# rumus volume silinder

:

(1/4 x 3,14 x D² x T) : 1.000 D = 50 mm : 0.5 T = 57,9 mm : 0.579

jawab : V = 1/4 x 3,14 x (0,5)² x 0,579 = 113.6 cc

Perhitungan gigi rasio 4 Tak

para korek mesin motor berikut adalah perhitungan gigi rasio balap:

YUPITER 11O STD CLOSE RATIO 1 2 – 38 = 3.166 1. 13 – 36 = 2.769 1. 13 – 36 = ——-33.8 % —— 33.8 % — 1.224 = 38.6 % 2. 17 – 33 = 1.942 2. 18 – 33 = 1.833 2. 18 – 33 = ——–24.7 % —— 24.7 % —0.562 = 28.9 % 3. 21 – 29 = 1.380 3. 21 – 29 = 1.380 3. 21 – 29 = ——–18.1 % ——–17.2 % —-0.285 = 20.6 % 4. 21 – 23 = 1.095 4. 21 – 24 = 1.142 4. 23 – 26 =

YUPITER MX 135 1 2 – 34 = 2.000 1. 16 – 30 = 1.812 . 22 – 23 = 1.491 = 27.8 % 3. 13 – 31 = ——1. 13 – 30 = . 15 – 25 = —0. 15 – 25 = 1.242 = 18.045 4.0 5 ——-27.150 SHOGUN 125 STD 1 1 – 33 = 3.666 ——32. 13 – 30 = 1. 16 – 29 = 1. 19 – 20 = 1.666 2.352 3.785 2.294 3.958 = 33.105 4. 17 – 23 = 1. 17 – 24 = 1.307 1.3 % 3.8 % 2. 19 – 21 = NEW SMASH 1 1 – 33 = 3. 12 – 32 = 2. 14 – 25 = 1.833 1.7 % 4.052 4.7 % 2. 17 – 22 = 1.4 % ——–0.523 = 27.1 % ——0.5 % ———– 22.0 % ——-0.0 % ————14. 17 – 22 = – —–0.294 3.215 = 40.875 2. 20 – 23 = 1. 13 – 30 = 2. ——-22. 13 – 33 = 1. 19 – 21 = 1.307 = 22.6 % 4. 17 – 22 = 1.000 1.411 ——–18.

17 – 23 = 3. 19 – 20 = 4.285 ———–18. 19 – 26 = 3.1 % 3. 21 – 27 = 1.—–31.6 % —————24. 19 – 21 = HONDA SUPRA 1.6 % 3.052 4. 18 – 29 = 1.705 2. 19 – 26 = 1. 19 – 22 = 4.9 % —————-36. 21 – 26 = 1. 12 – 31 = 2.045 4.0 % 2.4 % 2.045 1 2 – 31 = 2.5 % 4.467 = 27.045 4. 22 – 23 = 1. 17 – 29 = 1.9 % —-32.4 % —–0. 13 – 31 = 2.8 % —— 0.285 = 23. 17 – 29 = 1.5 % 2.705 ———–24.238 3.125 = 37.316 = 23.8 % 4.8 % ———33. 16 – 30 = 1. 16 – 28 = ——21.833 1.0 % ——19.705 2. 16 – 28 = 2.3 % —– 23. 17 – 23 = —–15. 20 – 26 = 1.6 % —————18.611 —-0.238 —-0. 21 – 27 = 1.15. 17 – 29 = 1.507 = 27.0 % 3. 24 – 23 = 0.583 1.368 3.6 % ——. 17 – 29 = 1.128 = 39. 15 – 25 = 2.705 2. 12 – 32 = 2.667 ———-33. 22 – 24 = 1.285 3.875 2.300 3.1 % —1.958 4. 21 – 26 = 1.384 ——– 1.043 . 22 – 23 = 1.1 % 4.583 1. 22 – 23 = 1.7 % ——23. 12 – 34 = 2. 19 – 20 = 1.

20 – 31 = 1.350 3. 14 – 30 = 2.1 % 2. 26 – 24 = 0. 14 – 34 = 2.9 % 3.350 ———0.428 ———-0. 20 – 23 = 1.9 % 3.100 KAZE / BLITZ 1 2 – 36 = 3.684 ———-0. 20 – 27 = 1. 14 – 31 = .769 —–1. 23 – 25 = 1.264 =19. 19 – 32 = 1. 20 – 27 = 1. 13 – 36 = 2. 17 – 31 = 1.823 —–0.6 % 2.937 2.142 1.7 % ————16.400 = 25.500 1. 16 – 31 = 1.550 2. 23 – 25 = 1.227 = 19.150 3.3 % ———-25.5 % 4.315 ———-0.950 = 38.KARISMA / SUPRA X 1 4 – 35 = 2.000 1.086 4. 19 – 25 = 1.923 4.5 % ———-19. 20 – 22 = 1.0 5 ———–30.3 % 4.587 = 30.8 % ———– 21.086 YAMAHA F 1 ZR 1 2 – 39 = 3.250 1.4 % ———-34.063 = 35.

Jadi. Paling menarik untuk dicermati kelas 150 cc. Jika kelewat gede atau kurang dari 80 m/detik akan tidak homogen. Menurut referensi dari tuner luar negeri 80 meter/detik. Angka ini menentukan homogenitas campuran bensin-udara.155 = 12. Lebih gampang 100 m/detik saja ya.444 2. 22 – 23 = 1.200 —— 0. Untuk motor balap Ibnu.9 % 4.812 2. Untuk menentukan besarnya bisa lihat rumus: .438 = 44 % ——32. 16 – 29 = 1.612 = 33. Sedang stroke standar Mio yaitu 57. Rata-rata tim lain bermain di 12. Peak power sekitar di 13. 20 – 24 = 1.045 4.5 % 2. Di Yamaha Mio harus menggunakan piston 57 mm. 18 – 26 = 1.8 % 3.9 mm.9 % —— 12. yaitu 100-105 meter/detik. Bagaimana menentukan ukuran klep dan besarnya karburator yang digunakan? Sebagai permulaan harus menentukan letak power di rpm berapa. 18 – 27 = ——-0.200 3. Juga karakter tenaga bagusnya di gasingan bawah. tahun depan ada 4 seri lagi. bukannya menentukan besarnya klep dulu.000 rpm untuk kelas 110 cc. Selanjutnya mencari ukuran diameter inlet port. Biar gampang ditentukan di 12.045 Sangat menarik untuk merancang mesin balap skubek atau skutik Kan balap skubek baru aja dipentas dua Minggu lalu di Sentul Kecil.000 rpm. Juga mesti tahu dulu gas speed (GS) di lubang porting. 20 – 24 = 1.—–1. paling gampang bisa diukur dari diameter lubang inlet di kepala silinder yang ketemu dengan intake manifold. maklum di skubek yang transmisi otomatis belum ada batasan. 22 – 23 = 1.000 rpm saja ya.7 % —16. Bahkan kabar bagusnya. Untuk itu sebagai persiapan rasanya perlu teori yang pas supaya ada panduan dan tidak salah langkah. Menurut mekanik beken disapa Pakde itu.

“Harus melalui rumus yang panjang dan perlu riset lama. Yamaha Mio punya stroke 57.9 mm (0.000 rpm.85 = 27.4/0.057² Diameter Inlet Port = v—————– x 23.Diameter Piston2 Gas Speed= ————————–x Piston Speed Diameter Inlet Port2 Piston Speed = (2 x stroke x rpm)/60. Yaitu: Diameter Piston² Diameter Inlet Port = v————————–x Piston Speed Gas speed 0. Nah. Terutama tahu dulu diagram kerja kem dan bikin pusing.85 x diameter klep isap. Pada gasingan 12.4 m Nah. Maka diameter klep isap = Diameter Inlet Port/0. dari sini bisa menghitung diameter inletnya. .16 meter/detik.000)/60 = 23.4.16 100 Diameter Inlet Port = 0.0579 meter).” jelas Ibnu yang sarjana elektro sekaligus mesin itu.0579 x 12. yaitu 0. maka Piston Speed = (2 x 0.85 = 32 mm. dari sana ketahuan bahwa diameter inlet port 27.0274 meter = 27. Diameter klep tergantung letak peak power yang dimau Untuk itu Ibnu mau kasih rumus ringan. Katanya diameter inlet port itu untuk ukuran motor cc kecil. Dari sini memang rada rumit jika mau tahu ukuran diemeter klep ideal.

000 rpm klep isap 30. Tentunya harus ditentukan dulu letak peak power di rpm berapa yang dimau.6 atau 24 mm. Nah.Klep buang lebih kecil lagi. Contohnya di Yamaha Mio. Artikel diatas.80 x 32 = 25. Maka venturi karburator 32 x 0. Kalau mau lebih gampang. Jika diambil yang paling besar yaitu 0. besarnya diameter klep tergantung dari letak peak power yang dimau. Tapi rumus ini jika peak power kepingin berada di 12. Seperti Keihin PWK 28 misalnya. Batang klep. Kan transmisi otomatis (CVT) butuh tenaga galak di putaran bawah supaya cepat melesat. . Besarnya berkisar 0. Kalau mau lebih rendah lagi misalnya di 10. Namun dirasa susah mencari karburator ukuran 27 mm. pilih aja yang 28 mm.000 rpm. ini dirasa sangat gede jika klep isap 32 mm dan buang 26.85 x diameter klep. Pilih yang sama dengan punya Mio biar gesekan ringan Letak peak power atau tenaga puncak yang dimau akan menentukan besarnya diameter lubang isap.6 mm. Jika tenaga bermain di gasingan 11. Sebagai contoh diambil dari buku panduan flowbench merek Superflow SF-110/120. Perbandingannya 0.5 mm. Rasanya seperti sangat susah dipasang pada kepala silinder yang hanya menggunakan piston diaemeter 57 mm. Untuk ukuran matik harusnya lebih rendah lagi. Sebagai contoh seperti di atas jika diameter klep isap 32 mm.5 dan buang 23.77 sampai dengan 0.000 rpm.6 mm dan klep buang 24.6 mm. Juga akan menentukan pemilihan diameter payung klep dan ukuran karburator yang diterapkan. Venturi Karbu Menentukan besarnya venturi karburator juga bisa berpatokan dari perbandingan.80 x diameter klep isap. ditulis cara menentukan besarnya diameter lubang intake atau isap di skubek. maka klep isap 29.85 = 27 mm. Jadi.

Herganya berkisar dari Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu. karakter tenaga atau peak power berkisar di 9. Jika menggunakan rumus yang diberikan Ibnu minggu lalu.Rupanya cara itu lumayan menarik perhatian skubeker yang doyang ngebut.5 mm.000 rpm. Klep ukuran 28/24 ini banyak dipakai skubeker. Jarak antar klep bagusnya 3-4 mm supaya mesin adem (2) Klep EE 31/25. .5 derajat dengan memperhitungkan jarak antar klep 4 mm. Namun pakai klep ini harus menggeser posisi sudut klep di kepala silinder. “Jika sudah tahu ukuran payung klep yang dipakai.5 derajat dan klep buang 35. Untuk Yamaha Mio yang mau turun di kelas 150 cc pakai piston 57 mm. Seperti Nugroho dari Surabaya. TDR atau Daytona khusus untuk Mio. (1) Klep Sonic Misalnya menyesuaikan dengan klep yang tersedia di pasaran. “Bisa pakai klep berlogo EE yang diameter payung klep isap 31 dan buang 25. Jika memakai klep Sonic. “Tergantung letak peak power ada di rpm berapa. kira-kira pakai punya klep apa dan gimana pasangnya?” tanya pemakai Yamaha Nouvo itu lewat SMS. didapat klep isap kemiringannya harus dibikin 29.000 rpm. Standar Mio klep in kemiringan dari vertikal 31. Namun risikonya harus potong batang klep lantaran kepanjangan. bisa menggunakan klep beberapa tingkatan.1 derajat. begawan 4-tak yang minggu lalu memberikan rumusnya.” timpal Ibnu Sambodo. Dari perhitungan menggunakan rumus sinus dan cosinus. kemiringan harus dibikin lebih landai supaya tidak saling bertabrakan. jika tenaga mesin mau berada di kisaran 11. “Klep buangnya 33. Kalau tidak repot comot aja merek TK.5 derajat. Sebagai contoh klep Honda Sonic in 28 mm dan ex 24 mm.5 mm Pilihan kedua.

Dipastikan cocok untuk mengejar tenaga di gasingan 11. . Namun kelebihannya diameter batang klep kecil alias sama dengan punya Yamaha Mio. yaitu 5. kondisi ini jarak antar klep biar aman 5 mm.Jangan lupa jarak antar klep diseting 4 mm dan sudut kemiringan klep isap 28 derajat dan buang 33 derajat. Bagusnya sih 3 sampai 4 mm. Seperti buatan Indoparts yang dilego kisaran Rp 70 ribu.5 derajat. Katanya sih pihak JP Racing menjualnya dengan banderol Rp 150 ribu. (3) Klep GL Pro Platina Pilihan lain bisa coba klep GL-Pro platina alias tipe lama. Jarak Antar Klep Jarak antar klep memang tergantung dari kem. Namun menggunakan klep GL-Pro meski murah ada konsekuensinya.5 derajat. Karakter klep EE antijeber alias tidak mengembang meski menggunakan per yang keras dan kem lift tinggi. Harganya lumayan bersahabat. jika jarak antar klep 5 mm atau lebih akan berakibat mesin panas. Untuk pemasangan klep ini Chandra yang spesialis ubah klep itu kasih bocoran.” jelas Chandra. Bandingkan punya Mio asli hanya 5 mm. Menandakan temperatur mesin tinggi. Batang harus dipotong lantaran kepanjangan. Terutama overlap dan lift. Sehingga gesekan lebih ringan. Juga diameter batang klep lumayan gede. Biasanya leher knalpot membara.5 mm. Diameter payung klep in 31. sedang kemiringan klep buang 32. “Kemiringan klep isap dipasang 27.5 mm dan ex 26 mm. Konsekuensinya harus main potong supaya ukurannya sama dengan punya Mio. “Namun jangan kelewat jauh mematok jarak antar katup isap dan buang. Meski harus main potong batang. Klep ini memang batangnya lebih panjang. namun harganya lumayan ringan.500 rpm. Dari analisis Jesi.