Cara pengambilan darah (pada anak-anak

)
POSTED BY YOSSI TRIXIE WEDNESDAY, MARCH 24, 2010 7:26 AM LABELS: PHLEBOTOMY , PROTAP

(milis-nakita] Tonang D Ardyanto Sering muncul pertanyaan: kok ambil darahnya lain-lain, ada yang di jari, ada yang di lengan, kan sakit buat anak-anak. Begini ceritanya. Penentuan posisi pengambilan sampel darah, terutama ditentukan oleh jenis pemeriksaan yang akan dilakukan. Pertimbangan untuk sesedikit mungkin menimbulkan trauma tentu tetap penting. Pengambilan melalui ujung jari, disebut "darah kapiler". Sedangkan pengambilan di siku-dalam disebut "darah vena". Selain siku-dalam, bisa juga di tempat lain, hanya siku-dalam lebih disukai karena lebih menguntungkan. Darah kapiler bisa dipakai untuk tujuan pemeriksaan hematologi (darah) rutin : penyaring dasar anemia (Hb, sel darah merah, hematokrit), penghitungan sel darah, golongan darah. Memang ada kekurangan, tapi dianggap bisa diabaikan untuk hematologi rutin ini. Bagaimana dengan tes gula darah yang hanya pakai tetesan itu? Ini bagian dari konsep PoCT (Point of Care Test). Pengukuran kadar gula darah dengan darah vena itu disebut wet-chemistry sedang yang kita lihat portable itu "drychemistry". Apa boleh dipakai? Dipakai boleh, dijadingan pegangan jangan. Artinya, pemakaian di rumah secara berkala silakan, tetapi cross-check tetap harus ke laboratorium. Faktor "kondisi darah" maupun teknik pemeriksaan dengan drychemistry sangat mempengaruhi hasil. Karena itu, secara berkala 1 minggu sekali periksa di rumah silakan, tetapi pemeriksaan rutin tetap ke laboratorium. Sedangkan untuk keperluan pemeriksaan yang lebih lengkap, perlu darah vena : penyaringan anemia spesifik (misalnya menyaring anemia defisiensi zat besi), untuk gambaran darah tepi (blood-smear), maupun untuk keperluan pemeriksaan kimiawi darah (kadar bilirubin, kadar gula, kadar lemak, kadar protein, elektrolit darah, dsb). Soal cara pengambilan sampel, kalau dilihat dari sisi pemeriksaan saja, tentu darah vena lebih baik. Tetapi dari sisi kenyamanan, tentu kalau masih bisa dengan darah kapiler, akan lebih nyaman bagi pasien. Ilmu pengambilan darah ini disebut phlebotomy (sebenarnya lebih luas daripada sekedar pengambilan sampel darah atau pengambilan darah di PMI, ini sederhananya saja). Ada perangkat persyaratan dan pelatihan standar untuk menjalankan tugas sebagai phlebotomist. Sebagaimana terjadi di kalangan profesi perawat, dulunya para petugas pengambil sampel darah ini juga hanya berdasarkan pengalaman lapangan bertahun-tahun. Tetapi sekarang sudah ada standarissasi dan masuk dalam parameter baku-mutu laboratorium. Pegangan nomor 1 seorang phlebotomis adalah : YAKIN. Menentukan lokasi pengambilan, lokasi pembuluh darah, ciri-ciri pasien seperti apa yang kemungkinan ada hambatan, yang ada risiko pembekuannya lambat, ada ilmunya. Begitu seorang phlebotomis tidak yakin, maka dia harus langsung mundur dan digantikan yang lain. Begitu juga, kalau 2 kali mencoba gagal, akan digantikan yang lain.

yang menggunakan nama Tionghoa/Suku tertentu.sehingga tidak mudah menentukan lokasi pembuluh darah 2. beri dia dukungan agar makin yakin. Meski ada pola umum. Kalau anak kita pernah diambil sampel darahnya. penjelasan tentang berapa volume darah dan teknik yang akan diambil. Tanyakan "berapa banyak yang akan diambil.Beberapa ciri yang lebih mungkin ada hambatan pengambilan : 1. 2.maaf bukan bermaksud SARA . Anak dengan pembuluh darah kecil. sudah menjadi prosedur baku untuk dijelaskan. sampaikan terima kasih. perlu sekali dipastikan karena tidak semua petugas memahami konsep "family-name" sehingga bisa terjadi keliru. Juga .yang tentu saja sebenarnya tidak diperbolehkan apapun alasannya. kapan terakhir diambil. 4. tidak lagi menggunakan tabung suntik seperti dulu. baru kita teruskan "Anda yakin mengambil sampel darah anak saya?". sehingga phlebotomis harus mencari lebih lama. ada saatnya pula pengambilan tetap menggunakan jarum biasa. atau harus dua kali?" (untuk pemeriksaan tertentu. Kalau berhasil dengan mulus. Lebih baik kita ikut susah-payah sedikit memastikan hal ini. Kalaupun kemudian memang gagal. sehingga lebih sulit diambil. Dengan kita aktif bertanya dan menjelaskan. Dengan langkah-langkah seperti ini. sampaikan pengalaman itu. memang harus ada beda perlakuan sampel darah. karena keperluan pemeriksaan tertentu (karena ada beda perlakuan terhadap sampel darah. bagaimana reaksi setelah diambil. si petugas tidak akan mengedepankan emosi . Membuat phlebotomis gelisah karena kita marah. sehingga bisa saja diambil secara terpisah). Ada tabung khusus yang bersifat "vacuum" (bertekanan negatif) sehingga rasa sakit lebih ringan sekaligus memperkecil risiko darah-beku saat baru saja diambil. Pertanyaan dari pasien juga akan memberi kesempatan kepada dua pihak untuk saling mengukur keyakinan diri. 3. Jangan sampai terjadi salah identitas. Kalau nanti si petugas menyatakan sulit. Begitu juga kalau memang si petugas yakin. biasanya anak perempuan lebih kecil ukurannya. Pastikan petugas phlebotomis sudah tahu persis dan mengecek identitas anak kita. akan makin kecil risiko adanya data yang terlewatkan. Yang lebih rasional : 1. Apakah saat itu ada hambatan. tidak pula rasional kalau kita lantas mudah memarahi mereka. karena bisa terjadi kesalahan yang murni tanpa kesengajaan petugas. hanya akan memperbesar risiko kegagalan mereka menjalankan tugas. tidak sama dengan sampel darah untuk pemeriksaan darah secara umum). 3. bisa terhindarkan kekakuan hubungan yang tidak diperlukan. cukup sekali dengan satu alat. ada pula yang polanya berbeda. Dengan tahapan seperti ini. Anak dengan pola posisi pembuluh darah yang berbeda. di lengan yang mana. Harap dipahami. Ini sangat berguna bagi phlebotomis. sampaikan "apa tidak sebaiknya Anda minta diganti yang lain agar lebih yakin?". Sekarang. alat pengambilan sampel darah sudah makin maju. pertanyaan rentang riwayat pengambilan sampel sebelumnya. Tetapi. Setelah itu tanyakan "menurut Anda anak saya ini akan sulit atau tidak diambil sampel darahnya?" Prosedur pengecekan identitas. . Pengalaman akhir-akhir ini makin banyak kesamaan nama yang "indah-indah". selain karena benar-benar tidak tahu. Anak gemuk.

Yang diperlukan adalah "darah arteri" bukan darah vena. Biasanya diambil dari arteri femoralis (di bagian pangkal paha). Tempatnya sering harus mencaricari yang paling memungkinkan. Kalau anak kita dirawat di RS.gramedia-majalah. Setelah diambil sesegera mungkin dihindari dari kontak dengan udara dan diperiksa secepatcepatnya. teori. latihan pada manequin dan sedikit latihan pada pasien. Paling disukai tetap di siku-dalam. yang makin muda.Pengambilan sampel darah relatif lebih sulit pada bayi. yaitu untuk pemeriksaan Blood-Gas Analysis (BGA : analisa gas darah). Namun. Memang. Perlu teknik tinggi dan pengalaman lapangan lama. dari pengalaman seperti itulah phlebotomis akan makin terampil. Mailing List Nakita milis-nakita@news. Warna darahnya(lebih cerah) beda dengan darah vena (lebih gelap). Tonang dokter umum (bukan SpPK). sekolah phlebotomis "hanya" bisa mengajarkan ilmu. ada lagi prosedur pengambilan darah yang memang secara teknis lebih sulit. tetapi bisa juga di kaki.com . Ada kemungkinan pengambilan sampel darah pada Anda atau anak Anda tidak bisa sekali berhasil. Keterampilan hanya bisa diperoleh dari pengalaman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful