Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan “MAKALAH”

Pembentukan senyawa alkaloid dan terpenoid

Kelompok 6:

Anna Setiana Harun Abdul Rasyid Nera Fitriani Novi Nurfan Risma Kristian

(H1A0901036) (H1A0901025) (H1A0901020) (H1A0901018) (H1A0801002

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI 2011

1

Mengatahui pengertian dari senyawa alkaloid beserta fungsinya. Senyawa hasil isolasi atau senyawa semi sintetik yang diperoleh dari tumbuhan sebagai obat atau bahan baku obat. dan lemak yang digunakan oleh tumbuhan itu sendiri untuk pertumbuhannya ataupun senyawa kimia dari hasil metabolisme sekunder (metabolit sekunder) seperti terpenoid. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. metode analisis. seperti teknik pemisahan. Bagaimana proses sintesis alkaloid? c. Serta banyak jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat-obatan. steroid. Metabolisme sekunder juga disebut metabolisme khusus adalah istilah untuk jalur dan molekul kecil produk dari metabolisme yang tidak mutlak diperlukan untuk kelangsungan hidup organisme. Menetahui bagaimana proses sintesis alkaloid pada tumbuhan. racun. karbohidrat. Tanaman apa saja yang mengandung senyawa terpenoid? C. Senyawa kimia sebagai hasil metabolit sekunder telah banyak digunakan untuk zat warna. obat-obatan dan sebagainya.BAB I PENDAHULUAN A. 2 . B. Apa yang dimaksud dengan senyawa alkaloid dan apa fungsinya? b. Tanaman apa saja yang mengandung senyawa alkaloid? d. dikenal sebagai obat tradisional sehingga perlu dilakukan penelitian tentang penggunaan tumbuh-tumbuhan berkhasiat dan mengetahui senyawa kimia yang bermanfaat sebagai obat. dan alkaloid. Senyawa metabolit sekunder merupakan senyawa kimia yang umumnya mempunyai kemampuan bioaktivitas dan berfungsi sebagai pelindung tumbuhan dari gangguan hama penyakit untuk tumbuhan itu sendiri atau lingkungannya. Bagaimana proses sintesis terpenoid? f. dan uji farmakologi. Tujuan a. flavonoid. kumarin. Mengetahui tanaman-tanaman yang mengandung senyawa alkaloid. b. Hal ini memacu dilakukannya penelitian dan penelusuran senyawa kimia terutama metabolit sekunder yang terkandung dalam tumbuh-tumbuhan. c. aroma makanan. Apa yang dimaksud dengan senyawa terpenoid dan apa fungsinya? e. Rumusan Masalah a. Latar Belakang Keanekaragaman flora (biodiversity) berarti keanekaragaman senyawa kimia (chemodiversity) yang kemungkinan terkandung di dalamnya baik yang berupa metabolisme primer (metabolit primer) seperti protein.

Alkaloid Senyawa kimia terutama senyawa organik hasil metabolisme dapat dibagi dua yaitu yang pertama senyawa hasil metabolisme primer. Mengetahui tanaman yang mengandung senyawa terpenoid. dimana termasuk golongan alkaloid tapi atom N (Nitrogen)nya terdapat di dalam rantai lurus atau alifatis. Alkaloid adalah suatu golongan senyawa organik yang terbanyak ditemukan di alam. sebagian besar diantaranya mengandung oksigen. e. Kesulitan mendefinisikan alkaloid sudah berjalan bertahun-tahun. Sebagai contoh. asam nukleat. f. alkaloid dan flavonoid. dan strisina sebagai stimulan syaraf (Ikan. Hampir seluruh alkaloid berasal dari tumbuh-tumbuhan dan tersebar luas dalam berbagai jenis tumbuhan tingkat tinggi. Selain itu ada beberapa pengecualian. dan sering dibedakan berdasarkan kereaktifan fisiologi yang khas. morfina sebagai pereda rasa sakit. 3 . Sebagian besar alkaloid terdapat pada tumbuhan dikotil sedangkan untuk tumbuhan monokotil dan pteridofita mengandung alkaloid dengan kadar yang sedikit. reserfina sebagai obat penenang. Senyawa ini terdiri atas karbon. dan enzim. BAB II PEMBAHASAN I. atrofina berfungsi sebagai antispamodia. 1969).d. lemak. Mengetahui pengertian dari senyawa terpenoid beserta fungsinya. Meyer‟s Conversation Lexicons tahun 1896 dinyatakan bahwa alkaloid terjadi secara karakteristik di dalam tumbuh. hidrogen. protein. Pengertian lain Alkaloid adalah senyawa organik yang terdapat di alam bersifat basa atau alkali dan sifat basa ini disebabkan karena adanya atom N (Nitrogen) dalam molekul senyawa tersebut dalam struktur lingkar heterosiklik atau aromatis.tumbuhan. steroid. dan nitrogen. Sesuai dengan namanya yang mirip dengan alkali (bersifat basa) dikarenakan adanya sepasang elektron bebas yang dimiliki oleh nitrogen sehingga dapat mendonorkan sepasang elektronnya. contohnya terpenoid. kokain sebagai anestetik lokal. contohnya karbohidrat. Mengetahui proses sintesis terpenoid pada tumbuhan. Senyawa kedua adalah senyawa hasil metabolisme sekunder. dan dalam dosis kecil dapat memberikan efek farmakologis pada manusia dan hewan.

Reaksi ini berlangsung dengan mekanisme radikal bebas. triptopan. arginin. senyawa ini terdiri dari amino (NH2) dan karboksil (COOH). Disamping reaksi-reaksi dasar ini. and valin(4). Jalur poliketida dan jalur mevalonat juga ditemukan dalam biosintesis alkaloid. glisin. Prinsip dasar pembentukan Alkaloid Asam amino merupakan senyawa organik yang sangat penting. berbentuk kristal tidak berwarna (berberina dan serpentina berwarna kuning). Dari 20 jenis asam amino yang disebutkan diatas.Garam alkaloid dan alkaloid bebas biasanya berupa senyawa padat. sistein. asparagin. fenilalanin dan tirosin yang menurunkan alkaloid jenis isokuinolin.Definisi tunggal untuk alkaloid belum juga ditentukan. dan pada kasus lain satu tumbuhan mengandung satu isomer sementara tumbuhan lain mengandung enantiomernya (Padmawinata. alkaloid diketahui berasal dari sejumlah kecil asam amino yaitu ornitin dan lisin yang menurunkan alkaloid alisiklik. treonine. 4 . Keragaman struktur alkaloid disebabkan oleh keterlibatan fragmen-fragmen kecil yang berasal dari jalur mevalonat. metionin. Trier menyatakan bahwa sebagai hasil kemajuan ilmu pengetahuan. Alkaloid sering kali optik aktif. dan biasanya hanya satu dari isomer optik yang dijumpai di alam. Salah satu dari reaksi sekunder ini yang terpenting adalah reaksi rangkap oksidatif fenol pada posisi orto atau para dari gugus fenol. tirosine. dan suatu senyawa enol atau fenol. Reaksi-reaksi sekunder lain seperti metilasi dari atom oksigen menghasilkan gugus metoksil dan metilasi nitrogen menghasilkan gugus N-metil ataupun oksidasi dari gugus amina. asam aspartat. Ada 20 jenis asam amino esensial yang merupakan standar atau yang dikenal sebagai alfa asam amino alanin. dan triftopan yang menurunkan alkaloid indol. Biosintesis alkaloid juga melibatkan reaksi rangkap oksidatif fenol dan metilasi. meskipun dalam beberapa kasus dikenal campuran rasemat. biosintesa alkaloida melibatkan reaksi-reaksi sekunder yang menyebabkab terbentuknya berbagai jenis struktur alkaloida. nikotina. fenilalanine. Kemudian reaksi yang mendasari pembentukan alkaloid membentuk basa. 1981). Ada juga alkaloid yang berbentuk cair. 1995). Reaksi utama yang mendasari biosintesis senyawa alkaloid adalah reaksi mannich antara suatu aldehida dan suatu amina primer dan sekunder. Basa kemudian bereaksi dengan karbanion dalam kondensasi hingga terbentuklah alkaloid. asam glutamat . dan higrina. lysin. fenilpropanoid dan poliasetat. istilah yang beragam senyawa alkaloid akhirnya harus ditinggalkan (Hesse. isoleusin. leusin. serine. seperti konina. A. histidine. glutamin. prolin.

d. c. Fungsi Alkaloid Alkaloid telah dikenal selama bertahun-tahun dan telah menarik perhatian terutama karena pengaruh fisiologinya terhadap mamalia dan pemakaiannya di bidang farmasi. beberapa alkaloid menyerupai pengatur tumbuh. Alkaloid dapat berlaku sebagai pengatur tumbuh. suatu glikoalkoid dari tanaman berri solanum khasianum mungkin bermanfaat terhadap infeksi HIV dan infeksi intestinal yang berhubungan dengan AIDS. mungkin merupakan konsep yang direka-reka dan bersifat „manusia sentris‟. efek anti diare utama mereka kemungkinan disebabkan oleh efek mereka 5 . Meskipun dalam beberapa peristiwa bukti yang mendukung fungsi ini tidak dikemukakan. B. Alkaloid berfungsi sebagai hasil buangan nitrogen seperti urea dan asam urat dalam hewan (salah satu pendapat yang dikemukan pertama kali. 1995): a. karena sebagian besar bersifat basa. Beberapa alkaloid mungkin bertindak sebagai tandon penyimpanan nitrogen meskipun banyak alkaloid ditimbun dan tidak mengalami metabolisme lebih lanjut meskipun sangat kekurangan nitrogen. b. Solamargine. Alkaloid diterpenoid yang diisolasi dari tanaman memiliki sifat antimikroba. dapat mengganti basa mineral dalam mempertahankan kesetimbangan ion dalam tumbuhan.Dalam biosintesa higrin. Semula disarankan oleh Liebig bahwa alkaloid. alkaloid dapat melindungi tumbuhan dari serangan parasit atau pemangsa tumbuhan. sekarang tidak dianut lagi). Ketika alkaloid ditemukan memiliki efek antimikroba temasuk terhadap Giarde dan Entamoeba. karena dari segi struktur. Beberapa alkaloid merangasang perkecambahan yang lainnya menghambat. pertama terjadi oksidasi pada gugus amina yang diikuti oleh reaksi Mannich yang menghasilkan tropinon. Pada beberapa kasus. Beberapa pendapat mengenai kemungkinan perannya dalam tumbuhan sebagai berikut (Padmawinata. selanjutnya terjadi reaksi reduksi dan esterifikasi menghasilkan hiosiamin (2). Salah satu contoh alkaloid yang pertama sekali bermanfaat dalam bidang medis adalah morfin yang diisolasi tahun 1805. 2. tetapi fungsinya dalam tumbuhan hampir sama sekali kabur.

obat kanker Antibakteri C. daun-daunan yang berasa sepat dan pahit. Berikut adalah beberapa contoh senyawa alkaloid yang telah umum dikenal dalam bidang farmakologi : Senyawa Alkaloid (Nama Trivial) Nikotin Morfin Kodein Atropin Skopolamin Kokain Piperin Quinin Vinkristin Ergotamin Reserpin Mitraginin Vinblastin Saponin Aktivitas Biologi Stimulan pada syaraf otonom Analgesik Analgesik. Tanaman Penghasil Alkaloid Senyawa alkaloid merupakan senyawa organik terbanyak ditemukan di alam. obat batuk Obat tetes mata Sedatif menjelang operasi Analgesik Antifeedant (bioinsektisida) Obat malaria Obat kanker Analgesik pada migraine Pengobatan simptomatis disfungsi ereksi Analgesik dan antitusif Anti neoplastik. Secara organoleptik. Berberin merupakan satu contoh penting alkaloid yang potensial efektif terhadap typanosoma dan plasmodia. Hampir seluruh alkaloid berasal dari tumbuhan dan tersebar luas dalam berbagai jenis tumbuhan.pada usus kecil. biasanya 6 . Mekanisme kerja dari alkaloid kuartener planar aromatik seperti berberin dan harman dihubungkan dengan kemampuan mereka untuk berinterkalasi dengan DNA.

ranting. diantaranya adalah nikotin. sehingga bukan obat yang didapat malah racun (menyebabkan pusing) yang sangat berbahaya. sehingga hingga sekarang tidak ada batasan yang jelas untuknya. Fungsi nikotin adalah sebagai bahan kimia antiherbivora dan adanya kandungan neurotoxin yang sangat sensitif bagi serangga. dan Brugmansia suaviolens. mulai dari bakteria. striknina. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. dan hewan. Hal ini disebabkan seluruh bagiannya mengandung 7 . kentang dan terung. Hampir seluruh bagian tanaman kecubung dapat dimanfaatkan sebagai obat. Kadar nikotin berkisar antara 0. morfina. Kecubung adalah tumbuhan penghasil bahan obat-obatan yang telah dikenal sejak ribuan tahun. Nikotin dan kokain dapat pula ditemukan pada daun tanaman kota.000 senyawa yang tergolong alkaloid dengan struktur sangat beragam. dimana proses biosintesisnya terjadi di akar dan terakumulasi pada daun tembakau. dan anandamida yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. seorang apoteker dari Halle (Jerman) untuk menyebut berbagai senyawa yang diperoleh dari ekstraksi tumbuhan yang bersifat basa (pada waktu itu sudah dikenal.teridentifikasi mengandung alkaloid. Rasa pahit atau getir yang dirasakan lidah dapat disebabkan oleh alkaloid. Selain daun-daunan. biji. cokelat jika dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Nikotin dalam jumlah banyak terdapat dalam tanaman tembakau. Cokelat adalah makanan yang diolah dari biji kakao. Penyalahgunaan kecubung memang sering terjadi. fungi (jamur). misalnya. Datura tatura. berbeda-beda. fenetilamina. tumbuhan. Istilah "alkaloid" (berarti "mirip alkali". Hingga sekarang dikenal sekitar 10. Ekstraksi secara kasar biasanya dengan mudah dapat dilakukan melalui teknik ekstraksi asam-basa.di antaranya Datura Stramonium.6-3. Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin. sehingga nikotin digunakan sebagai insektisida pada masa lalu. dan kulit kayu. Nikotin terjadi dari biosintesis unsur N pada akar dan terakumulasi pada daun. Menurut ilmuwan. namun daya khasiat masing-masing jenis kecubung. Tembakau mengandung senyawa alkaloid. serta solanina). karena dianggap bersifat basa) pertama kali dipakai oleh Carl Friedrich Wilhelm Meissner (1819).0 % dari berat kering tembakau. sedang dalam jumlah kecil terdapat pada tomat. Alkaloid dihasilkan oleh banyak organisme. senyawa alkaloid dapat ditemukan pada akar. Nikotin termasuk dalam golongan alkaloiod yang terdapat dalam famili Solanaceae.

menyembuhkan batuk. Jadi. Manfaat buah ini dapat merangsang nafsu makan. Kopi terkenal akan kandungan kafeinnya yang tinggi. bengkak. sakit pinggang. encok. dan minyak lemak. dan zat warna. mulai dari komponen minyak atsiri. sembelit.Alkahoid ini bersifat racun sehingga pemakaiannya terbatas pada bagian luar. Buahnya mengandung albiminoid. 4 (C20). Berkhasiat mengobati rematik. semua terpenoid berasal dari molekul isoprene CH2==C(CH3)─CH==CH2 dan kerangka karbonnya dibangun oleh penyambungan 2 atau lebih satuan C5 ini. Kafein kopi merupakan senyawa hasil metabolisme sekunder golongan alkaloid dari tanaman kopi dan memilik rasa yang pahit. 3 (C15). karantina. serta pigmen karotenoid (C40). dapat menyembuhkan penyakit kuning. II. Senyawa ini berstruktur siklik yang 8 . karbohidrat. juga cocok untuk menyembuhkan mencret pada bayi. dan asam momordial. momordina. Terpenoid Dalam tumbuhan biasanya terdapat senyawa hidrokarbon dan hidrokarbon teroksigenasi yang merupakan senyawa terpenoid. diterpena menguap. Terpenoid merupakan unit isoprena (C5H8). Kemudian senyawa itu dipilah-pilah menjadi beberapa golongan berdasarkan jumlah satuan yang terdapat dalam senyawa tersebut. triterprenoid. membersihkan darah bagi wanita yang baru melahirkan. Biji kecubung mengandung hiosin dan lemak. Terpenoid merupakan senyawa yang kerangka karbonnya berasal dari enam satuan isoprena dan secara biosintesis diturunkan dari hidrokarbon C30 siklik yaitu skualena. Masing-masing golongan terpenoid itu penting. Terpenoid terdiri atas beberapa macam senyawa. dan istilah ini digunakan untuk menunjukkan bahwa secara biosintesis semua senyawa tumbuhan itu berasal dari senyawa yang sama. Kopi juga termasuk ke dalam tanaman yang mengandung senyawa alkaloid. yaitu monoterpena dan sesquiterepena yang mudah menguap (C10 dan C15).alkaoida atau disebut hiosamin (atropin) dan scopolamin. 2 (C10). baik dalam pertumbuhan dan metabolisme maupun pada ekologi tumbuha. 6 (C30) atau 8 (C40). memperlancar pencernaan. resin. dan radang anak telinga. daunnya mengandung momordisina. eksim. Buah pare dalam bahasa latin disebut Momordica charantia L berasal dari kawasan Asia Tropis. sedangkan daunnya mengandung kalsium oksalat. Kata terpenoid mencakup sejumlah besar senyawa tumbuhan. Bijinya mengandung saponin. alkaloid. seperti pada tanaman Atropa belladona. yaitu triterpenoid dan sterol (C30). asma.

seringkali bertitik leleh tinggi dan aktif optic yang umumnya sukar dicirikan karena tak ada kereaktifan kimianya. 9 . A. IPP sebagai unit isopren aktif bergabung secara kepada keekor dengan DMAPP dan penggabungan ini merupakan langkah pertama dari polimerisasi isopren untuk menghasilkan terpenoid. kebanyakan berupa alcohol. Mereka berupa senyawa berwarna. 3. ternyata bahwa sintesa terpenoid oleh organisme adalah sangat sederhan a sifatnya. Senyawa-senyawa diterpen diturunkan dari geranil-geranil pirofosfat (GGPP) yang berasal dari kondensasi antara atau satu unit IPP dan GPP dengan mekanisme yang sama pula. 2. menghasilkan farnesil pirofosfat (FPP) yang merupakan senyawa antara bagi semua senyawa seskuiterpen. sester-. Ditinjau dari segi teori reaksi organik sintesa ini hanya menggunakan beberapa jenis reaksi dasar. Reaksi-reaksi berikutnya ialah fosforilasi. berbentuk kristal. di-. asam asetat setelah diaktifkan oleh koenzim A melakukan kondensasi jenis Claisen menghasilkan asam asetoasetat. Serangan ini menghasilkan geranil pirofosfat (GPP) yakni senyawa antara bagi semua senyawa monoterpen. Bila reaksi organik sebagaimana tercantum dalam Gambar 2 ditelaah lebih mendalam. aldehid atau atom karboksilat. eliminasi asam fosfat dan dekarboksilasi menghasilkan IPP yang selanjutnya berisomerisasi menjadi DMAPP oleh enzim isomerase. dengan mekanisme yang sama seperti antara IPP dan DMAPP. yaitu: 1. Penggabungan ini terjadi karena serangan elektron dari ikatan rangkap IPP terhadap atom karbon dari DMAPP yang kekurangan elektron diikuti oleh penyingkiran ison pirofosfat. Penggabungan ekor dan ekor dari unit C-15 atau C-20 menghasilkan triterpenoid dan steroid. dan poli-terpenoid. Senyawa yang dihasilkan ini dengan asetil koenzim A melakukan kondensasi jenis aldol menghasilkan rantai karbon bercabang sebagaimana ditemukan pada asam mevanolat. seskui-. Pembentukan isoprena aktif berasal dari asam asetat melalui asam mevalonat. Penggabungan kepala dan ekor unit isoprene akan membentuk mono-.nisbi rumit. Sintesa Terpenoid  Secara umum biosintesa terpenoid terjadinya 3 reaksi dasar. Penggabungan selanjutnya antara satu unit IPP dan GPP.

seperti isomerisasi. siklisasi. oksidasi.Reaksi-reaksi selanjutnya dari senyawa antara GPP. 10 . 5. Reaksi-reaksi sekunder ini lazimnya ialah hidrolisa. reduksi dan reaksi-reaksi spontan yang dapat berlangsung dengan mudah dalam suasana netral dan pada suhu kamar. dehidrasi. dekarboksilasi dan sebagainya. Klik gambar untuk memperbesar Dari persamaan reaksi di atas terlihat bahwa pembentukan senyawa-senyawa monoterpen dan senyawa terpenoida berasal dari penggabungan 3. 4. FPP dan GGPP untuk menghasilkan senyawa-senyawa terpenoid satu persatu hanya melibatkan beberapa jenis reaksi sekunder pula.3 dimetil allil pirofosfat dengan isopentenil pirofosfat.

c. Karena pada tanaman ini terkandung golongan senyawa terpenoid dan juga pada ekstrak daun ini memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan. d. Nama Monoterpen Seskuiterpen Diterpen Triterpen Tetraterpen Politerpen Rumus C10H16 C15H24 C20H32 C30H48 C40H64 (C5H8)n n 8 Sumber Minyak Atsiri Minyak Atsiri Resin Pinus Saponin. B. Kegunaan Terpenoid Kegunaan terpenoid bagi tumbuhan antara lain : a. Unit C5 ini dinamakan demikian karena kerangka karbonnya seperti senyawa isopren. Aktivitas tersebut dihasilkan dengan isolasi dan 11 . Klasifikasi biasanya tergantung pada nilai n. repellant Pertahanan tubuh dari herbifora Feromon Hormon tumbuhan. Bioaktivitas terpenoid pada akar dan daun Jatropha gaumeri (jarak). Pendapat ini dikenal dengan “hukum isopren”. Feromon adalah sejenis zat kimia yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seks pada hewan jantan maupun betina]. Karoten Karet Alam Dari rumus di atas sebagian besar terpenoid mengandung atom karbon yang jumlahnya merupakan kelipatan lima. Wallach (1887) mengatakan bahwa struktur rangka terpenoid dibangun oleh dua atau lebih molekul isopren. Fitoaleksin Fitoaleksin adalah suatu senyawa anti-mikrobial yang dibiosintesis (dibuat) dan diakumulasikan oleh tanaman setelah terjadi infeksi dari mikroorganisme patogen atau terpapar senyawa kimia tertentu dan radiasi dengan sinar UV. Damar Pigmen.Secara umum terpenoid terdiri dari unsur-unsur C dan H dengan rumus molekul umum (C5H8)n. Penyelidikan selanjutnya menunjukan pula bahwa sebagian besar terpenoid mempunyai kerangka karbon yang dibangun oleh dua atau lebih unit C 5 yang disebut unit isopren. b. Insect antifectan.

dan dalam dosis kecil dapat memberikan efek farmakologis pada manusia dan hewan. DAFTAR PUSTAKA http://mycloverworld.identifikasi pada akar yang menghasilkan 2-epi-jatrogossidin (1). pemurnian dengan penelitian yang telah diuji dari ekstrak daun dapat mengdentifikasi sitosterol dan triterpen amaryn. steroid. suatu lathyrane diterpene tanpa aktivitas biologi. BAB III PENUTUP Kesimpulan metabolisme sekunder (metabolit sekunder) seperti terpenoid. Salah satunya suatu rhamnofolane diterpene dengan aktifitas antimicrobial. kumarin. Terpenoid merupakan senyawa yang kerangka karbonnya berasal dari enam satuan isoprena dan secara biosintesis diturunkan dari hidrokarbon C30 siklik yaitu skualena. Alkaloid adalah senyawa organik yang terdapat di alam bersifat basa atau alkali dan sifat basa ini disebabkan karena adanya atom N (Nitrogen) dalam molekul senyawa tersebut dalam struktur lingkar heterosiklik atau aromatis.html http://willi-pharmacist. Dengan cara yang sama.html 12 . dan alkaloid.com/2010/09/terpenoid-i-pendahuluan-dan-sintesis. Senyawa metabolit sekunder merupakan senyawa kimia yang umumnya mempunyai kemampuan bioaktivitas dan berfungsi sebagai pelindung tumbuhan dari gangguan hama penyakit untuk tumbuhan itu sendiri atau lingkungannya. traraxasterol. aldehid atau atom karboksilat.com/2010/12/klasifikasi-alkaloid-berikut-contoh. Senyawa ini berstruktur siklik yang nisbi rumit.com/2011_04_01_archive.blogspot.blogspot. Metabolit ini ternyata bisa digunakan sebagai aktifitas antioxidant.blogspot. kebanyakan berupa alcohol.html http://renggaanaliskimia. flavonoid. dan kedua 15-epi-4E jatrogrossidentadione (2).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful