GEOLOGI LINGKUNGAN

LAPORAN

Ditunjukan Sebagai Tugas Mata Kuliah Geologi Lingkungan

Mariska Setiawnti Hairi (24-2011-027)

JURUSAN PLANOLOGI FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG 2012

2. Ada tujuh konsep yang menjadi dasar ilmu geologi lingkungan. Ilmu-ilmu tersebut diperlukan agar ilmu perencanaan dapat dipergunakan secara maksimal sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai serta dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat atau penduduk sebagai subjek dan sekaligus objek perencanaan. atau fenomenafenomena alam lain yang dianggap mengganggu manusia. dan berwawasan lingkungan. Sehingga perencana dapat merencanakan suatu wilayah atau kota yang bersih. baik secara alamiah maupun buatan. Bumi adalah satu-satunya tempat kehidupan manusia. ilmu kependudukan. dan salah satu yang paling penting yaitu geologi lingkungan. Geologi lingkungan merupakan ilmu yang mempelajari interaksi antara alam atau lingkungan geologis (geological environment) dengan aktivitas manusia yang bersifat timbal balik. Misalnya. Yang dimaksud timbal balik adalah bagaimana proses-proses geologis mempengaruhi manusia. ilmu ekonomi. baik sebagai suatu potensi sumber daya yang dimanfaatkan manusia. Proses-proses alam yang terjadi sekarang mengubah bentang alam yang telah tersusun selama periode geologi. ilmu sosial. yaitu: 1. indah. maupun menjadi kendala atau sumber bahaya seperti dalam bentuk bencana alam. Pada dasarnya bumi merupakan suatu sistem tertutup. . rapi. dibahas juga bagaimana aktivitas manusia mengganggu kesetimbangan alam yang akhirnya akan mengganggu dan mempengaruhi manusia sendiri. namun sumber daya alamnya terbatas. bahaya-bahaya geologis (geological hazard). aman.BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ilmu perencanaan wilayah dan kota merupakan ilmu terdiri dari berbagai konsep ilmu yang lain. 3. Sebaliknya.

2 Rumusan Masalah Konsep-konsep dasar dalam geologi lingkungan yang telah disebutkan di atas merupakan konsep yang lebih bersifat umum. 5. oleh karena itu kita mempunyai kewajiban untuk menerima dan menanggungnya. 6. Perencanaan tata guna lahan dan penggunaan air harus diusahakan untuk mendapatkan keseimbangan antara pertimbangan ekonomi dengan penilaian estetika. Diantara tujuh konsep tersebut ada beberapa konsep yang bisa diterapkan di suatu wilayah. Selalu ada proses alam yang membahayakan dan mengancam kehidupan manusia. Hal tersebut karena adanya ketidakcocokan antara konsep yang ada dengan kondisi atau keadaan yang sebenarnya terjadi di wilayah tersebut. namun ada juga yang tidak dapat diterapkan. . dan pemahaman terhadap lingkungannya membutuhkan wawasan dan penafsiran yang luas terhadap ilmu bumi dan ilmu lain yang berkaitan. 1.3 Maksud dan Tujuan Makalah Tujuh Konsep Dasar Geologi Lingkungan ini dibuat dengan tujuan untuk menjelaskan hubungan antara konsep yang telah ada dengan kondisi atau keadaan geologis di Indonesia. Sehingga dapat menjadi acuan bagi para perencana dalam merencanakansuatu kawasan agar aman dan tidak membahayakan penduduk. Komponen dasar dari setiap lingkungan manusia adalah faktor geologi. Makalah ini akan mencoba untuk membahas konsep-konsep mana saja yang sesuai dengan kondisi geologi di Indonesia pada saat ini.4. 1. Efek dari penggunaan tanah sifatnya kumulatif. 7.

Umumnya. Bowen disusun suatu seri yang dikenal dengan Bowen’s Reaction Series.500–2. F. atau perubahan komposisi. chlorine. Menurut para ahli seperti Turner dan Verhoogen (1960). baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). magma didefinisikan sebagai cairan silikat kental yang pijar terbentuk secara alamiah.BAB II TINJAUAN TEORI 2. sangat perlu sekali mengetahui karakteristik batuan beku yang meliputi sifat fisik dan komposisi mineral batuan beku. Dalam magma tersebut terdapat beberapa bahan yang larut. fluorine. CO2. baik di mantelataupun kerak bumi. penurunan tekanan. iron. "api") adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras. sulphur. oleh NL. Dalam mengidentifikasi batuan beku. bersifat volatile (air.1 Jenis-Jenis Bebatuan Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis. Lebih dari 700 tipe batuan beku telah berhasil dideskripsikan. F Groun (1947). sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerakbumi. dan nonvolatile (non-gas) yang merupakan pembentuk mineral yang lazim dijumpai dalam batuan beku. Berdasarkan penghabluran mineral-mineral silikat (magma). bertemperatur tinggi antara 1. dengan atau tanpa proses kristalisasi. maka mineral-mineral akan terbentuk. . Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada. dan lain-lain) yang merupakan penyebab mobilitas magma. proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur. Takeda (1970).5000C dan bersifat mobile (dapat bergerak) serta terdapat pada kerak bumi bagian bawah. Peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa penghabluran. Pada saat magma mengalami penurunan suhu akibat perjalanan ke permukaan bumi.

2. Batu gamping dapat terlarutkan oleh air hujan lebih mudah dibandingkan dengan batuan yang lainnya. Kalsit adalah sangat reaktif terhadap asam. Batuan Lempung Batu lempung adalah batuan sedimen dengan ukuran butir lebih kecil dari 1/256 mm. dan hal tersebut mengubah air hujan tersebut menjadi nersifat asam. batu gamping terbentuk menjadi . dan pengendapan (precipitation) dari larutan. Pada daerah daerah tropis . batu pasir. tidak juga terbentuk dari clay dan sand. 3. termasuk dalam batuan endapan. pengendapan (deposition) karena aktivitas biogenik. dan lempung. Air hujan mengandung sejumlah kecil dari karbon dioksida selama perjalanannya di udara. dimana lapisan pada bagian ini lebih tahan terhadap cuaca. Hal tersebut menjelaskan mengapa goa-goa bawah tanah cenderung untuk terbentuk pada daerah yang banyak mengandung batu gamping. terbentuk dari batubatuan bahkan juga terbentuk dari kerangka calcite yang berasal dari organisme microscopic di laut dangkal. Batuan Gamping Batu gamping pada umumnya adalah bukan terbentuk dari batuan sediment seperti yang kita kira. dan juga menjelaskan mengapa bangunan bangunan yang terbuat dari bahan batugamping rentan terhadap air hujan yang mengandung asam. Batuan endapan meliputi 75% dari permukaan bumi. Lapisan gelap pada bagian atas mengandung sejumlah besar fraksi dari silika yang terbentuk dari kerangka mikrofosil. Jenis batuan umum seperti batu kapur. Pulau Bahama adalah sebagai contoh dari daerah dimana proses ini masih terus berlangsung hingga sekarang. dan pada perlapisan yang lain terdapat sejumlah kandungan silt atau clay yang membantu ketahanan dari batu gamping tersebut terhadap cuaca. Sebagian perlapisan batu gamping hampir murni terdiri dari kalsit. Batuan endapan atau batuan sedimen adalah salah satu dari tiga kelompok utama batuan (bersama dengan batuan beku dan batuan metamorfosis) yang terbentuk melalui tiga cara utama: pelapukan batuan lain (clastic).

Batu pasir terbentuk ketika pasir jatuh dan terendapkan pada bagian offshore dari delta delta sungai. Gambar batu pasir di bawah adalah batu pasir yang berumur pleistocene yang terendapkan di Central California.batuan yang kuat membentuk sejumlah pegunungan-pegunungan batu gamping yang indah. tetapi gurun pasir dan pantai dapat membentuk perlapisan batu pasir apabila dikaji pada rekaman geologi.feldspar dan mica. sebab energi yang terdapat pada lingkungan ketika lapisan lapisan pasir terbentuk tidak mendukung untuk terpeliharanya fosil-fosil tersebut. hematite. kalsit yang terdapat di dalam batugamping teralterasi menjadi dolomite. ( untuk siltstone terbentuk dari butiran yang lebih halus). Dibawah pengaruh pressure yang tinggi. atau kalsium karbonate atau oksida besi. Batuan Pasir kuarsa Batu pasir adalah pada batuan sediment dengan ukuran butir antara 1/16 milimeter dan 2 mm. Warna coklat dan belang pada batu pasir yang kasar disebabkan sejumlah kecil dari mineral mineral besi. warna yang khas dan cepat terawetkan. Pada kondisi tertentu.ilmenite. Batu pasir biasanya tidak mengandung fosil-fosil. berubah menjadi batuan dolomite. Butirannya berupa fragment fragment yang tajam dari kuarsa batu granite bahari di . Batupasir yang mempunyai kandungan mineral pengotor dalam jumlah besar digolongkan sebagai wacke atau graywacke. batu gamping termatomorfosakan menjadi batuan metamorf marble. Kebanyakan batu pasir tetap mengandung sejumlah kecil dari mineral mineral clays. batupasir penuh dengan karakter. tetapi pada kenyataannya batu pasir biasanya banyak mengandung mineral kuarsa. Walaupun batupasir tidak menandakan adanya mineral istimewa. yang menunjukkan cement berwarna gelap. Butiran dari kuarsa di dalam batu pasir tersement bersama dengan silika ( yang secara kimiawi sama dengan kuarsa). Sebagai pemandangan dan pembentuk batuan. yang menambah warna dan karakter dari matrix kuarsa. 4.

batuan yang berbutir kasar. Selain berbentuk-U. tetapi sementnya berasal dari abu vulkanik dari batuan yang berumur lebih muda. 5. Lembah dapat terbentuk dari beberapa proses geologis. lembah juga dapat berbentuk-V .2 Geomorfologi Bukit adalah suatu wilayah bentang alam yang memiliki permukaan tanah yang lebih tinggi dari permukaan tanah di sekelilingnya namun dengan ketinggian relatif rendah dibandingkan dengan gunung. 2. tekanan dan temperatur menjadi tinggi dan membuat mineral-mineral batuan menjadi terlarutkan atau berubah menjadi lebih mobile. Akibat dari panas dan temperature tersebut batupasir berubah menjadi batuan metamorf kuarsit atau gneiss.Sierra Nevada. Lembah gletser yang umumnya berbentuk-U terbentuk puluhan ribu tahun yang lalu akibat erosi gletser. Dalam pembentukannya membutuhkan energi yang cukup besar untuk menggerakan fragmen yang cukup besar biasanya terjadi pada sistem sungai dan pantai. Batuan Semen Konglomerat Konglomerat merupakan suatu bentukan fragmen dari proses sedimentasi. Lembah adalah wilayah bentang alam yang dikelilingi oleh pegunungan atau perbukitan yang luasnya dari beberapa kilometer persegi sampai mencapai ribuan kilometer persegi. terdiri atas fragmen dengan bentuk membundar dengan ukuran lebih besar dari 2mm yang berada ditengah-tengah semen yang tersusun oleh batupasir dan diperkuat & dipadatkan lagi kerikil. Perbukitan adalah rangkaian bukit yang berjajar di suatu daerah yang cukup luas. yaitu berupa batuan yang keras dengan butiran butiran mineral yang sangat kompak. Digunakan Sebagai pondasi bangunan. Butiran-butiran batuan menjadi sedikit lebih kompak. Pada saat batupasir terendapkan pada kedalaman yang dalam.

bahan baku air minum. 6. bahkan sebenarnya potensial untuk dijadikan objek wisata sungai. atau ke sungai yang lain.Kemanfaatan terbesar sebuah sungai adalah untuk irigasi pertanian. dan di beberapa negara tertentu air sungai juga berasal dari lelehan es / salju. Di Indonesia saat ini terdapat 5. sebuah sungai secara sederhana mengalir meresap ke dalam tanah sebelum menemukan badan air lainnya. seperti hujan.Sungai merupakan jalan air alami. sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah.Pada beberapa kasus. limpasan bawah tanah. Aliran air biasanya berbatasan dengan kepada saluran dengan dasar dan tebing di sebelah kiri dan kanan. Sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. bermula dari mata air yang mengalir ke anak sungai. Beberapa anak sungai akan bergabung untuk membentuk sungai utama. Air dalam sungai umumnya terkumpul dari presipitasi. sungai juga mengalirkan sedimen dan polutan. Dengan melalui sungai merupakan cara yang biasa bagi air hujan yang turun di daratan untuk mengalir ke laut atau tampungan air yang besar seperti danau. Bentuk Lereng tergantung pada proses erosi juga gerakan tanah dan pelapukan.embun. Kemiringan Lereng Lereng adalah Kenampakan permukaan alam disebabkan adanya beda tinggi apabila beda tinggi dua tempat tersebut dibandingkan dengan jarak lurus mendatar sehingga akan diperoleh besarnya kelerengan (clope). Danau atau laut. mata air. Penghujung sungai di mana sungai bertemu laut dikenali sebagai muara sungai. Lereng merupakan parametertopografi yang terbagi dalam dua bagian yaitu . Perlu juga dikemukakan bahwa sodetan sungai kini telah tergolong sebagai alternatif yang primitif jika ditinjau dari konsep ekohidrologi. Selain air. Sungai terdiri dari beberapa bagian. serta tidak selaras dengan kesepakatan dunia pada KTT Bumi (Earth Summit) di Johannesburg bulan September 2002 yang mengklasifikasikan sodetan sungai (river diversion) sebagai pembangunan yang tidak berkelanjutan. mengalir menuju Samudera.950 daerah aliran sungai (DAS).

.kemiringan lereng dan beda tinggi relative. Dengan pendekatan rumus “Went-Worth” yaitu pada peta topografi yang menjaadi dasar pembuatan peta kemiringan lereng dengan dibuat grid atau jaring-jaring berukuran 1 cm kemudian masing-masing bujur sangkarrr dibuat garis horizontal. Pusat gempa pada titik di permukaan bumi yang terletak tegaklurus di atas hiposentrum disebut episentrum. Salah satunya dengan menbuat Peta Kemiringan Lereng (Peta Kelas Lereng). dan biologi . Pada saat angin tersebut naik ke puncak gunung. dan saling bertumbukan. Gerakan lempeng ini ada yang saling menjauh. dimana kedua bagian tersebut besar pengaruhnya terhadap penilaian suatu lahan kritis. Dengan mengetahui jumlah konturnya dan perbedaan tinggi kontur yang memotong garis horizontal tersebut. Pusat gempa yang terletak di bawah kerak bumi disebut hiposentrum. bergesekan. yang kemudian mengakibatkan gempa.sehingga akan membahayakan hidrologi produksi pertanian dan pemukiman. Maksud angin jatuh adalah angin yang menuruni lereng gunung setelah sebelumnya bergerak naik ke puncak gunung. Terjadinya gempa bumi memiliki kaitan dengan proses pergeseran lempeng bumi. kimia. dapat ditentukan : kemiringan atau sudut lereng dengan menggunakan rumus 10% 1000 m = = 10cm A/B x 100% 2. Lempeng pembentuk lapisan kulit bumi bergerak perlahan sekitar 10-19 cm per tahun.3 Gejala Alam Gempa bumi adalah getaran yang terjadi akibat adanya pergeseran lapisan batuan di dalam bumi. angin tersebut mengalami penurunan suhu dan terjadi pengembunan. Bila dimana suatu lahan yang lahan dapat merusak lahan secara fisik. Angin Fohn (angin jatuh panas) mempunyai ciri angin jatuh yang panas dan kering.

Tanah longsor merupakan gejala alam yang terjadi di sekitar kawasan pegunungan. Pada saat angin tersebut naik ke puncak gunung.Pada saat melewati puncak gunung. yaitu:  Pemanasan langsung. ketika sampai lembah. Pemanasan oleh matahari terjadi dengan dua cara. Namun. Semakin curam kemiringan lereng satu kawasan. Beberapa korban yang mengungsi di berbagai penampungan mulai terserang penyakit. suhu angin tersebut naik ketika bergerak turun menuju lembah.debu dan zat. Pada saat melewati puncak gunung. angin tersebut telah kering dan turun melewati puncak. angin tersebut suhunya lebih tinggi dari suhu udara di lembah tersebut. Peristiwa banjir bandang kembali menimpa ibu kota Jakarta bulan Februari 2007.  Pemanasan tidak langsung. Maksud angin jatuh adalah angin yang menuruni lereng gunung setelah sebelumnya bergerak naik ke puncak gunung. Banjir merupakan luapan air yang melebihi batas. sehingga orang yang tinggal di lembah akan merasakan adanya aliran angin yang panas dan kering. angin tersebut mengalami penurunan suhu dan terjadi pengembunan. Sinar matahari yang dipantulkan juga ini turut memanaskan udara. angin tersebut suhunya lebih tinggi dari suhu udara di lembah tersebut. terutama pada lapisan atmosfer paling bawah. Bahkan. Peristiwa alam ini menelan banyak korban jiwa. Angin Fohn (angin jatuh panas) mempunyai ciri angin jatuh yang panas dan kering. semakin besar kemungkinan terjadi longsor. Namun. sehingga orang yang tinggal di lembah akan merasakan adanya aliran angin yang panas dan kering. Bahkan.zat lain yang ada di udara. ketika sampai lembah. terjadi karena sebagian sinar matahari selain diserap dipantulkan ke atmosfer. Hampir seluruh wilayah Jabodetabek terendam air. angin tersebut telah kering dan turun melewati puncak. suhu angin tersebut naik ketika bergerak turun menuju lembah. Longsor terjadi saat lapisan bumi paling atas dan . terjadi karena adanya penyerapan sebagian sinar matahari oleh uap air. hal ini terjadi jika terjadi hujan secara terus menerus tanpa henti banjir merupakan gejala alam yang sering melanda wilayah Indonesia.

walaupun kerapatan dua garis kontur tersebut berubah-ubah. Meskipun tanah longsor merupakan gejala alam tetapi ada kegiatan manusia yang mampu menyebabkan gejala alam tanah longsor. 9. atau letusan gunung api. 8. kecuali bila disebut secara khusus untuk hal-hal tertentu seperti kawah. menyatakan ketinggian antara (tengah-tengah) antara dua garis yang berurutan. Garis kontur dengan ketinggian yang lebih rendah mengelilingi garis kontur yang lebih tinggi. Jumlah tanah yang besar dari luncuran tanah dan lumpur inilah yang merusak rumahrumah. 6. Hal ini biasanya terjadi karena curah hujan yang tinggi. Punggung gunung atau bukit terlihat di peta sebagai rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf “U” yang ujung melengkungnya menjauhi puncak. Lembah terlihat di peta sebagai rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf “V” yang ujungnya tajam dan menjorok ke arah puncak.4 2.bebatuan terlepas dari bagian utama gunung atau bukit. menghancurkan bangunan yang kokoh dalam hitungan detik. Beda ketinggian antara dua garis kontur adalah tetap. Seperti penebangan pepohonan secara liar di daerah lereng. 2. Garis ketinggian pembantu. Daerah datar mpunyai kontur yang jarang-jarang. penambangan bebatuan dan tanah yang mampu menimbulkan ketidakstabilan lereng. . 5. Garis kontur berbentuk kurva tertutup. Longsor dapat terjadi karena patahan alami dan karena faktor cuaca pada tanah dan bebatuan. Ketika longsor berlangsung lapisan teratas bumi mulai meluncur deras pada lereng.1 Cara Membaca Garis Kontur sifat-sifat garis kontur 1. 4.4. 7. sedangkan daerah terjal atau curam mempunyai garis kontur yang rapat. Garis kontur tidak akan pernah bercabang. Garis kontur tidak akan pernah berpotongan 3. gempa bumi. 2.

. Dalam misi SAR gunung hutan misalnya.2.4. Peta yang dikeluarkan oleh Direktorat Geologi Bandung tidak seragam ketentuan garis konturnya. sering kali suatu diperbesar dengan cara di fotocopy untuk ini interval kontur peta tersebut haruslah tetap dituliskan. Tetapi perkiraan ini biasanya tidak selalu benar. Beberapa peta topografi keluaran Direktorat Geologi Bandung aslinya berskala 1 : 50. Misalnya : 100. 1250 m dan seterusnya) atau setiap selang sepuluh kontur.2 Ketinggian Tempat Untuk menentukan suatu ketinggian pada peta.200.000 (interval kontur 25 m). Sering peta yang dikeluarkan oleh Bakorsutanal (1 : 50.000. yaitu dengan cara melihat interval kontur pada peta dan lalu hitung ketinggian tempat yang ingin diketahui. tetapi kemudian diperbesar menjadi berskala 25.000) membuat garis kontur tebal untuk setiap kelipatan 250 m (kontur tebal untuk ketinggian 750.000 dengan kontur interval yang tetap 25 m.300 m dan seterusnya. membuat garis kontur tebal untuk setiap kelipatan 100 m. Peta yang dikeluarkan oleh AMS (Army Map Service) yang berskala 1 : 50. 1000. Dari informasi tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa tidak ada ketentuan khusus dan seragam untuk menentukan garis kontur tebal. Memang ada perkiraan umum yaitu : interval kontur = 1/200 skala peta.

. maka dapat disimpulkan tentang - bentang alam yang ada di permukaan bumi dengan penjelasannya jenis – jenis batuan yang ada di permukaan bumi beserta spesifikasi dan contohnya komponen dasar dari lingkungan setiap orang adalah faktor geologi perencanaan yang sesuai dalam tata guna lahan dan air harus menciptakan keseimbangan antara perekonomian dan variabel lainnya 3. Manusia perlu waspada dan berusaha untuk mengantisipasi terhadap proses bumi yang dapat membahayakan manusia.1 Simpulan Dengan pembuatan laporan ini. maka penulis ingin memberikan saran – saran sebagai berikut : Sebagai seorang perencana wilayah dan kota.2 Saran Setelah mempelajari dan menganalisa laporan ini.BAB III SIMPULAN DAN SARAN 3. harus menyikapi masalah yang berkaitan dengan bahaya geologi yang terjadi dengan menerapkan ilmu – ilmu geologi lingkungan secara tepat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful