KEJAKSAAN NEGERI JAKARTA SELATAN “UNTUK KEADILAN” SURAT DAKWAAN NO. REG. PERKARA : PDM – 1210/JkSel/10/2010 A.

IDENTITAS TERDAKWA : Nama : GATOT TOPO Tempat Lahir : Jakarta Umur/Tl. Lahir : 12 Juni1985 Jenis Kelamin : Laki-laki Kewarganegaraan : Indonesia Tempat Tinggal : Jln. Tanjung Duren RT 002/018 Tanjung Duren, Jakarta Barat Agama : Islam Pekerjaan : Wiraswasta Pendidikan : SD B. PENAHANAN : a. Ditahan oleh Penyidik dengan jenis penahanan Rutan sejak tanggal 23 Agustus 2010 s/d 10 September 2010 b. Perpanjangan penahanan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dengan jenis penahanan Rutan sejak tanggal 11 September 2010 s/d 19 September 2010 c. Ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum dengan jenis penahanan Rutan sejak tanggal 29 September 2010 s/d dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat C. DAKWAAN : Bahwa ia terdakwa GATOT TOPO pada hari Minggu tanggal 20 Agustus 2010 sekiranya pukul 13.00 WIB atau setidak-tidaknya pada suatu waktu lain dalam bulan Agustus tahun 2010, bertempat di kantor saksi korban di Jln. S.Parman No.1 Jakarta Barat atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk di dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Jakarta Barat, dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, terhadap korban SHEILA RATNA ( umur empat setengah tahun) yang dilakukan dengan cara: o Bahwa pada awalnya hari Minggu tanggal 20 Agustus 2010 sekiranya pukul 13.00 WIB pada saat terdakwa GATOT TOPO berada di tempat saudaranya yang bernama YULI dimana terdakwa GATOT melihat SHEILA RATNA ( umur empat setengah tahun) sedang duduk di lantai dan kemudian terdakwa langsung membuka celan korban kesamping dan memasukkan jari telunjuk tangan kiri terdakwa kedalam kemaluan korban sedalam 3centimeter atau dua ruas jari telunjuk, setelah itu korban pun makan dan korban pulang ke rumah orangtuanya. o Bahwa ketika saksi korban SHEILA buang air kecil korban merasa sakit di na korban bagian dalam vagina sehingga korban menagis kesakitan, lalu ibu korban menayakan kepada korban, lalu korban menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya dengan mengatakan “ kalau vagina korban dimasukin jari oleh MBAHNYA ANDRA, selanjutnya ibu korban membawa korban ke Rumah Sakit Siloam Jakarta Selatan, hal ini sesuai dengan hasil Visum Et Repertum No. S.01/22/24.X/2010 tanggal 23 Agustus 2010 yang dibuat dan ditandatangani oleh dr Atut Handayani pada Rumah Sakit Siloan Jakarta Selatan dengan kesimpulan : Pada pemeriksaan korban anak perempuan berumur empat setengah tahun ini ditemukan luka memar pada mulut

Sebagaimana diatur san diancam pidana dalam pasal 82 Undang-Undang No. SH AJUN JAKSA NIP. o Bahwa selanjutnya perbuatan terdakwa dilaporkan oleh ibu korban ke Polres Jakarta Selatan. guna diadakan pengusutan lebih lanjut. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jakarta.alat kelamin yang diakibatkan oleh kekerasan tumpul. 205070086 . 29 September 2010 JAKSA PENUNTUT UMUM Kim Sang Bum.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful