BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1.

Umum Jembatan adalah suatu struktur yang menghubungkan alur transportasi melintasi rintangan yang ada tanpa menutupinya. Rintangan bisa berupa sungai, jurang, ruas jalan tidak sebidang dan lain sebagainya, Sehingga memungkinkan kendaraan, kereta api maupun pejalan kaki melintas dengan lancar dan aman. Jembatan Wreksodiningrat didesain menggunakan Sistem Busur Rangka Baja. Dalam tugas akhir ini Jembatan Wreksodiningrat didesain menggunakan Sistem Busur Rangka Baja dengan Lantai Kendaraan di atas (Deck Arch). Metode ini dimungkin untuk jembatan bentang panjang yang menggunakan sistem busur rangka baja dapat mengurangi momen lentur pada jembatan sehingga penggunaan bahan menjadi lebih efisien dibandingkan gelagar paralell. Untuk pilar jembatan posisinya juga tidak mengganggu aliran Sungai Code itu sendiri. Dan dari estetika jembatan dengan metode ini akan lebih indah dan sangat monumental. Jembatan busur merupakan jembatan yang konstruksinya pada gelagar-gelagar induknya dibangun oleh busur-busur,yang mengadakan reaksi tumpuan yang arahnya searah pada beban tegak lurus.( Arthur W. Hedgren, Jr ,1994). 2.2. Bagian Jembatan Rangka Busur 2.2.1. Deck Girder Deck Girder atau lantai jembatan termasuk dalam struktur atas (upper structure). Bagian ini berfungsi untuk menerima dan memikul beban lalu-lintas dan melindungi terhadap keausan. Berdasarkan lantai kendaraannya, ada beberapa bentuk jenis umum yang dipakai yaitu :

4

Pada umumnya.htm Gambar 2. jembatan busur banyak yang menggunakan A Half – Through Arch dan Through Arch untuk menghindari agar pangkal busurnya tidak terendam oleh air. dimana letak daripada lantai jembatan terdapat tepat di springline busurnya. 5 .htm Gambar 2.1 Jembatan dengan tipe Deck Arch  Through Arch Merupakan jenis lainnya. Sumber :http://pghbridges.com/basics. Deck Arch Merupakan salah satu jenis jembatan busur yang letak lantai kendaraannya menopang beban lalu-lintas secara langsung dan berada di bagian paling atas busur.com/basics.2 Jembatan dengan tipe Through Arch  A Half – Through Arch Merupakan salah satu jenis lainnya. Sumber :http://pghbridges. dimana lantai jembatan terletak diantara springline dan bagian paling atas busur atau di tengah-tengah.

oleh karena itu beberapa lengkungan (curvature) khusus harus diidentifikasi: lengkung utama.com/basics.wikipedia.2.Sumber :http://pghbridges. Pier / Collumn Untuk pekerjaan pier dapat dilaksanakan lebih dahulu beserta deck girdernya. Pelengkung adalah sebuah struktur yang dibentuk dari elemen garis yang melengkung dan membentang antara dua titik. 2. lengkung Gaussian. Struktur ini umumnya terdiri atas potongan-potongan kecil yang mempertahankan posisinya akibat adanya pembebanan. Lengkungan ini memberi karakteristik permukaan sebagai sistem lengkung tunggal atau ganda. dimana permukaan lengkung ganda secara lebih jauh dibagi menjadi permukaan sinklastik dan antiklastik ( http://id. Batang Lengkung Merupakan bagian dari struktur yang penting sekali. Sebuah permukaan dapat didefinisikan oleh banyak kurva berbeda. Bagian ini biasanya dimanfaatkan untuk membantu erection batang-batang lengkungannya.htm Gambar 2. membentuk busur.2. Struktur ini membentang suatu ruang sekaligus menopang beban. 6 . dan lengkung tengah.3 Jembatan dengan tipe A Half .Through Arch 2. karena seluruh beban di sepanjang beban jembatan dipikul olehnya.org/wiki/pelengkung ).2.3. Dan bagian struktur ini mengubah gaya – gaya yang bekerja dari beban vertikal dirubah menjadi gaya horizontal/tekan sehingga menjadi keuntungan sendiri bagi jembatan tersebut. Fungsi dari pier itu sendiri yaitu untuk menyangga deck langsung ke tebing atau tepi sungai dan menyalurkan semua beban yang diterima oleh deck baik beban lalu-lintas untuk diteruskan ke bagian pondasi.

elemen yang membentuk segitiga atau kombinasi segitiga. Hal ini bisa terjadi karena kekakuan dari jembatan rangka baja yang realtif sangat rendah nilainya apabila akan dibebani oleh beban kejut sehingga akan menghasilkan getaran yang besar terhadap jembatan tersebut.3.1994).5. antara lain : aspek kekuatan struktur.4. Adapun pemberian pelengkung (busur) itu sendiri lebih efektif menyediakan stabilitas lateral dan menawarkan penampilan yang monumental ( Arthur W. aspek estetika dan aspek kondisi setempat. aspek ekonomis. pelat lantai kendaraan yang terbuat dari beton bertulang juga sering mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga jembatan tidak dapat dilalui. Prinsip utama yang mendasari penggunaan rangka batang sebagai pemikul beban utama adalah penyusunan elemen menjadi konfigurasi segitiga yang menghasilkan bentuk yang stabil. 2. Dalam pemilihan struktur jembatan perlu diperhatikan beberapa aspek yang nantinya akan sangat diperlukan dalam merencanakan suatu jembatan. Hedgren.2. Ada 7 . akibat adanya beban dinamis yang relatif besar. Sistem Konstruksi Jembatan Dari hasil penelitian dan pengembangan selama bertahuntahun konsep dari perencanaan struktur jembatan adalah berdasarkan atas estetika dan konstruksi jembatan itu sendiri. 2. Aplikasi Metoda Perkuatan Jembatan Rangka Baja Jembatan dengan struktur bangunan atas menggunakan rangka baja pada umumnya akan mengalami getaran. Selain pada getaran. Jr . Analisis Sistem Rangka Baja Rangka batang adalah susunan elemen . Dari rincian diatas dapat mengambil kesimpulan bahwa harus ada perhatian khusus mengenai sambungan konstruksi rangka baja yang harus diperhitungkan secara teliti agar dalam pelaksanaan dilapangan tidak menimbulkan kendala. sehingga membentuk rangka yang tidak berubah bentuknya ketika diberi gaya-gaya luar.

Umunya pembangunan jembatan bentang pendek sekarang telah banyak menggunakan perletakan rubber bearing pad. (http://id. Untuk mengatasi hal itu perletakan sendi rol dengan roda lebih dari satu pada sisi rol mungkin lebih tepat digunakan.6. dan lentur tidak akan terjadi selama gaya-gaya luar berada pada titik simpul ( Arthur W.deformasi yang terjadi relatif kecil.7.struktur yang stabil.  Meneruskan beban tersebut ke bangunan. Salah satu diantaranya karena struktur 8 . Kegagalan Jembatan Terjadinya kegagalan pada jembatan rangka busur baja disebabkan banyak hal.org/wiki/jembatan) 2.wikipedia. Dan konstruksi tersebut dapat memberikan reaksi horizontal akibat beban vertikal yang bekerja. Struktur Jembatan Busur Konstruksi busur didefinisikan sebagai bukaan bentang anggota struktur dan bekerja sebagai penopang bagi beban di atas bukaan tersebut. Fungsi utama dari perletakan yaitu antara lain :  Menerima beban berat sendiri jembatan dan lalu lintas. melalui balok pemikulnya. Perletakan Untuk Jembatan Bentang Panjang Jenis – jenis dari perletakan dapat berupa sendi rol. tanpa menimbulkan kerusakan padanya.1994). Jr . 2. maupun rubber bearing pad. Hal ini dikarenakan gaya terjadi sangat besar sehingga perletakan rubber bearing pad tidak mampu menahan gaya yang terjadi.8. 2. Hedgren. Gaya-gaya uraian mendatar sering menimbulkan pada bangunan bawah suatu tekanan tinggi yang pada terrein yang kurang teguh umunya oleh bangunan bawah tidak dapat diterima jika tidak dengan pertolongan konstruksi-konstruksi yang mahal. Tetapi perletakan untuk jembatan yang memiliki bentang cukup panjang perletakan jenis rubber bearing belum tentu cocok.

org/wiki/jembatan).wikipedia.pondasi yang rapuh. Kegagalan bangunan bawah (pilar dan abutment) terjadi keruntuhan atau amblasnya bangunan bawah tersebut dan terjadinya keretakan struktural yang berpengaruh terhadap fungsi struktur bangunan atas. (http://id. Pondasi merupakan bagian yang paling penting dari struktur bangunan bawah jembatan yang harus meneruskan beban kendaraan serta bagian – bagian diatasnya ke lapisan tanah. 9 .