Makalah Model Pembelajaran FIX

A.

LATAR BELAKANG MASALAH

Dalam kegiatan pembelajaran tidak terlepas dari berbagai variabel pokok yang saling berkaitan yaitu kurikulum, guru/pendidik, pembelajaran, peserta. Dimana semua komponen ini bertujuan untuk kepentingan peserta. Berdasarkan hal tersebut pendidik dituntut harus mampu menggunakan berbagai model pembelajaran agar peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar. Hal ini dilatar belakangi bahwa peserta didik bukan hanya sebagai objek tetapi juga merupakan subjek dalam pembelajaran. Peserta didik harus disiapkan sejak awal untuk mampu bersosialisasi dengan lingkungannya sehingga berbagai

jenis model pembelajaran yang dapat digunakan oleh pendidik. Model-model pembelajaran dapat digunakan di kelas dengan melibatkan peserta didik secara penuh (student center) sehingga peserta didik memperoleh pengalaman dalam menuju kedewasaan, peserta dapat melatih kemandirian, peserta didik dapat belajar dari lingkungan kehidupannya.

B. RUMUSAN MASALAH 1. Apa saja model-model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran fisika? 2. Apa saja penjelasan model-model pembelajaran tersebut?

C. TUJUAN PENULISAN MAKALAH Adanya makalah ini bertujuan agar kita semakin mengetahui tentang model-model pembelajaran. Dalam makalah ini akan dijelaskan mengenai model-model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran fisika, lengkap dengan rumpun-rumpun dan tokohnya.

1

Di samping itu. tenaga pendidik harus mampu melaksanakan tugasnya secara profesional yaitu dengan cara memahami dan memiliki ketrampilan yang memadai dalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang kreatif. diskusi. metode pembelajaran juga dapat diartikan sebagai suatu cara ynag digunakan oleh tenaga pendidik yang berfungsi untuk merealisasikan rencana-rencana yang telah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. model pebelajaran dibagi menjadi empat kelompok. debat. yaitu model interaksi sosial. Manusia mencoba menciptakan mesin yang dapat belajar (learning machine). model pengolahan informasi. laboratorium. ada beberapa macam metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh tenaga pendidik dalam merealisasikan model pembelajaran yang terdiri dari ceramah. Benyamin Surasega. pengalaman lapangan. 2 . Pada dasarnya model pembelajaran merupakan suatu bentuk pembelajaran yang sudah tergambar dari awal sampai akhir yang secara khas disajikan oleh guru. brainstorming. simulasi. Menurut Bruce Joyce dan Marsha Weil yang terdapat dalam sebuah buku yang ditulis oleh Dedi Supriawan dan A. Selain itu. Pembelajaran ini pula yang memisahkan manusia dari makhluk Allah lainnya. efektif. dan menyenangkan. Jadi pembelajaran pada hakekatnya adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan pengembangan potensi-potensi yang dimiliki oleh para siswa. serta teknik pembelajaran. metode. Dalam hal ini. bahkan bisa dikatakan paling strategis. dan lain sebagainya. demonstrasi. Dengan kata lain. dan model modifikasi tingkah laku. model pembelajaran in dapat disebut sebagai bingkai dari penerapan suatu pendekatan. Ia memiliki andil besar dalam perkembangan peradaban. KAJIAN TEORI DAN PEMBAHASAN Pembelajaran atau learning dalam Bahasa Inggris merupakan suatu jenis pemrosesan informasi.D. simposium. dan kegiatan pemelajaran tidak akan berarti jika tidak menghasilkan kegiatan belajar pada siswanya. model personal-humanistik.

sedangkan tugas siswa adalah belajar. model pengolahan informasi ini menitikberatkan pada cara-cara memperkuat dorongan internal manusia untuk memahami dunia dengan cara menggali dan mengorganisasi data. yaitu persiapan. taktik. 3 . karena di dalamnya terdapat strategi. Model Sosial (The Social Model). strategi dan metode pembelajaran. yaitu tujuan pembelajaran. 1. Guru bertugas untuk mengajar. yaitu guru dan siswa. dan Model Sistem Perilaku (The Behavioral Model). Model pembelajaran adalah rencana yang digunakan untuk membentuksuatu desain pembelajaran. dan penampilan hasil. Bahan pembelajaran itu senidiri dapat berupa pengetahuan.Pembelajaran memiliki empat unsur. baik itu jangak panjang. dan evaluasi pembelajaran. dan keterampilan. tujuannya untuk tercapainya tujuan pendidikan. Model personal (The Personal Model). Model Pengolahan Informasi Pada dasarnya. yakni membentuk kurikulum maupun membentuk desain pembelajaran untuk jangka pendek seperti kegiatan belajar mengajar di kelas. media pembelajaran. dkk (2006: 107) mengemukakan beberapa komponen yang terdapat dalam pembelajaran. Proses pembelajaran melibatkan dua orang pelaku. Model pembelajaran merupakan frame atau bingkai dari pembelajaran. seni. agama. sikap. metode. Kegiatan guru dan sisiwa berkaitan dengan bahan pembelajaran. Penyampaian. bahan pembelajaran. latihan. teknik. nilai-nilai kesusilaan. Jenis-jenis model pembelajaran yang akan dipelajari dalam makalah ini adalah Model Pengolahan Informasi (The Information Processing Model). Susilana. merasakan adanya masalah dan mengupayakan jalan pemecahannya serta mengembangkan bahasa untuk mengungkapnya.

Ada delapan rumpun model pemrosesan informasi. kecakapan intelektual. tetapi kemampuan-kemampuan yang dihasilkan berguna untuk tujuan-tujuan pribadi dan sosial. yaitu: 1. Pembelajaran merupakan keluaran dari pemrosesan informasi yang berupa kecakapan manusia (human capitalities) yang terdiri atas: informasi verbal. proses kognitif) dan kodisi-kondisi eksternal (rangsangan dari lingkungan) dan interaksi antar keduanya akan menghasilkan hasil belajar. dan untuk lebih fasih dan tepat dalam mengajukan pertanyaan. Model ini awal mulanya digunakan dalam ilmu sains. mengorganisasikan data. atau pemebentukan teori. Pemrosesan informaasi merujuk pada cara mengumpulkan atau menerima stimulus dari lingkungan. Tokoh model latihan inkuiri adalah Richard Suchman. memecahkan masalah. sikap. tetapi juga diharapkan untuk mempunyai efek dalam kawasan-kawasan lain (metode-metode sosial mungkin diajarkan dalam upaya meningkatkan pemahaman sosial dan 4 . dirancang untuk pengembangan proses mental induktif dan penalaran akademik. Model Berpikir Induktif (Inductive Thinking). dan kecakapan motorik. Inkuiri Ilmiah. menemukan konsep dan menggunakan simbol verbal dan visual. Dalam pemrosesan informasi terjadi interaksi antara kondisi internal (keadaan individu. dirancang untuk mengajar murid untuk menghadapi penalaran kausal.Model pemrosesan beradasarkan teori belajar kognitif Piaget dan berorientasi ada kemampuan siswa memproses informasi yang dapat memeperbaiki kemampuannya. strategi kognitif. 2. Model Latihan Inkuiri. dirancang untuk mengajar sisitem pendidikan dari suatu disiplin. 3. membentuk konsep dan hipotesis. Tokohnya adalah Hilda Taba.

Perhatian utamanya pada emosional siswa untuk mengembangkan hubungan yang produktif dengan lingkungannya. Schwab. Pertumbuhan Kognititf. yaitu berorientasi terhadap pengembangan diri individu. Tokoh humanistik adalah Abraham Maslow (1962). juga untuk perkembangan dan analisis konsep. Model ini dijadikan pribadi siswa yang mampu membentuk hubungan yang harmonis serta mampu memproses informasi secara efektif. Memori. Model penata lanjutan. 4. Pencapaian Konsep. R. Tokoh David Ausubel. 7. dirancang untuk perkembangan pribadi dlam kreativitas dan pemecahan masalah kreatif. baik emosional maupun intelektual. terutama penalaran logis. dirancang terutama untuk mengembangkan penalaran induktif. dirancang untuk meningkatkan efisiensi kemampuan pemrosesan informasi untuk menyerap dan mengaitkan bidang-bidang pengetahuan. menurut teori ini. Tokoh William Gordon.pemecahan masalah sosial). tetapi dapat diterapkan pada perkembangan sosial dan moral. Sinektik. 8. C. dirancang untuk meningktan kemampuan mengingat. 2007: 13). Model ini juga bebrorientasi pada individu dan perkembangan kelakuan. Tokoh dari rumpum ini adalah Joseph J. Tokohnya adalah Jerome Brunner. Model Personal Model ini bertitik tolak dari teori Humanistik. dirancang untuk meningkatkan perkembangan intelektual. 2. 6. 5 . agar siswa merasa bebas dalam belajar dan mengembangkan dirinya. Tokoh Harry Lorayne dan Jerry Lucas. guru harus berupaya menciptakan kondisi kelas yang kodusif. Buhler dan Arthur Comb (Ali. Rogers. 5.

Percobaannya yaitu memproyeksikan titik-titik cahaya (keseluruhan lebih penting daripada bagian). tujuan untuk perkembangan pemahaman diri dan tanggung jawab kepada diri sendiri dan kelompok sosial. 4. mengadakan eksperimen mengenai pengamatan visual dengan fenomena fisik. Model sosial ini memiliki enam rumpun pembelajaran sebagai berikut: 6 . Tokohnya yakni Fritz Perls William Schutz. kemandirian dan konsep diri. pemahaman diri. tujuannya untuk meningkatkan kemampuan seseorang untuk eksplorasi diri dan kesadaran diri.Ada lima rumpun model personal. Pengajaran non-Directif. 2. Tokohnya adalah Carl Rogers. Tokoh William Glasser. dirancang untuk meningkatkan kekompakan dan keluwesan pribadi. Sistem-sistem konseptual. yaitu: 1. Tokohnya adalah David Hunt. Teori pembelajaran Gestalt dirintis oleh Max Wertheimer (1912) bersama dengan Kurt Koffka dan W. Latihan kesadaran. Makna suatu obyek atau peristiwa terletak pada keseluruhan bentuk (Gestalt) dan bukan bagian. tujuannya lebih menekankan pada pembentukan kemampuan untuk perkembangan pribadi dalam arti kesadaran diri. Model Sosial Model ini didasari oleh teori belajar Gestalt (field theory). Pertemuan kelas. Model interaksi sosial menitikberatkan pada adanya hubungan harmonis antarindividu dengan masyarakat (learning to life together). Pokok pandangan Gestalt adalah obyek atau peristiwa tertentu dipandang sebagai suatu keseluruhan yang terorganisasikan. Kohler. 3. 3. Banyak menekankan pada perkembangan kesadaran dan pemahaman antarpribadi.

Bermain peran. Model ini lebih menekankan pada aspek perubahan perilaku yang tidak dapat diamati. Tokohnya adalah Maine (National Teaching Laboratory).1. Simulasi sosial. 2. bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan nilai-nilai sosial dan pribadi melalui situasi tiruan. Kerja kelompok. bertujuan untuk mengembangkan kesadaran pribadi dan keluwesan dalam kelompok. Pemacahan masalah sosial ataupun Inquiry Social bertujuan untuk mengembangkan kemampuan memecahkan masalahmasalah sosial dengan cara berfikir logis. Tokohnya adalah Sarene Bookock dan Harold Guetzkov. Tokohnya adalah Herbert Telen dan John Dewey. 4. yaitu bertujuan mengembangkan sistem yang efisien untuk mengurutkan tugas-tugas belajar dengan cara memanipulasi penguatan (reinforcement). dan Benjamin Cox. 5. bertujuan untuk mengembangkan pemahaman mengenai diri sendiri dan rasa tannggung jawab. Massialas. 4. 3. Tokohnya adalah Fainnie Shatel dan George Fhatel. baik terhadap diri sendiri maupun terhadap kelompok. bertujuan untuk membantu siswa mengalami berbagai kenyataan sosial serta menguji reaksi mereka. Model Sistem Perilaku Model pembelajaran sistem perilaku bertitik tolak dari teori belajar behavioristik. bertujuan mengembangkan keterampilan berperan serta dalam proses bermasyarakat dengan cara mengembangkan hubungan interpersonal dan discovery skills dalam bidang akademik. Tokohnya adalah Byron. Karakteristik model ini adalah penjabaran tugas-tugas yang harus dipelajari siswa lebih efisien dan berurutan. Model laboratori. 6. Pertemuan kelas. Implementasi model modifikasi tingkh laku ini adalah meningkatkan ketelitian pengucapan pada anak. Guru selalu perhatian terhadap tingkah 7 .

Tokohnya adalah Gagne Smith dan Smith. Model Personal c. konsep. Model sistem perilaku memiliki enam rumpun. tujuannya untuk pola-pola perilaku.F. Model Pengolahan Informasi b. 4. Tokoh Rimm dan Masters Wolpe. Model Pengolahan Informasi menitikberatkan pada cara-cara memperkuat dorongan internal manusia untuk memahami dunia dengan 8 . Tokohnya adalah B. Kontrol diri. sebagai reinforcement pendukung. Latihan langsung. KESIMPULAN 1. tujuannya adalah untuk menemukan fakta-fakta. 2. keterampilan. Skinner. Lazarus. Tokoh dalam rumpun model ini adalah B. E. 5. 6. Skinner. Latihan asertif. Model Sistem Perilaku 2. Penjelasan dari model-model yang telah disebutkan di atas adalah sebagai berikut: a. tujuan lebih ke pribadi siswa untuk mengurangi ketegangan dan kecemasan. yaitu: 1. Tokohnya adalah Rimm dan Masters Wolpe. tujuan untuk mengalihkan kesantaian kepada kecemasan dalam situasi. dan keterampilan. Modifikasi tingkah laku anak yang kemampuan belajarnya adalah rendah dengan reward. Salter. tujuan untuk mengekspresikan perasaan secara langsung dan spontan dalam situasi sosial. 3.F. Tokohnya adalah Wolpe. tujuannya adalah perilaku dan keterampilan sosial.laku belajar siswa. Relaksasi (santai). Manajemen kontingensi. Pengurangan ketegangan. Model-model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran fisika antara lain adalah: a. Model Sosial d.

Perhatian utamanya pada emosional siswa untuk mengembangkan hubungan yang produktif dengan lingkungannya. Model ini lebih menekankan pada aspek perubahan perilaku yang tidak dapat diamati. diakses pada hari Senin. merasakan adanya masalah dan mengupayakan jalan pemecahannya serta mengembangkan bahasa untuk mengungkapnya. DAFTAR PUSTAKA http://panduanskripsi. 26 Desember 2011 pukul 15.com/2011/10/kelompok-model-pengolahaninformasi. d.html. Model Sosial didasari oleh teori belajar Gestalt (field theory). 26 Desember 2011 pukul 14. yaitu berorientasi terhadap pengembangan diri individu.com/tag/model-pengolahan-informasi/. Kohler. Karakteristik model ini adalah penjabaran tugas-tugas yang harus dipelajari siswa lebih efisien dan berurutan. mengadakan eksperimen mengenai pengamatan visual dengan fenomena fisik. Percobaannya yaitu memproyeksikan titik-titik cahaya (keseluruhan lebih penting daripada bagian). yaitu bertujuan mengembangkan sistem yang efisien untuk mengurutkan tugas-tugas belajar dengan cara memanipulasi penguatan (reinforcement). Model interaksi sosial menitikberatkan pada adanya hubungan harmonis antarindividu dengan masyarakat (learning to life together).cara menggali dan mengorganisasi data. c. b.blogspot. Model Personal bertitik tolak dari teori Humanistik.41 9 . Model ini dijadikan pribadi siswa yang mampu membentuk hubungan yang harmonis serta mampu memproses informasi secara efektif. Model Sistem Perilaku bertitik tolak dari teori belajar behavioristik. F. diakses pada hari Senin.18 http://bayoete. Teori pembelajaran Gestalt dirintis oleh Max Wertheimer (1912) bersama dengan Kurt Koffka dan W.

http://psb-psma. 26 Desember 2011 pukul 16.org/content/blog/pengertian-pendekatan-strategi-metode-tekniktaktik-dan-model-pembelajaran.11 10 . diakses pada hari Senin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful