You are on page 1of 9

Lab.

Kekuatan Bahan Hari / tanggal : Kamis, 29 April 2010

Asisten : 1). Kinan Efran H. (F14070081) 2). Hans Findranov (F14070009) 3). Ricky Harianja (F140700119) 4). Ahmad Fany A. (F14062158)

LAPORAN PRAKTIKUM TERPADU MEKANIKA DAN BAHAN TEKNIK

PENGUKURAN KEKUATAN TEKAN BAHAN KAYU

Oleh : Nama NRP Kelompok : Jefry Hidayat : F14080017 : 2 (dua)

DEPARTEMEN TEKNIK PERTANIAN FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2010

1

PENDAHULUAN 1. 2. Keteguhan tekan/Kompresi. terkadang bahan tersebut tidak dapat digantikan dengan bahan lain karena sifat khasnya. Keteguhan lengkung statik. Keteguhan lengkung (lentur). Faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan tarik pada besidan kayu diantaranya adalah: faktor biologis (pada kayu). 3. Keteguhan tarik sejajar arah serat dan b.berat jenis kayu. Dalam penggunaannya.I.1 Landasan Teori Logam besi dan kayu merupakan bahan yang sangat sering dipergunakan untuk tujuan penggunaan tertentu. Keteguhan tarik adalah kekuatan untuk menahan gayagaya yang berusaha menarik bahan. Material ini merupakan salah satu hasil hutan yang memiliki ciri tersendiri dan sifat-sifat yang juga khas. Terdapat 2 (dua) macam keteguhan yaitu : a. misalnya upaya pelapisan dengan anti karat. pengeringan dan manipulasi percepatan tumbuh. Pada kayu terdapat 2 (dua) macam keteguhan tarik yaitu : a. yaitu kekuatan suatu bahan menahan gaya yang mengenainya secara perlahan-lahan. Keteguhan tarik tegak lurus arah serat. Keteguhan Tarik. Keteguhan tekan/kompresi adalah kekuatan suatu bahan untuk menahan muatan/beban. 2 . Sifat Mekanik suatu bahan (secara umum pada kayu dan logam besi). Keteguhan lengkung/lentur adalah kekuatan untuk menahan gaya-gaya yang berusaha melengkungkan atau untuk menahan beban mati maupun hidup selain beban pukulan. Kekuatan tarik terbesar pada kayu ialah keteguhan tarik sejajar arah serat. 1. Kekuatan tarik tegak lurus arah serat lebih kecil daripada kekuatan tarik sejajar arah serat. pengawetan dengan zat kimia. baik sifat kimia maupun sifat fisik/mekanik. kadar air. Faktorfaktor tersebut pada dasarnya dapat dimanipulasi sehingga upaya pencegahan gangguan kekuatan tarik besi dan kayu dapat dipertahankan.

4.3 <360 <215 Pada bahan kayu. Kekakuan. deformasi yang terjadi dan tekanan yang dibutuhkan untuk deformasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan tegangan tarik dengan perumusan: σ=P/A σ = tegangan ijin sejajar serat untuk tarik (Kg/cm2) P = tekanan maksimal bahan (Kgf) A = luas bahan (cm2) 1. kekerasan merupakan suatu ukuran tentang ketahanan terhadap pengausan bahan. 6. Table kelas kuat kayu Kelas Berat jenis Ketangguhan lentur Ketangguhan tekan kuat mutlak (kg/cm2) mutlak (kg/cm2) I >0. yaitu kekuatan suatu bahan menahan gaya yang mengenainya secara mendadak.9 725 – 1100 435 – 650 III 0. Keteguhan lengkung pukul.2 Tujuan Praktikum Adapun tujuan dari praktikum kali ini adalah untuk mengukur kekuatan tarik bahan kayu dan logam besi. Kekerasan. 3 . Keuletan adalah kemampuan bahan untuk menyerap sejumlah tenaga yang relatif besar atau tahan terhadap kejutan-kejutan atau tegangantegangan yang berulang-ulang yang melampaui batas proporsional serta mengakibatkan perubahan bentuk yang permanen dan kerusakan sebagian. Kekakuan adalah kemampuan bahan untuk menahan perubahan bentuk atau lengkungan.6 500 – 725 300 – 425 IV 0.4 – 0.b. Bersama-sama dengan keuletan. 5.3 – 0.4 360 – 500 215 – 300 V <0. Kekakuan tersebut dinyatakan dalam modulus elastisitas. Keuletan.9 >1100 >650 II 0.6 – 0. Kekerasan adalah kemampuan bahan untuk menahan gaya yang membuat takik atau lekukan atau kikisan (abrasi).

Stop watch 4. 8. catatlah bila ada cacat atau kerusakan pada specimen tersebut. 9. Ulangi uji tarik untuk specimen bahan logam (besi kolom). Petunjuk Kerja 1. Sebelum melakukan pengujian. Tentukan kelas kuat kayu dari specimen kelompok anda. 7. BAHAN DAN PETUNJUK KERJA 2. III. 6. Jangka Sorong 2. Jelaskan factor-faktor yang menentukan kekuatan kayu dan logam. 2. Universal Testing Machine 2. Alat dan Bahan Bahan : Kayu dan Logam Besi Alat : 1. Catatlah data yang ditunjukkan oleh jarum di panel Universal Testing Machine setiap 5 detik. 4. Persiapkan Universal Testing Machine.II.1. amati secara visual specimen. Sediakan specimen kayu. 3. Bandingkan data yang anda peroleh dengan kelompok lain. Termometer bola basah dan bola kering 3.2. Masingmasing kelompok melakukan uji tarik pada satu specimen. HASIL DAN PEMBAHASAN 4 . Ukurlah dimensi pada specimen. Lakukan pengujian sesuai dengan specimen yang telah disediakan. 5. Lengkapi data pengujian.

Hasil Percobaan Data hasil pengujian kekuatan tekan bahan kayu yang dilakukan oleh Kelompok 3.336 cm 5 . Kayu (p x l x t) Dimensi Awal : Kekuatan tarik bahan kayu dan logam besi : Logam besi (baja kolom) dan Kayu Genelina : Panjang setelah ditarik= 46 cm Tebal putusan setelah ditarik = 0.312 cm dan 0.3.1. Jenis pengujian Jenis bahan kayu Dimensi spesimen 1.

5 oC Tbk.75 cm Diameter tengah setelah tarik = 0.77 cm Diameter tengah sebelum ditarik = 0.451 cm Panjang daerah patahan dari titik b (bawah) = 31.7 % : Tbb.766 cm Panjang =39.0 oC 6 .2. Besi (p x d) Diameter Sebelum ditarik =0.45 cm Kadar air spesimen Kondisi ruang pengukuran : 0.151 cm Diameter putus bagian a = 0. = 30.5 cm Panjang daerah patahan dari titik a(atas) = 14. = 24.7 cm Total panjang setelah tarikan = 46.51 cm Diameter putus bagian b = 0.6 – 0.

Berikut ini ditampilkan pula data hasil pengujian yang dilakukan oleh kelompok lainnya. Data Kekuatan Tarik Besi Kolom Waktu (s) Tarikan (Kgf) 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 90 95 100 105 110 115 120 125 130 135 140 145 150 155 160 165 170 175 180 185 100 140 200 250 320 400 480 600 700 820 930 1010 1130 1240 1340 1410 1480 1530 1580 1600 1620 1630 1660 1680 1700 1700 1705 1705 1710 1715 1760 1800 1860 1910 1960 2020 2070 190 195 200 205 210 215 220 225 230 2100 2140 2170 2190 2200 2205 2210 2210 2210 Data Kekuatan Waktu 5 10 15 20 25 30 35 Tarik Kayu Force 0 10 10 15 80 120 190 GRAFIK 7 .

dilakukan pengukuran kekuatan tarik pada spesimen bahan logam besi dan kayu. yang sebelumnya terjadi deformasi pada dimensinya.027 Kg/cm2 sehingga dapat dikatakan kelas kayu bahan tersebut tergolong kelas 5 lemah.Tegangan tarik = P/A =190/(2.2. 8 .027 kg/cm2 3. Dari perumusan berdasarkan literatur dapat diketahui bahwa tegangan tarik kayu pada kelompok 3 sebesar 50.63) = 50. Terjadi deformasi pada spesimen setelah mendapat perlakuan tarik oleh mesin (UTM). PEMBAHASAN Pada praktikum kali ini. Terjadi deformasi pada kedua spesimen dikarenakan tarikan dari mesin. bahan besi patah pada tekanan 2210 Kgf pada detik 230 dan kayu pada tekanan 190 Kgf pada detik 35. Deformasi yang terjadi pada kedua bahan berupa patah. Pada kelompok 3.33x 1.

Arief Sabdo Yuwono. 2005. Pedoman Praktikum Pengatahuan Bahan Konstruksi. Kekuatan Kayu. Akan tetapi. Dengan diketahuinya kekuatan tarik dan kelas kuat bahan tersebut maka keefektifan pemakaian suatu bahan akan sangat tinggi sehingga dalam pembuatan suatu alat atau mesin dapat lebih efisien. spesimen yang kurang sempurna dalam bentuk atau dimensinya serta alat ukur yang kurang tepat membuat hasil percobaan juga kurang sempurna. Dari nilai kekuatan Tarik maksimum dan regangan longitudinal dinyatakan bahwa kekuatan terik besi kolom lebih kuat dibandingkan kayu.5 cm menjadi 46. Tebal kayu ditengah sebelumnya 0.336 cm dari titik b. sehingga diharapkan kedepannya dapat diperbaiki.1.310 cm menjadi 0.2. Sedangkan besi kolom terjadi perubahan dimensi panjang.15. sebelumnya panjang kayu 40 cm namun setelah ditarik menjadi 46 cm. SARAN Percobaan kali ini sudah dapat diikuti dan dipahami oleh praktikan. 1991. Gardjito.17. IV. Untuk panjang terjadi regangan longitudinal sebesar 0.Terjadi perubahan dimensi pada kayu setelah melakukan tarikan. Japan International Cooperation Agency. KESIMPULAN DAN SARAN 4. DAFTAR PUSTAKA Damanik. KESIMPULAN Kekuatan tarik kayu lebih rendah dibangdingkan dengan besi kolom. 4. 9 . Golongan untuk kayu gemelina termasuk kelas lima atau dibilang memiliki kekuatan yang lemah.312 cm dari titk a dan 0.M. yang sebelumnya sebesar 39. V.151 cm sehingga terjadi regangan longitudinal sebesar 0. Rokhani Zabulla. Selain itu regangan kayu lebih kecil dibandingkan besi kolom. Revandy I. e-USU Repository.