TUGAS Keterampilan Berbahasa Indonesia PDGK 4101 Modul 6

Disusun Oleh:

1. 2. 3. 4. 5.

MANIK MARTINI GALATIA ALBINA WATI MARIA IMAKULATA HURING

NIM : NIM : NIM : NIM : NIM :

823241051 823007746 823010744 823241187 823240952

anda akan mempelajari materi modul ini dalam 3 Kegiatan belajar sebagai berikut : Kegiatan Belajar 1 : Keterpaduan keterampilan Menulis dengan fokus Menyimak Kegiatan Belajar 2 : Keterpaduan keterampilan Membaca dengan fokus Menyimak Kegiatan Belajar 3 : Keterpaduan keterampilan Berbicara dengan fokus Menyimak . Untuk mencapai tujuan tersebut. 3. berbicara dan menulis. Membaca berbagai jenis dengan bacaan dengan baik. P ada Modul sebelumnya kita telah mempelajari keterampilan berbahasa yaitu. 2. kami sebagai guru selalu melakukan pembelajaran berbahasa di kelas secara terpadu. menyimak. membaca dan berbicara degan fokus berawal dari keterampilan menyimak.Keterampilan Berbahasa Terpadu Dengan Fokus Menyimak A. Kita sangat di harapkan. Berbicara dalam berbagai kegiatan berbicara dengan baik. di modul 6 ini kita akan diajak berlatih melakukan keterampilan kegiatan berbahasa tersebut scara terpadu atau terintegrasi. Pendahuluan. Setelah mempelajari modul ini dan berlatih sunguh-sunguh degan kemampuan menyimak yang memadai diharapakan kita dapat : 1. menulis. Menyusun Tulisan atau Karangan degan baik.

yaitu dengan memanfaatkan karya teknologi. Artinya dua orang yang sedang berkomunikasi dalam bahasa lisan dapat melakukan dengan jarak yang berjauhan. antara menyimak dan berbicara seperti sebagai berikut : 1. Seseorang (anak atau dewasa) Akan lebih mudah mengulangi cerita yang disimaknya dibandingkan dengan cerita dibacanya. Menyimak dan berbicara memiliki hubungan yang sangat erat karna keduanya merupakan dua keterampilan yang berbeda dalam satu ragam bahasa. seseorang pembicara yang tidak merasa cukup jika ia hanya memiliki keterampilan dalam menghasilkan symbol-simbol Fenotis tersebut. Suatu ujaran dapat di pelajari melalui menyimak dan meniru. Bukti-bukti lain yang memperlihatkan adanya hubungan yang erat. menyimak dan berbicara dilakukan secara tatap muka. Namun pada zaman modern seperti ini. contohnya. seorang anak akan menyimak ujaran-ujaran orang disekitar dan menirukannya sampai ahkirnya dia dapat berbicara. Yaitu bahasa Lisan. seperti telepon atau melalui satelit. . Seseorang pembicara yang ucapan atau lapal unjarnya tidak jelas akan mempengaruhi hasil yang diperoleh penyimak. Jadi pada umumnya berbicara adalah sebuah keterampilan menyampaikan gagasan. Oleh sebab itu. Menyimak dan berbicara dapat dilakukan tanpa tatap muka.KEGIATAN BELAJAR 1 Keterpaduan Keterampilan Berbicara Dengan Fokus Menyimak Pada Umumnya. Artinya Kelemahan-kelemahan yang ada pada pembicara akan sangat berpengaruh pada penyimak. ia akan berusaha melengkapi keterampilannya itu dengan gestus atau gerak-gerak isyarat untuk membantu penyimak dalam memahami pembicaranya. 2. 3. informasi atau pesan kepada orang lain dengan mengunakan media yang berupa symbol-simbol Fenotis atau lebih singkatnya dengan menggunakan media berupa bahasa lisan.

yaitu sama harus memiliki penguasaan terhadap symbolsimbol bahasa. Menurut Dawson Tarigan (1986) Menulisakan hasil penelitian yang dilakukan para pakar tentang hubungan antara menyimak dengan membaca sebagai berikut : 1. pengetahuan tentang diksi dan gaya bahasa serta kemampuan menangkap makna tersurat atau tersiat. Ketika kita menyimak maka kita berusaha menangkap atau menerima pesan atau informasi yang disampaikan pembicara . 3. Dayak simak yang buruk sangat buruk sangat mempengaruhi kemampuan membaca seseorang. . pengetahuan yang berkaitan dengan materi simakan atau bacaan. sedangkan kita membaca. Dengan kesamaan sifat ini makan dalam melakukan kegiatan menyimak dan membaca memerlukan kesiapan yang sama. kita berusaha menangkap pesan atau informasi yang disampaikan oleh penulis. Penguasaan kosakata yang sedikit yang diperoleh melalui menyimak erat kaitannya dengan kesukaran-kesukaran yang dihadapi seseorang dalam membaca. menulis.KEGIATAN BELAJAR 2 Keterpaduan Keterampilan Membaca Dengan Fokus Menyimak Kedua keterampilan ini (Menyimak dan membaca) memiliki persamaan yaitu Memiliki sifat reseptif atau menerima. 2. berbicara). Peningkatan terhadap kemampuan yang satu (menyimak) Akan menimbulkan peningkatan pada kemampuan yang lainnya ( Membaca.

berita melalui televise. 3. 2. yaitu : 1. Temukan gagasan pokok dan gagasan-gagasan penjelas yang terdapat dalam informasi tersebut.KEGIATAN BELAJAR 3 Keterpaduan Keterampilan Menulis Dengan Fokus Menyimak Kemampuan menulis dapat di peroleh dan di tingkatkan dengan kemampuan menyimak. Gunakan bahan-bahan simakan yang lain dan ada disekitar anda. Catatlah gagasan pokok dan gagasan-gagasan penjelas yang anda temukan itu. sebelumnya anda memutarnya. perhatikan hal-hal yang harus anda lakukan ketika mendengarkan / menyimak rekaman tersebut. Bagaimana . anda sudah siap? Baik. seperti ceramah cerita. Kesimpulan : Empat keterampilan berbahasa ( menyimak. Susunlah gagasan-gagassan tersebut menjadi sebuah kerangka karangan kecil. radio atau pun kaset rekaman. Artinya. . Anda akan berlatih menulis berdasarkan hasil simakan yang anda peroleh melalui kegiatan menyimak. berbicara. Pada kegiatan ini . satu keterampilan bebahasa yang anda miliki akan membantu anda dalam meningkatkan keterampilan yang lainnya. Artinya janganlah anda bosan untuk berlatih karena untuk memperoleh kemampuan menulis yang memadai sangat diperlukan latihan-latihan yang sistematis dan berkesinambungan atau terus-menerus. membaca dan menulis) merupakan suatu keterampilan yang satu dengan yang lainnya saling terkait atau saling mendukung.