Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa : Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD (CUM Date)di: • Pasar

Reguler dan Negosiasi : • Pasar Tunai : Tanggal Dimulai perdagangan Saham Tanpa HMETD (EX Date) di: • Pasar Reguler dan Negosiasi : • Pasar Tunai : Tanggal Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham yang Berhak atas HMETD (Record Date) :
[

28 Desember 2009 Distribusi HMETD Tanggal Pencatatan HMETD 6 Januari 2010 Periode Perdagangan HMETD 11 Januari 2010 Periode Pelaksanaan HMETD Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan Periode Distribusi Saham Hasil Pelaksanaan 7 Januari 2010 HMETD secara Elektronik 12 Januari 2010 Tanggal Penjatahan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Saham 11 Januari 2010 Tambahan yang Tidak Memperoleh Penjatahan

: : : : : : : :

12 Januari 2010 13 Januari 2010 13 Januari 2009 - 19 Januari 2010 13 Januari 2009 - 19 Januari 2010 21 Januari 2010 15 Januari 2009 - 21 Januari 2010 22 Januari 2010 25 Januari 2010

BAPEPAM-LK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI, SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM. PT DARMA HENWA Tbk. (ATAU SELANJUTNYA DISEBUT ”PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA KETERANGAN, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.

PT Darma Henwa Tbk
Kegiatan Usaha:
Jasa Kontraktor Penambangan dan Energi Terintegrasi Baik Secara Langsung maupun Melalui Anak Perusahaan Berkedudukan di Jakarta, Indonesia

Kantor Pusat
Menara Anugerah, Kantor Taman E.3.3, Lt 11 dan 12 Jl. Mega Kuningan Lot 8.6-8.7 Kawasan Mega Kuningan Jakarta- 12950, Indonesia Telp. (62-21) 5794 8830 / 8838 Fax. (62-21) 5794 8829 / 8836 www. ptdh.co.id
PENAWARAN UMUM TERBATAS I KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU Sebanyak 6.243.923.928 saham biasa dengan nilai nominal Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham sehingga seluruhnya berjumlah sebesar Rp 624.392.392.800 (enam ratus dua puluh empat miliar tiga ratus sembilan puluh dua juta tiga ratus sembilan puluh dua ribu delapan ratus Rupiah) yang berasal dari saham portepel dan akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia. Setiap pemegang saham yang memiliki 5 (lima) saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 11 Januari 2009 pukul 16.00 mempunyai 2 (dua) HMETD untuk membeli 2 (dua) Saham yang ditawarkan dengan Harga Penawaran Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Saham hasil pelaksanaan HMETD yang ditawarkan melalui Penawaran Umum Terbatas I atau (“PUT I”) ini seluruhnya merupakan saham yang dikeluarkan dari Portepel Perseroan dan akan dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia. Jika saham-saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum Terbatas I ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan hak yang dilaksanakan. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Akta Perjanjian Kesanggupan Pembelian Sisa Saham Penawaran Umum Terbatas I PT Darma Henwa Tbk. No. 161 tanggal 24 November 2009, dibuat dihadapan Robert Purba, S.H, Notaris di Jakarta, telah disepakati bahwa sisa saham biasa yang tidak diambil bagian oleh para pemegang saham seluruhnya akan diambil oleh PT Danatama Makmur pada harga yang sama dengan harga Penawaran Umum Terbatas I Perseroan, yaitu sebesar Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham. Apabila sampai dengan tanggal Cum Date terdapat Waran Seri I yang tidak dikonversi menjadi saham maka atas pemegang Waran Seri I tersebut tidak mempunyai hak untuk memperoleh HMETD Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (selanjutnya disebut “HMETD”) dapat dilaksanakan dan diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia mulai tanggal 13 Januari 2009 sampai dengan tanggal 19 Januari 2009. HMETD yang tidak dilaksanakan pada tanggal tersebut tidak berlaku lagi. Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan efek tersebut menjadi milik Perseroan dan akan dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukkan ke rekening Perseroan. PENAWARAN UMUM TERBATAS I MENJADI EFEKTIF SETELAH DISETUJUI OLEH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA PERSEROAN. DALAM HAL RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA TIDAK MENYETUJUI PENERBITAN HMETD, MAKA SEGALA KEGIATAN YANG TELAH DILAKSANAKAN OLEH PERSEROAN DALAM RANGKA PENERBITAN HMETD SESUAI DENGAN JADWAL TERSEBUT DI ATAS DIANGGAP TIDAK PERNAH ADA. RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAHRISIKO GAGALNYA RESTRUKTURISASI DENGAN PIHAK KREDITUR DAN APABILA TIDAK TERCAPAINYA ALTERNATIF-ALTERNATIF LAINNYA AKAN MENYEBABKAN DEFAULT RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB V DALAM PROSPEKTUS INI. PENTING UNTUK DIPERHATIKAN Mengingat bahwa jumlah saham yang ditawarkan adalah dalam jumlah sebanyak 6.243.923.928 (enam miliar dua ratus empat puluh tiga juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu sembilan ratus dua puluh delapan) lembar saham biasa, maka pemegang saham Perseroan yang tidak melaksanakan haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) maksimum sebesar 28,57% setelah pelaksanaan HMETD. PEMBELI SIAGA PT DANATAMA MAKMUR (terafiliasi) PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SAHAM HASIL PENAWARAN UMUM TERBATAS I INI DALAM BENTUK SURAT KOLEKTIF SAHAM, TETAPI SAHAM TERSEBUT AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”).

Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 28 Desember 2009

Perseroan telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran dengan surat Nomor: S-028/PTDH/FD/1109 sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas I dalam rangka penerbitan HMETD kepada Ketua Bapepam-LK di Jakarta pada tanggal 25 November 2009, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Peraturan No. IX.D.1. Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM No. Kep-26/PM/2003, tanggal 17 Juli 2003, juncto Kep-07/PM/2001, tanggal 23 Maret 2001 mengenai HMETD dan Peraturan No. IX.D.2 Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM No. Kep-08/PM/2000, tanggal 13 Maret 2000 mengenai “Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penerbitan HMETD” dan Peraturan No.IX.D.3, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. Kep-09/PM/2000 tanggal 13 Maret 2000 mengenai ”Bentuk dan Isi Prospektus dalam rangka Penerbitan HMETD”, yang merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang Republik Indonesia No. 8/1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal. Perseroan beserta para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Terbatas I ini bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran semua data, keterangan atau laporan serta kejujuran pendapat yang disajikan dalam Prospektus ini, sesuai dengan bidang tugas masingmasing berdasarkan ketentuan yang berlaku serta kode etik dan standar profesinya masing-masing. Sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas I ini, semua pihak yang terafiliasi dilarang memberikan penjelasan dan/atau membuat pernyataan apapun mengenai hal-hal yang tidak tercantum dalam Prospektus ini tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Perseroan. Jika saham-saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum Terbatas I ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh Pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya sebagaimana tercantum dalam daftar pemegang HMETD, secara proporsional berdasarkan hak yang dilaksanakan. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka sesuai dengan ketentuan yang tercantum Akta Perjanjian Kesanggupan Pembelian Sisa Saham Penawaran Umum Terbatas I PT Darma Henwa Tbk. No. 161 tanggal 24 November 2009, dibuat dihadapan Robert Purba, S.H, Notaris di Jakarta, telah disepakati bahwa sisa saham biasa yang tidak diambil bagian oleh para pemegang saham seluruhnya akan diambil oleh PT Danatama Makmur pada harga yang sama dengan harga Penawaran Umum Terbatas I Perseroan, yaitu sebesar Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham. Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan efek tersebut menjadi milik Perseroan dan akan dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukkan ke rekening Perseroan. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang turut dalam Penawaran Umum Terbatas I ini dengan tegas menyatakan tidak terafiliasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal. Setiap perubahan atau penambahan informasi mengenai HMETD akan diumumkan selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja sebelum Rapat Umum Pemegang Saham dilaksanakan. Perseroan telah mengungkapkan semua informasi yang wajib diketahui oleh publik dan tidak terdapat lagi informasi yang belum diungkapkan sehingga tidak menyesatkan publik. Penawaran Umum Terbatas I ini tidak didaftarkan berdasarkan Undang-undang dan/atau Peraturan lain selain yang berlaku di Indonesia. Barang siapa di luar Indonesia menerima Prospektus ini atau HMETD, maka dokumen-dokumen tersebut tidak dimaksudkan sebagai penawaran untuk membeli saham atau melaksanakan HMETD, kecuali bila penawaran, pembelian saham maupun pelaksanaan HMETD tersebut tidak bertentangan atau bukan merupakan pelanggaran terhadap Undang-undangan dan/atau Peraturan yang berlaku di negara tersebut.

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI DEFINISI DAN SINGKATAN RINGKASAN I. II. III. IV. V. VI. VII. PENAWARAN UMUM TERBATAS I RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM TERBATAS I PERNYATAAN HUTANG ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN RISIKO USAHA KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN KETERANGAN TENTANG PERSEROAN 1. Riwayat Singkat Perseroan 2. Perkembangan Kepemilikan Saham Perseroan 3. Manajemen dan Pengawasan Perseroan 4. Struktur Organisasi Perseroan 5. Sumber Daya Manusia 6. Keterangan tentang anak-anak perusahaan 7. Hubungan Kepemilikan, Pengurusan dan Pengawasan 8. Keterangan Singkat Mengenai Pemegang Saham Berbentuk Badan Hukum 9. Perjanjian – Perjanjian Penting 10. Keterangan Tentang Aset Tetap 11. Perkara Hukum Yang Sedang Dihadapi Perseroan 12. Keterangan Tentang Transaksi-Transaksi Dengan Pihak Yang Mempunyai Hubungan Istimewa KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN DAN ANAK PERUSAHAAN 1. Umum 2. Kegiatan Usaha 3. Persaingan 4. Asuransi 5. Strategi Pengembangan Usaha 6. Proses Pertambangan 7. Prospek Usaha 8. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING EKUITAS KEBIJAKAN DIVIDEN PERPAJAKAN I III VI 1 6 7 11 21 23 24 24 25 26 29 29 32 40 41 42 49 51 52 55 60 60 60 69 71 72 76 76 77 78 80 81 82

VIII. INDUSTRI IX.

X. XI. XII. XIII.

i

XIV. PERSYARATAN PEMESANAN DAN PEMBELIAN SAHAM XVII. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN HMETD 84 86 88 93 95 ii . LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL XV. KETERANGAN TENTANG HMETD XVIII. PIHAK YANG BERTINDAK SEBAGAI PEMBELI SIAGA XVI.

b. d. oleh Pihak yang sama. : Badan Pengawas Pasar Modal sebagaimana dimaksud dalam ketentuan pasal 3 ayat 1 Undang-Undang Pasar Modal. : PT DHE Technical Services. berikut segenap penerus. : Perusahaan yang laporan keuangannya dikonsolidasikan dengan Perseroan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat satu atau lebih anggota Direksi atau Komisaris yang sama. Growth Rate atau tingkat Anak Perusahaan AI BAPEPAM BAPEPAM-LK BEI BKPN BOA Bursa Efek CAGR CCOW CVR DH Energy Daftar Pemegang Saham Karya Pengusaha Pertambangan : Coal Vista Resources Ltd. : PT DH Energy. : Direktur Jenderal. : Singkatan dari Divisi Perdagangan dan Industri.hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua. : Daftar Pemegang Saham Perseroan. atau hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama. : Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (dahulu Badan Pengawas Pasar Modal atau BAPEPAM). : Singkatan dari Compounded Annual pertumbuhan rata-rata per tahun. : PT Bursa Efek Indonesia. yang disusun dan diadministrasikan oleh PT Ficomindo Buana Registrar. : PT Arutmin Indonesia. : Bengalon Operating Agreement antara Perseroan dengan KPC tanggal 27 Mei 2004 yang terakhir diubah tanggal 9 Maret 2007. suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Seychelles. : Badan Koodinasi Penanaman Modal. dalam hal ini diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia. dan/atau penggantinya. Dirjen DPI DPS DTS iii . : Daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang kepemilikan Efek oleh Pemegang Efek dalam Penitipan Kolektif di KSEI berdasarkan data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI. : Bursa Efek sebagaimana didefinisikan dalam pasal 1 butir 4 Undangundang Pasar Modal. berkedudukan di Jakarta. baik secara horizontal maupun vertikal. mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut.hubungan antara Pihak dengan karyawan. dimana saham dicatatkan.hubungan antara perusahaan dengan Pihak yang baik secara langsung maupun tidak langsung.DEFINISI DAN SINGKATAN Afiliasi : Berarti: a. Direktur atau Komisaris dari Pihak tersebut. e. c. : Coal Contract Of Work (Perjanjian Batubara).hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak langsung.

: PT Kaltim Prima Coal. : ZAI dan ITP. depresiasi dan amortisasi. : PT Darma Henwa Tbk. : Perseroan terbatas yang berkedudukan di Jakarta yang menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal Pasal 1 butir 10 dengan mengadministrasikan HMETD berdasarkan Perjanjian Tentang Pendaftaran HMETD di KSEI. Perusahaan Efek dan Bank Kustodian. : Pihak yang memberi jasa penitipan sebagaimana didefinisikan dalam pasal 1 butir 8 Undang-Undang Pasar Modal dan meliputi KSEI. Tax. Efek EIA GCL Hari Hari Bursa Hari Kerja HMETD ITP KPC KSEI Kustodian Laporan Keuangan Konsolidasi :Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan dan Anak Perusahaan Perseroan yang disusun sesuai dengan Prinsip Standar Akuntansi Indonesia. : PT Indotambang Perkasa. kecuali hari libur nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. : PT Pendopo Coal Upgrading. : Million Tonne per Annum atau juta ton pertahun. dan “Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia”. : Goldwave Capital Limited : Setiap hari dalam 1 (satu) tahun kalender. termasuk hari Minggu dan hari libur. : Singkatan dari Earnings Before Interest. dan hari kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan oleh Pemerintah sebagai bukan hari kerja biasa. Masyarakat : Pemegang saham Perseroan yang jumlah kepemilikan sahamnya kurang dari 5% dari seluruh saham Perseroan yang ditempatkan dan disetor penuh. yaitu laba bersih sebelum bunga. : Pemerintah Negara Republik Indonesia. pajak. yaitu laba bersih sebelum bunga dan pajak.EBIT EBITDA : Singkatan dari Earnings Before Interest and Tax. : Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. : Hari dimana BEI melakukan transaksi perdagangan. : Surat berharga. Depreciation and Amortisation. : Mega Watt. : Original Equipment Manufacturer. : Hari Senin sampai dengan hari Jumat. Menteri Hukum dan HAM Mt Mtpa MW OEM PCU Pemegang Saham Pendiri Pemerintah Perseroan iv . : Energy Information Administration. sebagaimana didefinisikan dalam pasal 1 butir 5 Undang-Undang Pasar Modal. : Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang namanya dahulu “Menteri Kehakiman Republik Indonesia” pernah diubah menjadi “Menteri Hukum dan Perundang-undangan Republik Indonesia”. : Million Tonne atau juta ton.

: Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. : Singkatan dari Penanaman Modal Dalam Negeri. suatu perusahaan yang beroperasi berdasarkan hukum Seychelles. : PT Sriwijaya Power. : Tambahan Berita Negara Republik Indonesial. suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Seychelles. : Power Purchase Agreement. : Singkatan dari Return on Assets atau imbal hasil investasi yang merupakan perbandingan antara jumlah laba bersih dengan jumlah Aset dalam periode yang sama. : Dollar Amerika Serikat. : Pengadilan Negeri. : PT Pendopo Power. : Perseroan Terbatas. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. : Rapat Umum Pemegang Saham. suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum British Virgin Islands. : Pembangkit Listrik Tenaga Uap. : Singkatan dari Penanaman Modal Asing. : Saham-saham atas nama yang ditawarkan dan dijual oleh Perseroan dalam rangka Penawaran Umum yang dilakukan menurut Perjanjian Penjaminan Emisi Efek dan akan dicatatkan pada Bursa Efek. : Tanda Daftar Perusahaan. : Penawaran Umum Terbatas. PLN PLTU PMA PMDN PN PP PPA Prove PT PUT ROA RUPS RUPSLB Tbk TBN Saham SP TDP US$ UU PM UU PT Vista ZAI v . : Terbuka. : PT PLN (Persero). : Prove Energy Investment Limited. : Zurich Assets International Limited. : Undang-Undang No.Perusahaan Asosiasi : Perusahaan dimana Perseroan melakukan penyertaan secara langsung kedalam sejumlah perusahaan dengan nilai penyertaan lebih dari 20% dan kurang dari 50% dari keseluruhan saham yang telah dikeluarkan oleh perusahaan tersebut. : Undang-Undang No. : Vista Visa Ltd.

AH.4. 49/2009”).000.02 tanggal 25 juni 2009.000 menjadi Rp. tanggal 8 Oktober 1991. SH. AHU-28247. MKn.01. RIWAYAT SINGKAT DAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN Perseroan didirikan sebagai suatu perseroan terbatas yang didirikan dalam rangka PMDN dengan nama PT Darma Henwa berdasarkan dan diatur menurut undang-undang Republik Indonesia berdasarkan Akta No. Perusahaan investasi yang memiliki investasi dalam bentuk penyertaan di perusahaan pemasaran 2007 2007 Melalui Prove 4 Vista 100% (Sudah Beroperasi) 2007 vi . Nama Perusahaan Persentase Penyertaan Kegiatan Usaha Tahun Penyertaan/ Pendirian 2007 Kepemilikan Langsung oleh Perseroan 1 Prove 100% (Sudah Beroperasi) 2 DH Energy (dahulu DH Power) DH Services 3 99% (Sudah Beroperasi) 51% (Sudah Beroperasi) Perusahaan investasi yang memiliki investasi dalam bentuk penyertaan di perusahaan pemasaran batubara Jasa konsultasi dibidang ketenagalistrikan. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. Perseroan mengubah namanya menjadi PT HWE Indonesia yang selanjutnya diubah lagi menjadi PT Darma Henwa di bulan September 2006. Perseroan saling mendukung satu sama lain dengan unit-unit usahanya sebagai berikut : No. Di bulan Juli 1996 Perseroan mengubah statusnya dari semula sebagai perusahaan PMDN menjadi perusahaan PMA dengan masuknya Henry Walker Group Limited sebagai pemegang saham dalam Perseroan dan sekaligus mengubah seluruh anggaran dasarnya guna menyesuaikan dengan UUPT.6. Notaris di Tangerang (”Akta No.000 sehingga mengubah Pasal 4 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan keputusan No.000. Di bulan Januari 2005. Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata uang Dollar Amerika Serikat kecuali dinyatakan lain dan telah disajikan sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. dibuat di hadapan Humberg Lie.000. SE.000.000. Penyewaan peralatan konstruksi / plant hire service serta perdagangan besar (distributor utama dan impor) dan jasa penunjang pertambangan umum. 49 tanggal 23 Juni 2009. Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting bagi Perseroan.RINGKASAN Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan keterangan yang lebih rinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan yang tercantum di dalam Prospektus ini. Kegiatan usaha tersebut termasuk dalam lingkup usaha sebagaimana diuraikan dalam Anggaran Dasar Perseroan. Kegiatan usaha utama Perseroan saat ini adalah bergerak dalam bidang jasa kontraktor pertambangan umum serta pemeliharaan dan perawatan peralatan.000. Dalam menjalankan kegiatan usahanya tersebut. 54. telah dilakukan peningkatan modal dasar dari Rp.

866 26.867 30 Juni 2009 140.721 559.023 366.581 vii .871 95.232 174 252.7.128 2006 102.474 331. Jakarta 12950 Indonesia.894 62. Nama Perusahaan Persentase Penyertaan Melalui Prove sebesar 66.924 45. Berusaha dalam bidang jasa penempatan tenaga kerja Indonesia di dalam negeri.080 212. 2007 dan serta 2006.108 193.33% (Sudah Beroperasi) 20% (Belum Beroperasi) 49% (Sudah Beroperasi) Kegiatan Usaha batubara Pemasaran batubara sumber daya lainnya Tahun Penyertaan/ Pendirian dan 2007 5 CVR Melalui PT DH Energy 6 PP 7 DTS Berusaha dalam bidang perdagangan besar (distributor utama) dan impor.67% dan melalui Vista sebesar 33. Jl Mega Kuningan Lot 8.654 559.tanggal 31 Desember 2008.529 256.594 7.277 7.608 2008 220.839 10.252 347.134 154.926 8.680 2.474 256.825 74. dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian adalah sebagai berikut : NERACA KONSOLIDASI (dalam ribuan US Dollar) Uraian ASET Aset Lancar Aset Tidak Lancar Jumlah Aset KEWAJIBAN Kewajiban Lancar Kewajiban Tidak Lancar Jumlah Kewajiban Hak Minoritas Atas Aset Bersih Anak Perusahaan EKUITAS Jumlah Kewajiban dan Ekuitas LAPORAN RUGI-LABA KONSOLIDASI Uraian Pendapatan Beban usaha Laba (Rugi) operasi Beban lain-lain Laba (Rugi) sebelum taksiran beban pajak Laba (Rugi) bersih 30 Juni 2009 102.No.629 180.124 487.634 306.094 259.403 10.3.957 170.905 174 43.242 15.514 209.825 15.459 94. 2008 2007 Kantor pusat Perseroan berlokasi di Menara Anugerah.778 12.248 29 221 (dalam ribuan US Dollar) 31 Desember 2007 2006 225.131 150.826 19.263 146.495 31 Desember 2007 227.598 173.781 537.705 33.553 161 277.263 2008 171. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING Ikthisar data keuangan penting Perseroan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 dan oleh Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi dan Rekan untuk tahun yang berakhir pada tanggal.495 165.3.001 3.6-8.472 537. Lt 11 dan 12. Kawasan Mega Kuningan.408 731 277.128 132. Kantor Taman E.608 138.011 487.

maka struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan sesudah PUT I tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini: Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) 60.863.000 4.000.000.64 24.00 Dengan asumsi bahwa Waran Seri I yang tersisa dikonversi seluruhnya menjadi saham dan masyarakat tidak melaksanakan haknya dalam PUT I.64 24.000 25.814.000 menjadi Rp 1.380.243. maka struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan sesudah PUT I tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini: Keterangan Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) viii .000 774.00 Catatan: beberapa pemegang saham telah melaksanakan waran yaitu sejumlah 386.000 386.733.814. maka struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan sesudah PUT I tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini: Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Pembeli Siaga Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) 60.018.180 400.180 400.321.373.000 1.266.609.373.180.084.000 7.982.980.218.820 38.000.002.430 15.863.000.019.020.000.000 6.980.928 Rp 100 (seratus Rupiah) 5:2 Rp 100 (seratus Rupiah) Rp 624.000 3.000 4.392.000 386.000 1.000 5.853.842.31 17.243.820 44.44 28.000 3.146.443. Dengan asumsi bahwa Waran Seri I yang tersisa tidak dikonversi menjadi saham dan masyarakat tidak melaksanakan haknya dalam PUT I.626.000.185.390.800 10.000.75 49.002.61 100.800 (enam ratus dua puluh empat miliar tiga ratus sembilan puluh dua juta tiga ratus sembilan puluh dua ribu delapan ratus Rupiah) Berdasarkan DPS per tanggal 30 Oktober 2009 yang dikeluarkan oleh PT Ficomindo Buana Registrar.700.000 6.000 25.839.000.PENAWARAN UMUM TERBATAS I (PUT I) Berikut keterangan mengenai Penawaran Umum Terbatas I Jumlah saham yang ditawarkan dalam HMETD Nilai nominal Rasio saham lama dengan HMETD Harga Pelaksanaan HMETD Jumlah dana hasil PUT I 6.146. Perseroan belum melakukan perubahan Anggaran Dasar sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor.560.603.392.974.178.733.439.304.61 100.266.382.390 3.000 4.408.744.430 6.375.923.809.00 Dengan asumsi bahwa Waran Seri I yang tersisa tidak dikonversi menjadi saham dan seluruh saham yang ditawarkan dalam PUT I ini terjual habis.000 18.178.217. Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan.923.618.000.185.746 5.202 21.200 2.000 774.000.850.000.560.700.68 35.000 624.321.928 21. susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut: Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) 60.441.441.414.180 560.839.800 2.820 saham sehingga modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari Rp 1.853.626.982.522.059.217.443.000.000.75 49.57 100.000 7.000 6.392.392.618.820 38.000.414.600 540.390 3.503.217.000.049.000.744.000.217.190.382.

304.03 24.072 6. 124.88% atau Rp.863.05 45.000 146.002.656.00 Dengan asumsi bahwa Waran Seri I yang tersisa dikonversi seluruhnya menjadi saham dan seluruh saham yang ditawarkan dalam PUT I ini terjual habis.996 akan dialokasikan untuk pembelian alat berat.607.465.000.928 34. Perseroan memiliki jumlah kewajiban sebesar US$ 208 juta dengan rincian sebagai berikut: (dalam ribuan US Dollar) Keterangan KEWAJIBAN LANCAR Hutang usaha Hutang Lain-Lain Hutang pajak Beban masih harus dibayar Bagian pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun Hutang sewa pembiayaan Pinjaman bank Pinjaman kepada lembaga keuangan lainnya Jumlah Kewajiban Lancar KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Hutang hubungan Istimewa Kewajiban pajak tangguhan .000.000 4.072 560.95 15.607.896. 9.700.178.566.788 5.800 14.612.217.603.392.000.10 100.974.303 27.433.326.326.232. 3. Sekitar 71.894 3.928 25. Sekitar 20.200 21.610 6.858.065 977 715 7.667.392.657 3.000.433.000.558.673.600 540. PERNYATAAN HUTANG Sesuai dengan laporan keuangan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian.83 21.120.390 3.000 11.000 akan dialokasikan untuk pelunasan sebagian hutang Perseroan sebesar US$ 45. seluruhnya akan digunakan dengan perincian sebagai berikut: 1.354.000 6.392.000 1.33 100.232.923. setelah dikurangi bagian yang jatuh Jumlah 27.51% atau Rp.380.800 2.bersih Kewajiban imbalan kerja Pinjaman jangka panjang. 45.050 ix .110 akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.835.000.928 34. Sekitar 7.767.408.392.200 15.500.61% atau Rp.746 5.667.800 3.000.503. 2.811 23 83.217.000 624.839.000 1.850.038.800 3.000.819.566.000.000 400.496.155.000 386.000.00 PENGGUNAAN DANA DARI HASIL PUT I Dana hasil PUT I ini.200 2.332.049.461.243.000.000 5. setelah dikurangi biaya-biaya emisi.500 per US$ 1.000 dengan menggunakan kurs tukar pada tanggal 22 Desember 2009 sebesar Rp.321.382 25.767.332. 427.Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Pembeli Siaga Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% 60.673. maka struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan sesudah PUT I tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini: Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) 60.07 57.000.

Risiko Gagalnya Restrukturisasi dengan Pihak Kreditur Risiko Pemutusan Kontrak Risiko Gagal atau Tertundanya Proyek Risiko Ketergantungan Terhadap Pemilik Konsesi Pertambangan Kontraktor Pertambangan dan Pemasok Peralatan Risiko Pembayaran Risiko Operasional 1. Risiko Pihak Ketiga 1. 3.tempo dalam satu tahun Hutang sewa Pinjaman bank Jumlah Kewajiban Tidak Lancar JUMLAH KEWAJIBAN PROSPEK USAHA 19 50. Risiko Tidak Tercapainya Produksi Sesuai Yang Diproyeksikan Risiko Sumber Daya Manusia Risiko Kerusakan Peralatan Penunjang Operasional Perseroan c. begitu pula hanya dengan Perseroan. 4. b. Untuk mengatasi masalah tersebut dan mendukung perkembangan industri dalam negeri Pemerintah kini sedang membuat program percepatan pembangunan pembangkit tenaga listrik dengan bahan bakar batubara untuk dapat menekan harga produksi sektor industri. Risiko Nilai Tukar Valuta Asing Risiko Kebijakan Pemerintah. 2. 2. 4. Dalam menjalankan kegiatan usahanya. Oleh karena itu permintaan dalam negeri khususnya akan batubara saat ini juga meningkat sehingga membuat banyak investor dan pengusaha pertambangan melakukan ekspansi baik dari segi perluasan area tambang maupun usaha yang mendukung sektor industri pertambangan Meningkatnya kebutuhan akan energi alternatif pengganti minyak bumi yang masih sangat tinggi membuat sektor industri pertambangan batu bara dan industri pendukung pertambangan khususnya pembangunan pembangkit tenaga listrik baik dalam dan luar negeri menjadi sektor bisnis yang sangat menjanjikan.514 209. FAKTOR RISIKO Setiap industri tidak terlepas dari berbagai risiko yang dapat mempengaruhi kegiatan operasional perusahan dalam industri terkait. Perseroan menghadapi risiko-risiko usaha sebagai berikut : a. 2. Perseroan melihat hal ini sebagai kesempatan yang baik untuk lebih meningkatkan kinerja dan perluasan usaha. 5. 3. Kondisi Ekonomi dan Sosial Politik Risiko Persaingan Usaha Risiko Bencana Alam Risiko Perkembangan Teknologi Penjelasan lebih lengkap mengenai risiko-risiko tersebut di atas akan dijelaskan pada Bab V Prospektus ini tentang Risiko Usaha. (ii) melakukan ekspansi kegiatan usaha dalam rantai nilai (value chain) usaha pertambangan. STRATEGI PERSEROAN Strategi usaha Perseroan adalah (i) terus memperkuat kompetensi inti (core competence) dalam bidang kontraktor penambangan. 3. x .000 62. 5. Risiko Eksternal 1.408 Perkembangan industri dalam negeri yang cukup pesat membuat pemerintah saat ini kesulitan dalam mensuplai listrik untuk kebutuhan industri.

termasuk tetapi tidak terbatas pada hak atas pembagian dividen. kesehatan dan keselamatan kerja. Merancang serta menyediakan tenaga kerja dan peralatan yang sesuai untuk mencapai target Perseroan. Dengan tidak mengabaikan tingkat kesehatan keuangan Perseroan. Perseroan memiliki kebijakan manajemen risiko dan quality assurance untuk menjamin Perseroan dapat mencapai tujuan-tujuannya. Aspek-aspek manajemen risiko dan quality assurance tersebut antara lain : • • • • • Melakukan identifikasi.20% 20% . Melakukan kegiatan usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku. tingkat kecukupan modal dan arus kas dalam rangka mencapai tingkat pertumbuhan yang optimal di masa yang akan datang dan dengan memperhatikan keharusan Perseroan membentuk dana cadangan dan pemenuhan kewajiban-kewajiban Perseroan berdasarkan Perjanjian-perjanjian dengan pihak ketiga pada saat prospektus ini diterbitkan. KEBIJAKAN DIVIDEN Saham-saham yang diterbitkan dan ditawarkan oleh kepada para pemegang saham dalam rangka PUT I ini akan mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham-saham yang telah diterbitkan oleh Perseroan sebelum PUT I. Perseroan belum membagikan dividen kepada para pemegang saham. xi . evaluasi dan mitigasi atas risiko yang mungkin muncul dalam menjalankan usahanya.Kegiatan usaha pertambangan sangat berisiko terhadap kerusakan lingkungan.25% Sejak Penawaran Umum Perdana Saham pada bulan September 2007 hingga saat ini. dan tanpa mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan. manajemen Perseroan mengusulkan pembagian dividen kas dilakukan tiap tahun mulai tahun buku 2008 kepada pemegang saham yang namanya tercantum pada Daftar Pemegang Saham dengan kebijakan sebagai berikut: Laba Bersih Setelah Pajak Sampai dengan US$ 50 juta Diatas US$ 50 juta Rasio Pembayaran Dividen 10% . Memastikan kepada seluruh karyawan dan pemasok untuk selalu memperhatikan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. Mengimplementasikan praktek-praktek terbaik dalam industri (best industry practices). Selalu berkomitmen untuk terus melakukan inovasi.

.

141 tanggal 12 Pebruari 1993.392. Perseroan didirikan sebagai suatu perseroan terbatas yang didirikan dalam rangka PMDN dengan nama PT Darma Henwa berdasarkan dan diatur menurut undang-undang Republik Indonesia berdasarkan Akta No.00 mempunyai 2 (dua) HMETD untuk membeli 2 (dua) Saham yang ditawarkan dengan Harga Penawaran Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Akta-akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No.6-8.3. Tambahan No. Lt 11 dan 12 Jl. Notaris di Jakarta. Akta Pendirian tersebut telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. yang seluruhnya dibuat di hadapan Siti Pertiwi Henny Shidki. 834/A.3.01.923.928 (enam miliar dua ratus empat puluh tiga juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu sembilan ratus dua puluh delapan) saham biasa dengan Nilai nominal Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham sehingga seluruhnya berjumlah sebesar-besarnya Rp 624.SEL tanggal 15 September 1993.co. C26334. 8. PENAWARAN UMUM TERBATAS I Direksi atas nama Perseroan. Kantor Taman E.12950. sebagaimana diubah berdasarkan Akta Perubahan No. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI PADA BAB V MENGENAI “RISIKO USAHA”. SH. Indonesia Telp. dan kewajiban yang sama dalam Perseroan.01.93 tanggal 19 Juli 1993 dan didaftarkan di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No.392. 1346.ptdh.PT/HKM/1993/PN.JAK. sebagaimana diubah berdasarkan Akta Perubahan No.HT.id RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMUTUSAN KONTRAK. hak. Indonesia Kantor Pusat Menara Anugerah. Mega Kuningan Lot. 54. (62-21) 5794 8830/8838 Fax. tanggal 8 Oktober 1991. PT Darma Henwa Tbk Kegiatan Usaha: Jasa Kontraktor Penambangan dan Energi Terintegrasi Baik Secara Langsung maupun Melalui Anak Perusahaan Berkedudukan di Jakarta. dengan ini melakukan Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) kepada Para Pemegang Saham dalam rangka penerbitan HMETD sebanyak 6. Di 1 . dan akan dicatatkan di BEI.800 (enam ratus dua puluh empat miliar tiga ratus sembilan puluh dua juta tiga ratus sembilan puluh dua ribu delapan ratus Rupiah) yang berasal dari saham portepel dan akan dicatatkan di BEI. Pemegang saham mempunyai kedudukan. (62-21) 5794 8829/8836 Homepage: www.I.243.TH. tanggal 14 Pebruari 1995.7. Setiap pemegang saham yang memiliki 5 (lima) Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 11 Januari 2009 pukul 16. Kawasan Mega Kuningan Jakarta. 29 tanggal 5 Juli 1993. Di bulan Juli 1996 Perseroan mengubah statusnya dari semula sebagai perusahaan PMDN menjadi perusahaan PMA dengan masuknya Henry Walker Group Limited sebagai pemegang saham dalam Perseroan dan sekaligus mengubah seluruh anggaran dasarnya guna menyesuaikan dengan UUPT. Saham hasil pelaksanaan HMETD yang ditawarkan melalui Penawaran Umum Terbatas I ini seluruhnya merupakan saham yang dikeluarkan dari Portepel Perseroan. 13.

560.000.430 15.000.217.000 18.178.839. Perseroan telah melakukan perubahan anggaran dasar yang terakhir sehubungan dengan perubahan-perubahan yang diadakan dalam rangka pelaksanaan Penawaran Umum Saham Perdana Perseroan.733.392.560.000 774.000.180 400.863.820 saham sehingga modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari Rp 1.217.982.390 3. AHU-28247.000 3.375 Rp 1.57 100.00 2 .00 Catatan: beberapa pemegang saham telah melaksanakan waran yaitu sejumlah 386.414.414.000.217.04-TH. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.863.609.01.443.185.64 24. Perseroan mengubah namanya menjadi PT HWE Indonesia yang selanjutnya diubah lagi menjadi PT Darma Henwa di bulan September 2006.146.980.000.000.000.6.439.390.000 4.019.700. telah dilakukan peningkatan modal dasar dari Rp.000.981 Berdasarkan DPS per 30 Oktober 2009 yang dikeluarkan oleh PT Ficomindo Buana Registrar.243.839.000 7.178.000.522.853.000 386.980. Jakarta 12950.375.800 2. SH.982.610 Rp 315.074 386 15.180 400.820 44.321.000. tanggal 17 Juli 2007.000 4.923.01. Jl Mega Kuningan Lot 8.560. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan keputusan No.700.000 1.002.6 .000 774.AH. Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan No.75 49.bulan Januari 2005. Notaris di Tangerang (”Akta No. Notaris di Tangerang. MKn.2007 tanggal 19 Juli 2007. Perseroan telah mencatatkan seluruh saham di BEI yang merupakan seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan dengan rincian pencatatan seperti yang tertera dalam tabel berikut ini: Keterangan Penawaran Perdana Company Listing Hasil Konversi Waran* Total saham yang dicatatkan *sampai dengan 31 Agustus 2009 Harga total nilai Tanggal Penawaran emisi Pencatatan pada Efek (dalam juta) Bursa 12 Sept 2007 Rp 335 Rp 1.443.190. Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan. dibuat di hadapan Humberg Lie.4. yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar No.3. MKn.250 26 Sept 2007 Tanggal Efektif 26 Sept 2007 Jumlah Saham (dalam jutaan) 3.000 menjadi Rp.392.8. Dengan asumsi bahwa Waran Seri I yang tersisa tidak dikonversi menjadi saham dan masyarakat tidak melaksanakan haknya dalam PUT I. SH.321.7.744.000. 38. 49/2009”). maka struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan sesudah PUT I tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini: Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Pembeli Siaga Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) 60.000.744. Kawasan Mega Kuningan.31 17.000 4.150 12.000 6.000.928 21. Perseroan belum melakukan perubahan Anggaran Dasar sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor.61 100.390 3.618. Perubahan-perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 19 Juli 2007.000 7.44 28.000 25.809.000 6. Kantor Pusat Perseroan berlokasi di Menara Anugerah. SE.000 sehingga mengubah Pasal 4 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan.441.3. dibuat di hadapan Humberg Lie.000.224 15.059.150 15. Lt 11 dan 12.441.610 Akumulasi Akumulasi Jumlah Jumlah Saham Nominal (dalam jutaan) (dalam jutaan) 3.560.000.373. SE.610 15.000.02 tanggal 25 juni 2009.981 Rp 1.000 386.000 624.820 38. Indonesia.000 menjadi Rp 1.68 35.522.. susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut : Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) 60. W7-08090 HT. 49 tanggal 23 Juni 2009.000.000 Rp 1.814. Sebelum PUT I ini.000.382. Kantor Taman E.055.002.626.217.266.430 6.018.

842.000 3 . dibuat dihadapan Robert Purba. maka struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan sesudah PUT I tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini: Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) 60. Jika saham-saham yang ditawarkan dalam PUT I ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh Pemegang HMETD.185. dimana setiap 1 Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru Perseroan.000.733.000. telah disepakati bahwa sisa saham biasa yang tidak diambil bagian oleh para pemegang saham seluruhnya akan diambil oleh PT Danatama Makmur pada harga yang sama dengan harga Penawaran Umum Terbatas I Perseroan.57% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan PUT I. secara proporsional berdasarkan hak yang dilaksanakan.373.146.974.D.64 24.928 atau sebesar 28. maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya sebagaimana tercantum dalam daftar pemegang HMETD.820 38.618.626.928 (enam miliar dua ratus empat puluh tiga juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu sembilan ratus dua puluh delapan) lembar saham biasa.218. yaitu sebesar Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham. IX.000.000 6.940.200 2. Perseroan menerbitkan sebanyak 4.61 100.000.000 5.503.1 tentang HMETD.084.382.Jumlah saham baru dari hasil pelaksanaan dari Penawaran Umum Terbatas I adalah sebanyak 6.180 Waran Seri I atau sebesar 24. Notaris di Jakarta.000 25. S.800 10.200.000.000.75 49.380. Periode pelaksanaan Waran Seri I dimulai sejak 26 Maret 2008 dan akan berakhir pada tanggal 24 September 2010.000.059. Mengingat bahwa jumlah saham yang ditawarkan adalah dalam jumlah sebanyak 6. 161 tanggal 24 November 2009. maka sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Akta Perjanjian Kesanggupan Pembelian Sisa Saham Penawaran Umum Terbatas I PT Darma Henwa Tbk.000.43% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran disampaikan. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan.813.243.000 1.000. Keterangan Tentang Waran Seri I Bersamaan dengan penerbitan saham penawaran umum saham perdana pada tahun 2007.923.000 6. Jumlah Waran Seri I yang telah dilaksanakan adalah sebanyak 386.243. maka struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan sesudah PUT I tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini: Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) 60. maka pemegang saham Perseroan yang tidak melaksanakan haknya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan (dilusi) maksimum sebesar 28.202 21.000 3. No. sesuai dengan Peraturan BAPEPAM No.000 Waran Seri I pada tanggal 26 September 2007 dimana setiap pemegang 3 saham yang diterbitkan dalam penawaran umum perdana akan memperoleh 4 Waran Seri I.746 5. Dengan asumsi bahwa Waran Seri I yang tersisa tidak dikonversi menjadi saham dan seluruh saham yang ditawarkan dalam PUT I ini terjual habis.000.820 Waran Seri I.853. Pemegang HMETD yang tidak menggunakan haknya untuk membeli saham baru dalam rangka PUT I ini dapat menjual haknya kepada pihak lain dari tanggal 13 Januari 2009 sampai dengan tanggal 19 Januari 2009 melalui BEI serta di luar Bursa.00 Dengan asumsi bahwa Waran Seri I yang tersisa dikonversi seluruhnya menjadi saham dan masyarakat tidak melaksanakan haknya dalam PUT I.814.304.408. Sehingga jumlah Waran Seri I yang belum dilaksanakan adalah sebanyak 3.000.57% setelah pelaksanaan HMETD.049. Saham baru dari hasil pelaksanaan dari PUT I ini akan dicatatatkan di Bursa Efek Indonesia bersama dengan saham yang telah dicatatkan sehubungan dengan penawaran saham perdana Perseroan dan saham hasil pelaksanaan waran seri I yang telah dilaksanakan sampai dengan prospektus ini diterbitkan.600 540.266.180 560.020.850.603.923.H.180.

607.392.ZAI GCL Masyarakat lainnya * Pembeli Siaga Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% 4.392.928 34.558.000 624.433. Perseroan berencana untuk mengeluarkan atau mencatatkan saham baru atau efek lainnya yang dapat dikonversikan menjadi saham selain dari yang ditawarkan dalam PUT I ini dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal efektifnya PUT I ini.800 2.923.767.03 24.10 100.566.07 57.700.00 Apabila sampai dengan Cum Date terdapat Waran Seri I yang tidak dikonversi menjadi saham maka pemegang Waran Seri I tersebut tidak mempunyai hak untuk memperoleh HMETD.863.800 3.000 5.038.000 1.607.178.382 25.354.232.326.667.000 386.612.243.200 15.000 11.380.200 2.002. akan terjadi penyesuaian harga pelaksanaan Waran Seri I dan jumlah Waran Seri I dengan formula sebagai berikut: Harga Pelaksanaan Waran Seri I baru = (E – F) ---------.000.408.217. Penyesuaian ini berlaku efektif sejak tanggal terakhir perdagangan saham tanpa HMETD (ex date) di Pasar Reguler dan Negosiasi.600 540.928 25.00 Dengan asumsi bahwa Waran Seri I yang tersisa dikonversi seluruhnya menjadi saham dan seluruh saham yang ditawarkan dalam PUT I ini terjual habis.x Z E Jumlah Waran Seri I baru = E ---------.000.95 15.839.000 1.503.800 3.33 100.767.000 6.321.120.000.656.667.83 21.746 5.155. Sehubungan dengan pengeluaran saham baru dalam rangka PUT I.326.566.332.800 14.x Y (E – F) E = Harga Pasar Saham sebelum pengeluaran pengumuman penawaran umum terbatas F = Harga Teoritis right untuk 1 (satu) saham yang dihitung dengan formula: (E – G) (H + 1) G = Harga Pembelian 1 (satu) saham berdasarkan hak memesan efek terlebih dahulu (right) H = Jumlah saham yang diperlukan untuk memesan tambahan 1 (satu) saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (right) Z = Harga Pelaksanaan Waran Seri I yang lama Y = Jumlah awal Waran Seri I yang beredar Jika harga teoritis saham setelah pengeluaran saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu lebih rendah dari nilai nominal.000.000.392.673.392. maka struktur permodalan dan pemegang saham Perseroan sesudah PUT I tersaji secara proforma dalam tabel dibawah ini: Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * Dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Lembar) (Rp) (%) 60.603.433.072 400. Setiap pemegang atas saham yang diterbitkan dalam rangka PUT I ini mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham Perseroan yang sahamnya telah ditempatkan dan disetor 4 .928 34.835. maka harga pelaksanaan Waran Seri I yang baru adalah sebesar nilai nominal saham yang akan diterbitkan sebagai hasil pelaksanaan Waran.974.332.304.232.610 6.217.072 560.390 3.461.049.200 21.673.465.05 45.850.

memberikan suara dalam rapat-rapat tersebut dan menerima dividen yang dibagikan oleh Perseroan sesuai dengan keputusan-keputusan rapat tersebut. 5 .penuh sebelumnya. sesuai dengan rasio perbandingan jumlah saham dalam Perseroan yang dimiliki. termasuk menghadiri rapat-rapat umum pemegang saham Perseroan. yakni berhak dan berwenang untuk memperoleh dan melaksanakan semua hak yang melekat pada saham-saham tersebut sebagaimana diatur dalam anggaran dasar Perseroan dan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku.

  Fasilitas  Nama Kreditur  Hubungan  Afiliasi  Jumlah Hutang  yang Outstanding  per 14 Desember  2009  US$ 8.000 sebesar US$ 1.75% 11-Jul10 11-Jul10 11-Jul10 11-Jul10 11-Apr11 11-Apr11 11-Apr11 11-Apr11 11-Apr11 27-Mar10 7 US$ 6.5% 11-Jul10 11-Jul10 5 US$ 6. Sekitar 71.000.819. PT Bank International Indonesia US$ 9. 12 13 CVI GVF (LUX) Master S.464.875.409 9 US$ 8. dimungkinkan bagi Perseroan untuk melakukan pelunasan atas sebagian atau seluruh hutang lebih awal.000 JUMLAH US$ 120.II. 3.496.5% LIBOR + 4. 427. LLC Strategic Asia Capital Ltd.5% LIBOR + 3.500. 2.429 6 Tranche A Tranche A Tranche A Tranche A Tranche B Tranche B Tranche B Tranche B Tranche B Working Capital US$ 4.000 telah dilunasi pada tahun 2008.5% LIBOR + 3. akan digunakan dengan perincian sebagai berikut: 1.R.000 dengan menggunakan kurs tukar pada tanggal 22 Desember 2009 sebesar Rp. RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM TERBATAS I Seluruh dana hasil PUT I ini.000 telah dilunasi pada tahun 2008.858.110 akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.750. Singapore Branch PT Bank CIMB Niaga Tbk Merrill Lynch Credit Products.88% atau Rp.000 11 US$ 21.61% atau Rp.500 per US$ 1.5% LIBOR + 3.055 Jumlah  Pelunasan  sebagian yang  telah dilakukan  US$ 77. Sekitar 20.000.L The Asian Debt Fund Ltd.211. Sedangkan sehubungan dengan alokasi dana hasil PUT I untuk pembelian alat berat.286 LIBOR + 3.996 akan dialokasikan untuk pembelian alat berat.000 14 US$ 6. 45. Sekitar 7.928.75% LIBOR + 4.733.571 LIBOR + 3.429 8 US$ 912.000 Berdasarkan Perjanjian Fasilitas Pinjaman Jangka Panjang.000.A.896.350.5% LIBOR + 3. Dozer 5 . berikut Daftar Kreditur Perseroan saat ini adalah sebagai berikut: No.000 telah dilunasi pada tahun 2008. 9.000 US$ 5.928.75% LIBOR + 4.51% atau Rp.090. US$ 85. kebutuhan alat berat yang digunakan untuk kegiatan operasional perseroan antara lain: Drill Driltech D45KS.000.5% 11 Jan 2007 11 Jul 2010 11 Jan 2007 11 Jul 2010 11 Jan 2007 11 Jul 2010 11 Jan 2007 11 Jul 2010 11 Jan 2007 11 Jul 2010 11 Jan 2007 11 Jul 2010 11 Jan 2007 11 Jul 2010 11 Jan 2007 11 Jul 2010 11 Jan 2007 11 Jul 2010 11 Jan 2007 11 Apr 2011 11 Jan 2007 11 Apr 2011 11 Jan 2007 11 Apr 2011 11 Jan 2007 11 Apr 2011 11 Jan 2007 11 Apr 2011 Revolvin g Facility (sejak 27 Maret 2007) 11-Jul10 11-Jul10 11-Jul10 4 Tranche A Tranche A US$ 8.75% LIBOR + 1.571 3 US$ 8. Penggunaan  Hutang  Tingkat  Bunga  Jangka  Waktu  Jatuh Tempo  1 Tranche A Tranche A Tranche A United Overseas Bank Ltd / UOBI Caterpillar Financial Services (UK) Ltd The Bank of TokyoMitsubus hi UFJ Ltd. Singapore Branch Erste Bank der oesterraichis che Sparkassen AG PT Bank International Indonesia Fibonnaci Master Fund Ltd Indian Bank.696. 124.000.696.5% LIBOR + 3.000 akan dialokasikan untuk pelunasan sebagian hutang Perseroan sebesar US$ 45.75% LIBOR + 4.500.000 sebesar US$ 6. Singapore Branch VTB Bank Europe Plc.000 15 US$ 14. setelah dikurangi biaya-biaya emisi. Deutsche Bank Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi Tidak terafili asi 2 US$ 8.928.500.75% LIBOR + 4.571 Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Pembelian Alat Berat dan Belanja Modal Modal Kerja LIBOR + 3. Sehubungan dengan penggunaan dana hasil PUT I untuk pelunasan sebagian hutang Perseroan.679 10 US$ 435.000.5% LIBOR + 3.

01%. Pembelian alat-alat berat tersebut akan dilakukan Perseroan dari pihak supplier yang mampu memberikan harga yang paling kompetitif.947 juta. Berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan per tanggal 31 Maret 2009.K. Integrated Toolcarrier.25% dari nilai Emisi yang terdiri dari: 1. Wheel Crane Truck with Man Basket 80T. persiapan RUPSLB dan lain-lain) sebesar 0. dana hasil Penawaran Umum setelah dikurangi biaya-biaya emisi telah digunakan seluruhnya untuk alat-alat sebesar Rp 593. modal kerja sebesar Rp 170.06%. Wheel Crane Truck 120T. Biaya Lain-lain (percetakan. Dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan telah digunakan seluruhnya sesuai dengan penggunaan dana yang ada di Prospektus. Fuel Truck.3 TON. Sesuai dengan Surat Edaran yang diterbitkan oleh Bapepam dan LK No. 3. Notaris sebesar 0. Caterpillar Grader 24M. Water Truck.21%.560 juta dan sebesar Rp 150. Biro Administrasi Efek sebesar 0. prasarana dan pengembangan sebesar Rp 90.870 juta untuk pembayaran hutang kepada Institusi Keuangan. Penggunaan dana untuk modal kerja adalah untuk membiayai kegiatan operasional seperti pembelian persediaan spare parts. c.04%. Penggunaan Dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham telah dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. iklan. Pengunaan Dana hasil PUT I akan dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.4 Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor Kep-81/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang diubah dengan Nomor Kep15/PM/1997 tanggal 30 April 1997 dan terakhir diubah dengan Nomor Kep-27/PM/2003 tanggal 17 Juli 2003 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum. Konsultan Hukum sebesar 0. Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal sebesar 0. Repowering 777A.1%. b. Akuntan sebesar 0.04%. d. skedul pengiriman tepat waktu dan layanan purna jual yang baik. 7 . Water Pump Multiflow MF420. Waterfill Pump. Water Pump Multiflow MF180. Service Truck. Biaya Jasa untuk Penasihat Keuangan/Arranger sebesar 4% 2.5 TON . yang terdiri dari biaya jasa: a.SE-05/BL/2006 tanggal 29 September 2006 tentang Keterbukaan Informasi mengenai biaya yang dikeluarkan dalam rangka Penawaran Umum.Track Cat D10T. Forklift 2. Apabila Perseroan bermaksud untuk merubah rencana penggunaan dana hasil PUT I ini maka Perseroan harus terlebih dahulu (i) melaporkannya ke BAPEPAM-LK disertai dengan alasan dan pertimbangannya dan (ii) meminta persetujuan pemegang saham Perseroan melalui RUPSLB Perseroan. Lighting Tower. ban dan pembayaran uang muka sewa alat. total biaya yang dikeluarkan Perseroan adalah sebesar kurang lebih 4.421 juta. Perseroan akan mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil PUT I ini kepada para pemegang saham Perseroan dalam RUPS Tahunan Perseroan dan melaporkannya secara periodik kepada Bapepam-LK sesuai dengan Peraturan BAPEPAM Nomor X.

.

894 3.657 3.III.788 5. setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun Hutang sewa pembiayaan Pinjaman bank Jumlah Kewajiban Tidak Lancar JUMLAH KEWAJIBAN Jumlah 27.762 27.408 Perincian lebih lanjut mengenai kewajiban tersebut adalah sebagai berikut: KEWAJIBAN LANCAR Hutang Usaha Jumlah hutang usaha Perseroan per tanggal 30 Juni 2009 adalah US$ 27.065 juta yang terdiri dari: (dalam ribuan Dollar) Keterangan Hutang Usaha Pihak ketiga: PT United Tractors Tbk PT Cakrawala Putra Bersama PT Dwimakmur Primatamas PT Trakindo Utama PT Onjaya Kokoh AM Texas Resources PT Titian Kaltim PT Hexindo Adiperkasa Tbk Lain-lain (masing-masing di bawah US$ 500.103 937 566 519 12. PERNYATAAN HUTANG Sesuai dengan laporan keuangan Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Handoko Tomo dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian.065 7 . Perseroan mempunyai kewajiban yang seluruhnya berjumlah US$ 208 juta yang terdiri dari kewajiban lancar sebesar US$ 146 juta dan kewajiban tidak lancar sebesar US$ 62 juta dengan rincian sebagai berikut: (dalam ribuan dollar) Keterangan KEWAJIBAN LANCAR Hutang usaha Hutang Lain-Lain Hutang pajak Beban masih harus dibayar Bagian pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun Hutang sewa pembiayaan Pinjaman bank Pinjaman kepada lembaga keuangan lainnya Jumlah Kewajiban Lancar KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Hutang hubungan Istimewa Kewajiban pajak tangguhan .050 19 50.811 23 83.366 1.388 2.000 146.226 3.000 62.514 209.bersih Kewajiban imbalan kerja Pinjaman jangka panjang.000) Jumlah Jumlah 4.303 27.198 1.065 977 715 7.

(dalam ribuan Dollar) Keterangan PT Arutmin Indonesia ZAI PT Henwa Tanone (dalam proses likuidasi) PT Pendopo Power Jumlah Jumlah 2.100.865.000.908 7.575 1. KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Hutang Pihak Hubungan Istimewa Jumlah hutang pihak hubungan istimewa per tanggal 30Juni 2009 adalah US$ 796.811 Jumlah pinjaman kepada lembaga keuangan lainnya per tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 27.476 464 179 1. Pinjaman Bank Jumlah pinjaman per tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 83 juta.514 yang terdiri dari: (dalam ribuan Dollar) Keterangan Pajak Penghasilan : Pasal 21 Pasal 23 dan 26 Pasal 29 Pajak Pertambahan Nilai Jumlah Beban masih harus dibayar Jumlah 11 244 448 12 715 Jumlah Beban masih harus dibayar per tanggal 30 Juni 2009 adalah US$ 6.209 1. Pinjaman Kepada Lembaga Keuangan Lainnya Jumlah 2.000 Kewajiban Lancar Lainnya Jumlah kewajiban lancar lainnya per tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 977.Hutang Pajak Jumlah pajak Perseroan per tanggal 30 Juni 2009 adalah US$ 715.708.788 8 .851 juta yang terdiri dari: (dalam ribuan Dollar) Keterangan Beban Masih Harus Dibayar Sewa alat dari pihak luar Pengangkutan batubara Biaya bunga Bahan Peledak Biaya rehabilitasi Lain-lainnya Jumlah Hutang Sewa Jumlah hutang sewa per tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 22.991 599 178 20 3.

Perseroan sedang dalam proses untuk merestrukturisasi perjanjian tersebut.050 juta.493 (5) (438) 3.000 Facilities Agreement tanggal 26 Desember 2006. Perseroan rencananya akan menggunakan sebesar 68. (dalam ribuan Dollar) Keterangan Nilai kini kewajiban imbalan kerja karyawan Biaya jasa lalu yang belum diakui – yang belum menjadi hak Kerugian actuarial belum diakui Jumlah Jumlah 3.050 Hutang Sewa Jumlah hutang sewa per tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 18.47% dari dana hasil PUT I untuk melakukan pelunasan sebagian hutang yang timbul berdasarkan pinjaman dari United Overseas Bank kepada Perseroan. 9 . dibuat di bawah tangan.934.657 Kewajiban Imbalan kerja Jumlah kewajiban imbalan kerja untuk per tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 3. (dalam ribuan Dollar) Keterangan Aset pajak tangguhan Rugi fiskal Kewajiban imbalan kerja Kewajiban pajak tangguhan Aset tetap Aset tidak lancar lainnya Jumlah Jumlah (8. Fasilitas modal kerja sebesar US$ 14 juta dan Fasilitas Tranche B sebesar US$ 43. Sehubungan dengan kewajiban-kewajiban sebagaimana dinyatakan dalam bab ini. sebagaimana diubah dengan First Amendment and Consent Agreement.657 juta. Saldo Pinjaman Perseroan per 30 Juni 2009 sehubungan dengan Fasilitas Pinjaman United Overseas Bank adalah sebesar US$ 120 juta yang terdiri dari Fasilitas Tranche A sebesar US$ 62.303 133.273 2.904) (762) 13. (dalam ribuan Dollar) Keterangan Pinjaman yang diperoleh dari: United Overseas Bank Perusahaan Anak Perusahaan (Coal Vista) Jumlah Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Jumlah Jumlah 120. Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat syarat-syarat tertentu atau pembatasan-pembatasan (negative covenants) yang dapat merugikan Pemegang Saham Publik.5 juta.303 50.303 83.5 juta.000 13.000.050 5.Kewajiban Pajak Tangguhan Jumlah kewajiban pajak tangguhan per tanggal 30 Juni 2009 adalah US$ 5. Pinjaman Bank Jumlah pinjaman bank per tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 50 juta.000 Sehubungan dengan pinjaman yang diperoleh dari United Overseas Bank berdasarkan US$ 205. tanggal 31 Agustus 2007.

Dengan adanya pengelolaan yang sistematis atas aset dan kewajiban serta peningkatan hasil operasi di masa yang akan datang.Perseroan tidak memiliki kewajiban-kewajiban lain selain yang telah dinyatakan diatas dan yang telah diungkapkan dalam Prospektus ini. 10 . manajemen menyatakan kesanggupannya untuk dapat menyelesaikan seluruh kewajibannya sesuai dengan persyaratan sebagaimana mestinya. Tidak ada kewajiban yang telah jatuh tempo tetapi belum dilunasi dan tidak ada kewajiban baru (selain kewajiban yang timbul dari kegiatan usaha normal Perseroan) yang terjadi setelah tanggal neraca sampai dengan tanggal laporan akuntan dan setelah tanggal Laporan akuntan sampai dengan efektifnya Pernyataan Pendaftaran.

SH.HT. Cina juga merupakan konsumen batubara terbesar karena kebutuhan akan listrik untuk industri mereka yang juga besar seiring dengan perkembangan ekonomi negaranya yang sangat pesat.PT/HKM/1993/PN. Di bulan Juli 1996 Perseroan mengubah statusnya dari semula sebagai perusahaan PMDN menjadi perusahaan PMA dengan masuknya Henry Walker Group Limited sebagai pemegang saham dalam Perseroan dan sekaligus mengubah seluruh anggaran dasarnya guna menyesuaikan dengan UUPT. tanggal 8 Oktober 1991. Kondisi Perekonomian Di pertengahan tahun 2008.01.000. Akta-akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. Perseroan mengubah namanya menjadi PT HWE Indonesia yang selanjutnya diubah lagi menjadi PT Darma Henwa di bulan September 2006. Perkembangan industri dalam negeri yang cukup pesat membuat pemerintah saat ini kesulitan dalam memenuhi 11 . Akta Pendirian tersebut telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. tetapi di akhir tahun 2008 industri batubara menghadapi krisis ekonomi yang menyebabkan permintaan atas batubara menjadi menurun. C26334.01.000. 38. sebagaimana diubah berdasarkan Akta Perubahan No.000. 29 tanggal 5 Juli 1993.AH.4. SE.JAK. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan keputusan No.IV. Tambahan No. 141 tanggal 12 Pebruari 1993. Di bulan Januari 2005.93 tanggal 19 Juli 1993 dan didaftarkan di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No.000. SE. tanggal 17 Juli 2007. Notaris di Tangerang (”Akta No. Notaris di Jakarta.000. Pada saat ini Indonesia merupakan salah satu pengekspor batubara terbesar di dunia. telah dilakukan peningkatan modal dasar dari Rp. yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar No. MKn. Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan No.000 menjadi Rp. Notaris di Tangerang. 1346. MKn. terjadi lonjakan permintaan terutama terhadap industri batubara. Selain itu. W7-08090 HT.000 sehingga mengubah Pasal 4 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan.SEL tanggal 15 September 1993.01. SH. Perseroan telah melakukan perubahan anggaran dasar yang terakhir sehubungan dengan perubahan-perubahan yang diadakan dalam rangka pelaksanaan Penawaran Umum Saham Perdana Perseroan. 1. dibuat di hadapan Humberg Lie. 49/2009”).000. b. 54. yang seluruhnya dibuat di hadapan Siti Pertiwi Henny Shidki.04-TH. 2.2007 tanggal 19 Juli 2007. dibuat di hadapan Humberg Lie.01.6. Faktor-Faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan usaha dan keuangan Perseroan a. sebagaimana diubah berdasarkan Akta Perubahan No.TH.02 tanggal 25 Juni 2009. 49 tanggal 23 Juni 2009. Perubahan-perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 19 Juli 2007. tanggal 14 Pebruari 1995. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. Umum ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN Perseroan didirikan sebagai suatu perseroan terbatas yang didirikan dalam rangka PMDN dengan nama PT Darma Henwa berdasarkan dan diatur menurut undang-undang Republik Indonesia berdasarkan Akta No. AHU-28247. Peluang Usaha dan Kondisi Pasar Permintaan akan energi alternatif yang cukup besar membuat negara-negara pengekspor batubara berusaha meningkatkan volume produksi batubara mereka dengan berusaha membuat berbagai regulasi serta kondisi yang dapat mendukung sektor pertambangan batubara. 834/A. 13. SH.

778 3. c.242 15. ikhtisar data keuangan Perseroan adalah sebagai berikut : (dalam ribuan Dollar) Keterangan LAPORAN LABA RUGI Pendapatan Beban usaha Laba operasi Beban lain-lain Laba sebelum taksiran beban pajak Laba bersih Juni 2009 102.629 150.594 7. kebijakan pemerintah.001 8.826 33. dimana salah satunya adalah kontraktor penambangan. Keuangan Analisis dan pembahasan berikut disajikan berdasarkan Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Handoko Tomo untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009.825 12.403 10. Selain itu untuk lebih meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusianya Perseroan juga mendatangkan tenaga ahli.924 19.581 31 Desember 2007 225. 3. kondisi ekonomi dan sosial politik. Perseroan melalui anak-anak perusahaannya menawarkan bukan hanya sebagai kontraktor penambangan batubara namun juga perusahaan pertambangan terintegrasi yang dapat memasarkan hasil pertambangan.866 26. 2007 dan 2006 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi dan rekan.926 2. nilai tukar valuta asing.839 10. pembangkit tenaga listrik dan sektor yang terkait dengan pertambangan.867 12 .listrik untuk kebutuhan industri. Perilaku Pelanggan terhadap Perubahan Teknologi Baru Industri pertambangan yang kian kompetitif membutuhkan penguasaan teknologi dan sumber daya manusia yang berkualitas. Perseroan senantiasa mengikuti perkembangan teknologi agar dapat menunjang proses pencapaian target Perseroan untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen tepat pada waktunya dan agar dapat bersaing dengan perusahaan pertambangan lainnya.680 2006 170.248 29 221 2008 220. Untuk dapat menghadapi persaingan tersebut.108 193.131 45. Persaingan Usaha Permintaan akan energi alternatif selain minyak bumi khususnya batubara semakin meningkat. Selain itu hal-hal yang berpengaruh terhadap Perseroan lainnya adalah ketergantungan terhadap pemiliki konsesi pertambangan kontraktor pertambangan dan pemasok peralatan. Hal-hal lain yang berpengaruh terhadap Perseroan Bidang usaha pertambangan merupakan bidang usaha yang mempunyai beberapa risiko seperti dibahas dalam Bab V prospektus ini.277 7.957 180.871 95. Oleh karena itu permintaan dalam negeri khususnya akan batubara saat ini juga meningkat sehingga membuat banyak investor dan pengusaha pertambangan melakukan ekspansi baik dari segi perluasan area tambang maupun usaha yang mendukung sektor industri pertambangan. Untuk mengatasi masalah tersebut dan mendukung perkembangan industri dalam negeri Pemerintah kini sedang membuat program percepatan pembangunan pembangkit tenaga listrik dengan bahan bakar batubara untuk dapat menekan harga produksi sektor industri.705 15. Pembatalan atau pemutusan perjanjian secara sepihak menyebabkan penurunan pada pendapatan Perseroan yang hampir seluruhnya tergantung pada kontrak jangka panjang yang dimiliki Perseroan. d. keterlambatan pembayaran. dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008. e. kesemuanya dengan Pendapat Wajar Tanpa Pengecualian : Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi yang telah diaudit. Salah satu risikonya adalah risiko pemutusan kontrak. mendukung suasana kerja yang sehat dan kondusif serta menggandeng berbagai mitra kerja yang dapat mendukung Perseroan untuk dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan tepat waktu.

Beban Usaha Perseroan pada tahun 2008 adalah sebesar US$ 194 juta.7 juta ton di tahun 2007.70% total beban usaha.94% jasa pemasaran dan konsultasi.553 161 277.721 559. meningkat 32.634 306.263 146.232 174 252.91% total beban usaha. Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh penghapusan eskalasi bahan bakar di mana pengelolaan bahan bakar diambil alih oleh PT Kaltim Prima Coal sejak bulan April 2008.459 94.825 74. namun komponen beban usaha lainnya yang cukup dominan 13 . yaitu: − − − Biaya penyusutan yang mewakili sebesar 17.134 154.080 212. komposisi pendapatan Perseroan berasal 83. mengalami penurunan 2. meningkat 7.094 259. Jumlah pengiriman rata-rata batubara ke pelabuhan per bulan di tahun 2008 adalah 500 Kt dibandingkan 475 Kt yang dihasilkan di tahun 2007.474 256.905 174 43.59% dari pendapatan pada tahun 2007 sebesar US$ 226 juta. Peningkatan sebesar 7.53% jasa pertambangan serta 16. Beban Usaha Beban Usaha Perseroan untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 95 juta.495 165.608 138. Kontrak jasa pemasaran dan konsultasi yang diperoleh Perseroan di tahun 2007 ini telah memberikan tambahan yang cukup signifikan yaitu sebesar US$ 37 juta pada tahun tersebut. Pada tahun 2007 pendapatan Perseroan sebesar US$ 226 juta.598 173. yaitu sebesar 601 Kt. Pendapatan Perseroan pada tahun 2008 sebesar US$ 220 juta.263 171. komposisi pendapatan Perseroan berasal dari 82. meningkat sebesar 12.781 537.514 209.06% jasa pertambangan serta 17. Jumlah batubara yang diproduksi di area Bengalon pada tahun 2008 adalah sebesar 6 juta ton.124 487.654 559.408 730 277.128 102.62% atau US$ 14 juta tersebut terutama dari tiga komponen biaya utama yang mewakili 44. Walaupun terdapatnya peningkatan ketiga komponen beban usaha diatas.608 Pendapatan Usaha Pendapatan Usaha Perseroan untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 tercatat sebesar US$ 102.5% Peningkatan komponen beban usaha terbesar yaitu biaya perbaikan dan pemeliharaan adalah sejalan dengan kebijakan yang diambil oleh Perseroan untuk terus meningkatkan produksi dan efisiensi biaya melalui optimalisasi alat-alat produksi yang dimiliki oleh Perseroan.86% dari total beban usaha. Selama tahun 2008.62% dari US$ 180 juta yang terjadi pada tahun sebelumnya.252 347. Tingkat pencapaian tertinggi terjadi di bulan Juli yang menghasilkan jumlah pengiriman ke pelabuhan sebesar 647 Kt.128 132.894 62. Selama tahun 2007. sedangkan pada tahun sebelumnya tercatat pada bulan April 2007.25% total beban usaha.47% jasa pemasaran dan konsultasi.011 487.871 juta.495 227. Namun demikian secara produksi. Peningkatan pendapatan ini dicapai melalui peningkatan kontribusi yang lebih besar dari jasa pertambangan serta adanya pendapatan tambahan dari jasa pemasaran dan konsultasi.43% dari pendapatan pada tahun 2006 yang sebesar US$ 171 juta. meningkat sebesar 35% Biaya perbaikan dan pemeliharaan yang mewakili sebesar 14.Keterangan NERACA ASET Aset Lancar Aset Tidak Lancar Jumlah Aset KEWAJIBAN Kewajiban Lancar Kewajiban Tidak Lancar Jumlah Kewajiban Hak Minoritas Atas Aset Bersih Anak Perusahaan EKUITAS Jumlah Kewajiban dan Ekuitas Juni 2009 2008 31 Desember 2007 2006 140.472 537. yang meningkat sebesar 5% dari 5.023 366.529 256.474 331. meningkat sebesar 84% Biaya sub kontraktor sebesar yang mewakili 12.

Namun demikian.58% Biaya amortisasi sebesar 10.24% Peningkatan beban usaha Perseroan ini disebabkan dari adanya tambahan alat-alat berat di tahun 2007. dimana pendapatan jasa penambangan pada tahun 2006 sebesar US$ 171 juta meningkat menjadi US$ 189 juta pada tahun 2007. Hal ini menunjukan peningkatan signifikan sebesar 132. Peningkatan 19. Laba Operasi Laba Operasi Perseroan untuk 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 7 juta.56% dari jumlah laba operasi pada tahun sebelumnya yang sebesar US$ 20 juta. Penurunan laba operasi ini terutama disebabkan karena meningkatnya beban usaha yang timbul dari kenaikan beban perbaikan dan pemeliharaan alat-alat berat Perseroan dalam bentuk pembelian spare parts dan ban. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan beban bunga sebesar 108. yaitu: − − − − Biaya bahan bakar sebesar 23. Beban Usaha Perseroan untuk tahun 2007 adalah sebesar US$ 180 juta. sehingga turut meningkatkan penggunaan bahan bakar dan biaya depresiasi aset tetap. Penurunan beban bunga ini adalah disebabkan percepatan pembayaran sejumlah US$ 26 juta kepada para kreditur yang tergabung dalam Fasilitas Pinjaman United Overseas Bank dan percepatan pembayaran pinjaman Coal Vista Resources sebesar US$ 1.16% daru total beban usaha.17%.77% dibandingkan tahun sebelumnya.14% Biaya depresiasi sebesar 14. Laba Operasi Perseroan untuk tahun 2007 sebesar US$ 46 juta. Laba Operasi Perseroan untuk tahun 2008 sebesar US$ 26 juta.248 juta. meningkat 19. meningkat dari US$ 16 juta pada tahun 2006. Beban Lain-lain Beban lain-lain Perseroan untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 7. Peningkatan beban bunga adalah sehubungan dengan penerimaan Fasilitas pinjaman dari United Overseas Bank kepada Perseroan dan Coal Vista Resources di tahun 2007. yang terealisasikan dengan peningkatan produksi menjadi 6 juta ton di tahun 2008.35% atau US$ 29 juta tersebut terutama berasal dari empat komponen biaya utama yang mewakili 60.dengan persentase sebesar 13% dari total beban usaha yaitu biaya bahan bakar mengalami penurunan hingga 41% terkait dengan pengambilalihan pengelolaan bahan bakar oleh PT Kaltim Prima Coal. Beban lain-lain Perseroan untuk tahun 2008 adalah sebesar US$ 16 juta.38%.74% dari jumlah laba pada tahun sebelumnya yang sebesar US$ 46 juta. mengalami penurunan dari US$ 34 juta pada tahun 2007. penambahan aset tetap ini terbukti mampu meningkatkan kinerja Perseroan dengan dicapainya peningkatan pendapatan dari jasa penambangan saja sebesar 11%. atau naik 114.6 juta di tahun 2008.35% dari US$ 151 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan beban bunga dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi optimalisasi kinerja alat-alat Perseroan untuk pencapaian peningkatan produksi. disamping terdapatnya peningkatan produksi Perseroan untuk kegiatan penambangan.20% Biaya sub kontraktor sebesar 12. atau turun 53. Hal ini menunjukan penurunan sebesar 42. Beban lain-lain Perseroan untuk tahun 2007 adalah sebesar US$ 34 juta. Peningkatan laba operasi ini terutama karena peningkatan pendapatan karena kontribusi tambahan dari kontrak jasa konsultasi dan agen pemasaran sebesar $ 36 juta di Coal Vista Resources. 14 .

suatu peningkatan sebesar 203%. atau meningkat sebesar 21.057. EBITDA (Laba sebelum bunga.7 juta dan US$ 2.9 juta. dan 2007 tercatat masing-masing sebesar US$ 10. yang mana hal ini mencerminkan jumlah peningkatan sebesar 205. Peningkatan laba bersih Perseroan di tahun 2008 disebabkan karena terdapatnya Manfaat Pajak Bersih sebesar US$ 170. 15 .31%. pajak. Laba Bersih Laba Bersih Perseroan untuk periode 30 Juni 2009 sebesar US$ 221. pada masingmasing tahun.90%. EBITDA Perseroan pada tahun 2008 adalah sebesar US$ 82 juta. meningkat 45% dibanding dengan tahun sebelumnya yang sebesar US$ 58 juta. Coal Vista Resources. Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan untuk tahun 2007 dan 2006 masing-masing sebesar US$ 12 juta dan US$ 4 juta. Peningkatan laba bersih Perseroan ini merupakan efek dari meningkatnya pendapatan Perseroan terkait dengan kebijakan manajemen untuk memperluas kegiatan usaha Perseroan ke arah jasa penambangan terintegrasi menambah lini bisnis jasa konsultasi dan agen pemasaran produk pertambangan melalui anak perusahaannya. yang mana hal ini mencerminkan jumlah penurunan sebesar 13.274 dan periode 31 Desember 2008. Peningkatan EBITDA Perseroan adalah terkait dengan peningkatan biaya depresiasi sehubungan dengan penambahan aset tetap Perseroan berupa alat-alat berat.70% menjadi 94.65%. penurunan yang terjadi hanya sebesar 2% karena peningkatan biaya depresiasi menjadi US$ 34.7 juta. walaupun demikian penurunan laba operasi tidak menyebabkan penurunan yang signifikan pada Laba sebelum Pajak Penghasilan karena diimbangi dengan menurunnya beban lain-lain yang terutama dikontribusikan dari penurunan beban bunga yang terkait dengan percepatan pembayaran yang dilakukan Perseroan kepada para krediturnya di tahun 2008. Di sisi EBITDA. depresiasi dan amortisasi) EBITDA Perseroan untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 33 juta.69%. Laba Sebelum Pajak Penghasilan untuk tahun 2008 dan 2007 masing-masing sebesar US$ 10. turun 2% dibanding dengan tahun sebelumnya sebesar US$ 84 juta.Laba Sebelum Pajak.7 juta dari sebesar US$ 25.43% selain juga penurunan rasio beban usaha dan beban lain-lain terhadap pendapatan dari 97.5 juta dan US$ 8.4 juta dan US$ 12 juta pada tahun 2007. Peningkatan ini disebabkan oleh naiknya pendapatan sebesar 32. Laba Sebelum Pajak Penghasilan Perseroan untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 29. EBITDA Perseroan untuk tahun 2007 adalah sebesar US$ 84 juta. Penurunan Laba sebelum Pajak Penghasilan terkait dengan menurunnya laba operasi.65 juta pada tahun 2007 karena adanya penambahan asset tetap berupa mesin dan peralatan senilai $ 64 juta. Laba bersih Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2007 dan 31 Desember 2006 tercatat masing-masing sebesar US$ 8.609.

495 104 546 161.16% dibandingkan periode sebelumnya.572 21. meningkat sebesar 117. Peningkatan pada biaya perolehan atas kontrak yang ditangguhkan sebesar US$ 161 juta.42% dari tahun 2006.89% dari US$ 257 juta tahun 2006.994 366.509 44.236 12.011 487.352 14.68% dibandingkan tahun sebelumnya.190 8.417 6.779 39.023 331.918 16.608 Total Aset Perseroan untuk periode 31 Juni 2009 adalah sebesar US$ 487 juta.474 11. Peningkatan tersebut disebabkan oleh: • • • Peningkatan pada kas dan setara kas sebesar US$ 77 juta atau 694.359 4.218 13.048 154.825 11. Penurunan tersebut disebabkan oleh: • • • Penurunan pada kas dan setara kas sebesar US$ 46 juta atau 52.334 3.566 196.620 140. Total Aset Perseroan periode 31 Desember 2008 adalah sebesar US$ 537 juta atau mengalami penurunan sebesar 3.853 130.093 13.526 9.128 136 5.814 24.147 145.342 21.474 256.611 161. Kewajiban dan Ekuitas Aset Komposisi Aset Perseroan adalah sebagai berikut: (dalam ribuan Dollar) 31 Desember 2007 2006 Keterangan ASET Aset Lancar Kas dan setara kas Piutang usaha . Peningkatan pada Aset Tetap sebesar US$ 17 juta atau 11.068 140.07% dibandingkan periode sebelumnya.654 559.122 21.088 11.429 227.566 186.143 4.868 31.123 32.904 16.504 16.782 37.023 88.590 171. Penurunan pada biaya perolehan atas kontrak yang ditangguhkan sebesar US$ 20 juta atau 12.253 42.749 41.370 8.472 537.263 503 437 11.770 102.134 527 489 11.657 347. 16 .Pihak ketiga Pihak hubungan istimewa Piutang lain-lain Persediaan Pajak Pertambahan Nilai dibayar di muka Pajak dibayar dimuka Rekening bank yang dibatasi penggunaannya Biaya dibayar dimuka dan aset lancar lainnya Jumlah Aset Lancar Aset Tidak lancar Piutang hubungan istimewa Biaya perolehan pinjaman ditangguhkan Biaya konstruksi yang ditangguhkan Aset pajak tangguhan Investasi pada perusahaan asosiasi Aset tetap – bersih Biaya Perolehan atas kontrak yang ditangguhkan Aset tidak lancar lainnya Jumlah Aset Tidak Lancar JUMLAH ASET Juni 2009 2008 19. Total Aset Perseroan periode 31 Desember 2007 adalah sebesar US$ 559 juta.Pertumbuhan Aset.609 18 16. Penurunan pada pajak dibayar di muka sebesar US$ 18 juta atau 46.06% dibandingkan tahun sebelumnya.326 18.719 2.87% dari sebesar US$ 559 juta untuk periode 31 Desember 2007. Penurunan jumlah kas dan setara kas terutama terkait dengan adanya pembayaran dipercepat atas pinjaman jangka panjang Perseroan kepada para Kreditur.

000 saham dengan nilai keseluruhan sebesar Rp.303 27.55 juta.844 2.811 24. Kewajiban Komposisi Kewajiban Perseroan adalah sebagai berikut : Keterangan KEWAJIBAN DAN EKUITAS Kewajiban Lancar Pinjaman Jangka Pendek Pihak yang mempunyai hubungan Wesel bayar Hutang Usaha Hutang lain-lain Hutang Pajak Beban yang masih harus dibayar Pinjaman jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun Hutang sewa pembiayaan Pinjaman bank Pinjaman kepada lembaga keuangan lainnya Uang Muka Pelanggan Jumlah Kewajiban Lancar 30 Juni 2009 (dalam ribuan Dollar) 31 Desember 2007 2006 2008 27.781 17 .606 (30) 10. 2007 dan 2006 tercatat masing-masing sebesar US$ 259.574 138.674 216 21. Penurunan kewajiban Perseroan di tahun 2008 adalah disebabkan menurunnya Pinjaman Bank karena adanya percepatan pembayaran sejumlah US$ 26 juta kepada para kreditur yang tergabung dalam Fasilitas Pinjaman United Overseas Bank dan percepatan pembayaran pinjaman Coal Vista Resources sebesar US$ 1.884 252.519 45.606 3.367 277.124 (dalam ribuan Dollar) 31 Desember 2007 2006 170.581 1.565 1.657 3.825 Kewajiban Tidak Lancar Hutang pihak hubungan Istimewa Kewajiban pajak tangguhan . disamping adanya penambahan modal disetor sebesar US$ 200 juta pada tahun tersebut. termasuk dana yang diterima dari hasil Penawaran Umum Saham Perdana sebanyak 3.408 juta.974 8.459 97.bersih Kewajiban imbalan kerja Pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Hutang sewa pembiayaan Pinjaman bank Jumlah Kewajiban Tidak Lancar JUMLAH KEWAJIBAN 3.055 juta.Peningkatan-peningkatan pada komponen utama Aset Perseroan terutama disebabkan karena pinjaman yang diperoleh Perseroan dan Coal Vista Resources dari United Overseas Bank pada tahun 2007.553 164. Total Kewajiban Perseroan untuk tahun 2008.647 602 12.333 1.630 22.905 Total Kewajiban Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 209.000 74.830 132.188 777 6.232 70. 1.338 8. US$ 306.362 94.261 819 19 50. sehingga meningkatkan jumlah kewajiban Perseroan dibandingkan tahun 2006.675 71.91 juta.408 28 82.065 977 715 7.000.084 21.000 62.6 juta di tahun 2008.670 173.150.000 5.745 81. Fasilitas pinjaman United Overseas Bank untuk Perseroan dan Coal Vista Resources ini merupakan fasilitas yang diterima Perseroan dan Coal Vista di tahun 2007.721 43.529 2008 174.550 41.308 165.514 209.000 146. Ekuitas Keterangan Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Tambahan Modal Disetor – bersih Selisih kurs penjabaran laporan keuangan Saldo Laba Jumlah Ekuitas Juni 2009 174.672 6.894 20 96.634 306.080 212.376 30.745 81.094 259.050 2.788 5.598 50.674 (662) 21.000 115 10.532 23 83.146 277.23 juta dan US$ 212.000 1.

58% dibanding jumlah pada tahun sebelumnya yang sebesar US$ 44 juta.72 0. Peningkatan atas ekuitas ini merupakan penambahan modal ditempatkan dan disetor penuh di tahun 2007 yang terutama disebabkan adanya penambahan saham baru sehubungan dengan dilaksanakan Penawaran Umum Saham Perdana Perseroan di tahun 2007.03x.000 306.124. 2007.781 259.553 100.905 200. 600. 1.128 537.134 165.232 300.000 252. Likuiditas dapat dihitung dengan membandingkan Aset Lancar dengan Kewajiban Lancarnya pada suatu tanggal tertentu.474 102.495 500. 18 .95 (dalam ribuan Dollar) 31 Desember 2008 2007 2006 171.92% dibandingkan US$ 253 pada periode 31 Desember 2007.459 132.253 146. meningkat sebesar 9.598 138.000 43.72x.825 1.Total Ekuitas untuk periode 30 Juni 2009 adalah sebesar US$ 277.95x. Solvabilitas Solvabilitas merupakan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh kewajibannya dengan menggunakan Total Aset dibandingkan dengan Total Kewajiban. Likuiditas pada tahun 2008 mengalami penurunan jika dibandingkan tingkat likuiditas pada tahun 2007 disebabkan karena peningkatan pada kewajiban lancar Perseroan pada tahun 2008.000 559. 1.74x.023 227.894 0.000 256. dan 2006 masing-masing adalah sebesar 0. 31 Desember 2008. Keterangan Aset Lancar Kewajiban Lancar Tingkat Likuiditas (x) 30 Juni 2009 140.74 Likuiditas Perseroan pada tanggal 30 Juni 2009.000 400. 0. Total ekuitas untuk periode 31 Desember 2008 adalah sebesar US$ 278 juta.529 2006 Jumlah Aset Jumlah Kew ajiban - 2007 Jumlah Ekuitas 2008 Likuiditas Likuiditas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi Kewajiban Jangka Pendek dengan menggunakan Aset Lancar yang dimilikinya.721 277. meningkat tajam sebesar 480. Total Ekuitas untuk periode 31 Desember 2007 adalah sebesar US$ 253 juta.03 1. Peningkatan atas ekuitas ini merupakan hasil pelaksanaan eksekusi waran di tahun 2008 disamping tambahan saldo laba Perseroan.608 212. Likuiditas pada tahun 2007 mengalami peningkatan jika dibandingkan tingkat likuiditas pada tahun 2006 disebabkan karena peningkatan pada aset lancar Perseroan pada tahun 2007.

97%. Sistem pengelolaan ini dibentuk dalam rangka mengupayakan beberapa hal berikut: Melakukan identifikasi. Perseroan berusaha untuk memonitor dan memitigasi risiko-risiko ini secara terus menerus.528 juta.55%. US$ 9.07x. Rincian Aset dan kewajiban Perseroan dalam mata uang asing adalah sebagai berikut: Keterangan Aset Kas dan setara kas Piutang Usaha Pajak pertambahan nilai dibayar di muka Pajak dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka dan aset lancar lainnya Jumlah Aset Kewajiban Hutang Usaha Hutang Pajak Kewajiban imbalan kerja Hutang sewa Jumlah Kewajiban 30 Juni 2009 5.480 juta.338 2.093 112.549 931 4. Imbal Hasil Aset Imbal Hasil Aset adalah kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih yang diperoleh dari Total aset yang digunakan dalam kegiatan usaha perseroan.83x dan 1.498 723 8. 31 Desember 2008.779 39.05%. Perseroan tidak terlepas dari berbagai macam risiko usaha.232 212. 4. US$ 53.888 juta.08%.263 209. 2007. jumlah Aset Perseroan dalam mata uang asing adalah masingmasing sebesar US$ 46.528 Management Risiko Dalam menjalankan kegiatan usahanya. Imbal hasil aset Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 dan 31 Desember 2008.088 372 53.606 9.12%.525 89 102 36.317 602 1. Imbal hasil ekuitas Perseroan untuk periode 30 Juni 2009 dan 31 Desember 2008. 2007 dan 2006 masing-masing sebesar 0.868 31.59%. dan 2006 adalah masing-masing sebesar 2.32x.116 195 21.608 259. 1.495 559.633 juta. 1.249 juta.188 49 9.21x. jumlah kewajiban Perseroan dalam mata uang asing adalah masingmasing sebesar US$ 8. dan 1. US$ 9.408 (dalam ribuan Dollar) 31 Desember 2008 2007 2006 537. yang dapat dihitung dari perbandingan antara laba bersih dengan jumlah ekuitas.094 juta dan US$ 36. Dengan sistem pengelolaan resiko yang dirancang untuk memastikan keselamatan dan kesehatan lingkungan di seluruh aspek.571 21.050 42 8. 2007 dan 2006.953 1. US$ 112.441 36. 2007 dan 2006 masing-masing sebesar 0. Imbal Hasil Ekuitas Imbal Hasil Ekuitas adalah kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. 2007 dan 2006.905 Rasio solvabilitas Perseroan pada tanggal 31 Juni 2009.249 (dalam ribuan US Dollar) 31 Desember 2007 2006 63. 2. evaluasi. 19 .553 306. yang dapat dihitung dari perbandingan antara laba bersih dengan jumlah aset.43%.609 46. Aset dan Kewajiban Dalam Mata Uang Asing Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008.970 juta.093 7. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008.888 4. 1. 3.442 715 3.632 3.342 5.81%.128 256. dan 6.Keterangan Total Aset Total Kewajiban 30 Juni 2009 487.411 9.480 2008 10. dan mengelola risiko yang mungkin muncul dalam menjalankan usahanya.525 juta dan US$ 4. 3.

Membina dan menciptakan perilaku kerja yang aman di seluruh wilayah operasi Perseroan. melebihi standar peraturan yang berlaku. Memastikan bahwa seluruh tenaga kerja kontrak telah melakukan pekerjaannya dengan aman dan sesuai dengan standar serta prosedur yang ditetapkan oleh Perseroan. Merancang pekerjaan agar efisiensi. Selalu berkomitmen untuk terus melakukan inovasi. bila memungkinkan. Menerapkan peremajaan terhadap peralatan dan fasilitas pendukung lainnya.Merancang hutang Perseroan dalam denominasi mata uang US$. Menerapkan kode etik yang ditetapkan di industri dan peraturan lain yang terkait dengan usahanya. dan kontrak-kontrak Perseroan juga memberikan pendapatan dalam US$. dan penyelesaian secara tepat waktu sesuai ekspektasi klien. Merancang serta menyediakan tenaga kerja dan peralatan yang sesuai untuk mencapai target Perseroan. Melakukan kegiatan usaha sesuai dengan. sehingga merupakan natural hedging. 20 .

3.V. 2. Risiko Tidak Tercapainya Produksi Sesuai Yang Diproyeksikan Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya terdapat kemungkinan produksi yang ditargetkan tidak tercapai. Jika terjadi penurunan produksi 21 . Walaupun apabila terjadi pemutusan sepihak pada umumnya akan mendapatkan kompensasi dari pemilik konsesi namun demikian akan berpengaruh terhadap pendapatan jangka panjang Perseroan 5.000. Risiko Gagal atau Tertundanya Proyek Dalam proses pengerjaan dan pembangunan suatu proyek. tanggal 31 Agustus 2007. sebagaimana diubah dengan First Amendment and Consent Agreement. meningkatnya biaya proyek melebihi anggaran. Adapun risiko–risiko usaha yang mungkin dihadapi oleh Perseroan adalah sebagai berikut: a. Perseroan tidak terlepas dari berbagai macam risiko usaha. yang dapat menimbulkan piutang tak tertagih sehingga dapat mempengaruhi arus kas Perseroan. Perseroan berusaha untuk secara terus menerus melakukan monitoring terhadap berbagai risiko yang ada. Perseroan melalui anak-anak perusahaannya menghadapi risiko berupa gagal atau tertundanya proyek. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor seperti keberatan dari masyarakat sekitar lokasi proyek. Apabila restrukturisasi tersebut mengalami kegagalan. Setiap pemutusan kontrak akan mempengaruhi pendapatan Perseroan. Risiko Pembayaran Risiko ini dapat terjadi akibat tidak lancarnya pembayaran dari pemberi pekerjaan (owner) atau pihak ketiga lainnya. hal ini dapat terjadi karena faktor cuaca di area penambangan atau faktor lain seperti kerusakan pada alat-alat berat yang digunakan dalam operasional Perseroan. Risiko Ketergantungan Terhadap Pemilik Konsesi Pertambangan Perseroan dalam menjalankan usahanya tidak terlepas dari risiko ketergantungan terhadap pemilik konsesi pertambangan. dan tidak diperoleh alternatifalternatif penyelesaian lainnya. Risiko Pemutusan Kontrak Hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan kontrak proyek. tidak terpenuhinya ketentuan-ketentuan yang disyaratkan oleh Pemerintah Daerah dan Pusat. Risiko Operasional 1. Risiko Pihak Ketiga 1. Terkait dengan pelaksanaan kegiatan–kegiatan usaha tersebut. b. RISIKO USAHA Dalam menjalankan kegiatan usahanya. Kegagalan dan penundaan proyek akan berdampak pada arus kas Perseroan karena tidak terealisasinya pendapatan yang telah diproyeksikan di tahun-tahun mendatang. Dalam setiap kontrak penambangan selalu dicantumkan mengenai syarat-syarat pembatalan atau pemutusan perjanjian secara sepihak dan adanya kesempatan untuk memperbaiki tidak tercapainya target atau kualitas produksi. 4.000 Facilities Agreement tanggal 26 Desember 2006. meliputi antara lain termasuk pembatalan atau pemutusan kontrak secara sepihak yang disebabkan oleh ketidakmampuan melaksanakan pekerjaan sesuai perjanjian kontarak. dan lain-lain. Risiko Gagalnya Restrukturisasi dengan Pihak Kreditur Perseroan saat ini sedang dalam proses restrukturisasi dengan para kreditur untuk fasilitas pinjaman yang diperoleh dari United Overseas Bank berdasarkan US$ 205. maka akan mengakibatkan Perseroan berada dalam kondisi default dan mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan. sementara Perseroan telah mengeluarkan biaya proyek dan modal kerja yang cukup besar.

Disamping itu dibutuhkan juga tenaga kerja ahli yang bersertifikat dan berpengalaman. efisiensi. Hal ini dapat menyebabkan tertundanya proyek-proyek yang telah maupun akan diperoleh oleh Perseroan. 4. apabila terjadi kerusakan atau kelangkaan suku cadang peralatan akan mengganggu kegiatan operasional Perseroan dan akan meningkatkan biaya produksi. Kondisi Ekonomi dan Sosial Politik Kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan moneter serta kondisi sosial politik yang kurang kondusif akan berakibat menurunnya investasi dan pembangunan. 2. Bila terjadi pemogokan atau kekurangan tenaga kerja ahli akan berpengaruh terhadap pencapaian produksi Perseroan. Risiko Eksternal 1. Peraturan dan Kebijakan Pemerintah baik Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Daerah baik yang langsung mapun tidak langsungberkaitan dengan kegiatan usaha dapat mempengaruhi kinerja Perseroan secara keseluruhan. pencabutan kuasa pertambangan. Dalam pasaran yang penuh dengan persaingan. Oleh karena itu. divisi plant and maintenance memiliki kebijakan perawatan dan pengawasan terhadap peralatan dan alat pengangkutan lainnya. Risiko Kerusakan Peralatan Penunjang Operasional Perseroan Sebagai kontraktor penambangan proses produksi. penangguhan pelaksanaan proyek. Perseroan sangat tergantung pada peralatan dan alat pengangkutan. 3. Perseroan tidak mengikuti perkembangan teknologi maka akan berpengaruh terhadap competitiveness Perseroan sehingga akan berpengaruh terhadap biaya produksi. sehingga dapat mengurangi pendapatan Perseroan. Risiko Bencana Alam Risiko bencana alam yang mungkin dapat mempengaruhi kegiatan operasional Perseroan antara lain adalah kebakaran hutan dan tanah longsor. 3. Manajemen Perseroan menyatakan bahwa semua risiko usaha material yang dihadapi Perseroan dalam melaksanakan kegiatan usaha telah diungkapkan dalam Prospektus ini dan penyusunannya telah dilakukan berdasarkan bobot dari masing-masing risiko terhadap kinerja keuangan dan operasional Perseroan. Apabila Perseroan tidak mampu menjalankan usaha secara efisien serta menjaga kualitas dan penyelesaian tepat waktu. 5. terutama mereka yang dibutuhkan untuk mengoperasikan peralatan berat di area penambangan. Risiko Sumber Daya Manusia Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam proses operasional Perseroan. c. Risiko-risiko ini dapat mempengaruhi akses transportasi Perseroan sehingga menyebabkan terganggunya proses produksi dan secara keuangan akan berakhibat pada menurunnya pendapatan dan biaya karena perlu adanya perbaikan pada area penambangan Perseroan yang terkena bencana alam tersebut. Risiko Persaingan Usaha Perseroan menghadapi persaingan dengan beberapa perusahaan domestik dan asing yang bergerak dalam bidang usaha yang sama. maka dapat berpotensi pada turunnya reputasi Perseroan sehingga mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam mendapatkan kontrak baru yang akhirnya mempengaruhi pendapatan Perseroan di masa depan. dan penyelesaian secara tepat waktu memegang peranan yang sangat penting.dibawah target maka terdapat potensi kontrak ditinjau ulang kontrak oleh pemberi kerja. disamping itu akan dapat berakibat pada pendapatan dan laba bersih Perseroan. Untuk mengurangi risiko tersebut. Risiko Nilai Tukar Valuta Asing Risiko ini timbul bila Perseroan memiliki ketidaksesuaian (mismatch) antara asset dan kewajiban. 22 . Kebijakan-kebijakan yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan secara negatif antara lain adalah pembatalan ijinijin yang dimiliki. 2. Risiko Perkembangan Teknologi Jika cost Perkembangan teknologi sangat berpengaruh terhadap efisiensi dan produktifitas Perseroan. sehingga akan berpengaruh pada pendapatan dan peningkatan biaya operasional yang disebabkan oleh inefisiensi dan keharusan untuk melakukan sub kontrak guna mencapai target produksi. Fluktuasi nilai tukar mata uang akan menimbulkan laba (rugi) selisih kurs yang berpengaruh terhadap pencapaian laba Perseroan. Risiko Kebijakan Pemerintah.

23 . tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha PT Darma Henwa Tbk yang terjadi setelah tanggal laporan Auditor Independen tertanggal 14 Desember 2009 atas laporan keuangan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo dengan pendapat wajar tanpa pengecualian yang perlu diungkapkan dalam prospektus ini.VI. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan.

AHU-28247. 54. tanggal 15 Mei 1996. pada tanggal 17 Mei 2001 Perseroan memperoleh Surat Persetujuan Perluasan Penanaman Modal Asing No. Proses kegiatan penambangan Perseroan antara lain : 24 .000. 49/2009”). MKn. Perseroan menggunakan pengalamannya dalam industri penambangan. Perseroan mengubah namanya menjadi PT HWE Indonesia yang selanjutnya diubah lagi menjadi PT Darma Henwa di bulan September 2006.AH. TDP 090314516764 di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Selatan dengan No.000 menjadi Rp. Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan No.01. sebagaimana diubah berdasarkan Akta Perubahan No. Di bulan Januari 2005.000.000. DH Energy. SE. jasa pengadaan alat-alat berat. dibuat di hadapan Humberg Lie.4. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN Perseroan didirikan sebagai suatu perseroan terbatas yang didirikan dalam rangka PMDN dengan nama PT Darma Henwa berdasarkan dan diatur menurut undang-undang Republik Indonesia berdasarkan Akta No. Perubahan-perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 19 Juli 2007. 49 tanggal 23 Juni 2009. tanggal 8 Oktober 1991.HT. tanggal 17 Juli 2007. 29 tanggal 5 Juli 1993. dengan masuk dalam industri pembangkitan tenaga listrik berbahan bakar batubara dan produk-produk nilai tambah yang memanfaatkan batubara melalui anak perusahaannya. teknik sipil dan jasa pemeliharaan peralatan. BNRI atas perubahan anggaran dasar terakhir Perseroan saat ini sedang dalam proses pengumuman dalam Berita Negara RI Kegiatan usaha utama Perseroan saat ini adalah bergerak dalam bidang jasa kontraktor jasa penambangan umum serta pemeliharaan dan perawatan peralatan pertambangan.JAK.6. Berdasarkan Surat Persetujuan tersebut. 215/T/PERTAMBANGAN/2001.TH. telah dilakukan peningkatan modal dasar dari Rp. Akta-akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No.01.000. 1346.93 tanggal 19 Juli 1993 dan didaftarkan di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah No. konstruksi. SH. Kegiatan usaha Perseroan adalah memberikan berbagai berbagai jasa penambangan yang meliputi jasa kontraktor penambangan. 138/II/PMA/2001. yang telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan dengan No. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 13. SE. 38. Kegiatan usaha tersebut termasuk dalam lingkup usaha sebagaimana diuraikan dalam Anggaran Dasar Perseroan. Perseroan telah memperoleh Izin Usaha Tetap berdasarkan Keputusan Kepala BKPM No. bulk earthworks. khususnya batubara. dibuat di hadapan Humberg Lie. Selain itu. SH.000.SEL tanggal 15 September 1993.PT/HKM/1993/PN. 658/RUB 0903/VIII/2007 tanggal 13 Agustus 2007.VII. 834/A. Notaris di Tangerang. tanggal 14 Pebruari 1995. Pengalihan status Penanaman Modal Dalam Negeri menjadi Penanaman Modal Asing tersebut telah mendapatkan persetujuan dari BKPM berdasarkan Surat Persetujuan BKPM No.000 sehingga mengubah Pasal 4 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan. Akta Pendirian tersebut telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. tanggal 17 Mei 2001. Untuk memperkuat posisinya sebagai perusahaan penyedia jasa penambangan terintegrasi (integrated mining services). Di bulan Juli 1996 Perseroan mengubah statusnya dari semula sebagai perusahaan PMDN menjadi perusahaan PMA dengan masuknya Henry Walker Group Limited sebagai pemegang saham dalam Perseroan dan sekaligus mengubah seluruh anggaran dasarnya guna menyesuaikan dengan UUPT. Notaris di Tangerang (”Akta No. MKn. 41/V/PMA /1996. serta turut mengembangkan usahanya sebagai konsultan dan agen pemasaran produk tambang dengan pelanggan dari dalam dan luar negeri.02 tanggal 25 juni 2009. yang seluruhnya dibuat di hadapan Siti Pertiwi Henny Shidki. Notaris di Jakarta. Perseroan telah melakukan perubahan anggaran dasar yang terakhir sehubungan dengan perubahan-perubahan yang diadakan dalam rangka pelaksanaan Penawaran Umum Saham Perdana Perseroan. C26334. SH.000. penambangan umum. 1.01. sebagaimana diubah berdasarkan Akta Perubahan No. 141 tanggal 12 Pebruari 1993. Tambahan No. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan keputusan No.

750.030. 6.112. reklamasi dan pemeliharaan serta serta penyewaan alat-alat berat di lingkungan proyek-proyek mineral. 193/2008 tanggal 30 Desember 2008 telah terjadi peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan dikarenakan hasil pelaksanaan waran sejumlah 256. penambangan. sehingga susunan permodalan Perseroan menjadi sebagai berikut: 25 .353. Perseroan mempunyai beberapa lokasi kantor antara lain : 1.3. 20A. KPC Bengalon Minesite (Kalimantan Timur). Lubuk Tutung Port Perseroan telah memperoleh Ijin Usaha Jasa Pertambangan Umum untuk menjalankan usaha konstruksi tambang.93 21.7 . Pemindahan tanah pucuk (top soiling).700 1. Batubara dan Panas Bumi No.970. Bengalon Site Office.300 24.280. Mulawarman No.000. Jakarta 12950.250.000.K/37/DBT/2007. Mega Kuningan Lot.500 3. 3.147. tanggal 9 April 2007.011.000 1. Bengalon Camp. Indonesia. 03/FBR-DEWA/WRN/VI/08 tanggal 30 Juni 2008.71 3. 214. Jakarta sebagai kantor pusat Perseroan. Menara Anugerah. Kalimantan Timur. PERKEMBANGAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN Riwayat perkembangan kepemilikan saham Perseroan sejak pendirian sampai dengan Penawaran Umum telah diungkapkan di dalam Prospektus Penawaran Umum Perseroan yang diterbitkan pada tanggal 17 September 2007.3.535.470. Balikpapan 76116. 3.36 100. Balikpapan sebagai pusat logistik Perseroan.000. Indonesia. Lt 11 dan 12.000 74.363.000.000.750.249.646. pengangkutan. pengupasan. Selanjutnya perkembangan kepemilikan saham Perseroan setelah Penawaran Umum adalah sebagai berikut: Tahun 2008 Berdasarkan Akta No. 12/FBR-DEWA/IX/07 tanggal 21 September 2007 dan hasil pelaksanaan waran sejumlah 130.150.1. 4. Pembersihan permukaan tanah (land clearing).750.500 603. pembongkaran tanah penutup. Batakan.464.000 60.000.00 Uraian Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI ITP Masyarakat lainnya * Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portopel Berdasarkan Akta No. 2. 94/2008 tanggal 30 September 2008 telah terjadi peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan dikarenakan hasil pelaksanaan penawaran umum sejumlah 3.6 – 8.000.249.000 saham sebagaimana ternyata dalam Surat Biro Administrasi Efek PT Ficomindo Buana Registrar No.000 2.030. Jl.059. sehingga susunan permodalan Perseroan menjadi sebagai berikut: Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Rp) (%) (Lembar) 40. 5.000.000.500 saham sebagaimana ternyata dalam Surat Biro Administrasi Efek PT Ficomindo Buana Registrar No.637.000 11. 8. 2. Pemindahan lapisan penutup (over burden removal) Penggaruan batubara (coal mining) Pengangkutan batubara (coal hauling) Pengapalan batubara (coal barging) Saat ini untuk mendukung kegiatan usahanya. 03/FBRDEWA/WRN/XI/08 tanggal 3 Nopember 2008. Kantor Taman E.300 15. Kalimantan Timur Lubuk Tutung Port and Camp (Kalimantan Timur).000 4.300 saham sebagaimana ternyata dalam Surat Biro Administrasi Efek PT Ficomindo Buana Registrar No. Kawasan Mega Kuningan. 2.000 328. 4. batubara dan panas bumi berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Mineral. JL.

390 3.000 1. 49/2009 tanggal 23 Juni 2009.000.002.178.000 4.000.522.000.00 Keterangan Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portepel * dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Catatan : beberapa pemegang saham telah melaksanakan waran yaitu sejumlah 386.000.00 Perubahan kepemilikan ZAI.321.761.000.980.700. 6.11%.64 24.980. Notaris di Tanggerang dan dilaporkan pada Departemen Hukum dan HAM dengan nomor pelaporan AHUAH.000 11.059.443.000 menjadi Rp 1.000.000.01.609.390. dan masuknya GCL adalah akibat dari transaksi jual beli saham yang dilakukan di pasar dan tidak berdasarkan pada suatu dokumen perjanjian jual beli tertentu.980.000 7.000.414.217.863.439.000. Berdasarkan Surat BKPM No. SE.000 997.519.000 4.402.000 774.36 24. 32.61 100.000 1.000 (empat triliun Rupiah) menjadi Rp.000 9.560. ZAI tetap merupakan pemegang saham pengendali Perseroan dengan kepemilikan efektif pada Perseroan sebesar 36.982. untuk jangka waktu sejak tanggal yang ditentukan pada Rapat Umum Pemegang Saham yang mengakat mereka sampai penutupan Rapat 26 . susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Presiden Komisaris : Rini Mariani Soemarno Komisaris Independen : Kanaka Puradiredja Direksi Presiden Direktur : Adwin H.974.75 63.020.10-13571 yang dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2009.027.000 2.560. 3.609. Perseroan belum melakukan perubahan Anggaran Dasar sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor.000 6.256.839.000.000.390. MKn.200 177.375. MANAJEMEN DAN PENGAWASAN PERSEROAN Berdasarkan Akta No.019.439. Namun. sehingga dengan demikian pada tanggal 3 Nopember 2008.820 44.430 15.190 3.809.000.560.980.180 400.610 15.000 25.820 saham sehingga modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari Rp 1. maka susunan pemegang saham Perseroan menurut DPS Perseroan yang diperoleh dari Registrasi BAE (PT Ficomindo Buana Registrar) pada tanggal 30 Oktober 2009 adalah sebagai berikut: Saham Biasa Atas Nama Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Rp) (%) (Lembar) 60.800 24.000 4.000 (enam triliun Rupiah).982. tanggal 7 Juli 2009 yang dibuat dihadapan Humberg Lie SH.217.863. telah terjadi peningkatan modal dasar Perseroan yang semula sebesar Rp 4.217. Penambahan persentase kepemilikan saham ZAI di Perseroan selama tahun 2009 adalah melalui mekanisme di Bursa.000 1.441.000.190.772.000.019. dan penambahan ini tidak mengakibatkan perubahan pengendalian pada Perseroan.000.000.000 386.321. tidak terdapat perubahan pengendalian atas perubahan kepemilikan tersebut. 737/III/PMA/2009 tanggal 16 Juni 2009 mengenai Persetujuan Perubahan Permodalan.190. Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan.018.89 100. Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut diatas.744.Uraian Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh ZAI GCL Masyarakat lainnya * Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham Dalam Portopel * dengan kepemilikan masing-masing pemegang saham di bawah 5% Nilai Nominal Rp 100 per saham Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal Persentase (Rp) (%) (Lembar) 40. perubahan tersebut telah disetujui oleh BKPM.565. GCL merupakan anak perusahaan yang sahamnya dimiliki 100% oleh ZAI.75 49. Suryohadiprojo Direktur Keuangan : Gani Bustan Anggota Direksi diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham.000.700. Tahun 2009 Berdasarkan Akta No.000.000 386.809.

31 Desember 2008. pada periode tahun 2003-2005 sebagai Chairman of Management Accountants di Ibdonesia Institute of Accountants. Jakarta pada tahun 1989. Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan: KOMISARIS Rini Mariani Soemarno – Presiden Komisaris Warga Negara Indonesia.576). Cleveland. Saat ini menjabat sebagai anggota komite audit Perseroan. Beliau adalah Warga Negara Indonesia. 27 . Selain itu. Pada periode tahun 2002-2008 menjabat sebagai direktur keuangan di Yayasan Pendidikan Internal Audit. Pengangkatan ini berlaku sejak 1 Desember 2007 sampai dengan 1 Nopember 2010.264. Memperoleh gelar Bachelor di bidang ekonomi dari Wellesly Collage. dimana ditetapkan bahwa ketua Komite Audit adalah Komisaris Independen.A. S-002/PTDH/PK/1107 tanggal 21 Nopember 2007 dan Surat Perpanjangan Pengangkatan No. Wellesly.932 (setara dengan USD295. Sepanjang karirinya beliau telah menduduki beberapa berbagai macam jabatan diantaranya tahun 1985-1990 sebagai Wakil Direktur di Inter-University Center. Muhamad Hassan QIA Diangkat sebagai anggota komite audit berdasarkan Surat Pengangkatan No.Umum Pemegang Saham Tahunan yang kelima sejak tanggal pengangkatan mereka dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikannya anggota Direksi tersebut sewaktu-waktu. Direktur Keuangan PT Astra International periode 1990-1998 dan Vice President Citibank N.7. yaitu Kanaka Puradireja dimana jabatan sebagai ketua komite audit ini berlaku selama yang bersangkutan menjabat sebagai Komisaris Independen. sekretaris Perseroan adalah Mohammad Baskoro. anggota komite audit yang telah ditunjuk adalah sebagai berikut: 1. Beliau mengawali karirnya sebagai Pengajar di Universitas Gajah Mada pada tahun 1983. Beliau mengawali karirnya sebagai Auditor pada tahun 1983.Sc diangkat sebagai anggota komite audit berdasarkan Surat Pengangkatan No. 2. lahir di Indonesia pada tahun 1947 dan saat ini berumur 62 tahun. lahir di Indonesia pada tahun 1960 dan saat ini berumur 49 tahun. M. Beliau adalah Warga Negara Indonesia. dan 2007 masing-masing adalah sebesar Rp. Presiden Direktur PT Astra International periode 1998 hingga 2000. Amerika Serikat pada tahun 1993. Memperoleh gelar Master of Science in Management and Administrative dari Texas University. Sejak 2002 hinga sekarang beliau adalah Partner di KAP S. Drs. Amerika Serikat pada tahun 1981. S-001/PTDH/PK/1107 tanggal 21 Nopember 2007 dan Surat Perpanjangan Pengangkatan No.014) dan Rp. S-004/PTDH/PRESCOMM/1109 tanggal 2 Nopember 2009. Wahjudi & Rekan. Amerika Serikat pada tahun 1983.402. Wakil Ketua BPPN periode Januari hingga Juni 1998. Perseroan memberikan kompensasi kepada Komisaris dan Direksi Perusahaan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal-tangal 30 Juni 2009. Selain itu Perseroan telah membentuk komite audit berdasarkan Charter of Audit tanggal 20 Agustus 2009. Dallas.048.687. Rp. hingga saat ini telah menduduki berbagai macam posisi diantaranya Pada tahun 1995-2002 menjabat sebagai Treasurer di Yayasan Pendidikan Internal Audit. Saat ini menjabat sebagai anggota komite audit Perseroan.022.172 (setara dengan USD615. Berdasarkan surat Direksi No S-041/PTDH/FD/0908 tanggal 12 September 2008.5. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia pada periode 2001 hingga 2004. Massachusetts. Pengangkatan ini berlaku sejak 1 Desember 2007 sampai dengan 1 Nopember 2010. Saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan. lahir di Amerika Serikat pada tahun 1958 dan saat ini berumur 51 tahun.3. S-003/PTDH/PRESCOMM/1109 tanggal 2 Nopember 2009.607). Mannan. Mulyadi. Ohio. Pada periode tahun 1995-2000 menjabat sebagai Manager Keuangan dan Adminidtrasi.798.700 (setara dengan USD702. Penetapan remunerasi ini telah disetujui oleh RUPS Perseroan. Memperoleh gelar Master of Accountancy & Financial Information System dari Cleveland State University.

Saat ini menjabat sebagai Direktur Keuangan Perseroan. dan Technical Mechanical Engineering dari A&M Texas University College Station. Gani Bustan – Direktur Keuangan Warga Negara Indonesia. Head of Business Development PT Wiharta Karya Agung pada periode Juni 2003 hingga Juni 2005. memperoleh gelar Sarjana di bidang ekonomi jurusan akuntansi pada tahun 1971 dari Universitas Padjajaran. Robert Yogi. MA pada tahun 1993. Texas pada tahun 1988. dari Massachusetts Institute of Technology. lahir pada tahun 1965 dan saat ini berumur 44 tahun. Selanjutnya pada periode 2000-sekarang menjabat sebagai Senior partner KAP Kanaka Puradiredja. Pada periode 1994-1998 juga merangkap sebagai anggota Board KPMG Asia Pacific. Wichita. Saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan. lahir pada tahun 1959 dan saat ini berumur 50 tahun. 28 . Memperoleh gelar Strata 3 untuk Management Program for Senior Executives.Kanaka Puradiredja – Komisaris Independen Warga Negara Indonesia. Suhartono. lahir pada tahun 1944 dan saat ini berumur 65 tahun. Boston. Suryohadiprojo – Presiden Direktur Warga Negara Indonesia. USA pada tahun 1986 dan gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1983. Kansas pada tahun 1992 dan memperoleh gelar Bachelor of Business Administration jurusan International Business and minor in Economics dari The Wichita State University. Presiden Direktur pada PT Mutiara Sukses Sejati periode Oktober 2002 sampai Mei 2003. Kansas pada tahun 1990. DIREKSI Adwin H. Sebelumnya pernah bekerja pada PT PAL Indonesia untuk periode 1991-2007 dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Utama. Master of Business Administration dari New York University. Memperoleh gelar Master of Business Administration dari The Wichita State University. Sebelumnya pernah menjabat sebagai komisaris PT Truba Alam Manunggal dari Oktober 2006 sampai dengan Mei 2007 dan sebagai komisaris PT Maxima Infrastruktur dari Agustus 2005 sampai dengan Mei 2007. Bandung Pada periode 1978-1999 menjabat sebagai Managing Partner KPMG Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai chairman.

pendidikan. Berikut ini adalah komposisi karyawan Perseroan berdasarkan jenjang manajemen. baik sebagai sarana penyegaran maupun peningkatan keterampilan. Dalam hal peningkatan kualitas dan produktivitas kerja. Perseroan juga telah memenuhi ketentuan Upah Minimum Regional atau UMR yang telah ditetapkan oleh Pemerintah daerah DKI Jakarta dan Kabupaten Kutai Timur.911 orang karyawan. asuransi kesehatan dan asuransi kecelakaan kerja. LEGAL INTERNAL AUDIT CHIEF OPERATION OFFICER CHIEF BUSINESS DEVELOPMENT OFFICER CHIEF SUPPORT OFFICER CHIEF FINANCE OFFICER PLANT MAINTENANCE DIVISION SUPPLY MANAGEMENT DIVISION HSE & QUALITY MANAGEMENT DIVISION HEAD OF PROJECT BCP/ ACP/ DEV. dan usia. Pada saat Prospektus ini diterbitkan.4. Perseroan mempekerjakan 1.SECRETARY & CORP. SUMBER DAYA MANUSIA Sumber daya manusia merupakan hal yang vital bagi Perseroan sebagai mitra untuk mencapai keberhasilan setiap usaha dan kegiatannya. Dalam pelaksanaannya. 29 . PROJECT SUBSIDIARY COMPANY BUSINESS DEVELOPMENT DIVISION HUMAN CAPITAL DIVISION INFORMATION SYSTEM DIVISION FINANCE DIVISION 5. Perseroan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan. lokakarya atau kursus-kursus tertentu sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing baik di dalam maupun di luar negeri. Oleh karena itu pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia dilakukan secara terencana dan berkesinambungan agar setiap karyawan dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap kinerja Perseroan. Selain itu kebijakan manajemen sehubungan dengan peran sumber daya manusia antara lain diwujudkan dalam pemenuhan peraturanperaturan Pemerintah dalam hal ketenagakerjaan seperti keikutsertaan dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK). Perseroan mengikutsertakan karyawan dalam seminar. STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN PT DARMA HENWA BOARD OF COMMISSIONERS AUDIT COMITEE DIRECTORS BOARD OF DIRECTORS: PRESIDENT DIRECTOR CHIEF EXECUTIVE OFFICER CORP.

69 1.91 3.66 21.74 100 Komposisi karyawan Perseroan berdasarkan jenjang usia adalah sebagai berikut: Usia Juni 2009 Jumlah % 666 34.64 11.64 409 377 225 75 44 1729 23.00 % 1.34 85 4.54 100 2007 Jumlah % 427 33.49 39 3.93 248 14.71 3.31 5.89 266 14.Komposisi karyawan Perseroan berdasarkan jenjang manajemen adalah sebagai berikut: Jenjang Manajemen Direksi.39 4.00 Komposisi karyawan Perseroan menurut jenjang pendidikan adalah sebagai berikut: Jenjang Pendidikan S3.36 11.10 100 2008 Jumlah 5 12 27 147 1538 1729 2007 Jumlah 5 12 23 118 1104 1262 2006 Jumlah 8 % 0.25 321 18.4% 100% 2008 % Jml 3 Jml 1 1 3 7 5 17 Jml 4 % 100% 80% 1 20% 1 100% 1 100% 5 100% 3 100% 30 .57 100 2006 Jumlah % 434 35.82 9.16 100 1217 0 1217 100 0 100 Komposisi Karyawan Anak Perusahaan Komposisi karyawan Anak Perusahaan adalah sebagai berikut: Komposisi karyawan anak perusahaan berdasarkan jenjang manajemen adalah sebagai berikut: Prove Jenjang Manajemen Direksi.35 13.68 307 16.66 6 0.92 1059 61.50 296 24.14 19.41 15.24 100 2008 Jumlah % 599 34.48 100 % 0.00 Komposisi karyawan Perseroan berdasarkan status kepegawaian adalah sebagai berikut: Status Pegawai Juni 2009 Jumlah % 2008 Jumlah 2007 Jumlah 2006 Jumlah % % % Tetap Kontrak Jumlah 1803 108 1911 94. Senior Executives dan Vice President Kepala Divisi Kepala Bagian ( Manager ) Kepala Seksi ( Supervisor ) Pelaksana / Staff Jumlah 2009 Jml 1 % 100% 2008 Jml 1 % 100% Jml 1 1 3 7 5 17 DH Energy 2009 % 5.35 5.84 314 245 169 62 45 1262 24.76 100 1260 2 1262 99.88 19.41 13.6% 41.57 1729 100 2007 Jumlah 17 168 74 716 287 1262 2006 Jumlah % 18 1.48 152 12.65 100 1664 65 1729 96. D1.84 0.21 0.93 20 – 30 tahun 31 – 35 tahun 36 – 40 tahun 41 – 45 tahun 46 – 50 tahun Di atas 50 tahun Jumlah 40 3. D4 D3 D2.95 1.29 1.24 3.217 100.40 1217 63.35 87.66 306 239 138 60 25. S2 S1.29 0. SLTA Lain-Lain Jumlah Juni 2009 Jumlah % 17 0.34 4.63 1.86 56.1% 29.9% 5. Senior Executives dan President Kepala Divisi Kepala Bagian ( Manager ) Kepala Seksi ( Supervisor ) Pelaksana / (Staff dan Non-Staff) Jumlah Vice Juni 2009 Jumlah % 4 12 27 299 1589 1911 0.6% 41.50 88.1% 29.88 4.46 965 79.40 0.56 8.85 477 389 227 90 62 1911 24.4% 100% DH Services 2008 2009 % 5.74 22.09 176 14.06 1911 100 2008 Jumlah % 16 0.01 4.9% 5.88 13.65 82.32 1.20 712 58.217 100.9% 17.49 62 5.97 84 4.34 2.217 100.9% 17.29 1.95 100 % 0.96 20.

Komposisi karyawan anak perusahaan menurut jenjang pendidikan adalah sebagai berikut:
Prove Jenjang Pendidikan
S3, S2 S1, D4 D3 D2, D1, SLTA Lain-Lain Jumlah

DH Energy 2008 2009 Jml 4 7 3 3 17 % 23.5% 41.1% 17.6% 17.6% 100% Jml 4 7 3 3 17 2008 % 23.5% 41.1% 17.6% 17.6% 100% Jml
4 1

DH Services 2009 %
80% 20%

2009 Jml 1 % 100%

2008 Jml
3

Jml 1

% 100%

%
100%

1

100%

1

100%

5

100%

3

100%

Sedangkan komposisi karyawan anak perusahaan berdasarkan jenjang usia adalah sebagai berikut:
Prove Jenjang Pendidikan Jml 20 – 30 tahun 31 – 35 tahun 36 – 40 tahun 41 – 45 tahun 46 – 50 tahun Di atas 50 tahun Jumlah 2009 % Jml 2008 % Jml 11 1 0 5 0 0 17 2009 % 64.7% 5.9% 0% 29.4% 0 0 100% Jml 11 1 0 5 0 0 17 DH Energy 2008 % 64.7% 5.9% 0% 29.4% 0 0 100% Jml 1 1 3 5 2009 % Jml DH Services 2008 %

1 1

100% 100%

1 1

100% 100%

20% 20%

1 2 3

33% 67% 100%

60% 100%

Komposisi karyawan anak perusahaan berdasarkan status kepegawaian adalah sebagai berikut:
Prove Status Pegawai Tetap Kontrak Jumlah 2009 Jml 1 1 % 100% 100% 2008 Jml 1 1 % 100% 100% 2009 Jml 15 2 17 % 88% 12% 100% DH Energy 2008 Jml % 14 82% 3 18% 17 17 2009 Jml 5 5 % 100% 100% DH Services 2008 Jml % 3 100% 3 100%

Tenaga Kerja Asing Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan memperkerjakan 2 orang tenaga kerja asing dengan uraian sebagai berikut :
No. Nama Viswanathan Apathsakaya n Bruce Leslie Trainor Jabatan General Manager Commercial Maintenance Manager Warga Negara India Selandia Baru No. IMTA No. Kep. 03448/MEN/P/IMTA/2009 tanggal 7 April 2009 No. Kep. 03443/MEN/P/IMTA/2009 tanggal 7 April 2009 Masa Berlaku No. KITAS No. 2C1JE 5752-H No. 2C21JE 5753-H Masa Berlaku

1

6 Juni 2010

6 Juni 2010

2

27 Mei 2010

27 Mei 2010

Perseroan memiliki peraturan perusahaan yang telah mendapatkan pengesahan dari Direktorat Jendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja No. B.817/PHIJSKPKKAD/PP&PKB/IX/2009 pada tanggal 4 September 2009, dan berdasarkan Keputusan Direktorat Jendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja NO. KEP. 556/PHIJSKPKKAD/IX/2009 pada tanggal 4 September 2009.

31

6.

KETERANGAN TENTANG ANAK-ANAK PERUSAHAAN 1. Prove Energy Investments Limited (“Prove”) 1.1. Riwayat Singkat

Prove didirikan pada tanggal 18 Juli 2005 berdasarkan hukum negara British Virgin Islands dan beralamat di Offshore Incorporation Limited, P.O.BOX 957, Offshore Incorporation Centre, Road Town, Tortola, British Virgin Islands. Pada bulan Mei 2007, Perseroan mengambil alih seluruh saham di Prove dari pemegang saham sebelumnya. 1.2. Kegiatan Usaha

Prove merupakan sebuah perusahaan investasi yang memiliki investasi dalam bentuk kepemilikan saham pada anak perusahaan yang bergerak dalam bidang pemasaran batu bara baik ke pasar domestik maupun ke pasar international. 1.3. Kepemilikan Saham

Modal dasar Prove terdiri atas 50.000 saham dengan nilai nominal US$ 1 sehingga seluruhnya berjumlah sebesar US$ 50.000, dan seluruh modal disetor Prove sebanyak 10.000 saham dengan total nilai nominal sebesar US$ 10.000 dimiliki oleh Perseroan. 1.4. Pengurusan dan Pengawasan

Susunan Direksi Prove adalah sebagai berikut: Direksi Direktur 1.5. Ikhtisar Keuangan : Mourant International Limited

Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting Prove yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008, 2007 dan 2006 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi & Rekan, dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.
(Dalam US Dollar) 30 Juni Aset Lancar Aset Tidak Lancar Total Aset Kewajiban Lancar Kewajiban Tidak Lancar Jumlah Kewajiban Hak Minoritas Jumlah Ekuitas Pendapatan Beban Usaha Laba Operasi Laba Bersih 2009 3.655.889 142.893.256 146.549.145 40.932.970 95.453.155 136.386.125 10.163.020 17.664.833 10.434.621 7.230.212 2.279.414 2008 22.238.218 147.878.673 170.116.891 69.030.605 93.202.680 162.233.285 7.883.606 39.024.065 23.863.240 15.160.825 6.211.346 31 Desember 2007 22.293.733 162.022.293 184.316.026 35.902.143 146.741.623 182.643.766 1.672.260 37.220.743 18.614.058 18.606.685 1.662.260 2006 2 2 2 -

Prove mulai beroperasi pada tahun 2007, Pada tahun 2008 Prove mengalami pertumbuhan Ekuitas yang cukup signifikan sebesar 371,43% menjadi USD 7.883.606 di Tahun 2008

32

sedangkan pada tahun 2007 sebesar USD 1.672.260. Pertumbuhan ini disebabkan oleh peningkatan laba bersih hingga 273,67% menjadi USD 6.211.346 di Tahun 2008 sedangkan pada Tahun 2007 sebesar 1.662.260. Pada tahun 2008 Prove mengalami pertumbuhan kewajiban lancar dari USD 35.902.143 di tahun 2007 menjadi USD 69.030.605 ditahun 2008 peningkatan berasal dari pinjaman pada GCL. Pada tahun 2008 Prove juga mengalami penurunan kewajiban tidak lancar dari USD 146.761.623 pada tahun 2007 menjadi USD 93.202.680 pada tahun 2008 akibat dari adanya percepatan pembayaran hutang. 1.6. Anak-Anak Perusahaan

Prove memiliki anak-anak perusahaan sebagai berikut: 1.6.1. Vista Visa Ltd (“Vista”) Riwayat Singkat Vista didirikan pada tanggal 15 Mei 2006 berdasarkan hukum negara Republik Seychelles dan beralamat di Oliaji Trade Centre – lantai 1, Victoria, Mahe, Seychelles. Kegiatan Usaha Kegiatan usaha Vista adalah sebuah perusahaan investasi yang memiliki penyertaan saham pada perusahaan pemasaran batubara. Kepemilikan Saham Susunan pemegang saham Vista adalah sebagai berikut:
Pemegang Saham Modal Dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh - Prove Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal US$ 1 per saham Saham Dollar % 50.000 50.000 1 1 49.999 1 1 49.999 100 100

Pengurusan dan Pengawasan Susunan direksi Vista adalah sebagai berikut: Direksi Direktur : Kazuya Tanaka 1.6.2. Coal Vista Resources Limited (“CVR”) Riwayat Singkat CVR didirikan dengan nama Formosa Investments Limited pada tanggal 7 Juli 2006 dan beralamat di Oliaji Trade Centre, Lantai 1, Victoria, Mahe, Seychelles. Pada tanggal 11 April 2007, sesuai dengan Certificate of Continuation No. 845457-6, Formosa Investments Limited berubah nama menjadi Coal Vista Resources Ltd. CVR juga telah mendapatkan special licence dari Pemerintah Republic of Seychelles pada tanggal 13 April 2007. Kegiatan Usaha CVR merupakan perusahaan yang didirikan dengan tujuan memberikan jasa di bidang pemasaran batubara dan sumber daya lainnya. Saat ini CVR memiliki kontrak dengan agen pemasaran batubara international dalam hal pemberian jasa konsultasi dan teknis lainnya. Disamping itu, CVR juga memiliki kontrak penyediaan jasa konsultansi dengan kontraktor penambangan lainnya. Kepemilikan Saham

33

083 105.083.919.571. yang dibuat di hadapan Humberg Lie.571.694.773 28.1 Keterangan Singkat PT DH Energy (dahulu bernama PT DH Power) (“DH Energy”).362.218 73. (Dalam US Dollar) 30 Juni Aset Lancar Aset Tidak Lancar Total Aset Kewajiban Lancar Kewajiban Tidak Lancar Jumlah Kewajiban Ekuitas Jumlah Kewajiban dan Ekuitas Pendapatan Beban Usaha Laba Usaha Laba Bersih 2009 3.Kn.626.000 5.919. peningkatan ekuitas ini disebabkan oleh peningkatan laba ditahan sebagai hasil dari peningkatan laba bersih.774. 101.669.399.664 95.286. Anggaran Dasar PT DH Energy telah mengalami perubahan dengan perubahan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.655.942.902. Notaris 34 .67 33.167.997 2 1 3 4. 2007 dan 2006 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi & Rekan. SH.923 2008 22.703.431 31 Desember 2007 22.829 22.914 28.654.437 71.621.469 71.016.Susunan pemegang saham CVR adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Modal Dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh .065 10. SH.898 12.882 39.SE.921 13.310 9. DH Energy didirikan berdasarkan Akta No. PT DH Energy (“DH Energy”) 2.921 58.637.743 8. dibuat di hadapan Humberg Lie.997 66.514 ditahun 2008 sedangkan pada tahun 2007 sebesar USD 22.220.238.368 di tahun 2008 sedangkan pada tahun 2007 sebesar USD 83.016. SE.732 83.Mkn.054 105.024.000 2 1 3 4.664. Notaris di Tangerang dan telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 14 Maret 2007.080 2006 - : Reinhard Wilhelm Kurz CVR mulai beroperasi sejak tahun 2007.774.889 68.942.33 100 Pengurusan dan Pengawasan Susunan direksi CVR adalah sebagai berikut: Direksi Direktur Ikhtisar Keuangan Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting Prove yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008.328.558 83.348.Prove . Pada tahun 2008 CVR mengalami penurunan Jumlah kewajiban yang cukup signifikan sebesar 41.621.Vista Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal US$ 1 per saham Saham Dollar % 5. Pada Tahun 2008 CVR mengalami peningkatan ekuitas yang cukup signifikan sebesar 108.545.35% menjadi USD 49.358 17.348.358 13.786 35.758.293.786 37.348. dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.703 22.368 46.335.058 49.265.292 24. Penurunan ini terjadi dikarenakan pembayaran atas bunga yang jatuh tempo.514 95.62% menjadi USD 46. 7. 2. tanggal 2 Maret 2007.525. M.637.882 39.273. tanggal 30 April 2009.935 11.833 5.145 47.

557 4.312) 2008 4.656 11.804 134.4 Pengurusan dan Pengawasan Susunan anggota Komisaris dan Direksi DH Energy adalah sebagai berikut: Komisaris Komisaris Direksi Presiden Direktur : Kazuya Tanaka : Rini Mariani Soemarno 2.000 896.561 1.696 132.495 15. 151.AH.960 138.634) 4.5 Ikhtisar Keuangan Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting DH Energy yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 December 2008.000 9.per saham Saham Rupiah % 4. (dalam jutaan Rupiah) 30 Juni 2009 Aset Lancar Aset Tidak Lancar Total Aset Kewajiban Lancar Kewajiban Tidak Lancar Jumlah Kewajiban Hak Minoritas Jumlah Ekuitas Pendapatan Beban Operasi Rugi Operasi 5.622.500..500. 2.599) 4. 2. 2006 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi & Rekan. 2007.Perseroan Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal Rp.2 Kegiatan Usaha Kegiatan usaha utama DH Energy adalah distribusi dan impor peralatan listrik dan jasa konsultasi ketenagalistrikan. Kegiatan usaha utama tersebut termasuk dalam kegiatan usaha DH Energy sebagaimana disebutkan dalam akta pendirian DH Energy.000.ITP .757 139. 101/2009”). dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.02 Tahun 2009 tanggal 24 Juli 2009. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. telah dilakukan perubahan seluruh anggaran dasar DH Energy untuk disesuaikan dengan Undang-Undang No.716.000 3.640 555 (13. Perubahan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Keputusan No.445.136 141.000 3.500.584) 31 Desember 2007 660 3.34917.482 21.879 475 863 2006 - 35 .055. 905.000 10 990 1.665 591 (14.000 905.066 (16. AHU.217 713 2.01.3 Kepemilikan Saham Struktur permodalan dan susunan pemegang saham DH Energy adalah sebagai berikut : Pemegang Saham Modal Dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh .166 2.000 1 99 100 2.di Tangerang (”Akta No.130 152.807 (11.510.000 2.528 152.

AHU37802.000 184. 200 200 200 300 100 1. adalah sebuah PP terbatas yang didirikan berdasarkan dan diatur menurut undang-undang Republik Indonesia berdasarkan Akta No.140.01.879 juta. dengan menggunakan pinjaman pada pemegang saham.Tahun 2008 tanggal 2 Juli 2008 serta didaftarkan di kepala Sub Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Administrasi Jakarta Selatan dengan nomor pendaftaran: 09.140. Kegiatan Usaha Kegiatan usaha utama PP saat ini adalah bergerak dibidang jasa kelistrikan.09.000 92.000.000 276.561 juta di tahun 2008 sedangkan pada tahun 2007 sebesar Rp 4. berkedudukan di Jakarta.762.210.877% menjadi Rp 151.Tahun 2008 tanggal 2 Juli 2008 dan dicatatkan di Daftar Perseroan No.1.Rugi Bersih (965) (14.Kingston Company Limited .A .140. tanggal 24 Juni 2008.AH. Pada tahun 2008 Ekuitas mengalami penurunan karena terdapat defisit Rp 14.AHU-0054651. 79.700 per saham Saham Rupiah % 4.000 20 20 20 30 10 100 Pengurusan dan Pengawasan Susunan Dewan komisaris dan Direksi PP adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Presiden Komisaris Komisaris Direksi Presiden Direktur Direktur : Kazuya Tanaka : Teo Ai Lin Daphne : Ridwan Kurnaen : William John Bartley 36 .139.6 Anak-anak Perusahaan DH Energy memiliki anak-anak perusahaan dan perusahaan-perusahaan asosiasi sebagai berikut: 2.PT DH Power .000 3. Hal ini disebabkan pada tahun 2008 DH Energy melakukan akuisisi atas 11% saham Pendopo Coal Ltd.209% menjadi Rp.AH.682.51.03.217 juta dan mengalami peningkatan Kewajiban hingga 6.Societe Strasbourgh S.497) (42) - DH Energy mulai beroperasi pada tahun 2007.700.000 2.6.01.482 juta.130 juta di tahun 2008 sedangkan pada tahun 2007 sebesar Rp 2.Stratford & Partners Limited Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal Rp 920.57199 tanggal 18 Juli 2008. 2.100.01.800.1.000 184.Melchior Investment Limited .070.000 184. Kepemilikan Saham Susunan pemegang saham PP adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Modal Dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh .000 3. Pada tahun 2008 DH Energy mengalami peningkatan Aset hingga 3.539 jt yang merupakan rugi bersih di tahun 2008 karena masih besarnya beban usaha yang dikeluarkan untuk pengembangan usaha di DH Energy.000 920. Ditahun 2008 DH Energy melalui anak perusahaannya DTS memperoleh kontrak layanan teknis dengan PT Arutmin Indonesia sehingga membukukan pendapatan sebesar Rp 4. yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. PT Pendopo Power (“PP”) Riwayat Singkat PT Pendopo Power (“PP”).

51.6. Pendopo Coal Ltd (“PCL”) Riwayat Singkat PCL didirikan pada tanggal 1 September 2008 berdasarkan hukum Republik Seychelles.AH. AHU 5616.840 Ha. berkedudukan di Jakarta. Perubahan nama telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hal Asasi Manusia berdasarkan Keputusan No.2007 tanggal 17 Desember 2007. 5488. SH. yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. Kegiatan Usaha PCL melalui anak perusahaannya melakukan kegiatan usaha di bidang pertambangan batubara.6.2.PT DH Energy Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal $ 1 per saham Saham US$ 50. Notaris di Jakarta (”Akta No. Tambahan No. 053799. M.01. 380.Kn. tanggal 2 Mei 2008.Tahun 2008 tanggal 29 Agustus 2008 dan dicatatkan dalam Daftar Perseroan No. 7. PCL merupakan pemegang saham tidak langsung sebesar 94. telah terjadi perubahan nama dari PT DHP Technical & Services diubah menjadi PT DHE Technical and Services sehingga mengubah Pasal 1 anggaran dasar DHETS.3.000 50.01-TH. adalah sebuah Perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan dan diatur menurut undang-undang Republik Indonesia berdasarkan Akta No.HT.K/30. tanggal 17 Desember 2007. Kegiatan Usaha 37 . SE. 1994 – Seychelles dengan Certificate of Incorporation No.01. 7/2008”).000 89 11 100 49. Mahe.Tahun 2008 tanggal 29 Agustus 2008.900 % 89 11 100 Pengurusan dan Pengawasan Susunan Direksi PCL adalah sebagai berikut: Direktur: Teo Ai Goon 2.89% pada PT Pendopo Energi Batubara. C007097. Akta Pendirian tersebut telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. PT DHE Technical Services ("DTS") Riwayat Singkat PT DHE Technical & Services (dahulu bernama PT DHP Techincal & Services) (”DTS”). Victoria. Kepemilikan Saham Susunan pemegang saham PCL adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Modal Dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh . Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. tanggal 04 Agustus 2008. dibuat di hadapan Humberg Lie. pemegang konsesi pertambangan batubara yang berlokasi di Sumatera Selatan dengan total area seluas 17. berdasarkan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (“PKP2B”) Generasi Ketiga No.AH.00/DJB/2008).2. 36 (selanjutnya disebut ”Akta Pendirian”). International Business Act.AHU-0077087.PT Bumi Resources Investment . Seychelles.01.09.900 89 11 100 49.02. Pendopo beralamat di Oliaji Trade Center Lantai 1.

01.000 49 51 100 Pengurusan dan Pengawasan Susunan direksi DTS adalah sebagai berikut: Komisaris Presiden Komisaris Direksi Presiden Direktur Direktur : Kazuya Tanaka : Ir. Akta tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Perundang-Undangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No.000.792.000 456.000 3. DH Services rencananya akan masuk ke dalam bisnis pengelolaan infrastruktur di masa yang akan datang. 3.1. tanggal 11 Agustus 2009.900 per saham Saham Rupiah % 4.000.572.900.000 3.715 3. Notaris di Tangerang.000 1.per saham Saham Rupiah % 10.000 1. Riwayat Singkat DH Services didirikan pada bulan Maret 2007 dan telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 22 Maret 2007.723.500.636.000 490 510 1. Mkn. 3.000 474.2.000 930. Kepemilikan Saham Susunan pemegang saham DTS adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Modal Dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh .500.141.AH..700.960.000 2.000 51 49 100 38 .500 6. Anggaran Dasar DH Services telah mengalami perubahan dengan perubahan terakhir Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. AHU38784.12 tanggal 7 Agustus 2009 yang dibuat dihadapan Humberg Lie.000 9.000 5. Kepemilikan Saham Struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham DH Services adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Modal Dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh .785 1. SE.Tahun 2009.Perseroan .170. PT DH Services (“DH Services”) 3.PT DH Power .209.000 3. Soegiriawan : Ridwan Kurnaen 3.500 1. 917.PT Wish Capital Indonesia Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal Rp.3.759.Kegiatan usaha utama DTS saat ini adalah berusaha dalam bidang jasa penempatan tenaga kerja Indonesia di dalam negeri.655.845.02.600. SH.PT Wish Capital International Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal 930. Kegiatan Usaha DH Services didirikan untuk bergerak di bidang penyewaan peralatan konstruksi / plant hire service serta perdagangan besar (distributor utama dan impor) dan jasa penunjang pertambangan umum.

Sedangkan ekuitas DHS meningkat dari sebesar Rp.5. Peningkatan kewajiban di bulan Juni 2009 dibandingkan dengan kewajiban per 31 Desember 2009 terutama karena adanya peningkatan hutang kepada Perseroan dari sebesar Rp.035 juta.695 juta di bulan Juni 2009 adalah sehubungan dengan adanya pemberian jasa konsultasi kepada KPC sejak tahun 2009 sehingga DHS membukukan laba bersih sebesar Rp.958 46.292 2.4. Pendapatan DH Services dari jasa konsultasi kepada KPC sampai dengan bulan Juni 2009 adalah sebesar Rp. 47. Ikhtisar keuangan Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting DH Services yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008. 11.707 11.695 50.292 31 Desember 2007 2.3.908 33.292 2. 13. 2. 64.402 2008 16 2. 16 juta menjadi sebesar Rp. 50. Pengurusan dan Pengawasan Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris Presiden Komisaris Komisaris Direksi Direktur 3.908 juta. 48. 39 .696 2. 2006 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi & Rekan.335 juta di bulan Juni 2009.988 juta disebabkan karena pada tahun 2009.201 17. dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.402 juta.293 juta di tahun 2008 menjadi sebesar Rp.988 4.294 13. DHS mulai memberikan jasa konsultasi kepada KPC sehingga per 30 Juni 2009 terdapat piutang usaha kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebesar Rp.292 64.309 juta menjadi Rp.308 16 16 2. 2007. 2. dalam jutaan Rupiah 30 Juni 2009 Aset Lancar Aset Tidak Lancar Total Aset Kewajiban Lancar Kewajiban Tidak Lancar Jumlah Kewajiban Jumlah Ekuitas Pendapatan Beban Operasi Laba Usaha Laba Bersih 62.292 2.292 2006 - : : Rini Mariani Soemarno Gani Bustan : Adwin Harjanto Suryohadiprojo Peningkatan total aset DHS dari sebesar Rp.336 51.

pengurusan dan pengawasan antara Perseroan dan pemegang saham berbentuk badan tabel Perseroan Terbatas dapat dilihat dari tabel di bawah ini.000 lembar saham yang merupakan 20% dari jumlah saham yang diterbitkan oleh ZAI. *) Sehubungan dengan Perjanjian Pelaksanaan (Undertaking Agreement) tanggal 23 Desember 2009 antara PT Bumi Resources Investment. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN Hubungan kepemilikan. dan Quest Corporation (Quest) sehubungan dengan operasional dan manajemen Perseroan. Penyewaan peralatan konstruksi / plant hire service serta perdagangan besar (distributor utama dan impor) dan jasa penunjang pertambangan umum. Quest memiliki 2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ZAI GCL Prove Vista CVR DH Energy (dahulu DH Power) PP PCL DTS DH Services Nama Perusahaan Kegiatan Usaha Perusahaan investasi Perusahaan investasi Perusahaan investasi yang memiliki investasi dalam bentuk penyertaan di perusahaan pemasaran batubara Perusahaan investasi yang memiliki investasi dalam bentuk penyertaan di perusahaan pemasaran batubara Pemasaran batubara dan sumber daya lainnya Jasa konsultasi dibidang ketenagalistrikan. Tabel Perusahaan dalam kelompok usaha Perseroan No.7. para pihak menyetujui bahwa Quest akan menjadi pemegang saham pengendali atas Perseroan melalui ZAI tanpa mengindahkan fakta bahwa PT Bumi Resources Investment telah mengakuisisi 80% dari jumlah saham yang diterbitkan oleh ZAI. Perusahaan investasi tambang batubara Berusaha dalam bidang jasa penempatan tenaga kerja Indonesia di dalam negeri. Berusaha dalam bidang perdagangan besar (distributor utama) dan impor. Siifat Hubungan dengan Perseroan Pemegang Saham Pemegang Saham Anak Perusahaan Anak Perusahaan Anak Perusahaan Anak Perusahaan Perusahaan Asosiasi Perusahaan Asosiasi Anak Perusahaan Anak Perusahaan 40 . Goodrich Management Corp. HUBUNGAN KEPEMILIKAN.

ZAI telah memperoleh special licence No.000 2. Suryohadiprojo Andreas Kastono Andy Pe Yong Woon Elcia Simeon Gani Bustan Johnson Pe Yong Sheng Kanaka Puradiredja Kazuya Tanaka Reinhard Wilhelm Kurz Rini Mariani Soemarno PD D KI PK PD D Anak Perusahaan Anak Perusahaan Melalui DH Energy DTS PP Anak Perusahaan Melalui Prove CVR D D Vista D Pengendali ZAI GCL D - Prove DH Energy D - PK D PK DH Services PD K PK Quest Corporation - - D - PD - D - - Keterangan: PK : Presiden Komisaris KI : Komisaris Independen K : Komisaris PD : Presiden Direktur DTA : Direktur Tidak Terafiliasi D : Direktur 8. CSL094 pada tanggal 13 April 2007.000 2. Republic of Seychelles. Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Pada saat Prospektus ini diterbitkan. Victoria.000 10.PT Bumi Resources Investment . ZAI merupakan perusahaan yang didirikan dengan tujuan untuk melakukan investasi..000 40. susunan pemegang saham ZAI adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Modal Dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh . Mahe. Maksud dan Tujuan Sesuai dengan Memorandum of Association tertanggal 11 April 2007.per saham Saham Dollar 50.000 8. a. Pada tanggal 11 April 2007.000 50.000 40.Quest Corporation Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal US$ 1.000 % 80 20 100 Pengurusan dan Pengawasan Susunan direksi ZAI adalah sebagai berikut : 41 .Tabel Hubungan Pengurusan dan Pengawasan Nama Perseroan Pemegang Saham ZAI Adwin H. ZAI berubah kedudukan hukum di Seychelles dan beralamat di Oliaji Trade Centre.000 8. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM BERBENTUK BADAN HUKUM Zurich Assets International Ltd (“ZAI”) Riwayat Singkat ZAI didirikan pada tanggal 17 Februari 2005 berdasarkan hukum negara British Virgin Islands.000 10.

yang terdiri dari: i) Tranche I Fasilitas Kredit Berjangka Waktu A sebesar AS$110. Untuk Fasilitas Kredit Modal Kerja adalah sejak 27 Maret 2007 dan berlaku sampai selama 1 tahun. (“Zurich”).999 % 100 100 Pengurusan dan Pengawasan Susunan direksi GCL adalah sebagai berikut: Direksi : Ng Yam Kai 9.V.000 1 1 49.Direksi Direktur Utama Direktur b. berdasarkan DPS per 30 Oktober 2009. (f)ABN AMRO Bank N. (e)United Overseas Bank Limited (“Security Agent”).000 iv) Fasilitas Kredit Modal Kerja sebesar maksimum AS$15. (d)United Overseas Bank Limited (“Agen”). (b)Zurich Assets International Ltd. (c)(UOB Asia Limited.000. Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Pada saat Prospektus ini diterbitkan.per saham Saham Dollar 50. dan Merrill Lynch Credit Products. yaitu sebagai berikut : No 1 Nama Perjanjian AS$205. Jatuh tempo saat ini adalah 27 Maret 2010. PT Jangka Waktu Untuk Fasilitas Kredit Berjangka Waktu A adalah 11 Januari 2007 – 11 Juli 2010.000 Kewajiban : Perseroan wajib menggunakan Fasilitas Kredit ini untuk: i)Tranche I Fasilitas Kredit Berjangka Waktu A digunakan untuk membayar Kredit Sindikasi berdasarkan Perjanjian Fasilitas Sindikasi tanggal 3 Oktober 2005 antara Perseroan. tetapi diperpanjang setiap akhir periode (revolving facility). Untuk Fasilitas Kredit Berjangka Waktu B adalah 11 Januari 2007 – 11 April 2011. Zurich merupakan pemegang saham Perseroan dengan total kepemilikan sebesar 50.75%. : : Andy Pe Yong Woon Elcia Simeon Goldwave Capital Limited ("GCL") Riwayat Singkat GCL didirikan pada tanggal 8 July 2008 berdasarkan hukum negara British Virgin Islands.999 1 1 49.000.000 ii)Tranche II Fasilitas Kredit Berjangka Waktu A sebesar AS$30. LLC (“Arrangers”). susunan pemegang saham GCL adalah sebagai berikut: Pemegang Saham Modal Dasar Modal ditempatkan dan disetor penuh -ZAI Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Saham dalam Portepel Nilai Nominal US$ 1. Hak : Debitur memperoleh pendanaan sejumlah maksimum AS$205.64% dan kepemilikan melalui GCL sebesar 24.000.000. Maksud dan Tujuan GCL merupakan perusahaan yang didirikan dengan tujuan untuk melakukan investasi. Perseroan dan anak perusahaan mengadakan beberapa perjanjian penting. 42 .. United Overseas Bank Limited.000 iii)Fasilitas Kredit Berjangka Waktu B sebesar AS$50. Deskripsi Singkat Perjanjian ini merupakan perjanjian pemberian fasilitas kredit jangka waktu dan kredit modal kerja.000. PERJANJIAN – PERJANJIAN PENTING Dalam menjalankan kegiatan usahanya.000 Facilities Agreement.000.000.000 50.39% terdiri atas kepemilikan langsung sebesar 25. tanggal 26 Desember 2006 Pihak (a) Perseroan (“Debitur”).

2x pada 31 Desember 2008 dan 1. Namun demikian pada saat Bengalon Operating Agreement dan perubahannya ditandatangani di tahun 2004. KPC bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. Erste Bank der oesterreichische Sparkassen AG. VTB Bank Europe plc.00 kali sejak tanggal 1 Juli 2007 dan seterusnya.5x pada 31 Desember 2006. PT Bank Internasional Indonesia Tbk. atau sampai dengan tanggal lain yang disepakati. 1 dan No. Bengalon Operating Agreement Mining Service (dikenal juga sebagai “HWE Mining Agreement”). Bumi melalui anak perusahaannya. KPC sebagai pemengang konsesi penambangan batubara di area Bengalon berdasarkanPerjanjian Karya Pengusahaan Penambangan Batubara. ii)Tranche II Fasilitas Kredit Berjangka Waktu A digunakan untuk membayar pengeluaran untuk barang modal dan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh Debitur sehubungan dengan Perjanjian Kredit dan dokumen terkait lainnya. Hak : Perseroan berhak atas pembayaran Service Fee yang terdiri atas Modal Kerja Services Fee. QDSCR (jumlah uang tunai Debitur ditambah pengembalian pajak dan uang tunai yang terdapat dalam Project Account dikurangi capital expenditure) tidak boleh Kurang dari 1. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. 43 . Coal Services Fee dan lainnya yang dibayarkan setiap bulannya oleh KPC kepada Perseroan Kewajiban : Menyediakan layanan service di : Perseroan menyatakan dan menjamin akan melaksanakan Service sesuai dengan peraturan yang berlaku Perseroan harus menjamin keamanan Lokasi Perseroan harus memastikan agen atau subordinat kontraktor telah sesuai dengan peraturan yang berlaku Setiap tahun Perseroan harus menyampaikan laporan dan rencana terhadap pelaksanaan Service ke KPC Perseroan harus menerapkan system jaminan mutu yang dipersyaratkan oleh standar internasional untuk Quality Management Systems. Growth Management Limited. tanggal 9 Maret 2007. The Bank of TokyoMitsubishi UFJ. PT Bumi Resources Investment. AS/NZS ISO 9001:2000 Perseroan berkewajiban untuk menyampaikan laporan tentang biaya Perjanjian berlaku sampai berakhirnya Perjanjian Karya Pengusahaan Penambangan Batubara (CCOW) antara KPC dan Pemerintah RI.No Nama Perjanjian Pihak (“Account Bank”). 2. sebagaimana telah diubah dengan Contract Variation No. tergantung mana yang terjadi terlebih dahulu. iv)Fasilitas Kredit Modal Kerja digunakan untuk membayar biaya operasional. dan beberapa kreditur lain. Merrill Lynch Credit Products.75 kali sejak tanggal Perjanjian Kredit sampai dengan 30 Juni 2007. atau hingga habisnya persediaan batubara di tambang Bengalon. Caterpillar Financial Services (UK) Limited. PT Kaltim Prima Coal (“KPC”) dan Perseroan KPC merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena KPC merupakan anak perusahaan dari Bumi.3x mulai 31 Desember 2009 dan seterusnya. Limited Singapore Branch. Deskripsi Singkat Indotambang Makmur. Singapore Branch. Jangka Waktu 2. telah menunjuk Perseroan sebagai kontraktor untuk meyediakan layanan pengangkutan pertambangan dan batubara (“Service”). iii)Fasilitas Kredit Berjangka Waktu B digunakan untuk membiayai kembali perjanjian kredit antara Perseroan dan Zurich dan perjanjian kredit antara Perseroan dan PT Danatama Makmur serta untuk membayar biaya-biaya yang dikeluarkan oleh Debitur sehubungan dengan Perjanjian Kredit dan dokumen terkait lainnya. 2. tanggal 27 May 2004. LLC (“Kreditur”). Menjaga perbandingan total hutang dengan EBITDA tidak melebihi 3. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian.5x pada 31 Desember 2007. dan Kurang dari 2. (g)United Overseas Bank Limited.

Bumi melalui anak perusahaannya. KPC. PT Bumi Resource Tbk (“Bumi”) dan Perseroan KPC merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena KPC merupakan anak perusahaan dari Bumi.. sepakat mengembangkan pengaturan tentang pernyataan misi. 44 . petunjuk prinsip dan proses evaluasi (“Partnering Charter”) yang sesuai dengan Strategic Agreement dan Operating Agreement (“Dokumen Proyek”). KPC dan Perseroan KPC merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena KPC merupakan anak perusahaan dari Bumi. PT Bumi Resources Investment. tanggal 27 Mei 2004 (“Strategic Agreement”). Dalam Strategic Agreement ini para pihak telah membentuk Strategic Working Relationship untuk melaksanakan Service di tambang batubara milik KPC di Kalimantan Timur dengan tujuan setiap pihak mempertahankan posisi yang berkesinambungan dalam kompetisi di industri batubara. Untuk itu Para Pihak sepakat untuk membentuk grup manajemenyang terdiri dari Project Management Group dan Site Management Group. Hak: Perseroan dapat menunjuk perwakilannya dalam Site Control Groups yang dibentuk oleh Project Management Group dan Site Management Group. antara KPC. termasuk Perseroan. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. 4 HWE Payment Account Agreement. tanggal 30 September 2004. Perjanjian ini akan berakhir pada Hari Kerja mengikuti pengakhiran “HWE Mining Agreement” (Bengalon Operating Agreement Mining Service. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian. Kewajiban : Perseroan wajib menjalankan kewajibannya berdasarkan Bengalon Operating Agreement. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian. Namun demikian pada saat Strategic Agreement ditandatangani di tahun 2004. dan (ii) Bumi akan menjamin dimana KPC akan memerintahkan ke para pelanggan untuk melakukan pembayaran penjualan batubara hanya ke Collection Account. Para Pihak.No Nama Perjanjian Pihak Deskripsi Singkat pembangunan Modal bulannya kepada KPC Kerja setiap Jangka Waktu Para pihak dalam perjanjian ini sepakat untuk pelaksanaan perjanjian ini mengikatkan diri dengan Strategic Agreement. Kewajiban : Para pihak. 3 Strategic Agreement Mining Services. berkewajiban untuk menguji Proyek sesuai dengan Partnering Charter. KPC bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. (i) KPC akan menyimpan “Collection Account” (rekening dimana disimpan semua pendapatan dari KPC disimpan) dan “HWE Operational Account” (rekening bersama KPC dan Perseroan) di bank yang disebut “Account Bank”. tanggal 27 May 2004. KPC dan Perseroan). Hak : Menerima jaminan dan kepastian dari KPC bahwa Collection Account terakhir dan HWE Operational Account disimpan di Account Bank. Strategic Agreement ini akan berakhir pada tanggal Bengalon Operating Agreement berakhir. PT Bumi Resource Tbk (“Bumi”) dan Perseroan. Perjanjian dimana Bumi dan KPC berjanji kepada Perseroan. Bumi melalui anak perusahaannya. sepakat untuk menunjuk perwakilannya menjadi “Partnering Sponsor” yang berkewajiban untuk mengatur proses kerjasama atas nama para pihak. KPC dan Bumi bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. Namun demikian pada saat HWE Payment Account Agreement ditandatangani di tahun 2004. PT Bumi Resources Investment. yang memiliki fungsi dan kewenangan untuk memeriksa dan/atau memecahkan masalah atau sengketa yang mungkin ditemukan oleh Project Management Group dan Site Management Group. termasuk Perseroan. bahwa selama Perseroan dan anak perusahaannya tetap menjadi pihak dalam perjanjian ini.

Namun demikian pada saat Kontraktor menunjuk KPC untuk menempatkan manajemen senior. tanggal 21 Juli 2005. PT Bumi Resources Investment. Perseroan telah membuat Letter of Intent dengan PT Dwimakmur Primatamas dengan No. (lihat angka 1 di atas) Hak : Kontraktor berhak untuk meminta KPC 45 . Deskripsi Singkat KPC sebagai pemilik dari Security Assets berupa rekening-rekening yang dijaminkan beserta hak dan manfaatnya. Namun demikian pada saat Operational (Primary Account) Charge ditandatangani di tahun 2004. sebagaimana diubah dengan Perjanjian No. Secured liabilities adalah segala kewajiban yang ada saat ini dan yang akan datang dari KPC kepada Perseroan berdasarkan Bengalon Operating Agreement. DH/SCA/06/0059. Perseroan dan PT Dwimakmur Primatamas (“Subcontractor”) Perseroan dan Subcontractor telah terikat dalam Bengalon Operating Agreement Mining Service. 7 Technical Services Agreement tanggal 3 Oktober 2005 sebagaimana diubah dan dinyatakan kembali dengan Amendment and Restatement Agreement relating to Technical Service Agreement tanggal 3 Oktober 2005. menggadaikan dalam memiliki atau terhadap kerugian dalam realisasi dimana gadai tersebut manjadi milik dapat dipertanggung jawabkan Jangka Waktu Perjanjian ini berlaku pada tanggal 30 September 2004 dan berakhir pada tanggal dimana hak-hak Perseroan atas Secured Liabilities telah dibayar penuh (“Security Period”). Bumi melalui anak perusahaannya. PT Bumi Resources Investment. dengan alasan menguasai Security Assets.No 5 Nama Perjanjian Operational (Primary Account) Charge. Strategic Agreement dan kesepakatan lainnya antara Perseroan dan KPC dalam layanan dan pertambangan”). KPC bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. tanggal 30 September 2004. Perjanjian ini juga dibuat dalam rangka Perjanjian Kredit tanggal 28 Desember 2006. Bumi melalui anak perusahaannya. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. Perpanjangan terhadap perjanjian ini harus diberitahukan kepada subkontraktor dalam jangka waktu 3 bulan setelah habisnya jangka waktu perjanjian awal. Pihak KPC dan Perseroan KPC merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena KPC merupakan anak perusahaan dari Bumi. tanggal 8 Agustus 2006. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. membayar upah dari pihak-pihak yang ditunjuk oleh Perseroan (“Receiver”). Perjanjian ini berlaku sejak tanggal 3 Mei 2005 untuk jangka waktu 2. membayar biaya-biaya yang timbul dari Mining Arrangements Perseroan dan Receiver berhak atas semua hak yang dilindungi dalam hukum perusahaan dan hukum kekayaan Singapura. Perjanjian ini berlaku sejak 3 Oktober 2005 sampai dengan 6 bulan setelah Perjanjian Kredit telah dilunasi. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian. Hak : Perseroan berhak memperoleh jasa subkontraktor penambangan dari Subcontractor Perseroan dapat memotong pembayaran kepada Subcontractor terhadap pajak. menjaminkan Security Asset tersebut untuk menjamin pembayaran dan pelaksanaan dari “Security Liabilities” (“Segala kewajiban dan tanggung jawab KPC kepada Perseroan dalam “Mining Arrangement” (“HWE Mining Agreement. biaya bahan bakar Kewajiban : Perseroan harus membayar sejumlah uang kepada Subcontractor dalam waktu 1 bulan setiap akhir bulan Perseroan bertanggung jawab terhadap pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) berdasarkan hukum Indonesia. Perseroan (“Kontraktor”) dan KPC KPC merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena KPC merupakan anak perusahaan dari Bumi.5 tahun atau ditentukan lain oleh para pihak. 6 Perjanjian Pengangkutan Batubara untuk Tambang Bengalon. Hak : Perseroan dapat menarik jumlah dari Realisation Account dalam hal pembayaran terhadap biaya-biaya. Subcontractor sepakat untuk menyediakan Service sebagaimana diatur dalam perjanjian ini. 017/PTDH/2009 tanggal 29 Oktober 2009 yang menyetujui untuk memperpanjang kontrak coal hauling sepanjang 3 tahun setelah kontrak dalam perjanjian awal berakhir. staf supervisor dan teknik untuk memastikan bahwa Kontraktor dapat melaksanakan kewajibannya berdasarkan Bengalon Operating Mining Services tanggal 27 Mei 2004. Kewajiban: Baik Perseroan maupun Receiver akan bertanggung jawab.

25 Agustus 2006 sampai dengan tanggal berakhirnya Perjanjian Jual Beli Batubara LRC yang dimaksud dalam nomor 10 sampai 14 dibawah ini. Perseroan dan Arutmin Arutmin merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena Arutmin merupakan anak perusahaan dari Bumi. Jangka Waktu 8 Asam Asam Operating Agreement. Namun demikian pada saat Perjanjian Jual beli Batubara ini ditandatangani di tahun 2006. KPC bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. 9 Perjanjian Konsorsium tanggal 25 Agustus 2006. Hak : Perseroan berhak atas pembayaran Service Fee yang dibayarkan setiap bulannya oleh Arutmin kepada Perseroan Kewajiban : Memberikan perjanjian ini jasa sesuai dengan Jangka waktu perjanjian ini adalah sejak tanggal berlakunya perjanjian. Hak : Perseroan berhak memperoleh manfaat atas penjualan LRC berdasarkan skema kerjasama dalam Perjanjian Konsorsium ini. yaitu 22 Maret 2007 dan berakhir: (i)20 tahun setelah Tanggal Dimulainya Perjanjian atau tanggal lain yang disepakati secara tertulis oleh para pihak.PJ/123/DIR/06. Kewajiban: Kewajiban Perseroan selaku operator penambangan di Area Penambangan adalah menentukan kebijakan dan melakukan operasional perihal penambangan LRC. yang mana yang terjadi terlebih dahulu. Nomor PLN 04322. PT PLN (Persero) (“PLN”) dan Konsorsium PT Arutmin Indonesia dan Perseroan (“Pemasok”) Arutmin merupakan pihak Para pihak sepakat dan setuju untuk mengadakan kerjasama konsorsium pemasokan LRC untuk PLTU PLN berdasarkan perjanjian ini. PT Bumi Resources Investment. Arutmin bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. Kewajiban : Kontraktor wajib membayar biaya jasa kepada KPC berdasarkan tarif yang dihitung dengan basis waktu. Bumi melalui anak perusahaannya. (iv)apabila dilakukan pengakhiran atas Perjanjian Karya Pengusahaan Penambangan Batu Bara (CCOW) antara Arutmin dan Pemerintah RI. Namun demikian pada saat Asam Asam Operating Agreement ditandatangani di tahun 2007.No Nama Perjanjian Pihak Technical Services Agreement dan perubahannya ditandatangani di tahun 2005. Pemasok menjual dan menyerahkan LRC dari wilayah penambangan PT Arutmin Indonesia (“Wilayah Kerja”) kepada PLN di tempat penyerahan LRC dari Pemasok kepada PLN di Unloading Jetty PLTU (“Tempat Penerimaan”) dengan jumlah. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. PT Bumi Resources Investment. staf supervisor dan teknik untuk memastikan bahwa Kontraktor dapat melaksanakan kewajibannya berdasarkan Bengalon Operating Mining Services tanggal 27 Mei 2004. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. (ii)apabila dilakukannya pengakhiran perjanjian berdasarkan ketentuan perjanjian ini. yaitu sejak Tanggal Efektif sampai dengan 46 . Arutmin bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. Perjanjian dapat diperpanjang secara tertulis oleh kedua belah pihak. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian. Nomor Pemasok PJBB ini berlaku apabila para pihak telah memenuhi Kondisi Prasyarat. Arutmin sebagai pemegang Kontrak Karya Batubara. Bertanggung jawab atas penyediaan tenaga kerja dan fasilitas untuk mengontrol keamanan dalam area pertambangan Asam Asam Memberikan informasi dan laporan kepada Arutmin sebagaimana diatur dalam perjanjian ini dalam (iii)apabila dilakukannya pengakhiran perjanjian berdasarkan hukum. tanggal 22 Maret 2007 Perseroan dan PT Arutmin Indonesia (“Arutmin”) Arutmin merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena Arutmin merupakan anak perusahaan dari Bumi. menunjuk Perseroan untuk melakukan jasa-jasa pada lokasi penambangan Asam Asam mulai dari tanggal berlakunya perjanjian. 10 Perjanjian Jual Beli Batubara Peringkat Rendah/Low Rank Coal (LRC) untuk PLTU Suralaya (Existing) Unit 1-7 (4 x 400 MW dan 3 x 600 MW). Bumi melalui anak perusahaannya. Deskripsi Singkat untuk menempatkan manajemen senior.

PLN telah menerima jaminan pelaksanaan sesuai dengan PJBB ini. Jumlah LRC yang diperjual belikan berdasarkan perjanjian ini adalah sebesar 1. 47 . Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian. Harga Cost Insurance and Freight (CIF) LRC dalam perjanjian ini adalah sebesar Rp. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. Hak : Pemasok (termasuk didalamnya Perseroan sebagai anggota konsorsium) berhak menerima pembayaran dari PLN atas LRC yang dipasok Jangka Waktu 20 tahun atau kewajiban Pemasok untuk menyediakan kepada PLN sejumlah LRC per tahun sudah tercapai. Desember 2006. Kewajiban : Pemasok (termasuk didalamnya Perseroan sebagai anggota konsorsium) harus setiap saat memelihara dan menjaga pasokan LRC ke PLN berdasarkan cadangannya dan jumlah pasokan LRC sesuai PJBB ini. yang ditandatangani pada bulan Juni 2007. Bumi melalui anak perusahaannya. Bumi melalui anak perusahaannya. Tanggal Efektif berarti tanggal dimana PJBB telah ditandatangani para pihak.No Nama Perjanjian Jak/10/XII/LD/2006. Kewajiban : Pemasok (termasuk didalamnya Perseroan sebagai anggota konsorsium) harus setiap saat memelihara dan menjaga pasokan LRC ke PLN berdasarkan cadangannya dan jumlah pasokan LRC sesuai PJBB ini. mana yang lebih dulu tercapai.151 Ha berdasarkan Perjanjian Karya Pengusahaan Penambangan Batu Bara No. Hak : Pemasok (termasuk didalamnya Perseroan sebagai anggota konsorsium) berhak menerima pembayaran dari PLN atas LRC yang dipasok. Namun demikian pada saat Perjanjian Jual beli Batubara ini ditandatangani di tahun 2006. Pemasok setuju untuk menjual dan menyerahkan LRC dari Wilayah Kerja (wilayah penambangan Pemasok seluas 70. Namun Pemasok setuju untuk menjual dan menyerahkan LRC dari Wilayah Kerja (wilayah penambangan Pemasok seluas 70. Pemasok tidak dibenarkan menyerahkan LRC selai dari Wilayah Kerja yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Asal Batu Bara (SKAB) yang dikeluarkan Dinas Pertambangan setempat.DU/45/81 tanggal 2 Nopember 1981. 11 Perjanjian Jual Beli Batu Bara Peringkat Rendah Low Rank Coal (LRC) PLTU Banten (Suralaya Baru) (1 x 625 MW) Periode 20 Tahun No. dan Standard Operation Procedure telah ditandatangani oleh para pihak. spesifikasi dan tata cara sebagaimana dimaksud dalam PJBB ini. J2/Ji. PT Bumi Resources Investment. yaitu sejak Tanggal Efektif sampai dengan 20 tahun atau kewajiban Pemasok untuk menyediakan kepada PLN sejumlah LRC per tahun sudah tercapai. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian. 248. Arutmin bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan.171 per ton. spesifikasi dan tata cara sebagaimana dimaksud dalam PJBB ini. berita acara yang menerangkan jadual dimulainya penyerahan LRC sudah ditandatangani oleh para pihak. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008.000. PJBB ini berlaku apabila para pihak telah memenuhi Kondisi Prasyarat. Tanggal Efektif berarti 12 Perjanjian Jual Beli Batu Bara Peringkat Rendah Low Rank Coal (LRC) PLTU 2 Banten (Labuan) (2 x 316 MW) Periode 20 Tahun No. berita acara yang menerangkan jadual dimulainya penyerahan LRC sudah ditandatangani oleh para pihak. antara Pemasok dan Pemerintah Republik Indonesia) kepada PLN di tempat penerimaan (di Unloading Jetty PLTU) dan PLN setuju untuk membeli serta menerima LRC dari Pemasok dengan jumlah. PLN telah menerima jaminan pelaksanaan sesuai dengan PJBB ini.DU/45/81 tanggal 2 Nopember 1981. PT Bumi Resources Investment. tanggal 15 Pihak terafiliasi dengan Perseroan karena Arutmin merupakan anak perusahaan dari Bumi. mana yang lebih dulu tercapai.000 (satu juta) Ton selama setahun. mana yang lebih dulu tercapai. PT Bumi Resources Investment. Bumi melalui anak perusahaannya. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. Pemasok Jak/15/VI/LD/2007.151 Ha berdasarkan Perjanjian Karya Pengusahaan Penambangan Batu Bara No. Deskripsi Singkat spesifikasi dan tata cara sesuai dengan perjanjian ini. PLN dan Konsorsium PT Autmin Indonesia dan Perseroan (“Pemasok”) (“PJBB”) Arutmin merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena Arutmin merupakan anak perusahaan dari Bumi. Pemasok Jak/14/VI/LD/2007. Arutmin bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. Tanggal Efektif berarti tanggal dimana PJBB telah ditandatangani para pihak. antara Pemasok dan Pemerintah Republik Indonesia) kepada PLN di tempat penerimaan (di Unloading Jetty PLTU) dan PLN setuju untuk membeli serta menerima LRC dari Pemasok dengan jumlah. J2/Ji. yaitu sejak Tanggal Efektif sampai dengan 20 tahun atau kewajiban Pemasok untuk menyediakan kepada PLN sejumlah LRC per tahun sudah tercapai. yang ditandatangani pada bulan Juni 2007. PT PLN Persero (“PLN”) dan Konsorsium PT Autmin Indonesia dan Perseroan (“Pemasok”) (“PJBB”) Arutmin merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena Arutmin merupakan anak perusahaan dari Bumi. dan Standard Operation Procedure telah ditandatangani oleh para pihak. PJBB ini berlaku apabila para pihak telah memenuhi Kondisi Prasyarat. Namun demikian pada saat Perjanjian Jual beli Batubara ini ditandatangani di tahun 2007.

Tanggal Efektif berarti tanggal dimana PJBB telah ditandatangani para pihak. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. PLN telah menerima jaminan pelaksanaan sesuai dengan PJBB ini. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian. J2/Ji.No Nama Perjanjian Pihak demikian pada saat Perjanjian Jual beli Batubara ini ditandatangani di tahun 2007. Arutmin bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. mana yang lebih dulu tercapai. Pemasok setuju untuk menjual dan menyerahkan LRC dari Wilayah Kerja (wilayah penambangan Pemasok seluas 70. mana yang lebih dulu tercapai. PLN dan Konsorsium PT Autmin Indonesia dan Perseroan (“Pemasok”) (“PJBB”) Arutmin merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena Arutmin merupakan anak perusahaan dari Bumi. 14 Perjanjian Jual Beli Batu Bara Peringkat Rendah Low Rank Coal (LRC) PLTU Asam Asam (Existing) (2 x 65 MW) Periode 20 Tahun No. dan Standard Operation Procedure telah ditandatangani oleh para pihak. Hak : Pemasok (termasuk Perseroan sebagai anggota Konsorsium) berhak memperoleh pembayaran dari PLN atas penjualan BatuBara Kewajiban: Pemasok harus setiap saat memelihara dan menjaga pasokan LRC ke PLN berdasarkan cadangannya dan jumlah pasokan LRC sesuai PJBB ini.151 Ha berdasarkan Perjanjian Karya Pengusahaan Penambangan Batu Bara No. Pemasok tidak dibenarkan menyerahkan LRC selai dari Wilayah Kerja yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Asal Batu Bara (SKAB) yang dikeluarkan Dinas Pertambangan setempat. 13 Perjanjian Jual Beli Batu Bara Peringkat Rendah Low Rank Coal (LRC) PLTU 2 Jawa Timur (Paiton Baru) (1 x 660 MW) Periode 20 Tahun No. Pemasok Jak/11/VI/LD/2007. Jangka Waktu tanggal dimana PJBB telah ditandatangani para pihak. berita acara yang menerangkan jadual dimulainya penyerahan LRC sudah ditandatangani oleh para pihak. Namun demikian pada saat Perjanjian Jual beli Batubara ini ditandatangani di tahun 2007. spesifikasi dan tata cara sebagaimana dimaksud dalam PJBB ini.DU/45/81 tanggal 2 Nopember 1981. spesifikasi dan tata cara sebagaimana dimaksud dalam PJBB ini.151 Ha berdasarkan Perjanjian Karya Pengusahaan Penambangan Batu Bara No. Pemasok tidak dibenarkan menyerahkan LRC selai dari Wilayah Kerja yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Asal Batu Bara (SKAB) yang dikeluarkan Dinas Pertambangan setempat. Pemasok Jak/17/VI/LD/2007. PLN telah menerima jaminan pelaksanaan sesuai dengan PJBB ini. yang ditandatangani pada bulan Juni 2007. Bumi melalui anak perusahaannya.DU/45/81 tanggal 2 Nopember 1981. PT Bumi Resources Investment. antara Pemasok dan Pemerintah Republik Indonesia) kepada PLN di tempat penerimaan (di Unloading Jetty PLTU) dan PLN setuju untuk membeli serta menerima LRC dari Pemasok dengan jumlah. Hak : Pemasok (termasuk Perseroan sebagai anggota Konsorsium) berhak memperoleh pembayaran dari PLN atas penjualan BatuBara Kewajiban : Pemasok harus setiap saat PJBB ini berlaku apabila para pihak telah memenuhi Kondisi Prasyarat. berita acara yang menerangkan jadual dimulainya penyerahan LRC sudah ditandatangani oleh para pihak. yang ditandatangani pada bulan Juni 2007. Deskripsi Singkat Hak : Pemasok (termasuk Perseroan sebagai anggota konsorsium) berhak memperoleh pembayaran dari PLN atas penjualan BatuBara Kewajiban : Pemasok harus setiap saat memelihara dan menjaga pasokan LRC ke PLN berdasarkan cadangannya dan jumlah pasokan LRC sesuai PJBB ini. PLN dan Konsorsium PT Autmin Indonesia dan Perseroan (“Pemasok”) (“PJBB”) Arutmin merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan karena Arutmin merupakan anak perusahaan dari Bumi. berita acara yang menerangkan jadual dimulainya penyerahan LRC 48 . Arutmin bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. yaitu sejak Tanggal Efektif sampai dengan 20 tahun atau kewajiban Pemasok untuk menyediakan kepada PLN sejumlah LRC per tahun sudah tercapai. dan Standard Operation Procedure telah ditandatangani oleh para pihak. yaitu sejak Tanggal Efektif sampai dengan 14 Juni 2029 atau kewajiban Pemasok untuk menyediakan kepada PLN sejumlah LRC per tahun sudah tercapai. Tanggal Efektif berarti tanggal dimana PJBB telah ditandatangani para pihak. Namun demikian pada saat Perjanjian Jual beli Batubara ini ditandatangani di tahun 2007. PT Bumi Resources Investment. memiliki investasi dalam 80% saham di ZAI sejak 23 Desember 2008. Arutmin bukan merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan. PJBB ini berlaku apabila para pihak telah memenuhi Kondisi Prasyarat. J2/Ji. Pemasok setuju untuk menjual dan menyerahkan LRC dari Wilayah Kerja (wilayah penambangan Pemasok seluas 70. antara Pemasok dan Pemerintah Republik Indonesia) kepada PLN di tempat penerimaan (di Unloading Jetty PLTU) dan PLN setuju untuk membeli serta menerima LRC dari Pemasok dengan jumlah. Bumi melalui anak perusahaannya. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian.

Jangka Waktu sudah ditandatangani oleh para pihak. Kendaraan dan Peralatan yang dimiliki Perseroan per tanggal 31 Oktober 2009 adalah sebagai berikut: NO Kode Keterangan Jumlah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 CO CO DT CP CP CP CM CO AP TD TD TD TD TD TD TD TD TD TD WD WD DR DT DT DT DT DT DT DT DT DT DT EX EX EX EX 20 Foot Sea Container Accomodation Camp Articulated Dump Truck HM400 Atlas Copco model XAS186 Atlas Copco model XAS392 Atlas Copco model XAS97 Compactor CAT 825C Container Office Custombuilt for Pump Dozer Komatsu D155A-2 Dozer Komatsu D375A-5 Dozer Komatsu D65P-12 Dozer Komatsu D85E Dozer Track Cat D10R Dozer Track Cat D11R Dozer Track Cat D9L Dozer Track Komatsu D375A-2 Dozer Track Komatsu D375A-3 Dozer Track Komatsu D475A-2 Dozer Wheel Cat 834B Dozer Wheel Cat 854G Drill Driltech D55SP Dump Truck Iveco Trakker 6x4 Dump Truck Komatsu 1500-5 Dump Truck Komatsu HD730 Dump Truck Komatsu HD785-3 Dump Truck rear CAT 777A Dump Truck rear CAT 777D Dump Truck rear Komatsu 630E Dump Truck rear Wiseda KL24 Dump Truck Unit Rig MT3300A Dump Truck Unit Rig MT4400 Excavator CAT 245 Excavator Hitachi EX2500-5 Excavator Hitachi EX3600-6 Excavator Hitachi EX5500 6 180 10 4 1 12 4 1 4 3 9 2 2 4 2 4 1 1 1 2 1 4 10 7 4 5 96 4 6 17 5 10 5 3 2 2 49 . 10. Perjanjian ini tidak mengatur adanya perpanjangan perjanjian. Perseroan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya didukung dengan armada kendaraan dan peralatan pertambangan yang lengkap.No Nama Perjanjian Pihak Deskripsi Singkat memelihara dan menjaga pasokan LRC ke PLN berdasarkan cadangannya dan jumlah pasokan LRC sesuai PJBB ini. Alat-alat berat dan kendaraan yang dimiliki Perseroan terdiri dari berbagai merek seperti Terex. dan Standard Operation Procedure telah ditandatangani oleh para pihak. Liebherr/Wiseda dan Caterpillar. PLN telah menerima jaminan pelaksanaan sesuai dengan PJBB ini. Pemasok tidak dibenarkan menyerahkan LRC selai dari Wilayah Kerja yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Asal Batu Bara (SKAB) yang dikeluarkan Dinas Pertambangan setempat. KETERANGAN TENTANG ASET TETAP Perseroan tidak memiliki Aset tetap berupa tanah dan bangunan.

37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 59 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 EX EX EX EX EX EX EX EX EX EX EX EX EX EX EX EX EX EX FL ST ST ST GS GS GS GS GS GS GS GS GS GS GS GS GS GR GR GR GR LP LP LP LP LP LT LT LT LT WT WL WL WL WL WL TR Excavator Hitachi ZX200 Excavator Hitachi ZX450LC3F Excavator Komatsu PC1250SP-8 Excavator Komatsu PC1600-1 Excavator Komatsu PC1800-3 Excavator Komatsu PC1800-6 Excavator Komatsu PC200-7 Excavator Komatsu PC300SE Excavator Komatsu PC400LC-7 Excavator Komatsu PC400SE-6 Excavator Liebherr R974B Excavator Liebherr R984B Excavator Liebherr R994 Excavator Liebherr R994-200 Excavator O&K RH120C Excavator O&K RH120E Excavator O&K RH200 Excavator O&K RH340 Forklift CAT V330B Fuel Truck Iveco MP380E42W Fuel Truck Nissan CWB45AL Fuel Truck Volvo 6x6 Cab/Chassis FM66R Generator CAT 3208 140KVA Generator CAT 550 kva Generator Patria Komatsu Genset Kubota 5KVA Genset Mitsubishi 13 KVA Genset Mitsubishi 20 KVA Genset Perkin 10 KVA Genset Perkin 250 KVA Genset Perkin 30 KVA Genset Perkin 350 KVA Genset Perkin 60 KVA Genset Perkin 75 KVA Genset Wilson 30 KVA Grader CAT 14H Grader CAT 16H Grader CAT 24M Grader Komatsu GD825A L/Tower Kubota D722 L/Tower Patria LS3-6000 L/Tower True Blue Illum 600 L/Tower True Blue Olympic Light Tower Amida AL4050D-4 Light Truck Isuzu Light Truck Iveco MP380E42W Light Truck Renault CBH320 Light Truck Renault CBH330 Lincoln 400AS Mobile Welder Loader Wheel CAT 980G Loader Wheel CAT 988B Loader Wheel CAT 992C Loader Wheel CAT 992D Loader Wheel CAT 992G Lowboy CAT 777A 1 2 5 2 1 1 2 1 4 1 1 1 1 1 4 1 2 3 2 2 1 1 1 2 1 4 1 1 4 2 1 1 2 1 2 1 2 3 3 14 54 5 1 1 1 2 1 1 1 2 1 13 1 1 1 50 .

-.-. Saat ini tergugat I tengah melakukan upaya hukum banding ke pengadilan Tinggi Samarinda.000. kepailitan.94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 ST ST WT WT WT AP TR TR PU PU PU ST ST LP AP WL TL TL PU WC WC WC Lube Truck Iveco 6x6 Cab/Chasis Lube Truck Renault 6x6 Cab/Chassis CBH320 Miller 401DX Mobile Welder Miller 600AMP Welder Miller Welder Miller Molnar 4 Post Hoist Prime Mover Renault CBH350 Prime Mover Renault CBH385 Pump Multiflow 420 Pump Water Pump Water Legra Service Truck Iveco MP380E4 Service Truck Renault CBH32 Skid Mounted Lighting Tower Starting Motor Durst 1900S Tool Carrier CAT IT62G Trailer Lowboy Hascar 80T Trailer Lowboy Kumbori 150T Volvo Penta model KSB LCCM200 Water Cart CAT 777A 55KL Ta Water Cart CAT 777D 80KL Ta Water Cart Renault CBH280 2 2 1 4 1 1 1 1 1 1 1 2 1 4 1 2 1 1 3 3 2 1 Kendaraan lain yang dimiliki Perseroan adalah sebagai berikut : No Kode Deskripsi Jumlah 1 2 3 4 5 6 7 8 11.000. Dampak Hukum Apabila upaya hukum banding ke pengadilan tinggi samarinda tidak berhasil maka Tergugat I berkewajiban membayar objek perkara sebesar Rp. perpajakan atau perkara arbitrase di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). LV LV LV LV LV LV LV LV Light Vehicle Mazda BT50SC 4x4 Cab/Chassis Light Vehicle Mitsubishi 4x4 Light Vehicle Iveco 4x4 Cab/Chassis MP240E37W Light Vehicle Toyota Hilux 4x4 dual cab utility Light Vehicle Toyota Hilux dual cab ute 4x4 Light Vehicle Toyota Landcruiser 4x4 Troop Carrier Light Vehicle Toyota Landcruiser 4x4 Utility Light Vehicle Toyota Landcruiser 4x4 Wagoon 1 35 6 3 1 10 4 3 PERKARA HUKUM YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN Saat ini Perseroan tidak sedang terkait dalam suatu perkara pidana.000. 42.110/Pdt/G/2008/PN. kecuali perkara perdata sebagai berikut: Perkara perdata No.Bpp tanggal 13 Oktober 2008 sehubungan dengan perkara perburuhan Nomor: 19/G/2009/PHI.000. 42.Smda Para Pihak Tuan Abdul Rachman R (Pengugat) Perseroan (Tergugat I) PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Persero) (Tergugat II) Pokok Sengketa Gugatan adalah sehubungan dengan terjadinya kecelakaan kerja pada tanggal 17 Januari 2007 di lokasi tergugat I (Bengalon Coal Project) dan akibat kecelakaan itu penggugat mengalami cacat total Status Hukum Keputusan Pengadilan Negeri telah menetapkan tergugat untuk membayar objek perkara sebesar Rp. (Dampaknya tidak material bagi Perseroan) 51 .

b. subsidiaries). baik secara langsung maupun tidak langsung. direksi dan manajer dari perusahaan serta anggota keluarga dekat orang-orang tersebut. atau dikendalikan oleh.12. Perusahaan dimana suatu kepentingan substansial dalam hak suara dimiliki baik secara langsung maupun tidak langsung. memimpin dan mengendalikan kegiatan perusahaan pelapor yang meliputi anggota dewan komisaris. 52 . atau berada di bawah pengendalian bersama dengan perusahaan pelapor (termasuk holding companies. Perusahaan yang melalui satu atau lebih perantara. yaitu orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan. Ini mencakup perusahaan-perusahaan yang dimiliki anggota dewan komisaris. mengendalikan. e. dan anggota keluarga dekat dari perorangan tersebut (yang dimaksudkan dengan anggota keluarga dekat adalah mereka yang dapat diharapkan mempengaruhi atau dipengaruhi perorangan tersebut dalam transaksinya dengan perusahaan pelapor). Karyawan kunci. Perorangan yang memiliki. c. oleh setiap orang yang diuraikan dalam huruf c atau d di atas atau setiap orang tersebut mempunyai pengaruh signifikan atas perusahaan tersebut. suatu kepentingan hak suara di perusahaan pelapor yang berpengaruh secara signifikan. d. direksi atau pemegang saham utama dari perusahaan pelapor dan perusahaan-perusahaan yang mempunyai anggota manajemen kunci yang sama dengan perusahaan pelapor. Perusahaan assosiasi (associated companies). KETERANGAN TENTANG TRANSAKSI-TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang dimaksud adalah: a.

PT Wish Capital International. Anak perusahaan.Berikut ini ikhtisar pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Perseroan: Nama Pihak Terafiliasi PT Pendopo Energi Batubara Pendopo Coal Ltd Enercorp Limited PT Pendopo Power PT Henwa Tanone (dalam proses likuidasi) Zurich Asset International Ltd PT Wish Capital International PT Kaltim Prima Coal PT Arutmin Indonesia Bentuk Hubungan dengan Pihak Terafiliasi Afiliasi Perusahaan asosiasi Perusahaan asosiasi Perusahaan asosiasi Anak Perusahaan Pemegang Saham Afiliasi Afiliasi Afiliasi Tabel berikut adalah perincian atas transaksi dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa : Piutang kepada Pihak Hubungan Istimewa (dalam ribuan Dollar) Keterangan PT Kaltim Prima Coal PT Arutmin Indonesia Jumlah piutang usaha 30 Juni 2009 15.797 951 16. disajikan sebagai bagian dari piutang usahapada neraca konsolidasi. Hutang kepada Pihak Hubungan Istimewa: (dalam ribuan Dollar) Keterangan PT Arutmin Indonesia Zurich Asset International Ltd PT Henwa Tanone (dalam proses likuidasi) PT Pendopo Power Jumlah hutang pihak hubungan istimewa . Koperasi dan PT Indotambang Perkasa merupakan uang muka atas pinjaman modal kerja yang diberikan. 53 .081 kepada Zurich Asset International Ltd.749 Piutang usaha pihak hubungan istimewa yang terkait pada tanggal 30 Juni 2009.911. merupakan pinjaman modal kerja dan penggantian beban untuk beberapa pengeluaran yang telah dibayar di muka oleh pihak yang mempunyai hubungan istimewa.788 Hutang senilai US$ 2.445 kepada PT Arutmin Indonesia dan Hutang senilai US$ 599. merupakan penggantian biaya yang telah dibayar di muka oleh PT Henwa Tanone. (dalam ribuan Dollar) Keterangan PT Pendopo Energi Batubara PT Wish Capital International Koperasi PT Indotambang Perkasa Jumlah piutang pihak hubungan istimewa 30 Juni 2009 445 49 32 1 527 Piutang pihak isitmewa kepada PT Pendopo Energi Batubara.911 599 178 20 3. Hutang kepada PT Henwa Tanone.Kewajiban tidak lancar 30 Juni 2009 2.

yang merupakan pihak terafiliasi dengan pemegang saham Perseroan. 54 .828 4. arranger dan pemberian jasa terkait lainnya termasuk. Selain dari transaksi-transaksi dengan pihak hubungan istimewa sebagaimana diungkapkan diatas.296 77. namun tidak terbatas pada.124 Sehubungan dengan pembelian 80% oleh PT Bumi Resources Investment atas saham Zurich telah menyebabkan Perseroan memiliki hubungan istimewa dengan KPC dan Arutmin pada tanggal 30 Juni 2009.Pendapatan Pihak Hubungan Istimewa: (dalam ribuan Dollar) Keterangan PT Kaltim Prima Coal PT Arutmin Indonesia Jumlah piutang pihak hubungan istimewa 30 Juni 2009 72. sebagai Pembeli Siaga sekaligus penasihat keuangan Perseroan. Transaksi hubungan afiliasi antara Perseroan dengan PT Danatama Makmur dalam hal penunjukkan sebagai penasihat / konsultan keuangan. Perseroan juga menunjuk PT Danatama Makmur. jasa terkait di bidang pasar modal merupakan transaksi yang dapat berulang untuk aksiaksi korporasi Perseroan di masa yang akan datang.

proyeksi perkembangan konsumsi batubara di Asia ini terutama disebabkan karena pertumbuhan konsumsi dari India.6 Million Tons 1502.2 1647. Hal ini merupakan tambahan pasar disamping importir tradisional saat ini.2Mt di tahun 2003. INDUSTRI Industri Pertambangan Batubara Perkembangan industri batubara secara global pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya menunjukkan kecenderungan yang sangat positif.2 2000 1777. Kawasan Asia Eropa Amerika Australia Others Total 2003 66.1 12. India dan negara Asia Tenggara lainnya. Cina dan India walaupun merupakan produsen batubara yang besar.7 2005 80.0 1000 1089.6 85. Sebagai ilustrasi pertumbuhan tersebut.0 5. Tabel berikut memperlihatkan ekspor batubara Indonesia 2003-2007 (dalam Mt). Konsumsi batu bara dunia tercatat sebanyak 26% dari konsumsi energi utama di tahun 2006.8 21.8 2006 89. menurut BP Statistical Review of World Energy Juni 2009.2 1913. Kontribusi terbesar dari perkembangan ini adalah dari Asia yang ditunjukkan dengan peningkatan ekspor batubara Indonesia ke Asia menjadi 105.2 0 13. grafik berikut menunjukkan pergerakan konsumsi batubara di kawasan Asia Pasifik dalam kurun waktu 1999-2008 (dalam juta ton): Asia Pacific Coal Consumption 2500 2031.4 3.4 12.9 0 11. dengan konsumsi secara global naik sebesar 3.bp.6Mt di tahun 2007 dari 66.6 55 .0 3.5 1176.5 129.0 0 14.com/statisticalreview) Tahun 2007 ekspor batubara Indonesia mencapai 159 Mt atau 10% lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.8 93. yaitu Jepang yang merupakan pengimpor batu bara termal terbesar. Perkembangan ini terutama didorong oleh meningkatnya permintaan seiring dengan berkembangnya sektor industri di Cina.8 3.5 500 0 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 Sumber : BP Statistical Review of World Energy June 2009 (http://www.1 14.9 110.5 2007 16. Korea Selatan dan Malaysia yang meningkat.VIII.5 *) 105.1 1333.6 0 7.8 2.1% di tahun 2008 dibandingkan dengan tahun 2007. Pada skala global. 1.7 0. belakangan ini menjadi pengimpor batubara yang terus meningkat karena pertumbuhan kebutuhan listrik dan industri sejalan dengan perkembangan usaha di sana.7 2004 70. Di dalam Indonesian Coal Book 2008/2009.8 142.0 1121. konsumsi batubara merupakan konsumsi bahan bakar yang berkembang.5 1500 1048.1 4.

971.870. Tabel berikut memperlihatkan data cadangan batubara Indonesia pada tahun 2007 berdasarkan kualitasnya: Resources (million tons) Quality CV (kcal/kg) Hypotheti 5.53 670. Faktor-faktor seperti harga relatif. produksi baja.6 41.651.97 59.100-6.81 20.3 30.44 962.3 4.3 11.92 Indicated 3.13 482.000 MW di seluruh Indonesia yang diharapkan siap pada tahun 2010. kualitas dan ketersediaan bahan baku batubara serta kebutuhan terhadap supply listrik tersebut telah menjadi faktor pendorong maraknya pembangunan pembangkit listrik tenaga batubara baru-baru ini.2 2007 212.79 Low Medium High Very High <5.29 13.5 15.8 Beberapa produsen penghasil batubara terbesar di Indonesia selama tahun 2007 adalah : Produsen Batubara Terbesar tahun 2007 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Perusahaan PT Kaltim Prima Coal PT Adaro Indonesia PT Kideco Jaya Agung PT Arutmin Indonesia PT Berau Coal PT Indominco Mandiri PT Tambang Batubara Bukit Asam PT Gunung Bayan Pratamacoal PT Jembayan Muarabara PD Baramarta Lokasi Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Hasil Produksi (juta ton) 38.560 90.62 Inferred 6.038.58 Measured 5.15 8.93 1.65 93.78 9.100 TOTAL Sumber : Indonesian Coal Book 2008/2009 Pada saat ini batubara telah banyak digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik.80 13.16 10.3 111.00 14.5 51.750.249. khususnya jika dikaitkan dengan rencana Pemerintah Indonesia melakukan crash program pembangunan tambahan pembangkit listrik 10. dan industri lainnya serta semakin diminati sebagai pengganti bahan bakar minyak karena harganya yang relatif lebih murah.10 100 Reserves (million tons) Proved 4.9 3.424.031.579.1 20.11 23.104.5 144.057. Keuntungan lain dari penggunaan batubara adalah kecukupan pasokan atau persediaan yang cukup untuk jangka panjang. Pertumbuhan rata-rata industri batubara Indonesia adalah sebesar 15% per tahun sejak tahun 2000.7 2005 165.001. Kalangan pelaku industri optimis bahwa Indonesia akan siap untuk memproduksi batubara sebesar lebih dari 300Mt pada tahun 2020.632.80 58.7 85.47 422.461.40 2.38 6.91 12.Sumber : Indonesian Coal Book 2008/2009 (*data per Juni 2008) Industri batubara di Indonesia tumbuh dengan sangat dinamik yang ditunjukkan dengan produksi yang hanya sebesar 2Mt di tahun 1985 menjadi lebih dari 212Mt di tahun 2007.86 109.5 3.100-7.96 3.6 2006 196.100 5.52 (%) 24.5 9.100 >7.100 6. Kesiapan tersebut juga didukung ketersedian cadangan batubara yang cukup memadai di Indonesia.18 5. Tabel berikut memperlihatkan produksi batubara Indonesia 2003-2007 (dalam Mt) Keterangan Produksi Penjualan domestic Penjualan ekspor Sumber : Indonesian Coal Book 2008/2009 2003 114.910.3 2004 130.866.93 35.197.292.76 Total 1.7 Sumber : Indonesia Coal Book 2008/2009 Selain pertumbuhan pasar ekspor yang baik.13 1.661. Tambahan pembangkit listrik ini saja diperkirakan akan memerlukan konsumsi batubara sebesar 53Mt per tahun. pabrik pulp & paper.8 11.925.402.937.48 22.275.4 36. pertumbuhan konsumsi batubara domestik juga akan meningkat secara signifikan.56 5.041.105.213.4 93.38 16.8 158.5 62.40 Total 21.3 36.16 1.35 1.79 73. pabrik semen. 56 .

48/ton di Bulan Juli 2006. Menurut Indonesian Coal Book 2008/2009. Barlow Jonker Index untuk harga spot batubara di awal tahun 2005.30 70. moisture dll. Harga batubara spot akhir-akhir ini relatif berfluktuasi dengan tren yang meningkat.00 80. Harga batubara Indonesia meningkat dari US$ 27. Penentuan harga batubara dipengaruhi oleh karakteristik/spesifikasi kualitas batubara yang meliputi nilai kalori.8 per ton pada tahun 2000 menjadi US$ 44 per ton pada tahun 2005. Perseroan berkeyakinan berada dalam industri yang memiliki pertumbuhan baik dan berkesinambungan sehingga akan terus berusaha meningkatkan kinerja pertumbuhan usahanya.0% ditahun 2025.96 140. Harga Batubara Penggunaan batubara sebagai bahan bakar pembangkit tenaga listrik disamping karena tersedianya cadangan batubara yang melimpah. jarak ke pelabuhan berpengaruh terhadap tingkat keuntungan usaha penambangan. diperkirakan produksi batubara Indonesia akan mencapai 280Mt di tahun 2015 dan terus meningkat menjadi 370Mt pada tahun 2025. misalnya berada pada kisaran $52.4/ton. juga dikarenakan harga batubara relatif lebih ekonomis sebagai bahan bakar pembangkit listrik dibandingkan dengan bahan bakar minyak dan gas.00 20. Saat ini Indeks ini berada di kisaran $60-65/ton.00 0.00 60.52 2008 2009* 57 . Selain itu faktor-faktor yang mempengaruhi biaya produksi seperti stripping ratio.00 40.69 49. (US$ / metric tonne) Indonesia Coal Price (USD / Metrik Tonne) 126. yaitu selama periode 2000 – 2005.00 120.94 46. ash.00 2005 2006 2007 Indonesia Coal Price * rata-rata harga 11 bulan dari Januari sampai November 2009 Sumber: Bloomberg per 10 Desember 2009 66. kandungan sulfur. Berikut ini merupakan grafik harga batubara Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.Dalam Cetak Biru Manajemen Industri Nasional 2005-2025 yang dikeluarkan oleh Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral dan Badan Koordinasi Energi Nasional ditargetkan bahwa kontribusi batubara dalam bauran energi primer nasional akan meningkat dari 15.3% di tahun 2007 menjadi 33. Dengan prospek industri yang baik sebagaimana tersebut di atas. turun ke level $39/ton di November 2005 dan naik lagi ke kisaran $52.00 100.

968 juta ton per juga menjadi salah satu pertimbangan penggunaan pembangkit listrik tenaga batubara.54 15. PLN telah menandatangani Kontrak Penyediaan Listrik (PPA) dengan beberapa developer penyedia listrik untuk membangun PLTU berkapasitas total 886 MW.20 7.5 Twh menjadi 65. Electricity Production Costs and Components 2008 (www.816 MW yang ditargetkan dalam perjanjian tersebut.672 MW sudah dalam tahap pembangunan. Selain faktor harga. Hal ini menyebabkan meningkatnya biaya produksi yang sangat signifikan bagi PLN.S.org) Selain itu permintaan listrik Indonesia pada tahun 2006 mengalami pertumbuhan sebesar 7. yaitu sebesar 4. Sebagai tambahan. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap turunnya daya saing atas produk yang dihasilkan. Industri Pembangkit Tenaga Listrik (Power Plant) Bahan bakar minyak yang menjadi salah satu sumber energi bagi pembangkit listrik sejak pertengahan tahun 2005 mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Dengan meningkatnya biaya produksi maka kalangan industri juga ikut meningkatkan harga jual produknya. sebesar 16.4 Twh atau sebesar 23. Berikut adalah perbandingan harga bahan baku pembangkit tenaga listrik dalam US$cent/kwh yang menunjukkan bahwa batubara sangat kompetitif relatif terhadap solar/diesel dan gas.515 MW.40 1.032 Gwh dan diperkirakan pada periode 2007-2015 permintaan listrik Jawa Bali akan meningkat dari 96.49 Coal Gas Nuclear Petroleum Sumber : USA Nuclear Energy Institute. jumlah cadangan batubara di Indonesia yang besar. Hal ini terlihat dari data PLN yang menunjukkan bahwa pada tahun 2005 kapasitas listrik terpasang PLN yang sebesar 22.56% per tahun.718 MW dari jumlah 9.142 648 2010 MT 4. 9 proyek tersebut sebesar 6. Sedangkan bagi industri yang memiliki generator sendiri dengan bahan bakar minyak juga mengalami peningkatan biaya.160 MW didistribusikan diluar pulau Jawa. U.13% per tahun.2. PLN telah menandatangani perjanjian untuk membangun 29 proyek PLTU dengan total kapasitas 8. Pada tahun 2006 listrik yang terjual oleh PLN di Indonesia adalah sebesar 107.87 58 .5% per tahun dengan pulau Jawa sebagai penyumbang utama dalam hal tersebut.56 0.nei.40 1.5Twh menjadi 174. Untuk mengatasi masalah tersebut maka Pemerintah dan kalangan industri berkepentingan menggunakan alternatif pembangkit tenaga listrik dengan bahan baku yang lebih efisien dari segi harga. Berikut proyeksi konsumsi batubara dari industri tenaga listrik 2008-2010.87 MW 1.355 MW (73%) dipasang di pulau Jawa dan sisanya sebesar 6. Salah satu alternatif bahan bakar untuk pembangkit listrik yang lebih murah dibandingkan minyak adalah batubara. Per Juni 2008.1 Twh atau sebesar 7. Perbandingan Biaya Bahan Bakar Pembangkit Listrik (dalam US$ Cent / Kwh) 2.142 648 2009 MT 4. No 1 2 IPP (Partnership) IPP (Crisis Handling) Proyek MW 2008 MT MW 1. Sedangkan untuk wilayah diluar Jawa Bali permintaan listrik untuk periode 2007-2015 akan meningkat dari 26.

030 9.19 1.23 83. Data Consult 2008 Jika dilihat dari data-data tersebut diatas peluang pertumbuhan bagi Industri pembangkit Listrik masih sangat besar.550 24.80 2.550 12.23 42.530 9.46 Sumber : PLN.Bali Outside Java .23 34.96 2.72 2. Juni 2008 Berikut adalah grafik perkembangan Persediaan dan Permintaan Listrik di Indonesia di wlayah Jawa-Bali maupun diluar Jawa-Bali selama periode 1999 – 2015.05 33.3 4 5 6 IPP (Others) PLN PLN (Acceleration) Existing TOTAL 50 230 9.Bali MW Year sumber : PLN. 59 .33 33. yaitu dalam bidang pembangkitan tenaga listrik.47 250 540 9.620 540 9.33 31. Perseroan melakukan kajian dan berencana untuk melakukan pengembangan usaha ke rantai usaha berikutnya dari industri batubara. Historical Supply & Forcasted Demand of Electricity in Indonesia 200 180 160 140 120 100 80 60 40 20 0 00 99 02 01 03 05 04 07 09 10 12 06 08 13 14 15 19 20 20 20 20 20 20 20 20 20 11 20 20 20 20 20 20 20 20 15 Java .550 9.130 0. Berbekal pengalaman dalam industri batubara.830 0.90 33.

penyediaan. Pada tahun 2005 Henry Walker Eltin Group Limited menjual seluruh kepemilikan sahamnya di Perseroan kepada ZAI. akomodasi. PT Newmont Nusa Tenggara dan PT Freeport Indonesia. proyek penambangan batubara PT Petangis di Kalimantan Selatan sebesar US$ 106. Perseroan melihat prospek usaha yang sangat baik dalam bidang usaha kontraktor penambangan. KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN DAN ANAK PERUSAHAAN UMUM Perseroan didirikan pada tahun 1991 dan memperoleh status badan hukum pada tahun 1993 dengan nama PT Darma Henwa sebagai perusahaan dalam rangka PMDN.22 juta. dan berbagai proyek teknik sipil PT Freeport Indonesia. Kegiatan usaha terkait pertambangan lainnya yang telah di lakukan perusahaan adalah sebagai penyedia jasa pemasaranb batubara. BHP Minerals Indonesia. dengan klien beberapa perusahaan pertambangan internasional dan domestik di Indonesia seperti Billiton Shell. pengembangan batubara dan infrastruktur yang menunjang kegiatan penambangan (pengelolaan pelabuhan dan transhipment). Perseroan memiliki pengalaman selama lebih dari 16 (enam belas) tahun sebagai kontraktor pertambangan. pembangkit listrik. ahli dan peralatan serta modal yang besar.1. Untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha Perseroan dibutuhkan sumber daya manusia yang terampil. Kalimantan Timur yang merupakan konsesi KPC.3 juta.5 juta. penyimpanan bahan Nilai US$ 53. Selain itu. Perseroan sedang menjajaki pengembangan bidang-bidang usaha lain seperti pengelolaan infrastruktur. 2. termasuk kontrak penambangan batubara dengan PT Tanito Harum sebesar US$34.9 juta 60 . sebagian diantaranya bertaraf internasional dan memiliki hubungan kerja sama yang baik dengan para pengguna jasa penambangan. instalasi dan commissioning). site earthworks untuk fasilitas pencucian dan port. kantor. 1.7 juta. Perseroan telah menyelesaikan berbagai proyek.IX. PT Aneka Tambang Tbk. Perseroan saat ini sedang mengembangkan usahanya sebagai penyedia jasa pertambangan dan energi yang terintegrasi. khususnya batubara yang semakin meningkat. Perseroan merupakan perusahaan kontraktor penambangan yang saat ini tengah mengerjakan proyek yang berlokasi di Bengalon. kontrak penambangan nikel PT Aneka Tambang di Maluku sebesar US$6. kontrak kerja dengan PT Newmont Nusa Tenggara sebesar US$82. KEGIATAN USAHA Sejalan dengan kebutuhan energi selain minyak bumi. workshop. Pada tahun 1996 Perseroan berubah status menjadi perusahaan PMA dimana Henry Walker Group Limited masuk sebagai pemegang saham sebesar 95% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Sampai saat ini. Perseroan memiliki pengalaman lebih dari 16 (enam belas) tahun di industri pertambangan Indonesia. 2. Kontraktor Penambangan Perseroan telah memiliki pengalaman lebih dari 16 tahun dalam bidang kontraktor pertambangan dan infrastruktur. Berikut ini adalah beberapa proyek yang pernah dan telah selesai dikerjakan oleh Perseroan: No 1 Nama Proyek & Pemberi Kerja Proyek Petangis – BHP Minerals Indonesia (Tahap 1) Lokasi Kalimantan Selatan Jangka Waktu Maret 1993 – Desember 1996 Lingkup Kerja Konstruksi infrastruktur penambangan (disain. proyek penambangan emas PT Billiton Shell dan pengerjaan infrastruktur sebesar US$23. Perseroan telah menyelesaikan 9 proyek penambangan dan 13 proyek pembangunan sipil.7 juta. jalan transportasi.

penambangan batubara sebanyak 7. pembuangan waste ke stockpile.000 bcm waste dan 125.000 ton bijih nikel thixotropic lateritic per bulan. workshop. jasa koordinasi surveu. Penggalian overburden sebanyak 36 Mbcm. mengangkut hasil tambang ke Concentrator. Pengembangan konsep.2Mt dari 6 pit. pembuangan waste ke stockpile.9 juta 4 Proyek Tambang emas Kali Kuning Pulau Wetar April 1994 April 1997 – US$ 12.7 juta 61 . kantor.000 ton bijih emas setahun di beberapa area open cut pit di permukaan yang kasar.000 bcm waste dan 75. stockpiling batubara dan feed ke ROM HOPPER. Membangun dan commissioning jalan akses sepanjang 5 km. mengangkut hasil tambang ke hopper milik klien.2 Mt dari 6 pit. jalan transportasi. US$ 52. stockpiling batubara dan feed ke ROM HOPPER.7 juta 3 Proyek Lerokis – Billiton Shell (PT Prima Lirang) Pulau Wetar September 1990 – Mei 1994 US$ 7. Penggalian overburden sebanyak 36 Mbcm. mengangkut hasil tambang ke Concentrator. membuat perkiraan biaya rekayasa dan studi kelayakan termasuk pemrograman dan penjadwalan. penyediaan. membangun tembok di area pit dan rehabilitasi. akomodasi.8 juta 5 Tambang Nikel Pulau Gebe – PT Aneka Tambang Pulau Maluku November 1995 – Juli 1997 US$ 6. pengangkutan batubara bersih untuk dimuat di tongkang (barge) Nilai 2 Proyek Petangis – PT Kendilo Coal Indonesia (BHP Billiton) (Tahap 2) Kalimantan Selatan Januari 1997 – September 2000 Konstruksi infrastruktur pertambangan (disain. Menambang sekitar 440. Menambang sekitar 260. jasa disain. site earthworks untuk fasilitas pencucian dan port. Menambang sebanyak 125. instalasi dan commissioning). penambangan batubara sebanyak 7. penyimpanan bahan peledak dan penyimpanan bahan bakar. pengangkutan batubara bersih untuk dimuat di tongkang (barge). membangun tembok di area pit dan rehabilitasi.No Nama Proyek & Pemberi Kerja Lokasi Jangka Waktu Lingkup Kerja peledak dan penyimpanan bahan bakar.000 ton bijih emas setahun di beberapa area open cut pit di permukaan yang kasar.

000 ton per tahun batubara dan 7Mbcm Waste di area Busang dan Pondok Labu.2 juta 7 Proyek pengalihan sungai Kelian – PT Kelian Equatorial Mining Kalimantan Timur Agustus 1995 – Mei 1997 US$ 26. Menggali sebanyak 600. Nilai US$ 11. Dua area pertambangan Tanito tersebut memiliki kapasitas produksi 2 juta ton per tahun.75m dan selebar 5.5 km dan tiga penghalang berisi batu yang digunakan untuk mencegah air masuk ke area pit klien.000 m diatas permukaan laut. pembuatan fasilitas pengendalian air. Ukuran terowongan adalah setinggi 4. Pembuatan saluran pengalihan. penggalian sedimentasi reservoir.4 (joint operation dengan Thiess).No 6 Nama Proyek & Pemberi Kerja Danau Wanagon dan terowongan OHS3 – PT Freeport Indonesia Lokasi Papua (Irian Jaya) Jangka Waktu Juni 2001 – Oktober 2002 Lingkup Kerja Melakukan pekerjaan pada ketinggian sekitar 4. antara lain : Proyek Batu Hijau No. dan reklamasi tanah.7m.22juta 62 .93 juta 8 Proyek tembaga Batu Hijau – PT Newmont Nusa Tenggara Pulau Sumbawa Juni 1997 – Oktober 2001 US$ 82. Pembangunan saluran pengalih sungai sepanjang 1. Melakukan instalasi terowongan lebih dari 3. Beragam pekerjaan sipil sehubungan dengan pengembangan tambang tembaga.000 m yang akan digunakan oleh klien untuk memasang sarana conveyor untuk penanganan limbah dan sistem pembuangan. Proyek Drainase Batu Hijau.3 juta 9 Pertambangan Batubara – PT Tanito Harum Busang dan Pondok Labu di Kalimantan Timur Juli 2001 – Januari 2006 US$ 34.

63 . serta perluasan area penambangan dengan penambahan Pit B dan C disamping Pit A yang selama ini telah dioperasikan. Kontrak Penambangan Bengalon (Bengalon Operating Agreement) Perseroan dan KPC telah menandatangani BOA pada tanggal 27 Mei 2004 dan pada tanggal 9 Maret 2007 telah dilakukan perubahan masa berlaku perjanjian yang semula berlaku sampai dengan tanggal 1 Juli 2014 menjadi life of mine atau umur tambang yang masih bernilai ekonomis. Disamping itu Perseroan juga menyediakan semua peralatan dan mesin-mesin serta kebutuhan lainnya dalam rangka penyediaan jasa penambangan tersebut. Estimasi cadangan batubara di area pertambangan Bengalon berdasarkan laporan Mine Consult 2005 berjumlah 164 juta ton.Berikut ini adalah lokasi proyek-proyek yang pernah dikerjakan oleh Perseroan dan lokasi kantor pusat Perseroan : Sumber : Perseroan Sedangkan proyek-proyek yang sedang dikerjakan perseroan saat ini adalah penambangan di konsesi KPC untuk area Bengalon di Kalimantan Timur dan persiapan penambangan di konsesi AI untuk tambang Asam Asam di Kalimantan Selatan. Keterangan mengenai kedua kontrak penambangan tersebut adalah sebagai berikut : a. Berdasarkan perjanjian ini. Perseroan mengembangkan infrastruktur yang dibutuhkan dan menyediakan jasa penambangan batubara dan haulage (pengangkutan). Perseroan memiliki hak eksklusif untuk melakukan penambangan batubara di ketiga Pit Bengalon tersebut.

Berdasarkan CCOW KPC. terdiri dari banyak lapisan batubara.624 0. yang merupakan cadangan dengan banyak lapisan (multi seam) dari zaman miocene. namun dengan kandungan belerang (sulphur) yang lebih tinggi menyerupai batubara Pinang. KPC memiliki hak penambangan batubara di area seluas 90.6 5.96 Probable 1 4. Berikut ini adalah spesifikasi cadangan batu bara yang terdapat di Bengalon : Keterangan Quantity (Mt) Ash (%) Specific Energy (kcal/kg) Sulphur (%) Proven 164 3. Bengalon memiliki deposit dengan struktur yang kompleks. Dibandingkan dengan produk batubara di tambang milik KPC di Sangata yaitu Prima. Bengalon memiliki sebanyak 164Mt proved and marketable reserves. Deposit batubara Bengalon terletak sekitar 35 km di sebelah utara tambang KPC lainnya.960 hektar di Kalimantan Timur hingga tahun 2021. batubara di Bengalon memiliki nilai kalori (calorific value). Cadangan dan Kualitas Batubara Sequence batubara di Bengalon secara geologis terletak di Kutai Basin.84 64 . Pinang dan Melawan.759 0. Sangatta di Kalimantan Timur.Keterangan mengenai Tambang Bengalon Lokasi Sumber : Perseroan Bengalon merupakan bagian dari area konsesi KPC berdasarkan CCOW antara KPC dan Pemerintah Republik Indonesia.000 meter di Bengalon. kadar air dan abu dalam jumlah medium (sedang). Terdapat lebih dari 20 lapisan batubara utama dalam sequence tertiary sediments setebal 1.7 5.

yang harus konsisten dengan rencana penambangan 12 bulanan. 5 juta ton pada tahun kedua dan selanjutnya sebanyak 10. Perseroan telah membentuk konsorsium dengan AI untuk penyediaan low rank coal ke PT PLN (Persero) dengan jumlah sebesar 10. workshop. Perseroan telah menempatkan Jaminan Penawaran (bid bond) sebesar US$ 10 juta untuk proyek Asam Asam di AI. stripping overburden. coal handling. kualitas dan kuantitas batubara in-situ. Studi kelayakan yang dibantu oleh pihak konsultan dari Australia yaitu SMG telah dilakukan. b.8 19. kondisi lokasi penambangan. Perkantoran dan workshop telah selesai dan beroperasi penuh. Kalimantan Selatan. perusahaan kontraktor pengangkutan batubara yang berpengalaman dalam berbagai proyek pengangkutan batubara. Pengembangan Area Pertambangan. pembersihan permukaan tanah (land clearing). Perseroan memberikan subkontrak untuk aktivitas pengangkutan batubara ke PT Dwimakmur Primatamas.2 Lingkup Kerja berdasarkan BOA Kewajiban Perseroan berdasarkan BOA adalah sebagai berikut: Pembangunan fasilitas infrastruktur utama.23 mtpa selama 20 tahun. Berdasarkan AOA. Pengoperasian tambang dan pengangkutan batubara ke port. konstruksi jembatan sepanjang 20 meter. Demikian pula halnya dengan area penampungan peralatan untuk mobilisasi plant dan peralatan telah beroperasi. Termasuk didalamnya adalah memuat dan mengangkut batubara dari pit dan mengantarkan batubara ke pelabuhan. area penempatan peralatan di port. capital expenditure baik untuk operasional pertambangan maupun infrastruktur serta opex mine operation. Sebelumnya pada tahun 2006. Sesuai dengan AOA. Rencana penambangan 12 bulanan merupakan kewajiban Perseroan tiap tahunnya. tenaga kerja dan fasilitas atau peralatan tambahan. menyisihkan dan menyimpan lapisan permukaan tanah (topsoil). Perseroan memiliki kewajiban untuk mencapai total produksi sebanyak 3 juta ton pada tahun pertama. yang didalamnya mempertimbangkan persyaratan produksi KPC untuk 4 kuartal berturut-turut berikutnya. menunjuk Perseroan sebagai penyedia jasa kontraktor penambangan batubara. dan fasilitas penyimpanan bahan bakar (fuel). ketersediaan bahan baku.Total Moisture (%) Sumber : Laporan Mine Consult per Desember 2005 18. Proyeksi enam bulanan adalah rencana pertambangan yang lebih rinci untuk mendeskripsikan metodologi dan tahapan kinerja Perseroan dalam memberikan jasanya di enam bulan berikutnya. PT Dwimakmur Primatamas merupakan anak perusahaan PT Alun. agen truk Renault di Indonesia. Kontrak Pertambangan Asam Asam (Asam Asam Operating Agreement) Perseroan telah memiliki kontrak pertambangan batubara dengan AI berdasarkan Asam Asam Operating Agreement (“AOA”) yang ditandatangani kedua pihak pada tanggal 22 Maret 2007. Sehubungan dengan kontrak Asam Asam ini. dimana AI sebagai pihak pemegang konsesi pertambangan batubara berdasarkan kontrak karya dengan Pemerintah untuk wilayah Asam Asam. kantor. Perseroan memiliki hak eksklusif dari AI untuk menyediakan jasa pertambangan. dan jasa terkait lainnya sehubungan dengan tambang Asam Asam. Studi ini bertujuan untuk menentukan prefeered mining method. termasuk pengeboran dan peledakan yang diperlukan untuk menambang batubara dari pit. Termasuk didalamnya adalah pelaksanaan mine planning. termasuk didalamya konstruksi jalan sepanjang 22 km yang menghubungkan area pertambangan dengan pelabuhan (port). menambang dan mengambil batubara sesuai dengan rencana penambangan 12 bulan dan proyeksi enam bulanan. 65 . pemukiman staf.23 mtpa sampai dengan akhir masa kontrak selama 20 tahun. Fasilitas jalan transportasi dan jembatan pada saat ini telah selesai dibangun dan telah dioperasikan. merehabilitasi area di sekitar pit dan limbah serta menyediakan dan memelihara semua fasilitas pompa dan pipa yang diperlukan untuk menghilangkan air dari area kerja.

sedangkan pasar dari batubara jenis ini terutama adalah PLN. Rencana penambangan 12 bulanan merupakan kewajiban Perseroan tiap tahunnya. menambang dan mengambil batubara sesuai dengan rencana penambangan 12 bulan dan proyeksi tiga bulanan. kualitas dan kuantitas batubara in-situ. Perseroan wajib untuk menyediakan jasa kontraktor pertambangan sesuai dengan persyaratan dalam AOA. 66 . Pelaksanaan Pemberian Jasa Secara Kompeten. specific energy 4919 kcal/kg.49%. tenaga kerja dan fasilitas atau peralatan tambahan. J2/Ji.DU/45/81 tanggal 2 Nopember 1981.Keterangan mengenai Tambang Asam Asam Lokasi Sumber : Perseroan Asam Asam merupakan bagian dari area konsesi AI berdasarkan CCOW antara AI dan pemerintah Republik Indonesia. melalui kontrak penyediaan batubara jangka panjang. Proyeksi tiga bulanan adalah rencana pertambangan yang lebih rinci untuk mendeskripsikan metodologi dan tahapan kinerja Perseroan dalam memberikan jasanya di enam bulan berikutnya. menyisihkan dan menyimpan lapisan permukaan tanah (topsoil). namun dengan karakteristik kandungan sulfur dan abu yang rendah menjadikan batubara Asam Asam sebagai batubara yang ramah dengan lingkungan (eco-friendly) dan cocok untuk pembangkit tenaga listrik. total moisture 34%. Batubara Asam Asam memiliki kandungan CV yang lebih rendah. Lingkup Kerja berdasarkan AOA Kewajiban Perseroan berdasarkan AOA antara lain adalah sebagai berikut: Pengembangan dan Pengoperasian Area Pertambangan. ketersediaan bahan baku.153 hektar di Kalimantan Selatan. Cadangan dan Kualitas Batubara Tambang Asam Asam memiliki total estimasi proved and probable marketable reserves sekitar 204Mt. yang didalamnya harus konsisten dengan rencana pertambangan dan persyaratan produksi AI disamping harus memperhatikan antara lain kondisi lokasi pertambangan. yang harus konsisten dengan rencana pertambangan 12 bulanan. dan dalam pelaksanaan pemberian jasa tersebut. AI memiliki hak pertambangan batubara di area seluas 70. Termasuk didalamnya adalah pelaksanaan mine planning. stripping overburden. sulphur 0. Berdasarkan CCOW AI No. pembersihan permukaan tanah (land clearing). Kandungan batubara di Asam Asam masih dalam tahap penelitian dengan estimasi quantity 336Mt dan memiliki spesifikasi batubara tipikal ash 2.24%. termasuk pengeboran dan peledakan yang diperlukan untuk menambang batubara dari pit.

pada tahun 2007.5 juta dan kontrak konsultasi kontraktor penambangan dari Rockell Enterprises Limited sebesar US$ 63. PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia merupakan pelanggan terbesar Perseroan saat ini. paling tidak dalam lima dekade mendatang. untuk mengurangi ketergantungan tersebut. Propinsi Sumatera Selatan atau sekitar 140 km arah barat daya Palembang. perusahaan batubara di Indonesia mulai banyak melakukan ekspansi usaha. menggunakan keterampilan yang terstandarisasi. termasuk didalamnya adalah memuat dan mengangkut batubara dari pit dan mengantarkan batubara ke daerah tujuan atau port. terutama permintaan dari Cina dan India untuk mendukung perkembangan ekonomi mereka yang cepat. Terutama untuk batu bara yang relatif paling ekonomis dalam proses produksi. Salah satu usaha penunjang pertambangan batubara yang cukup penting adalah penyedia pembangkit tenaga listrik baik untuk pertambangan batubara maupun penyediaan listrik guna kepentingan lainnya serta pengembangan batubara. dan energi alternatif ini diperkirakan tidak akan mempengaruhi secara signifikan permintaan akan ketiga sumber energi yang paling banyak dipakai seperti tersebut di atas. 67 . pengiriman dan pemakaiannya. Selain itu pemberian jasa konsultasi kepada kontraktor penambangan mencakup antara lain mempersiapkan laporan anggaran bulanan dan tahunan. Penerapan standarisasi mutu internasional. yaitu CVR. merehabilitasi area di sekitar pit dan limbah. Manfaat pembelian kontrak ini bagi Perseroan adalah diperolehnya pendapatan sebesar lebih kurang US$ 35 juta per tahun selama masa kontrak tersisa yaitu 7 tahun. 2. rencana kerja jangka panjang serta memberikan jasa terkait lainnya seperti survey geologi.97% dari total Pendapatan Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit per 30 Juni 2009. Dalam mewujudkan konsep bisnis penyedia jasa penambangan terintegrasi. AS/NZS ISO 9001:2000. Namun demikian Perseroan saat ini sedang mencari proyek-proyek lainnya. Perseroan melalui Prove melakukan pembelian atas kontrak konsultasi pemasaran dari Balveder International S.kontraktor menjamin bahwa pelaksanaan kerja akan dilakukan secara kompeten. angin. gas alam dan batu bara merupakan sumber energi yang paling banyak terkandung dalam perut bumi dan paling banyak dikonsumsi dibandingkan dengan energi alternatif yang dapat diperbaharui seperti air. sesuai dengan praktek-praktek yang benar dalam industri dan taat hukum. panas bumi. melalui anak perusahaannya DH Energy memiliki 11% saham Pendopo Coal Ltd.3. baik pengembangan area tambang maupun mengembangkan usaha penunjang pertambangan batubara. Agen Pemasaran Batubara Permintaan akan batu bara untuk bahan bakar pembangkit tenaga listrik maupun pembangkit panas meningkat dengan pesat seiring meningkatnya harga bahan bakar minyak. Pengembangan Batubara Seiring dengan naiknya permintaan akan batubara sebagai pengganti minyak bumi untuk efisiensi biaya kebutuhan bahan bakar pembangkit tenaga listrik. Perseroan dalam kapasitasnya sebagai kontraktor wajib untuk mengadopsi quality assurance system sesuai dengan persyaratan standarisasi internasional untuk sistem manajemen mutu (Quality Management Systems). 2. disamping sebagai entry point Perseroan dalam bidang advisory dan marketing network di dunia bisnis pertambangan batubara internasional. Pendapatan yang dikontribusikan dari kontrak dengan PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia adalah sebesar 74. Lingkup jasa pemasaran yang diberikan CVR mencakup antara lain penyediaan personel. Pengangkutan batubara dan Rehabilitasi Lahan. menginformasikan dan mengatur pertemuan dengan pelanggan/calon pelanggan serta menyediakan data dan riset pasar. serta penyediaan personel dengan keterampilan yang dibutuhkan. bio gas. Sehubungan dengan BOA dan AOA. konsultasi mengenai harga batubara sehubungan dengan penjualan kepada pelanggan. biofuel. Minyak bumi. pengeboran.A sebesar US$ 109. untuk itu pada akhir tahun 2008 Perseroan.2. solar. konsultasi keselamatan kerja dan lingkungan. Kegiatan usaha ini dilaksanakan melalui anak perusahaan Prove. induk perusahaan PT Pendopo Energi Batubara yang memiliki konsesi pertambangan batubara yang terletak di Kabupaten Muara Enim.7 juta.

970 - - - - - - - 10. Adapun karakterisitik dari batubara tersebut adalah Batubara jenis Lignite (kalori rendah 2250-2400kcal/kg arb) dengan kadar air yang cukup tinggi (55%-60%). dan cadangan batubara sebesar 687 juta ton yang terdiri atas Proven Reserve sebanyak 145 juta ton dan Probable Reserve sebanyak 542 juta ton. diesel.95 7 220.468 2006  42.62 188. jasa operasi dan pemeliharaan. CBM coal bed methane: merupakan teknologi pemanfaatan gas methan yang keluar dari lapisan-lapisan tambang batubara.10 8 102. penggalian overburden dan batubara. pengangkutan. Saat ini sedang dikembangkan proyek PLTU sebesar 2X300 MW untuk penggunaan di Pulau Sumatera dan 2X660 MW untuk keperluan Pulau Jawa. sehingga memiliki harga jual yang jauh lebih baik.48 67 .73 168. pengangkutan. konsultasi mengenai harga batubara sehubungan dengan penjualan kepada pelanggan. yaitu penambangan batubara. - - - Penjualan secara langsung.62 7 225.895 2007  47.866 4.459. Total Pendapatan 2004  819 2005  74. sampai rehabilitasi Lain-lain Jenis Jasa: Jasa lainnya meliputi jasa mempersiapkan laporan anggaran. dengan detail lebih lanjut sebagai berikut: PLTU Mulut Tambang: batubara Pendopo dapat digunakan pada industri pembangkit listrik. penjualan langsung batubara pendopo dalam skala kecil secara langsung ke industri yang ada disekitar wilayah Pendopo sambil menunggu industri-industri pemanfaat batubara dimulut tambang selesai dibangun. baik berupa jasa penambangan maupun jasa konsultasi penambangan.828. konsultasi keselamatan kerja dan lingkungan. sampai rehabilitasi Arutmin Jenis Jasa: Jasa Penambangan batubara meliputi peledakan. pengangkutan.87 1 Sehubungan dengan jasa penambangan Perseroan. Peningkatan kualitas batubara (coal upgrading): proses coal upgrading dilakukan untuk meningkatkan kualitas batubara kalori rendah yang terdapat pada tambang batubara pendopo menjadi batubara dengan nilai kalori yang jauh lebih tinggi.000 Nov 2009  48. Mengingat batubara di wilayah PEB mempunyai kandungan Lengas Total (TM) dan Tingkat kerapuhan (HGI) yang sangat tinggi maka DH Energy bermaksud untuk melakukan pengembangan batubara yang ada bersama para mitra strategis guna membangun industri-industri pengembangan batubara seperti PLTU mulut tambang.897. karena jumlah cadangannya yang sangat besar sehingga memungkinkan maksimalisasi output produksi.254 10. jasa survey geologi.10 2 170. Teknologi ini sangat cocok diterapkan pada batubara berkalori rendah.3% adb). Madura dan Bali (Jamali). penggalian overburden dan batubara. Pencairan batubara: merupakan proses dengan teknologi khusus untuk mencairkan batubara menjadi bahan bakar setara dengan minyak bumi. Konsesi Pertambangan batubara PEB berada pada areal seluas 17. sampai rehabilitasi Glencore Coal Mauritius Ltd Jenis Jasa: Jasa penyediaan personel. dan produk akhir lainnya.11 7 7 1 Juni 2009  72. terdapat total sumber daya batubara sebanyak 1.296 - - - 29.421 2008  58. Produk yang dihasilkan adalah besin. kadar abu rendah (<7% adb) dan sulfur (<0.107 8.966 39.082 9. menginformasikan dan mengatur pertemuan dengan pelanggan/calon pelanggan serta menyediakan data dan riset pasar Tanito Harum Jenis Jasa: Jasa Penambangan batubara meliputi peledakan.665 8. direncanakan akan mulai beroperasi di akhir tahun 2012.828 - - - - 2. PENDAPATAN ATAS JASA YANG DIBERIKAN PERSEROAN Pendapatan Perseroan berasal dari jasa yang diberikan Perseroan kepada para pelanggan-pelanggannya. pabrik peningkatan mutu batubara. sampai dengan avtur serta produk turunan lainnya. synthetic natural gas (SNG). penggalian overburden dan batubara.PT Pendopo Energi Batubara memiliki ijin pertambangan batubara berdasarkan PKP2B Generasi ketiga yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 20 November 1997. HGl (85-100). Untuk proyek ini.366 81. Selama 5 tahun terakhir pendapatan Perseroan dari jasa yang diberikan kepada pelanggan-pelanggan utamanya tampak dalam tabel dibawah ini: Pelanggan    KPC Jenis Jasa: Jasa Penambangan batubara meliputi peledakan. rencana kerja jangka panjang.547 6. Ltd (J-Power) dari Jepang. Gasifikasi batubara: gasifikasi batubara dilakukan untuk mengkonversi batubara kalori rendah seperti yang terdapat pada tambang Pendopo menjadi produk-produk kimia seperti urea atau ammonia. jumlah batubara yang diproduksi Perseroan untuk para pelanggannya dalam lima tahun terakhir adalah sebagaimana terlihat dalam tabel dibawah ini: Tahun  Overburden 2004  411. pengeboran. DH Energy telah menandatangani Joint Development Agreement dengan Electric Power Development Co.13 2 Pendapatan (dalam US$ ribu)  2006  2007  2008  170. Berdasarkan laporan independen yang dikeluarkan pada tahun oleh Mineconsult pada bulan Oktober 2008 atas blok Sigoyang.024.840 ha yang terdiri dari dua blok yaitu blok Sigoyang dan blok Benuang.092 2005  14.395.024 17. pabrik gasifikasi batubara dan atau pabrik konversi batubara lainnya.102 juta ton.

700.000.323.562.057 6.899 5.(bcm) Batu (Ton) 5 Bara 717.582 5.114 69 .000 4.

Yang tentu memerlukan jasa kontraktor pertambangan. PERSAINGAN Persediaan cadangan batu bara di Indonesia yang cukup besar serta semakin diminatinya batu bara untuk digunakan sebagai bahan bakar pengganti minyak bumi dikarenakan harganya yang relatif lebih murah. Berikut ini adalah beberapa pesaing utama Perseroan di dua bidang kegiatan usaha utama Perseroan yaitu kontraktor dan agen pemasaran pertambangan (khususnya batubara) : Kontraktor Penambangan No 1 Nama Perusahaan PT Thiess Indonesia Contractor – – – – Produk & Jasa Pertambangan Konstruksi Rekayasa Industri Telekomunikasi – – – – – – – – – – – – – – – – – – Klien PT Kaltim Prima Coal PT Arutmin Indonesia PT INCO PT Kaltim Suparcoal PT Inkor Prima Coal PT Kideco Jaya Agung PT BHP Biliton Indonesia PT Berau Coal BP PT Berau Coal PT Gunung Bayan Pratama PT Kideco Jaya Agung PT Adaro Indonesia PT Bahari Cakrawala Sebuku PT Trubaindo Coal Mining PT Marunda Graha Mineral Dll PT Lembu Swana Perkasa 2 PT Bukit Makmur Mandiri Utama – – – Eksplorasi Pertambangan Processing dan Hauling 3 PT Inkor Prima Coal 4 PT JJ Nusantara 5 PT Leighton Indonesia Contractors – – – – – – – – – – – – – – – 6 PT Pamapersada Nusantara Ekplorasi Pertambangan Processing dan Hauling Ekplorasi Pertambangan Processing dan Hauling Kontrak Pertambangan Infrastruktur Pertambangan Civil dan Engineering Industri Berat Jalan Kereta Api Transportasi produk tambang Konstruksi jalan Persiapan tanah Stripping overburden untuk operasi pertambangan – PT Anugerah Bara Hampang PT Wahana Baratama Mining PT Mahakam Sumber Jaya PT Muti Harapan Utama PT Asia Energy Indonesia PT Kaltim Prima Coal PT Kideco Jaya Agung PT Indomico Mandiri PT Jembayan Maurabara PT Adaro Indonesia PT Tambang Batubara Bukit Asam Dll – – – – – – – – – – – 70 . membuat tingginya minat investasi dan ekspansi usaha investor pada bidang usaha pertambangan khususnya pertambangan batubara.3.

Staswerke Bremen.A.No 7 Nama Perusahaan PT Petrosea Tbk – – – – – – – – – – – – – Produk & Jasa Studi kelayakan (Feasibility Studies) Perencanaan Konsep Pemilihan peralatan Cost Studies Kontrak Pertambangan Plant Hire Value Engineering and Management Studies Mineral Extraction and processing Pengembangan dan Operasi Infrastruktur Rehabilitasi lahan Eksplorasi dan Ekploitasi Transportasi produk pertambangan Jasa lainnya untuk mendukung pengembangan infrastruktur – – – – Klien PT Mitra Internusa Persada PT Gunung Bayan PT Santan Batubara PT Ilthabi Bara Utama 8 PT Saptaindra Sejati – – – – – – PT Adaro Indonesia PT Berau Coal PT Interex Sacra Raya PT Sumber Kurnia Buana PT Borneo Indobara PT Indomining Agen Pemasaran Hasil Pertambangan batubara No 1 2 3 Nama Perusahaan PT Artha Daya Coalindo PT Berkala International Bulk Trading S. Proyek yang pernah dikerjakan antara lain Innogy. 71 . Kepco Genos. jasa konsultan. produksi dan distribusi batubara. Tohoku Electric. Kegiatan Usaha bergerak dalam bidang perdagangan dan transportasi batubara. melakukan penyediaan Infrastruktur pertambangan batubara 4 5 PT Eocene Coal Indonesia PT Kalimantan Citra Bara Sumber data : Indonesia Coal Book 2008/2009. Tata Group. Endesa. Tirreno Power. Hong Kong Electric. dll. Siderar. dan Kustodian. melakukan kegiatan usaha sebagai eksportir batubara. bergerak dalam penyimpanan dan distribusi batubara.

Tyre − 2 Comprehensive General Liability Completed Operation and Product Liabilty Contractual Liability Automobile Liability Personal Injury $10.601.000.176 − PT Asuransi Astra Buana 40% − PT Asuransi Artha Graha 20% − PT Tugu Pratama Indonesia 18% − PT ACA 17% − PT Asuransi Rama Satria Wibawa 5% − − Heavy Equipment Minor Equipment $27.840 PT Asuransi AIU Indonesia 100% FLT-N-000400000254419-000000 19 Jan 2010 72 .952 Penanggung − PT Asuransi Astra Buana 40% − PT Asuransi Artha Graha 20% −PT Tugu Pratama Indonesia 18% − PT ACA 17% − PT Asuransi Rama Satria Wibawa 5% Heavy Equipment $16. Polis HEQU05S3ER-0901 Berlaku s/d 19 Jan 2010 $3.715 PT Asuransi Buana 100% Astra HEQU05S3DO-0901 Fuel. Spareparts.30 PT Asuransi Astra Buana 60% PT Artha Graha General Insurance 30% PT Asuransi Indraputra 10% IARP05TJQ6-0901 EQPD05TJRN-0901 HEQU05S3ER-0901 No.682. ASURANSI Berikut ini adalah asuransi dimiliki Perseroan guna meminimalisasi risiko : No 1 Jenis Asuransi Contractor Plant Machinery Insurance Obyek Asuransi Heavy Equipment Jumlah Pertanggungan $139.277.371.250.875.000.000 PT Asuransi AIU Indonesia 100% 0303000162 19 Jan 2010 3 Motor Vehicle Insurance 46 Motor Vehicle Rp3.000 PT Asuransi AIU Indonesia 100% 0301001905 19 Jan 2010 − − − Workmen's Compensation & Employee Liability $10.068.4.

vehicles including parts and accessories (i. Mengembangkan kerjasama dengan klien dan komunitas di sekitar operasi Perseroan 73 . memberikan investasi yang nilainya terus meningkat bagi pemegang saham. Safety and Environment (HSE) dan quality assurance untuk menjamin Perseroan dapat mencapai tujuan-tujuannya dengan baik. yang meliputi: memelihara lingkungan kerja yang aman dan menghindari risiko. mining equipment.000. mitigasi dan manajemen atas risiko yang mungkin muncul dalam menjalankan usahanya. bangga atas kualitas kerja yang dilakukan. ban − Estimated Annual Turn Over : $90.000 Max Limit for anyone carrying : $7. melakukan yang terbaik untuk memberikan nilai tambah terhadap pekerjaan dan jasa Perseroan kepada klien. motor. Perseroan memiliki misi: membentuk manajemen berbasis pengetahuan dengan operasi berbiaya efektif. bertanggungjawab dan sadar akan dampak kegiatan operasi terhadap lingkungan. evaluasi.500. kesehatan dan keselamatan kerja. Selalu berkomitmen untuk terus melakukan inovasi. bekerjasama dan bekerja secara harmoni diantara karyawan Perseroan. (ii) melakukan diversifikasi proyek penambangan dengan terus mencari proyek baru yang strategis. konservatif dalam aspek-aspek manajemen risiko. keselamatan kerja dan lingkungan serta tanggung jawab sosial perusahaan yang baik. Perseroan memiliki kebijakan pengelolaan Health.4 Marine Cargo All interest related to the Insured's business consisting principally of but not limited to plant. STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA Untuk mewujudkan visi Perseroan menjadi perusahaan kontraktor penambangan terintegrasi pilihan.e. (iii) melakukan ekspansi kegiatan usaha dalam rantai nilai (value chain) usaha pertambangan yang terintegrasi. Kegiatan usaha pertambangan memiliki risiko kerusakan lingkungan. Strategi ini ditopang dengan nilai-nilai yang menjadi panduan operasi Perseroan. klien dan masyarakat sekitar operasi Perseroan.000 PT Asuransi AIOI Indonesia 100%) HO-MCM-000000100028-2006-12 HO-MCN-000000100028-2006-12 HO-MCX-000000100028-2006-12 HO-MCT-000000100028-2006-12 HO-MCE-000000100028-2006-12 HO-MCI-000000100028-2006-12 − Polis dibatalk an dengan kesepa katan kedua belah pihak (baik Tertang gung maupun Penang gung) Seluruh penutupan asuransi atas aktiva-aktiva material Perseroan telah mencukupi dan tidak terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan dengan perusahaan-perusahaan asuransi. inventory. Aspek-aspek manajemen risiko dan quality assurance tersebut antara lain : • • • • • • • Melakukan identifikasi.diatas 5. stock. Melakukan kegiatan usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku. Meminimalkan limbah dan mencegah polusi Mengimplementasikan praktek-praktek terbaik dalam industri (best industry practices). Merancang serta menyediakan tenaga kerja dan peralatan yang sesuai untuk mencapai target Perseroan. Alat-alat berat. dan memberikan jasa berkualitas tinggi kepada stakeholder dengan komitmen yang tinggi dalam aspek-aspek kesehatan. merchandise. Strategi usaha Perseroan adalah (i) terus memperkuat kompetensi inti (core competence) dalam bidang kontraktor penambangan. tools. machinery and equipment.

3. Bengalon merupakan bagian dari area konsesi KPC berdasarkan CCOW antara KPC dan pemerintah Republik Indonesia.960 hektar di Kalimantan Timur hingga tahun 2021. 6. Wheel dozer dan Wheel loader sebanyak 22 (dua puluh dua) unit. Peralatan yang lengkap serta memenuhi standar sangat menentukan keberhasilan Perseroan untuk dapat mencapai hasil yang maksimal. 4. • • 74 . Dozer sebanyak 29 (dua puluh sembilan) unit. peningkatan keahlian karyawan dengan berbagai pelatihan. Forklift sebanyak 2 (dua) unit. Seperti telah disebutkan diatas. 7. Terdapat lebih dari 20 lapisan batubara utama dalam sequence tertiary sediments setebal 1. mengadakan studi banding untuk dapat menciptakan kinerja yang efektif dan efisien. Sangatta di Kalimantan Timur. Berdasarkan CCOW KPC. Sequence batubara di Bengalon secara geologis terletak di Kutai Basin. Pada tanggal 9 Maret 2007 telah dilakukan perubahan atas BOA dimana jangka waktu kontrak diperpanjang menjadi selama umur tambang (life of mine contract). 2. Dalam sektor usaha pertambangan . • Cadangan dan Kualitas Batubara. Drilling Rig sebanyak 4 (empat) unit. terdiri dari banyak lapisan batubara.sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam proses pencapaian target Perseroan. yaitu antara lain berupa: • Kontrak Jangka Panjang yang bernilai strategis. 5. namun dengan kandungan belerang (sulphur) yang lebih tinggi menyerupai batubara Pinang. batubara di Bengalon memiliki nilai kalori (calorific value). Selain itu dalam perubahan BOA ini Perseroan juga memperoleh hak untuk perluasan penambangan di Pit B dan C tambang Bengalon. Armada dan Peralatan pertambangan yang mendukung pencapaian target. menciptakan kesadaran terhadap karyawan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja dengan cara melengkapi karyawan dengan berbagai peralatan dan pelatihan untuk menghindari kecelakaan saat bekerja. Pinang dan Melawan. Oleh karena itu Perseroan selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya dengan proses seleksi yang ketat sesuai dengan standar kemampuan dan keahlian untuk sektor pertambangan terhadap calon karyawan baru. kadar air dan abu dalam jumlah medium (sedang).000 meter di Bengalon. Perseroan memiliki hak eksklusif untuk mengoperasikan pertambangan batubara di Bengalon. mendatangkan tenaga ahli. KPC memiliki hak pertambangan batubara di area seluas 90. Bengalon memiliki sebanyak 164 Mt proved and marketable reserves. Excavator sebanyak 46 (empat puluh enam) unit. Dibandingkan dengan batubara lainnya di tambang milik KPC yaitu Prima. Bengalon memiliki deposit dengan struktur yang kompleks. Pada tanggal 27 Mei 2004 Perseroan dan KPC menandatangani BOA dan akan berlaku sampai dengan tanggal 1 Juli 2014. Perseroan juga telah mendapat pengakuan dari KPC untuk 4 million Lost Time Injury Free. menciptakan suasana kerja yang kondusif untuk mendukung serta memotivasi karyawan untuk dapat selalu memberikan yang terbaik. yang merupakan cadangan dengan banyak lapisan (multi seam) dari zaman miocene. Hingga saat ini Perseroan memiliki kendaraan dan peralatan untuk penggalian sebanyak 708 (tujuh ratus delapan) unit dengan perincian sebagai berikut : 1. Deposit batubara Bengalon terletak sekitar 35 km di sebelah utara tambang KPC lainnya. Sumber daya manusia yang sangat kompeten dibidangnya. Ketiga strategi usaha tersebut di atas sangat memungkinkan untuk dilaksanakan Perseroan dengan memanfaatkan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari proyek-proyek sebelumnya dan berbekal keunggulan kompetitif yang terbentuk. Compactor sebanyak 2 (dua) unit. Dump Truck sebanyak 174 (seratus tujuh puluh empat) unit.• Memastikan kepada seluruh karyawan dan pemasok untuk selalu memperhatikan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja.

perusahaan bukan hanya memberikan bantuan CSR berupa nominal nilai uang. Perusahaan juga memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh supplier lokal untuk dapat memberikan kontribusi kepada Perusahaan berupa bentuk kerjasama bisnis dalam rangka pengadaan barang dan jasa. fokus usaha dan strategi yang jelas. akan tetapi juga demi pertumbuhan dan pembangunan yang sejalan dengan proyek yang dilakukan serta bagi kepentingan Perseroan. Komitmen yang tinggi terhadap pelaksanaaan Health. serta memperhatikan tanggung jawab terhadap isu-isu sosial perusahaan dan melaporakan secara berkala laporan keuangan audit kepada BAPEPAM-LK dan Bursa Efek Indonesia. Liebherr. namun juga Perusahaan memberikan kesempatan bagi para putra daerah Bengalon yang berpotensi untuk menjadi bagian dari kepegawaian Perusahaan. yang juga dikoordinasikan dengan perusahaan-perusahaan di sekitar lokasi pertambangan. ssuai dengan peraturan yangberlaku. Komatsu. Perseroan juga bekerjasama dengan dengan Koperasi Unit Desa Mitra Tani dalam hal membangun pondasi yang ditujukan untuk meningkatkan area penanaman dengan mempergunakan sistem penimbunan. bisnis yang beretika dengan pelaksanaan para stakeholders. Kehadiran Perseroan di tengah-tengah mereka telah membawa akses untuk mencukupi kebutuhan hidup bagi masyarakat sekitar.Berikut merupakan sertifikasi yang diterima oleh Perseroan: • • • 75 . • Sarana dan relasi yang baik dengan para pemasok dan pelanggan. pengawasan oleh Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Pengalaman Perseroan dalam bidang kontraktor penambangan selama lebih dari 18 (delapan belas) tahun membuat Perseroan selain mempunyai keahlian dibidangnya juga memiliki relasi yang baik dengan para pemasok baik pemasok logistik maupun pemasok alat berat yang sangat diperlukan Perseroan dalam mendukung kelancaran proses produksi. selain dari pada itu pengungkapan informasi material secara akurat dan tepat waktu. beberapa mitra kerja Perseroan diantaranya Terex. yang awalnya tidak ada. Kendaraan dan peralatan lainnya sebanyak 420 ( empat ratus dua puluh) unit. bukan hanya untuk mendapatkan dukungan dari komunitas tersebut. Pada saat ini juga dapat disampaikan bahwa. Supply peralatan yang berkualitas dan tepat waktu juga menentukan kelancaran produksi batubara. Penerapan Good Corporate Governance (GCG) secara menyeluruh. Satu contoh nyata dari perubahan positif yang dihasilkan atas keberadaan Perseroan adalah pertumbuhan usaha kecil dan menengah di sekitar komunitas tersebut. 9. yang terdiri dari Rp253 juta (tunai) dan Rp111 juta (non tunai). Perseroan senantiasa menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam menjalankan aktifitas usahanya hal itu ditunjukan oleh adanya pemisahan tugas dan tanggung jawab yang jelas antara para anggota Dewan Komisaris dan Direksi.8. Safety and Environment (HSE). Selain itu. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan elemen penting untuk memastikan bahwa para pemangku kepentingan dan komunitas sekitar saling mendukung upaya dan aktivitas yang dijalankan oleh Perseroan. Oleh karena itu. sadar akan lingkungan dan kesehatan. Motor Grader sebanyak 9 (sembilan) unit. sejumlah Rp364 juta untuk digunakan pada berbagai aktivitas sosial dan pembangunan komunitas yang ditujukan bagi masyarakat sekitarnya. Pembangunan Komunitas merupakan upaya penting yang harus dilakukan. pembangunan berbagai fasilitas serta berbagai perbaikan lainnya. Kegiatan usaha pertambangan memiliki risiko kerusakan lingkungan. Dengan peralatan yang sangat memadai seperti disebutkan diatas Perseroan dapat terus meningkatkan kinerjanya bahkan dapat terus berekspansi untuk mendukung eksistensi Perseroan dimasa yang akan datang. Perseroan memiliki kebijakan pengelolaan Health. kesehatan dan keselamatan kerja. Safety and Environment (HSE) dan quality assurance untuk menjamin Perseroan dapat mencapai tujuan-tujuannya dengan baik. Perseroan telah mengalokasikan dana. penekanan pada manajemen risiko dan keamanan. membangun public enterprises yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas perekonomian bagi komunitas sekitarnya. Pelaksanaan tanggung jawab sosial (CSR) Perseroan. Caterpillar dan mitra kerja lainnya baik untuk proses produksi maupun sarana pendukung lainnya. Sarana dan hubungan baik dengan pelanggan dan pemasok memberikan peluang dan kemudahan bagi Perseroan untuk mendapatkan kontrak-kontrak berikutnya dan mendapatkan pelayanan atau pasokan peralatan serta sarana pendukung yang baik dan tepat waktu. Pada tahun 2008.

Semua OEM memiliki fasilitas dan kantor utama di Balikpapan. Kecukupan Stok Ban Perseroan dan kontraktor penambangan KPC lainnya menyadari kebutuhan akan ban di lokasi pertambangan. Oleh karena itu. Komponen utama seperti mesin. Perseroan dan kontraktor lainnya sepakat untuk saling membantu seandainya terdapat kelebihan stok ban untuk menjamin agar kapasitas produksi yang direncanakan tetap tercapai. disamping juga telah menempatkan order untuk supply tambahan. alternator.Tahun 2006 2006 Nama Sertifikat Sertifikat Biru untuk wilayah operasi Bengalon Perhargaan 3 Million Lost Time Injury Time untuk periode 1 Juni 2004 – 19 November 2005 Perhargaan 4 Million Lost Time Injury Time untuk periode 1 Juni 2004 – 20 Maret 2005 Penghargaan Nihil Kecelakaan Pihak yang memberikan Sertifikasi Gubernur Kalimantan Timur PT Kaltim Prima Coal 2006 PT Kaltim Prima Coal 2007 2008 Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Gubernur Kalimantan Timur Piagam Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perhargaan 4 Million Lost Time Injury Time untuk tahun 2008 Perhargaan Proper Hijau 2008 PT Kaltim Prima Coal 2007/2008 Kementrian Negara Lingkungan Hidup Selain strategi manajemen resiko dan sumber daya. wheel motor umumnya tersedia di lokasi tambang. suku cadang dapat langsung dikirimkan dari OEM di Jakarta atau Singapore dalam waktu sekitar 5 sampai 7 hari. 76 . Vendor OEM besar dan pemasok komponennya (seperti Terex dan Caterpillar) memiliki fasilitas workshop sendiri dan tenaga pemeliharaan terlatih. yang siap sedia selama 24 jam sehari. Selain itu.5 jam dari lokasi pertambangan melalui jalan darat. Perseroan juga melakukan strategi pemeliharaan terhadap peralatan yang juga merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai target Perseroan. Perbaikan-perbaikan khusus akan dilakukan oleh tenaga ahli dari pihak OEM dari Balikpapan atau cabang satelit di kota-kota industri sekitarnya disamping juga tenaga Perseroan dan personel OEM yang ada di lapangan. Suku Cadang Peralatan Sebagian besar suku cadang tersedia di stok yang ada di lokasi pertambangan atau di Balikpapan. Semua OEM memiliki tenaga tambahan yang berbasis di Samarinda dan Sangatta. baik lokal maupun ekspatriat. yang dapat ditempuh dalam waktu masing-masing 4 jam dan 1. Perseroan sendiri telah memiliki persediaan ban yang cukup untuk armada truknya sebagai bagian dari kendaraan dan peralatan yang saat ini telah dimiliki. pemeliharaan yang dilakukan antara lain melalui: Pemeliharaan Perbaikan dan pemeliharaan dilakukan baik oleh tenaga kerja Perseroan maupun tenaga dari OEM jika diperlukan. jika suku cadang pada suatu saat tidak tersedia di kedua tempat tersebut.

Permintaan akan energi alternatif yang cukup besar membuat negara-negara pengekspor batubara berusaha meningkatkan volume produksi batubara mereka dengan berusaha membuat berbagai regulasi serta kondisi yang dapat mendukung sektor pertambangan batubara. 77 . Cina juga merupakan konsumen batubara terbesar karena kebutuhan akan listrik untuk industri mereka yang juga besar seiring dengan perkembangan ekonomi negaranya yang sangat pesat. Pemindahan lapisan tanah penutup yaitu mengangkut dan menempatkan lapisan tanah penutup ke area timbunan (waste dump/disposal). Penggaruan batubara adalah kegiatan menggali lapisan batubara yang sudah tersingkap (exposed) dan memuat ke dalam angkut atau truk. dengan tujuan untuk memudahkan penggalian dan pemuatan tanah penutup alat angkut atau truk. Pengangkutan batubara yaitu kegiatan mengangkut batubara baik dari tambang ke ROM Stockpiles maupun dari ROM Pemuatan batubara adalah kegiatan memindahkan batubara dengan belt conveyor ke kapal pengangkut Rehabilitasi lahan merupakan kegiatan menghijaukan kembali area tambang dengan cara menanami dengan jenis tumbuhan tertentu. sehingga siap untuk digali atau ditambang Pemindahan tanah pucuk (top soiling) adalah kegiatan menggali dan mengangkut tanah pucuk atau bagian paling atas dari lapisan tanah penutup. Pengeboran dan peledakan dilakukan untuk memberaikan lapisan tanah penutup (over burden). Pada saat ini Indonesia merupakan salah satu pengekspor batubara terbesar di dunia. PROSPEK USAHA • • • • • • 7.6. PROSES PERTAMBANGAN Berikut ini adalah proses penambangan batubara Perseroan : Keterangan Proses Pertambangan yang dilakukan Perseroan : • • • Pembersihan permukaan tanah (Land clearing) yaitu kegiatan membersihkan permukaan area tambang dari pohon-pohon dan lain sebagainya. Penggalian lapisan tanah penutup (over burden) adalah kegiatan menggali lapisan tanah penutup dan memuat ke dalam alat angkut atau truk.

B dan C di tambang Bengalon.285Mt. Batubara Asam Asam memiliki kandungan CV yang lebih rendah dari batubara Bengalon. sedangkan pasar dari batubara jenis ini terutama adalah PLN melalui kontrak penyediaan batubara jangka panjang yang sedang dalam proses negosiasi. 78 . Kalimantan Selatan. sementara sumber daya batubara yang telah diidentifikasi di area pertambangan Mulia di Asam Asam adalah sebesar 1. Perseroan melalui anak-anak perusahaannya juga menyediakan jasa pendukung industri pertambangan lainnya seperti agen pemasaran hasil tambang. Sektor industri pendukung pertambangan yang saat ini sangat dibutuhkan antara lain adalah : • • • • • • • • kontraktor penambangan agen pemasaran hasil tambang pemasok suku cadang alat-alat pertambangan penyewaan alat-alat berat untuk pertambangan penyewaan alat transportasi pertambangan pemasok bahan bakar minyak dan bahan bakar lainnya penyedia tenaga listrik sektor pendukung pertambangan yang lain Kebutuhan tersebut membuat industri pertambangan saat ini sangat menarik untuk terus dikembangkan. Pada saat ini Perseroan memiliki kontrak strategis dengan KPC untuk pengoperasian pertambangan batubara di Pit A. Untuk itu Perseroan mengembangkan usahanya menjadi perusahaan penambangan yang terintegrasi yaitu selain menyediakan jasa kontraktor penambangan. berdasarkan dari keadaan ini Perseroan melihat peluang yang sangat baik untuk melakukan ekspansi usaha pertambangan. 8. Pemerintah kini sedang membuat program percepatan pembangunan pembangkit tenaga listrik dengan bahan bakar batubara untuk dapat menekan harga produksi sektor industri. Kalimantan Timur selama umur tambang. penyedia tenaga listrik. Meningkatnya kebutuhan akan energi alternatif pengganti minyak bumi yang masih sangat tinggi membuat sektor industri pertambangan batubara dan industri pendukung pertambangan khususnya pembangunan pembangkit tenaga listrik baik dalam dan luar negeri menjadi sektor bisnis yang sangat menjanjikan.Perkembangan industri dalam negeri yang cukup pesat membuat pemerintah saat ini kesulitan dalam memasok listrik untuk kebutuhan industri. Oleh karena itu permintaan dalam negeri khususnya akan batubara saat ini juga meningkat sehingga membuat banyak investor dan pengusaha pertambangan melakukan ekspansi baik dari segi perluasan area tambang maupun usaha yang mendukung sektor industri pertambangan. namun dengan karakteristik kandungan batubara dan abu yang rendah menjadikan batubara Asam Asam sebagai batubara yang bersahabat dengan lingkungan (eco-friendly) dan cocok untuk pembangkit tenaga listrik. disamping kontrak strategis jangka panjang selama 20 tahun dari AI di tambang Asam Asam. Tambang Asam Asam memiliki total proved and probable marketable reserves sebanyak 204Mt. ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL) Perseroan tidak diwajibkan untuk memiliki ijin dibidang lingkungan hidup dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya dan kewajiban pemenuhan AMDAL berada pada pemberi kerja. dan Perseroan juga sedang melakukan kajian untuk memasuki usaha sebagai pengelola bahan bakar (fuel management). Perseroan melihat hal ini sebagai kesempatan yang baik untuk lebih meningkatkan kinerja dan perluasan usaha. Untuk mengatasi masalah tersebut dan mendukung perkembangan industri dalam negeri.

236 3.048 5.000 96.657 347.904 16.590 171.308 165.261 819 9.068 140.574 138.126 674 22.000 5.770 102.190 8.779 39.647 602 12.000 1.672 6. (dalam ribuan Dollar) URAIAN ASET Kas dan setara kas Rekening bank yang dibatasi penggunaannya Piutang usaha Pihak ketiga Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Piutang lain-lain Persediaan Pajak Pertambahan Nilai dibayar dimuka Pajak dibayar dimuka Biaya ditangguhkan Biaya dibayar di muka dan aset lancar lainnya Jumlah Aset Lancar Piutang pihak yang mempunyai hubungan istimewa Aset pajak tangguhan – bersih Investasi pada Perusahaan asosiasi Aset tetap – bersih Biaya perolehan atas hak kontrak yang ditangguhkan Aset tidak lancar lainnya – bersih Biaya perolehan pinjaman ditangguhkan Biaya konstruksi ditangguhkan Jumlah Aset Tidak Lancar JUMLAH ASET 19.185 378 14.217 564 2.389 33.000 14.254 137 54.572 21.023 331.376 30.338 8.783 37.353 14.534 788 28.164 191.000 459 4.053 79.563 291.654 559.236 4.429 227.994 366. dan secara keseluruhan mengacu pada laporan Perseroan yang telah diaudit beserta catatan atas laporan keuangan. 2006.608 26.630 22.913 254 23 83.657 3.508 2.448 16.263 42. 2005 dan 2004 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi & Rekan dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.532 50.019 10.719 2. Tabel berikut ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008.844 2.000 18.594 16.606 45.303 27.050 19 29 - - - - 79 .788 5.342 21.211 67 3.814 18.615 22.370 8.566 196.011 487.974 8.611 161.609 16.000 115 10.188 21.519 97.504 16.894 3.644 63.147 154.000 146.830 132.084 20 96. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING Informasi berikut harus dibaca berkaitan dengan.123 32.431 36.481 69.088 12.918 16.474 105 546 161.853 130.583 17.648 7.868 31. 2007.435 14.023 503 437 11.128 11.176 2.993 99.582 1.333 1.334 11.630 2.474 256.307 30 Juni 2009 31 Desember 2008 2007 2006 2005 2004 KEWAJIBAN DAN EKUITAS Pinjaman Jangka Pendek Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Wesel bayar Hutang usaha Hutang lain-lain Hutang pajak Beban masih harus dibayar Pinjaman jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Hutang sewa pembiayaan Pinjaman bank Pinjaman kepada lembaga keuangan lainnya Uang muka pelanggan Jumlah Kewajiban Lancar Hutang pihak yang mempunyai hubungan istimewa Kewajiban pajak tangguhan – bersih Kewajiban imbalan kerja Pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun Hutang sewa pembiayaan 27.218 11.143 4.X.065 977 715 7.598 777 6.122 13.495 88.566 186.359 18 4.825 3.472 537.252 527 489 11.811 24.134 136 145.825 21.326 13.509 44.459 2.093 24.620 140.001 195 2.945 136 161.526 9.749 41.417 6.

674 (662) 21.095 259.21 0.680 2006 170.476 12.263 174.20 0.a n.24) 9.830 37.080 212.55 (46.URAIAN Pinjaman bank Hutang lain-lain Jumlah Kewajiban Tidak Lancar JUMLAH KEWAJIBAN HAK MINORITAS ATAS ASET BERSIH ANAK PERUSAHAAN EKUITAS Modal ditempatkan dan disetor penuh Uang muka setoran modal Tambahan modal disetor – bersih Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan Saldo laba (Defisit) Jumlah Ekuitas (Defisiensi Modal) JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 30 Juni 2009 50.02 0.40 0.193 250.957 180.00 0.18 0.90 (15.a n.95 0.131 45.35 132.721 559.03 0.13 1.07 0.a n.05 0.876 529 (3.59) 267.83 1.74 4.141.726) (3.871 95.674 216 21.21 -0.745 81.408 31 Desember 2008 82.03 0.103 63.626 291.57 202.884 43.02 -0.167 80.03 0.606 10.57 n.12 0.07 0.39 136.539 3.745 81.75 0.108 193.72 1.84 480.15 (11.675 37.a n.365 10.02 524.02 0.495 170.926 2.514 209.58 117.608 4.826 33.51 2.629 150.62 -48.93 0.74 13.594 7.704 15.a n.367 277.17 0.00 0.63 (42.000 62.352 9.327 2004 9.867 2005 81.89 110.02 0.000 (67) (982) 40.06 0.05) 7.670 173.581 2007 225.01 0.781 537.48 1.59) 7.58) 210.24) (9.307 LAPORAN LABA RUGI (dalam ribuan Dollar) Uraian Pendapatan Beban Usaha Laba (Rugi) Operasi Beban Lain-lain EBITDA Laba (Rugi) sebelum taksiran beban Pajak Laba (Rugi) Bersih 30 Juni 2009 102.09 0.12 0.42 19.01 -0.09 -0.124 487.924 19.21 0.675 (45) (6.14 (2.529 256.97) 766.232 2006 70.625 2004 64.522 5.32) (0.08 0.866 26.a n.05 0.a 30 Juni 2009 31 Desember 2008 2007 2006 2005 2004 80 .a (19.146 277.519.04 0.811 730 161 174 174 257 174 174.309) (1.508 4.128 41.216 (850) 2.08 0.02 0.07 0.634 306.89 0.55 0.43 1.778 59.839 82.825 84.87) 32.43 0.86 0.a n.000 74.04 0.277 7.550 71.92 (3.a n.04 6.751 17.675 (30) 1.242 15.00 0.000 154.05 n.248 33.403 10.029 7.565 252.a n.710) RASIO – RASIO PENTING RASIO-RASIO RASIO PERTUMBUHAN Pendapatan Usaha-Bersih Beban Usaha Laba (Rugi) Usaha Laba (Rugi) Bersih Jumlah Kewajiban Jumlah Ekuitas Jumlah Aset RASIO USAHA(x) Laba (Rugi) Usaha / Pendapatan Usaha – Bersih Laba (Rugi) Bersih / Pendapatan Usaha – Bersih Laba (Rugi) Usaha / Jumlah Ekuitas Laba (Rugi) Bersih / Jumlah Ekuitas Laba (Rugi) Usaha / Total Aset Laba (Rugi) Bersih / Total Aset RASIO KEUANGAN (x) Aset Lancar / Kewajiban Lancar Jumlah Kewajiban / Jumlah Ekuitas Jumlah Kewajiban / Jumlah Aset 0.001 8.01 0.03 (2.905 2005 110.45 0.76 43.41) (243.356 10.74) 21.35) (2.18) (15.080 29 221 31 Desember 2008 220.000 5.553 2007 164.13 0.362 94.679) 79.

923. 2006 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian.928 (enam miliar dua ratus empat puluh tiga juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu sembilan ratus dua puluh delapan) dengan nominal Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp 100 (seratus Rupiah) terjadi pada tanggal 30 Juni 2009.674 (662) 21.124 65. maka proforma ekuitas pada tanggal tersebut adalah sebagai berikut: Tabel Proforma Ekuitas pada tanggal 30 Juni 2009 (dalam ribuan Dollar) Posisi Ekuitas menurut Proforma Ekuitas pada Perubahan yang terjadi karena laporan keuangan per tanggal 30 Juni 2009 PUT I * tanggal 30 Juni 2009 setelah PUT I 174.674 216 21.529 Seandainya perubahan ekuitas Perseroan yang disebabkan karena adanya PUT I kepada masyarakat sejumlah sebanyak 6.565 252.243.500 81 .367 277.124 174.884 43.745 81. 2007.367 277.721 2006 41.XI.367 342.726 65.745 81.471 81.606 10.745 81.674 (662) 21.726 240.781 31 Desember 2007 170.675 (30) 1.146 277.674 (662) 21.550 71. (dalam ribuan Dollar) EKUITAS Modal ditempatkan dan disetor penuh Tambahan modal disetor Selisih kurs penjabaran laporan keuangan Saldo laba Jumlah Ekuitas 30 Juni 2009 2008 174.850 URAIAN Modal ditempatkan dan disetor penuh Tambahan modal disetor Selisih kurs penjabaran laporan keuangan Saldo laba Jumlah Ekuitas * Asumsi Kurs yang digunakan 1 US$ = Rp 9. EKUITAS Tabel berikut ini menggambarkan ekuitas Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2009 yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik Handoko Tomo dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2008.

tingkat kecukupan modal dan arus kas dalam rangka mencapai tingkat pertumbuhan yang optimal di masa yang akan datang dan dengan memperhatikan keharusan Perseroan membentuk dana cadangan dan pemenuhan kewajiban-kewajiban Perseroan berdasarkan Perjanjian-perjanjian dengan pihak ketiga pada saat prospektus ini diterbitkan. 82 .20% 20% .XII. KEBIJAKAN DIVIDEN Seluruh saham Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh. pembayaran dividen harus disetujui oleh pemegang saham dalam RUPS tahunan berdasarkan usulan dari Direksi. dan tanpa mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan. Perseroan belum membagikan dividen kepada para pemegang saham. termasuk Saham yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini. mempunyai hak yang sama dan sederajat termasuk hak atas pembagian dividen.25% Sejak Penawaran Umum Perdana Saham pada bulan September 2007 hingga saat ini. Anggaran dasar Perseroan menyatakan bahwa dividen hanya dapat dibayarkan sesuai dengan kemampuan keuangan Perseroan berdasarkan keputusan yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham. manajemen Perseroan mengusulkan pembagian dividen kas dilakukan tiap tahun mulai tahun buku 2008 kepada pemegang saham yang namanya tercantum pada Daftar Pemegang Saham dengan kebijakan sebagai berikut: Laba Bersih Setelah Pajak Sampai dengan US$ 50 juta Diatas US$ 50 juta Rasio Pembayaran Dividen 10% . Kebijakan dividen Perseroan ini belum berubah dari kebijakan dividen yang telah diungkapkan sebelumnya dalam prospektus Perseroan dalam rangka Penawaran Umum Saham Perdana. Sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan tidak mengabaikan tingkat kesehatan keuangan Perseroan.

Pemilik saham pendiri dikenakan tambahan Pajak Penghasilan sebesar 0. 2. Pemilik saham pendiri diberikan kemudahan untuk memenuhi kewajiban pajaknya berdasarkan perhitungan sendiri sesuai dengan ketentuan di atas. juncto Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. yayasan atau organisasi yang sejenis atau Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah.41 tahun 1994 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Transaksi Penjualan Saham di Bursa Efek dan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. 3.7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.42/1995 tanggal 21 Pebruari 1995.XIII. dipotong PPh Pasal 23 sebesar 15% (lima belas persen) dari jumlah bruto.41 tahun 1994 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Transaksi Penjualan Saham di Bursa Efek. dan Bagi Perseroan Terbatas.17 tahun 2000.14 tahun 1997 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No.17/2000.10% dari jumlah bruto nilai transaksi dan bersifat final. telah ditetapkan sebagai berikut : 1. baik yng diperdagangkan di Pasar Modal maupun yang tidak. 2.1 UU No. Dalam hal ini. koperasi. penerima dividen atau pembagian keuntungan yang diterima oleh Perseroan Terbatas sebagai wajib pajak dalam negeri.17 tanggal 2 Agustus 2000 (berlaku Efektif 1 Januari 2001) mengenai perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia No. Namun apabila pemilik saham pendiri tidak memanfaatkan kemudahan tersebut. pemilik saham pendiri untuk kepentingan perpajakan dapat menghitung final atas dasar anggapannya sendiri bahwa sudah ada penghasilan. maka penghitungan Pajak Penghasilannya dilakukan berdasarkan tarif Pajak Penghasilan yang berlaku umum sesuai dengan Pasal 17 Undang-Undang No. perihal Pengenaan Pajak Penghasilan atas Penghasilan Transaksi Penjualan Saham di Bursa Efek (seri PPh Umum Nomor 3 juncto SE-06/Pj. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No.50% dari nilai saham perusahaan pada saat Penawaran Umum Perdana. PERPAJAKAN Pajak Penghasilan atas dividen saham dikenakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Dividen yang dibayarkan kepada wajib pajak luar negeri akan dikenakan tarif sebesar 20% (dua puluh persen) atau tarif yang lebih rendah dalam hal pembayaran dilakukan kepada mereka yang merupakan penduduk dari suatu negara yang telah menandatangani suatu perjanjian penghindaran pajak berganda 83 . Pembayaran dilakukan dengan cara pemotongan oleh penyelenggara Bursa Efek melalui perantara pedagang efek pada saat pelunasan transaksi penjualan saham.4/1997 tanggal 20 Juni 1997 perihal : Pelaksanaan pemungutan Pph atas penghasilan dari transaksi penjualan saham di Bursa Efek).10 tanggal 9 November 1994 tentang perubahan atas Undang-Undang No. dividen yang berasal dari saham. yang terutang atau dibayarkan kepada Wajib Pajak Dalam Negeri dan orang pibadi. Atas penghasilan yang diterima atau diperoleh orang pribadi dan badan dari transaksi penjualan saham di Bursa Efek dipungut Pajak Penghasilan sebesar 0. kepemilikan saham pada badan yang memberikan dividen paling rendah 25% dari jumlah modal yang disetor dan harus mempunyai usaha aktif diluar kepemilikan saham tersebut Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.SE-07/PJ. Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah yang menerima dividen. dari penyertaan modal pada badan usaha yang didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia juga tidak termasuk sebagai Objek Pajak Penghasilan sepanjang seluruh syarat-syarat dibawah ini terpenuhi: 1. Dividen berasal dari cadangan laba yang ditahan. Penyetoran tambahan pajak penghasilan dilakukan oleh Perseroan atas nama pemilik saham pendiri dalam jangka waktu selambat-lambatnya 1 bulan setelah saham diperdagangkan di Bursa Efek.7 Tahun 1991 tanggal 30 Desember 1991 mengenai perubahan atas Undang-Undang No. Berdasarkan Pasal 23.

000. SE-03/PJ..dengan Indonesia.(satu juta Rupiah).101/1996 tanggal 29 Maret 1996 tentang Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B)..000.(enam ribu Rupiah) atas transaksi dengan nilai lebih dari Rp 1. Atas transaksi penjualan saham di Indonesia dikenakan bea materai sebesar Rp 6.000. PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN SAHAM YANG DIBELI MELALUI PUT I INI.(tiga ribu Rupiah) dengan nilai sebesar Rp 250...000. dengan memenuhi Surat Edaran Dirjen Pajak No.(satu juta Rupiah) dan Rp 3.000.(dua ratus lima puluh ribu Rupiah) sampai dengan Rp 1.000.(dua ratus lima puluh ribu Rupiah) tidak dikenakan bea materai. 84 ... CALON PEMBELI SAHAM DALAM PUT I INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PEMBELIAN.000. Transaksi dengan nilai kurang dari Rp 250.000.

STTD: 68/BL/STTD-AP/2009 Tanggal STTD: 7 Mei 2009 No.1. 85 . Audit yang dilakukan oleh Akuntan Publik mencakup pemeriksaan atas pengujian bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan.Keanggotaan IAPI : 07.Jenderal Sudirman Kav.52-53 Jakarta Telp. Sisingamangaraja No. 01/HKHPM/2005). Dalam hal ini Akuntan Publik bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan terhadap laporan keuangan yang diauditnya. Dalam menjalankan tugasnya. Konsultan Hukum: Hadiputranto. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebagai berikut: Akuntan Publik: KAP Handoko Tomo Jl. (021) 515 4840 No. (021) 7202605 Faks. (021) 7202606 No. sebagaimana diharuskan dalam rangka penerapan prinsip-prinsip keterbukaan informasi dan transparansi sehubungan dengan Penawaran Umum. memberikan laporan dan pendapat dari segi hukum atas aspek-aspek hukum Perseroan serta aspek-aspek hukum Penawaran Umum. Berdasarkan surat no: P184/XI/DEWA/II/09/TJY tanggal 18 November 2009. data serta informasi penting yang berhubungan dengan aspek-aspek hukum Perseroan serta Penawaran Umum. STTD: 179/ STTD-KH/PM/1998 Tanggal STTD: 21 April 1998 No. Konsultan Hukum berpedoman pada Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal (Lampiran Keputusan HKHPM No. (021) 515 5090 Faks. penilaian atas prinsip akuntansi yang dipergunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Dalam menjalankan tugasnya.1009 Tugas dan Kewajiban Pokok: Melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. 26 Jakarta 12120 Telp. Di dalam standar tersebut Akuntan Publik diharuskan untuk merencanakan dan melaksanakan audit agar memperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji yang material. Kep.XIV. Hadinoto & Partners Indonesia Stock Exchange Building Tower II Lantai 21 Sudirman Central Business District Jl. KAP Handoko Tomo telah ditunjuk oleh dan untuk membantu Perseroan dalam rangka PUT I. Akuntan Publik berpedoman pada Standar Profesi Akuntan Publik (SPAP). Hasil pemeriksaan dan pendapat dari segi hukum mengungkapkan semua fakta. Keanggotaan Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal : 98037 Tugas dan Kewajiban Pokok: Melakukan pemeriksaan. sesuai dengan standar profesi dan peraturan Pasar Modal yang berlaku.

Indonesia Tugas dan Kewajiban Pokok: Melaksanakan pengelolaan administrasi saham dan settlement agent. Panin Life Center Lt. (021) 569 56007 No. Notaris Robert Purba. Berdasarkan surat no: S-025/PTDH/FD/1109 tanggal 24 November 2009. Letjend. Perjanjian Pengelolaan Saham berikut perubahan-perubahannya dan bertanggung jawab atas keabsahan akta-akta yang dibuat.031.1. Hadinoto & Partners telah ditunjuk oleh dan untuk membantu Perseroan dalam rangka PUT I.91 Slipi.001. Jakarta 11420 Telp. SH. Hadiputranto. Parman Kav. ruang 111 Jl.Berdasarkan surat no: S-023/PTDH/FD/1109 tanggal 31 Agustus 2009. Notaris berpedoman pada Peraturan Jabatan Notaris. STTD: 472/PM/STTD-N/2002 Tanggal STTD: 18 Januari 2002 Nomor keanggotaaan pada Ikatan Notaris Indonesia: 011. Biro Administrasi Efek: PT Ficomindo Buana Registar Mayapada Tower Lt. 86 . (021) 569 56005 Faks. Jenderal Sudirman Kav. 8 Tahun 1995 tanggal 10 Nopember 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya. Dalam menjalankan tugasnya. telah ditunjuk oleh dan untuk membantu Perseroan dalam rangka PUT I. S. PT Ficomindo Buana Registrar telah ditunjuk oleh dan untuk membantu Perseroan dalam rangka PUT I. 28 Jakarta – 12920.10 Suite 2b Jln. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka PUT I tersebut menyatakan bahwa tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No. Berdasarkan surat no: S-026/PTDH/FD/1109 tanggal 24 November 2009. Notaris: Robert Purba S. antara lain Perjanjian Pembeli Siaga.H.211063 Tugas dan Kewajiban Pokok: Fungsi utama Notaris dalam rangka Penawaran Umum ini adalah menyiapkan dan membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum Terbatas I Perseroan..

161 tanggal 24 November 2009. 161 tanggal 24 November 2009. Pembeli Siaga memiliki kecukupan dana dan sanggup untuk menjalankan kewajiban selaku Pembeli Siaga.84 tertanggal 23 Nopember 1984 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 12 April 1985 nomor 30 Tambahan nomor 539.AH.. (62-21) 5797 4280 Jika saham-saham yang ditawarkan dalam PUT I ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh Pemegang HMETD.Tahun 2008 tertanggal 31 Maret 2008. (62-21) 5797 4288 Fax.02. PT Danatama Makmur pada harga yang sama dengan harga Penawaran Umum Terbatas I Perseroan. MKn. c. Keterangan Singkat Mengenai Pembeli Siaga PT. b. maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya sebagaimana tercantum dalam HMETD.TH.H. SE. dibuat dihadapan Robert Purba.. Notaris di Tangerang. No. SH. DANATAMA MAKMUR” nomor 32 tertanggal 25 Maret 2008. S. menjalankan usaha sebagai perantara perdagangan efek dan pedagang efek. MKn. menjalankan usaha sebagai underwriter/sub underwriter (penjamin emisi efek). Notaris di Jakarta. Anggaran dasar Danatama Makmur telah mengalami perubahan dan terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT.01. Notaris di Tangerang. SH. DANATAMA MAKMUR (Danatama Makmur) didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Perseroan Terbatas ”PT. yaitu sebesar Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham. yang dibuat dihadapan Humberg Lie. PIHAK YANG BERTINDAK SEBAGAI PEMBELI SIAGA Sesuai dengan Akta Perjanjian Kesanggupan Pembelian Sisa Saham Penawaran Umum Terbatas I PT Darma Henwa Tbk.02.AH.XV. 12 Kawasan Mega Kuningan Telp. telah memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor C2-6666. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan. SE. yang menyetujui untuk merubah tempat dan kedudukan Perseroan yang semula Perseroan berkedudukan di Jakarta Pusat mejadi berkedudukan di Jakarta Selatan.HT. telah disepakati bahwa sisa saham biasa yang tidak diambil bagian oleh para pemegang saham seluruhnya akan diambil oleh Pembeli Siaga. DANATAMA MAKMUR nomor 1 tertanggal 3 November 2008. Danatama Makmur dalam kegiatan usahanya mempunyai maksud dan tujuan sebagaimana tercantum Akta Berita Acara Rapat ”PT. DANATAMA MAKMUR” nomor 182 tertanggal 25 April 1984. menjalankan usaha sebagai manajer investasi.01. Notaris di Jakarta. Notaris di Jakarta. Pembeli Siaga (Standby Buyer) sehubungan dengan PUT I ini adalah: PT Danatama Makmur Jl Mega Kuningan Timur Blok C-6 Kav.H. 87 . Akta perubahan ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusannya nomor AHU-02461. secara proporsional berdasarkan hak yang dilaksanakan. yang dibuat dihadapan Humberg Lie. telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor AHU15877. maka sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Akta Perjanjian Kesanggupan Pembelian Sisa Saham Penawaran Umum Terbatas I PT Darma Henwa Tbk. yang dibuat dihadapan Kartini Muljadi. SH. S.01 01.Tahun 2009 tanggal 12 Januari 2009. dibuat dihadapan Robert Purba. Dalam Pasal 3 anggaran dasar tersebut disebutkan bahwa maksud dan tujuan Perseroan ini adalah: a. No.

terkait dengan usaha yang dijalankannya tersebut, Danatama Makmur telah memiliki ijin usaha yang diperoleh dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam), berturut-turut sebagai Perantara Perdagangan Efek berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam nomor KEP-73/PM/1992 dan Penjamin Emisi Efek berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam melalui nomor KEP-74/PM/1992 keduanya dibuat pada tanggal 29 Pebruari 1992, serta ijin usaha sebagai Manajer Investasi berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam nomor KEP-16/PM-MI/1992 tertanggal 21 Mei 1992. Danatama Makmur juga tedaftar sebagai Anggota Bursa Efek Indonesia (dahulu PT. Bursa Efek Jakarta dan PT. Bursa Efek Surabaya) sesuai dengan Surat Persetujuan Anggota Bursa nomor SPAB029/JATS/BEJ.I.1/V/1995 tertanggal 22 Mei 1995 yang dikeluarkan oleh PT. Bursa Efek Jakarta dan sesuai dengan Surat Persetujuan Anggota Bursa nomor SPAB 22/S-BES/VIII/1995 tertanggal 7 Agustus 1995 yang dikeluarkan oleh PT Bursa Efek Surabaya. Kepengurusan dan Pengawasan Danatama Makmur Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat nomor 32 tertanggal 25 Maret 2008, yang dibuat dihadapan Humberg Lie, SH, SE, MKn., Notaris di Tangerang, telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor AHU15877.AH.01.02.Tahun 2008 tertanggal 31 Maret 2008., susunan pengurus Danatama Makmur ditetapkan sebagai berikut: Dewan Komisaris Komisaris Utama : Halim Jusuf Komisaris : Janeiry Louisa Tandean Direksi Direktur Utama : Nanny Devita Tirtawidjaja, SH. Direktur : Henry Jusuf Direktur : Houston Jusuf Susunan Pengurus di atas merupakan susunan terakhir berdasarkan akta di atas dan belum terdapat perubahan hingga prospektus ini diterbitkan. Susunan Pemegang Saham Danatama Makmur Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan Terbatas PT. DANATAMA MAKMUR nomor 32 tertanggal 25 Maret 2008, yang dibuat dihadapan Humberg Lie, SH, SE, MKn., Notaris di Tangerang, telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan nomor AHU15877.AH.01.02.Tahun 2008 tertanggal 31 Maret 2008, modal dasar perseroan berjumlah Rp. 220.000.000.000 (dua ratus dua puluh miliyar Rupiah) yang terbagi atas 220.000 (dua ratus dua puluh ribu) saham dengan nilai nominal Rp. 1.000.000 (satu juta Rupiah) per saham. Modal ditempatkan dan modal disetor perseroan berjumlah Rp.55.000.000.000,- (lima puluh lima miliar Rupiah) yang terbagi atas 55.000 (lima puluh lima ribu) saham dengan nilai nominal Rp. 1.000.000 (satu juta Rupiah) per saham. Susunan Pemegang Saham Danatama Makmur adalah sebagai berikut:
Nama Pemegang Saham Modal Dasar Modal Ditempatkan dan Disetor PT Danatama Perkasa Nanny Devita Tirtawidjaja, SH. Halim Jusuf Henry Jusuf Houston Jusuf Hilton Jusuf Winston Jusuf Total Modal Disetor dan Ditempatkan Lembar Saham 220.000 40.000 4.180 4.120 2.300 2.300 1.050 1.050 55.000 Nominal per Saham Rp.1.000.000,Rp.220.000.000.000,Rp.40.000.000.000,Rp.4.180.000.000,Rp.4.120.000.000,Rp.2.300.000.000,Rp.2.300.000.000,Rp.1.050.000.000,Rp.1.050.000.000,Rp.55.000.000.000,72,73% 7,60% 7,49% 4,18% 4,18% 1,91% 1,91% 100,00% %

Susunan Pemegang Saham PT Danatama Makmur di atas merupakan susunan terakhir berdasarkan akta di atas dan belum terdapat perubahan hingga prospektus ini diterbitkan. PT Danatama Makmur merupakan pihak terafliasi dengan Perseroan karena keluarga Jusuf sebagai pemegang saham PT Danatama Makmur merupakan bagian dari konsorsium investor yang merupakan pihak pengendali ZAI, pemegang saham Perseroan.

88

XVI. PERSYARATAN PEMESANAN DAN PEMBELIAN SAHAM
Persyaratan Pemesanan dan Pembelian Saham yang diuraikan dibawah ini dapat berubah apabila terdapat peraturan-peraturan KSEI yang baru. Dalam rangka PUT I Perseroan telah menunjuk PT Ficomindo Buana Registrar sebagai Pengelola Pelaksanaan Administrasi Saham dan Agen Pelaksanaan dalam rangka PUT I sesuai dengan Akta Perjanjian Kesanggupan Pembelian Sisa Saham Penawaran Umum Terbatas I PT Darma Henwa Tbk, No. 161 tanggal 24 November 2009 yang dibuat di hadapan Robert Purba, Notaris di Jakarta. Persyaratan Pemesanan dan Pembelian Saham yang diuraikan dibawah ini dapat berubah apabila terdapat peraturan-peraturan pasar modal yang dikeluarkan setelah tanggal informasi ini. 1. PEMESAN YANG BERHAK Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) pada tanggal 11 Januari 2009 pukul 16:00 WIB berhak untuk membeli saham baru dalam rangka PUT I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang saham yang memiliki 5 (lima) Saham Biasa berhak memperoleh 2 (dua) HMETD untuk membeli 2 (dua) Saham Biasa. Harga penawaran Rp 100 (seratus rupiah) per saham yang harus dibayar penuh pada saat pengajuan pemesanan pembelian. Pemesan yang berhak melakukan pembelian saham baru adalah: − Pemegang Saham Perseroan yang memperoleh HMETD dari Perseroan dan tidak menjual/mengalihkan HMETD tersebut kepada pihak lain dan − Pembeli HMETD yang namanya tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau dalam kolom endorsement pada Sertifikat Bukti HMETD, atau pemegang HMETD yang tercatat dalam Penitipan Kolektif pada KSEI Pemesan dapat terdiri dari perorangan dan/atau Badan Hukum Indonesia maupun asing, sebagaimana diatur dalam Undang-undang No.8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal. 2. DISTRIBUSI HMETD a. Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI (scriptless), HMETD akan didistribusikan secara elektronik melalui rekening efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 hari kerja setelah tanggal pencatatan pemegang saham pada DPS yang berhak atas HMETD, yaitu pada tanggal 12 Januari 2009 b. Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI (scrip) Perseroan akan menerbitkan Sertifikat Bukti HMETD atas nama Pemegang Saham. 3. PENDAFTARAN / PELAKSANAAN HMETD Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di Kantor BAE Perseroan dan dapat dilakukan mulai tanggal 13 Januari 2010 sampai dengan tanggal 19 Januari 2010 pada hari dan jam kerja pukul 9:00 – 15:00 WIB. a. Para Pemegang HMETD dalam bentuk scriptless yang bermaksud melaksanakan HMETD yang dimilikinya untuk membeli saham dapat mengajukan permohonan pelaksanaan HMETDnya melalui Anggota Bursa/ Bank Kustodian yang mengelola efeknya. Selanjutnya Anggota Bursa/ Bank Kustodian tersebut meneruskan permohonan tersebut melalui sistem C-Best dengan memberikan instruksi pelaksanaan kepada KSEI dengan peraturan dan prosedur operasional yang telah ditetapkan KSEI. Dalam memberikan instruksi pelaksanaan Anggota Bursa/ Bank Kustodian harus telah memenuhi ketentuan sebagai berikut:

89

− − − −

Pemegang HMETD harus telah memiliki dana yang cukup untuk sejumlah HMETD yang akan dilaksanakannya pada saat mengajukan permohonan tersebut. Kecukupan HMETD dan dana tersebut harus telah tersedia di dalam rekening efek pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan. Perusahaan Efek / Bank Kustodian harus telah membuka sub account untuk pemegang HMETD yang akan melakukan pemesanan pembelian saham. Instruksi pelaksanaan pemesanan pembelian saham secara elektronik oleh Perusahaan Efek/Bank Kustodian harus telah efektif paling lambat pada tanggal 19 Januari 2010.

Pada hari kerja berikutnya setelah Anggota Bursa/Bank Kustodian memberikan instruksi pelaksanaan, KSEI akan menyampaikan kepada BAE daftar pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang melaksanakan haknya dan menyetorkan dana pembayaran pelaksanaan HMETD tersebut ke rekening Perseroan serta menyerahkan asli bukti setoran pembayaran dananya kepada BAE. HMETD yang tidak dilaksanakan sampai dengan lewatnya batas waktu yang telah ditetapkan oleh Perseroan akan dihapuskan pencatatannya dalam Rekening Efek oleh KSEI. Untuk ini KSEI akan menyampaikan Konfirmasi mengenai Penghapusan pencatatan efek tersebut kepada Perusahaan Efek / Bank Kustodian yang bersangkutan. b. Para Pemegang HMETD dalam bentuk Sertifikat Bukti/HMETD yang bermaksud melaksanakan HMETD yang dimilikinya untuk membeli Saham dapat mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE yang ditunjuk Perseroan, yaitu: PT Ficomindo Buana Registrar Mayapada Tower Lt.10 Suite 2b Jln. Jenderal Sudirman Kav. 28 Jakarta – 12920, Indonesia Dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut: • • • • Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah ditanda tangani dan diisi lengkap Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat penyetoran pembayaran; Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermeterai Rp.6.000,-, dilampiri dengan foto kopi KTP/SIM/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa; Untuk pemesan perorangan, foto kopi KTP/SIM/Paspor/KITAS yang masih berlaku; untuk pemesan berbentuk badan hukum, foto kopi anggaran dasar, susunan Direksi/Pengurus terbaru badan hukum tersebut, serta foto kopi identitas anggota Direksi/Pengurus yang mewakili badan hukum tersebut;. Apabila pemegang HMETD menghendaki saham hasil pelaksanaan dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI (dalam bentuk elektronik), maka pemegang HMETD tersebut dapat mengajukan permohonan pelaksanaan kepada BAE melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang ditunjuk pemegang HMETD tersebut dengan menyerahkan dokumen tambahan berupa : − Asli surat kuasa dari Pemegang HMETD kepada Anggota Bursa/Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan efek atas saham hasil pelaksanaan HMETD dalam penitipan Kolektif KSEI atas nama pemberi kuasa; Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan lengkap.

Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di Kantor BAE dan dapat dilakukan mulai tanggal 13 Januari 2010 sampai dengan 19 Januari 2010 pada hari dan jam kerja pukul 16.00 WIB.

90

Penolakan dapat dilakukan terhadap pemesan tambahan yang tidak mematuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan Pembayaran atas pemesanan pembelian saham tambahan sudah harus diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan selambat-lambatnya tanggal 25 Januari 2010. 5. Jakarta Acc. cek.00. dapat mengajukan permohonan kepada BAE Perseroan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian.A. 4.Pemegang Sertifikat Bukti HMETD (diluar penitipan kolektif KSEI) dapat melakukan pemesanan saham tambahan melebihi porsi yang ditentukan dengan mengisi kolom Pemesanan Saham Tambahan yang telah disediakan pada SBHMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan (FPPS Tambahan) dalam kelipatan 500 (lima ratus). Manager penjatahan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan akuntan kepada BapepamLK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada peraturan Bapepam No. maka hal ini dapat mengakibatkan penolakan pemesanan. Bilamana pengisian Sertifikat Bukti HMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan pembelian saham ataupun persyaratan pembayaran sebagaimana yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD dan/atau prospektus untuk pelaksanaan HMETD ini tidak dipenuhi oleh pemegang HMETD.G. 28.Perseroan akan menerbitkan saham hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk fisik SKS jika pemegang HMETD tidak menginginkan saham hasil pelaksanaannya dimasukkan dalam penitipan KSEI. dengan menyerahkan dokumen-dokumen seperti: − − − − Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) yg dilakukan melalui C-Best Asli FPE yang telah diisi lengkap Asli Bukti Pembayaran dengan transfer/pemindah bukuan/giro/cek/ tunai ke rekening perseroan dari bank tempat menyetorkan pembayaran.IX. PERSYARATAN PEMBAYARAN a. HMETD hanya dianggap telah dilaksanakan pada saat pembayaran tersebut telah terbukti diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam sayarat-syarat pembelian di Prospektus.Bagi pemegang HMETD elektronik yang bermaksud melakukan pemesanan saham tambahan melebihi porsi yang ditentukan sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki.00.002998 Atas Nama: PT Darma Henwa Tbk 91 . Asli bukti pembayaran dari bank berupa bukti transfer bilyet/giro/cek/tunai Pembayaran Pemesanan pembelian saham dalam rangka PUT I. PENJATAHAN PEMESANAN SAHAM TAMBAHAN Penjatahan pemesanan pembelian saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 22 Januari 2010 secara proporsional menurut jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang melakukan pemesanan pembelian tambahan berdasarkan harga pesanan. bilyet giro atau pemindah bukuan/transfer pada saat pengajuan pemesanan pembelian saham dengan mencantumkan nama pemesan dan Nomor HMETD dalam mata uang Rupiah kepada rekening Perseroan pada: Bank Capital Indonesia Cabang DEA Tower. b.12 tentang Pedoman Pemerikasaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan Bapepam No. PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM TAMBAHAN a.7 tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan dalam Rangka Pemesanan dan Penjatahan Efek dalam Penawaran Umum. VIII. paling lambat 30 hari sejak tanggal Penjatahan. harus dibayar penuh (full amount) dalam mata uang Rupiah secara tunai. 6.

BAE akan menyerahkan kepada pemesan bukti tanda terima pemesanan Saham yang merupakan bagian dari HMETD yang telah dicap dan ditandatangani sebagai bukti permohonan yang dapat ditunjukkan pada saat mengambil SKS/atau pengembalian uang untuk pemesanan yang tidak terpenuhi. Uang pengembalian hanya dapat diambil dengan menunjukan KTP asli pemesan atau tanda bukti jati diri asli lainnya dan menyerahkan Bukti Tanda Terima Bukti Pemesanan Pembelian Saham serta menyerahkan fotokopi KTP tersebut. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi. dan pemindahbukuan/transfer atas nama Pemesan yang dapat diambil oleh pemesan mulai tanggal 25 Januari 2010 di BAE pukul 10:00 WIB sampai 15:00 WIB. Setelah tanggal 25 Januari 2010. PEMBATALAN PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan saham secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan persyaratan yang berlaku. pembayaran dilakukan pada hari yang mana pembayaran tersebut sudah harus diterima dengan baik dan telah nyata dalam rekening Perseroan (in good funds) paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal akhir perdagangan HMETD. maka pemesanan pembelian saham dianggap batal. Tanggal pembayaran dihitung berdasarkan tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/giro dan dananya telah diterima dengan baik (in good funds) pada rekening Perseroan tersebut diatas. 8. jumlah uang yang dikembalikan akan disertai bunga yang diperhitungkan sejak tanggal 26 Januari 2010 berdasarkan rata-rata bunga deposito 1 (satu) bulan dari bank umum milik negara. dan/atau kelengkapan dokumen permohonan tidak terpenuhi pada saat mengajukan permohonan pemesanan saham. susunan Direksi/Pengurus terbaru badan hukum tersebut. Untuk pemesanan pembelian saham tambahan. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan saham tambahan yaitu pada tanggal 22 Januari 2010 akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman penjatahan atas pesanan. Pemegang HMETD dalam penitipan kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD (exercise) dari KSEI berdasarkan C-Best melalui pemegang rekening KSEI. Uang pengembalian hanya dapat diambil oleh pemesan dengan menyerahkan bukti tanda terima pemesanan Saham dan menyerahkan jati diri pemesan berupa KTP/ SIM/Paspor/KITAS asli (bagi perorangan) atau foto kopi anggaran dasar. Bilamana pemesan berhalangan mengambil sendiri. dalam hal ini PT Bank Mandiri (Perseroan) Tbk. yaitu tanggal 21 Januari 2010. PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan pembelian saham tambahan atau dalam hal terjadinya pembatalan pemesanan saham maka pengembalian uang akan dilakukan oleh BAE atas nama Perseroan selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja setelah tanggal penjatahan yaitu tanggal 25 Januari 2010. Dalam hal terjadi keterlambatan pengembalian uang. Hal tersebut diatas tidak berlaku dalam hal keterlambatan tersebut disebabkan oleh pemesan yang tidak mengambil uang pengembalian sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. b. Pengembalian uang dilakukan dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan bilyet giro/cek. 9. Perseroan akan memberikan tembusan bukti pembayaran di mana tercantum didalamnya nama pemesan dan Nomor Sertifikat HMETD. maka pemesan dapat 92 . Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan pada saat diterima. Semua biaya bank yang timbul dalam rangka pembelian saham menjadi beban pemesan. pengambilan cek dilakukan dikantor Perseroan. serta foto kopi identitas anggota Direksi/Pengurus yang mewakili badan hukum tersebut (bagi badan hukum). Apabila pada saat pencairan cek atau wesel bank tersebut ditolak oleh bank yang bersangkutan. 7. Pembatalan pemesanan saham tersebut di antaranya dapat disebabkan oleh karena pengisian Setifikat Bukti HMETD atau FPPS yang tidak benar atau tidak lengkap.Dalam hal ini. pembayaran untuk pemesanan tidak diterima dengan baik (not in good funds) di rekening Perseroan. BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM Pada saat menerima pengajuan pemesanan pembelian Saham.

H. c. KSEI selanjutnya akan mendistribusikannya Saham ke masing-masing rekening efek pemegang HMETD yang melaksanakan haknya tersebut. Untuk Saham yang berada diluar Penitipan Kolektif KSEI (Warkat): a. Perseroan tidak menerbitkan surat kolektif Saham dalam PUT I ini. b. maka sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Akta Perjanjian Kesanggupan Pembelian Sisa Saham Penawaran Umum Terbatas I PT Darma Henwa Tbk. Perseroan akan memindahkan uang tersebut kerekening atas nama pemesan langsung sehingga pemesan tidak akan dikenakan biaya bank atau biaya pemindahbukuan/transfer tersebut.000. Apabila pengembalian uang pemesanan dilakukan dengan cara pemindahbukuan/transfer. 10. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan. yaitu sebesar Rp 100 (seratus Rupiah) setiap saham. Surat Kolektif Saham dapat diambil di kantor BAE selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja setelah permohonan diterima oleh BAE dan dana pembayaran telah diterima dengan baik (in good fund) di rekening Perseroan. tetapi Saham hasil pelaksanaan HMETD akan didistribusikan secara elektronik ke dalam penitipan kolektif KSEI. Untuk Saham yang telah masuk dalam Penitipan Kolektif KSEI: a. dibuat dihadapan Robert Purba. 161 tanggal 24 November 2009. b. Saham berdasarkan pemesanan Saham tambahan dapat diambil selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah tanggal Penjatahan yaitu tanggal 24 Januari 2010 di kantor BAE. Perseroan akan menerbitkan SKS. ALOKASI SISA SAHAM YANG TIDAK DIAMBIL OLEH PEMEGANG HMETD Jika saham yang ditawarkan dalam PUT I ini tidak seluruhnya diambil atau tidak dibeli oleh pemegang HMETD. Saham dalam bentuk elektronik akan dideposit oleh Perseroan melalui BAE ke dalam rekening efek yang telah ditentukan oleh KSEIselambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah BAE menerima dari KSEI daftar pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang melaksanakan haknya dan Perseroan menerima dana pembayaran dengan baik (in good fund) di rekening Perseroan.. No.memberikan kuasa kepada orang lain yang ditunjuk dengan melampirkan surat kuasa bermeterai Rp 6. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD Penyerahan Saham hasil pelaksanaan HMTED akan didistribusikan kepada pemegang saham mulai tanggal 15 Januari 2010 sampai dengan 21 Januari 2010. maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari porsi haknya. c.(enam ribu Rupiah) dan fotokopi KTP pemberi kuasa dan penerima kuasa serta menunjukan KTP asli pemberi dan penerima kuasa tersebut. Saham berdasarkan pemesanan Saham tambahan akan dikreditkan atau didistribusikan oleh Perseroan melalui KSEI dalam bentuk elektronik dalam penitipan kolektif KSEI selambatlambatnya 2 hari kerja setelah tanggal penjatahan yaitu tanggal 24 Januari 2010. S. 93 . sisa saham tersebut seluruhnya akan dibeli oleh Pembeli Siaga pada harga yang sama dengan harga Penawaran PUT I.

Sebagai contoh. HMETD di sistem penitipan kolektif di KSEI diperdagangkan di Bursa. KETERANGAN TENTANG HMETD KETERANGAN TENTANG HMETD 1. penasehat hukum. 2. atau penasehat profesional lainnya. jumlah pemesanan saham tambahan. akuntan publik. jumlah HMETD yang dapat digunakan untuk membeli saham. jumlah harga yang harus dibayar. 3. sedangkan Sertifikat Bukti HMETD di formulir yang ditentukan hanya dapat diperdagangkan di luar bursa Efek. Pemegang HMETD yang bermaksud mengalihkan haknya tersebut dapat melaksanakannya melalui Bursa (melalui Perantara Pedagang Efek/Pialang yang terrdaftar di Bursa) maupun di luar Bursa sesuai dengan peraturan perUndangundangan di bidang Pasar Modal yang berlaku. termasuk tetapi tidak terbatas pada ketentuan perpajakan dan ketentuan di bidang Pasar Modal termasuk peraturan bursa dimana HMETD tersebut diperdagangkan di Bursa dan peraturan KSEI. melainkan HMETD yang menjadi haknya akan diterima secara elekronik dengan melakukan pengkreditan rekening efek melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian di KSEI yang ditunjuk masing-masing pemegang saham.XVII. Pemegang HMETD Pemegang HMETD yang sah adalah: Pemegang saham yang berhak menerima HMETD yang tidak dijual HMETDnya. sampai dengan tanggal akhir periode perdagangan HMETD. Penyelesaian perdagangan HMETD yang dilakukan melalui Bursa akan dilaksanakan dengan cara pemindahbukuan atas rekening efek. tetapi tidak menjamin bahwa hasil perhitungan nilai HMETD yang 94 . perantara pedagang efek. Pembeli HMETD yang namanya tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD. Segala biaya dan pajak yang timbul dalam rangka pemindahan dan perdagangan HMETD tersebut menjadi beban pemegang HMETD atau calon pemegang HMETD. kolom endosemen dan keterangan lain yang diperlukan. atau Pemegang HMETD dalam penitipan kolektif KSEI. Bila pemegang HMETD mengalami keraguraguan dalam mengambil keputusan. jumlah saham yang dimiliki. Bagi pemegang saham yang belum dimasukkan dalam sistem penitipan kolektip di KSEI. serta kolom jumlah saham yang dibeli. 4. Perseroan akan menerbitkan Surat Bukti HMETD yang mencantumkan nama dan alamat pemegang saham. sebaiknya anda berkonsultasi dengan penasehat investasi. Perdagangan HMETD HMETD ini dapat dijual atau dialihkan selama periode perdagangan HMETD. Perdagangan HMETD harus memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. manajer investasi. mulai tanggal 13 Januari 2010 sampai dengan tanggal 19 Januari 2010. berdasarkan permintaan dan penawaran pasar yang ada. Bentuk HMETD Bagi pemegang saham yang sahamnya berada adalam sistem penitipan kolektip di KSEI. perhitungan nilai HMETD di bawah ini merupakan salah satu cara untuk menghitung nilai HMETD. atas nama bank kustodian atau perusahaan efek di KSEI. Perseroan tidak akan menerbitkan Sertifikat Bukti HMETD. Nilai HMETD Nilai dari HMETD yang ditawarkan oleh pemegang HMETD yang sah akan berbeda-beda antara pemegang HMETD yang satu dengan lainnya.

D. HMETD tidak dapat ditukarkan dengan uang atau apapun pada Perseroan. Penggunaan HMETD HMETD yang diterbitkan digunakan bagi pemegang yang berhak untuk memesan saham yang ditawarkan Perseroan. Lain-lain Segala biaya yang timbul dalam rangka pemindahan HMETD menjadi beban Pemegang HMETD. PECAHAN HMETD Sesuai dengan Peraturan No. 7.1. serta tidak dapat diperdagangkan dalam bentuk fotokopi.diperoleh adalah nilai HMETD yang sesungguhnya. Penjelasan dibawah ini diharapkan akan dapat memberikan gambaran umum untuk menghitung nilai HMETD: Diasumsikan harga pasar per satu saham Harga saham PUT I Jumlah Saham yang beredar sebelum PUT I Jumlah Saham yang ditawarkan dalam PUT I = Rp a = Rp r = A = R Harga Teoritis Saham Baru Ex HMETD = ⎡ (Rp a x A) + (Rp r x R) ⎤ ⎢ ⎥ (A + R) ⎣ ⎦ = Rp X Harga HMETD per Saham 5. = Rp X – Rp r 95 . IX. maka pecahan HMETD tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan 6.

Menara Anugerah.6 -8.3. Lt 11 dan 12 Jl.7 Kawasan Mega Kuningan Jakarta 12950 . : +62 (21) 521 2320 PT Darma Henwa Tbk. 28 Jakarta 12920 Telp : +62 (21) 521 2316 Fax.XVIII. akan tersedia untuk para Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham tanggal 11 Januari 2009 pukul 16..3. Mega Kuningan Lot 8. Jendral Sudirman Kav. Kantor Taman E.00 WIB di BAE dan Perseroan: PT Ficomindo Buana Registrar Mayapada Tower Lantai 10.Indonesia Telepon: (62-21) 5794 8830/8839 Fax: (62-21) 5794 8829/8836 96 . PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN HMETD Prospektus bersama HMETD. Suite 2b Jl.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful