Pengaruh Sistem Teknologi Informasi Terhadap Kualitas Layanan dan Citra Perguruan Tinggi Swasta

THE EFFECT INFORMATION TECHNOLOGY SYSTEM ON SERVICE QUALITY AND PRIVATE UNVERSITY IMAGE Hotman Panjaitan hotman_pp@yahoo.com Jurnal EKONOMI & BISNIS, ISSN: 1410-7465, VOL. 10, No. 1. Januari 2006, Hal. 35-42

Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
ABSTRACT The result of model test in this study is capable of explaining the relationship between the application of information technology and on-line academic information system on service quality and private unversity image in East Java. Using proportional random sampling, structural equation model (SEM) analysis and with the assistance of Amos software, the study shows that the application of Information Technology (IT) System on on-line academic information system increases service quality for student (0.514), particularly on information accuracy, information transfer, efficiency and real time. Information technology system may also indirectly increase the university image by service quality (0.399). With communication technology, information distribution and spread may be done in rapid and accurate manner, without boundary of time and space. Keywords: IT System, Cervice Quality, University Image PENDAHULUAN Perusahaan yang memiliki tingkat kualitas layanan tinggi secara khusus mengembangkan dua sistem informasi yang sangat meningkatkan kemampuan layanan mereka yaitu: sistem informasi yang mengumpulkan informasi kinerja layanan untuk keperluan manajemen dan motivasi karyawan dan sistem informasi yang menyebarkan informasi yang dinilai berguna bagi para pelanggan Dengan memanfaatkan teknologi informasi pada sistem informasi akademik on line, maka kualitas layanan yang diterima mahasiswa akan meningkat, terutama dalam hal keakuratan informasi, transfer informasi, efisiensi dan real time. It System juga akan menaikkan citra perguruan tinggi. Melalui teknologi komunikasi, pendistribusian dan penyebaran informasi dapat dilakukan dengan cepat, akurat tanpa batas waktu dan ruang. Ingleson (2000), menyatakan bahwa melalui IT System dapat dibangun hubungan komunikasi antara konsumen (mahasiswa) dan pihak manajemen perguruan tinggi. Layanan distribusi informasi dua arah dapat dilakukan dengan cepat, sehingga setiap konsumen berkesempatan menyampaikan evaluasi, aspirasi (kritik saran), yang kemudian membangkitkan presepsi bahwa setiap konsumen perguruan tinggi dapat bertemu dengan pimpinan perguruan tinggi (pihak manajemen) secara langsung, tanpa birokrasi yang rumit dan panjang. Daya tarik yang ditawarkan oleh masing-masing perguruan tinggi swasta pada umumnya berkaitan dengan kualitas layanan, yang dalam penerapannya berbeda-beda antara satu perguruan tinggi dengan perguruan tinggi swasta lainnya. Dengan tingginya kualitas layanan, diharapkan akan dapat mempengaruhi citra perguruan tinggi swasta. Citra suatu perguruan tinggi swasta terbentuk dari kesan, impresi, dan perasaan berdasarkan pengalaman tentang kualitas layanan yang dialami oleh seseorang terhadap perguruan tinggi tersebut Berdasarkan uraian di depan maka permasalahan penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Apakah penggunaan teknologi informasi dalam sistem informasi akademik yang on line berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan perguruan tinggi swasta ?

1

hardware. impressi. dan pembuatan laporan lainnya dengan bantuan komputer. Tujuan dari pengolahan transaksi untuk menggantikan pengolahan transaksi oleh manusia dengan teknologi sistem informasi. jaringan komunikasi. Dalam dunia perguruan tinggi efisiensi dilakukan dengan memanfaatkan IT System pada pembuatan laporan-laporan. daftar peserta per-matakuliah. Crompton menyatakan bahwa Citra merupakan kesan. sehingga produktivitas perguruan tinggi dapat diketahui dengan cepat pula. bukan hanya sekedar membutuhkan barang itu. jumlah mahasiswa lama yang mendaftar ulang. Citra Perguruan Tinggi (University Image) Para konsumen membeli sesuatu. Oleh karena itu penting sekali organisasi memberi informasi kepada publik agar dapat membentuk citra yang baik. IT System memberikan lima peran utama di dalam organisasi. orang atau 2 . prosedur prosedur. perguruan tinggi yang dapat mengikuti perkembangan teknologi. Dengan menggunakan IT System pada sistem informasi akademik on line. jumlah wisudawan per-periode. Dengan penggunaan It System pada proses akademiknya.2. dan sumber daya data yang mengumpulkan. dan semua informasi ini dapat diperoleh dengan cepat. model analisis. Jadi sistem informasi haruslah menggunakan komputer. dan menyebarkan informasi dalam suatu organisasi (O’Brien. akan tetapi ada sesuatu yang lain yang diharapkannya. c) komunikasi. Laporanlaporan juga sekaligus dapat digunakan sebagai pendukung pembuatan kebijakan strategis. Lebih efektif karena pengambilan keputusan didasarkan dengan informasi yang akurat. terutama dalam hal keakuratan informasi. Peran yang tidak kalah pentingnya dari IT System adalah untuk meningkatkan daya kompetisi. dan dapat memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh teknologi informasi. Grafik proses penerimaan mahasiswa sebagai input dan grafik wisudawan sebagai output dapat tersaji dengan segera. akurat dan real time. rekapan-rekapan hasil studi para mahasiswa. mengenai suatu objek. perencanaan. dan informasi lainnya. dapat disajikan dengan cepat. Levit menyatakan (dalam Buchari. Sesuatu yang lain itu sesuai dengan citra yang terbentuk dalam dirinya. d) kolaborasi. It System ini menyediakan informasi bagi para manajer di organisasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan mereka dengan lebih efektif. software. jumlah mahasiswa yang diterima per-periode. transfer informasi. Pada awalnya. 2000). Semua informasi yang tersedia dapat mendukung pihak manajemen perguruan tinggi (yayasan dan rektorat) untuk membuat suatu kebijakan demi kebaikan perguruan tinggi. 2000). yang menjadi pesaingnya. b) efektivitas. bahwa:” The marketing imagination is the starting pont of success in marketing”. Peran ini dapat dicapai dengan menggunakan strategic information systems. 2004). perasaan atau konsepsi yang ada pada publik mengenai perusahan. yaitu untuk meningkatkan. Apakah penggunaan teknologi informasi dalam sistem informasi akademik yang on line berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra perguruan tinggi swasta ? TINJAUAN PUSTAKA Sistem Teknologi Informasi (IT Systems) Sistem informasi dapat merupakan kombinasi teratur apapun dari orang-orang. daftar mahasiswa perfakultas. mengubah. dan e) kompetitif. maka kualitas pelayanan yang diterima mahasiswa akan meningkat. Sebuah perguruan tinggi yang menggunakan IT System pada sistem informasi akademik on line. maka data-data tentang proses penerimaan mahasiswa baru. efisiensi dan tepat waktu. a) efisiensi. Kotler menyatakan bahwa Citra (image) ialah kepercayaan ide dan impressi seseorang terhadap sesuatu (Kotler. sedang sistem informasi akademik adalah sistem informasi yang digunakan di bidang akademik untuk meningkatkan kinerja sistem akademik dan meningkatkan kualitas layanan informasi akademik. tepat waktu dan relevan. daftar seluruh mahasiswa. Sistem tersebut memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Yaitu sistem-It System apapun yang digunakan di dalam organisasi untuk mengimplementasikan strategi demi meningkatkan keunggulan kompetisi. Dengan adanya sistem informasi akademik pada perguruan tinggi. adalah perguruan tinggi yang berpandangan jauh kedepan. system teknologi informasi digunakan untuk pengolahan transaksi. teknik pengambilan keputusan dan basis data. agar dapat bersaing dengan perguruan tinggi lain. maka akan menaikkan citra perguruan tinggi ini. perguruan tinggi yang dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

performance dan empathy. dan mengenai pengaruh penggunaan It System terhadap kualitas layanan dan citra perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi swasta. assurance dan empathy Hipotesis Penelitian 1. (1998). Estimasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Maximum likehood Estimation (ML). yang mempunyai landasan pada segi layanan. Uji Reliabilitas Hasil uji reliabiltas pada penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh variabel penelitian adalah reliabel. Citra terbentuk dari bagaimana perusahaan melaksanakan kegiatan opersionalnya. sehingga akhirnya membangun suatu sikap mental. kualitas layanan terdiri atas . Citra tidak dapat dicetak seperti barang pada pabrik. Dimensi kualitas layanan menurut Engel et al.. 1985). Manajemen harus memahami keseluruhan layanan yang ditawarkan dari sudut pelanggan. Citra dianggab mewakili totalitas pengetahuan seseorang terhadap sesuatu.7). biaya. reliability. lokasi. Kualitas layanan yang dibentuk dari sudut pandang pelanggan dapat memberikan nilai lebih terhadap produk yang ditawarkan. Kualitas layanan (Service Quality) Dalam industri jasa. reliability.0 pada mesin komputer menunjukkan segnifikan untuk seluruh indikator atau item pertanyaan. Penggunaan teknologi informasi dalam sistem informasi akademik yang on line berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan perguruan tinggi swasta 2. dan jumlah sampel yang akan diteliti sebesar 200 sampel yang ditentukan dengan menggunakan acuan (Hair et al. pengetahuan yang dialami oleh seseorang terhadap sesuatu. kemungkinan karier masa depan dan kegiatan sosial kampus. Sampel dalam penelitian adalah mahasiswa perguruan tinggi swasta di Jawa Timur yang telah mengaplikasikan teknologi informasi pada sistem informasi akademiknya... kualitas adalah kiat secara konsisten dan efisien untuk memberikan pelanggan apa yang diinginkan dan diharapkan oleh pelanggan .. kualitas produk yang diukur adalah kualitas layanan. Menurut Zeithaml et al. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa semua indikator variabel yang digunakan dalam penelitian valid. kualitas jasa (service quality) digambarkan sebagai suatu bentuk sikap (attitude). sehingga masing-masing indikator mengindikasikan konstruk penelitian. sedangkan menurut Zeithaml et al. (1998). dengan metode proporsional random sampling. berhubungan dengan kepuasan yang diperoleh dengan membandingkan harapan (expectation) dengan kinerja (performance). jarak. Penggunaan teknologi informasi dalam sistem informasi akademik yang on line berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra perguruan tinggi swasta METODE PENELITIAN Penelitian ini adalah penelitian deskriptif (descriptive research) yang dilaksanakan dengan metode survey. Citra terbentuk berdasarkan impressi. penampilan kampus. Kualitas layanan didasarkan pada perbandingan antara apa yang seharusnya ditawarkan (offered) dan apa yang disediakan (provide) (Parasuraman et al. karena seluruh nilai construct reliability dari variabel konstruk (laten) penelitian adalah lebih besar atau sama dengan nilai yang distandartkan (≥0. Nilai variance extracted dari masing-masing variabel konstruk 3 . responsiveness.lembaga. Responsiveness. 1998) HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Hasil uji validitas dengan bantuan Amos versi 6. Dengan kata lain. sikap mental inilah nantinya di gunakan sebagai pertimbangan untuk mengambil keputusan. Komponen komponen yang menimbulkan citra pada perguruan tinggi dapat berupa: reputasi akademik dari suatu perguruan tinggi. tangibles. akan tetapi citra ialah kesan yang diperoleh sesuai dengan pengetahuan seseorang tentang sesuatu. (1995) meliputi tangibles. Hasil pengujian diketahui bahwa semua indikator variabel memiliki nilai critical ratio yang dua kali lebih besar dari standard errornya.. Perusahaan harus mewujudkan kualitas yang sesuai dengan syarat-syarat yang dituntut pelanggan.

24 Gambar 1. 1 Hasil Uji Construct Reliability dan Variant Extracted Variabel Construct Const.046 .7 ≥0.76 .49 . dan IMG. SQL.962 AGFI =.325 Probabilitas = .49 e5 e6 e7 .7 ≥0.426 0.255 0. kualitas layanan (SQL).91 . SQL dan indikator pembentuk IMG lebih besar dari 2 (Joreskog and Sorbom.5 Sumber: Hasil olahan peneliti Pengukuran Model Selanjutnya dilakukan confirmatory factor analysis / construct validity terhadap model pengukuran (measurement model) system teknologi informasi (STI).85 SQL1 .692 0.1996).26 -.51 e12 .65 IMG1 e9 .541 Valid & Reliabel ≥0.87 . Tabel 2 Koefisien regresi indikator variabel STI.30 UJI HIPOTESA Chi-Sqr =44.penelitian adalah lebih besar atau sama dengan nilai yang distandartkan (≥0.690 Valid & Reliabel ≥0.544 Valid & Reliabel ≥0.7 ≥0.76 IMG2 e10 . dan citra perguruan tinggi (IMG).919 TLI =.72 .5 SQL 0.710 0. Hal ini ditunjukkan pada Gambar 1.84 .91 TSI2 TSI3 .28 . ditunjukkan pada Tabel 2. .18 .44 .57 .000 Kuat TSI1 ← STI 5.952 0.5 SRP 0.771 0.0 maka didapat nilai dari CR (crical ratio) untuk setiap indikator pembentuk STI.916 0. sehingga masingmasing indikator telah mewakili secara baik konstruk laten penelitian.873 0. dengan demikian.990 RMSEA = .703 0.68 .81 .664 0.982 CFI =.798 0. maka indikator-indikator tersebut merupakan indikator-indikator yang secara signifikan membentuk variabel STI.60 e1 . Berdasarkan hasil uji statistik dalam AMOS versi 6.11 e4 SQL2 SQL3 SQL4 e8 .11 -.33 .000 Sangat kuat 4 .71 SQL5 .70 ST I -.492 0.dan IMG Variabel Critical Ratio Koefisien Probabilitas Keterangan (CR ≥ 2) Regresi (λ) Ref 0.21 . Variant Variant Konstruk Reliability Reliability Extracted Extracted Kesimpulan Standart Standart STI 0. Tabel. Uji Model dan Validitas Konstruct Besarnya kontribusi masing-masing indikator (loading factor).057 GFI = .000 Kuat SQL1 ← SQL 15.66 SQL .24 TSI1 e3 e2 .82 .5).24 . SQL.84 IMG .95 .03 .49 .000 Kuat TSI3 ← STI 10.08 IMG3 e11 e13 .000 Sangat kuat TSI2 ← STI 3.

000 0.5144 IMG -0. Kontribusi yang paling besar dalam membentuk It System adalah indikator keakuratan pendistribusian informasi akademik (0.000 Sumber: Hasil analisis PEMBAHASAN Sistem Teknologi informasi (IT System). tepat dan akurat.805 0.0344 SQL -------0.641 0. maka akan meningkatkan citra perguruan tinggi melalui kualitas layanan dimata responden sebesar 39. Pengaruh Langsung Standardized Direct Effects STI -------SQL 0. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa perguruan tinggi swasta lebih mengutamakan keakuratan pendistribusian informasi akademik dari pihak kampus yang meliputi keakuratan informasi yang diterima. menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung dari variable It System (STI) terhadap variable kualitas layanan (SQL) sebesar 0.824 3.817 Ref 14. maka pihak perguruan tinggi hendaknya lebih serius untuk meningkatkan pendistribusian informasi akademiknya agar pendistribusian informasi akademik menjadi lebih cepat. Pengaruh Total Standardized Total Effects STI -------SQL 0. Dengan dominannya dimensi keakuratan pendistribusian informasi akademik dalam pembentuk variabel It System. dan IMG seperti terlihat pada Table 3.907 0.8421 IMG -------0.44%.000 0.44%. dan keakuratan penyajian informasi. Tabel 4. berikut ini: Tabel 4.9%.952).000 Sangat kuat Sangat kuat Sangat kuat Sangat kuat Sangat kuat Lemah Analisis Atas Pengaruh Pengujian model diatas menunjukkan besarnya pengaruh variable TSI terhadap SQL.842 IMG -------0.842 0.0000 0. maka akan meningkatkan kualitas layanan pada mahasiswa sebesar 51. Artinya dengan menggunakan It System pada system informasi akademik.5144 atau 51.817 Ref 9. dan terhadap citra perguruan tinggi (IMG) sebesar -0.399 atau 39.000 0. keakuratan pengaksesan informasi.399 SQL -------0.000 0. Tabel 3.514 IMG 0. Disisi lain perguruan tinggi swasta hendaknya juga lebih memperhatikan hardware dan software pendukung sistem informasi karena faktor dominan kedua bagi konsumen perguruan tinggi 5 .0000 0.000 0.0000 Sumber: Hasil analisis Tabel 4. Artinya dengan menggunakan teknologi informasi pada sistem informasi akademik.9%.344.283 0.SQL2 ← SQL SQL3 ← SQL SQL4 ← SQL SQL5 ← SQL IMG1 ← IMG IMG2 ← IMG IMG3 ← IMG Sumber: Hasil analisis 17. .758 0. menunjukkan bahwa terdapat pengaruh total dari variable It System (STI) terhadap variable citra perguruan tinggi (IMG) sebesar 0.000 0..000 0.848 0.

907. Untuk itu perguruan tinggi swasta dituntut untuk lebih serius meningkatkan 6 . penampilan kampus 0. melalui hand phone (sms. memberikan pelayanan dengan tepat.1996).842). karier masa depan 0. Dengan kualitas layanan yang baik akan menyebabkan naiknya citra perguruan tinggi di mata konsumen perguruan tinggi. dan software yang sesuai agar pendistribusian informasi lebih lancar dan cepat.(mahasiswa) dalam hal It System. oleh karena itu penggunaan It System yang ada di kampus tidak signifikan mempengaruhi citra perguruan tinggi secara langsung. Hal ini berarti bahwa mahasiswa perguruan tinggi swasta lebih mengutamakan karier masa depan yang meliputi direkomendasi pihak lain.758. dimana hal ini ditunjukkan dengan nilai critical ratio dari masing-masing dimensi (loding factor) tersebut lebih besar dari 2. karier masa depan. yang berakibat langsung terhadap citra perguruan tinggi.(Bebko. Disisi lain perguruan tinggi swasta hendaknya juga lebih memperhatikan reputasi akademiknya karena faktor dominan kedua bagi konsumen perguruan tinggi (mahasiswa) dalam hal citra perguruan tinggi. Bila It System dihubungkan dengan citra perguruan tinggi (corporate image) terdapat hubungan langsung negatip -0. 2000). sehingga perguruan tinggi swasta yang menggunakan It System adalah hal yang biasa /umum . Kualitas Layanan Berdasarkan hasil uji penelitian maka didapat nilai dari CR (crical ratio) untuk setiap indikator pembentuk service quality lebih besar dari 2 (Joreskog and Sorbom. Kontribusi yang paling besar dalam membentuk service quality adalah indikator responseveness sebesar 0..805. 1996. sehingga berakibat positif terhadap masa depan mahasiswa. Citra Perguruan Tinggi Dalam penelitian ini citra perguruan tinggi (university image) diukur dengan tiga variabel yaitu: reputasi akademik. mms. Hal ini menunjukkan bahwa dengan penggunaan teknologi informasi pada sistem informasi akademik perguruan tinggi tidak berpengaruh secara langsung terhadap citra perguruan tinggi. hal ini menunjukkan keinginan responden (mahasiswa) agar setiap perguruan tinggi swasta lebih serius melakukan kerjasama dengan pihak pengguna (instansi swasta maupun pemerintah). Besarnya koefisien regresi dimensi reputasi akademik 0. 2000. konsisten dan memuaskan. Untuk itu perguruan tinggi swata dituntut untuk melakukan pendistribusian informasi akademik melalui internet.283.344 dan signifikan. maka kelima indikator tersebut merupakan indikator-indikator yang secara signifikan terbukti membentuk variabel service quality.“sudah sewajarnya perguruan tinggi swasta menggunakan It System”. Hal ini dapat dimengerti karena pada penelitian ini responden adalah mahasiswa perguruan tinggi yang sudah menggunakan It System pada sistem informasi akademiknya. pelayanan yang responsif dan pelayanan yang inovatif dalam hal kualitas layanan perguruan tinggi swasta. dan penampilan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga dimensi ini terbukti secara signifikan membentuk variabel corporate image. Pada penelitian ini terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara kualitas layanan dengan citra perguruan tinggi (0. Dengan dominannya dimensi daya tanggab (responsiveness) dalam pembentuk variabel kualitas layanan. Untuk itu perguruan tinggi swata dituntut untuk selalu merealisasikan semua hal yang telah dijanjikan kepada konsumen. Zeithaml et al. dll) dengan menggunakan teknologi komputer terbaru. maka pihak perguruan tinggi hendaknya lebih serius untuk meningkatkan pelayanan dalam hal kecepatan tanggapan. Hal ini mengindikasikan kepada pihak perguruan tinggi agar lebih serius melaksanakan dan meningkatkan kualitas layanan terhadap responden. Hal ini berarti juga melaksanakan perkuliahan tepat waktu dan berkualitas (bermutu). dan sesuai dengan standar yang dibutuhkan pihak pengguna (link and match). Disisi lain perguruan tinggi swasta hendaknya juga lebih memperhatikan keandalan (reliability) karena faktor dominan kedua bagi konsumen perguruan tinggi dalam hal kualitas layanan dalam penelitian ini. Cronin. kerjasama dengan pihak lain. Disisi lain kebijakan yang dibuat pihak manajemen perguruan tinggi swasta juga tidak terkait langsung dengan keberadaan It System yang ada di kampus. Hal ini berarti bahwa mahasiswa perguruan tinggi swasta lebih mengutamakan daya tanggab dari pihak kampus yang meliputi pelayanan yang cepat. dengan demikian. tanggapan yang positip dan selalu mengadakan perbaikan pelayanan (inovatif) dari waktu kewaktu sehingga para mahasiswa merasa betah dan senang atas respons yang diberikan pihak perguruan tinggi.

Forth Worth. pp. Multivariate Data Analysis. Segars. A. pp 41-50. James A. Principles or Marketing.1998. Bandung.. Journal of Marketing.. 337-368 Zeithaml. Zeithaml. Teknologi informasi dalam sistem informasi akademik yang on line secara langsung berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap citra perguruan tinggi swasta 3. Edisi Pertama. Marketing Managemen : Analysis. P. 2007.. 6th edition. (1985). Service Intangibility Driver of Bank Loyalty: The Complex Relation Between Image. Decision Sciences. Dari hasil analisis penelitian yang telah diuraikan sebelumnya. 26. Anderson. Eihgt Edition. It System. pp. 2. Teknologi informasi dalam sistem informasi akademik yang on line berpengaruh positif dan signifikan secara tidak langsung melalui kualitas layanan terhadap citra perguruan tinggi swasta KESIMPULAN Dari hasil pengujian model pada penelitian ini. April.. R. Tatham. LISREL 8. DAFTAR PUSTAKA Buchari. Vol. Vol. 57. 23-34 Bennet. dapat meningkatkan kualitas layanan perguruan tinggi. and Black. J. Kotler. O’Brien. Valarie. 1998. 49. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. International Journal of Information System.C.. 1995. pp. and Berry. 1998. Vol. New Jersey. Investigating Driver of Bank Loyalty: The Complex Relation between Image. Kesimpulan-kesimpulan lain yang dapat diambil dari penelitian ini adalah: 1. The Role of Management Consultant in Information Management. Vol. Albert H. 1997.. Upper Saddle River. 23-34 Engel. A Conceptual Model Of Service Quality and Its Implication For Future Research. New Jersey.. 1998. 2000. 2000.... Teknologi informasi dalam sistem informasi akademik yang on line berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan perguruan tinggi swasta 2. Management Information Systems. 2001.F. Yokyakarta Joreskog. V. Penggunaan teknologi informasi dalam sistem informasi akademik online. K.. L. 20.E. Consumer Behaviour. Service Quality and Satisfaction. D. The Behavioral Consequences of Service Quality. Kotler. Prentice Hall. SPSS Inc. Chicago. Leonardo L. A. Planning. pp. Hair. Vol. 57. Englewood Cliffs. McGraw-Hill.. pp. Jogiyanto HM. dan Ruyter. dapat meningkatkan citra perguruan tinggi melalui kualitas layanan. 1996. Penggunaan teknologi informasi dalam sistem informasi akademik online. Edisi kedua.L. Prentice Hall. Miniard. Vol. 2004 Parasuraman. Varun. Journal of Marketing. Jurnal of Marketting. Blackwell & Paul W. Prentice Hall International. Charlene. 2000. hal ini dapat dikerjakan oleh pihak perguruan tinggi dengan melaksanakan dan meningkatkan kegiatankegiatan yang bersekala nasional maupun bersekala internasional dan juga meningkatkan kemampuan mahasiswa sehingga dapat bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.. Bebko.77-87. Ingleson M. Inc.. L. The Industry Level Impact of Information Technology: An Empirical Analysis Of Three Industries.. The Dryden Press. Alma. USA. Bloemer. 31-46 7 . W. Perguruan tinggi juga dituntut lebih serius dalam hal menjaga dan menaikkan kualitas lulusan..prestasinya sehingga lebih banyak mendapatkan penghargaan dari pihak diluar perguruan tinggi. Journal Of Marketing. A guide to the Program and Application. Inc. ALFABETA. ANDI. hasil penelitian secara ringkas menunjukkan hal-hal sebagai berikut: 1. Roger D. 5th Edition. and Sorbom. Inc. James. Philip.G. Implementation and Control. R. Second Edition. mampu menjelaskan hubungan antara penerapan teknologi informasi dalam sistem informasi akademik online terhadap tingkat kualitas layanan dan citra perguruan tinggi swasta di Jawa Timur. Philip... anqud Parasuraman A. A. 8 Ed. and Grover. 60. Service Quality and Satisfaction.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful