PROFIL KABUPATEN / KOTA

KOTA SURAKARTA JAWA TENGAH

110º45’35” BT dan 7º36’00”. Kecamatan yang .7º56’00”LS dengan luas wilayah 44. Eksistensi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Pura Mangkunegaran (sejak 1745) menjadikan Solo sebagai poros. Tatanan sosial penduduk setempat yang tak lepas dari sentuhan-sentuhan kultural dan spasial keraton semakin menambah daya tarik. LUAS WILAYAH KOTA SURAKARTA NO 1 2 3 4 5 KECAMATAN Laweyan Serengan Pasar Kliwon Jebres Banjarsari TOTAL LUAS (Km²) 8. Nilai jual ini termanifestasi melalui bangunan-bangunan kuno.04 Sumber : Litbang Kompas diolah dari Badan Pusat Statistik Kota Surakarta. Tabel V. 2001 Orientasi Wilayah Secara geografis wilayah Kota Surakarta berada antara 110º45’15”.82 12. 1. dan karya seni yang menakjubkan. sejarah.04 km2 dengan jumlah penduduk sesuai sensus tahun 2000 sejumlah 490.04 Km² dengan batas-batas sebagai berikut Batas Utara : Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Boyolali Batas Selatan : Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Karanganyar Batas Timur : Kabupaten Sukoharjo Batas Barat : Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Karanganyar Kota Surakarta terdiri dari 5 kecamatan seluas keseluruhan 44.19 4.64 3. Salah satu tradisi yang berlangsung turun temurun dan semakin mengangkat nama daerah ini adalah membatik.214 jiwa. tradisi yang terpelihara.81 44. batik dan Pasar Klewer adalah tiga hal yang menjadi simbol identitas Kota Surakarta. dimana keduanya saling mendukung dalam meningkatkan sektor ekonomi. seni dan budaya yang memiliki nilai jual. Pariwisata dan perdagangan ibarat dua sisi mata uang.KOTA SURAKARTA ADMINISTRASI Profil Wilayah Keraton.58 14. Seni dan pembatikan Solo menjadikan daerah ini pusat batik di Indonesia.

832 546.418 jiwa/km2) dan terendah terdapat pada Kecamatan Laweyan (10.469 553.762 10.630 jiwa. yang mempunyai ketinggian ±92 dari permukaan air laut.000 nyata. Wilayah kecamatan dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi terdapat di Kecamatan Pasar Kliwon (915. dan 540.394 85.776 136. Secara umum kota Surakarta merupakan dataran rendah dan berada antara pertemuan kali/sungai-sungai Pepe.000 penduduk Kota Surakarta berjumlah 545.74%.986 554.870 162.000 menjadi 554.19 4.64 3.81 km2) sedangkan kecamatan yang mempunyai luas paling kecil yaitu Kecamatan Serengan. JUMLAH PENDUDUK 539.945 19. sedangkan pertumbuhan terendah sebesar 0.630 12.622 12.04 PENDUDUK JUMLAH KEPADATAN 107. Jumlah penduduk Kota Surakarta tahun 1998 sampai dengan tahun 2002 dapat dilihat pada grafik di sebelah.82 12. 535. PENDUDUK Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk Jumlah penduduk Kota Surakarta pada tahun 2002 sebanyak 554.127 jiwa/km2).3%.18% terjadi pada tahun 2002.459 61.630 PERTUMBUHAN PENDUDUK KOTA SURAKARTA 1998-2002 .593 17. 550. 1998 1999 2000 2001 2002 Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2001.000 539.58 14.000 Pertumbuhan penduduk 530. TAHUN yaitu sebesar 1. Pada tahun 1998.81 44.000 rata-rata adalah 0.mempunyai luas wilayah paling besar yaitu Kecamatan Banjarsari (14. NO 1 2 3 4 5 KECAMATAN Laweyan Serengan Pasar Kliwon Jebres Banjarsari TOTAL JUMLAH PENDUDUK KOTA SURAKARTA TAHUN 2002 LUAS (Km²) 8. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel V.594 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Surakarta. jumlah penduduk Kota Surakarta mengalami kenaikan yang cukup 555.630 jiwa pada akhir tahun 2002. Jenes dengan Bengawan Solo.387 542.708 10.387 jiwa. 2. 2002 Dalam kurun waktu 5 tahun dari tahun 1998 sampai tahun 2002.580 554.

233 136.129 17. Sriwedari 7.210 3.839 10. Serengan 1. Panularan 5.325 Jumlah Penduduk 107.014 19. Jajar 11.388 8.193 3.649 .593 11.921 1.501 23.214 jiwa yang tersebar ke 5 wilayah kecamatan.459 14.324 0.788 10. Semanggi 3.270 0. Karangasem II.503 0.955 85. Jebres 1.785 0. Sondakan 9.841 17. Purwosari 8.386 Sex Ratio 98 100 90 99 96 95 89 100 92 101 100 96 96 99 94 98 98 96 97 89 96 99 100 93 90 92 77 94 98 96 95 91 101 83 97 102 100 94 88 94 Tingkat Kepadatan 12.394 17. Kepadatan rata-rata adalah 12. Kec.779 6.865 12.339 0. Pajang 2.093 20.228 31.661 5.582 0.640 0. Kec.394 jiwa/km2.575 15.055 1.793 19.674 14.843 0.350 0.293 0.175 0.04 memiliki jumlah penduduk sebanyak 490.330 4.759 11.Sebaran dan Kepadatan Penduduk Kota Surakarta dengan luas wilayah 44.698 19. Sangkrah 9.347 8.762 3.175 2.192 12.963 5. Tipes 5.513 0.460 15.778 18.638 1.93 6. Tegalharjo Luas Wilayah Km2 8. Kemlayan III.544 0.360 0.425 6.634 12.346 5. Pucang Sawit 7.611 7.510 18.967 19.194 0.540 1.892 5. Sewu 6.640 0.815 0.763 16.130 19.719 9.551 0. Serengan 4.125 14.049 12.650 0.553 0.657 12. Sudiroprajan 4.860 6.015 17. Tabel V. SEBARAN DAN KEPADATAN PENDUDUK Kelurahan I. Baluwarti 6.840 4.622 23.707 61.248 0.715 12. Sedangkan wilayah dengan kepadatan terendah adalah kecamatan Jebres yaitu 10.407 0. Joyotakan 2. Purwodiningratan 9.093 3.127 jiwa/km2.715 6. Kerten 10.273 11. Bumi 4.561 4.225 0. Kepatihan Kulon 2. untuk lebih jelasnya dapat kita lihat pada tabel berikut. Kratonan 6.586 19.300 3. Pasar Kliwon 1. Pasar Kliwon 4.342 14.727 19.031 7. Kampung Baru 7.390 12.306 0.668 0. 3.307 24.459 0.594 jiwa/km2.409 9.171 4.128 11.230 0.827 19. Kec.932 15.776 20.943 12.923 9. Jagalan 8.033 11.884 15. Laweyan 1. Joyosuran 2. Danukusuman 3.806 9.431 5. Gandekan 5. Kedung Lumbu 8.373 0.870 17.373 0. Kepatihan wetan 3.912 13.485 1. Kec. Jayengan 7. Gajahan 5. Penumping 6.452 0.056 9.945 8.896 27.762 9. Laweyan 3. Wilayah dengan penduduk terpadat adalah Kecamatan Serengan dengan kepadatan 19.508 0. Kauman IV.

631 29.843 554.329 14.277 0.811 5.145 21. yakni Boyolali. dan Klaten.113 3. Mangkubumen 11.872 162.025 10.429 278 80 74 255 150 1464 1.193 1.280 1.142 Tingkat Pendidikan SD SLTP SLTA D I/II D III SI Jumlah EKONOMI Kondisi Perekonomian Daerah Pariwisata dan perdagangan merupakan dua sektor yang berpengaruh besar pada pertumbuhan perekonomian di Kota Surakarta.238 2.301 10.464 14.233 14. 4.874 Sumber : Monografi kelurahan dalam Surakarta Dalam Angka 2002 Tenaga Kerja Jumlah pencari kerja pada akhir tahun 2002 sebanyak 5. Wonogiri. No 1 2 3 4 5 6 BANYAKNYA PENCARI KERJA MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TAHUN 2002 Sisa Akhir tahun lalu L P 3 13 295 311 1.708 35. Tabel V.960 Yang Terdaftar L P 25 13 39 77 1.890 4.371 17.986 7.797 1.132 176 206 776 997 2. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari tabel berikut.170 5.003 14.527 4.Kelurahan 10.272 0. Sektor pariwisata tidak akan ada artinya jika tidak didukung oleh sektor perdagangan.250 Jumlah Penduduk 30.993 19. Karanganyar. Tingkat pendidikan pencari kerja di Kota Surakarta adalah Sarjana (S1) yaitu sekitar 57%. Kadipiro 2.051 15.141 1. Keprabon 7.788 9.425 Penempatan L 18 277 274 89 40 698 P 11 328 719 93 37 1.188 Dihapuskan L 6 51 792 189 465 1. Hal ini dikarenakan keterbatasan lahan yang ada. Gilingan 4. Manahan 12.844 7. Mojosongo V. Jebres 11.061 3. Kestalan 6. Banjarsari 1.055 Sisa akhir Tahun L P 4 13 6 8 1. Sukoharjo. Ketelan 9. . Kec.127 17.583 7. sektor pertanian tidak bisa berbicara banyak. Stabelan 5. Sragen.360 0.740 4.333 1.366 5.524 12.381 13.282 1. Kebutuhan sektor ini harus bergantung pada daerah lain di sekitarnya. Keberadaan Pasar Klewer dan pasar-pasar tradisional lain yang selalu memberikan konstribusi retrebusi kedua terbesar setelah pajak penerangan jalan.238 laki-laki dan 2.619 3.088 2.563 P 2 46 474 130 403 1. Banyuanyar JUMLAH Luas Wilayah Km2 3.063 1.142 perempuan.213 400 80 74 357 49 1.725 13.298 2.377 40. Berbeda dengan sektor perdagangan. Sumber 13.670 10.196 11.380 jiwa yang terdiri dari 3.318 0.630 Sex Ratio 93 95 98 98 94 95 101 108 97 93 100 90 101 100 98 105 Tingkat Kepadatan 9.984 4.250 0. Punggawan 10.091 17. Timuran 8. Nusukan 3.315 0.208 0.

dan Air Bersih Pengangkutan dan Komunikasi Keuangan Jasa – jasa Pertanian Industri Pengolahan Pertambangan dan Penggalian Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Surakarta 2002 DISTRIBUSI PERSENTASE KEGIATAN EKONOMI 2001 Pertambangan dan Penggalian.358 4. Sedangkan sektor lainnya (23. listrik.279 Sumber : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surakarta.256 2000 Volume Nilai (Ton) (US$ 000) 4.05 Bidang Perdagangan.Tabel V.670 1. .29 11. karung. 9. dan gas rata-rata 4-5%.64 10.67 0. 0. dan Restoran.93 9. Tabel V.67% Perdagangan. dan Restoran Bangunan Listrik Gas.709 526 4. bangunan. 5.422 1. 2002 Jenis komoditi ekspor Kota Surakarta yang tertinggi pada tahun 2001 yaitu komoditi mebel dengan volume 8 ribu ton senilai 11 ribu U$.326 3.29% Pengangkutan dan Komunikasi. Selain itu komoditi unggulan lainnya yaitu alat tulis. Hotel.549 953 525 1999 Nilai (US$ 000) 5.32 10.495 6.63% Keuangan. 24.81% Jasa – jasa.199 1. tekstil.754 1. 1. plastik dan batik.752 1. 11. meningkat 30-40% dari 4 ribu ton senilai 6 ribu US$ pada tahun 2000.932 2.93%). kemudian diikuti oleh sektor perdagangan. No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 DISTRIBUSI PERSENTASE KEGIATAN EKONOMI 2001 Jumlah (%) 24. 29. Hotel.67%).66 1. 6.143 2.32%). dan Air Bersih.336 1.598 2001 Volume (Ton) 8. 10.416 576 862 334 Nilai (Us$ 000) 11. 10. sektor pengangkutan dan komunikasi (10.93% Bangunan.997 426 4. 1.32% Listrik Gas.63 1.2001 Volume (Ton) 3. kontribusi yang cukup signifikan membangun perekonomian Kota Surakarta yaitu sektor industri pengolahan (29. sektor jasa-jasa (11.580 1.05% Industri Pengolahan.63%). hotel dan restoran (24.64% Dari data tahun 2001.45%) meliputi sektor pertambangan.539 855 4. pertanian.66% Pertanian.81 29.738 6. No 1 2 3 4 5 Jenis Mebel Alat Tulis Karung Plastik Tekstil dan Produk Tekstil Batik dan Batik Garmen EKSPOR KOMODITAS BESAR KOTA SURAKARTA TAHUN 1999 .733 1.

Pusat Perbelanjaan 4. Prombongan 18 Tanaman Hias Jumlah Sumber: Dinas Pengelolaan Pasar Kota Surakarta dalam Surakarta Dalam Angka 2002 Keuangan Daerah Dari sisi penerimaan APBD Kota Surakarta pada tahun 2002.871.180.853.636.1 milyar atau sekitar 20%. 7. anggaran terbesar. Belanja Pembangunan TOTAL Sumber : Pemerintah Kota Surakarta. Tekstil 11. sedangkan untuk belanja pembangunan. Dept.819. Dengan alokasi dana pembangunan yang cukup kecil dibandingkan dengan alokasi untuk belanja rutin. Cenderamata 16.8 milyar. Hewan 6.2002 1998 2 23 2 4 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 2 3 48 1999 1 5 1 31 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 2 3 58 Tahun 2000 1 5 1 31 2 1 1 2 1 1 2 1 1 1 2 1 2 3 58 2001 1 7 1 28 2 2 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 2 3 58 2002 1 7 1 28 2 2 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 2 3 58 Jenis Pasar 1.302 198. Sedangkan penerimaan lain yaitu sebesar 18.922.000 2.4 milyar dari sekitar 267.724 54. Bagian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Lalu 2.9 milyar.808.172. Bagian Dana Perimbangan 4.960 213. Besi 9. Pusat Jajan 17.6 milyar. dialokasikan hanya sebesar 54. penerimaan daerah yang berasal dari Dana Perimbangan merupakan yang terbesar yaitu sekitar 74% atau sekitar 198.000 267. Bagian Lain – lain Penerimaan yang Sah TOTAL PENGELUARAN 1.236 267. Sepeda 15.817. Ember 14.018. salah satu pertimbangan yang dipakai dalam menentukan kebijakan pengelolaan anggaran belanja seperti sebagai berikut : Tabel V. Belanja pembangunan difokuskan pada sektor yang bersifat cost recovery. Umum 5. Mebel 10.808. 8.Tabel V. diperuntukan bagi belanja rutin yaitu hampir sekitar 80% atau sekitar 213.209 0 18. Pasar Swalayan 3. 2002 .427. sedangkan penerimaan yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah menyumbang sekitar 16% atau sekitar 44. Bagian Pendapatan Asli Daerah 3.368. ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH 2002 JUMLAH (Rp) 6.1 milyar yang berasal dari penerimaan yang sah lainnya dan sebesar 6.141. Store 2.871. Buah 7. Dari sisi pengeluaran.960 PENERIMAAN 1.449 44.376. Bambu 13. Bunga 12. Belanja rutin Pos DPRD 1. Ikan Hias 8. Bagian Pinjaman daerah 5.278. BANYAKNYA PASAR MENURUT JENISNYA DI KOTA SURAKARTA TAHUN 1998 .2 milyar yang berasal dari sisa anggaran tahun lalu.986.

9. Apotek Jumlah Pemerintah 3 1 1 15 27 1 48 Swasta 9 32 10 22 6 85 164 Jumlah 12 33 11 15 27 22 7 85 212 Sumber : DKK Kota Surakarta dalam Surakarta Dalam Angka 2002 . Balai Pengobatan 3. Tabel V. Toko Obat 7. Rumah Sakit 2. SLTP 75 unit. dan fasilitas pendukung lainnya. Jumlah sekolah tiap-tiap kecamatan dapat kita lihat pada tabel berikut. Puskesmas 15 unit. Puskesmas 5. Sekolah Dasar 294 unit. Selain itu Kota Surakarta juga memiliki Perguruan Tinggi sebanyak 32 unit. Puskesmas Pembantu 6. Rumah Bersalin 4. FASILITAS UMUM dan SOSIAL Pendidikan Menurut data pada tahun 2002/2003. Fasilitas kesehatan menurut jenisnya dapat kita lihat pada tabel berikut. FASILITAS KESEHATAN MENURUT JENISNYA DI KOTA SURAKARTA TAHUN 2002 Jenis Fasilitas Kesehatan 1. Jumlah Rumah Sakit sebanyak 12 unit. Kota Surakarta telah memiliki fasilitas kesehatan yang cukup memadai. Kota Surakarta memiliki fasilitas pendidikan yang terdiri dari Taman Kanak-Kanak 258 unit. dan SMU 44 unit. NO JUMLAH SEKOLAH TIAP KECAMATAN DI KOTA SURAKARTA TAHUN 2002/2003 TK N 1 1 S 56 32 35 63 71 257 SD 57 30 53 59 95 294 SLTP 18 11 9 17 20 75 SMU 12 3 5 6 18 44 SMK 13 3 2 6 17 41 PT N S KECAMATAN 1 Laweyan 2 Serengan 3 Pasar Kliwon 4 Jebres 5 Banjarsari Jumlah 3 29 Sumber: Dikpora Kota Surakarta dalam Surakarta Dalam Angka 2002 Fasilitas Kesehatan Sebagai Kota Besar. Tabel V. 10. Laboratorium 8.Penerimaan PAD Kota Surakarta perlu ditingkatkan seiring dengan berlakunya UU tentang Otonomi Daerah melalui optimalisasi sumber-sumber pendanaan yang selama ini ada. selain berusaha menciptakan sumber-sumber pendanaan baru. baik dari penerimaan sektor pajak maupun perusahaan daerah.

Rumah Tangga C 6. Rumah Tangga D 7.572 1. Susut/Hilang Jumlah Banyaknya Jumlah Pelanggan 522 438 2.91 %.459 1.100 2.923 unit. dan cakupan pelayanannya mencapai 60 persen dari 554.250 7.177.12 %. 10.738.09 % dan sarana umum 0.244.292.020 35.946 1. Niaga Kecil 9. peningkatan itu dapat dilihat dari semakin meningkatnya jumlah pelanggan PDAM.587 562 5. 12.282.343. 7.738. Karena semua daerah bisa terjangkau oleh air bersih PDAM. No.586.831.646 565. instansi pemerintah naik 27.350 102.216. 9.340.383 315 50.742.150 380. Rumah Tangga B 5. Pasokan air minum perkotaan oleh PDAM sudah dapat melayani seluruh kecamatan yang ada di Kota Surakarta. Niaga Besar 10. 2. Semuanya menggunakan sistem IPA (Instalasi Pengolahan Air).024 Volume (m3) 738. jumlah sambungan rumah 52. Jenis pelanggan yang meningkat jumlahnya pada tahun 2000 adalah kelompok pelanggan toko dan industri sebesar 37.000 1.285 Sumber: PDAM Kota Surakarta dalam Kota Surakarta Dalam Angka 2002 TABEL V.131.894 309. Tabel V.159.032 10.309.770 1.592 15.262. 12.246. 5.499 219. Rumah Tangga A 4. 1. Sosial Khusus 3.696 jiwa penduduk kota.98 %.256 1.791. Sedangkan pelanggan yang mengalami penurunan adalah rumah tangga sebesar 1.762 1. 11.250.307.949 1.186. 3.457 3.966 494.PRASARANA dan SARANA PERMUKIMAN Komponen Air Bersih Kebutuhan air bersih di Kota Surakarta semakin lama semakin meningkat.537 1. 8.049 15.900 13.272 1. 6.155. Instansi Pemerintah 8.493 1.391. maka di kota ini tidak terdapat lokasi/daerah yang rawan air.700 737.442.014. Sosial Umum 2.303.921 1.228.051 1.213.88 % dan kebutuhan sosial 2. 4.611 1. dengan kapasitas 621 liter / detik.200 Sumber: PDAM Kota Surakarta dalam Kota Surakarta Dalam Angka 2002 .100 817. BANYAKNYA AIR MINUM YANG TELAH DIDISTRIBUSIKAN KE PELANGGAN SETIAP BULAN DI KOTA SURAKARTA SELAMA TAHUN 2002 Bulan Operasi Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah 2001 21010031 1736563 1749793 1769814 1784545 1890955 1751375 1870543 1895882 1793790 1941028 1778600 21972919 2002 1.692 1. 11.895. BANYAKNYA PELANGGAN DAN DISTRIBUSI AIR MINUM MENURUT JENIS PELANGGAN TAHUN 2002 Jenis Pelanggan 1.660 242.286 Nilai (Rp) 165.333.635.372 449. jumlah hidran umum 544 unit.

635. Sampah terkumpul di TPA per tahun B.Tabel V. maka Kota Surakarta dengan jumlah penduduk 554. Untuk kebersihan lingkungan di kelurahan ditangani oleh masyarakat melalui koordinasi LKMD. membutuhkan air bersih sebesar 74.21 70. Sampah pasar dari 37 pasar yang ditangani oleh Dinas Pasar. atau 95.97 82. Komposisi Sampah 1. Jumlah ini didapatkan dari jumlah penduduk x 135 liter/orang/hari. PRODUKSI SAMPAH.136 Dari tabel tersebut diatas. Sehingga masih dibutuhkan kapasitas produksi sebanyak 8. Penanganan sampah di kota Surakarta dilakukan secara terpadu kerjasama antara pemerintah dan masyarakat.41 0.630 jiwa. Truck Container/Armroll 6.94 9. Pekerja Pembersih 2.875.3 liter/detik. khususnya masalah sampah di Kota Surakarta berbentuk Kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan.65 1. Sampah terangkut adalah 773. Lainnya C.31 0. Jumlah Penduduk 554.48 20.914 Kapasitas Produksi Eksisting l/dt l/hari 771. Sedangkan tingkat pelayanannya adalah sebesar 76. Karet/Kulit 5.900.136 liter/hari.875.914 liter/hari.50 22. Besarnya timbulan sampah pada tahun 2002 adalah 1010.630 Sumber: Hasil Analisa KEBUTUHAN AIR BERSIH KOTA SURAKARTA Kebutuhan ideal Kota Besar 135 l/orang/hari Kebutuhan Total (Lt//hr) 74. Truk Sampah 3. 13. Container Satuan Ton Ton Ton % % % % % % % % % Orang Unit Unit Unit Unit Unit Banyaknya 2001 22. Truk BAk KAyu 4. Tabel V. Penanganan sampah di jalan-jalan protokol dan kelas II serta tempat-tempat fasilitas umum yang dilayani oleh 71 TPS dilakukan Kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan dibantu kantor kecamatan untuk wilayah masing-masing kecamatan.081.02 0. Plastik 6. Komponen Persampahan Institusi pengelola kebersihan. Kertas 2. KOMPOSISI DAN SARANA PEMBERSIH SAMPAH KOTA SURAKARTA TAHUN 2002 Uraian A.56%.61 0.050 Selisih (Lt//hr) 8. sedangkan sampah di saluran drainase ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum. Jumlah penduduk yang terlayani adalah 367.53 m3/hari. Metal/Logam 7.38 9.35 1.239. Kayu 3.900 jiwa. Sampah terangkut perhari 3.635. Produksi sampah perhari 2.52 0.20 523 23 2 2 9 67 2002 23. Jumlah penduduk di Kota Surakarta pada tahun 2001 adalah 489.200 9.42 m3 /hari.80 72. Organik 9.568 10.24 3.81 5. Namun PDAM Kota Surakarta baru dapat memproduksi sebanyak 66.050 liter/hari.01 3.09 575 25 2 2 9 69 . Produksi Sampah 1. Gelas/Kaca 8.425 jiwa. Pick Up 5.14 68. 14. Kain 4. Sarana Pembersih 1.239.24 66.

Komponen Drainase Sistem drainase di wilayah Kota Surakarta pada mulanya dibangun untuk kepentingan Kraton dan selanjutnya dikembangkan sebagai sistem drainase kota.802.524.25 liter/orang/hari. Jarak TPA dari pusat kota lebih dari 15 km.25/1000.630 Sumber: Hasil Analisa KEBUTUHAN PENANGANAN SAMPAH KOTA SURAKARTA Timbulan Sampah Kota Besar 3. Jumlah ini cukup besar. Becak Sampah 10. dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang menjadi satu dengan TPA di Mojosongo.802. Jumlah ini didapatkan dari jumlah penduduk x 3.54 m3 Sampah yang terangkut saat ini 790 m3 Selisih 1. Sehingga banyaknya sampah yang belum terlayani adalah 1. dan Kali Anyar. Gerobak Sampah 9.00 Tabel V.600 unit untuk melayani 6.000 m dan pipa utama 12. yaitu tingkat timbulan sampah sebanyak 3.630 jiwa.600 KK. menghasilkan 1. Jaringan drainase di Surakarta dibedakan menjadi dua bagian yaitu drainase alam dan darinase kota. TPA 12. yang berfungsi sebagai penampung pengaliran drainase kota dan air hujan yang diteruskan ke laut melalui . Di samping itu juga terdapat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Desa Semanggi dan Mojosongo dengan jenis pengolahan an aerob.000 jiwa/hari. Bulldozer 13. Komponen Sanitasi Berdasarkan hasil survei tahun 2002. Excavator 14.000.54 m3 atau 56%. Jumlah Penduduk 554. yaitu kolam fakultatif dan kapasitas pengolahan kurang lebih sebesar 26 m3/hari.54 m3 timbulan sampah.54 m3 Sesuai dengan standar kota Besar. Dinas Persampahan Kota Surakarta perlu bekerja keras untuk dapat melayani kebutuhan penduduk akan penanganan masalah sampah. Jenis pengolahannya adalah an aerob dengan kapasitas pengolahan sebesar 26 m3/hari. prasarana air limbah di Kota Surakarta dengan sistem pengolahan limbah setempat (on site system) diketahui terdiri dari fasilitas pengangkutan truk tinja sebanyak satu unit. yang dapat melayani 150. lalu sistem perpipaan sekunder sepanjang 14.012. Toilet Container 8. Kota Surakarta dengan jumlah penduduk 554.000 km.012. Drainase alam pada umumnya merupakan sungai-sungai yang melintas di tengah kota seperti Kali Sumber. 15. Sedangkan data prasarana mengenai sistem pengolahan terpusat (off site system) terdiri dari jumlah sambungan 6. Whelloader Satuan Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Banyaknya 2001 3 345 235 70 1 3 3 1 2002 3 345 235 70 1 3 3 1 Sumber : Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surakarta dalam Surakarta Dalam Angka 2002 Lokasi TPA adalah TPA Putri Cempo Mojosongo dengan luas 17 Ha dan sistem pengolahannya open dumping. TPS 11. Kali Pepe. Namun Kota Surakarta baru dapat mengelola sebanyak 790 m3. masih banyak terjadi ilegal dumping atau dibakar sendiri oleh penduduk.Uraian 7.25 liter/orang/hari Perkiraan timbulan sampah total 1. Besarnya retribusi kebersihan di Kota Surakarta pada tahun 2002 adalah Rp 847.

Kelas II 3. Tidak diperinci Jumlah II.650 6.250 13.650 6.050 563. Rusak Berat Jumlah III.100 14.500 18. Tanah 4. 16. pintu air di 30 lokasi. Kelas III A 5.250 9.100 331.7 km .650 16.500 16. Kelas III 4.450 3.150 2.250 13. KONDISI JALAN 1.370 563.650 16. Kelas III B 6.250 9.85 km.980 411. Sedang 3.470 563. drainase tersier 455.2 km (66.650 16.650 16.720 1.100 14. Kelas III C 7.410 211. KELAS JALAN 1.650 16.720 1. Selain itu prasarana lainnya yaitu bangunan utama yang meliputi stasiun pompa di 6 lokasi. sedang 210 km. jalan kerikil 129 km dan jalan tanah 3 km.750 86. Baik 2.050 563.500 16.100 .Sungai Bengawan Solo.250 13. Kelas I 2. Kerikil 3. drainase sekunder 67.000 50. Tabel V.600 3.650 13.000 8. rusak 20 km dan rusak berat 1 km. PANJANG JALAN DIRINCI MENURUT KEADAAN JALAN DI KOTA SURAKARTA TAHUN 2001 2002 Keadaan Jalan I. JENIS PERMUKAAN 1. Dengan kondisi baik sebanyak 420.5 km .100 331. Komponen Jalan Kondisi fisik jalan di wilayah Kota Surakarta sebagian besar telah mencapai umur rencana dan tidak mantap di dalam melayani arus lalu lintas.650 16.250 Status Jalan Jalan Propinsi 2001 2002 16.600 3.980 411.250 13. Drainase kota dilengkapi dengan pintu air di 30 lokasi dan pompa-pompa air pengendali banjir.370 563.750 86.470 563. Rusak 4. Panjang drainase adalah sebagai berikut : drainase primer 35.83 %).650 16.500 18.3 km. Sedangkan drainase kota mengalirkan air permukaan baik berupa genangan akibat air hujan maupun air buangan dari rumah tangga.000 8.650 13.250 13. Aspal 2. tanggul sebanyak 5 unit. Konstruksi jalan berupa jalan aspal sepanjang 512.250 13.150 2.600 129.410 211.650 Jalan Kab/Kota 2001 2002 430.600 129.250 13. dan dam 2 unit.000 50.450 3.100 430. Tidak diperinci Jumlah Jalan Negara 2001 2002 13.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful