Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial

Pemahaman Arc View dan Spatial Analyst
5.1 Pendahuluan
Software ArcView adalah tool yang mudah yang digunakan, memungkinkan kita untuk melakukan organisasi, me-maintain, menggambarkan dan menganalisa peta dan informasi spatial. ArcView juga mempunyai kemam puan untuk menggambarkan, menyelidiki dan melakukan query dan melakukan analisa spatial. Dengan ArcView, kita dengan cepat dapat mengubah simbol peta, menambah gambar citra atau grafik, menempatkan tanda arah utara, skala batang dan judul serta mencetak peta dengan kualitas yang baik. ArcView bekerja dengan data tabuler, citra, text file, data spreadsheet dan data grafik. Dengan ArcView dapat memodifikasi interface yang ada guna mendukung suatu aplikasi. Dapat pula mengubah icon-icon dan terminologi ya ng digunakan pada interface, mengotomanitasi operasi-operasi, atau membuat interface tertentu untuk melakukan akses ke data tertentu. Juga dapat melakukan komunikasi dengan produk software lain, dimana kita dapat meng-exchange data tanpa melakukan convert dan tanpa meninggalkan ArcView. ArcView dapat dijalankan dalam beberapa sistem operasi mulai dari Windows 3.1/ 9x/ NT, atau Macintosh. Sebagai tools ArcView berfungsi untuk :
1 - Alat Visualisasi Data Spatial 2 - Updating Data Spatial 3 - Alat Analisis Spatial 4 - Menciptakan Peta Dengan Kualitas Presentasi.

Fungsi-fungsi utama yang dapat dilakukan oleh ArcView:
a - Menampilkan data spatial b - Menampilkan data tabular c - Menampilkan SQL d - Membuat Geocode data tabular dengan data spatial serta menampilkannya e - Membuat dan mengedit data spatial f-

Menindentifikasi/mencari setiap atribut dalam feature yang ditampilkan ditonjolkan

g - Menampilkan theme dengan warna-warna sesuai dengan atribut yang akan h - Menampilkan atribut dari setiap feature dalam view i-

Membuat chartyang menampilkan atribut setiap feature

1

Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial

j-

Memilih dan menganalisa feature dengan meng kaitkan pada feature lain

k - Menemukan lokasi berkaitan dengan feature yang ditampilkan l-

Me-layout peta dan mencetak-nya

m - Me-layout peta dan meng-export ke program lain. n - Meng-customize/mengatur sendiri ArcView sesuai dengan pekerjaan o - Membuat aplikasi ArcView sendiri untuk bisa dimanfaatkan orang lain

Dengan pengembangan ArcView yang ada sekarang, seperti penambahan extension baru maka fungsi-fungsi ArcView akan terus bertambah. ArcView mengolah dan menyimpan data spatial dalam bentuk project. Project tersebut diatur sesuai kebutuhan pengguna dan memungkinkan untuk melakukan modifikasi.

Proyek Arcview
Proyek ArcView / ArcView project adalah kumpulan asosiasi beberapa window yang dikenal dengan istilah documents, yang bekerja pada lingkup ArcView. Sebuah project ArcView dapat berisi dokumen-dokumen (documents) seperti: view, tables (tabel), charts (grafik), layout, dan script. Dokumen-dokumen ini tersimpan dalam sebuah file (*.apr)

ArcView Documents: ?? Views ?? ?? ?? ?? Tables Charts Layouts Scripts

View

Table Chart

Layout

Script

2

Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial

5.1.1 Dokumen – Dokumen Arc View
Project
Project merupakan file yang merangkum bagian-bagian pekerjaan dalam ArcView dan menyimpannya dalam satu file. Sebuah project umumnya terdiri atas the view, tabels, charts, layouts dan scripts yang digunakan dalam aplikasi ArcView. File Project tersimpan dengan nama dengan extension .apr. Pada dasarnya project tidak menyimpan data spatial yang sebenanya (data-data spatial seperti shape file, ArcInfo coverage atau image dan tabular). Tetapi sebuah project menyimpan seluruh referensi lokasi dari data spatial tersebut, dengan cara ini sebuah data spatial dapat dibuka dalam banyak project untuk aplikasi yang berbeda tanpa membuat duplikasi. Sebuah ArcView project dapat dimodifikasi sesuai dengan jenis aplikasi dan tujuan project tersebut dibuat. Project dapat di lihat dari aplikasi lain sebagai text file. Beberapa fungsi-fungsi dasar yang harus dikuasai.
1 - Bagaimana membuat project 2 - Membuka project yang ada 3 - Rename, meng-copy dan menghapus project 4 - Menyimpan project 5 - Menutup project 6 - Memperbaiki project

Dalam sebuah project dapat meng-import project lain untuk menggabungkan beberapa project sekaligus. Project tersusun atas :

Dokumen View
Dokumen View menampilkan peta yang berisi beberapa layer informasi spatial seperti, jalan raya, batas administrasi, kota dan letak sekolah. Disamping itu view juga merupakan kumpulan informasi geografis yang disebut theme (tema). Theme adalah kumpulan yang logis dari detail geografis dengan karakteristik yang sama. Sebagai contoh, kita dapat mempunyai satu view yang bernama peta landuse dan mempunyai empat theme yaitu sungai, jalan, pantai dan unit. Windows dari suatu view mempunyai dua bagian yaitu daftar isi dan tampilan peta. Daftar isi memuat tema -tema yang ada dan menampilkan legendanya. Theme dapat diakses dari local drive atau melewati network. Normalnya sebuah theme hanya berisi suatu feature dalam satu kelas, tetapi dapat juga di definisikan sesuai dengan feature tertentu. Theme dapat di-set berdasarkan tujuan, bisa berdasarkan kelas yang direpresentatifkan dalam tampilan warna symbol. Pengaturan ini diatur melalui legend editor.

3

Tables menyimpan informasi yang menjelaskan feature-feature pada suatu view (misalnya : lebar jalan. 4 . Akurasi peta merupakan hal lain yang juga sangat tergantung pada pembuat data digital.Query View 4 .000 tingkat kesalahan 10 m masih sangat ditolerir.Menampilkan View 3 .000.Mencetak dan mengeksport data dari view Skala dan Akurasi Peta Pada View Topik ini merupakan pembahasan khusus yang harus dipahami dalam bekerja dengan view.Mengubah Warna dan Symbol 5 .Mengambar label dan grafik 6 . Skala akan berubah jika mengubah tampilan dengan melakukan zoom in atau zoom out theme pada view. Memahami skala peta dan akurasi peta membuat pemakai mampu mengelola theme pada view secara benar.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Perintah/command utama yang harus dikuasai untuk bekerja dengan view dan theme adalah: 1 . Sedangkan setiap kolom atau field mendefinisikan karakter tunggal dari kelompok itu. Pada data raster sekala akurasi data ditentukan oleh resolusi data yang dipakai. Tentu saja pada peta sekala 1:1. Berapa area sebenarnya di lapangan yang ter-cover pada 1 pixel image tersebut menggambarkan skala data raster tersebut. Peta skala besar dapat ditampilkan dengan skala kecil dapat sebaliknya. Seperti diulaskan sebelumnya bahwa view memungkinkan untuk menganalisa dan menampilkan beberapa theme sekaligus selama theme-theme tersebut mempunyai sistem koordinat yang sama.Membuat View 2 . Ukuran yang dihitung adalah pixel. Yang membedakan adalah bagaimana data spatial tersebut dibangun.Membuat dan mengedit spatial data 7 . ukuran kota. Setiap baris atau record dari suatu table didefinisikan satu anggota dari kelompok besar. Tabel di dalam project dapat bersumber dari: 1) 2) 3) 4) Import dari program database lainnya (dengan SQL) Memasukkan data dBase secara langsung Membuat tabel sendiri dengan tabel dalam ArvView Mengambil tabel dari atribut theme peta yang di masukkan. Pada tampilan view akurasi peta akan sangat tergantung pada skala berapa peta akan dilihat. jumlah penduduk). DokumenTables Dokumen Tables menampilkan data tabular. Pada peta digital skala peta dapat dibuat apapun seperti yang diinginkan user.

Arah Mata Angin dll). Script adalah komponen ArcView project yang berisikan code-code pemrograman y ang disebut Avenue. Tampilan chart pada A rcView tidak jauh berbeda dengan tampilan pada proram lain baik Excel atau Lotus. Dokumen Layout Menyediakan teknik-teknik untuk menggabungkan dokumen-dokumen project dan komponen-komponen peta lainnya seperti arah utara dan sekala batang guna menciptakan peta akhir untuk dicetak atau diplot. data-data tersebut dapat diubah sesuai dengan tujuan layout dibuat. Misalkan jika view yang dimasukkan dalam layout bersifat live link maka setiap perubahan dalam view akan mengubah tampilan di dalam layout. suatu layout dapat memiliki dua view. chart. ai.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Dokumen Chart Tabel yang telah di masukkan dalam ArcView project dapat diedit. meng-query atau analisis data. Chart pada ArcView dapat ditampilkan dalam bentuk chart batang. tabel dan tampilan view. Satu data dapat dimasukkan dalam beberapa layout. baik dengan menambahkan field atau dengan menambah record atau mengedit record yang telah ada. Chart merupakan visualisasi dari tabel. Layout pada sebuah project ArcView memungkin pemakai untuk menampilkan view. satu chart. User dapat mengatur tampilan tabel dengan memilih field yang akan ditampilkan. Hal ini karena semua fungsi control dalam ArcView diatur dengan script. Tabel dalam ArcView dapat di-export ke format lain baik dalam format dbf atau txt. hasil pengatyran berguna sekali jika akan menampilkan tabel ke dalam layout. Setiap perubahan pada database secara langsung akan mengubah chart. 5 . Dengan layout juga mampu memodifikasi peta sampai menghasilkan peta dengan kualitas presentasi. Sebagai contoh. Avenue sendiri merupakan bahasa pemrograman pada ArcView yang berbasiskan object oriented programming. wmf. Menggunakan chart dalam ArcView sangat menguntungkan karena antara chart. pie atau line. Layout dalam ArcView bersifat dinamis artinya data yang dimasukkan masih terkait dengan original data y ang dimasukkan kedalamnya. dalam ArcView berarti visaulisasi dari atribut tabel setiap data spatial yang ditampilkan. Dokumen Script Kita dapat menulis script (bahasa program) dengan aplikasi pengembangan bahasa yang disebut avenue untuk membuat interface atau perintah ArcView sesuai dengan kebutuhan dan tujuan. tabel. Chart dapat dijadikan sebagai alat untuk manampilkan. Dengan kata lain maka ArcView merupakan kumpulan script. Peta yang terdapat dalam layout dapat diexport ke format lain (bmp. tabel dan view memiliki keterkaitan database. jpg) atau langsung dicetak. eps. grafik hasil import and grafik yang dimiliki ArcView itu sendiri (Skala. satu arah utara dan sebuah judul. Seperti halnya macro atau script pada program lain maka script di dalam project ArcView mempunyai kegunaan sebagai alat otomatisasi perintah serta menambah kemamppuan baru pada ArcView itu sendiri.

dll) dan mengkompilasi text tersebut sebagai script. Sistem ini disebut juga dengan struktur data geo-relational. Script editor mengakses Avenue dalam bentuk text serta mengkompilasi text tersebut sebagai script. Format data spatial yang dapat diakses oleh ArcView: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) ArcView shapefiles ARC/INFO coverages ARC/INFO GRID data Image data CAD drawings SDE data (jika Database Access ter-instal) StreetMap data (jika StreetMap ter-instal) TINs (jika 3D Analyst ter-instal) VPF data Data Image Image adalah data grafik yang menggambarkan atau menjelaskan obyek-obyek tertentu. Spatial image data merupakan bentuk data raster dimana setial grid. Hasil editing dengan script ini dapat diimport kedalam format text. dengan kata lain Avenue dapat dibuat dengan software lain (Notepad. Word.Grayscale 4 .Monochrome 2 .True color/multiband 6 . hasil scan atau foto digital. Sebagai contoh image remote sensing memiliki pixel yang merepresentatifkan energi cahaya yang terpantul dari permukaan bumi dan ditangkap oleh citra satelit. Ada empat type image yang utama: 1 . Data ini dapat berbentuk data vector atau raster dan data atribut sebagai informasinya tersimpan dalam bentuk tabular. sel atau pixel memiliki nilai tertentu tergantung dari bagaimana image tersebut diambil. Data-data yang dapat diakses oleh ArcView terdiri terdiri atas 4 tipe data yaitu : Spasial Data Merupakan data yang memiliki lokasi geografis juga atribut sebagai informasi feature yang ada didalam data tersebut. Obyek-obyek ini diambil dengan alat optikal atau elektronik seperti citra satelit.Pseudocolor 3 . Jika image tersebut hasil scan maka representasi pixel-nya tergantung pada kemampuan mesin scan menangkap gambar yang discan tersebut.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Modul pembuat script pada ArcView disebut juga Script Editor.

dari ArcView dapat menghubungkan spatial data yang dengan server database seperti Oracle atau Sybase. and delimited text files SQL database servers. Dari data ini pemakai/user dapat menganalisa. Data ini dapat diambil dari berbagai dalam berbagai format yang berbeda. 3) 4) 7 . ?? JPEG (jika di aktifkan ArcView’s JPEG image extension) ?? MrSID (jika di aktifkan ArcView’s MrSID image extension) ?? National Image Transfer Format (NITF) (jika di aktifkan ArcView's NITF Image Support extension) ?? Sun rasterfiles ?? TIFF ?? TIFF/LZW compressed Data Tabular Data tabular merupakan sumber data yang berisikan atribut setiap feature yang ditampilkan. Tabel Atribut Spatial Data Atribut data pada coverage ArcInfo merupakan sumber data tabular yang langsung dapat dibaca oleh ArcView. membuat symbol dan query.1 men-suport format image sebagai berikut: ?? ARC Digitized Raster Grafik (ADRG) (jika di aktifkan ArcView's ADRG Image Support) ?? BMP ?? BSQ. BIL and BIP ?? Compressed ARC Digitized Raster Grafik (CADRG) (jika di aktifkan ArcView's CADRG Image Support) ?? Controlled Image Base (CIB) (jika di aktifkan ArcView's CIB Image Support) ?? ERDAS ?? GRID ?? IMAGINE (jika di aktifkan ArcView’s IMAGINE image extension) ?? IMPELL Bitmaps (Run-length compressed files) ?? Image catalogs. INFO. Sumber-sumber data tabular: 1) 2) dBASE. adalah kumpulan dari image dengan koordinat referensi yang dapat diakses sebagai satu logical image theme. Dengan SQL.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial ArcView 3.

garis. analitik.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial 5. Tipe data yang dapat ditampilkan sebagai theme dalam ArcView meliputi ArcInfo coverage (paket GIS yang lebih mahal.shp). Kotak dialog yang akan muncul meminta pengguna untuk memilih them e yang akan ditampilkan. Menampilkan theme pada View Display Untuk menampilkan theme pada view display. ArcView Shapefiles (*. poligon) atau data yang berbeda direpresentasikan dan disimpan sebagai layer-layer peta yang terpisah dikenal sebagai themes. penghitungan dan analisis spasial dapat diperlihatkan.2. tidak menghapus theme. dan beberapa format citra. 5. Penonaktifan theme hanya berpengaruh pada View Display.1 Membuat View Baru Untuk membuat View baru. dan handal). Button Menu Mengaktifkan Theme Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan theme pada View Display dengan mengklik check box disamping nama theme. Layer data individual dari tipe yang berbeda (seperti titik. atau gunakan Ctrl+T untuk fungsi ini. seperti tampilan di bawah ini. peta interaktif ditampilkan.2 Modul View Dalam operasi view. tekan tombol NEW seperti yang nampak pada layer View. 8 . tekan tombol Add Theme . AutoCad DXF atau DWG. pilih Add Theme dari menu View.

Untuk mengubah urutan. Kotak kecil untuk aktivasi theme Pindahkan sesuai dengan urutan theme yang diinginkan Penggunaan Tombol Pan dan Zoom Gunakan tombol Pan dan Zoom untuk mengubah ukuran dan posisi tampilan peta. Memilih Feature dari Theme Anda dapat memilih sebuah record/baris dari theme dengan menggambar bentuk potongan disekeliling daerah yang diinginkan. . Anda dapat mengklik tombol Draw active shape . kemudian klik tombol Draw polygon untuk 9 . sedangkan Zoom in atau Zoom out akan memperbesar atau memperkecil ukuran peta. Menampilkan Informasi Tampilkan karakteristik peta dengan menggunakan Information tool hasilnya adalah kotak dialog Identify Results seperti berikut. Tombol Pan mengubah posisi peta tanpa perubahan ukuran. tekan tombol kiri mouse di atas theme.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Mengubah Urutan Tampilan Theme ArcView menampilkan theme secara berurutan dengan theme yang tampilannya berada di atas theme yang lain. dan pindahkan ke lokasi yang baru.

3 .Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial memilih feature yang diperlukan. atau pilih tombol Select Picture untuk menggambarkan bentuk persegi panjang disekeliling feature. Untuk itu kita harus tahu jenis proyeksi dari peta sumber yang kita gunakan. biasanya digunakan untuk peta-peta tematik Proyeksi Conformal. 2 .2 Menetapkan Sistem Proyeksi View TRANSFORMASI pada GIS adalah mengganti nilai coverage yang disasarkan pada titik kontrol acuan. jaraknya atau luasannya? Dibagian sebelah mana wilayah yang dipetakan? Apakan dibagian kutub atau ekuator? 2) 10 . sehingga akan terjadi proses perpindahan posisi ke nilai koordinat baru yang didefinisikan PROYEKSI: Usaha mengubah bentuk bola (bidang lengkung) kebentuk bidang datar. Tapi dapat mempertahankan dari satu titik ke beberapa tirik yang lain atau sepanjang bentuknya paralel.2. dimana yang dipertahankan adalah jaraknya. tapi proyeksi ini tidak dapat mempertahankan jarak dari beberapa titik ke beberapa titik yang lain. conformal dan equidistant ?? Hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih proyeksi 1) Bagian peta mana yang mau dipertahankan. dimana pada proyeksi ini yang dipertahankan adalah bentuknya . Prinsip Proyeksi Pada Peta ?? ?? ?? Proyeksi Equal area. dimana pada proyeksi ini yang dipertahankan adalah luas/areanya. dimana yang dipertahankan dalam proyeksi ini adalah jarak dari satu titik ke beberapa titik. dengan persyaratan sebagai berikut .Bentuk yang dirobah itu harus tetap. 1 . Proyeksi Azimuthal. Menentukan sistem proyeksi pada view Tema-tema peta yang merupakan gambaran dari permukaan bumi pada View (theme) akan memiliki nilai perbandingannya terhadap ukuran aslinya (sekala) bila pada View ditentukan unit petanya. sangat berguna sekali bagi peta navigasi dan peta cuaca Proyeksi Equidistant. Proyeksi ini dapat digabungkan dengan Proyeksi Equal.Jarak antara satu titik dengan titik yang lain di atas permukaan yang dirobah harus tetap.Luas permukaan yang dirobah harus tetap. apakah bentunya. 5.

penggunaan tersebut hanya merupakan penambahan sementara pada view yang sedang ditampilkan. Bila ternyata peta yang kita gunakan sudah diproyeksikan ke sistem koordinat lainnya (misalnya UTM) maka kita tidak perlu memproyeksikannya lagi. Penggunaan tombol ini untuk menambahkan sebuah theme tidak meregistrasikannya ke dalam sistem GIS-ER. kita hanya perlu menjelaskan unit peta yang digunakan pada sistem koordinat itu. Tombol Find .3 Fungsi tools dan tombol pada modul view Fungsi-fungsi tombol dan tools yang belum dijelaskan.untuk mencari informasi yang sesuai dengan tabel atribut. Untuk melakukan proyeksi ke dalam suatu sistem koordinat tertentu unit peta sumber harus dalam bentuk derajat desimal (lintang-bujur) karena sistem ini merupakan acuan dari semua sistem koordinat yang ada. diuraikan sebagai berikut: TOMBOL TOOL FUNGSI Add new theme.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial 3) Bagaimana bentuk dari peta tersebut? Apaka berbentuk bujur sangkar atau empat persegi panjang? Seberapa besar peta yang dibuat? Pada skala besar seperti peta jalan? 4) ArcView menyediakan beberapa jenis sistem koordinat yang berlaku di dunia baik yang bersifat global maupun lokal (sistem koordinat suatu negara tertentu). 5.2. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Menentukan unit peta yang digunakan dan sistem proyeksi dilakukan dari sub menu Properties pada menu View. 11 .

Selain itu ada beberapa data yang digunakan untuk dimasukkan ke dalam layout. agar tabel lebih mudah digunakan. Untuk lebih jelasnya.digunakan untuk memperbesar porsi view. Tabular Query.untuk menemukan informasi pada feature Zoom in. untuk memperbesar tema peta yang aktif (yang dipilih). untuk menghitung jarak antara dua titikdalam unit-unit yang didefinisikan dalam View Properties 5. berikut ini adalah langkah-langkah dasar dalam mengoperasikan Tabel.atau secara manual dari tabel tema) Information. Pada saat mengoperasikan View dengan Add theme maka attribute table pada thema yang baru tersebut akan otomatis ada. menampilkan perluasan maksimal dari semua Zoom Active Theme.3 Modul Tabel Tabel merupakan salah satu bagian pada ArcView yang tidak dapat dipisahkan dari View. Zoom out Pan. Menyembunyikan dan Mengubah Nama File Dari lebar properti suatu tabel.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Zoom to Extent. untuk pan dalam tampilan yang ada Measure. unuk memperbesar atribut dari sebuah tema peta yang dipilih (dipilih melalui Spatial Query. Untuk mengaktifkan dan menyembunyikan Field Form untuk mengganti nama Field 12 . untuk tema peta yang ditampilkan. dapat disembunyikan atau diubah nama (alias) dari field-field yang ada. Zoom to Selected.

Record terpilih Query Builder display 13 . ArcView akan menyorot (highlight) record yang terpilih dan ini juga berhubungan langsung dengan feature theme-nya. Memilih Record Memilih Record pada suatu tabel dengan melakukan pointing diatas record yang diinginkan. Jika nilai tersebut ditemukan.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Membuat Ukuran File Ukuran field dapat diubah dengan menempatkan ukuran cursor pada garis pemisah antara dua field sehingga muncul cursor berbentuk anak panah dua arah. kemudian menggerakkan kekiri atau kekanan. maka ArcView akan menyorot recordnya dan juga feature didalam view. Record terpilih Mencari Record Tertentu ArcView akan mencari suatu nilai yang terdapat di dalam tabel. setelah mengklik tool select record.

maka tabel database akan bergabung ke dalam tabel atribut tadi.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Mengedit Record Kita dapat meng-update dan mengubah nilai didalam tabel jika kita mempunyai akses untuk hal tersebut. buka kedua tabel yang akan digabung. Tabel aktif Tool Join Table Database Table Field terselect 14 . Menggabungkan Tabel Mengabungkan tabel dapat dilakukan bila keduanya memiliki satu field yang sama sebagai penghubung. Jadikan tabel yang berfungsi sebagai tabel tujuan sebagai tabel yang aktif (misalnya dari tabel data base akan digabung ke tabel atribut sebuah theme maka tabel atribut theme merupakan tabel tujuan).Untuk itu terlebih dahulu kita harus mengubah status tabel dengan mengklik sub menu Start Editing pada menu Tabel kemudian mengklik tool editing record. sesuai dengan field yang kita pilih terlebih dahulu. Misalnya dari sebuah atribut theme diinginkan untuk tergabung dengan sebuah tabel data base yang sudah dibuat. Menu Submenu Mengurutkan Record Tombol Sort Ascending dan Sort Descending dapat membantu kita untuk melakukan pengurutan data secara ascending dan descending. Untuk melakukannya. yaitu dengan memilih sub menu Tile dari menu W indow kemudian klik nama field yang menjadi penghubung pada kedua tabel itu. Kemudian dari menu Table pilih Join.

untuk menampilkan record yang terpilih berada di atas record-record yang tidak terpilih. Grafik yang akan tampil sesuai dengan yang ada pada tabel. untuk merubah record yang sebelumnya tidak terpilih menjadi record yang terpilih atau sebaliknya. Button Select None. Dimulai dari nilai terbesar. Record yang terpilih ditandai dengan highlight pada recordnya. diantaranya BUTTON TOOL FUNGSI Button Select All. Syaratnya kedua tabel tersebut memiliki field yang sama sebagai penghubung. Tool Select. untuk melakukan pencarian informasi yang sesuai dengan tabel atribut. Button Switch Selection. untuk membuat grafik. Button Sort Ascending. Tool Edit. untuk memilih data atribut. Button Promote. untuk membersihkan record yang sudah terpilih dalam tabel. grafik maupun feature di dalam view. Button Join.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Fungsi Button dan Tools Pada Tabel Fungsi tombol Button dan Tool yang diinformasikan disini adalah tombol-tombol yang belum dijelaskan pada bagian terdahulu yang ada pada operasi tabel. urutan abjad terakhir atau waktu terbaru. untuk meng-update field atau isi dari field baru yang sama dengan field lainnya. Button Calculate. ArcView akan menyorot recordnya dan juga featuredi dalam view. Button Summarize. untuk mengurutkan atributatribut dari field yang terpilih. untuk mengurutkan atributatribut dari filed yang terpilih. 15 . Button Find. untuk memilih record. untuk membuat tabel baru dari field yang terpilih. sesuai urutan abjad atau waktu. Tool Identify. Dimulai dari nilai terendah. untuk memilih semua record yang ada pada tabel. Button Create Chart. untuk memberikan informasi pada tabel. Button Sort Descending. untuk menggabungkan tabel database dengan tabel atribut theme. untuk mengedit atribut pada tabel. Button Query Builder.

? ? Table merupakan nama file dari tabel yang akan dibuat chartnya. Data tabular yang sama dapat ditampilkan pada lebih dari satu grafik. Dengan ArcView. Sebuah grafik mengacu pada data tabular dari tabel ArcView pada project anda. Chart hanya akan menampilkan record-record yang kita select. ? ? Field merupakan pengelompokkan berdasarkan field apa saja nantinya chart ? akan dibuat. membandingkan. dan memberikan tampilannya. 5. 6) 7) Jika kita ingin membuat chart lebih dari satu field maka klik tiap-tiap field dan klik Add. ArcView akan memungkinkan anda bekerja secara berkesinambungan (simultan) dengan tampilan data geografi.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial 5. Grafik juga dinamis. Record dapat dipilih dari suatu tabel. Jika terdapat perubahan pada sumber data yang menjadi acuan tabel. bermacam grafik yang menggambarkan data dapat dibuat untuk setiap aplikasi yang dikehendaki. maka langkah yang harus di tempuh a dalah sebagai berikut : 5) Buka tabel dari data yang akan dibuat chartnya. Sebuah grafik dapat menampilkan semua record pada tabel atau sebagian record yang telah terpilih. jika berkaitan dengan tabel atributnya. grafik akan segera menampilkan pilihan baru tersebut. grafik akan segera menampilkan hasil editing itu. Grafik dapat dipakai untuk menampilkan. Apa itu Grafik? Sebuah grafik adalah penyajian data tabular yang menampilkan atribut-atribut dikaitkan dengan feature geografisnya. secara otom atis perubahan ini berlaku pada tabel dan grafik begitu anda membuka project. Ada bermacam bentuk grafik. jika kita tidak men-select record maka chart akan menampilkan semua record yang ada pada tabel Klick Icon Create Chart Akan muncul kotak dialog Chart Properties. atau dari feature suatu view.4. dan menanyakan data tabular dan data geografi secara efektif. Jika anda mengedit tabel pada ArcView. 16 . sebab telah terpadu dalam pemakaian geografis ArcView .1 Membuat sebuah Chart Untuk memulai pembuatan sebuah chart.4 Modul Chart Menampilkan data atribut dengan grafik Dokumen Grafik dalam ArcView memberikan kemampuan menampilkan data dan grafik yang terpadu dalam lingkungan geografis ArcView. sebab menyatakan status akhir data pada tabel. Jika pilihan record berubah. tabel maupun grafik. dimana: ? Name merupakan nama file tersebut.

secara default ArcView menampilkan tipe kolom Tipe-tipe Chart: 12) Kolom 13) Bar 14) Pie 17 . ArcView akan menam pilkan chart baru 11) Ubahlah tipe chart sesuai dengan keperluan. yaitu digunakan untuk melabeli data dalam chart yang kita buat. Ketikan nama baru untuk file chart pada kotak Name 10) Klik Ok.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial 8) 9) Pilih label series using.

pilih style chart yang sesuai dan klik OK Merubah dan memindahkan elemen chart a . d .Untuk merubah label.Akan muncul kotak dialog dimana kita dapat menentukan element properties.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial 15) Garis 16) Area 17) Scatter Merubah Style Chart ?? Pilih Type Chart ?? Pada Kotak dialog yang muncul.Klik Icon Chart Elemen Properties b .Klik pada elemen yang akan diubah c . ketikkan label baru dalam kolom Series Labels pada kotak dialog. 18 .

ketikan nilai yang anda 20) Tentukan nilai grid.Untuk memindahkan label ke posisi yang sesua. Menyembunyikan atau menampilkan elemen-elemen chart Dari menu Chart. 19) Untuk menentukan nilai sumbu minimum dan maksimum . Maka akan muncul kotak dialog Chart Axis Properties inginkan pad Scale min untuk nilai yang paling rendah dan pada Scale max untuk nilai yang paling tinggi.Klik pada data marker yang ingin dihapus. klik warna yang diinginkan b .Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial e . 21) Klik Ok. pilih The Show/Hide untuk elemen yang ingin ditampilkan atau disembunyikan. Data marker akan dihilangkan dari chart Menghapus sekumpulan data marker pada tipe chart scatter ?? Klik icon erease dengan Polygon tool ?? Gambarkan polygon yang melingkupi data marker yang ingin dihapus 19 .Klik icon Erease tool b .Tekan OK Merubah Sumbu 18) Klik icon dan klik pada axis yang ingin diubah. pilih Foreground. Merubah warna elemen Chart Klik icon Chart Color tool untuk menampilkan symbol window a . klik pada posisi yang baru di Legend position f .Klik Color Palete.Klik pada elemen chart yang warnanya ingin diubah Menghapus data marker a . tandai pada kotak Major grid kemudian isikan nilai major unit- nya.

Aktifkan chart yang akan di switch b .2 Switching data Digunakan untuk mengelompokan data pda chart a .4.Klik icon Identify b .Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial 5.Klik pada data marker. maka akan keluar kotak dialog identify result 20 .Klik pada icon Series from Records/Fields Sebelum dilakukan switcing Setelah dilakukan switching Identifikasi data marker Identifikasi ini digunakan untuk melihat data atribut dari data marker a .

karena bisa membuat grafis yang berhubungan langsung dengan data.5 Modul Layout Tata letak (layout) pada ArcView memungkinkan untuk membuat tampilan peta berwarna dan berkualitas. Pada saat mencetak layout. Layout membatasi data yang akan digunakan serta bagaimana tampilannya.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial 5. Sifat layout adalah dinamis. dengan tampilan yang berbeda-beda. Sifat layout adalah dinamis. Apa itu layout ? Layout adalah tampilan peta. tabel. dengan terlebih dahulu menyusun berbagai elemen grafis pada layar. sebab punya hubungan langsung dengan data yang diwakilinya. sesuai dengan kehendak dan dengan tidak mengabaikan esensi kartografi. dan data grafis (asli maupun import). bagan. Layout digunakan untuk menysusun semua grafis ini untuk keluaran Ar cView. tata letak yang berbeda bisa dibuat untuk setiap aplikasi. Data yang sama bisa ditampilkan dalam berbagai macam layout. Misal : tampilan peta untuk presentasi pemasaran berbeda dengan keluaran untuk peta kartografi berkualitas tinggi. sehingga akan tampak pembaharuan yang terjadi pada peta. maka layout secara otomatis ikut berubah. Dengan ArcView. 21 . beberapa perubahan pada data secara otomatis dimasukkan. Misalnya jika data pada peta berubah.

maka halaman layout akan diperbesar juga. Akan terlihat daftar layout yang ada pada proyek. poligon. Layout yg sedang dibuka List layout pada sebuah proyek ArcView (isi dokumen layout) 22 . 'polyline'. Antarmuka bagi pemakai layout Layout dipakai dalam lingkungan window. layout akan mengikutinya. serta obyek pendukung seperti legenda dan kotak sekala. misalnya bingkai yang berisi peta ArcView.5. fungsi-fungsi berbentuk icon berikut ini menunjukkan penampilan layout.1 Bekerja dengan layout dalam proyek Sebuah proyek dalam ArcView bisa terdiri atas beberapa layout. Misal bila anda akan memperbesar peta tertentu dan memperluas tampilan window. Layout juga mengandung objek khusus untuk lingkungan ArcView. Anda dapat membuat grafis dengan berbagai fungsi gambar (draw) termasuk titik. Melihat layout yang ada pada proyek Klik icon ‘Layout’ pada window project. grafik. bujursangkar dan lingkaran. garis. tabel.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Isi layout Suatu layout memberikan operasi dan grafis standar dalam aplikasi gambar sederhana. Menu Bar Buttom Bar Tool Bar 5. Jika window berubah.

Selain itu membuat layout baru bisa dilakukan melalui klik ganda pada icon layout. Layout2. 2. pilih ‘Close’ atau klik pilihan close pada windows layout (pilihan ini bervariasi menurut GUI/Graphics User Interface yang digunakan) Mengganti nama layout Klik satu kali nama layout dan pilih rename’ dari menu project. Layout baru akan muncul sebagai Layout1. Nama layout merupakan ‘ peoperti yang bisa diedit.aktif Menutup layout Dari menu file.. Pilih layout yg akan di rename 23 . Klik tombol New untuk membuat Layout baru 1.’ pada menu Project. Dokumen Layout . untuk me-rename 1.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Membuat layout baru Dalam lingkungan layout. 2. Pilih ‘Rename. klik tombol ‘New’ di atas window project. dan seterusnya.

Semua komponen akan dimasukkan. Pilih save project dari menu file atau klik tombol save project dalam tombol layout. menyimpan salah satu elemen project berarti menyimpan seluruhnya. seperti : batas tepi. Untuk menghilangkannya.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Menyimpan hasil kerja layout Dalam ArcView. Mengatur Halaman Untuk membentuk peta dalam layout. satuan. gunakan import pada menu project. Menyalin dari satu layout dari suatu proyek ke proyek lainnya Untuk menyalin sebuah layout dari suatu project ke project lain. Page Setup Layout Page Setup (pengatur halaman) pada Layout menu Layout Halaman 11 inch Ukuran halaman Satuan Halaman Orientasi 8. orientasi dan ukuran halaman. beberapa karakteristik halaman harus diperhatikan.5 inch Batas Tepi Resolusi Keluaran 24 . pilih Delete component dari menu project.

Pilih yang lain jika diinginkan. Orientasi Ada dua pilihan. Resolusi keluaran Menyatakan resolusi hasil layout yang dicetak dan diekspor. Bingkai dibuat dari 'frame tool' yang terdapat pada fungsi layout. grafik dan tabel. tentukan sendiri ukuran yang dikehendaki. yaitu lanskap (lanscape) dan potrait.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Ukuran halaman ArcView memberikan sejumlah pilihan untuk ukuran halaman. karakteristik bingkai akan terlihat. Nilai ini berubah pada default pada printer. arah utara. Pada properti. Jika ingin yang lain. Batas tepi Default-nya adalah batas pada printer. kotak sekala. Setiap komponen mempunyai bingkai sendiri. Sedangkan untuk UNIX 0. Sebagai default adalah landskap. bisa dibuat bingkai peta.25 inchi. Demikian pula untuk legenda. windows dan McIntosh 0 inchi. Semua bingkai juga memiliki window properti yang bisa dibuka dengan melakukan klik dua kali. seperti peta. dan sebagainya. Menambah bingkai (frame) Bingkai merupakan baris luar yang dilingkupi layout. Misalnya untuk menambah peta pada layout. Satuan halaman Sebagai default satuan adalah 'inchi'. Isi Frame : View Tabel Grafik/chart Legenda Arah Utara Sekala Gambar/picture 25 . Isinya berupa komponen-komponen project.

Jika belum cukup. 27) Segera setelah itu muncul 'View Frame Properties'. Ini dilakukan untuk menempatkan view pada lokasi yang diinginkan.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Menambah / Membuat Frame: 22) Pilih frame tools 23) Gambar segi panjang di atas layout (secara diagonal) 24) Set properti frame-nya View Legenda Sekala Arah Utara Chart Tabel Picture Menampilkan komponen frame pada layout View Untuk menampilkan view : 25) Pilih View Frame tool 26) Gerakkan kursor pada halaman layout dan buat persegi panjang secara diagonal. maka pilih view yang dinginkan yang akan ditampilkan pada halaman layout. 28) Klik 'OK'. seperti. untuk menampilkan view tersebut. Chart/grafik Untuk menampilkan chart/grafik tindakan yang dilakukan pertama memilih 'Chart Frame tool' tindakan selanjutnya hampir sama dengan menampilkan view (sama seperti tindakan menambah view) Tabel Untuk menampilkan tabel tindakan yang dilakukan pertama memilih 'Table F rame tool' tindakan selanjutnya hampir sama dengan menampilkan view (sama seperti tindakan menambah view) Picture/grafis 26 . set properti yang lain pada 'View Frame Properties' tersebut. display dan quality. extent. scale.

Pembuatan layout dengan bingkai kosong yang bisa diisi dengan kotak sekala merupakan fungsi penting dalam pekerjaan menghasilan peta. 32) Klik 'OK' untuk menampilkan picture. atau dihubungkan dengan bingkai peta yang kosong. Jika memakai template. Ada beberapa jenis kotak sekala yang bisa dipilih. draft atau presentation. Bingkai sekala bisa dibuat tanpa dihubungkan dengan peta. Sedangkan kualitas presentation memberi hasil yang terbaik tetapi kecepatannya lama. Jika bingkai peta dihubungkan langsung dan sekala peta dirubah dengan pembesaran atau pengecilan. Ini dilakukan untuk menempatkan picture/gambar pada lokasi yang diinginkan. Anda bisa membuat tempalate dari layout untuk menghasilkan peta. maka pilih file picture yang akan ditampilkan melalui browse. 27 . tetapi ukurannya dapat diubah. dan dihubungkan dengan bingkai peta. Gambar yang bisa diimpor adalah : Kualitas draft dan presentation Bingkai layout menampilkan satu diantara dua pilihan kualitas. 31) Segera setelah itu muncul 'Picture Frame Properties'. kotak sekala akan diperbaharui.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Grafis dari aplikasi lain bisa dimasukkan pada layout. Satuan yang dipakai juga dapat ditentukan untuk setiap interval sekala. Grafis impor ini tak bisa diedit. bingkai sekala akan diisikan setelah bingkai peta diisi oleh peta pada project. Menampilkan picture/grafis 29) Pilih Picture Frame tool 30) Gerakkan kursor pada halaman layout dan buat persegi panjang secara diagonal. Tetapi sebelumnya ditempatkan pada bingkai gambar. Kualitas draft meberi tampilan tercepat dengan empat persegi yang berisi nama file garis import. Pilih file Picture melalui 'Browse' Kotak sekala Kotak sekala dimasukkan dengan bingkai pada layout.

Tipe-tipe arah utara yang tersedia 28 . yang dibuat searah jarum jam. Berbagai bentuk bisa dipilih. lakukan klik ganda. Sesudah membuat bingkai panah utara. Anda bisa memilih salah satu bentuk panah utara serta mengatur sudut perputarannya. Catatan: dalam pembuatan kotak sekala. Panah utara Pada layout. satuan peta harus sudah didefinisan.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Cara menampilkan Kotak sekala secara umum sama dengan yang lain (komponen frame layout lain). dan sudut (dalam derajat) dapat ditentukan. panah utara dimasukkan dalam bingkai. Untuk membuatnya tekan tombol seperti tertera dibawah ini. hingga muncul kotak properti. untuk melihat propertinya. Sebagai default adalah 0 derajat.

Pilih tombol 'Text' dan tentukan posisi yang akan diberi teks. Draw Tools Untuk 'menggambar' : ? Titik ? ? Garis Lurus ? ? Garis Bersudut (polyline) ? ? Kotak ? ? Lingkaran ? ? Kurva tertutup ? Menambah teks Untuk memberi teks pada data grafik. tetapi akan muncul sebagai garis tunggal pada peta atau layout. Jika sebuah kotak telah muncul. tekan [enter] dan lanjutkan mengetik. disalin serta direkatkan (paste). ketik teks tersebut. ditampilkan. Garis ini juga bisa dimanipulasi. gunakan fungsi teks. Jika ingin menambah teks pada garis berikutnya. dikelompokkan. Misalnya anda bisa menggunakan fungsi Draw' untuk menambah bentuk lingkaran dan bujur sangkar serta mengubah pola ' isinya.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Menambah grafik dan teks Berbagai aplikasi gambar bisa ditambahkan pada layout. dipotong. seperti digerakkan. disembunyikan. Berikut ini adalah gambar dari macam-macam teks yang dapat digunakan pada saat melayout suatu peta. Teks yang panjang mungkin tidak terlihat pada kotak dialog. Ketik teks yang diinginkan disini Alenia teks Spasi tulisan Sudut rotasi tulisan 29 .

5. Setelah mengubahnya. Satuan dan ukuran halaman dapat diatur dalam menu page setup.2 Mendekatkan dan meluruskan elemen-elemen layout Mendekatkan (Snapping) Grid bisa ditampilkan atau disembunyikan pada layout. sebelum maupun sesudah membuat teks. centimeter. Mengubah properti teks Untuk mengubah properti teks seperti huruf. ukuran serta bentuknya. pilih ‘show symbol palette’ dari menu window. Grid ini dapat mengatur mekanisme pengaturan posisi grafis untuk menyeragamkan interval halaman layout. 30 . Jika grid diaktifkan. tekan OK. dll). Mengatur properti layout Klik properti layout pada menu layout Mengatur spasi grid Untuk layout grid.5. ketik spasi horisontal dan vertikal (dalam satuan halaman). Sebuah grid merupakan bagian dari satuan yang digunakan (inchi. warna. setiap vertex suatu grafis didekatkan pada titik grid terdekat.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Mengedit teks Pilih tombol 'Text' dan klik pada teks yang akan diedit.

dengan terlebih dahulu menyeleksinya. 5.3 Menggerakkan.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Mengatur status pendekatan grid (grid snapping) Jika snap pada tombol grid dibuka.5. Meluruskan (aligning) Grafis -grafis pada layout dapat diluruskan satu dengan yang lain. tekan tombol kiri mouse padanya dan jagan dilepaskan. grafik layout baru akan didekatkan pada grid. acuan horisontal adalah bagian atas dari batas pilihan grafis yang dipilih. Meluruskan obyek secara horisontal dilakukan dengan penjajaran atas/tengah/bawah. lalu lepaskan tombol mouse. Garis -garis jajaran ditujuk sebagai pemandu. mengubah ukuran dan mengulangi pemakaian bingkai Suatu grafis dapat digerakkan dengan dua cara: secara interaktif dengan menggunakan mouse atau pilihan size dan position dari menu graphics. Sedangkan acuan vertikal diatur pada sebelah kiri. Sebagai default. 31 . gerakkan pada tempat baru. Sedangkan bila tak dibuka layout tak didekatkan. Memindahkan dengan mouse Untuk memindahkan suartu grafis. sedangkan secara vertikal dengan kiri/tengah/atas. Anda juga bisa meluruskan garis ke tepi halaman layout.

Langkah-langkah untuk menambahkan grid adalah sebagai berikut : Mengaktifkan extention Graticules and Measured Grids Extention ini dapat diakses dengan mengaktifkan jendela utama ArcView.5. klik menu utama File Extention. Kemudian beri tanda centang Graticules and Measured Grids pada kotak di sebelah kirinya dan klik OK. ketikkan posisi grafis dalam satuan (unit) halaman. jika kotak dialog telah muncul.4 Menambahkan Grid pada Layout Penambahan grid pada layout baru dilakukan setelah peta yang akan ditampilkan tidak mengalami perubahan kembali. 5.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Memindahkan dengan pilihan size dan position dari menu Graphics Pilihan ini digunakan untuk memindahkan grafis di lokasi luar. 32 . Hasilnya pada toolbar layout akan muncul ikon Cara menambahkan grid Klik ikon sehingga akan muncul Wizard Graticule and Grid.

Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Jika pada tampilan di jendela layout kita menggunakan lebih dari satu atau beberapa frame view. Sehingga akan muncul gambar Jika kita ingin menampilkan label koordinat saja. Setelah itu klik Next>> Gambar di atas adalah untuk menentukan jarak grid peta. Membuat garis tepi peta Membuat garis tepi label Posisi label mengikuti garis tepi peta Menentukan warna dan jenis garis tepi peta Menentukan warna dan jenis garis grid peta 33 . Selanjutnya kilk Next>>. Tampilannya bisa berupa titik atau garis. yaitu pada kotak panjang yang berisi frame view – frame view yang kita gunakan. maka klik graticule and labels. maka kita harus memilih view yang akan ditambahkan grid. maka klik label only. Kemudian klik Next>> maka akan tampil seperti gambar di bawah ini. Akan tetapi jika kita ingin menampilkan label dan grid. Kemudian tentukan jarak bujur dan lintang pada grid yang akan kita tambahkan.

5 Mencetak dan mengexport hasil layout Fungsi cetak (print) pada ArcView dapat digunakan untuk langsung mencetak atau menyimpan ke format lain. seperti : Aplikasi umum: ?? Encapsulated PostScript (EPS) ?? Adobe Illustrator ?? CGM Binary ?? CGM Character ?? CGM Clear Text Windows ?? Windows Metafile ?? Windows Bitmap Macintosh ?? PICT Export terdapat pada File Menu 34 . kita bisa melihat grid tambahan kita pada jendela layout dengan meng-klik preview. 5. Perintah ‘Print’ terdapat pada menu (sub menu ‘File’) dan juga terdapat pada Buttom Bar dengan icon Mengeksport ke format lain File hasil layout bisa diekspor ke dalam format lain.5. lalu Remove. Akan tetapi jika sudah sesuai dengan yang kita inginkan maka klik Finish.Pemahaman ArcView dan Analisa Spasial Jika kita masih kurang yakin benar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful