PRESENTASI KASUS ILMU BEDAH RUMAH SAKIT PROF. DR. MARGONO SOEKARJO KASUS BEDAH MINOR I.

Nama Umur Jenis kelamin Alamat Pekerjaan Agama Suku Bangsa Pendidikan Status II. IDENTITAS : Tn. Dr : 45 tahun : Laki-laki : Teluk 03 / 05, Purwokerto : Karyawan Swasta : Islam : Jawa : SMU : Menikah 1 kali dengan suami sekarang selama 15 tahun ANAMNESIS (Autoanamnesis) Diambil dari: Poliklinik bedah Tanggal: 07 Juni 2005 a. Keluhan utama b. Keluhan tambahan c. Jam: 12.00 : Benjolan di punggung kanan atas : Tidak ada

Riwayat Penyakit Sekarang (RPS) : Pasien datang ke poliklinik bedah RSMS dengan keluhan terdapat benjolan pada punggung kanan atas. Benjolan dirasakan pasien sejak 3 bulan yang lalu. Pada awalnya benjolan kecil seperti jerawat dan semakin lama semakin membesar hingga saat ini benjolan sudah sebesar ujung jari tangan. Benjolan tidak menimbulkan keluhan nyeri, tidak terasa sakit bila ditekan, dan tidak mengganggu kegiatan sehari-hari. Pasien tidak mengeluh pernah merasakan panas pada badannya sejak benjolan itu ada. Pasein juga belum pernah berobat sebelumnya.

: Fraktur tidak ada Riwyat penyakit keluarga (RPK) : Keluarga pasien tidak ada yang menderita penyakit seperti pasien ini. : Tidak ada : Tidak ada : Kelemahan ekstermitas superior dan inferior tidak ada : Penyakit jantung tidak ada. III. tumor genital eksterna dan interna tidak ada. sikatrik tidak ada : Tidak ada pembesaran : Tidak tampak kesakitan. Riwayat masa lampau Penyakit terdahulu Trauma terdahulu Operasi Sistem saraf Sistem kardiovaskuler Sistem urinarius Sistem gastrointestinal Sistem genital : : Penderita belum pernah menderita penyakit ini sebelumnya. riwayat hipertensi tidak ada : Infeksi pada saluran kencing tidak ada. turgor cukup. oedem tidak ada . Sistem muskuloskeletal e. kencing batu tidak ada : Diare tidak ada : Infeksi genital eksterna dan interna tidak ada. PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum Kesadaran Tanda vital : Baik : Compos mentis : Tensi 120/80 mmHg Nadi 88 kali/menit RR: 20 kali/menit Suhu : 37ºC Status generalis Kulit Kelenjar limfe Muka : : Sianosis tidak ada.d.

Kepala Rambut Mata : Mesochepal. tidak teraba massa Dada Paru • • • • Jantung • • • Inspeksi: Tidak terlihat pulsasi ictus cordis. pergerakan nafas simetris (tidak ada gerakan dada yang tertinggal). tidak ada wheezing dan ronkhi. pupil isokor. tidak ada gigi palsu. . : Simetris saat statis dan dinamis : Inspeksi: Bentuk dada simetris. gerakan dada simetris. dan epistaksis. reflek cahaya (+/+) Hidung Telinga` Mulut dan gigi : Tidak ada tanda-tanda radang. Palpasi: Fremitus taktil simetris. tidak teraba trakhea terletak di tengah. Perkusi: Batas atas jantung di SIC II line parasternal dextra et sinistra. : Lidah tidak kotor dan tidak pucat. sekret. : Tidak ada tanda radang. Leher : Kelenjar tiroid tidak teraba. Perkusi: Sonor pada kedua lapang paru. Pinggang jantung di SIC III linea parasternal sinistra. karies tidak ada. discharge. kelenjar limfonodi tumor. Auskultasi: Suara dasar nafas vesikuler. discharge. : Palpasi: Teraba ictus cordis di SIC V linea linea midclavicula sinistra. gigi lengkap. hematom tidak ada : Tidak ada kelainan : Konjungtiva tidak anemis dan Sklera tidak ikterik. dan serumen. bibir tidak pucat.

: Inspeksi: Datar tidak tampak pergerakan usus. rangsang suhu ada : : Inspeksi : Tampak benjolan pada regio scapula dextra berbentuk bulat dengan permukaan rata. Hati dan limpa tidak teraba. reflek fisiologis biceps dan patella (+). tidak ada pekak alih dan pekak sisi. • Abdomen • • • Auskultasi: S 1-S 2 reguler. Batas bawah jantung di SIC IV linea parasternal dextra. tidak ada nyeri ketok. tidak berbenjolbenjol. tidak ada dan defans muscular tidak ada.Batas kiri jantung di SIC V linea midclavicula sinistra. : Tidak ada kelainan. rangsang raba ada. pekak hepar pada SIC 6 linea midclavicula. Ginjal tidak teraba massa. tidak teraba adanya massa atau benjolan. nyeri tekan . Tidak ada nyeri tekan pada kandung empedu • Genitalia Punggung Ekstrimitas • • : Inspeksi: Simetris kanan kiri. massa dan nyeri tekan tidak ada : Kifosis. lordosis tidak ada Palpasi: Supel. pembesaran tidak ada. Auskultasi: Terdengar bising usus normal. tidak tampak kemerahan dan warna benjolan Perkusi: Timpani. Batas kanan jantung di SIC III linea parasternal dextra. reflek patologis (-) Sensibilitas Status lokalis Regio scapula dextra • : Rangsang nyeri ada. tonus (+) cukup. tidak ada oedem pada ekstrimitas superior dan inferior. skoliosis. tidak ada venektasi. Palpasi: Akral hangat. balotemen tidak ada dan nyeri tekan tidak ada. tidak ada murmur dan Gallop.

• Palpasi : Teraba benjolan di regio scapula dextra dengan diameter ± 2 cm berbentuk bulat. permukaan rata berbatas tegas. Pada awalnya benjolan kecil seperti jerawat dan semakin lama semakin membesar hingga saat ini benjolan sudah sebesar ujung jari tangan. Terdapat pingpong fenomena. tidak berbenjol-benjol.Inspeksi : Tampak benjolan pada regio scapula dextra berbentuk bulat dengan permukaan rata. PEMERIKSAAN KHUSUS LAIN : Tidak dilakukan V. Pemeriksaan Fisik : Keadaan umum Kesadaran Vital Sign : Baik : Compos Mentis :T N RR Status Generalis Status Lokalis Regio : Mammae dextra . RESUME Anamnesis : Pasien datang ke poliklinik bedah RSMS dengan keluhan terdapat benjolan pada punggung kanan atas. Suhu benjolan sama dengan sekitarnya. tidak ada nyeri tekan. melekat pada kulit dan tidak melekat pada dasarnya. : 120/80 mmHg : 76x/menit : 20x/menit Suhu : afebris : Dalam batas normal . Benjolan dirasakan pasien sejak 3 bulan yang lalu. konsistensi kenyal. tidak tampak kemerahan dan warna benjolan sama dengan warna kulit sekitarnya. Tampak bintik biru pada puncak benjolan saat pemeriksaan transiluminasi. IV.sama dengan warna kulit sekitarnya. Tampak bintik biru pada puncak benjolan saat pemeriksaan transiluminasi.

PROGNOSIS : Dubia et bonam . TERAPI : Dilakukan tindakan operatif berupa ekstirpasi. DIAGNOSA KERJA : Kista ateroma VII. melekat pada kulit dan tidak melekat pada dasarnya. VI. Instruksi post operasi: • • • • • • • X. Usahakan luka jahitan tetap kering.PEMERIKSAAN ANJURAN : Tidak dilakukan IX. DIAGNOSA BANDING : • • • Lipoma Kista dermoid Kista epidermoid VIII. Ganti perban minimal 1x/hari. Makan makanan yang bergizi. Antibiotik.Palpasi : Teraba benjolan di regio scapula dextra dengan diameter ± 2 cm berbentuk bulat. tidak ada nyeri tekan. permukaan rata berbatas tegas. Kontrol poliklinik bedah pada hari ke 3. Suhu benjolan sama dengan sekitarnya. Multivitamin.. Terdapat pingpong fenomena. Analgesik. konsistensi kenyal.

Lakukan asepsis dan antisepsis pada daerah operasi dan sekitarnya dengan menggunakan alkohol 70% dan dilanjutkan dengan betadine. 3. kemudian ditutup plester. Perdarahan yang terjadi diatasi. Operasi selesai. 10. 5. Luka bekas operasi diberi betadine. Gunakan gunting tumpul untuk melepaskan jaringan subkutan yang meliputi kista. dilakuakn eksisi kulit diatas kista berbentuk bulat tahu (elips) runcing dengan arah sesuai lipatan kulit. . 2. kecuali di lapangan operasi. Pasien dalam posisi telungkup diatas meja operasi. 6. Tumor diangkat seluruhnya dan dievaluasi didapatkan massa kelenjar berbenjol teraba kenyal dilapisi kapsul yang tipis. Setelah yakin analgesia berakhir. 12.LAPORAN OPERASI 1. Panjang dibuat lebih dari ukuran benjolan yang teraba dan lebar kulit yang di eksisi ¼ garis tengah kista tersebut. 8. Paang duk steril. 9. 4. 11. Dilakukan analgesia lokal dengan lidokain 2 % secara infiltrasi pada daerah yang akan di eksisi dan sekitar tumor. Jahit kulit. pisahkan seluruh dinding kista dari kulit. Luka operasi ditutup dengan kasa steril yang telah diberi betadine. 7.

MARGONO SOEKARJO KASUS BEDAH MINOR KISTA ATEROMA Oleh : Sunardi Ary Sigit Pranoto W Tri Wahyu Astuti Agung Wiretno P K1A 001 016 K1A 001 030 K1A 001 070 K1A 001 081 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER PURWOKERTO 2005 . DR.KEPANITERAAN KLINIK MUDA III PRESENTASI KASUS ILMU BEDAH RUMAH SAKIT PROF.

...... 140 350 492 .. Margono Soekarjo Purwokerto Disetujui dan disahkan pada tanggal . Pembimbing...... Dr.......... Di Rumah Sakit Prof.LEMBAR PENGESAHAN KISTA ATEROMA Oleh : Sunardi Ary Sigit Pranoto Tri Wahyu Astuti Agung Wiretno K1A 001 016 K1A 001 030 K1A 001 070 K1A 001 081 Kasus ini telah dipresentasikan tanggal . Dr Lopo Triyanto Sp......B NIP.............

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful