori-teori empiric (hukum) untuk mendukung pengukuran. Tipe-tipe Pengukuran Proses pengukuran sama dengan pendekatan ilmiah pada teori konstruksi dan pengujian. Dalam akuntansi. dan volume merupakan hal-hal yang bisa diukur. yang diturunkan dari penambahan dan pengurangan pendapatan denagn beban. Tipe pengukuran yang lebih jauh. yang diungkapkan oleh Togerson. 2.menghasilkan keputusan yang berbeda juga. yang bergantung pada pengukuran massa dan volume. contoh pengukuran turunan adalah keuntungan. . hambatan listrik. nomor.

5. Kita mengasumsikan variabel pendapatan. dalam akuntansi kita tidak tahu bagaimana cara untuk mengukur konsep keuntungan secara langsung. kita mungkin memilih untuk menguji mereka dalam suatu tes aritmatik. tidak adateori empiris yang konfirmasi untuk menilai tes yang kita lakukan. laba.3. Contohnya. tanpa perlu teori konfirmasi untuk mendukung hubungan tersebut. dan kerugian dihubungkan dengan konsep keuntungan dan bagaimanapun bisa digunakan untuk mengukur keuntungan secara tidak langsung. beban. Kita bisa mengukur jumlah kursi di ruangan tertentu dan dengan benar. Keandalan dan Ketepatan Apa yang dimaksud dengan Keandalan dan Ketepatan dari kegiatan pengukuran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut. jika kita ingin mengukur kemampuan aritmatik orang. Sebagai contoh. yang mempunyai nilai tes yang tinggi juga akan berprestasi dalam kuliah matematika. menggunakan definisi yang dibangun secara acak untuk dihubungkan dengan hal-hal yang bisa diamati dengan pasti (variabel) pada konsep yang telah ada. Untuk mengukur validitas pengukurannya. kita harus menyatakan terlebih dahulu bahwa tidak pengukuran yang bebas dari kesalahan kecuali perhitungan. Untuk semua pengukuran mengandung kesalahan atau eror. Sumber kesalahan : . Kita bisa memprediksikan bahwa pada kebanyakan orang. dan kita membuat asumsi ketika kita membangun skala pengukuran. Bagaimanapun. Pengukuran Formal Ini adalah tipe pengukuran dalam ilmu sosial dan akuntansi. ilmuwan sosial berusaha menghubungkan hal-hal yang dipelajari dengan variabel lain untuk melihat manfaatnya.

terutama jika pengukuran melibatkan suatu konsep yang tidak dapat diukur secara langsung. 2. 6. Satu set operasi tidak dapat dinyatakan secara tepat dan karenanya dapat diinterpretasikan salah oleh pengukur. Instrumen Banyak operasi membutuhkan penggunaan alat fisik.1. menjadi bias. yang mungkin cacat. atau menerapkan atau membaca instrumen dengan tidak benar. 5. 3. Atribut yang tidak jelas Apa yang harus diukur mungkin tidak jelas. Operasi Pengukuran tidak tetap Aturan untuk menetapkan nomor untuk properti tertentu biasanya terdiri dari satu set operasi. Pengukur Pengukur mungkin salah menafsirkan aturan. maka yang kita butuhkan adalah untuk menetapkan batas kesalahan yang diterima. Lingkungan Pengaturan di mana operasi dilakukan pengukuran dapat mempengaruhi hasil. Resiko dan Ketidakpastian Hal ini berkaitan dengan distribusi pengembalian aset nyata. seperti penggaris atau termometer atau barometer. 4. Jika pengukuran masih dalam batas-batas ini maka dapat dianggap benar dan adil dalam hal akuntansi. . Jika semua pengukuran kecuali menghitung secara inheren mengakibatkan kesalahan.

Alasannya adalah akurasi berhubungan dengan seberapa dekat pengukuran menuju ‘nilai sejati ' dari atribut pengukuran. Untuk menentukan ketepatan dalam akuntansi. dan beban diakui dalam laporan keuangan. dapat ditentukan secara akurat dengan membandingkan objek dengan standar yang mewakili nilai sebenarnya. serta persetujuan hasil antara operasi pengukuran yang digunakan berulang kali yang diterapkan pada properti tertentu. namun tidak mungkin menghasilkan hasil yang akurat. Pengukuran yang akurat Meskipun prosedur pengukuran mungkin sangat handal. Aspek mempengaruhi ketepatan pengukuran. Masalahnya adalah pada beberapa pengukuran nilai yang sebenarnya tidak diketahui. Sifat fundamental. Istilah ‘presisi’ sering digunakan dalam dua konteks. Kedua. kewajiban. Pertama. dalam hal ini berkaitan dengan tingkat penyempurnaan dari operasi atau kinerjanya. Gagasan keandalan menggabungkan dua aspek: ketepatan dan kepastian pengukuran. dan pengungkapan yang secara meyakinkan mewakili sehubungan dengan transaksi ekonomi yang mendasarinya dan berbagai peristiwa. kita dapat mengatakan bahwa keandalan dari pengukuran berkaitan dengan ketepatan di mana suatu properti tertentu diukur dengan menggunakan satu perangkat operasi. Dengan menyatukan dua istilah. dalam hal ini adalah berlawanan dengan gagasan pendekatan.Pengukuran yang dapat diandalkan Sering diperlukan bahwa sebelum unsur-unsur seperti aktiva. seperti panjang dari suatu objek. Arti terakhir ini pada dasarnya sama dengan keandalan. pendapatan. kita perlu tahu atribut apa yang perlu . memberikan hasil yang sangat tepat. unsur-unsur tersebut harus mampu untuk dilakukan pengukuran yang dapat diandalkan. mungkin merujuk ke nomor. berkaitan dengan operasi pengukuran.

contoh : historical cost. Modal dapat dinilai dan dihitung dengan berbagai cara. atau nilai wajar. . tetapi akuntan tidak sama dalam menentukan spesifikasi dan standar kuantitatif yang harus diterapkan. mengalihkan akuntansi dari perhitungan alokasi laba yang sederhana dan lebih menekankan pada relevasi pada realita komersi dan pengambilan keputusan oleh investor dibadingkan kebenarannya. Tujuan dari akuntansi untuk menyajikan informasi yang berguna. Yang terkini. di mana akan menunjukkan perbedaan tergantung atas situasi dan interpretasi yang subjektif. Perubahan ini lebih fokus pada penilaian “Balance Sheet”. juga perubahan modal dalam satu periode akuntansi. 6.kita ukur untuk mencapai tujuan pengukuran. Pengukuran dalam ilmu Akuntansi Perhitungan yang paling fundamental dalam ilmu akuntansi adalah perhitungan modal dan laba. standar pelaporan keuangan internasional telah membuat konsep kebih tepat yaitu konsep “nilai wajar”. Sejarah menunjukkan pada kita bahwa konsep perhitungan atas modal dan laba telah berubah dan berkembang dari waktu ke waktu dan menghasilkan beberapa konsep perhitungan yang fundamental. operasional. Modal dinilai berasal dari transaksi dan penilaian ulang yang terjadi di pasar modal. Beberapa pengamat beragumen dan mengkritik konsep “nilai wajar” ini. Laba berasal dari perbandingan dari beban dan pendapatan. Oleh karena itu akurasi pengukuran berkaitan dengan gagasan pragmatis dari ‘kegunaan’. keuangan. Bahwa konsep ini merubah konsep alokasi ke pendekatan penilaian.

Auditor kadang menerima tekanan dari manager perusahaan auditee unruk menerima metode penilaian atas aset perusahaan tersebut jika tidak maka auditee akan mencari auditor yang lain.7. data yang digunakan untuk penilaian tersebut valid. Masalah lain yang muncul adalah audit atas biaya historical seperti standar biaya persediaan. 2. tapi biaya itu didasarkan atas asumsi proses produksi yang dipengaruhi oleh kondisi yang berubah-ubah. Pada prakteknya. Seharusnya biaya atas persediaan ditetapkan secara tepat. 3. menggunakan asumsi yang beralasan. Terdapat banyak cara penilaian aset yang dapat diterima oleh auditor jika memenuhi persyaratan : 1. . Masalah Pengukuran buat Auditor Adanya berbagai alternatif metode penilaian atas aset yang menimbulkan masalah tersendiri bagi auditor. metode penilaian diaplikasikan secara tepat dan konsisten.

namun jarak antara interval pada skala yang sama dan diketahui. •Kelemahan dari skala interval adalah bahwa titik nol dapat berubah-ubah ditetapkannya. •Dalam akuntansi kita mengukur laba dengan terlebih dahulu menetapkan nilai ke modal dan kemudian menghitung keuntungan sebagai perubahan modal selama periode setelah akuntansi untuk semua kegiatan ekonomi yang mempengaruhi kekayaan perusahaan. •Kelemahan dari skala ordinal adalah bahwa interval antara angka (1 sampai 2. a)Skala Nominal •Dalam skala nominal. maka pengukuran aspek yang diberikan dari obyek atau peristiwa telah dibuat. 2 sampai 3 dan 1 sampai 3) tidak menceritakan apa-apa tentang perbedaan dalam kuantitas properti yang mereka wakili. ada dimana jarak dari itu selama setidaknya satu objek diketahui. b)Skala Ordinal •Berupa peringkat obyek. •Ketika ditunjukkan bahwa hubungan dalam laporan matematika berkorelasi dengan hubungan obyek atau peristiwa. Kelemahan lain adalah bahwa angka tidak berarti "berapa banyak" dari atribut objek miliki. * Interval antara objek adalah sama dan diketahui. angka mengacu ke obyek atau kelas obyek. SKALA •Setiap pengukuran dibuat dalam sebuah skala. c)Skala Interval •Tidak hanya peringkat objek yang diketahui sehubungan dengan harta yang diberikan. berdasarkan hukum yang mengaturnya. OPERASI SKALA YANG DIPERBOLEHKAN Skala rasio memungkinkan untuk semua operasi arithmatical dasar penambahan. Menunjukkan klasifikasi. Skala menunjukkan informasi angka yang mewakili. . Skala dibuat ketika aturan semantik digunakan untuk menghubungkan pernyataan matematika pada obyek atau peristiwa. angka-angka tersebut digunakan hanya sebagai label. * Sebuah asal unik.ARTI PENTING PENGUKURAN •Pengukuran didefinisikan sebagai tugas angka untuk mewakili sistem kekayaan material selain angka. •Dalam skala nominal. titik nol alami. d)Skala Rasio Sebuah skala rasio adalah satu di mana: * Urutan peringkat dari obyek atau peristiwa yang berkaitan dengan properti yang diberikan adalah diketahui.

Banyak operasi panggilan untuk penggunaan alat fisik. Rasio dari titik-titik tidak berubah c. beberapa menganggap CPI untuk penyesuaian tingkat harga umum rusak. bagan. dan setiap titik multiple c konstan. Titik nol tidak berubah Skala interval tidak berubah dalam setiap transformasi linear dalam bentuk : X’ = cX + b Kondisi invariannya menunjukkan bahwa kita dapat mengalikan dan membagi mengenai interval. • Instrumen. Sebagai contoh. misalnya. Lebih umum kebisingan dapat mengalihkan perhatian ukur atau. Misalnya. Ada potensi untuk kesalahan bahkan ketika instrumen tidak alat fisik tetapi. REABILITAS DAN AKURASI Sumber kesalahan dalam pengukuran adalah sebagai berikut: • Pengukuran operasi lain tidak teliti. • Terukur. atau menerapkan atau membaca instrumen tersebut dengan benar. tapi masih bertentangan dengan satu sama lain.pengurangan. Satu set operasi tidak dapat dinyatakan tepat dan karenanya dapat diinterpretasikan salah oleh sang pengukur. Aturan untuk mengalihkan nomor untuk properti tertentu biasanya terdiri dari satu set operasi. yang saya semua menjadi dekat. yaitu: a. Salah satu perhatian dalam akuntansi adalah bahwa manajer memiliki bias tertentu untuk meningkatkan laba direkam atau basis asset dan kemudian tekanan tempat di akuntan untuk bias account. Alasannya adalah bahwa struktur skala yang tersisa invarian. menjadi bisa. perhitungan laba operasi melibatkan banyak. dikalikan dengan sebuah konstanta. Alasan lain adalah bahwa seringkali menjadi 'FIT' dari operasi matematika tidak cocok dengan baik hubungan sebenarnya dari properti yang akan diukur. seperti penguasa atau termometer atau barometer. jika sepuluh orang mengukur panjang ruang tertentu. grafik. tapi operasi aritmatika ini tidak dapat digunakan untuk nomor tertentu pada skala. yang mungkin cacat. Pengukur mungkin salah menafsirkan aturan. • Lingkungan. ada mungkin akan sepuluh hasil yang berbeda. dalam akuntansi. Urutan peringkat dari titik tersebut tidak berubah b. skala yang dihasilkan x juga akan menjadi skala rasio. Pengaturan di mana operasi dilakukan pengukuran dapat mempengaruhi hasil. untuk kondisi cuaca misalnya dapat mempengaruhi instrumen atau pengukur. Misalnya mempertimbangkan berikut ini : X’ = cX Jika x mewakili semua titik pada skala tertentu. tekanan dari . Seperti klasifikasi biaya dan alokasi antara aset dan beban yang sering ditafsirkan berbeda oleh akuntan yang berbeda. tabel angka atau indeks harga. misalnya.

ketika harga aset seseorang bisa di bawah atau melebih-lebihkan jumlah pengembalian tetapi Pembagian hasil lebih atau kurang dikenal (yaitu perkiraan nilai berisiko namun resikonya adalah comparably sempit). • Atribut jelas. adalah penting untuk secara jelas mendefinisikan 'nilai' atribut itu nilai pakai. atribut sulit untuk didefinisikan. JENIS PENGUKURAN • Pengukuran yang Mendasar (Fundamental Measurement) Pengukuran yang mendasar adalah apabila angka dapat ditugaskan untuk properti dengan mengacu pada hukum alam dan yang tidak tergantung pada pengukuran atas variabel lain. Jika tekanan (misalnya dari beban kerja yang berat) menyebabkan penyimpangan konsentrasi dan gangguan. lalu bagaimana pernyataan yang mencakup pengukuran dianggap sebagai benar? Masalahnya adalah bahwa banyak kecuali kesempurnaan ketika ada tidak dapat apapun. Artinya. Namun. Random error sering disebabkan oleh lingkungan di mana manajemen perusahaan beroperasi masuk misalnya. Risiko ada karena jumlah pengembalian tidak diketahui. yang tidak properti secara langsung diamati. nilai tukar. Hal ini biasanya disebabkan oleh kembali sangat tidak pasti dari investasi tidak berwujud (misalnya modal penelitian. dan ketidakpastian berarti yang kita hadapi distribusi relatif tidak diketahui kembali. Apa yang kita melihat untuk mengukur? Atau misalkan kita ingin mengukur 'maskulin' dari setiap anak dalam kelompok tertentu. manusia dan pengembangan dan pemasaran). Hal ini berkaitan dengan distribusi pengembalian aset nyata. Apa yang harus diukur mungkin tidak jelas. Masalah ketidakjelasan atribut tidak lazim dalam akuntansi. jumlah dan volume secara mendasar terukur. yang 'error' yang disengaja dan non-acak. aset tidak berwujud menghadapi masalah risiko serta ketidakpastian. terutama jika pengukuran melibatkan suatu konsep yang tidak dapat diukur secara langsung. Jika semua pengukuran kecuali menghitung inheren melibatkan kesalahan. bukan metode pengukuran. atau harga jual? Mengingat bahwa tujuan utama dari akuntansi adalah untuk merefleksikan 'nilai'. Berapa nilai aktiva tidak lancar? Apakah nilai kini. hambatan listrik. manajer dapat dibayar bonus atau sesuai dengan jumlah laba yang diperoleh atau biaya dana hutang dapat ditentukan oleh jumlah gearing ( aset / ekuitas). Pengukuran apapun termasuk dalam batas-batas dari itu bisa dianggap benar dan adil dalam hal akuntansi. keuntungan masa mendatang atas aset berwujud seperti tetap berisiko tetapi mereka (lebih kurang) homogen dan harga diamati. Sifat seperti panjang. Misalnya. • Risiko dan ketidakpastian. Skala rasio dapat dirumuskan untuk masing-masing properti berdasarkan undang-undang yang berkaitan dengan ukuran yang berbeda (jumlah) dari harta yang diberikan. Apa yang kita butuhkan adalah untuk menetapkan batas kesalahan diterima. biaya perolehan.manajemen dapat mempengaruhi keputusan akuntan. Pertama-tama. kita ingin mengukur kemampuan mekanik orang. Pengukuran hanya dapat secara tidak langsung disimpulkan dari berbagai sebuah tanggapan. sumber kesalahan dapat diberi label 'lingkungan'. Sebagai contoh. atau beberapa atribut lain yang akuntan harus mengukur? Masalahnya terletak dalam menentukan atribut yang akan diukur. . dan hasil dari investasi ini yang sangat bervariasi di seluruh perusahaan dan industri. Jika tekanan penyebab bias oleh akuntan.

satu alasan untuk ini adalah bahwa bentuk badan untuk sebuah bisnis besar menyebabkan pemisahan kepemilikan usaha dan kontrol. biaya dan kerugian yang berhubungan dengan konsep laba dan karena itu dapat digunakan untuk memberikan kita suatu ukuran tidak langsung laba. Misalnya. dan dalam akuntansi. Kritikus harga perolehan berpendapat bahwa laporan penghasilan saja (yang cocok dengan masukan pada konsep biaya historis) tanpa pengakuan perubahan nilai aktiva dan kewajiban adalah menyesatkan dan menghasilkan kebijakan dividen tidak benar. • Pengukuran Fiat (Fiat Measurement) Itu adalah ciri khas dalam ilmu sosial. informasi akuntansi mengambil lebih penting sebagai sumber informasi tentang perusahaan.• Pengukuran yang Berasal (Derived Measurement) Tergantung pada pengukuran dari dua kuantitas lain atau lebih. Kita menggunakan definisi yang berubah-ubah untuk menghubungkan variabel dengan konsep. dalam akuntansi kita tidak tahu bagaimana mengukur konsep keuntungan secara langsung. Tujuan nilai historis kepengurusan menekankan 'kontrak' konservatif hubungan antara perusahaan dan mereka yang menyediakan sumber daya untuk itu dengan membuat manajemen bertanggung jawab untuk memasukan aset operasi dan output berikutnya pada nilai bersih dari ekuitas mondar-mandir operasi. demikian. SISTEM PENGUKURAN AKUNTANSI 1. Kita asumsikan bahwa variabel pendapatan. laporan laba rugi adalah mekanisme komunikasi kunci. entitas akuntansi yang pertama harus mempertahankan jumlah modal yang sama (aktiva dikurangi kewajiban) yang memiliki awal periode dimana semua aktiva dan kewajiban dinilai berdasarkan biaya . untuk menggunakan definisi yang berubah-ubah yang ditetapkan untuk menghubungkan properti diobservasi tertentu (variabel) untuk suatu konsep tertentu. Tujuan akuntansi dengan pertumbuhan perusahaan selama setengah abad terakhir. akuntabilitas. keuntungan. Contoh pengukuran ini adalah laba. oleh karena itu dipandang menjadi tujuan paling penting dari fungsi pelaporan. Operasi pengukuran diperoleh tergantung pada hubungan yang dikenal dengan sifat mendasar. Historical Cost Accounting A. itu berasal dari penambahan dan pengurangan pendapatan dan beban. modal dan laba Dalam rangka untuk keuntungan biaya historis akan ditentukan. tanpa harus memiliki teori yang dikonfirmasi untuk mendukung hubungan ini.

transaksi. C. terutama atas dasar bahwa hal itu tidak melaporkan realitas komersial atau memberikan penilaian sampai dengan tanggal bernilai. Dukungan Historical Cost Akuntansi biaya historis telah diserang oleh banyak orang. laporan laba rugi adalah karena laporan keuangan yang paling penting. Karena biaya melampirkan. 2. pendapatan menunjukkan prestasi perusahaan untuk periode tertentu. biaya merupakan upaya dikeluarkan (dalam hal cocok biaya historis) dan laba berkorelasi dengan efektivitas perusahaan sebagai unit operasi. Dukungan dan Kritikan A. . memungkinkan utang tersebut tidak tertagih. namun penurunan nilai harus menjadi lebih rendah dari aturan biaya atau pasar. sehingga pendapatan adalah kenaikan modal biaya historis pada akhir periode akuntansi. akuntan harus menentukan biaya telah 'berakhir' dan thereofer harus cocok dengan pendapatan dalam laporan laba rugi. dengan kata lain. Hubungan dengan historical cost untuk mengetahui bahwa assets tersebut dapat didepersiasikan.pembelian historis mereka. sedangkan pendapatan tidak harus diakui sampai ada kemungkinan besar bahwa mereka akan diterima. B. ada skewness bias terhadap pengakuan beban vis a vis pengakuan pendapatan. b) Biaya historis didasarkan pada aktual. kegiatan yang meyakinkan bahwa produknya tersebut bagus. karena mengungkapkan hasil operasi bisnis. Contoh : utang garansi. sebagai perusahaan pembelian barang dan jasa. Pembela telah menyajikan argumen berikut : a) Biaya historis relevan dalam pengambilan keputusan ekonomi. yaitu. lain landasan konsep konservatisme adalah bahwa peningkatan nilai aset tidak harus diakui. Dilihat dari historical cost : dilihat dari pendapatan masa lampau dan di bandingkan dengan profit sehingga dapat menentukan laba rugi Matching cost berhubungan historical cost untuk melihat sejarah dari akuntansi keuangan dari masa lampau sehingga dapat melihat apa yang terjadi. tugas akuntan adalah untuk menelusuri pergerakan biaya dan melampirkan (pertandingan) mereka terhadap pendapatan yang diterima saat mereka mengalir melalui bisnis. ini hanyalah cara lain untuk mengatakan bahwa akuntan terus rekening transaksi bisnis. Beban harus dialokasikan sesegera mungkin. Pencocokan teori biaya Akuntan biaya historis melacak aliran biaya. Teori pencocokan biaya dpat dilihat laporan laba rugi. bukan hanya mungkin. dan yang biaya tetap 'belum berakhir' dan harus ditempatkan pada neraca sebagai (aset tak tertandingi) sisa . Konservatisme komponen lain yang penting adalah penerapan prosedur pencocokan konservatif.

Kritik Akuntansi Biaya Historis Tujuan akuntansi Akuntansi biaya historis. biaya pasang drive pelaporan konsep biaya historis. dan aktiva tidak lancar akan sepenuhnya digunakan dalam bisnis. B. atau sebagian dialokasikan itu. tidak ada cara untuk memilih salah satu metode yang sesuai dengan bukti empiris. laporan keuangan berdasarkan biaya historis telah ditemukan untuk menjadi berguna.. . h) Ada bukti cukup untuk membenarkan akuntansi biaya historis. inventori dapat diharapkan akan dijual. d) Konsep terbaik memahami keuntungan merupakan selisih harga jual atas biaya historis. beban yang terjadi produktif pendapatan tersebut akan dicocokkan (offset) terhadap pendapatan untuk menghitung keuntungan. e) Akuntan harus menjaga integritas data mereka terhadap modifikasi internal. tujuan untuk memberikan informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan ekonomi diambil berarti memberikan informasi tentang fungsi kepengurusan manajemen. biaya historis aktiva. sejarah akuntansi mengungkapkan bahwa peran lain akuntansi adalah untuk memenuhi kebutuhan pengambilan keputusan pengguna. konsep pencocokan mengharuskan bahwa ketika pendapatan yang diperoleh. anggapan adalah bahwa kehidupan perusahaan adalah tidak terbatas. kita menemukan bahwa asumsi kelangsungan tidak menggarisbawahi penggunaan biaya historis. sehingga harapan normal mengenai item non moneter akan terpenuhi. sepanjang baris yang sama. dan alokasi biaya tertentu. adalah jumlah yang sesuai agar sesuai dengan pendapatan. mereka tidak mampu menjadi diverifikasi atau disangkal. ini adalah interpretasi yang relatif sempit tujuan. adalah 'diperbaiki'. f) Bagaimana informasi yang berguna adalah laba berdasarkan biaya saat ini atau harga keluar? g) Perubahan harga pasar dapat diungkapkan sebagai data pelengkap. yaitu. Sesuai/sepadan pada pemeriksaan lebih dekat teori konvensional.c) Sepanjang sejarah. konsep harga perolehan salah satu pembenaran untuk penggunaan biaya historis adalah asumsi kelangsungan usaha. agak. meskipun penting. Oleh karena itu. thomas berpendapat bahwa pernyataan tentang pencocokan.

d) Investor mengembangkan pandangan jangka pendek karena ekonomi investasi pangsa pasar diarahkan untuk tujuan itu. c) Investor yang ideal dengan efek yang sangat berharga dan karena itu bergerak masuk dan keluar dari situasi yang mudah. naif sederhana investor dan kebutuhan mereka b) akuntan menerima pandangan. menyebabkan baik distorsi atau penyembunyian disclosures. peluang dan masalah. manajemen. tetapi daripada pindah ke sistem biaya saat ini yang menggunakan pemeliharaan modal fisik dan konsep entitas. tapi tentang psikologi pasar. Mereka tertarik pada apa yang disebut Keynes 'pendapat rata-rata berpendapat rata-rata'. 3. Tujuan akuntansi biaya kini akuntansi biaya kini (CCA) adalah dan sistem akuntansi dimana aset dinilai berdasarkan harga pasar saat membeli dan laba ditentukan oleh alokasi berdasarkan pada biaya saat ini.whitman perusahaan penting dan Shubik berpendapat bahwa masalah ini muncul karena tujuan dari akuntansi biaya konvensional historis yang sakit-dipahami. Diketahui bahwa ada perbedaan antara analisis pangsa pasar dan analisis perusahaan. fundamentalis kuno tentang bagaimana perusahaan dan sahamnya harus dianalisis. b) investor sebagai pemegang saham mengambil peran pasif karena mereka dalam posisi untuk mengubah cara sumber daya perusahaan digunakan. dengan fokus pada keuntungan determiningnet. kebijakan dan tujuan tersebut. analisis terutama terdiri dari mencoba ascertaint apa investor lain berpikir. alasan untuk penekanan ini pada psikologi investor daripada kenyataan perusahaan bahwa : a) Investor biasanya memiliki sedikit pengetahuan tentang perusahaan. Apa tujuan dari akuntansi biaya saat ini? Perlunya mempertimbangkan jenis manajer dihadapkan dengan keputusan dalam menjalankan bisnis. A.pengertian tentang kebutuhan investor Telah berpendapat bahwa biaya akuntansi historis. Menurut Whitman dan Shubik. bahwa : a) akuntan memiliki pandangan. Current Cost Accounting Ada dua sistem. untuk yang pertama. Satu asumsi kita bisa buat adalah bahwa manajer dari suatu perusahaan ingin mengetahui bagaimana mereka harus . pengikut perspektif ini tidak benar-benar concernet tentang fakta-fakta perusahaan. Didasarkan pada konsep pemeliharaan modal keuangan.

·Apa yang harus menjadi bentuk aset ini? Ini adalah masalah komposisi. Konsep laba usaha dan Keuangan Modal Berkenaan dengan laba. Berdasarkan teori ini. Jika perbandingan ini menunjukkan bahwa harapan itu tidak akurat. Manajer membuat keputusan tiga pertanyaan berdasarkan harapan tentang peristiwa masa depan. Meskipun Edward dan Bell menekankan kebutuhan informasi manajemen. Edward dan Bell mempertimbangkan pergerakan harga dalam suatu periode tertentu adalah peristiwa-peristiwa yang penting bagi manajemen. dengan demikian. Edward dan Bell mengungkapkan masalah mendasar dalam hal tiga pertanyaan. ·Bagaimana seharusnya aset yang akan dibiayai? Ini adalah masalah pembiayaan. Berguna dan sebagai alat dalam evaluasi ini adalah perbandingan data akuntansi untuk suatu periode tertentu dengan harapan semula ditentukan untuk periode tersebut. Manajer harus mengevaluasi kegiatan masa lalu dan keputusan. Seperti pemegang saham dan kreditur. proses evaluasi menjadi bingung dan kegunaan evaluasi akan berkurang. Jika informasi yang mencakup kejadian periode sebelumnya dicampur dengan kejadian terkini atau jika menghilangkan beberapa kejadian terkini. karenanya perusahaan perlu untuk mengubah harapan masa depan harga bahan baku dan keputusan pada banyak anggaran bagaimana untuk total biaya bahan baku di masa mendatang. Untuk informasi akuntansi berguna dalam pengambilan keputusan. ·Evaluasi manajer oleh pemegang saham. kreditur dan lain-lain. secara teoritis. perusahaan. mereka berpendapat bahwa banyak data juga relevan untuk orang luar. kejadian terkini atau harapan harus diubah. maka sumber daya akan dialokasikan lebih efisien. Contoh.mengalokasikan sumber daya perusahaan untuk memaksimalkan keuntungan. Evaluasi oleh kedua orang dalam dan luar menyediakan sarana untuk keberhasilan fungsi ekonomi karena. Pemegang Saham dan kreditur juga tertarik dalam mengevaluasi kinerja manajer dan. manajemen sering menghadapi dua keputusan: . ·Berapa jumlah aset harus dilakukan pada waktu tertentu? Ini adalah masalah ekspansi. harus mengukur peristiwa-peristiwa aktual suatu periode seakurat mungkin. informasi akuntansi melayani dua tujuan: ·Evaluasi oleh manajer keputusan masa lalu mereka dan untuk membuat keputusan terbaik untuk masa depan. jika data akuntansi mengungkapkan bahwa total biaya bahan baku lebih tinggi dari dianggarkan.

yaitu yang 'fiksi' elemen karena perubahan tingkat harga umum dihilangkan. kita mungkin akan disesatkan untuk perusahaan yang lebih efisien. Mereka mencakup baik perubahan Realisasi biaya yang belum direalisasi. sedangkan saat ini biaya pengukuran akuntansi aset pada entri (biaya) nilai. kemungkinan likuidasi aset adalah realistis. Selain itu. Namun. keuntungan adalah peningkatan laba usaha dan keuntungan induk dan kerugian setelah disesuaikan untuk setiap kenaikan atau penurunan harga secara umum tingkat. Karena biaya penggunaan sumber daya yang cocok dengan harga beli saat ini. Untuk mengevaluasi baik induk dan operasi keputusan manajer. Penghematan biaya realisasi adalah peningkatan biaya saat ini aset yang dimiliki oleh perusahaan pada periode berjalan. Laba operasi Lancar merupakan selisih dari nilai saat ini dari output terjual lebih dari biaya saat ini masukan terkait. Pembenaran lain mungkin untuk penyertaan holding gains sebagai keuntungan adalah untuk mengatakan bahwa apresiasi nilai adalah sebuah fenomena ekonomi aktual yang dapat direalisasikan jika perusahaan itu untuk menjual aset tersebut. Istilah untuk penghematan biaya realisasi adalah 'keuntungan memegang / kerugian'. Memegang komposisi tertentu aktiva dan kewajiban adalah salah satu cara manajemen berusaha untuk meningkatkan posisi pasar perusahaan. tanpa perubahan harga. Konsep laba usaha memungkinkan pemisahan komponen ini. Modal adalah konsep kepemilikan keuangan real yang berarti keuntungan yang ditentukan setelah nilai ulangan membeli pembukaan (modal) pada tingkat harga umum. Laba usaha itu dihitung secara riil. alasan ini adalah tidak pantas untuk konsep biaya saat ini karena penekanan adalah nilai likuidasi atau harga keluar. Oleh karena itu. Juga. . berdasarkan akuntansi biaya historis. Oleh karena itu. semua aset dan kewajiban juga diukur pada harga beli saat ini dan muncul dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai kontemporer. ketika perusahaan membandingkan. Holding Keuntungan dan Kerugian Sebuah keuntungan usaha asumsi mendasar adalah bahwa pencampuran memegang keuntungan / kerugian dan operasi keuntungan / kerugian membingungkan evaluasi keputusan manajemen menghalangi alokasi sumber daya dalam perekonomian. Dalam akuntansi biaya historis. B. menentukan apakah kegiatan pengelolaan memegang berhasil atau tidak adalah hampir tidak mungkin kecuali untuk aktiva yang dibeli dan dijual pada periode yang sama. Manajer di lain ingin tahu apakah kegiatan ini memegang berhasil. Edwards dan Bell menawarkan konsep keuntungan yang mereka sebut terdiri dari 'keuntungan bisnis' (1) laba operasi saat ini dan (2) penghematan biaya realisasi. yang dapat maupun yang belum direalisasi. keuntungan dicatat hanya pada saat aktiva tersebut dilepaskan.·Holding keputusan tentang apakah akan 'ditahan' aset dan kewajiban atau untuk membuang mereka (misalnya melalui penjualan aset atau pembayaran utang) ·Operasi keputusan tentang bagaimana menggunakan dan membiayai operasi entitas. beberapa akuntan berpendapat bahwa pembelian aset perusahaan yang paling untuk digunakan dalam operasi perusahaan.

tidak melikuidasi mereka. Laba usaha lancar pada saat ini. Komponen ini didefinisikan sebagai: Diharapkan laba = pasar tingkat pengembalian nilai awal * aktiva bersih Laba tak terduga = kenaikan sporadis atau penurunan nilai kini aktiva bersih karena perubahan ekspektasi tentang tingkat arus kas masa depan. Holding keuntungan secara langsung berhubungan dengan laba tak terduga. Artinya. keuntungan dan dividen berkaitan langsung dengan menggunakan aktiva operasi. Financial Capital vs Physical Capital Di bawah sistem pasar akuntansi nilai. biaya sama dengan komponen arus kas didistribusikan atau keuntungan yang diharapkan. pembenaran teoritis hubungan ini adalah hubungan antara laba biaya saat ini dan keuntungan ekonomi. Termasuk keuntungan memegang sebagai komponen laba mencerminkan pandangan modal keuangan. tidak termasuk investasi tambahan oleh dan distribusi kepada pemilik. adalah keuntungan. sedangkan laba tak terduga mengukur perubahan arus kas karena faktor lingkungan yang tidak diprediksi pada awal periode. terutama dalam hal dividen kepada diri mereka sendiri dan hasil dari penjualan saham mereka.Revsine berpendapat bahwa komponen laba likuidasi berorientasi pada konsisten dengan informasi kebutuhan investor. Hasil investasi adalah sejumlah uang yang melebihi nilai investasi (disesuaikan dengan inflasi). perhitungan laba bergantung pada ukuran modal. keuntungan biaya saat ini identik dengan keuntungan ekonomi. Dalam ekonomi persaingan sempurna. Keuntungan ekonomi didefinisikan sebagai selisih antara nilai (diskon) kini dari arus kas yang diharapkan bersih dari suatu perusahaan di dua titik dalam waktu. Dalam akuntansi biaya saat ini ada dua pandangan dasar dan bersaing tentang apa yang merupakan modal awal dan akhir konsep keuangan dan konsep fisik . Oleh karena itu. Dalam jangka panjang. Investor khawatir dengan arus kas masa depan perusahaan. keuntungan yang diharapkan mengukur arus kas perusahaan mampu menghasilkan ke depan tak terbatas. Keuntungan ekonomi dapat dibagi dalam dua bagian : arus kas didistribusikan atau keuntungan yang diharapkan dan keuntungan yang tak terduga. Argumen Revsine menyiratkan bahwa arus keuntungan biaya adalah indikator utama arus kas masa depan. tidak termasuk investasi tambahan oleh dan distribusi kepada pemilik. keuntungan lebih tepat didefinisikan sebagai perubahan modal selama periode pelaporan dan bukan sebagai alokasi biaya perolehan ditentukan oleh banyak konvensi akuntansi. C. Setiap jumlah pada akhir periode yang melebihi jumlah yang diinvestasikan pada awal periode. laba adalah bagian dari keuntungan.

Samuelson bertanya-tanya mengapa penghematan biaya harus menjadi bagian dari keuntungan ketika mereka tidak menyadari arus kas. Samuelson percaya bahwa keuntungan memegang tidak boleh dimasukkan dalam laporan . karena kesulitan ini. misalnya. yang utama antara konsep modal keuangan dan konsep modal fisik adalah apakah atau tidak memegang keuntungan (atau kerugian) yang dimasukkan dalam laporan laba. ia menunjukkan bahwa pemisahan antara induk kegiatan dan aktivitas operasi tidak begitu jelas. yang juga digunakan oleh industri lain. Karena harga naik $ 2 per unit. karena itu. industri yang mungkin mengalami permintaan yang lebih besar untuk produk sehingga memperoleh lebih dari aktiva tidak lancar x. maka harus menjadi posisi untuk membeli 100 unit pada dan periode. Dalam Dukungan modal fisik Para pendukung modal fisik berpendapat modal yang merupakan unit fisik yang menunjukkan kemampuan operasi perusahaan. Samuelson berpendapat bahwa perubahan-perubahan dalam biaya saat ini harus menjadi penyesuaian pemeliharaan modal. Hal ini diperlukan. sehingga menaikkan harga x. $ 200 bukan keuntungan memegang. Untuk aset tidak lancar. dimasukkannya memegang keuntungan sebagai keuntungan terutama didasarkan pada dua argumen : • Mereka adalah penghematan biaya • Mereka merupakan peningkatan arus kas masa depan atas aset yang bersangkutan. Dalam hal ini. Samuelson berpendapat bahwa perubahan dalam biaya saat aktiva tidak lancar. tetapi penyesuaian pemeliharaan modal. Jadi. peningkatan biaya x tidak berarti penjualan masa depan lebih besar untuk sebuah perusahaan yang di industri b dan juga menggunakan x. Jika mereka harus dimasukkan dalam laporan laba lalu bagaimana dengan jenis lain penghematan biaya. untuk melihat korelasi antara biaya saat aktiva tersebut dan nilai kini dari seluruh perusahaan.Dari sudut pandang praktis. Sebagaimana dicatat sebelumnya. namun arus kas dikorbankan. namun arus kas individu tidak dapat diidentifikasi. Seperti meminjam uang pada saat suku bunga rendah daripada tinggi? Mengenai argumen dari korespondensi yang ada antara perubahan dalam biaya saat ini dan nilai (diskon) kini aset. Mengenai penghematan biaya. karena arus kas dikaitkan dengan aktiva tidak lancar yang diwakili oleh arus kas yang diperoleh dari penjualan output perusahaan. perbedaan antara dua sudut pandang adalah bahwa keuntungan memegang termasuk dalam keuntungan di bawah modal keuangan dan dikeluarkan di bawah modal fisik. biaya adalah 'sunk cost' yang tidak dapat dihindari oleh setiap tindakan di masa depan. Setelah aset tersebut diperoleh. perusahaan memiliki 100 unit di awal. perusahaan memerlukan dana sebesar $ 200 lebih pada dan periode untuk mempertahankan kemampuan awal operasinya. jika modal harus dipertahankan. asumsi adalah bahwa perubahan dalam biaya saat ini berkorelasi positif dengan perubahan nilai realisasi bersih dari aset. Secara kuantitatif. tidak perlu menyiratkan perubahan pada nilai sekarang dari arus kas dari penjualan produk untuk perusahaanperusahaan tertentu. Satu-satunya alternatif adalah menjual aset atau terus menggunakannya. Samuelson lebih lanjut menyatakan bahwa penghematan biaya merupakan peluang keuntungan yang dihasilkan dari mengambil salah satu tindakan sebagai lawan yang lain.

harga beli sekarang atau entri harga ukuran relevan biaya peluang di pasar faktor dan harus digunakan sistem ini. dana yang cukup dipertahankan dalam perusahaan untuk membiayai semua penggantian pemulihan aset dari beban. Memiliki dua keberangkatan utama dari biaya historis konvensional: Nilai aktiva non-moneter disesuaikan untuk mengukur perubahan harga jual pasar khusus untuk aktiva dan mereka dimasukkan dalam pendapatan sebagai keuntungan yang belum direalisasi. jika biaya variabel. terus berubah. Menggunakan biaya tetap sebagai contoh lagi. Ia mendukung posisi modal fisik. jika harga pasar tanah perusahaan dan meningkatkan bangunan. seperti perubahan permintaan dan penawaran. Mayor fitur dari sistem kapasitas fisik Kapasitas pemeliharaan Sistem biaya saat ini didasarkan pada konsep entitas utuh mempertahankan kemampuan perusahaan untuk terus memberikan jumlah yang sama barang dan jasa . Hal ini berpendapat bahwa perusahaan harus menyesuaikan operasi untuk mengambil keuntungan dari perubahan ini terusmenerus di pasar faktor dalam rangka untuk tetap kompetitif dan efisien.kemampuan operasinya. Informasi ini juga dapat digunakan untuk menghitung harga yang harus dibayarkan untuk mendapatkan masukan dan untuk menghitung harga minimum di mana perusahaan itu whiling untuk menjual output di bawah asumsi kontinuitas dan tidak likuidasi. maka metode modal yang lebih intensif produksi akan dibutuhkan untuk mengurangi input tenaga kerja dan meminimumkan biaya. Sistem ini didasarkan pada konsep ekonomi analisis marjinal di pasar faktor. Jika tidak ada perubahan teknologi. serta harga pembelian aktiva tetap. Kekuatan pasar. mereka harus digunakan lebih intens dalam proses produksi. . menggunakan konsep ini. Hasilnya adalah bahwa upah dan input variabel lain untuk produksi. Hal ini dicapai dengan pencocokan penggunaan sumber daya dengan menggunakan harga beli saat ini dan memastikan nilai pembelian item moneter umum dipertahankan. logika ekonomi menunjukkan bahwa efisiensi operasi optimal terjadi dimana volume tertentu output diproduksi pada biaya peluang pasar total minimum dari input faktor. terus operasi untuk mempengaruhi harga di pasar faktor. atau dijual Facebook suatu operasi dipindahkan ke lokasi yang lebih murah. Exit Price Accounting Pendapatan dan modal Exit price accounting merupakan sistem akuntansi yang menggunakan harga jual pasar untuk mengukur posisi keuangan perusahaan dan kinerja keuangan.laba. Perubahan daya beli umum uang dipertimbangkan ketika mengukur modal keuangan dan hasil usaha. disewakan. Sebagai contoh. (seperti upah) meningkat. pemeliharaan modal membutuhkan bahwa stok fisik awal aktiva bersih dipertahankan.

pada prinsipnya. Argumen untuk exit price accounting Menyediakan informasi yang berguna Perusahaan bisnis terutama dimiliki langsung oleh orang atau mitra kelompok kecil. perusahaan harus mempertimbangkan apakah kesempatan alternatif untuk keuntungan yang lebih besar ada untuk aset non-lancar jika mereka dijual dan hasil investasi. perusahaan akan menjaga aktiva tidak lancar hanya apabila nilai (diskon) sekarang dari arus kas masa depan bersih dari penggunaan aktiva lebih besar dari nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan bersih dari investasi alternatif pintu keluar nilai aset tersebut. Maka. Jika aset tersebut dibeli untuk kas. dan tidak ada penyesuaian yang dibuat langsung ke cadangan). ini adalah konsep biaya peluang. Ini adalah subyek dan tidak diinterpretasi atau dimengerti oleh orang yang tidak terbiasa dengan harapan subjektif itu didasarkan pada. Oleh karena itu. (Akuntansi surplus Bersihkan adalah ketika laporan laba rugi membuka link lembar keseimbangan neraca penutupan. laba diukur dengan konsep 'komprehensif' yang mengukur perubahan nyata total nilai semua elemen yang diakui dari ekuitas. Tapi konsep perilaku adaptif melihat perusahaan sebagai selalu siap untuk membuang aset jika tindakan ini adalah kepentingan yang terbaik. sebuah nilai tukar (harga keluar) dan nilai pakai. ia akan berubah kemampuannya untuk beradaptasi. Pada setiap waktu. yang menggunakan harga jual dan bukan harga penggantian aset. ia mengakui bahwa setiap aset. Tetapi konsep perilaku adaptif melihat perusahaan sebagai selalu siap untuk membuang aset tindakan adalah kepentingan yang terbaik. dan mewakili akuntansi surplus bersih. bukan fakta hadir. Tujuan akuntansi Adaptif pengambilan keputusan Ketika perusahaan membeli aktiva tidak lancar. yaitu tidak dalam situasi 'fire-sale'. Laporan laba rugi merupakan laba (rugi) usaha serta keuntungan disesuaikan dengan inflasi dari aset induk. oleh karena itu. Jika aset tersebut dibeli secara kredit. nilai pakai (nilai sekarang) pada dasarnya adalah sejumlah nilai yang dihitung dari harapan sekarang dan cahmbers berpendapat bahwa itu merupakan keyakinan tentang masa depan. . sebagai basis pengukuran. hal ini mengurangi kemampuan perusahaan untuk memperoleh kredit lebih lanjut. penurunan saldo kas perusahaan berkurang kebebasannya untuk lay out kas untuk investasi lainnya.Aset di neraca disajikan kembali sebesar nilai keluar (harga jual) sehingga mereka mewakili 'nilai pasar wajar' kepada perusahaan dalam likuidasi tertib.

Namun. Itu membuat tidak menggunakan karakteristik fisik atau aset lainnya. yang lain sebesar nilai kini (sewa aset) dan masih lain di setara kas (debitur) dan memperoleh neraca berarti. Namun. maka tidak ada arti tertentu atau komersial dapat dideduksi dari agregat . Untuk menjadi relevan. Oleh karena itu MacNeal menyarankan bahwa kompromi harus bisa diterapkan ke nilai: efek aset pada harga pasar (exit price) aktiva yang dapat diandalkan dengan biaya pengganti. pada gilirannya. Jika tidak ada kendala. Juga tidak bisa kita gunakan campur aduk biaya historis pada tanggal yang berbeda dan tempat makna pada perhitungan aktiva bersih. Produk utama dari sistem akuntansi laporan akuntansi . penilaian dari semua elemen dalam neraca dan laporan laba rugi pada setara uang mereka (nilai keluar). informasi dapat dikumpulkan yang relevan untuk setiap user untuk atau masalahnya diberikan dan model keputusan.neraca dan laporan laba rugi. tidak semua aset memiliki pasar siap. keuntungan harus mencakup semua keuntungan maupun yang belum direalisasi dan kerugian sesuai dengan prinsip surplus bersih. Ini adalah diri konsisten . memungkinkan pengguna untuk menentukan tindakan untuk mengambil dari beberapa alternatif. informasi harus berguna dalam model keputusan pengguna laporan akuntansi. kita tidak bisa nilai kewajiban sebesar harga perolehan (surat hutang). non-reproducible pada biaya historis. beberapa aset sebesar biaya penggantian (persediaan). Relevan dan informasi yang dapat dipercaya. Maka. Kadang-kadang non-marketable. Solusi ideal dipandang untuk akuntan untuk melaporkan semua keuntungan dan kerugian dan nilai seperti yang ditentukan dalam pasar yang kompetitif.uang dan setara uang. yang mengelola bisnis dan tahu semua rinciannya. kendala ada karena informasi sumber daya produksi langka dan mahal. Jika kita memberikan nilai yang berbeda dengan karakteristik yang relatif kecil dari fakta dan menggunakan skala pengukuran relatif kecil. Model keputusan.Akuntan yang menyiapkan laporan keuangan memiliki kewajiban untuk hanya dua pihak yang tertarik: pemilik. menyediakan satu aturan yang dapat diterapkan secara konsisten terhadap perusahaan manapun. dan kreditur. Sebagai contoh. Masalahnya adalah untuk memilih model keputusan yang sesuai dengan menilai kemampuan model untuk memprediksi konsekuensi dari program alternatif yang tersedia saat tindakan. yang tertarik terutama dalam kemampuan pemiliknya untuk membayar rekening atau pinjaman saat jatuh tempo. Sistem ini berkonsentrasi pada pengukuran kemampuan keuangan penting .mereka tidak dapat secara logis ditambahkan bersama-sama. Aditif Cahmbers mempertimbangkan masalah aditif menjadi faktor kunci dalam mendukung akuntansi CCE.

Informasi . Menggunakan 148 perusahaan bisnis. McKeown juga menerapkan model ruang untuk sebuah perusahaan berukuran sedang jalan kontraksi. Penyusutan tidak didefinisikan dengan cara konvensional. Dia berpendapat bahwa fitur positif akuntansi harga keluar adalah bahwa laporan keuangan bebas alokasi. jika sebuah perusahaan pembelian aset nilai keluar yang berbeda secara signifikan dari harga entri. dipertukarkan adalah bagian dari definisi suatu aset sehingga goodwill.Alokasi Thomas mengeluhkan kenyataan bahwa sistem akuntansi biaya (historis dan arus) sangat bergantung pada alokasi biaya untuk penilaian aset dan penentuan laba. Selain itu. Parker menunjukkan bahwa untuk mengukur objektivitas dan komparatif. Objektivitas didefinisikan sebagai konsensus di antara penilai. dan menyimpulkan dengan analisa statistik bahwa metode yang digunakan untuk menentukan harga keluar adalah objektivitas lebih (diverifikasi) daripada metode berdasarkan PSAK.dipertukarkan dan adanya harga jual . Jika tidak ada nilai realisasi dapat dikaitkan dengan item. Komparatif didefinisikan sebagai sebuah konsensus dalam pengukuran. harga pasar sebenarnya. Dalam studi lain. McKoewn dibandingkan empat model yang diusulkan dengan metode bawah GAPP untuk objektivitas mereka (verifiability) dan menyimpulkan bahwa model CCE adalah yang paling objektivitas. maka item tersebut akan memiliki saldo nol. namun dalam arti ekonomi penurunan harga pasar. setiap tokoh mengacu pada saat ini. Laba menampilkan jumlah perubahan daya beli riil dari aktiva bersih. Dengan dua kendala . Kenyataan Keluar harga akuntansi melibatkan referensi untuk contoh-contoh dunia nyata karena. maka aset tersebut adalah proposisi berisiko. Namun. beberapa studi penelitian menunjukkan bahwa harga pasar relatif lebih objektif daripada kebanyakan orang percaya. Ukuran risiko Keluar harga dan perubahan harga keluar juga bisa menjadi indikasi risiko keuangan pembelian aset. ia berpendapat. tapi arus masuk aktiva dan perubahan nilai-nilai keluar dari aset perusahaan dan kewajiban dalam suatu periode tertentu.semua item pada laporan keuangan dapat dikuatkan dengan bukti nyata-dunia. Parker melakukan studi penelitian tentang perbandingan relatif dan objektivitas untuk nilai keluar dan jumlah biaya historis tercatat. Penyebab utama dari kurangnya objektivitas nilai tercatat adalah dispersi estimasi akuntansi di masa manfaat dan nilai sisa. tidak termasuk dari pertimbangan. nilai-nilai keluar mengungkapkan dispersi kurang dari jumlah tercatat. Obyektifitas Hal ini sering dikatakan bahwa harga pasar saat ini tidak objektif. Misalnya. Penyusutan tidak mungkin terjadi dalam beberapa tahun jika harga naik atau tetap konstan. tidak termasuk investasi tambahan oleh dan distribusi kepada pemilik. Laporan laba-rugi tidak dapat melaporkan perubahan dalam jumlah yang dialokasikan. yang tidak dapat dijual secara terpisah.

3. informasi tentang dampak risiko tersebut terhadap laporan posisi keuangan (neraca) dan laporan kinerja keuangan. Bell menyatakan: Aktiva tertentu telah dibeli dengan rencana operasi dalam pikiran. untuk memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi posisi risiko dan kinerja dalam mengelola risiko keuangan yang signifikan rancangan standar akan membutuhkan: 1. biaya peluang meningkat kembali dan harus dioperasikan dengan lebih efisien. Argumen versus keluar harga akuntansi Konsep laba mengingat bahwa keuntungan adalah ukuran efektivitas kinerja aktual perusahaan dalam menggunakan sumber daya yang dipercayakan kepadanya. jika harga keluar meningkat secara drastis. Sebaliknya. oleh karena itu pengukuran kinerja dalam hal yang seharusnya.keuangan menunjukkan bahwa pembelian aset tersebut harus merupakan proposisi jangka panjang dimana nilai ekonomi yang ditemukan oleh nilai pakai. memang orang-orang Setelah evaluasi ini dibuat. daripada mereka yang mungkin yang mungkin terjadi jika perusahaan melakukan sesuatu yang lain dari apa yang direncanakan Aditif pendukung keluar harga mengklaim bahwa pengukuran akuntansi. operasioperasi. 2. Argumen versus keluar akuntansi harga yang harus mengukur peristiwa masa lalu. 'seperti pandangan dari perusahaan. deskripsi dari setiap risiko keuangan yang signifikan dan tujuan perusahaan dan kebijakan untuk mengelola risiko tersebut. jika mereka harus . perusahaan dapat memutuskan apakah akan terus menggunakan aset untuk tujuan tersebut diperoleh atau untuk menjualnya dan menggunakan hasil mereka dalam beberapa alternatif lain. rencana itu. seperti yang diperiksa oleh Strelling. orang-orang yang benar-benar terjadi. hanya akan tampaknya tidak berlaku. Di sisi lain. Hanya setelah rencana yang diharapkan dalam hal hasil yang dibuat dapat kita melanjutkan ke tahap berikutnya untuk menentukan apakah rencana itu harus diubah dan aktiva yang dijual. Bell berpendapat bahwa untuk perusahaan lain dari satu yang berkaitan dalam operasi perdagangan paling sederhana. Informasi mengenai metode dan asumsi utama yang digunakan untuk memperkirakan nilai wajar instrumen keuangan. Sebuah konsep bermakna laba. tujuan dan modus yang berpikir. keluar pengukuran harga memerlukan konsep keuntungan di mana rencana selalu untuk memaksimalkan setara kas aktiva bersih selama periode pendek periode yang berurutan.

Penilaian kewajiban Chambers berpendapat bahwa hutang obligasi secara efektif bentuk modal dan harus dinyatakan sebesar nilai nominal. Dalam kebanyakan kasus. ini telah membuat sebagian untuk mengisi Chambers dengan inkonsistensi pengobatan. harus didasarkan hanya pada nilai masa lalu dan kini. dalam pertahanan. perusahaan berutang pemegang obligasi hanya jumlah kontrak obligasi. pada kenyataannya. karena itu adalah jumlah kontrak yang relevan dalam menilai posisi keuangan saat ini. Biaya saat ini atau exit price Satu pertanyaan sangat penting dalam memutuskan apakah akan menggunakan biaya saat ini atau harga keluar. Hal ini secara logis menyiratkan kemampuan perusahaan untuk pergi ke pasar untuk membeli obligasi sendiri dengan harga pasar. Nilai realisasi untuk sebuah aset yang harus dijual segera dalam likuidasi mungkin memaksa sangat menyimpang dari bahwa dalam likuidasi. karena obligasi sebagai aktiva harus dinyatakan sebesar nilai pasar. Pengkritik menunjukkan. ini setara dengan nilai nominal. arus kas yang setara Kadin aset ditentukan berdasarkan asumsi likuidasi bertahap dan teratur. maka model harga keluar sendiri melanggar prinsip eksklusi perhitungan antisipatif. menurut definisi kamar sendiri. Jika. peristiwa masa depan harus diasumsikan ketika setara kas saat ini tercatat pada tanggal neraca. bagaimanapun. antisipasi tidak dapat dihindari dalam setara kas memastikan saat ini. . Di tahap mana dari siklus operasi harus keluar harga mendominasi penilaian aset? teori biaya kini berpendapat bahwa harga entri adalah 'normal' metode penilaian karena alasan berikut: Menggunakan harga keluar mengarah ke revaluasi anomali atas akuisisi karena segera setelah nilai pembelian biasanya jatuh sehingga kurang dari harga perolehan. Chambers menyatakan bahwa pada waktu tertentu. Jika itu terjadi. Menggunakan harga keluar menyiratkan pendekatan jangka pendek untuk operasi bisnis karena salah satu tertarik pada nilai-nilai disposisi dan likuidasi. Menggunakan harga keluar untuk persediaan barang jadi mengarah pada antisipasi terhadap laba operasi sebelum titik skala karena persediaan dinilai lebih dari biaya saat ini. posisi keuangan menunjukkan kemampuan perusahaan untuk terlibat dalam transaksi. perhitungan antisipasi tidak dapat ditambahkan bersama-sama dengan angka saat ini. Tapi kritikus tidak yakin karena. terlepas dari harga di pasar.objektif. bertahap teratur. bukan di nilai pasar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.