MAKALAH BELAJAR DAN PEMBELAJARAN : MOTIVASI DALAM BELAJAR

MOTIVASI DALAM BELAJAR

Perilaku belajar dilakukan oleh si pebelajar. Pada diri si pebelajar terdapat kekuatan mental penggerak belajar. Kekuatan mental yang berupa keinginan, perhatian, kemauan atau citacita disebut motivasi belajar. Komponen utama motivasi tersebut adalah kebutuhan, dorongan, dan tujuan si pebelajar. Motivasi belajar sangat penting dipahami oleh siswa maupun guru. Penguatan motivasi-motivasi belajar berada di tangan para guru/pendidik dan anggota masyarakat lain. Guru sebagai pendidik bertugas memperkuat motivasi belajar selama minimum 9 tahun pada usia wajib belajar. Orang tua bertugas memperkuat motivasi belajar sepanjang hayat. Ulama sebagai pendidik juga bertugas memperkuat motivasi belajar sepanjang hayat. Perilaku belajar yang mengandung motivasi belajar yang dikelola oleh guru dan dihayati oleh siswa, sebagai berikut : Guru adalah pendidik yang berperan dalam rekayasa pendagogis. Ia menyusun desain pembelajaran, dan dilaksanakan dalam proses belajar mengajar. Guru bertindak membelajarkan siswa yang memiliki motivasi intrinsik. Siswa adalah pembelajar yang berkepentingan dalam menghayati belajar. Ada siswa yang telah berkeinginan memperoleh pengalaman, keterampilan, dan pengetahuan sejak kecil. Siswa tersebut memiliki motivasi intrinsik. Siswa yang lain baru memiliki keinginan memperoleh pengalaman, keterampilan dan pengetahuan berkat teman sebayanya. Mereka ini memiliki motivasi ekstrinsik. Dalam proses belajar mengajar, guru melakukan tindakan mendidik seperti memberi hadiah, memuji, menegur, menghukum, atau memberi nasihat. Tindakan guru tersebut berarti menguatkan motivasi intrinsic; tindakan guru tersebut juga berarti mendorong siswa untuk belajar, suatu penguatan motivasi ekstrinsik. Siswa tertarik belajar karena ingin memp-eroleh hadiah atau menghindari hukuman. Dalam hal ini siswa ‘menghayati’ motivasi intrinsik atau motivasi ekstrinsik, dan bertambah bersemangat untuk

1991: 101-106. 1989. Dampak pengiring adalah untuk kerja siswa setelah mereka lulus ujian atu merupakan transfer hasil belajar di sekolah. lewat jalur sekolah atau luar sekolah. Dengan memrogram belajar sendiri secara berkesinambunngan maka ia memperoleh hasil belajar atas tanggung jawab diri sendiri. Munculnya dampak pengiring bila lulusan sekolah meenghadapi masalah. Sebagian besar rekayasa pendagogis guru terwujud sebagai dampak pengajaran. sekurang-kurangnya selsesai wajib belajar 9 tahun. : sementara bagian atau lengkap. Lulusan sekolah dapat membuat program belajar sepanjang hayat. Dari segi tugas perkembangan jiwa maka dampak pengiring merupakan unjuk kerja tugas perkembangan untuk mencapai aktualisasi diri secara penuh.) Hayat Bagan : Motivasi Belajar dalam Kerangka Rekayasa Pedagogis Guru dan Emansipasi Kemandirian Sepanjang . Koeswara. Dalam hal ini sang siswa telah mampu memperkuat motivasi belajarnya sendiri karena kebutuhan aktualisasi diri. maka diharapkan mengembangkan diri lebih lanjut. nilai ijazah. Dampak pengiring terletak dalam kepentingan siswa sendiri. Joyce Siswa & Weil. b. maka emansipasi kemandirian berupa rangkaina program belajar sepanjang hayat. 1980. hasil hasil hasil hasil belajar tak belajar belajar belajar lengkap. Ditinjau dari segi siswa. 1989. Hasil belajar dapat Dampak pengajaran adalah hasil belajar yang segera dapat diukur.belajar. Emansipasi mandiri tersebut berlangsung sepanjang hayat sesuai dengan tingkat dikategorikan a. Setelah siswa lulus sekolah. Sesuai dengan tugas perkembangan maka siswa dapat bangkit untuk beremansipasi menjadi mandiri. Monks. Program belajar di luar rekayasa pendagogis guru adalah suatu rangkain dampak pengiring berupa program dan hasil belajar sepanjang hayat. Dampak pengiring merupakan sarana untuk sarana melakukan emansipasi kemandirian bagi siswa. (Schein. c. Winkel. Dengan belajar yang bermotivasi siswa memperoleh hasil belajar. pertumbuhan dalam memenuhi kebutuhan pribadi. 1991: 144-187. d. atau transkip IP. yang terwujud dalam nilai rapor.

moral. kenyang. Dengan kata lain. Sebaliknya. penguatan dengan hadiah atau juga hukuman akan dapat mengubah keinginan menjadi kemauan. maka guru menguatkan motivasi belajar siswa. seorang siswa yang sehat. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa kemampuan akan memperkuat motivasi anak untuk melaksanakan c. atau marah-marah akan mengganggu perhatian belajar. Dilihat dari segi emansipasi kemandirian siswa. Siswa Keinginan seorang anak perlu dibarengi dengan kemampuan atau kecakapan mencapainya. bahkan dikemudian hari menimbulkan cita-cita dalam kehidupan. Seorang siswa yang sedang sakit. pelaksanaan belajar-mengajar. dan gembira akan mudah menguatkan perhatian. Timbulnya cita-cita juga dibarengi oleh perkembangan kepribadian. kondisi jasmani dan rohani siswa berpengaruh pada motivasi belajar. keinginan yang terpuaskan dapat memperbesar kemauan dan semangat belajar. artinya terpengaruh oleh kondisi fisiologis dan kematangan psikologis siswa. Dari segi emansipasi kemandirian. Dari segi pembelajaran. dan kemudian kemauan menjadi citacita. sehingga akan mewujudkan Kemampuan aktualisasi diri. Hal-hal yang mempengaruhi a. bahasa.1. lapar. motivasi belajar ada dalam jaringan rekayasa pendagogis guru yaitu dengan tindakan pembuatan persiapan belajar. Keberhasilan mencapai keinginan tersebut menumbuhkan kemauan bergiat. Timbulnya cita-cita dibarengi oleh perkembangan akal. d. kemauan. Unsur-Unsur yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Motivasi belajar ada di dalam diri siswa. Kondisi Lingkungan Siswa . motivasi Cita-cita belajar atau pada siswa aspirasi diantaranya : siswa Motivasi belajar tampak pada keinginan siswa. Oleh sebab itu. Motivasi belajar merupakan segi kejiwaan yang mengalami perkembangan. tugas-tugas Kondisi perkembangan. motivasi belajar semakin meningkat pada tercapainya hasil belajar. cita-cita akan memperkuat semangat belajar dan mengarahkan perilaku belajar b. dan nilai-nilai kehidupan. Dalam kerangka pendidikan formal. Siswa Kondisi siswa yang meliputi jasmani dan rohani mempengaruhi motivasi belajar.

pergaulan sebaya. Siswa Guru adalah pendidk yang berkembang. Upaya bagus Guru dalam bagi Membelajarkan pembelajaran. ancaman rekan yang nakal. akan mengganggu kesungguhan belajar. dan Unsur-unsur motivasi Dinamis dalam belajar Belajar mudah dan diperkuat.Sebagai anggota masyarakat maka siswa dapat terpengaruh oleh lingkungan sekitar. dan kehidupan kemasyarakatan. perhatian.Lingkungan siswa yang berupa lingkungan alam. lingkungan tempat tinggal. perkelahian antarsiswa. dan film semakin menjangkau siswa. hukuman secara belajar disiplin tertib belajar belajar tetib berikut belajar dalam tetib lingkungan di tiap : sekolah kesempatan pergaulan sekolah. Kesemua lingkungan tersebut mendinamiskan motivasi belajarOleh sebab itu. dan pikiran yang mengalami perubahan berkat pengalaman hidup. majalah. radio. ingatan. kemauan. Sebagai pendidik. Pusat . tertib. tenteram. lingkungan tempat tinggal. dan pergaulan juga mengalami perubahan. guru professional diharapkan mampu memanfaatkan semua itu agar tercipta kondisi dinamis yang f. kewajiban tertib tepat berupa hadiah. kondisi lingkungan yang sehat. dan indah.Lingkungan siswa dapat berupa keadaan alam. upaya pembelajaran secara individual tiap guru menghadapi anak didiknya Upaya pembelajaran guru di sekolah tidak terlepas dari kegiatan luar sekolah. maka semangat e. Dengan lingkungan yang aman. : belajar guna belajar. tempat tinggal yang kumuh. Pengalaman dengan teman sebayanya berpengaruh pada motivasi dan perilaku belajar. Pembelajaran Siswa memiliki perasaan. Upaya pembelajaran di sekolah meliputi halhal Menyelenggarakan Membina Membina Membina meliputi Pemahaman Pemanfaatan Mendidik tentang penguatan diri siswa dalam cinta rangka kritik. partisipasi dan teladan perilaku yang baik merupakan salah satu upaya membelajarkan siswa. Bencan alam. Oleh sebab itu. Upaya guru membelajarkan siswa terjadi di sekolah dan di luar sekolah. ketertiban pergaulan perlu dipertinggi mutunya. LIngkungan budaya siswa yang berupa surat kabar. Disamping itu. televise. kerukunan hidup.

lembaga agama. minat nilai-nilai sulit yang sebagai untuk dimiliki oleh berikut: berhasil. pramuka. Keberhasilan ini banyak bergantung pada usaha guru untuk dapat membangkitkan motivasi pada siswanya untuk belajar. a. Upaya Tenaga pusat-pusat Meningkatkan Pengajar pendidikan Motivasi tersebut. Guru merangsang minat disesuaikan . Ketidakberhasilan dalam hai ini mengakibatkan timbulnya masalah disiplin dalam kelas. Guru professional dituntut menjalin kerja sama pendagogis dengan 2. Azas motivasi menjadi salah satu bagian yang integral dari asas-asas mengajar. tetapi juga menjadi faktor yang menentukan pengajaran yang efektif. Penggunaan motivasi dalam mengajar bukan saja melengkapi prosedur mengajar. Pengajar yang bermotivasi pada hakikatnya adalah pengajaran yang disesuaikan dengan Pengajaran yang bermotivasi membentukaktivitasdan imaginitas pada gum untuk berusaha secara sungguh-sungguh mencari cara-cara yang sesuai dan serasi guna membangkitkan dan memelihara motivasi belajar siswa. Belajar motivasi dorongan. dengan menciptakan belajar dikemukakan oleh Keneth M. Dalam rangka mendorong motivasi siswa untuk belajar di sekolah yang menganut pandangan demokratis. Mover adalah: 1) 2) 3) Pujian. Belajar (Guru) Motivasi mempunyai nilai dalam pengajaran. Karena pujian mempunyai nilai besar bagi siswa untuk belajar. Dalam garis tanpa kebutuhan. dan pusat pendidikan pemuda lainnya. adalah menjadi tanggung jawab guru agar pengajaran yang diberikannya berhasil dengan baik. siswa. Motivasi menentukan tingkat berhasii atau kegagalan perbuatan belajar siswa.pendidikan luar sekolah yang penting adalah keluarga. Guru senantiasa berusaha agar siswa-siswa pada akhirnya memiliki self motivasi dan yang baik. Manfaat minat yang telah dimiliki siswa yang bersifat ekonomis. Berhasil atau tidak berhasilnya dalam membangkitkan penggunaan motivasi dalam pengajaran sangat erat hubungan dengan aturan disiplin dalam kelas. Kegiatan-kegiatan yang merangsang minat siswa. besarnya motivasi mengandung kiranya motif. Demikian pengajaran asas motivasi adalah sangat penting dalam proses belajar dan mengajar.

Tugas terlalu sukar dan bantuan tidak ada maka akan menjadikan siswa menjadi Tekanan kelompok siswa biasanya bersifat pasif dalam kelompok hal ini tidak baik hubungan antara anggota kelompok. menimbulkan kepercayaan diri siswa dan keyakinan bahwa mereka dapat mengatasi permasalahan-permasalahan pembelajaran yang 2) dapat 3) Membangun perhatian Menciptakan mereka situasi memotivasi dan nilai-nilai intrinsik belajar yang hadapi. frustrasi. aman. pengalaman masa lalunya. kehidupan di rumah. Faktor-faktor ini memang dapat mempengaruhi seberapa keras mereka berupaya di sekolah. Sehingga. dan nyaman. faktor-faktor tersebut tidak banyak dapat diubah oleh para guru. dsb. dalam Setiap pihak yang terlibat dalam aktivitas persekolahan harus berusaha memperhatikan dan mencari cara untuk menumbuhkan. Namun demikian. menjaga.dengan 4) 5) 6) 7) Rasa cemas yang besar kondisi menimbulkan kesulitan belajar bagi siswa. penting untuk Membangun perhatian dan motivasi intrinsic peserta didik merupakan hal yang penting. 1) Sikap percaya guru antara pada kemampuan siswa lain: Banyak hal yang mempengaruhi siswa yang dibawanya ke sekolah seperti kepribadiannya. Meyakini bahwa setiap peserta didik dapat belajar dan karenanya memiliki potensi untuk berkembang secara maksimal dapat mempengaruhi pola pendekatan pembelajaran guru di sekolah menjadi lebih telaten dan promotif. Hal paling penting yang dapat dilakukan guru sepenuhnya adalah perilaku dan kepercayaan guru itu sendiri terhadap peserta didik. Richard I Arends dalam bukunya Learning to Teach menyarankan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memotivasi para peserta didik. Kreativitas siswa yang besar erat kaitannya dengan motivasi belajar bagi siswa. siswa Menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. positif siswa. siswa. Beberapa hal yang dapat membangun minat dan keingin tahuan para siswa yaitu : . serta mengarahkan motivasi tersebut agar peserta didik dapat meraih prestasi optimal.

kelompok pembentukan kelompok Membangun sebuah lingkungan kelas yang positif dapat memotivasi siswa untuk meraih prestasi. maka dia tidak akan mencair meskipun kalian panaskan di dalam oven. Misalnya : ''Ketika kalian memesan milkshake (sebut merek terkenal tertentu) kesukaan kalian. soal-soal evaluasi yang telah diberikan sebaiknya dibahas kembali sehingga peserta didik mengetahui kegagalan mereka dalam menyelesaikan beberapa soal tersebut. Oleh karena itu. Feedback mengenai performa yang baik dapat menumbuhkan motivasi intrinsik. pembicara tamu dapat memotivasi siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran di sekolah. simulasi.- Hubungkan Gunakan nama pelajaran siswa dengan dalam kehidupan memberi sehari-hari yang siswa positif ilustrasi . Sebaliknya.'' . Demikianlah beberapa hal yang dapat menumbuhkan dan menjaga motivasi . 6) Memperhatikan kebutuhan siswa Secara umum kebutuhan siswa akan determinasi diri yaitu kemampuan untuk menentukan pilihan-pilihan akan terpenuhi ketika mereka merasa diberi hak untuk memberi pernyataan mengenai 7) lingkungan Fasilitasi kelas mereka dan tugas-tugas dan belajar kohesi mereka. feedback terkait performa yang kurang baik dapat menjadi masukan yang berguna bagi peserta didik untuk dapat memperbaikinya asal memang benar-benar ditindak lanjuti.Selain itu penggunaan permainan. Oleh karena itu tingkat kesulitan tugas-tugas yang diberikan 5) Memanfaatkan harus balikan (feedback) proporsional. Demikian pula tugas yang terlalu sulit dikerjakan seberapa besar pun upaya mereka juga tidak memotivasi bahkan mungkin menimbulkan frustasi. Bekerja dalam kelompok dengan target yang terukur dan kompetitif dapat menjadi pendorong semangat siswa dalam menunaikan tugas-tugas belajar mereka.Sajikan materi pelajaran dalam bentuk cerita secara bersemangat. Hal itu disebabkan oleh bahan pengemulsi yang terbuat dari ganggang yang sedang kita pelajari ini. perjalanan edukatif. 4) Mengatur Tingkat Kesulitan Tugas Tugas-tugas yang terlalu mudah hanya menuntut sedikit upaya dan tidak menghasilkan keinginan untuk sukses sehingga otomatis tidak bias memotivasi. Hal ini menuntut perhatian terhadap kebutuhan sosial dan emosional siswa di samping kebutuhan akademik mereka.

Peran guru disini cukup banyak untuk meningkatkan belajar.siswa dalam belajar. kemauan. maka kebutuhan bahan-bahanbelajar siswa semakin bertambah. Belajar lain : Belajar menjadi bermakna bila siswa memahami tujuan belajar. Tentu di samping itu masih banyak hal yang dapat memotivasi para siswa. disamping mengajarkan bahan secara terpisah-pisah. Pembelajaran sebagai berikut. Belajar menjadi menantang bila siswa memahami prinsip penilaian dan faedah nilai belajarnya bagi kehidupan dikemudian hari. Upaya-upaya meningkatkan motivasi 1) Upaya belajar Optimalisasi pembelajaran terkait tujuan siswa dengan diantaranya Penerapan beberapa belajar prinsip sebagai Prinsip belajar antar berikut. Oleh karena itu. Belajar menjadi bermakna bila siswa dihadapkan pada pemecahan yang menantangnya. Sesuai dengan perkembangan jiwa siswa. guru sebaiknya membuat pembelajaran dalam pengajaran unit atau proyek. dan semangat belajarnya sehingga terwujud tindak guru “tetap secara terus-menerus” mendorong dialaminya belajar. Oleh karena itu. Oleh karena itu. Oleh karena itu. guru perlu menjelaskan secara hierarkis. Guru dapat mengupayakan optimalisasi unsur-unsur dinamis yang ada di dalam diri siswa lingkungan Pemberian kesempatan pada siswa untuk mengungkapkan hambatan belajar yang Memelihara minat. Belajar menjadi bermakna bila guru mampu memusatkan segala kemampuan mental siswa dalam program kegiatan tertentu. Oleh karena itu. guru perlu memberitahukan criteria 2) dan a) b) keberhasilan Optimalisasi yang ada di Unsur atau Dinamis siswa kegagalan Belajar dengan dan cara belajar. dan pimpinan sekolah terhadap siswa bersifat positif dan membangun kepercayaan diri siswa bukan malah merendahkan kepercayaan diri mereka. Guru di sekolah menghadapi banyak siswa dengan bermacam-macam motivasi belajar. guru perlu mengatur bahan dari yang paling sederhana sampai menantang. peletakan urutan masalah yang menantang harus disusun guru dengan baik. karyawan. Yang terpenting dari itu semua adalah bagaimana tindak laku dan titah tutur para guru. .

Guru mengajarkan “cara memecahkan” dan mendidikan keberanian mengatasi Guru mengajak serta siswa mengalami yang dan mengatasi kesukaran. Upaya optimalisasi pemanfaatan pengalaman siswa tersebut dapat dilakukan sebagai berikut : a) b) c) d) e) f) g) h) 4) Siswa Guru ditugasi mempelajari membaca hal-hal bahan yang belajar sukar sebelumnya bagi siswa Guru memecahkan hal-hal yang snukar. Sebagai penggerak. kesukaran. Guru wajib menggunakan pengalaman belajar dan kemampuan siswa dalam mengelola siswa belajar.c) Meminta kesempatan pada orang tua siswa atau wali. Pengembangan Cita-cita dan Aspirasi Belajar membantu sendiri. agar member kesempatan kepada siswa untuk beraktualisasi diri dalam belajar d) Memanfaatkan unsur-unsur lingkungan yang mendorong belajar. Guru memberi kesempatan kepada siswa yang mampu memecahkan masalah untuk rekan-rekannya mengalami Guru memberi penguatan kepada siswa yang berhasil mengatasi kesukaran belajarnya Guru menghargai pengalaman dan kemampuan siswa agar belajar secara mandiri. menciptakan mengikutsertakan mengajak serta suasana semua siswa untuk belajar untuk membuat siswa diantaranya yang menggembirakan fasilitas untuk belajar belajar memelihara perlombaan : . misalnya surat kabar. dengan mencari “cara memecahkan”. maka guru perlu memahami dan mencatat kesukaran-kesukaran siswa. Guru adalah pendidik anak bangsa. penguat dan suasana gembira terpusat pada perilaku Guru merangsang siswa dengan penguatan member rasa percaya diri bahwa ia dapat segal hambatan Pemanfaatan dan dan “pasti Kemampuan berhasil”. Upaya mendidikkan dan mengembangkan cita-cita belajar dapt dilakukan dengan berbagai a) b) c) Guru Guru Guru cara. Ia berpeluang merekayasa dan mendidikkan cita-cita bangsa. Siswa Optimalisasi Pengalaman belajar mengatasi Guru adalah penggerak perjalanan belajar bagi siswa. kesukaran. dan tayangan televise yang mengganggu pemusatan perhatian belajar agar dicegah e) f) 3) Menggunakan waktu secara tertib.

atau tempat wisata yang ingin dikunjungi. Padahal untuk meraih sesuatu anda memerlukan tantangan yang lebih besar. untuk mengerahkan kekuatan anda yang sebenarnya. Kita bisa belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer. terutama para calon guru sebagai berikut. kerajinan. Belajar Segi Belajar Angan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. agar setiap kali melihatnya membuat kita termotivasi untuk berusaha lebih giat. dan yang lainnya tercapai untuk Dalam rangka pengembangan cita-cita belajar tersebut. 1) Visualisasikan Carilah gambar atau image yang berhubungan dengan tujuan atau cita-cita kita. Kerjakan segera . Letakkan ditempat yang sering terlihat. Program lomba baca yang di selenggarakan untuk menyambut hari kemerdekaan Program lomba karya tulis ilmiah. dan Program belajar Peserta kebaktian sosial Didik bagi siswa dan karang taruna. guru dan pendidik lain dapat membuat program-program belajar. sehingga motivasi belajar pun perlu ditingkatkan untuk peserta didik. baik formal maupun nonformal. Guru) sebagainya (Calon Melihat pentingnya guru dalam pengajaran dan menumbuhkan motivasi. Guru bekerja sama dengan pendidikan lain seperti orang tua. Belajar apapun Pengertian belajar di sini dipahami secara luas. Kembangkan berlajar berwirausaha. Tujuan belajar yang terlalu sederhana membuat anda tidak memiliki kekuatan lebih. membuat film. ulama. misalnya berupa barang. unjuk kreatifitas seni.d) e) f) Guru mengajak serta orang tua siswa untuk memperlengkap fasilitas belajar Guru memberanikan siswa keinginan-keinginannya dan mencatat keinginan yang dan mendidikkan dan mengembangkan tidak cita-cita belajar sepanjang tercapai hayat. seni rupa. Program-program yang dapat dilakukan antara lain : g) h) i) b. belajar menulis. Terus dan Tujuan lain lain-lainnya.

Catat bukan hanya keberhasilan atau apa yang telah dilakukan. Coba nikmati proses belajar dan jalan yang anda tempuh. Carilah inspirasi setiap hari. cukup satu hari yang tersia-sia. Hari Inspirasi merupakan motivator terbaik. Penghargaan Bukan hanya untuk tercapainya tujuan jangka panjng. hingga melewatkan satu hari berlalu tanpa ada kemajuan. cerita suksess. seperti pada point 9 yaitu memecahnya menjadi beberapa jangka pendek. dan inspirasi bisa ditemukan dimana saja. Tapi jangan biarkan ini terus terjadi. Jika sejak awal anda sudah merasa ‘tidak suka’ rasanya motivasi Buatlah hidup tidak akan pernah anda miliki. perasaan. Grafik Ini akan meningkatkan motivasi. Jangan menundanya. Entah itu dengan alasan karena merasa tidak mampu melakukannya atau Mulailah karena alasan dengan lain yang Rasa tidak seharusnya. Buatlah aturan untuk tidak melewatkannya Berlatih lebih dari 1 hari. televisi. Untuk setiap tercapainya tujuan jangka pendek berilah dirimu penghargaan yang sesuai. lakukanlah segera. majalah. Keras Dengan Tidak bisa tidak. tapi juga jangan berlebihan. Semakin giat berlatih Cari semakin mudah Inspirasi pula mengatasi Setiap setiap kesulitan. Aturan Harus diakui terkadang kita juga merasa malas dan bosan. forums. seringkali kita menunda hal-hal yang seharusnya dilakukan. anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik.Pada saat kita merasa ingin melakukan sesuatu yang akan mempercepat proses pencapaian tujuan. satu hari kita malas maka besoknyapun kita masih malas untuk melakukannya. inspirasi bisa berasal dari : blogs. Dirimu dan radio. Senang Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan belajar anda. Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat anda raih jika anda terus berusaha keras. tapi catat juga pemikiran. Perkembangan . dan kesalahan Membuat apa yang telah dilakukan. Catatan Harian Catatan harian bisa menjadi motivator yang sangat berharga. buku. Beri koran.

dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu. Teman Pembimbing Ini akan memberi kita motivasi. Setiap sesuatu membutuhkan waktu. akan membuat kita pun gemar belajar. Bergaulah dengan Orang-Orang yang Optimis dan Selalu Berpikiran Positif Di dunia ini. namun bersabar adalah keharusan. Offline Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang senang belajar. Selain itu. bila memang sudah waktunya nanti kita bisa merasakan Berpikir Positif. Negatif mencapai tujuan. Awasi pikiran. setidaknya untuk show atau menunjukan keberhasilan yang telah dicapai. nikmatnya Buang Yang kesuksessan. Terlebih jika mempunyai tujuan dalam jangka panjang. Buanglah jauh dan gantilah pikiran buruk dengan pikiran yang baik. waspadalah terhadapnya. ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung. Kita dapat bertemu dan bertukar informasi membantu kita untuk termotivasi. gairah. Bergaullah dengan Orang-Orang yang Senang Belajar Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi. Kita akan tertular semangat. pikiran baik bisa menjadi kekuatan yang 2) Cari Segi Guru Guru atau dan dahsyat. Dan memberi motivasi untuk melakukan sesuatu yang telah diajarkan. . namun kita tidak selalu siap menghadapi pikiran buruk kita sendiri. pikiran. dan memotivasi diri. dan sebaliknya. Sadar atau tidak kita selalu berbicara pada diri sendiri. mudah mengatakannya namun sulit untuk melakukannya. Mungkin ini cara yang mahal untuk mencari motivasi. mendengar cerita sukses atau belajar dari kegagalan dari orang lain. tapi cari ini terbukti bisa berhasil. coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik dalam Ikut Komunitas Online atau belajar.Dengan mencatat setiap perkembangan bukan hanya membuat kita akan mendapatkan informasi dari proses yang telah berjalan namun juga membantu kita untuk terus termotivasi Bersabar Kata ini terlalu sering didengar. Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat.

Teman Berkompetisi Carilah yang bersahabat dan mau berkompetisi dengan sportif. . Partner atau teman bisa juga menjadi pesaing dalam arti yang positif. pastikan untuk bersaing secara positif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful