3.

Analisis Regresi Di dalam teknik statistik regresi dimaksudkan untuk memprediksi seberapa besar hubungan kinerja Pegawai sebagai variabel terikat apabila kesejahteraan , variabel bebas diubah. Menurut Burhan

(2002,78), ada hubungan yang erat antara korelasi dan regresi, dimana teknik korelasi digunakan untuk menganalisis kuatnya hubungan antar variabel, sedangkan regresi digunakan untuk mengetahui

pengaruh/memprediksi berubahnya nilai variabel tertentu bila variabel lain berubah. Dengan demikian apabila koefisien korelasi tinggi, maka

koefisien regresi juga bernilai positif (naik) dan sebaliknya jika koefisien korelasi rendah, maka koefisien regresi juga negatif (turun). a. Regresi Linear Sederhana Dikatakan regresi linear sederhana apabila variabel bebas jumlahnya harus satu, sehingga rumus yang digunakan adalah : Y = a + bX Dimana : Y = subyek dalam variabel terikat yang diprediksikan a = konstanta atau koefisien regresi yang menunjukkan angka peningkatan atau penurunan variabel terikat yang didasarkan pada hubungan nilai variabel bebas b = penduga bagi koefisien regresi X = subyek variabel bebas yang memunyai nilai tertentu Dalam hal ini harga a dan b dalam persamaan regresi linear dapat dihitung dengan rumus :

.n(ΣXY) – (ΣX)(ΣY) b = n(ΣX2) – (ΣY)2 ΣY – b (ΣX) a = n perhitungannya dengan memasukkan instrumen yang Adapun dikembangkan. melalui nilai/skor dari faktor-faktor variabel bebas yaitu variabel kesejahteraan sehingga diketahui kinerja Pegawai.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful