You are on page 1of 44

SPERMATOPHYTA Klasifikasi Spermatophyta menurut Keng (1978): Divisi Spermatophyta dibagi menjadi dua sub divisi Angiospermae.

Gymnospermae dan

21.1. Subdivisi Gymnospermae Beberapa jenisnya sudah punah. Jenis-jenis yang masih hidup termasuk ke dalam beberapa ordo yaitu: 1. Ordo Cycadales Cycadaceae Ciri khas: perawakan seperti palmae, daun besar, pinnatus; strobili uniseksual, letaknya terminal atau pada kerumunan daun; biji besar seperti drupa. Masih mirip dengan tumbuhan paku, terutama daun mudanya. Beberapa contoh jenisnya: Cycas rumphii, C. siamensis (asli di Malaya), beberapa genera yang lain: Macrozamia, Zamia, Encephalartos. 2. Ordo Coniferales Podocarpaceae Perdu atau pohon. Daun tersebar atau tersusun spiral, bentuknya bervariasi dari bentuk sisik, bentuk jarum hingga lanset. Strobilus uniseksual, dioesius, terdapat pada bagian atas ketiak daun. Strobilus jantan terdiri dari banyak mikrosporofil yang tersusun secara spiral, masing-masing berisi sepasang mikrosporangia, mikrospora bersayap. Strobili betina berisi ovul tunggal (atau jarang terdiri dari beberapa ovul). Contoh jenis: Podocarpus polystachyus, Dacrydium elatum, Phyllocladus hypophyllus. Araucariaceae Berupa pohon yang selalu hijau. Daun tersusun spiral atau pada dua alur, bentuknya liniar atau ovatus. Strobilus jantan besar, terdiri dari banyak mikrosporofil yang tersusun secara spiral, masing-masing berisi 4 - 9 mikrosporangia. Strobilus betina menghasilkan ovul tunggal. Terdiri dari dua genera yaitu: Araucaria dan Agathis. Beberapa jenis Araucaria seperti A. bidwillii, A. excelsa sudah dibudidayakan. Agathis alba (dikenal dengan minyak damar) merupakan jenis asli di Malaya.

Pinaceae

1

Berupa pohon, jarang perdu. Daun tunggal, bentuk lilier hingga bentuk jarum, tersebar, dua alur atau dalam bundle. Stobili uniseksual dan sering monoesius. Strobilus jantan terdiri dari banyak miksporofil yang tersusun spiral dan masing-masing berisi sepasang mikrosporangia. Strobilus betina tersusun spiral dengan sejumlah ovuliferus bentuk sisik, masing-masing berisi ovul bentuk anatropus. Terdiri dari 9 genera, contoh jenisnya: Pinus merkusii (dari Sumatera), P. insularis (dari Filipina). 3. Ordo Gnetales Gnetaceae Merupakan tumbuhan memanjat dan berkayu, beberapa jenis berupa pohon tegak. Daun tunggal berhadapan, pertulangan reticulatus. Strobili uniseksual atau biseksual tidak sempurna. Strobilus jantan berbentuk memanjang, articulatus, terdapat pada ketiak daun (penampakannya seperti bunga jantan). Strobilus betina juga berbentuk memanjang, articulatus, terdapat pada ketiak daun (penampakannya seperti bunga betina). Hanya terdiri dari satu genus (monogenerik), terdapat 10 jenis di Malaya. Jenis yang umum dan sudah dibudidayakan adalah Gnetum gnemon (melinjo). 21.2. Subdivisi Angiospermae Subdivisi ini dibagi ke dalam 2 kelas yaitu; kelas Dikotiledoneae dan kelas Monokotiledoneae. A. Dikotiledoneae 1. Subkelas Magnoliideae 2. Subkelas Dilleniideae 3. Subkelas Rosaideae 4. Subkelas Asteridae B. Monokotiledoneae. 1. Subkelas Arecidae 2. Subkelas Commelinidae 3. Subkelas Zingiberidae 4. Subkelas Liliidae 5. Subkelas Alismatidae

1) Bangsa Rhoeadales (Brassicales).

2

Bangsa ini meliputi tumbuhan yang sebagian besar berupa terna dengan daundaun yang duduknya tersebar tanpa dun penumpu. Bunga umumnya banci, aktinomorf, hiasan bunga berupa kelopak dan mahkota yang berdaun lepas, berbilangan 2 – 4, kadang-kadang 3 – 5 . Benang sari sama banyaknya dengan daun mahkota atau lebih banyak. Bakal buah biasanya menumpang dengan 2 tembuni atau lebih yang terdapat pada dinding buah, kadang-kadang menjadi beruang banyak karena adanya pembentukan sekat-sekat. Dari segi anatomi ada sifat-sifat yang karakteristik yaitu adanya buluh-buluh getah dan sel-sel yang mengandung mirosin. Dalam bangsa ini tercakup sejumlah suku, antara lain: 1. Suku Papaveraceae. Kebanyakan anggotanya berupa terna annual atau perenial, jarang sekali berupa semak atau pohon, menghasilkan getah seperti susu atau getah yang berwarna. Daun tersebar, di bagian ujung batang dekat bunga berhadapan atau berkarang, helaian daun sering berbagi. Daun penumpu tidak terdapat. Bunga terpisah-pisah, banci, aktinomorf. Daun kelopak 2, bebas, daun mahkota 4, jarang lebih atau tidak ada, biasa mendapat kunjungan serangga yang mengumpulkan serbuk sari. Benang sari banyak, bebas, kepala sari beruang 2, membuka dengan retak membujur. Bakal buah menumpang, terbentuk dari 2 daun buah atau lebih yang berlekatan, beruang 1 dengan banyak bakal biji pada 2 – 16 tembuni yang terdapat pada dinding bakal buah, dapat pula hanya 1 bakal biji pada dasarnya. Buah kebanyakan berupa buah kendaga, jarang berupa buah keras, bila masak membuka dengan katup-katup atau liang. Biji kecil, kampuh licin atau berigi, kadangkadang bersalut, lembaga kecil dalam endosperm yang mengandung minyak atau berdaging. Suku ini mencakup lebih dari 600 jenis tumbuhan, terbagi dalam sekitar 42 marga, kebanyakan terdapat di daerah iklim sedang dan daerah-daerah yang lebih panas di belahan bumi utara. Contoh-contoh: Papaver: P. somniferum (apyun), penghasil candu, terutama di Asia kecil (Turki) dan Asia Tenggara (“golden triangle, Birma, Thailand, Laos). P. rhoeas, daun-daun mahkota bunganya (“petala rhoeados”) berguna dalam obat-obatan, P. orientale. Fumaria: F. officinalis, F. capreolata.

3

Dicentra: D. spectabilis, D. formosa. Corydalis: C. cova, C. solida, C. lutea. Sanguinaria: S. canadensis. Chelidonium: Ch. majus. 2. Suku Capparidaceae.

Terna, semak atau pohon, kadang-kadang memanjat. Daun tunggal atau mejemuk menjari, sering mempunyai daun penumpu, duduknya tersebar, kadang-kadang berhadapan. Bunga umumnya banci, aktinomorf atau zigomorf, biasanya tersusun dalam tandan. Sumbu bunga sering membesar berbentuk cincin, kadang-kadang memanjang menjadi androginofor (pendukung benang sari dan putik) atau menjadi ginofor (pendukung putik) saja. Daun kelopak 4, daun mahkota kebanyakan juga 4, dapat banyak atau malahan tidak ada. Benang sari banyak atau hanya beberapa saja (4 – 6), sering kali ada diantaranya yang tidak mempunyai kepala sari. Bakal buah menumpang diatas ginofor, beruang 1 dengan tembuni pada dinding atau terbagi dalam beberapa ruang oleh sekat-sekat semu. Bakal biji sedikit sampai banyak. Buahnya buah kendaga atau buah buni, kadang-kadang buah batu. Biji bangun ginjal atau berigi dengan sedikit atau tanpa endosperm, lembaga bengkok dengan daun lembaga yang besar. Suku ini mencakup lebih dari 600 jenis tumbuhan, terbagi dalam 45 marga, terutama terdapat di daerah-daerah iklim panas. Contoh-contoh: Capparis: C. spinosa, C. rupestris. Cleome: Cl. spinosa, Cl. tetrandra, Cl. violacea, Cl. aspera. Gynandropsis: G. gynandra (G. pentaphylla), G. speciosa. Polanisia: P. viscosa, P. chelidonii. Cadaba: C. capparoides. Diantara warga Capparidaceae ada beberapa yang dipelihara sebagai tanaman hias, antara lain G. speciosa, Cleome spinosa.

3. Suku Cruciferae (Brassicaceae) Kebanyakan berupa terna annual atau perenial, jarang sekali berupa tumbuhan berkayu. Daun tunggal atau majemuk, duduknya tersebar, tidak mempunyai daun penumpu.

4

dan C. terutama sayuran. atau terputus menjadi beberapa bagian. berkhasiat obat Lunaria: L. oleracea (kubis). pada tepi sekat semu. sativus (lobak. duduk tersebar. Suku Resedaceae Terna annual atau perenial. Nosturtium: N. L. Cochlearia: C. microcarva. kosmopolitan tetapi paling banyak terdapat dalam daerah-daerah yang lebih dingin di belahan bumi utara. arvensis. rapa (umbinya sebagai sayuran). Contoh-contoh: Brassica: B. Suku ini termasuk suku yang besar. Biji umumnya tanpa endosperm.Bunga banci. chinensis (sawi putih). bilateral simetris atau aktinomorf. C. biasanya tersusun dalam tandan pada ujung-ujung batang. anatrop atau kampilotrop. berseling dengan daun-daun mahkota. daun mahkota 4. rediviva. sativa. napus. Kelopak tediri atas 4 daun kelopak yang tersusun dalam 2 lingkaran. L. cheiri. daun tunggal atau majemuk menyirip. Officinale (jembak. Lepidium: L. S. armoracia. B. Benang sari 6 dalam 2 lingkaran. cenil). merupakan penghasil bahan pangan. Camelina: C. officinalis. Bunga banci. bakal biji banyak. pada lingkaran luar terdapat 2 dan pada lingkaran dalam terdapat 4 benang sari yang berhadapan dengan daun-daun mahkota dan lebih panjang daripada benang sari di lingkaran luar. ruderale. 4. seringkali beruang 2 karena adanya sekat semu yang tipis seperti membran. jarang berupa buah yang tertutup. radys). Raphanus: R. sativum. Sinapis: S. Banyak sekali yang bermanfaat. kadang-kadang seperti kelenjar. juncea (sawi hijau). heterophyllum. Bakal buah menumpang terdiri atas 2 daun buah yang berlekatan . annua. meliputi sekitar 3. B. jarang mempunyai daun-daun pelindung. Buahnya berupa buah lobak (”siliqua”) bila masak membuka dengan 2 katup. atau oleh sekat-sekat melintang terbagi dalam beberapa ruang.000 jenis yang terbagi dalam ± 350 marga. 5 . B. beruang 1. alba (mosterd putih). Cheiranthus: Ch. dan B. tetapi juga ada yang menghasilkan bumbu masak. nigra (mosterd ”hitam”). mempunyai daun penumpu yang kecil. B. N.

atau daun penumpu telah mengalami metamorfosis menjadi kelenjar-kelenjar pada pangkal tangkai daun. Arabica. pterygosperma. beruang 1 dengan 3 tembuni pada dinding bakal buah. mahkota pun terdiri atas 5 daun mahkota. Contoh-contoh: Reseda: R. lembaga bengkok atau tergulung. daun lembaga terlipat ke bawah di samping ekornya. atau pohon dengan batang berkayu. daun tunggal berhadapan. Bunga hampir selalu banci. Resedaceae mencakup sekitar 60 jenis yang terbagi dalam 6 marga. Suku Moringaceae Pohon dengan daun majemuk menyirip ganda 2 sampai 3. tanpa daun penumpu. linifolia. Warga suku ini dari segi anatomi mempunyai sifat yang khas. kepala sari beruang dua. kelopak terdiri atas 5 daun kelopak. Dasar bunga bangun mangkuk. Bakal buah kebanyakan 1 (kadang-kadang terdapat beberapa bakal buah yang bebas). Selain dari itu. odorata (tanaman hias). terdiri atas 4 – 8 daun kelopak. R. bakal biji banyak. daun mahkota kecil. Buahnya buah kendaga yang membuka dngan 3 katup. yaitu terdapatnya sel-sel mirosin dan buluh-buluh gom dalam kulit batang dan cabang. jumlahnya 8 atau tidak ada. bersayap. biji banyak. arabica. perdu. terutama di California dan daerah sekitar laut Tengah. Oligemeris: O. dari atas sering terbuka. Suku Moringaceae hanya terdiri atas 1 marga yaitu Moringa dengan beberapa jenis saja. tersusun dalam rangkaian berupa tandan atau bulir. M. diantaranya yaitu: M. zigomorf. Bunga banci. tanpa endosperm. 5. Benang sari 3 – 40. bangun ginjal atau tapal kuda. Bakal buah menumpang di atas ginofor pendek. dengan atau tanpa daun penumpu. M. oleifera. biji besar. pada tempat tertanamnya benang sari melebar membentuk cakram. lembaga lurus. M. Buahnya buah kendaga atau buah buni. tanpa endosperm. tangkai sari bebas atau berlekatan pada pangkalnya. R. peregrina.jarang berkelamin tunggal. tidak lekas menarik perhatian. duduknya tersebar. beruang 1 dengan 1 sampai banyak bakal biji yang terdapat pada tembuni pada dinding bakal buah. benang sari 5 ditambah dengan 5 lagi yang telah mandul (staminodium). 2) Bangsa Guttiferales atau Clusiales Sebagian besar berupa semak. 6 . menghadap ke dalam. biasanya zigomorf. kelopak tidak gugur. dalam musim-musim tertentu dapat menggugurkan daun-daunnya (meranggas). luteola (penghasil luteolin). Sumbu bunga memanjang membentuk ginofor. tersusun dalam malai yang terdapat dalam ketiak-ketiak daun.

diantaranya yang penting ialah: 1. Semak atau pohon. jika lebih berberkas. Daun kelopak 3 sampai banyak. aktinomorf atau hampir aktinomorf. ada yang berupa buah buni. lekas gugur. indica Hibbertia: H. kadang-kadang berkelamin tunggal. Biji dengan endosperm yang tidak mengandung zat tepung. 2. masing-masing dengan 2 integumen. Biji mempunyai salut. terutama terdapat di daerah-daerah beriklim panas. Dari segi anatomi terdapat sifat-sifat yang khas. jarang hanya 10 atau kurang. Ouratea: O. Benang sari banyak. tidak gugur. menumpang. ericifolia. apokarp atau sinkarp. Blastemanthus: B.dengan kelopak dan daun-daun mahkota yang bebas. banci. Putik dengan bakal buah yang menumpang. H. Contoh-contoh: Dillenia: D. jika sinkarp hanya beruang 1 dengan tembuni pada dindingnya. Putik terdiri atas bakal buah yang apokarp. Benag sari sama banyaknya dengan jumlah daun mahkota. lembaga kecil. volubilis. Suku Dilleniaceae. gemmiflorus. biasanya berwarna putih atau kuning. daun penumpu tidak ada atau seperti sayap menempel pada tangkai daun dan lekas runtuh. Bangsa ini membawahi sejumlah suku. biasanya beruang lebih dari 1 dengan tembuni di pusat dalam sudut-sudut ruangan. terbagi dalam 11 marga. Bunga kecil sampai sedang. Suku ini meliputi 300-an jenis. coccinea. hipogin. kebanyakan berbilangan 5. endosperm seperti daging. Buah bila masak membuka menurut sisi punggung. tiap bagian berisi 1 sampai banyak bakal biji. Tangkai sari bebas atau berlekatan dengan berbagai cara pada pangkalnya dan membentuk berkas-berkas. adakalanya berupa terna dengan daun-daun pada pangkal batangnya. Daun mahkota 2 – 5. Suku Camelliaceae (Theaceae) 7 . yaitu adanya sel-sel spikula (selsel yang mengandung badan-badan seperti paku atau jarum-jarum kecil) dalam daging daunnya dan terdapatnya saluran-saluran atau rongga-rongga yang berisi resin terutama dalam kulit batang. seringkali berupa liana dengan daun tunggal bertepi rata atau bergigi yang duduknya tersebar atau berhadapan.

japonica. beruang 2 – 10. Bakal buah menumpang atau setengah tenggelam. poliadelf (berberkas-berkas) dan sebagian bersifat staminodial (mandul). hirsutum. japonica (tanaman hias). C. bakal biji banyak. jarang berkelamin tunggal. Gordonia: G. jarang tersusun sebagai malai atau rangkaian yang bersifat rasemos. daun mahkota sama banyaknya dengan daun kelopak. Bunga banci atau berkelamin tunggal. Daun kelopak berjumlah 4 – 7. jarang berupa terna. penghasil kayu. Dalam suku ini termasuk antara lain: Hypericum: H.. seringkali bersalut.Semak. di Asia tenggara. dll. 8 . H. lembaga besar. bakal biji 1 sampai banyak dengan tembuni si sudut-sudut dan masing-masing mempeunyai 2 integumen. masing-masing dengan 2 integumen. benang sari banyak. wallichii (puspa). akinomorf. bila masak membuka atau tidak. Bakal buah menumpang. kebanyakan di daerah tropika dan subtropika. yang duduknya umumnya berhadapan dengan atau tanpa daun penumpu. beruang 1 – 15. Buahnya buah buni atau buah kendaga yang pecah dengan membelah ruang. Suku Clusiaceae (Guttiferae) Kebanyakan berupa pohon. atau pohon dengan daun tunggal yang tersebar tanpa daun penumpu. Suku ini meliputi sekitar 400 jenis terbagi dalam lebih dari 20 marga. biji tanpa endosperm. Beberapa contoh: Camellia (Thea): C. Clusiaceae meliputi sekitar 820 jenis. perforatum. tersebar di daerah tropika sampai ke daerah iklim sedang. kebanyakan beruang 3 – 5. kadang-kadang tersusun bergerombol-gerombol. kebanykan beruang 3 – 5. Biji dengan atau tanpa endosperm. Srilangka. C. assamica (the Asam). kadang-kadang berlekatan pada pangkalnya. Buah dengan bentuk dan struktur yang bermacam-mcam. Indonesia. mempunyai saluran resin atau kelenjarkelenjar minyak. penghasil the. daun mahkota 4 sampai banyak. akarnya berguna dalam obat-obatan. aktinomorf. lembaga lurus atau bengkok. diperkebunan secara besar-besaran di India. daun kelopak 2 – 6. tanaman hias. Benang sari banyak. banci. Schima: S. sinensis (the Cina). Kelopak dan mahkota dan letak yang amat bervariasi. 3. Eurya: E. perdu. Bunga biasanya terpisah-pisah. exelsa.

V. damar. G. D. menghasilkan sejenis kayu besi. disamping itu juga minyak lemak (minyak tengkawang). Isoptera: I. dan kayu yang dikenal dengan nama rasak tanduk. gracilis. D. Bakal buah menumpang atau hampir menumpang. Biji tanpa endosperm. Suku ini meliputi lebih dari 300 jenis yang terbagi dalam sekitar 20 marga. H. americana (apel mamea). sumatrana. damar. papuana. Calophyllum: C. I. sumatrana. Daun mahkota 5. lembaga dengan daun lembaga terpilin yang menyelubungi akar lembaga. penghasil kamfer dan kayu bangunan (kayu kamfer). dulcis (mundu). 4. daun tunggal. hamburyi. mempunyai daun penumpu. daun kelopak 5. Bunga banci. bebas atau sedikit belekatan. stenoptera. S. beruang 3 atau 2. Jenis marga ini menghasilkan balsam dan kayunya terkenal sebagai kayu keruwing. inophyllum (nyamplung). tersusun dari 3 daun buah. Berbagai jenis Shorea menghasilkan kayu meranti dan minyak tengkawang. terutama di dataran-dataran rendah di kawasan Asia Tenggara. oblongifolia. dalam kuncup seperti terpilin. penghasil damar mata kucing dan kayu merawan dan kayu rasak. globosa. bancana. Mesua: M. Suku Dipterocarpaceae. Kayu dari jenis vatica dikenal pula sebagai rasak. getahnya berguna dalam obat-obatan. borneensis. G. ferrea. odorata. turbinatus. Shorea: S. marganata. Mammea: M. robusta. menghasilkan lemak. D. V. Buah hanya berisi 1 biji. H. 9 . mangostana (manggistan). Dipterocarpus: D. Kebanyakan berupa pohon-pohon yang merupakan penyusun utama hutan-hutan tropika basah. hampir selalu bebas semuanya.Garcinia: G. Pentadesma: P. Benang sari 5 sampai banyak. merupakan penghasil utama komoditi kayu. D. Lepidota. tersebar. wiesneri. Vatica: V. masing-masing dengan 2 integumen. S. butyraceum. aktinomorf. diantaranya sejumlah 2. Jenis Vatica juga menghasilkan damar. biasanya tidak pecah bila masak. micrantha. camphora (kamfer borneo). Jenis-jenis Isoptera merupakan penghasil minyak tengkawang. hasselti. menghasilkan minyak lemak dan kayu. dan kamfer. Beberapa contoh ialah: Dryobalanops: D. S. 3 atau semuanya kemudian berubah menjadi alat seperti sayap yang membantu pemencaran buahnya. dengan 2 bakal biji dalam tiap ruang. Hopea: H.

Bakal buah menumpang. dan di luar sering rambut-rambut berbentuk bintang. diantaranya yang penting ialah: 1. Bunga banci. yang di lingkaran dalam membentuk “columna”. jarang beruang 1dengan tembuni pada dinding. kadang-kadang tidak terdapat. kebanyakan bebas dengan susunan seperti katup.3) Bangsa Malvales atau Columniferae Warga bangsa Malvales disebut juga Columniferae. Kadang-kadang bunga mempunyai pendukung putik dan benang sari (androginofor). bebas atau berlekatan. yang di lingkaran luar seringkali tereduksi. tiap ruang dengan 1 sampai banyak bakal biji. sehingga bila mahkota bunga ditarik keseluruhannya akan terlepas dari bunga bersama-sama dengan benangbenang sari dengan meninggalkan kelopak dan bakal buah saja. tidak berlekatan. kadang-kadang terbagi dalam beberapa bagian yang kemudian terpisah-pisah. dengan daun-daun kelopak yang berkatup dan daun-daun mahkota seperti sirap atau genting. menyerupai buah kendaga. Biji mempunyai endosperm. Bunga umumnya banci. duduknya tersebar. Bakal buah menumpang. mempunyai daun penumpu. Buah mempunyai beberapa ruang. yaitu bagian bunganya yang terdiri atas perlekatan bagian bawah tangkai sarinya membentuk badan yang menyelubungi putik dan bagian pangkalnya berlekatan dengan pangkal daun-daun mahkota. aktinomorf. aktinomorf. ada pula yang merupakan terna yang annual. Benang sari umumnya banyak atau 2 x jumlah daun mahkota. Suku ini mencakup lebih dari 500 jenis yang terbagi dalam lebih dari 50 marga. Daun tunggal kadangkadang berlekuk. mempunyai sebagai ciri khasnya terdapatnya “columna”. jarang berupa terna. berbilngan 5. Dalam bangsa ini ada beberapa suku. Contoh-contoh: 10 . Tumbuhan yang tergolong ke dalam bangsa ini kebanyakan berupa semak atau pohon. kadang-kadang berupa buah keras dengan 1 biji. dalam tiap ruang terdapat 1 sampai banyak bakal biji yang tegak. tersusun seperti katup. Benang sari banyak. jarang berkelamin tunggal. Pada bagian-bagian tertentu seperti daun dan kulit batang terdapat sel-sel atau saluran-saluran lendir. Suku Tiliaceae. tersebar. beruang 2 sampai banyak. lembaga biasanya lurus. Daun tunggal. terdiri atas 2 sampai banyak ruang. kebanyakan tumbuh di daerah tropika. masing-masing dengan 2 integumen. mempunyai daun penumpu. Daun mahkota juga 4 – 5. tetapi sering tersusun dalam 5 – 10 berkas. Daun kelopak 4 – 5. tersusun dalam 2 lingkaran. Kebanyakan berupa tumbuhan berkayu.

aktinomorf. tidak membuka atau membuka dengan cara yang bermacam-macam. rhomboidea. Muntingia: M. capsularis dan C. jarang sekali hanya 1. sedikit banyak berlekatan. columnaris. yang sebelah luar mandul. 3. mempunyai daun penumpu yang lekas runtuh. tersusun atas 2 – 5 kadang-kadang 10 – 12 daun buah. kadang-kadang bersalut. indica. Perbedaan hanya terletak pada tidak terdapatnya saluransaluran lendir dalam jaringan tubuhnya. kepala sari beruang 2. yang duduknya tersebar. platyphyllos dan T. T. Suku Elaeocarpaceae Tumbuhan yang dimasukkan dalam suku ini mempunyai ciri-ciri yang serupa dengan ciri-ciri warga suku Tiliaceae. Benang sari sering tersusun dalam lebih dari 1 lingkaran. T. Dalam Elaeocarpaceae termasuk antara lain: Elaeocarpus: E. T. Berhubung dengan itu sementara ahli taksonomi tidak memisahkannya sebagai suku yang berdiri sendiri. menghasilkan serabut kulit yang digunakan untuk pembuatan karung guni. 2. G. daun mahkota 5 atau tidak ada. tersusun seperti genting.Tilia: T. sering digunakan sebagai tanaman hias. Lembaga lurus atau bengkok. daun tunggal bertepi rata. Daun kelopak 3 – 5. jarang dengan kedudukan terminal. Grewia: G. tersusun seperti katup. tomentosa. berumah 1. Buahnya buah kering atau buah buni. guazumaefolia. atau hanya terdiri atas 1 daun buah saja. grandiflorus. cordata (daunnya berkhasiat obat). guni). acutangulus. Suku Sterculiaceae Pohon. bebas atau pada pangkal berlekatan dengan buluh yang terbentuk dari perlekatan tangkai-tangkai sari. Bunga biasanya banci atau berkelamin tunggal. calabura (talok). Triumfetta: T. 11 . sering kali pada batang (kauliflor). yang sebelah dalam berlekatan membentuk buluh atau sama sekali bebas. Bakal buah menumpang. G. plasa. Tiap ruang berisi 2 bakal biji atau lebih. tetapi disatukan dengan suku Tiliaceae. kadang-kadang berlekuk menjari atau majemuk. tomentosa. Corchorus: C. semak (kadang-kadang berupa liana) atau terna dengan rambut-rambut bintang atau sisik-sisik. Biji dengan endosperm bedaging atau tanpa endosperm. C. membuka dengan celah membujur atau dengan liang di ujung atasnya. africana. Spermannia: S. ganitrus (jenitri) dan E. olitorius (jute.

Daun mahkota 5 tersusun seperti genting. tiap ruang berisi 2 sampai banyak bakal biji. mempunyai sisik-sisik atau rambut-rambut bintang. biasanya berlekatan. nitida menghasilkan bahan obat. Firmiana: F. aktinomorf. Ceiba (Eriodendron): C. Dombeya: D. T. acutangula. Bakal buah menumpang sampai setengah tenggelam. T. dalam kuncup tersusun seperti katup. angustifolia. Beberapa contoh yang penting ialah: Bombax (Salmalia): B. tanaman hias. Bila jumlahnya besar seringkali berlekatan membentuk buluh atau tersusun dalam berkas-berkas. ulmifolia (jati blanda). beruang 2 – 5. acerifolius. sisi dalam kulitnya sering berambut. wallichii dan D. serbuk sari dengan permukaan yang licin. malabarica) (randu alas. Brachychiton: B. Kepala sari beruang 1 – 2 atau lebih. kebanyakan lebih banyak. 4. foetida (jangkanga atau kepuh). Suku Bombacaceae Warga suku ini hampir selalu pohon-pohon yang dapat menjadi tinggi besar. di jawa hanya berupa relik di tepi-tepi jalan atau makam-makam. kapok hutan). Buahnya buah kendaga. Suku ini hanya mencakup sekitar 140 jenis yang terbagi dalam 20-an marga. sering bersalut. cacao (coklat) dari bijinya dibuat bubuk coklat dan mentega coklat. Bunga kadang-kadang besar dengan warna yang menarik. anfractuosum). duduknya tersebar dengan daun penumpu. Contoh-contoh: Sterculia: S. Adansonia: A.Warga suku ini meliputi lebih dari 700 jenis terbagi dalam lebih dari 50 marga. plantanifolia. yang tersebar di daerah tropika dan subtropika. F. bicolor. Benang sari sama banyaknya dengan jumlah daun mahkota dan duduk berhadapan dengan daun-daun mahkota. sebagai tanaman hias. digitata. terutama terdapat di daerah tropika. Theobroma: T. dan dalam kuncup seperti terpilin ke satu arah. Guazuma: G. seringkali pecah dengan membelah ruang. dapat sampai banyak sekali. Daun kelopak 4 – 5. vera dan C. tanaman hias. Biji dengan atau tanpa endosperm. daun tunggal atau majemuk menjari. colorata. banci. pentandra (E. penghasil kapok. 12 . Cola: C. Basa yang diperoleh dari abu cangkang buahnya digunakan untuk pembuatan kue-kue cina tertentu. malabaricum (S.

tanaman hias. arboreus. Officinalis. seringkali beruang 5 dengan 1 sampai banyak bakal biji. herbaceum. duduknya tersebar. Buahnya buah kendaga atau buah berbelah. D. Urena: U. schizopetalus. Hirtum. Banyak diantara warga suku ini yang merupakan tanaman budidaya yang penting. penghasil serat untuk pembuatan karung. Biji kebanyakan mempunyai endosperm dan lembaga yang lurus atau bengkok. serta penutup permukaan organ-organ tertentu yang berupa rambut-rambut bintang atau sisik-sisik. seringkali dengan batang yang mempunyai serabut-serabut kulit. tiliaceus (waru). letaknya seperti genting. G. hirsutum (semuanya dinamakan kapas). tetapi pada pangkal sering berlekatan dengan buluh (“columna”) yang merupakan perlekatan tangkai-tangkai sarinya. Striatum. dengan susunan seperti katup. peruvianum. penghasil bahan sandang yang sangat penting. bebas satu sama lain. sabdariffa. kutejensis (durian Kutai). ab. Bakal buah menumpang. terbagi dalam sekitar 50 marga. rosa-sinensis (kembang sepatu). Sida: S. zibethinus (durian). Thespesia: T. mempunyai daun penumpu. daun kelopak 4 – 5. lobata (pulutan). G. rosea (tanaman hias). Contoh-contoh: Gossypium: G. akar dan daunnya berkhasiat A. populnea (waru laut). 13 . 5. serbuk sari dengan permukaan berbenjol-benjol. H. retusa. Indicum. S. H.Durio: D. Daun tunggal. sejenis buah yang kontroversial. Bunga besar. tangkai putik sama banyaknya dengan jumlah ruang dalam bakal buah atau 2 x jumlah ruang. rhombifolia (sidaguri). Hibiscus: H. G. salut bijinya dimakan. G. Suku Malvaceae Terna atau semak-semak. Ab. banci. bertepi rata atau berlekuk beraneka ragam. cannabinus. beruang 2 atau beruang banyak. H. arboreum. H. Malvaceae ditaksir meliputi 900 jenis. sedikit banyak berlekatan. tersebar dari daerah tropika sampai ke daerah iklim sedang. disamping itu seringkali terdapat kelopak tambahan. jarang berupa pohon. kebanyakan bertulang menjari. daun mahkota 5. barbadense. Abutilon: Ab. Malvaviscus: M. Althaea: A. aktinomorf. Benang sari banyak dengan tangkai sari yang berlekatan membentuk suatu kolom yang berongga menyelubungi putik dan pada bagian atas terbagi-bagi dalam cabang-cabang yang masing-masing mendukung kepala sari yang hanya beruang 1 dan membuka dengan celah yang membujur.

terutama teragih di daerah-daerah beriklim panas. edule (waluh jipang). Citrullus: C. L. acutangula (oyong. berlekuk. kepala sari beruang dua. buah yang muda sebagai sayuran. cemeh). Daun tunggal. C. Benang sari berjumlah 5. atau empat dari kelima kepala sari itu berpasang-pasangan. kebanyakan sedikit banyak berlekatan satu sama lain. dalam. biasanya memanjat dengan menggunakan sulur-sulur alat-alat pembelit yang merupakan metamorfosis cabang. dahan atau kadang-kadang daun penumpu. buah segar. Bunga aktinomorf. Legenaria: L. cylindrica (bestru). sampai mejemuk menjari. vulgaris (semangka). C. buah muda untuk sayur Cucumis: C. menghadap ke luar. yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : Kebanyakan berupa terna annual. buahnya dapat dimakan sebagai kolak atau digunakan dalam pembuatan makanan lain. moschata (waluh). jarang sekali berupa semak atau perdu. digunakan sebagai sayuran. jarang bebas. Suku ini mencakup kira-kira 800 jenis yang terbagi dalam ± 100 marga. buah yang muda dimakan sebagai sayur. C. leucantha (labu air). buah untuk sayuran. Luffa: L. colocynthis. tetrasiklik. kebanyakan beruang tiga. dalam masing-masing ruang terdapat dua tembuni yang membengkok keluar dengan kebanyakan sejumlah besar bakal biji (ada kalanya hanya satu). Biji tanpa endosperm. dengan ruang sari terlipat. kelima-limanya bergabung membentuk sinandrium di pusat. masing-masing dengan dua selaput kulit biji. Momordica: M. Contoh-contoh: Cucurbita: C. Tangkai kepala putik dengan kepala putik yang berbagi tiga seperti garpu. buah yang muda sebagai sayur. pentamer. buah segar. 14 . charantia (pare ayam). atau digunakan untuk keperluan lain. sativus (mentimun). hampir selalu berkelamin tunggal. pepo. Sechium: S. Bakal buah tenggelam. Buahnya pada umumnya berupa buah buni. yaitu suku Cucurbitaceae.4) Bangsa Cucurbitales Bangsa ini hanya terdiri atas satu suku saja. Banyak diantara warganya yang buahnya dimakan sebagai buah segar. berbagi. biasanya duduk tersebar. jarang seperti buah kendaga. berumah satu. tanpa daun penumpu. melo (buah melun). Bagian ujung daun-daun mahkota tersusun seperti katup.

anguina (pare belut). masing-masing mempunyai 2 integumen. ada yang dua kali lipat atau banyak. Bangsa Rosidae Bangsa ini terdiri atas terna.Benincasa: B. meliputi 1. Ordo Rosidae terdiri dari suku-suku: 1. Suku ini merupakan suau suku yang cukup besar. sayuran. dioica. buah untuk pembuatan manisan (tangkuwah). dapat berupa bakal buah beruang banyak dengan tembuni sentral. tersusun dari 2 baris pada kampuh perut . Coccinia: C. mahkota berdaun mahkota bebas. aktinomorf. dan kebanyakan berbilangan 5. kebanyakan banci.300 jenis yang terbagi sekitar 30 marga. tetapi ada juga yang berbilangan 3-32. atau pohon dengan daun-daun tunggal atau majemuk yang duduknya tersebar atau berhadapan. Buahnya buah bumbung dengan biji-biji yang kecil tanpa endosperm. semak. Bakal biji banyak. umumnya terdapat di atas tanah-tanah berbatu cadas. 5. Bakal buah sama dengan jumlah daun Trichosanthes: T. jelas mempunyai hiasan bunga yang dapat dibedakan antara kelopak dan mahkotanya. kebanyakan merupakan tumbuhan daerah beriklim sedang sampai daerah yang lebih panas. Bakal buah seringkali terdapat dalam cekungan dasar bunga dan diselubungi dasar bunga itu. hispida (beligo). hingga letak bakal buah menjadi tenggelam. karena reduksi dapat menjadi berkelamin tunggal. Bunga tersusun dalam bunga majemuk yang bersifat simos. Crasulaceae Ciri-ciri: Suku ini merupakan berbentuk terna atau semak dengan daun-daun tunggal atau majemuk tanpa daun penumpu. bebas atau sebagian berlekatan dengan sisik kecil pada pangkalnya. Benang sari sama banyaknya dengan daun-daun mahkota atau 2 x lipat. juga sebagai sayur. bebas. Bunga merupakan bunga banci. Bakal buah 3 tau lebih. buah sebagai mahkota atau kurang. mempunyai kelopak dan mahkota yang kebnayakan berbilangan 5. Jumlah benang sari sama dengan jumlah daun mahkota. cordifolia (tapasan). dengan atau tanpa daun penumpu. Dasar bunga berbentuk cakram . yang 15 . melebar atau cekung dengan bagian-bagian bunga yaitu mulai dari kelopak sampai benang-benang sari pada tepinya. Bryonia: B. jarang lebih sedikit daripada jumlah daun mahkotanya.

mempunai daun tunggal atau majemuk yang duduknya tersebar atau berhadapan dengan atau tanpa daun penumpu yang kecil. Daun dua macam. Buah merupakan buah kendaga. jorong. D. menumpang. Benang sari 2 x lipat jumlah daun-daun hiasan bunga atau sama banyak. bila berlekatan dengan dasar bunganya yang cekung menjadi tenggelam atau setengah tenggelam dengan tangkai putik yang bebas. Bunga dalam tandan pada ujung batang. S. atau tumbuhan berkayu. banyak mengandung biji yang mempunyai endosperm dengan lembaga yang lurus dan kecil. Warga suku ini sanngat heterogen. sering dengankelopak saja atau tanpa hiasan bunga. S. Hydrangea hortensia. Philadelphus pallidus. Chepalotaceae Ciri-ciri : merupakan terna perenial dengan rimpang di bawah tanah yang pendek. Buahnya buah bumbung. columnaris. Bakal buah menumpang. yang 6 lebih panjang daripada yang 6 lainnya. masing-masing dengan 1-2 bakal biji. koloniense. Ribus rubrum. aktinomorf. banci.menunjukkan bentuk-bentuk adaptasi terhadap keadaan kurang air. aktinomorf atau zigomorf. Seperti Kalanchoe crenata. Coronaries. Contoh tanaman suku Crasulaceae :  Crasula pyramidalis. Bakal buah 6.100 jenis. kepala sari dengan 2 ruang sari dan membuka dengan celah yang membujur. Bakal biji banyak terdapat pada tembuni yang tebal. sarmentosa. aizoon. arachnoideum. S. Contoh tanaman suku ini adalah:  Saxifraga flagellaris. bebas. dan paling sedikit di daerah tropika. yang terbentuk dalam toreh-toreh pada tepi daunnya. 16 . sebagian tunggal pipih. S trifulcali. jarang. dengan kelopak dan mahkota yang jelas berbeda. 3. S. H. K. C. Deutzia scabra. piñata dapat berkembang biak dengan kuncup-kuncup daun. tidak bertulang. sebagian berbentuk seperti piala pada Nepenthaceae. R. Ph. olah sebab itu umumnya berupa sukulenta. soboliferum. Semperpivivum acumunatum. . Suku ini mempunyai bunga banci. S. benang sari 12. terbagi dalam  80 marga Penyebaran: terdapat di seluruh permukaan bumi. mempunyai tenda bunga yang berbilangan 6. opuloides. grossularia. 2.gracilis. Saxifragaceae Ciri-ciri: Suku ini merupakan terna. Sedum palustre. kebyakan berbilangan 5. bertangkai pendek. banyak sekali. mempunyai tangkai sari yang bebas. nigrum. mencakup 1. R.

duduk atau bertangkai pendek. kadag-kadang 17 . berkarang. kepala sari dengan 2 ruang sari. beruang 1 dengan 25 tembuni pada dindingnya. kadang-kadang tidak ada mahkota. Sollya fresiformis. Bunga kecil. hanya terdiri atas 1 jenis. Pittosporum viridiflorum. dengan lembaga kecil yang lurus. Bakal buah menumpang. tangkai sari bebas. Cunoniaceae Ciri-ciri: pohon atau perdu dengan daun tunggal tau majemuk yang duduknya berhadapan atau berkarang yang mempunyai daun penumpu. kadang-kadang berduri. Kegunaan: Sebagai tanaman hias 5. Biji mempunyai endosperm yang berdaging. P. jarang berayap. tobira. kedua-duanya berbilangan 46. Pada dasar bunga terdapat cakram. Sifat suku ini adalah monotipik. yaitu : Cephalotus follicularis. Daun penumpu kadang-kadang besar. . Benang sari kebanyakan 2 x lipat jumlah daun mahkota dan duduk berseling dengan daun-daun mahkota. kadang-kadang beruang 25 dengan sekat-sekat yang sempurna atau tidak. 5 daun mahkota dan 5 benang sari yang duduknya berseling dengan daun-daun mahkotanya. masing-masing dengan satu bji. Bakal buah menumpang. P. tanpa daun penumpu. masing-masing mempunyai 5 daun kelopak. aktinomorf. Kepala sari mempunyai 2 ruang sari.berambut. membuka secara membujur atau membentuk liang.. banci atau berkelamin tunggal. jarang berkelamin tunggal. Penyebaran: Australia barat daya. Hiasan bnga terdiri dari kelopak dan mahkota. dan jika berkelamin tunggal berumah 2. undulatum. Suku ini meliputi sekitar 200 jenis yang terbagi dalam 9 marga. Contoh tanamannya adalah: 5. terpisah-pisah atau tersusun dalam malai rata. Pitosporaceae Ciri-ciri: merupakan jenis pohon. menghadap ke dalam. biji dalam daging buah. Buahnya buah kendaga atau buah buni. mempunyai endosperm dan lembaga yang sangat kecil. membuka dengan celah membujur. berisi banyak bakal biji masing-masing dengan 1 integumen. terpisah-pisah atau tersusun dalam bunga majemuk berupa bongkol atau malai. bersatu atau berpasangan dalam ketiak daun. Penyebaran: daerah tropika dan daerah-darah lain yang beriklim panas. tunggal. 4. Bunga banci. Anak daun sering dengan tepi bergerigi dan berkelenjar. Daun berseling. perdu atau liana dengan saluran-saluran resin di luar floem.

dapat berupa buah keras. fraxinifolius Pyrus malus. biji dengan banyak endosperm dan lembaga yang kecil. Ceratopetalum apetalum. du bagian tengah kadang-kadang cembung. damascene. R. Dasar bunga rata berbentuk cawan. Suku ini meliputi sekitar 250 jenis yang terbagi dalam 26 marga. Contoh :         Rosa gallica. Pr. banyak atau sedikit bakal biji. R. kepala sari beruang dua membuka dengan celah membujur. Buahnya buah kendaga atau keras. tangkai putik yang bebas. Pr. bebas atau berlekatan menjadi satu bakal buah dengan 25 ruang. buah kurung. 6. domestica. Suku Rosaceae Ciri-ciri :   Terna atau tumbuhan berkayu Daun tunggalatau majemuk. Suku ini tergolong suku yang besar mempunyai sekitar 2000 jenis yang terbagi dalam ± 100 marga tersebar di seluruh permukaan bumi.   Dalam tiap bakal buah terdapat dua bakal biji Buah bermacam-macam. duduk tersebar atau berkarang mempunyai sepasang daun penumpu. buah bumbung atau buah apel. bebas atau berlekatan satu sama lain. C.      Bunga banci. R. gummiferum. canina Rubus idaeceus. R. aktinomorf hiasan bunga biasanya berbilangan lima. communis Prunus armeniaca. P. rosifolius. Penyebaran: penghuni belahan bumi selatan. cerasus Eriobotrya japonica Mespilus germanica Hagenia abissinyca Quillaja saponaria 18 . Cunonia capensis. Contoh tanaman suku ini adalah: 6. Hiasan bunga dan benang sari biasanya terdapat pada tepi dasar bunga. kadang berlekatan dengan sumbu bunga sehingga merupakan bakal buah tenggelam. Tangkai sari bebas.tenggelam. Bakal buah 1-banyak.

lembaga dengan daun lembaga yang pipih.   Biji melekat pada kempuh perut. Hiasan bunga terdiri atas kelopak.     Berkelamin tunggal. aktinomorf. Suku Bromeliaceae Ciri-ciri :   Pohon atau perdu seringkali berduri atau berambut Daun tunggal atau majemuk beranak daun 3 atau menyirip gasal. Suku Connaraceae Cirri-ciri :   Pohon. Contoh : Brunellia comocladifolia 8. tandan atau bulir dalam ketiak daun pada ujung batang. 19 .  Bunga kecil terssusun dalam bongkol. Benang sari 2 x lipat jumlah daun-daun hiasan bunga. tanpa daun penumpu. perdu atau tumbuhan memanjat Daun majemuk beranak daun 1-3 atau menyirip gasal.   Cydonia vulgaris Fragaria vesca (arbe) Amygdalus communis Manfaat :     Penghasil minyak wangi Buahnya dapat dimakan Berguna dalam obat-obatan Penyedap masakan 7. Pada bunga betina terdapat rudimen benang-benang sari 2-5 bakal buah yang bebas dengan 2-5 tangkai putik yang bebas. duduk berhadapan atau berkarang mempunyai daun penumpu. berumah dua. Buah bumbung denagn 2-3 biji dengan endosperm berdaging. Suku ini hanya terdiri atas 1 marga dengan 18 jenis yang tumbuh di kepualuanAntillen dan di pegunungan Andes di Amerika Selatan. duduknya menyeling atau tersebar. dan mahkota yang berbilangan 4-6.

Tangkai sari bebas atau berlekatan.  Kebanyakan hanya 1 bakal buah yang berkembang beruapa buah bumbung berisi 1 biji. Orchidaceae). semak. perdu dan pohon-pohon kadang berduri. Daun majemuk menyirip ganda tanpa daun penumpu. Ciri khasnya adalah buah polong Biji terdapat pada kampuh perut. 20 . Suku Leguminosae Ciri-ciri :  Merupakan saru diantara 3 suku terbesar (Leguminosae. masing-masing mempunyai bakal buah beruang 1 dengan 2 bakal biji. bebas. kepala sari beruang 2membuka dengan celah membujur. Graminaea.    Hiasan bunga berupa kelopak dan mahkota berbilanga lima. Benang sari 10 atau 5. Karena besarnya suku ini lagi pula pada bunganya terdapat sifat-sifat yang karakteristik. Suku ini meliputi 11. Maka suku ini ada yang memecah menjadi 3 suku : 10. Suku Mimosaceae Ciri-ciri :    Mencakup terna.   Benang sari 2 x lipat jumlah daun mahkota atau banyak. Bunga banci aktinomorf atau agak zigomorf tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan atau malai.  Buju sering mempunyai salut biji dengan atau tanpa endosperm.    Termasuk tumbuhan buju tertutup (Angiospermae). Bakal buah 1-2.500 jenis yang terbagi dalam lebih dari 500 marga. mempunyai kelopak berbilangan 4-5 yang berlekatan. Contoh : Connarus monocarpus 9. terutama tersebar di daerah tropika. Dalam suku ini tercakup kurang lebih 150 jenis yang terbagi dalam ± 24 marga. bila masak kering pecah. Bunga banci yang aktinomorf.

stipulata Calliandra brevipes. A. Suku Papilionaceae Ciri-ciri :     Terna. L. P. atau pohon. leucucephala. Bunga banci zigomorf. Program-program penghijauan.  Bunga terangkai dalam bunga majemuk berbentuk bongkol. C.  Biji dengan sedikit atau tanpa endosperm. P. Penghasil zat penyamak. javanica. L. Daun tunggal atau majemuk. senegal. C. invisa Parkia speciosa. sumatrana. haematoma. bakal biji dalam 2 baris pada dinding bakal buah. decurrens. semak.500 jenis yang terbagi dalam ± 40 marga. Makanan. Mahkota berbentuk kupu-kupu terdiri atas lima daun mahkota dengan sususnan yang khas : 1 paling besar disebut bendera (veksilum) 2 di samping sama besar disebut sayap (ala) 2 lagi sempit berlekatan disebut lunas (carina) 21 . stipulate Entada phaseoloides Manfaat :      Memperbaiki kesuburan tanah dan menekan pertumbuhan alang-alang. beruang 1. Tanaman hias. villosa Pithecellobium lobatum. M. A. tersebar di seluruh bagian bumi yang beriklim panas. P. intermedia Leucaena glauca. P. pada pangkal berlekatan. 11. kelopak berbilangan lima. glabrata Acacia cathecu. perdu.  Buah merupakan polong yang bila masak menjadi kering dan terputusputus menjadi beberapa bagian. Contoh :         Mimosa pudica. saman Albizzia falcate. A. spruceanum. Suku ini terdiri tidak kurang dari 1. A. A. Bakal buah menumpang.

Contoh :                      Soja max (kedelai) Phaseolus radiatus. Benang sari biasanya 10 dengan tangkai sari yang berlekatan. vulgaris Arachis hypogaea(kacang tanah). Pisum sativum(kacang kapri) Canavalia ensiformis(kara pedang) Mucuna pruriens(kara benguk) Cajanus cajan(kacang hiris) Crotalaria juncea. Ph. endecaohylla Tephrosia maxima Sesbania grandiflora (janti) Centrosema pubescens Calopogonium muconoides Psophocarpus tetragonolobus (kacang kecipir) Clitoria ternatea (kembang telang) Pterocarpus undica (angsana kembang) Dalbergia latifolia (angsana keling) Myroxylon balsamun Erythrina variegate (dadap) Vicia faba (kacang babi) Voandzeia subterranean (kacang bogor) Manfaat :  Bahan pangan dengan nilai gizi yang tinggi karena kandungannya akan protein. 22 . kepala sari membuka dengan celah membujur. Biji tanpa atau dengan sedikit endosperm. I. usaramoensis. lemak dan vitamin-vitamin dalam bijinya. lunatus. Suku Cesalpiniaceae Ciri-ciri :   Hampir semua berupa perdu atau pohon. Cr. Pupuk hijau Ditanam untuk makanan ternak 12. Ph. anagyroides Indigofera sumatrana. Cadangan makan untuk lembaga terutama tersimpan dalam daun lembaganya. Cr. mungo. Daun selalu majemuk menyirip.    Buahnya berupa polong yang bila masak menjadi kering dan pecah. Ph.    Daun-daun muda jenis tertentu dapat dimakan sebagai sayuran.

Buahnya polong atau berdaging dan tidak membuka. fistula Tamarindus indica Bauhunia purpurea. alata. biasanya bebas atau berlekatan. occodentalis. S. Contoh :           Caesalpinia pulcherima. B. C. tomentosa Cynometra cauliflora Dialium indum Inocarpus edulis Delonix regia Amherstia nobilis Saraca indica. duduk berhadapan atau tersebar Biasanya tanpa daun penumpu Bunga dalam rangkaian yang bersifat rasemos. sering kali bersayap.    Mahkota bunga berbentuk kupu-kupu tetapi tidak ada yang berlekatan. Suku ini meliputi sekitar 10. dengan kecendrungan untuk pembentukan bunga cawan atau bongkol Bakal buah hampir selalu tenggelam Biji endosperm selular Terdiri dari dua suku yaitu:   Campanulaceae Compositse (Asteracae) 23 . declinata Manfaat :    Tanaman hias Makanan Bahan bangunan Bangsa Campanulate (Asterales. C. lembaga besar. C. Synandrae) Ciri-ciri: Biasanya berupa terna. C. Biji dengan endosperm tipis atau tanpa endosperm. sappan Cassia siamea.000 jenis yang terbagi dalam ± 800 narga tersebar di seluruh permukaan bumi daerah iklim sedang maupun daerah-daerah panas. Benang sari 10. javanica. C. jarang berupa tumbuhan berkayu Sering mempunyai saluran bergetah atau kelenjar-kelenjar minyak Daun tunggal.

lilifolia * genus Platycodon P. patula * Genus Phyteuma Phyteuma comosum *Genus Lobelia Lobelia inflata berkhasiat obat L. longifolia 14. semak-semak kecil. splendens * Genus Adenophora A. tracheium C. Campanulaceae Ciri-ciri: Terna.13. semak atau perdu Jarang sekali berupa pohon Daun tunggal. Compositae (Asteraceae) Ciri-ciri: Terna. jarang berupa tumnuhan berkayu Memiliki saluran getah yang beruas-ruas Daun tunggal kadang-kadang berbagi sangat dalam Daun duduk tersebar jarang berhadapan Tanpa daun penumpu Bunga banci Aktinomorf atau zygomorf Kelopak terdiri atas 5 daun kelopak Daun-daun mahkota berlekatan. grandiflorum * Genus Isotama I. jarang tersebar 24 . kadang-kadang berbagi sangat dalam hingga menyerupai daun majemuk Duduknya berhadapan. adakalanya bebas Benang sari sama banyaknya dengan taju-taju daun mahkota atau berjumlah 3-10 Duduknya berseling dengan daun mahkota Bakal buah tenggelam atau setengah tenggelam Contoh-contoh dari suku ini adalah sbb: * Genus Campanula Campanula allionii C. uranocoma L.

annus (bunga matahari). A. vulgaris. T. pallescens (kirinyu). sativa (sladah). hybrida (tanaman hias) Tagetes : T. cordifolius Tanaman hias: Blumea: Bi. cina. chinensis 25 . berseling dengan taju-taju mahkota Bakal buah tenggelam. tuberosus (topinambur). Ch. officinale. patula. S. Bi. sayuran Vernonia: V. chinensis Ageratum: A. caudatus (kenikir). maxicanum (wedusan) Helianthus: H. cinerea. Chinensis. beruang I dengan satu bakal biji Tangkai putik 1. D. A. indica Gerbera: G. A. V. L. A. C. chamomilla. akar dan seluruh tumbuhan berkhasiat obat Artemisia: A. untuk pagar. daunnya sebagai sayuran Chrysantenum: Ch. novae-angliae. indica (beluntas). erecta. A. Leucanthenum Cosmos: C. multiflorus. (tempuyung). penghasil bunga potong Dahlia: D. crvensis. jamesonii. Eupotarium: E. bunganya berkhasiat obat Taraxacum: T. endivia (andewi). pilosus.odoratum. diversifolia (marygold). scaber (tapak liman) Matricaria : M. H. E. speciosa Sonchus: S. Lacera Pluchea: P.- Biasanya tanpa daun penumpu Bunga merupakan bunga cawan atau bongkol Bunga berkelamin tunggal atau banci Aktinomorf atau zigomorf Tangkai sari bebas Kepala sari berlekatan. oleraceus. conyzoides. kepala putik 2 Buahnya buah kurung atau buah batu Contoh-contoh dari kelas ini adalah sbb: Aster: A. E. B. berkhasiat obat Cichorium: C. Indicum (bunga krisan). T. obat kencing batu. sulfureus Bidens: B. S. variabilis. javanicus Lactuca: L. triplinerve Tithonia: T. tanaman hias Elephanthopus: E. absinthium.

Biji dengan endosperm yang besar dan lembaga yang kecil. Suku ini meliputi sekitar 1. dimilikinya bunga yang bagian-bagiannya selain bebas satu dengan yang lain juga karena duduknya yang mengikuti spiralnya dan adanya bentuk-bentuk peralihan antara bagian-bagian utama bunga. canadensis. atau buah buni. buah keras. Clematis: C. bagian-bagian bunga tersebut (terutama daun-daun buahnya) kadang-kadang masih jelas sifatnya sebagai sporofil dengan bakal biji (makrosporangium) yang terletak pada tepinya (marginal). R. Suku Ranunculaceae atau Ranaceae Suku ini meliputi terna annual maupun perenial dan tumbuhan berkayu dengan daun-daun tunggal atau majemuk yang duduknya tersebar atau berhadapan. Bunga dengan tenda bunga atau hiasan bunga yang telah jelas dibedakan kelopak dan mahkotanya. rimpangnya berkhasiat obat. Selain itu. Hydrastis:H. seringkali dengan daun-daun penghasil madu. Contoh-contohnya: Ranunculales: R. tanaman hias) Delphinium: D. apokarp. Benang sari banyak. sehingga dari satu bunga dapat membentuk banyak buah. Bunganya aktinomorf atau zigomorf. kadang-kadang dalam kayunya belum terdapat trakea. Ciri utama bangsa ini ialah terdapat daun buah yang bebas pada bunganya. sativa. Bila terdapat tenda bunga. Bangsa Ranales (Ranunculales) Sebagian besar warga bangsa ini terdiri atas tumbuhan dengan batang berkayu. staphisagria (tananaman hias.200 jenis yang terbagi dalam 30 marga. C. scleratus. vitalba (liana. tenda bunga itu umumnya bersifat seperti mahkota. Kebanyakan anggotanya mengandung alkaloid dan berguna sebagai obat. Bakal buah kebanyakan lebih dari 1. napellus (umbinya berkhasiat obat) Anemone: A. bijinya sebagai bumbu masak. Kedudukan primitifnya terlihat dari. hampir selalu banci.7. biji berkhasiat obat) Aconitum: A. arvensis. Yang termasuk suku-suku ke dalam bangsa ini adalah: 1. sebagian kecil berupa terna. pulsatilla (berkhasiat obat) 26 . Nigella: N. mempunyai banyak bakal biji masing-masing dengan 1-2 integumen. paniculata. Buahnya buah kurung.

banci atau berkelamin tunggal. daun majemuk menjari atau menyirip. bunga banci. rubrum. lobata (tanaman hias. beberapa jenis terdapat di Asia timur dan Tenggara Contoh: Berberis: B. vulgaris Epimedium: E. E. aktinomorf. Suku Berberidaceae Terna perenial atau tumbuhan berkayu dengan daun tunggal atau majemuk tanpa daun penumpu. dengan bunga yang kecil-kecil. berumah 2. cocculus. Suku ini meliputi + jenis. daun tunggal. kebanyakan tumbuh di daerah panas. Suku Lardizabalaceae Tumbuhan berkayu. aktinomorf. berkelamin tunggal. Bunga terpisah-pisah atau tersusun dalam rangkaian rasemos. Bakal buah 3 atau banyak. A. tidak berlekatan satu sama lain. masing-masing berisi 1 bakal biji yang mempunyai 2 integumen.2. Contoh: Menispermium: M. yang berkhasiat sebagai obat. menghasilkan racun ikan Jatrorrhiza: J. tidak menarik perhatian. terbagi dalam lebih dari 60 marga. Contoh: Akebia: A. kebanyakan tumbuh di daerah iklim sedang. palmata. canadense. 27 . Buah berupa buah batu yang bengkok. seringkali berupa liana. Kepala sari membuka dengan celah atau katup. Suku Menispermaceae Kebanyakan berupa liana. Pada akar dan batang sering terdapat pertumbuhan menebal sekunder yang abnormal. berbilangan 3 atau 2. Mahkota kecil. Bunga dengan tenda bunga tunggal atau ganda. aktinomorf. alpinum (sebagai tanaman hias) Podophyllum: P. Suku ini meliputi + 150 jenis yang terbagi dalam 10 marga. quinata. Suku ini hanya mencakup + 15 jenis. Buahnya buah buni. berlekuk atau berbagi menjari. Biji tanpa endosperm. Buahny buah buni. menghasilkan “radix columbae”. penghasil “rhizoma podophylli” (tanaman berkhasiat obat) 4. hiasan bunga berupa tenda bunga dapat dibedakan dengan kelopak dan mahkota. Bunga terpisah-pisah atau majemuk berbentuk tandan. dipelihara sebagai tanaman hias yang memanjat Anamirta: A. Banyak diantaranya yang beracun. terbagi kedalam 7 warga. peltatum. buah dapat dimakan) 3.

Aktinomorf d. buah kurung. i. tulipifera (tanaman hias) : Michelia : M.Chondrodendron: Ch. M. macrophylla : Liriodendron : L. Suku Magnoliaceae Ciri-ciri: a. Biji memiliki banyak endosperm dan lembaga yang kecil. Memiliki benang sari yang banyak. menghasilkan “radix pereirae brorae”. tanpa atau dengan daun penumpu. Verum. anisatum Manfaat Suku Magnoliaceae: 1. virginiana.floridenum. Sebagai tanaman hias contohnya: genus Magnolia. Suku ini mencakup + 100 jenis yang terbagi dalam 12 marga. Yang termasuk kedalam suku ini adalah: 1. atau buah buni. M. I. dan Liriodendron tulipifera. tersusun teratur berbentuk spiral f. Umumnya memiliki hiasan bunga yang jelas dan dapat dibedakan kelopak dan mahkotanya. Genus Spesies : Magnolia (golongan tanaman hias) : M. Jenis buah: kendaga. alba (cempaka putih). champaca (cempaka kuning) : Illicium : I. I. 28 . Bakal buah banyak dan tersusun spiral pada ujung sumbu bunga g. c. I. Genus Spesies 3. religiosum. tomentosum. berguna sebagai obat. Tiap bakal buah hanya mengandung 1 atau beberapa bakal biji yang melekat pada kampuh perut. Merupakan Tumbuhan berkayu dengan daun-daun tunggal yang duduknya tersebar. precia. Genus Spesies 2. Memiliki bunga banci atau berkelamin tunggal. b. h. Genus Spesies 4. e. M. Kebanyakan di daerah-daerah panas. tumbuh tersebar di Amerika dan Asia. genus Michelia. 5.

Polyalthia: P. Bunga tunggal. terbagi dalam 80 marga. bila masak membuka dengan 2 katup. endosperm dan perisperm yang berbelah. burahol (kepel. berumah 1. contohnya: I. Bunga kecil dengan tenda bunga tunggal yang berbilangan 3. kebanyakan penghuni daerah tropika. pantang dimakan bagi wanita yang sedang mengandung. Suku ini mencakup sekitar 800 jenis. penghasil bunga tabur dan minyak wangi. Biji dengan salut biji yang disebut “macis”. biasanya berbilangan 3. odorata (kenanga. kauliflor. Malaysia. buahnya berdaging. ilang-ilang). kadang-kadang berupa buah ganda. hampir semuanya penghuni daerah tropika Contoh-contoh: Annona: A. Suku Myristicaceae Suku ini terdiri atas tumbuhan berkayu dengan daun tunggal yang duduknya tersebar dan berseling. A. masing-masing berisi banyak atau 1 bakal biji saja. kepala sari menghadap keluar. bakal buah 1 sampai banyak. Cananga: C. Penghasil “fructus anisi stellati” yang berguna sebagai obat-obatan dan sebagai penyedap dalam pembuatan minuman keras.reticulata (buah nona). religiosum 6. Buah kebanyakan buah berupabuah buni. lembaga hanya kecil. Benang sari banyak. Suku Annonaceae Tumbuhan berkayu dengan daun tunggal yang duduknya tersebar atau berseling. benang sari banyak (sampai 20). terbagi dalam 15 marga. aktinomorf. 3. peghasil buah-buahan. contohnya: Illicium verum. berumah dua. mempunyai 2 integumen. lateriflora 7. seringkali mempunyai 2 lingkaran daun-daun mahkota. Stelechocarpus: S. Tenda bunga berlekatan. tangkai sari berlekatan berbentuk buluh. ada juga di Afrika. terutama di Asia. dan Indonesia.2. bebas satu sama lain. Contoh: 29 . Bunga banci jarang berkelamin tunggal. aktinomorf. tiap bakal biji mempunyai 2 integumen. burahol). Bakal buah tunggal dengan1 bakal biji yang anatrop dan terletak pada dasar bakal buah. A. Dalam suku ini termasuk 250 jenis. Penghasil racun. squamosa (srikaya). muricata (sirsak). tanpa daun penumpu. buah dengan biji yang melintang. Biji dengan endosperm berbelah dan lembaga yang kecil. selalu berkelamin tunggal. Letaknya pada kampuh perut atau basal.

Kepala sari membuka dengan katub. Buah untuk sebagian berbalut oleh sumbu bunganya yang membesar. Contoh-contoh: Peumus: P. sering bersifat mandul sebagai staminodium. masing-masing dengan satu bakal biji. Suku Lauraceae Suku Lauraceae meliputi tumbuh-tumbuhan berkayu dengan daun-daun tunggal (yang kadang-kadang bertulang melengkung) yang hidupmya tersebar.daun tunggal yamg duduknya berhadapan tanpa penumpu. M. elongata. Biji tampak endosperm. dan lembaga yang kecil. tiap lingkaran terdiri atas sejumlah benang sari yang sama dengan jumlah daun . tertanam pada tepi sumbu bunga yang berbentuk mangkok. berupa buah buni. Biji dengan endosperm. benag sari banyak atau sedikit. Biasanya berbilangan 3. Suku Monimiaceae mencakup sekitar 340 jenis yang terbagi dalam 30 marga. boldus. M. Buahnya buah kurung. kulit buah yang tebal berdaging dapat dimakan (manisan pala atau asinan pala). Tumbuhan berkayu. tersusun dalam 2 lingkaran. atau menyerupai buah batu. dan tersusun dalam 2 lingkaran.Myristica: M. lembaga dengan daun lembaga yang besar. bebas satu sama lain. argentea 8. 30 . tidak mempunyai daun penumpu. aktinomorf atau zingomorf. yang terbungkus oleh dasar bunganya. Bakal buah menumpang atau terdapat dalam lekukan dasar bunganya.daun tenda bunga dalam lingkarannya. dengan tenda bunga berbilangan 2 sampai 5. di Irian. daunnya (Folia boldo) berguna dalam obat obatan. Bakal buah banyak. Sumbu bunga berbentuk cakram atau piala. kadang-kadang berhadapan. dan mempunyai 2 integumen. Suku Monimiaceae. yang anatrop dengan 2 integumen. Doryphora: D. atau piala. yang merupakan penghuni daerah-daerah dengan udara panas. Sassafras australia 9. yang pada lingkaran dalam. setifera. Bunga jelas mempunyai kelopak dan mahkota atau tenda bunga. Benang sari tersusun dalam 3 sampai 4 lingkaran. sassafras. M. kebanyakan dengan daun . Dalam daun dan kulit batang (gelam) terdapat sel-sel yang mengandung minyak atsiri. Bunga banci atau berkelamin tunggal. salut biji (macis) berguna dalam obat-obatan. banci atau berkelamin tunggal. fragrans (pala) penghasil rempah-rempah dan bahan obat (bijinya). mempunyai satu bakal biji. yang letaknya basal.

peltata. biji tanpa endosperm dengan lembaga yang lurus. apukat). Sassafras: S. Suku Gomortegaceae. daunnya sebagai penyedap makanan. Pengahasil keningar atau kayu manis yang berguna sebagai penyedap masakan dan dalam obat-obatan. atau merbau dari S. berisi 1 bakal biji anatrop. terutama bagi pohon-pohon di hutanhutan pantai. P. Anggota-anggotanya terdiri atas pohon-pohon dengan daun tunggal yang duduk berhadapan tanpa daun penumpu. Eusideroxylon: E. penghasil kayu ulin. americana. Suku Hernandiaceae. Bakal buah tenggelam. banci atau berkelamin tunggal. benang sari 3 sampai 5. 11. suatu parasit. Buahnya buah keras yang bersayap. camphora. Persea: P. tetapi hanya 2 sampai 3 yang bersifat fertil. gratissima (alpokat. 10. cassia. Suku ini terdiri atas tumbuhan berkayu dengan daun tunggal yang duduknya tersebar. Hiasan bunga terdiri atas 6 sampai 10 daun kelopak yang tersusun dalam spiral dan mempunyai bentuk dan warna seperti tenda bunga. yang bergantung dan mempunyai 2 integumen. Kayunya berat. beruang satu. selatan. C. Benang sari banyak. awet. Contoh-contoh: Hernandia: H. origera. L. buahnya dapat dimakan. H. Bunga tersusun dalam tandan. meliputi hanya sekitar 22 jenis yang terbagi dalam 4 marga. tanpa daun penumpu. seluruhnya mencakup lebih dari 1000 jenis. filiformis (tali putri). duduknya berhadapan dengan daun-daun tenda bunga dalam lingkaran yang paling luar. aktinomorf. zwageri. Contoh-contoh: Laurus: L nobilis. Daun tenda bunga berjumlah 4 sampai 10. officinale. Cassytha: C. banci. Banyak diantaranya yang berguna bagi kehidupan manusia. Hernandiance merupakan suatu suku yang marganya hidup didaerah tropika. Cinnamomum: C. C. Mahkota tidak terdapat.Warga suku Lauraceae merupaklan penghuni daerah-daerah yang panas. Bunga dengan tenda bunga. yang terbagi dalam sekitar 50 marga. yang dibagian dalam masing-masing mempunyai 2 kelenjar yang 31 . diketiak daun atau pada ujung cabang. zeylanicum. kayunya dapat digunakan dalam obat-obatan. kamfer Jepang. aktinomorf. burmani.

mempunyai tenda bunga yang banyak dan tersusun dalam spiral. terletak dalam dasar bunga. Benang sari berjumlah antara 20 sampai 30. Bunga terpisah-pisah dalan ketiak daun. Biji dengan endosperm yang berbagi dan lembaga yang kecil. berbau sedap. Biji dengan banyak endosperm dengan lembaga yang besar. Biji dengan sedikit atau tanpa endosperm. dan Australia tropik. Suku ini hanya terdiri atas satu marga yaitu: Eupomatia dengan 2 jenis di Irian dan Australia Timur. Suku Calychantaceae Perdu dengan daun tunggal yang berhadapan. Suku ini hanya terdiri atas 1 marga yaitu Calicanthus dengan 5 jenis yang tersebar di Amerika utara. 32 . Buahnya buah kurung. Bakal buah tenggelam. banci. masing-masing mengandung banyak bakal biji. aktinomorf. Bakal buah banyak. bebas satu sama lain.bertangkai pada pangkal tangkai sarinya. kepala sari membuka dengan katub-katub. Asia Timur. 13. menghadap kedalam. Bakal biji mempunyai 2 integumen. Buahnya buah buni. mempunyai dasar bunga yang berbentuk piala. dilingkari oleh sisa hiasan bunganya. Buahnya buah batu. lembaga dengan daun lembaga yang tergulung. dasar bunga yang berbentuk piala. beruang 2 sampai 3 dengan 1 bakal biji dalam tiap ruang. masing-masing berisi 2 bakal biji yang anatrop dan mempunyai 2 integumen. yang dibagian dalam steril dan petaloid. aktinomorf. Suku ini hanya terdiri atas 1 marga : Gomortega dengan satu jenis yang hidup di Chili yaitu Gomortega nitida. Suku Eupomaticeae Semak atau perdu dengan daun-daun tunggal yang duduknya tersebar atau berseling. bebas satu sama lain. Bunga terpisah-pisah. 12. bakal buah kurang lebih 20 terletak pada dasar sumbu bunga. tanpa daun penumpu. berisi satu biji. Daun tenda menyerupai mahkota. Hiasan bunga hanya terdiri atas satu daun pelindung yang mudah gugur pada tepi dasar bunga yang berbentuk piala tadi. Sebagai contoh: Calicanthus occidentalis. Benang sari banyak. Contoh : Eupomatia laurina. tanpa daun penumpu.

regia. Daun tenda bunga pada bunga jantan 12. kebanyakan dengan endosperm. N. lutea ( bijinya dapat dimakan). sebagian besar bersifat steril dan berubah menjadi bagian-bagian yang menyerupai daun mahkota. terapung atau mempunyai akar. aktinomorf dengan tenda bunga berbilangan 3 sampai banyak yang berfungsi sebagai daun kelopak. Bakal buah menumpang atau setengah tenggelam. Bunga terpisah-pisah.daun terapung di air atau tenggelam. luteum Cabomba : C. tanpa daun penumpu. N. berkelamin tunggal. Buahnya buah keras dengan tangkai putik yang mengeras pada ujungnya. Suku Ceratophyllaceae Tumbuhan air yang submers. tanaman hias. masing-masing beruang banyak. duduknya berkarang. atau hanya 6 daun tenda bunga yang tersusun dalam 2 lingkaran. stellata ( tunjung). dan perisperm. lotus ( teratai). Benang sari 3 sampai banyak. pada bunga betina daun tenda bunga 9 sampai 10 . mempunyai tenda bunga. Suku ini mencakup sekitar 100 jenis yang terbagi dalam 8 marga dengan daerah distribusi yang sangat luas. bakal buah menumpang dengan 1 bakal biji mempunyai tangkai putik yang panjang. 15. sering kali tenggelam dalam dasar bunganya. tetapi ada pula yang muncul diatas air. Nuphar: N. meliputi daerah tropika dan daerah iklim sedang di belahan bumi utara. tiap ruang dengan 1 sampai banyak bakal biji yang laminal. benang sari 10 sampai 12. sangat kecil. seringkali sebagai tanaman hias dikolam.aquatica. Nelumbo: N. bebas satu sama lain atau berlekatan. Victoria : V. Contoh-contoh: Nymphaea: N. Biji mempunyai salut biji.14. Suku Nymphaeaceae Hidrofita yang tumbuh dirawa-rawa atau daerah-daerah yang tergenang air. tanpa tangkai daun. lembaga lurus. yang dapat mencapai dasar air. dilingkari daun-daun 33 . kadang-kadang sama sekali tenggelam berjumlah 3 sampai banyak. Tiap karangan terdiri atas 4 daun. Bunga terpisah-pisah dalam ketiak daun. dengan daun yang bundar dan tepi keatas. berunah satu. Daun . Buahnya buah kurung atau menyerupai buah buni. nucifera. Bunga jantan dan bunga betina dalam ketiak daun pada buku-buku yang berbeda. dengan daun-daun yang berulang kali berbagi menggarpu.

Biji dengan endosperm berdaging atau seperti tanduk. kebanyakan banci. Pucuk lembaga telah jelas dan dalam biji telah menunjukkan beberapa daun. bergadapan dengan daun-daun tenda bunga. 1. Daun tersebar pada batang atau merupakan rozet akar. atau karena adanya reduksi salah satu alat kelaminnya menjadi berkelamin tunggal. ada pula yang merupakan tumbuhan memanjat. terdiri atas 6 daun tenda bunga. adakalanya tereduksi dan cabang-cabang berubah menjadiklakodium. Warga bangsa Liliales mempunyai daerah distribusi yang sangat luas. 34 . ada pohon. Bangsa Liliiflorae (Liliales) Kebanyakan berupa terna perennial. membuka dengan celah membujur. diantaranya ialah : Ceratophyllum demersum. Biji dengan endosperm tipis. Benang sari 6. aktinomorf atau sdikit zigomorf. Kebanyakan beruang 3 dengan bakal biji yang anatrop. Bakal buah menumpang atau setengah tenggelam. Daun tunggal. tersebar pada batang atau terkumpul sebagai rozet akar. Bunga kecil sampai sangat besar dan amat menarik. Kepala sari beruang 2. aktinomorf atau zigomorf. jaranga hanya 4 atau lebih dari 6. jarang sampai 12 atau hanya 3. biasanya tersusun dalam rangkaian yang bersifat rasemos. sebagian kecil di daerah-daerah iklim panas. menyerupai mahkota. lingkaran yang dalam sering kali tidak ada. Hiasan bunga berupa tenda bunga yang menyerupai mahkota dengan atau tanpa pelekatan berupa buluh. dengan tembuni di sudut-sudut ruang. kadang-kadang semak atau perdu berupa tumbuhan memanjat. lembaga yang besar dan lurus. Suku ini hanya terdiri atas 1 marga: Ceratophyllum dengan 3 jenis yang cosmopolitik. meliputi semua daerah beriklim sedang dan beriklim tropika. kebanyakan beruang 3. Buahnya buah kendaga atau buah buni. jarang dengan suatu liang pada ujungnya. mempunyai rimpang. kebanyakan jelas tersusun dalam 2 lingkaran. Hiasan bunga berupa tenda bunga berbilangan 3 yang tersusun dalam 2 lingkaran.tenda bunga yang tidak luruh. Benang sari bisanya 6. 8. dalam 2 lingkaran. Bunga banci. Tangkai sari bebas atau berlekatan dengan berbagai cara. tetapi jarang dapat dibedakan dalam kelopak dan mahkota. Suku Liliaceae Terna dengan rimpang atau umbi lapis. Bakal buah menumpang atau tenggelam. kadang-kadang seperti kelopak. umbi sisik atau umbi lapis. bahkan berupa pohon. kadang-kadang juga berupa semak atau perdu.

rotschildiana. plumosus. jarang setengah tenggelam atau menumpang. A. tanaman hias. sayuran. ascolonium (brambang. bahan pembuatan pencuci rambut. Tangkai putik 1. A. leopoldii. chimperi. Suku ini ditaksir meliputi sampai 4000 jenis tumbuhan. A. kebanyakan beruang 3. L. A. tersusun sebagai rozet akar araupun rozet batang. tersusun sebagai payung atau tandan. speciosum (lilia jepang). aktinomorf atau zigomorf. memanjat. Bakal buah tenggelam. Itulah 35 . A. longiflorum (lilia gereja). tanaman hias. Daerah distribusinya meliputi seluruh dunia. kadang-kadang terpisah pada ujung tangkai yang tidak berdaun dan dibawah hiasan bunga mempunyai daun-daun pembalutn tipis seperti selaput. dengan 3 kepala putik atau 1 kepala putik berlekuk 3. baik karena warna. arborescens. cativum(bawang putih). superba (kembang sungsang). Biji dengan banyak sekali endosperm. Daun pipih panjang. schoenoprasum (kucai). lebih-lebih bunga yang aktifnomorf. tanaman hias. Asparagus: A. Bila dilihat secara sepintas. L. Allium: A. lembaga lurus atau bengkok. kadang-kadang dengan jaringan air dan tepi serta ujung berduri. Suku Amaryllidaceae Terna denga umbi lapis atu umbi sisik. L. dengan tembuni di sudut-sudutnya. Bunga banci. A. L. bawang merah). kadang-kadang bersayap. bentuk. falcatua. maupun ukurannya. porrum (prei). racemosus. 2. G. buahnya buah kendaga atau buah buni. terbagi dalam 240 merga yang dikelompokkan lagi dalam  12 anak suku. Aloe {lidah buaya): A. Contoh-contoh Lilium : L. Biji dengan endosperm yang berdaging. Benang sari 6. kadang-kadang bertunggangan dlam dua baris. lembaga pipih. dalam banyak hal sangat mirip dengan bunga liliaceae. A. ferox. kecuali bahwa pada Amaryllidaceae bakal buahnya tenggelam. tanaman hias. vera. pangkal tangkai sari sering berlekatan membentuk semacam mahkota tambahan. tiap ruang berisi banyak bakal biji. juga tanaman hias.Buahnya buah kendaga atau buah buni. jarang dengan rimpang atau batang diatas tanah yang nyata. A. G. Hiasan bunga berupa tenda bunga menyerupai mahkota yang tersusun dalam 2 lingkaran. candidum. officinalis (asperge). memanjat. fistulosum (locang). A. Gloriosa: G. tigrinum. mengjasilkan kolkisin. anadense.

pseundonarcissus. H. speciosa. A. tanaman hias. equestre. penghasil serat. Galanthus : G. H. A. Clivia : C. bunga potong. Alstroemaria : A. bercabangcabang menggarpu. C. Monfreda : M. miniata. aurantiaca. Hiasan terdiri atas 6 daun-daun tenda bunga yang berlekatan. giganteum. candida. Zephyranthes : Z. gigantea (hennep Mauritius). spelendens. bicolor. carinata. C. pendula. sisalana (sisal). nivalis. A. Kepala sari bangun garis. H. Contoh-contoh Amaryllis : A belladonna. banci. Daun sempit memanjang. H. tanaman hias. aktinomorf. Curculigo : C. Z. jonquilla. nobilis. Hymenocallis : H. Suku Velloziaceae Terna perenial atau tumbuhan berkayu dengan batang yang tebal. latifolia. C. batang tertutup oleh sisa-sisa daun yang telah gugur. tanaman hias. tanaman hias. vittatum. seluruhnya meliputi 1. capitulate. C. tersusun dalam 2 lingkaran. Urceolina : U. H. cantala (kantala). H. N. lutea. tanaman hias. longiflorum. reginae. C. Agave : A. zeylanicum. berwarna putih.400-an jenis yang tersebar di seluruh dunia. angustifolia. Narcissus (narsis) : N. rosea (bunga coklat). H. americanum. Fourcroya : F. virginica. C. membuka 36 . psittacina. A. Suku ini membawahi 100-an marga. tanaman hias. tanaman hias. 3. calathina. N. Americana. penghasil serat. A. berujung runcing tersusun sebagai rozet batang. Hippeastrum (lilia api) : H. caribaea. asiaticum (bakung). sylosum.sebabnya banyak jenis tumbuhan yang tergolong dalam suku ini yang oleh orang diberi nama pula lilia (misalnya lilia api = bunga amaril). untuk tepi park. Stembergia : S. Bunga terpisah-pisah pada tangkai yang panjang. kuning atau biru yang kadang-kadang amat menarik. daun sebagai pembungkus. tanaman hias. poeticus. masing-masing terdiri atas 26 benang sari. Benang sari 6 atau banyak dan tersusun dalam 6 berkas. Z. Crinum : C. littoralis.

penuh dengan bekasbekas hiasan bunga. I. Gladiolus : G. membuka pada sisi yang membelakangi putik. ujung sering rata atau cekung. chinensis. G. sebagian besar di Amerika Selatan. tidak lekas gugur. bicolor. Hiasan bunga terdiri atas tenda yang menyerupai mahkota. Contoh-contoh Iris : I. berbilangan 3. aktinomorf atau zigomorf. cardinalis. mempunyai endosperm dan lembaga yang kecil. berhadapan dengan daun-daun tenda bunga yang di lingkaran luar. Afrika Selatan dan Amerika. Arabica. 4. Iridaceae mencakup sekitar 1. pipih. Barbacenia : B. sebagian kecil di Afrika tropika dan madagaskar. pada ujungnya terdapat seperti bekas luka yang berbentuk lingkaran. Contoh-contoh Vellozia : V. berlekuk 3 pada ujungnya. G. menghasilkan rimpang yang berguna dalam obat-obatan. tersusun dalam 2 lingkaran dengan daun-daun tenda bunga yang sama atau berbeda baik dalam bentuk. Benang sari 3. Tangkai putik 1 dengan kepala putik bangun bongkol atau bercabang 3. kebanyakan tersusun dalam rangakaian yang bersifat rasemos. umbi sisik. kadang pipih melebar seperti daun mahkota atau bersayap. tersusun sebagai rozet akar atau bertunggangan pada batang dalam dua baris. struktur ukurannya. Daun-daun pipih memanjang. Belamcanda : B. Tangkai putik 3. Buahnya buah kendaga yang membuka dengan katup-katup. kadang-kadang berduri. Buahnya buah kendaga yang kering atau keras. atau umbi lapis. Bunga banci. Suku Iridaceae Terna perenial dengan akar-akar yang tumbuh dari rimpang.500-an jenis yang terbagi dalam kurang lebih 60 marga. dengan banyak bakal biji yang anatrop. beruang 3 atau 1. Bakal buah tenggelam. psittacinus. tanaman hias. beruang 3 dengan banyak bakal biji. terutama tersebar di daerah sekitar Laut Tengah . Bakal buah tenggelam. seringkali tampak sangat indah dan menarik. bergigi 6. Pallida. berupih pada pangkalnya. membuka dengan membelah ruang. Biji dengan endosperm dan lembaga yang kecil. Biji banyak. Germanica. penghasil bunga potong. kepala sari beruang 2. Suku ini hanya membawahi 2 marga saja. 37 . variabilis. I. seluruhnya meliputi 170 jenis. Florentina.dengan celah membujur. tanaman hias.

Tangkai sari bebas atau 38 . plicata. kepala sari beruang 2. terdiri atas 6 daun tenda bunga yang tersusun dalam 2 lingkaran. susianus. dengan 3 kepala putik yang sering kali melebar berbentuk seperti mahkota. Daun tunggal. jumlahnya 6. tetapi lebih kecil dari pada yang terdapat di dalam tanah. paniculata. A. Buahnya buah buni atau buah kendaga yang membuka dengan 3 katup. Pada bunga jantan melekat pada tenda bunga. C. C. sativus. pavonia (lilia singa) Freesia : F. palmata.Crocus : C. Hiasan bunga serupa mahkota. tertanam pada tenda bunganya. kecil. jarang berhadapan. tangkai sari melebar. 6. refracta. berlekatan antara yang satu dengan lain. Suku Taccaceae hanya terdiri atas 2 marga dengan sekitar 30 jenis. pinnatifida. tanaman hias. Daun besar. neapalitanus. Antholyza : A. dengan endosperm dan lembaga yang kecil. membuka dengan celah membujur. 5. duduk tersebar. Suku Taccaceae Terna perenial dengan rimpang yang merayap atau berbentuk umbi. reticulatus. T. Tangkai putik 3. Benang sari 6. C. actinomorf. tandan atau malai. terangkai dalam bunga majemuk berbentuk payung yang terdapat pada ujung tangkai bunga yang tidak berdaun. aktinomorf. aureus. beruang 1 dengan tembuni pada dinding yang mendukung banyak bakal biji. Bunga banci. Bakal buah tenggelam. atau terdapat 3 benangsari yang sempurna. bertulang menjari sampai melengkung. tersebar di daerah tropika dan Asia Timur. Tigrida : T. T. pendek. terdiri atas 6 segmen yang berlekatan dengan taju-tajunya tersusun dalam 2 lingkara. Suku Dioscoreaceae Terna memanjat atau membelit dengan rimpang atau umbi di dalam tanah yang akan zat tepung dan organ-organ serupa pada bagian di atas tanah. cristata. C. semua sempurna atau 3 diantaranya mandul. Biji banyak. tersusun dalam rangkaian berupa bulir. terutama Cina. Contoh-contoh Tacca : T. Bunga berkelamin tunggal. pendek. dari umbinya peroleh sejenis tepung yang dikenal sebagai “Tahiti arrowroot”. tersusun sebagai rozet akar. penghasil zat warna kuning (safran) dari kepala putiknya. tunggal atau bergigi. hiasan bunga seperti kelopak.

tiap ruang berisi 1-banyak bakal biji. Biji sering bersayap. J. Contoh-contoh: Dioscorea: D. sitratum. Buahnya buah kendega yang membuka dengan 3 katup atau buah buni. lurus.perlekatan pendek pada pangkal. mempunyai upih pada pangkalnya. triglumis. capitatus. kebanyakan mempunyai rimpang. hisan bunga terdiri atas 6 daun tenda bunga seperti selaput yang tersusun dalam 2 lingkaran. hispida (gandum). jarang berupa semak.berulang 1-3. kadang-kadang terdapat sisa-sisa benang sari. D. langsung dapat dimakan setelah direbus ataudibenam dalam api. 39 . Suku Juncaceae Terna annual atau perennial. discolor. effuses. dengan 2 bakal biji dalam tiap ruang. Marsippospermum: M. gracile. benang sari 3 atau 6. membuka dengan membelah ruang. terbagi dalam 8 marga. lembaga kecil. bebas. oppositifolia. Daun sempit panjan. Bunga betina dengan bakal buah yang tenggelam. actinomorf. tenuis. terutama tersebar di daerah tropika. kepala sariberuang 2. Contoh-contoh: Juncus: J. kepala sari beruang 2. D. T. tangkai putik 3. Tangkai putik 1. bunga banci. alata (ubi). Buahnya buah kendaga kering. D. Tasmus . kaya akan zat tepung. membuka dengan celah membujur. Suku Juncaceae meliputi lebih dari 300 jenis. sativa. Testudinaria. mempunyai endosperm dan lembaga yang kecil. J. serbuk sari membentuk tetrade. bebas atau berlekatan. jarang mempunyai batang di atas tanah. Bangun silinder atau pipih seperti daun rumput. dudknya kebanyakan sebagai rozet akar. berhadapan dengan daun-daun tenda bunga. Prionium: P. berbentuk benang. communis. putik yang rudimenter ada atau tidak ada. mempunyai endosperm. daerah distribusinya meliputi daerah-daerah iklim sedang. J. D. beruang 3. Suku Dioscoraceae meliputi sekitar 650 jenis tumbuhan yang terbagi dalam 10 marga. mirip rumput atau mendong. batatas (yam). terangkai dalam berbagai susunan. kepala putik 3. Bakal buah menumpang. sativa. T. Luzula: L. D. umbi dapat dimakan setelah racun yang terkandung di dalamnya dihilangkan. tiberi. elephantipes 7. Biji kadang-kadang berekor. T.

actinomorf atau agak zigomorf. Contoh-contoh: Burmannia: B. biasanya membuka dengan celah membujur di antara tembuni. Biji tanpa atau dengan sedikit endosperm. sering terdapat reduksi. masing-masing mempunyai 2 integumen. tangkai sari bebas. bifolar.longifolia. B. lebar.tridentate. bornensis. penghubung ruang sari. B. kebanyakan beruang 3. lembaga belum jelas terdiferensial. sebagian besar hidup sebagai saprofit dengan atau tanpa daun. banci. bakal biji banyak. tersusun dalam 2 lingkaran. tetapi dengan perisperm yang besar. masing-masing dengan kepala putik yang berlekatan. Daun lebar.bicolar.. Bangsa Zingiberales Habit berupa terna yang besar. Hiasan bunga bunga bewarna biru atau putih terdiri dari terdir atas sebagian yang berlekatan membentuk tubuh yang panjang dengan di bagian atas 6 tajutaju yang tersusun dalam 2 lingkaran. mempunyai rimpang atau batang dalam tanah. Buahnya buah kendaga pada ujungnya bermahkota hiasan bunga yang telah mongering. biji kecil. mempunyai endosperm. tangkai. Bakal buah tenggelam. jenis yang bukan safropit mempunyai daun-daun yang tersusun sebagai rozet akar. Gymnosiphon: G. Bakal buah tenggelam. bertulang menyirip. kepala sari mengahadap ke dalam. Kelopak dan mahkota bilangan 3. 2. 9. Bunga banci. yang lain mandul atau tidak terdapat. tiap ruang dengan 1 sampai banyak bakal biji. B. terpisah-pisah atau terangkai sebagai sinsinus. beruang 1 dengan 3 tembuni. sering kali bersayap 3.8. jelas dibedakan dalam tiga bagian : helaian. Batang dengan daun-daun kecil seperti sisik yang tersebar. Tangkain putik pada ujungnya sering bercabang pendek menjadi 3. pada dindingnya atau beruang 3 dengan tembuni yang aksilar. Bunga besar dengan warna yang menarik. Helaian daun simetris. Benag sari 6. dan upih. zigomorf atau asimetris. Ordo Zingiberales terdiri dari 4 famili yaitu : 1. perenial. kelopak sering menyerupai mahkota. sehingga kadang-kadang hanya tinggal 1 benang sari yang fertil. kadang-kadang mempunyai rimpang. Suku Burmanniaceae Terna annual atau perennial. Zingiberaceae Musaceae 40 . banyak. membuka dengan celah horizontal di samping atau dengan celah membujur disebelah dalam.

berbagi 2 dengan tepi bergigi yang berbeda-beda. kepala sari bangun garis. beruang 3. memenjang. ibu tulang tebal. Musaceae Biasanya terna yang besar. Buah berdaging. Daun tunggal mempunyai sel-sel minyak menguap. Batang di atas tanah seringkalai hanya pendek dan mendukung bunga-bunga saja. tersusun dalam sinsiunus yang terdapat dalam ketiak daun pelindung yang besar dan berwarna menarik. Cannaceae Marantaceae 1. Bakal buah tenggelam. merupakn buah buni atau buah kendaga. beruang 2. 4. bihai. tiap ruang berisi banyak bakal biji dengan tembuni di sudut-sudtnya. Keseluruhan rangkaian bunga merupkan tenda dengan bunga ♀ di bagian pangkal dan bunga ♂ di bagian ujung perbungaanya. kadang-kadang jelas 41 . Stertlizia : S. Zingiberaceae Terna perenial dengan rimpang yang kadang-kadang berbenrtuk seperti umbi yang biasanya mengandung minyak menguap hingga berbau aromatik. M. kadang-kadang bersalut. bangun jorong atau memanjang.3. Kelopak berbentuk tabung. Tangkai berbentuk benang. zigomorf. indica. seringkali rompang dan bagian atasnya berigi-rigi. brachycarpa (pisang batu). Reginae tanaman hias. chiliocarpa (pisang seribu). jelas berbeda dari tulang-tulang cabangnya yang menyirip. Biji dengan kulit biji keras. Contoh : Musa : M. Madagascariensis (pisang kipas) tanaman hias. Mahkota berbibir 2. Tangkai sari berbentuk benang. kepala sari berlekuk. zebrina (pisang lilin). 2. mencakup berbagai jenis budidaya. textilis (henep Manila) penghasil serat. M. Benang sari 5 dengan 1 lagi yang tereduksi . Ravenala : R. lembaga lurus terdapat dalam endosperm dan perisperm. Hiasan bunga jelas dapat dibedakan dalam kelopak dan mahkotanya. M. M. sering dengan batang semu yang terdiri atas upih daun yang balut membalut. H. Heliconia : H. paradisiaca (Pisang) penghasil buah-buahan. metallica tanaman hias. dengan daun yang lebar. Famili ini meliputi sekitar 150 jenis tumnbuhan yang terbagi dalam 6 genus dengan daerah distribusi yang meliputi daerah tropika. tersusun dalam 2 baris. beralur di sisi atasnya. tidak membuka. H. Bunga banci atau berkelamin tunggal.

Z. Contoh : Alpinia : A. Globa : G. zerumbet (lempuyang gajah). Biji bulat atau berusuk. N. 42 . maximum (wresah). spiciosa (kecombrang). marantina. A. A. dan upih. C. heyneana (temu giring). Nicolaia : N. Tangkai daun pendek atau tidak terdapat. tanaman hias. galanga (kencur). K. endosperm banyak. foetens. Buahnya buah kendaga yang berkatup 3. Eletteria : E. coccineum. C. N. mangga (kunyit putih). Bakal buah tenggelam. bebas atau terdapat dalam suatu alur pada benang sari yang fertil. ada kalanya berbibir atau bergigi 2. C.mempunyai 3 bagian berupa helaian. atropurpurea. Bakal biji banyak. javanica. malaccensis Amomum : A. Bunga terpisah-pisah tersusun dalam bunga majemuk tunggal atau berganda. K. Achasma : A. C. flavescens (gandasuli). Speciosus. officinale (jahe). roseum. strobulifera. aeroginosa (temu ireng). C. A. selain itu juga lidah-lidah. xanthoriza (temu lawak). Curcuma : C. Hedychium : H. Helaian daun biasanya lebar dengan ibu tulang daun yang tebal dan tulang-tulang cabang yang sejajar dan rapat satu dengan yang lain dengan arah yang serong ke atas. untuk jamu. amaricans (lempuyang emprit). Z. ulignosa. rotunda (kunci pepet). G. yang sebagian besar menghuni daerah tropika. longicornutum. roxburghii. Costus (pacing) : C. A. H. A. kebanyakan banci. cardamum I(kapulaga sabrang) Kaempferia : K. tidak terbagi. mempunyai salut biji. aculenatum. megalocheilos (tepus). galanga (laos) bumbu masak. cardamomum (kapulaga). zeodaria (temu putih). A. Z.gracilis. upih terbuka tau tertutup. Tangkai putik di ujubg. C. A. dengan bentuk dan warna yang kadang-kadang cukup atraktif. zigomorf atau asimetrik. Globosus. tangkai. C. Zingiber : Z. atau beruang 1 dengan tembuni pada dinding atau pada dasrnya. atau berdaging tidak membuka. beruang 3. jarang 2 dengan tenbuni di ketiak. cassumunar (bengle). Hiasan bunga dapat di bedakan dalam kelopak dengan 3 daun keloipak dan mahkota yang terdiri atas 3 daun mahkota yang berlekatan pada bagian bawahnya membentuk suatu buluh. lidah-lidah pada btas antara helaian dengan tangkai tau antara helaian dengan upih. Igneus. G. pandurata. Famili ini terdiri dari sekitar 40 genus yang seluruhnya meliputi 1400-an jenis. Benang sari 1 denga 3-5 benang sari mandul yang kadang-kadang bersifat seperti daun mahkota. h. domestica (kunyit). K angustifolia (kunci).

edulis (ganyong). berupa buah kendaga yang membuka dengan rusaknya dinding yang kemudian menjadi kasap berbenjol-benjol. zigomorf atau lebih sering asimetrik. adakalanya bunga muncul dari rimpang. tangkai daun pada pangkal melebar menjadi upih. dalam tanah membentuk rimpang yang merayap. dalam tanah mempunyai rimpang yang tebal seperti umbi. masing-masing berbilangan 3. di atas tanah terdapat batang yang nyata atau tidak. Bakal buah tenggelam. kecuali 1 semuanya steril dan berubah menjadi bagian bunga yang paling menarik. C. Marantaceae Terna perenial. masing-masing terdiri atas 3 daun mahkota yang tidak sama beasr dan berlekatan. tetapi mendukung 1 kepala sari yang beruang 1 pada salah satu di bagian atasnya. hanya ada 43 . Benang sari yang fertil juga masih pipih seperti daun mahkota. Tangkai putik tebal menyerupai daun dengan kepala putik yang miring. endosperm keras. menebal pada batas dengan helaian. Bunga banci. tangkai. Helaian bulat telur memanjang atau jorong. berwarna cerah. besar. Cannaceae Terna besar-besar. biasanya tampak sebagai roset akar. lebar. seperti daun mahkota. Bunga banci. bulat. Biji banyak. dan upih yang terbuka.- Tapeinochilus : T. bertulang menyirip. bunga tasbih). Tangkai daun bagun silinder. lebar. tanaman hias. tanaman hias. Benang sari 15. tersususn dalam bulir atau malai yang mempunyai daun pelindung dan terdapat pada ujung batang. lidah-lidah tidak terdapat. tersusun dalam rangklaian berbentuk tandan atau malai. dengan seluruhnya meliputi 50 jenis. Contoh : Canna : C. daun-daun mahkota berlekatan pada pangkalnya. perenial. bertulang menyirip dengan ibu tulang yang nyata. rtiap ruang berisi banyak bakal biji yang tersusun dalam 2 baris. ananassae (kasturi). asimetrik. Hiasan bunga biasanya di bedakan dalam kelopak dan mahkota. Daun dalam 2 baris. Daun pada batang di atas tanah. besar dengan warna yang cerah dan menarik. penghasil tepung. rimpangnyua dimakan. 4. indica (puspanyandra. terdiri atas 3 bagian yang jelas. Hiasan bunga terdiri atas kelopak dan mahkota. Buah dengan kelopak yang tidak gugur di bagian atasnya. Famili cannaceae ini merupakan famili yang terdiri dari 1 marga yaitu Canna. seringkali bersayap. beruang 3. 3. membentuk suatu bukuh pada bagian bawahnya. berupa helaian. seringkali dengan 1 sisi lurus dan sisi yang lain melengkung. lembaga kecil. Benang sari 4 -5. daun-daun kelopak bebas tersusun seperti genting.

zebrina. Famili ini terdiri dari sekitar 30 genus dengan ± 350 jenis. terutama tersebar di daerah tropika. Pubinerve. Donax : D. Calanthe : C. spelendida. kebanyakan di Amerika dan Afrika. C. dengan 1 di antaranya berbentuk topi (helm). sering bersalut pada bagian pangkal. arundastrum. ornata. penghasil tepung. daun sebagai bahan pembungkus. P. Stromantha : S.1 yang fertil. Biji dengan banyak endosperm. arundinaceae (garut. Tangkai putik bengkok. Thalia : T. canniformis. C.D. lembaga bengkok atau terlipat. grandiflora. serimh melebar pada ujungnya. virginalis. Bakal biji tegak pada dasr ruang. tanaman hias. sering 2 dari ke-3 ruangnya tidak berisi bakal biji. Buahnya buah kendaga yang pecah dengan membelah ruang atau buah yang berdaging. dealbata. Phrymium : P. Papillosa. blumei. 44 . M. Capitatum. M. beruang 3-1. Contoh : Maranta : M. Bakal buah tenggelam. kerut). T. Sanguinea. geniculata. bicolor. S. lainnya mandul dan bersifat petaloid (seperti daun mahkota0. M. tanaman hias. Holopegia : H.