Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik

Pengadaan Barang -Metode [Pelelangan Umum /Pelelangan Sederhana]
dengan Pascakualifikasi –

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

1

DOKUMEN PENGADAAN
Nomor: 027/35/ULP/IV/2012 Tanggal: Senin, 30 April 2012 untuk Pengadaan Generator Set (Genset) Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan: Barang PEMERINTAHAN KABUPATEN JEMBER Tahun Anggaran: 2012

LPSE . istilah dan singkatan sebagai berikut: . bergerak maupun tidak bergerak.2 BAB I.PPK : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertang-gung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa.SP - : Surat Pesanan : Berita Acara Penjelasan Lanjutan. B.SPPBJ . dipergunakan atau dimanfaatkan oleh Pengguna Barang Harga Perkiraan Sendiri . yang dapat diperdagangkan.HPS .LDK : : Harga Evaluasi Akhir.HEA .Pokja ULP : Kelompok Kerja ULP yang berfungsi untuk melaksana-kan Pengadaan Barang/Jasa . dipakai. BAPL . : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian. : : Lembar Data Pemilihan Lembar Data Kualifikasi .Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis . : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. .LDP .Barang : setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. UMUM BAB I UMUM A.

3 web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Pelelangan Umum dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP. C. .

478.jemberkab.4 BAB II. dengan mengakses aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik ( SPSE ) pada alamat website LPSE : www.id 4. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pengadaan Generator Set (Genset) Lingkup pekerjaan : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Nilai total HPS : Rp. 30 April 2012 .go. PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER UNIT LAYANAN PENGADAAN BARANG/JASA Jalan Sudarman Nomor 1 Telp. SIUP dengan bidang usaha Elektrikal dan Mekanikal 2.500. Jadwal Pelaksanaan Pengadaan Dapat dilihat pada website LPSE Dokumen Pengadaan diambil dalam bentuk softcopy melalui aplikasi SPSE. SIUP dengan Klasifikasi kecil 3. Persyaratan Peserta Paket pengadaan ini terbuka untuk penyedia yang teregistrasi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik ( LPSE ) dan memenuhi persyaratan : 1. (0331) 410195 J E M B E R PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 027/35/ULP/IV/2012 Pokja Barang ULP pada Pemerintahan Kabupaten Jember akan melaksanakan Pelelangan Umum dengan pascakualifikasi secara elektronik untuk paket pekerjaan pengadaan barang sebagai berikut: 1.000 (Empat ratus tujuh puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Tahun Anggaran 2012 2. Jember. Pelaksanaan Pengadaan Pengadaan ini dilaksanakan secara elektronik. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. 5.

5 Pokja ULP .

melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pelelangan sehingga mengurangi/menghambat/memperkecil /me-niadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. Kolusi. berusaha mempengaruhi anggota pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. Nama paket dan lingkup ditentukan dalam LDP.6 BAB III INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) UMUM 1. berdasarkan Syarat-Syarat Umum dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. pekerjaan 1.1 3. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. Lingkup Pekerjaan 1.1 . Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP. Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. kemitraan atau perorangan yang memenuhi kualifikasi. Larangan Korupsi.2 1. 2. dan/atau peraturan perundang-undangan. b.3 Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan dalam LDP. c. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi 4. 3.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan pengadaan barang yang tercantum dalam LDP. Peserta Pemilihan Pengadaan Barang ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta pengadaan yang berbentuk badan usaha.

sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. adalah keterkaitan hubungan. b. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. Para pihak dalam melaksanakan tugas. fungsi dan perannya dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. gugatan secara perdata. dalam Dokumen 4.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a.3 5. sanksi administratif. dan/atau d.1 5.1. c. maupun antara peserta dengan PPK dan/atau anggota 4. baik antar peserta. seorang anggota Direksi atau Dewan Komisaris suatu Badan Usaha dilarang merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. Larangan Pertentang an Kepentinga n 5. antara lain meliputi: a. Peran ganda sebagaimana dimaksud pada angka 5.7 persyaratan Pengadaan ini. b. Afiliasi sebagaimana dimaksud pada angka 5.2 Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4.2 5.3 . pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.1. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh pokja ULP kepada PA/KPA. seperti digugurkan dari proses pelelangan atau pembatalan penetapan pemenang.

baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. b. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua.2 Setiap peserta. 3) Jaminan Penawaran. . Umum b.8 Pokja ULP yang antara lain meliputi: a. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. DOKUMEN PENGADAAN 7. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan yang lain pada paket pekerjaan yang sama.1 Penawaran Tiap Peserta 6. Satu 6. Dokumen Pengadaan meliputi: a. e. 6.4 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I.1 Dokumen Pengadaan 7. Pengumuman Pelelangan. PPK dan/atau anggota Pokja ULP. c.2 Dokumen pengadaan terdiri atas Dokumen Pengadaan dan Dokumen Kualifikasi. baik secara horizontal maupun vertikal. c. Instruksi Kepada Peserta. 2) Dokumen Penawaran Teknis. d. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. Isi 7. 5. Lembar Data Pemilihan.

Pakta Integritas.3 10. Pokja ULP tidak diwajibkan memberikan penjelasan mengenai Dokumen Pengadaan.4 8. j. Syarat-Syarat Umum Kontrak. 7. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. d. namun cukup memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan. Dalam pemberian penjelasan. g.4 . Lembar Data Kualifikasi. Spesifikasi menggunakan bahasa lnggris 10. h.9 f. 7. c. Tata cara evaluasi kualifikasi. Pemberia n Penjelasan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi dalam proses pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Spesifikasi Teknis. Bahasa Dokumen Pengadaan 9. Jika dilaksanakan 10. Seluruh pertanyaan dari peserta dan jawaban dari Pokja ULP dimuat dalam aplikasi SPSE. Bentuk Dokumen lain: 1) Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ).3 Dokumen Kualifikasi meliputi: a. i. 2) Surat Pesanan (SP) 3) Jaminan Sanggahan Banding 4) Jaminan Pelaksanaan. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. Formulir Isian Kualifikasi.1 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE.2 10. b. Daftar Kuantitas dan Harga. Bentuk Surat Perjanjian. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta.

Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.8 Peserta diberitahu secara elektronik oleh Pokja ULP untuk mengunduh Adendum Dokumen Pengadaan yang diunggah Pokja ULP pada aplikasi SPSE. dan/atau nilai HPS harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pengadaan 10.3 Peserta diberitahu secara elektronik oleh Pokja ULP untuk mengunduh Adendum Dokumen Pengadaan yang diunggah Pokja ULP pada aplikasi SPSE.4 . maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pengadaan awal.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. 10. Adendum Dokumen Pengadaan paling lambat diumumkan 2 (dua) hari sebelum 11.6 Perubahan rancangan kontrak dan spesifikasi teknis. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. 11. Per ubahan Dokumen Pengadaan Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.10 peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Penjelasan Lanjutan (BAPL) yang diunggah dalam website LPSE dan dapat dilihat melalui aplikasi SPSE. 11.5 Apabila terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. 10. 10.7 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pengadaan. 10.

13.2 13. dokumen penawaran teknis yang terdiri dari: 1) Spesifikasi teknis barang.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Identitas (jenis. 14. Per ubahan Waktu penawaran. 11. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan: 1) tanggal. maka Pokja mengundurkan batas akhir penawaran. c.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 2) masa berlaku penawaran. Do kumen Penawaran Dokumen Penawaran meliputi: a. Pengadaan (dua) hari pemasukan ULP wajib pemasukan Pokja ULP dapat melakukan perubahan waktu pada setiap tahapan lelang dengan menyertakan alasan perubahan. d.1 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. Pokja ULP tidak bertanggungjawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. Bia ya dalam Penyiapan Penawaran 13. 14. Semua Dokumen Penawaran dan Dokumen Isian Kualifikasi harus menggunakan Bahasa Indonesia. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. Ba 14.11 batas akhir pemasukan Apabila Adendum Dokumen dilakukan kurang dari 2 sebelum batas akhir penawaran. hasil pemindaian (scan) Jaminan Penawaran asli. 3) harga penawaran. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. tipe dan merek) barang.1 hasa Penawaran 14. daftar kuantitas dan harga. 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. b. . PENYIAPAN DOKUMEN PENAWARAN DAN KUALIFIKASI 12.

1 Masa berlaku penawaran sesuai dengan ketentuan dalam LDP. Ma ta Uang Penawaran dan Cara Pembayara n 16. 16. 17. 4) Jaminan ketersediaan suku cadang selama 5 tahun (Surat Pernyataan) . 5) Garansi mesin selama 3 tahun dari produsen/distributor resmi . 10) Certifikat of orgin Product .12 e. 16.2 Biaya overhead dan keuntungan serta semua pajak. Har ga Penawaran 15. bea. Ma sa Berlaku Penawaran dan Jangka 17.2 Apabila evaluasi belum selesai .2 17. 6) Memiliki tenaga ahli untuk perbaikan atau pemeliharaan (Surat Pernyataan) . 15. 2) Jadwal Waktu Pelaksanaan. 7) Memiliki servis center di Jawa Timur (Surat Pernyataan) . dengan jelas 15. 11) Memiliki Sertifikat Merk dari Kementrian Hukum dan HAM RI dokumen isian kualifikasi.1 Harga penawaran ditulis dalam angka dan huruf. dan pungutan lain yang sah serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan pengadaan barang ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. Pembayaran atas pelaksanaan pengadaan barang ini dilakukan sesuai dengan cara yang ditetapkan dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. 3) Surat dukungan Agen resmi serta melampirkan brosur yang dikeluarkan oleh produsen/distributor resmi . 9) Memiliki Sertifikat Kompetensi dan Kualifikasi Perusahaan Pemasok barang dari distributor . retribusi.1 Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sesuai yang tercantum dalam LDP. 8) Memiliki Surat Tanda Pendaftaran Agen Tunggal dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan.

dan nepotisme (KKN). korupsi. Jaminan Penawaran dimulai sejak . perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan Nomor KEP-10/KM. 20. diterbitkan oleh Bank Umum. 18.2 Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a.4 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP.1 inan mata uang penawaran sesuai yang tercantum Penawaran dalam LDP. 19. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. b.1 Pen Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi Isian Data Kualifikasi gisian dalam aplikasi SPSE. 18.10/2012 tanggal 9 Januari 2012.3 Peserta dapat : a. Pak Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan 19.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE. 19.1 ta tidak melakukan dan akan melaporkan Integritas terjadinya kolusi. Jam Peserta menyerahkan Jaminan Penawaran dalam 20. maka peserta dianggap telah menandatangani Pakta Integritas. b. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. sebelum akhir masa berlakunya penawaran.13 Waktu Pelaksanaa n dilaksanakan. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara elektronik untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. 17. 20. 17.2 Kualifikasi Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan. Dokumen Isian 18.

nama Pokja ULP yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan.5 Jaminan Penawaran dari peserta yang tidak ditetapkan sebagai pemenang lelang akan dikembalikan setelah pengumuman pemenang lelang. setelah surat pernyataan wanprestasi dari Pokja ULP diterima oleh Penerbit Jaminan. besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf. f. Jaminan penawaran akan disita apabila: a. e.6 . paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan.4 Jaminan Penawaran dari pemenang lelang akan dikembalikan setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. b. 20. d. Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja. c. 20. Jember) dan sudah harus diterima sebelum batas akhir pemasukan penawaran. peserta terlibat KKN.14 tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. h. calon pemenang dan calon 20. nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran. 20. g. besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai nominal yang ditetapkan dalam LDP. c.3 Jaminan Penawaran asli disampaikan melalui pos tercatat/jasa pengiriman kepada Pokja ULP (Bagian Perlengkapan Setkab. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 tidak bersedia menambah nilai jaminan pelaksanaan dalam hal harga penawarannya dibawah 80% HPS.

Pen yampaian Dokumen Penawaran 23. 21.1 Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a. Penawaran teknis.4 Peserta wajib mengetahui dan mengikuti ketentuan penggunaan APENDO yang tersedia pada aplikasi APENDO. 22. 23. atau d. c. Pertama-tama.15 pemenang 1 dan 2 tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi kualifikasi dengan alasan yang tidak dapat diterima. 22. Be ntuk Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi.1 Penyampulan Dokumen Penawaran dengan menggunakan metode 1 (satu) file.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan.2 .2 Dokumen penawaran terdiri dari: a. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*. PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN 22. Penawaran harga. b. Peserta dapat mengirim dokumen isian kualifikasi dan mengunggah file penawaran secara berulang sebelum 23. Penawaran administrasi. mengirimkan dokumen isian kualifikasi melalui aplikasi SPSE. Dokumen Isian Kualifikasi.3 File disandikan dengan Pengaman Dokumen (APENDO). b. dan d. Aplikasi 22. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri dengan alasan yang tidak dapat diterima atau gagal tanda tangan kontrak. Pen yampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 22.

maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan. Selanjutnya Pokja ULP menetapkan penawaran tidak memenuhi syarat.1 Pada tahap pembukaan penawaran. Setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran. 25.16 batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. 24.4 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) maka pelelangan dinyatakan gagal. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka. Bat as Akhir Waktu Pemasuka n Penawaran Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP. Pe mbukaan Penawaran 25.3 25. Dokumen isian kualifikasi dan file penawaran terakhir akan menggantikan dokumen isian kualifikasi dan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya.5 Pokja ULP tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran kecuali untuk file .1 24. Pokja ULP mengunduh dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan APENDO sesuai waktu yang telah ditetapkan. 24.2 25. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). aplikasi SPSE akan menolak setiap file penawaran yang dikirim. 25. Penawaran masuk adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan lengkap.2 PEMBUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN 25. Apabila dapat dibuka.

untuk kontrak lump sum dilakukan koreksi aritmatik dengan ketentuan: a. 26. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan maka dilakukan pembetulan. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. b.5 Berdasarkan hasil koreksi aritmatik. 26. Eva luasi Penawaran 26. 26.17 penawaran yang sudah dipastikan tidak dapat dibuka berdasarkan keterangan LPSE.2 Sebelum evaluasi penawaran. 26.3 Hasil koreksi aritmatik dapat mengubah nilai penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah.4 Penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. Koreksi aritmatik untuk penawaran kontrak lump sump yang melampirkan daftar kuantitas dan harga hanya dilakukan untuk menyesuaikan volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan tanpa mengubah nilai penawaran. .1 Evaluasi penawaran dilakukan dengan metode evaluasi sistem gugur. volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. 26. dan c.

penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan. mengurangi. . kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. mengganti. syarat-syarat. mengganti. Apabila terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran harga. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup.8 Pokja ULP melakukan penawaran yang meliputi: a.18 Pokja ULP menyusun penawaran terendah. evaluasi administrasi. Pokja ULP dilarang menambah. 26.7 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah. mengurangi. evaluasi teknis. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. c. urutan dari 26. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. dan c. d. evaluasi 26. dan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. 26. dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini b. b.9 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. evaluasi harga. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat.6 Hasil koreksi aritmatik diumumkan melalui website sebagaimana yang tercantum dalam LDP.

10 Evaluasi Administrasi: a. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan . dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. 26. penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Pokja ULP dan/atau PPK. b. evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi.19 dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. maka pelelangan dinyatakan gagal. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. 2) surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi. f. e. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam.

20

tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam LDP; dan c) bertanggal. 3) Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan; b) Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP; c) nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Penawaran; d) besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan dalam LDP; e) besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf; f) nama Pokja ULP yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan; dan g) paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan. h) Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja, setelah surat pernyataan wanprestasi dari Pokja ULP diterima oleh Penerbit Jaminan; i) substansi dan keabsahan/keaslian Jaminan Penawaran kepada penerbit jaminan telah dikonfirmasi dan diklarifikasi secara tertulis oleh Pokja ULP kepada penerbit

21

jaminan. c. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan; d. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis; e. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi, maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis; dan f. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi, maka pelelangan dinyatakan gagal. 26.11 Evaluasi Teknis: a. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan; b. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur, dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana yang ditetapkan dalam LDP. 2) Penilaian syarat teknis minimal dilakukan terhadap: a) Spesifikasi teknis, Identitas (jenis, tipe dan merek) barang yang ditawarkan tercantum dengan lengkap dan jelas; b) Jadwal Waktu Pelaksanaan; c) Surat dukungan Agen resmi serta melampirkan brosur yang dikeluarkan oleh produsen/ distributor resmi ; d) Jaminan ketersediaan suku cadang selama 5 tahun (Surat Pernyataan) ; e) Garansi mesin selama 3 tahun dari produsen/distributor resmi ; f) Memiliki tenaga ahli untuk perbaikan atau pemeliharaan (Surat Pernyataan) ; g) Memiliki servis center di Jawa Timur (Surat Pernyataan) ; h) Memiliki Surat Tanda

22

Pendaftaran Agen Tunggal dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan; i) Memiliki Sertifikat Kompetensi dan Kualifikasi Perusahaan Pemasok barang dari distributor ; j) Certifikat of orgin Product ; k) Memiliki Sertifikat Merk dari Kementrian Hukum dan HAM RI 3) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sesuai dengan ketentuan dalam LDP; c. apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan, Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. Dalam klarifikasi, peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran; d. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan dengan evaluasi harga ; e. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang lulus evaluasi teknis, maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga; f. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. 26.12 Evaluasi Harga a. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting, dengan ketentuan: 1) total harga penawaran dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran atau penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS, dinyatakan gugur; dan b) apabila semua harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS, pelelangan

Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya.23 dinyatakan gagal. 4) untuk kontrak lump sum: a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. maka penawarannya digugurkan dan . Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. dilakukan klarifikasi. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. maka penawaran dinyatakan gugur b. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. 2) harga satuan yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. dan b) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan.

peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. anggota Pokja ULP dan/atau PPK yang terlibat persekongkolan diganti. maka: a. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. dan d. apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka (3). dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. maka pelelangan dinyatakan gagal.13 Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/ persekongkolan) antara peserta. c. d. c. e. b. Apabila dalam evaluasi penawaran ditemukan adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/ persekongkolan). . maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam.24 Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. dikenakan sanksi administrasi dan/atau pidana. Pokja ULP dan/atau PPK. proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) 26.

dilakukan sesuai dalam Dokumen 27. Pe mbuktian Kualifikasi 28.2 Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur.1 Evaluasi kualifikasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) 27.5 Apabila tidak ada penawaran yang lulus pembuktian kualifikasi.25 27. Eva luasi Kualifikasi 27. PENETAPAN PEMENANG PELELANGAN 29.4 Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. Pen gumuman Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) .2 Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat dokumen asli atau dokumen yang sudah dilegalisir oleh yang berwenang dan meminta salinannya. 28. 27. 28. maka lelang dinyatakan gagal.5 Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. 27. maka peserta digugurkan dan dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka lelang dinyatakan gagal. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi.1 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi.4 Tatacara evaluasi dengan ketentuan Kualifikasi. 28.3 Evaluasi kualifikasi dalam proses pascakualifikasi sudah merupakan ajang kompetisi. 28. apabila diperlukan. 28.3 Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen.

30. dan/atau c. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. PA dan APIP Pemerintah Kabupaten Jember sebagaimana tercantum dalam LDP.4 Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal.2 Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline.26 Pemenang melalui aplikasi SPSE. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. 30. 30. di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat.1 Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Kepala Daerah . dengan tembusan disampaikan secara offline kepada PPK. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. disertai bukti terjadinya penyimpangan. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.3 Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik tertulis atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. 30. 30. San ggahan Banding 31. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti secara offline oleh pihak-pihak yang berwenang. San ggahan 31. 30. b.1 Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang.

5 Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. 31.6 Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan diluar masa sanggah banding. dan APIP Pemerintah Kabupaten Jember sebagaimana tercantum dalam LDP. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. A. Pokja ULP. 31. atau c.27 sebagaimana tercantum dalam LDP.1 Pokja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam apalikasi SPSE dan menginformasikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) 32. 31. 31.4 Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP. Pen unjukan Penyedia/J asa 32.2 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. 31. dengan tembusan kepada PPK.2 PPK menerbitkan SPPBJ dengan ketentuan: a. masa sanggah dan/atau masa . b.3 Peserta yang akan melakukan sanggahan banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang sebesar ketentuan dalam LDP dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. PENUNJUKAN PEMENANG 32. tidak ada sanggahan dari peserta. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.

apabila tidak ada sanggahan. 32. dengan ketentuan: a. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA setelah mendapat laporan dari PPK.28 sanggah banding berakhir. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam LDP. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat. atau c. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. 32.7 SPPBJ diterbitkan paling lambat 2 (dua) . b.5 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. maka jaminan penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP.3 Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. 32. 32.6 SPPBJ diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. 32.4 Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.

32. 32.12Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE.13 Jika diperlukan. B. dilakukan evaluasi ulang atau pelelangan dinyatakan gagal. maka diberitahukan kepada PA untuk diputuskan dengan ketentuan: a. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga). .9 Dalam hal PPK tidak bersedia menerbitkan SPPBJ karena tidak sependapat atas penetapan pemenang. 33. apabila PA sependapat dengan ULP. PA memutuskan penetapan pemenang oleh ULP bersifat final dan PA memerintahkan PPK untuk menerbitkan SPPBJ.1 Pokja ULP menyatakan Pelelangan gagal. apabila PA sependapat dengan PPK. Pel elangan Gagal 34. 32. 32. atau b. file BAHP dapat diunggah secara berulang. BA HP dan Kerahasiaa n Proses 32. 32. apabila: a. PELELANGAN GAGAL 34.11Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang.8 Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak.10 Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani.29 hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab.

seluruh harga penawaran yang masuk untuk Kontrak Lump Sum di atas HPS. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan ULP dan/atau PPK ternyata benar. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar. d. c. f. atau g. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. sanggahan dari Penyedia atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan Penyedia ternyata benar. PA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No.30 b.2 PA pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. e. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. 54 Tahun 2010. 34. c. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. . d. b. apabila: a. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. harga penawaran terendah terkoreksi untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak gabungan lump sum dan Harga Satuan lebih tinggi dari HPS. 54 Tahun 2010. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. e.

atau 34. evaluasi ulang. 34. g.31 f. ternyata benar. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada seluruh peserta. atau b. yaitu melakukan: a. maka Pokja ULP yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PPK dan/atau Pokja ULP. ternyata benar. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA.3 Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember selaku PA menyatakan pelelangan gagal. PPK dan/atau Pokja ULP. b. atau d. menentukan langkah selanjutnya. apabila: a. Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. KPA. .5 Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. apabila: a. ternyata benar. ternyata benar. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. atau b. penghentian proses pelelangan. c. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri.4 Setelah pelelangan dinyatakan gagal. pelelangan ulang. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. 34. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan KPA.

SURAT JAMINAN PELAKSANAAN 35. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. 35. d. alamat.32 C. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan dimulai sejak tanggal penandatangan kontrak dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. e. g. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK yang mengadakan pelelangan. diterbitkan oleh Bank Umum. memuat nama. Sur at Jaminan Pelaksanaa n 35. 35. b. f.3 Kegagalan Penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. dan tanda tangan pihak penjamin.1 Peserta berkewajiban untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dalam waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah SPPBJ diterbitkan. h. setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh Penerbit Jaminan. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. c. i.2 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. .

PENANDATANGANAN KONTRAK 36. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi. bahasa. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran.33 35.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ.4 Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap . atau b. 36.3 PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. Pen andatanga nan Kontrak 36. 36. D. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS 36.1 Sebelum penandatangan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi antara 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.4 Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. dengan ketentuan: a. 36.5 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. redaksional.

34

lembar Dokumen Kontrak. 36.6 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian, dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain, maka berlaku urutan sebagai berikut: a. adendum Surat Perjanjian; b. pokok perjanjian; c. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga; d. syarat-syarat khusus Kontrak; e. syarat-syarat umum Kontrak; f. spesifikasi khusus; g. gambar-gambar; dan h. dokumen lainnya seperti: jaminanjaminan, SPPBJ, BAHP, BAPP. 36.7 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) Kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap Kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. 36.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama Penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 36.9 Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada poin 36.8 diatas, dapat menandatangani Kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak.

35

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)

LEMBAR DATA PEMILIHAN
A. LINGKUP PEKERJAAN 1. Pokja Barang ULP Kabupaten Jember Pekerjaan Generator Set (Genset) 2. Alamat Pokja Barang ULP Kabupaten Jember Jl. Sudarman No. 1 Jember Telp. 0331-410195 3. Website : www.jemberkab.go.id 4. Website LPSE : www.jemberkab.go.id 5. Nama paket pekerjaan: Pengadaan Barang Generator Set (Genset) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember Uraian singkat pekerjaan : Pengadaan Generator Set (Genset) sebanyak 33 unit. 6. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: 30 (tiga puluh) hari kalender. B. SUMBER DANA Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2012 Pemilihan penyedia ini dilaksanakan dengan metode Pelelangan Umum Pascakualifikasi dan diikuti oleh yang berbentuk :

C. METODE
PEMILIHAN

D. PESERTA YANG Pemilihan ini terbuka DAPAT MENGIKUTI penyedia dalam negeri PEMILIHAN Badan Usaha E. PEMBERIAN PENJELASAN DOKUMEN PENGADAAN

( lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE )

F. MATA UANG 1. PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN

Mata uang yang digunakan Rupiah

36

2.

Pembayaran dilakukan dengan cara 100% setelah pekerjaan selesai dengan dikeluarkannya berita acara pemeriksaaan

G. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN H. JAMINAN PENAWARAN

Masa berlaku penawaran selama 30 (tiga puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. 1. Besarnya jaminan penawaran adalah: 3% dari Nilai HPS (Rp. 478.500.000,00), senilai Rp. 14.355.000 (Empat belas juta tiga ratus lima puluh lima ribu rupiah) Masa berlakunya jaminan penawaran 45 hari kalender Jaminan Penawaran dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Kabupaten Jember

2. 3.

I. JADWAL PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN J. BATAS AKHIR WAKTU PENYAMPAIAN PENAWARAN K. PEMBUKAAN PENAWARAN L. EVALUASI PENAWARAN M.SANGGAHAN, SANGGAHAN BANDING DAN PENGADUAN

( lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE )

( lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE )

( lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE ) Metoda evaluasi penawaran dengan sistem gugur. 1. Sanggahan aplikasi SPSE disampaikan dilakukan melalui

2.

Tembusan sanggahan disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada : a. PPK Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember

JAMINAN PELAKSANAAN 1.500. . Pokja Pengadaan Barang ULP Pemerintahan Kabupaten Jember c.355. Inspektorat Kabupaten Jember. Pengaduan disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditunjukan kepada Inspektorat Kabupaten Jember 4. senilai Rp. 14.37 PA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember c. PPK Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember b. 2. Besarnya jaminan sanggahan banding 3% dari Nilai HPS (Rp.00). N. b. Inspektorat Kabupaten Jember. O. d. Jaminan sanggahan banding ditujukan kepada Pokja Pengadaan Barang ULP Pemerintahan Kabupaten Jember Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Kabupaten Jember Masa berlakunya jaminan pelaksanaan selama 45 (empat puluh lima) hari kalender Jaminan Pelaksanaan dicarikan dan disetorkan pada Kas Daerah Kabupaten Jember 2. 3. 478.000.000 (Empat belas juta tiga ratus lima puluh lima ribu rupiah). 3. JAMINAN SANGGAHAN BANDING 1. Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Kabupaten Jember Tembusan sanggahan banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada : a.

tidak dalam pengawasan pengadilan. Persyarata n Kualifikasi B. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan(bulan Januari. Pebruari dan Maret 2012). Peserta dapat mengganti Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .go. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) Lingkup Kualifikasi A. Pokja Barang ULP Kabupaten Jember Pekerjaan Generator Set (Genset) 2. 2) 3) salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. 1) peserta harus memiliki surat izin untuk menjalankan kegiatan/usaha Mekanikal/ Elektrikal perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan. Alamat Pokja Barang ULP Kabupaten Jember Jl.id 5. Website : www. 4) memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT tahunan 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. tidak bangkrut dan tidak sedang dihentikan kegiatan usahanya. Website LPSE : www.go. 1. Nama paket pekerjaan: Pengadaan Barang Generator Set (Genset) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember.id 4.jemberkab. dinyatakan dalam surat pernyataan. Sudarman No.38 Bab V. 1 Jember Telp.jemberkab. 0331-410195 3.

39 persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). 5) peserta berbentuk badan usaha harus memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. memiliki pengalaman pada subbidang Mekanikal Elektrikal 6) Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. kecuali bagi penyedia yang abru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun.

Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.40 BAB VI BENTUK DOKUMEN PENAWARAN BENTUK SURAT PENAWARAN [KOP BADAN USAHA/KEMITRAAN(KSO)/PESERTA PERORANGAN] Nomor : Lampiran: Kepada Yth.: Pokja Pengadaan Barang ULP Pemerintah Kabupaten Jember di ______________________________ Perihal : Penawaran Pekerjaan Pengadaan Generator Set (Genset) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor: _________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pengadaan. ____________ ( _____________________ ). _____________ 2012 . Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) _______. Berita Acara Pemberian Penjelasan [dan adendum Dokumen Pengadaan]. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan Pengadaan Generator Set (Genset) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember sebesar Rp. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 30 (tiga puluh) hari kalender Penawaran ini berlaku selama 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini.

. 2. b. Memiliki servis center di Jawa Timur (Surat Pernyataan) . l.. Surat dukungan Agen resmi serta melampirkan brosur yang dikeluarkan oleh produsen/distributor resmi . h. Hasil pemindaian (scan) Jaminan Penawaran. Jabatan Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .... c.... Dokumen penawaran teknis. j. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: 1.. g.. k.. 3. Jaminan ketersediaan suku cadang selama 5 tahun (Surat Pernyataan) ...41 Sesuai dengan persyaratan Dokumen Pengadaan. Daftar Kuantitas dan Harga. Memiliki Sertifikat ISO 9001 : 2008 .. Memiliki Sertifikat Merk dari Kementrian Hukum dan HAM RI. tipe dan merek) barang.. PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO)/Peserta Perorangan ___________________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] . e. terdiri dari : a. Spesifikasi teknis barang. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini.. Memiliki tenaga ahli untuk perbaikan atau pemeliharaan (Surat Pernyataan) ....... f. Identitas (jenis. d. Jadwal Waktu Pelaksanaan. Garansi mesin selama 3 tahun dari produsen/distributor resmi .. Memiliki Sertifikat Kompetensi dan Kualifikasi Perusahaan Pemasok barang dari distributor .. i. Memiliki Surat Tanda Pendaftaran Agen Tunggal dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan .

3. 9. 7. tipe dan merek) barang. 12. 5. Memiliki Sertifikat Kompetensi dan Kualifikasi Perusahaan Pemasok barang dari distributor . Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . 6. 11. Memiliki Sertifikat Merk dari Kementrian Hukum dan HAM RI 1. Identitas (jenis. Memiliki Sertifikat ISO 9001 : 2008 . Memiliki tenaga ahli untuk perbaikan atau pemeliharaan (Surat Pernyataan). Surat dukungan Agen resmi serta melampirkan brosur yang dikeluarkan oleh produsen/distributor resmi . 10. Memiliki servis center di Jawa Timur (Surat Pernyataan) . 8.42 BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis Spesifikasi teknis barang. Memiliki Surat Tanda Pendaftaran Agen Tunggal dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan . 4. Jadwal Waktu Pelaksanaan. 2. Jaminan ketersediaan suku cadang selama 5 tahun (Surat Pernyataan) . Garansi mesin selama 3 tahun dari Agen Resmi / distributor .

apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : ______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan yaitu: Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________[Pokja ULP] Alamat : ______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang _______________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Penawaran atas pekerjaan _______________ berdasarkan Dokumen Pengadaan No.43 BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK Contoh [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PENAWARAN No. _______________ tanggal _________________. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku _______________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________[nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN.

Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank sebagai Jaminan Penawaran ini.____________________ 2. 3. 6. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 5. Yang Dijamin terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). b. dari tanggal _____________________ s. atau 3) hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang c. 2) menandatangani Kontrak. a. Berlaku selama __________ (____________) hari kalender. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ Dikeluarkan di : _________ Pada tanggal : ___________ Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari penerima jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagai Jaminan Penawaran sebagaimana tercantum dalam butir 1.44 Yang Dijamin menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang. 4. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab UndangUndang Hukum Perdata.d. Yang Dijamin tidak: 1) menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pengadaan yang diikuti oleh Yang Dijamin. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasarkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai tidak memenuhi kewajibannya.

6. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] [Bank] Materai Rp.000.45 Untuk keyakinan.____________ [Nama dan Jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

46 A. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . 2. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI ASURANSI/PERUSAHAAN PENJAMINAN Contoh [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PENAWARAN Nomor Jaminan: ____________________ _____________ 1. sebagai Penjamin. 2) menandatangani Kontrak. __________[alamat] sebagai Pelaksana Pelelangan. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang______________________) Maka kami. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan No. b. _____________ [alamat] . _____________ [alamat] sebagai Penyedia. menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang. selanjutnya disebut TERJAMIN. Surat Jaminan ini berlaku apabila TERJAMIN: a. Nilai: Dengan ini dinyatakan. dan _____________________[nama penebit jaminan]. 3) hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang. tidak: 1) menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang. bahwa kami: _____________________[nama]. 3. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada [________________[nama Pokja ULP]. ________________________ tanggal ____________________________untuk pelaksanaan pelelangan pekerjaan_____________ yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN. c. terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

6. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan penagihan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji/wanprestasi. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.000. 7. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal__________ 5. dikeluarkan di _________________ pada tanggal _________________ TERJAMIN Untuk keyakinan. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _________[penerbit 6. PENJAMIN Materai Rp.47 4. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.__________________ [Nama dan Jabatan] [Nama dan Jabatan] _________________ Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

__________[tempat]. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. tidak akan melakukan praktek Korupsi. SIM atau paspor] : __________ Bertindak : PT/CV/Firma/Koperasi/ _____________ [pilih yang untuk sesuai dan cantumkan nama] dan atas Bekerjasama dengan PT/CV/Firma/Koperasi nama ___________ [bagi Badan Usaha yang bermitra] dalam rangka pengadaan __________ pada __________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan ini menyatakan bahwa: 1. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. transparan. Kolusi dan Nepotisme (KKN). digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. 3.48 PAKTA INTEGRITAS [Contoh Pakta Integritas Badan Usaha Dengan/Tanpa Kemitraan] PAKTA INTEGRITAS Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama No. akan melaporkan kepada APIP _________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] dan/atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN di dalam proses pengadaan ini. 4. 2. __[tanggal] __________[bulan] 20____[tahun] [Nama Penyedia] Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . KTP. bersedia menerima sanksi administratif. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini.Identitas Jabatan : __________[nama wakil sah badan usaha] : ___________ [diisi dengan no.

____________ [nama lengkap] Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .49 [tanda tangan].

50 FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI BADAN USAHA (Formulir Isian Kualifikasi telah disediakan dalam aplikasi SPSE) Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

51 BAB VII. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI (Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi mengikuti Petunjuk Pengoperasioan (User Guide) aplikasi SPSE) .

PPh Pasal 25/Pasal 29 dan PPN (bagi Pengusaha Kena Pajak) paling kurang 3 (tiga) bulan terakhir dalam tahun berjalan. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundangundangan. Menyampaikan daftar perolehan pekerjaan sejenis yang sedang dikerjakan(apabila ada) . kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. khusus untuk penyedia berbentuk badan usaha. usaha Kecil dan koperasi kecil serta kemampuan pada subbidang pekerjaan yang sesuai untuk usaha non-kecil. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . Usaha Kecil dan koperasi kecil yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. 7. 3. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 2. 6. PPh Pasal 23 (bila ada transaksi). Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Kualifikasi dalam hal: 1. kelengkapan Dokumen Kualifikasi. tidak pailit. 4. memiliki kemampuan pada bidang pekerjaan yang sesuai yang sesuai untuk Usaha Mikro. memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan) serta memiliki laporan bulanan PPh Pasal 21. kecuali bagi peserta Usaha Mikro.52 BAB VIII. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. 5. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF). B.

peserta diminta untuk membubuhi materi senilai Rp. pemenuhan persyaratan kualifikasi dan 3. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. 12. Formulir isian kualifikasi yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.000.00 (Dua belas ribu rupiah) C.53 2. D. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

selaku Pejabat Pembuat Komitmen.Bab IX. ___ [No. BENTUK KONTRAK BENTUK SURAT PERJANJIAN SURAT PERJANJIAN untuk melaksanakan Paket Pekerjaan Pengadaan Barang __________ Nomor: __________ [Jika Penyedia bukan berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut: SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____________ [tanggal. yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen]. Akta notaris] tanggal ____________ [tanggal penerbitan Akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ______________ [nama Notaris penerbit Akta] (selanjutnya disebut “Penyedia”). yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia]. Bentuk Dokumen Kontrak 125 54 BAB IX. selaku Pejabat Pembuat Komitmen. __________ [jabatan wakil Penyedia]. bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen]. berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _________________ [No.] [Jika Penyedia berbentuk kemitraan/KSO maka kalimat pembukaan/komparisi sebagai berikut: SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya (selanjutnya disebut “Kontrak”) dibuat dan ditandatangani di __________ pada hari __________ tanggal __ bulan __________ tahun ____________ [tanggal. berdasarkan Akta Notaris No. SK penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen] (selanjutnya disebut “PPK”) dan __________ [nama wakil Penyedia]. yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama Penyedia]. yang berkedudukan di __________ [alamat Pejabat Pembuat Komitmen]. bulan dan tahun diisi dengan huruf] antara __________ [nama Pejabat Pembuat Komitmen]. yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]. SK Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . yang bertindak untuk dan atas nama __________ [nama satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]. berdasarkan Surat Keputusan _______________ [pejabat yang menandatangani SK penetapan sebagai PPK] No _________________ [No.

. serta telah menyetujui untuk menyediakan Barang sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini.] MENGINGAT BAHWA: (a) PPK telah meminta Penyedia untuk menyediakan Barang sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang terlampir dalam Kontrak ini (selanjutnya disebut “Pekerjaan Pengadaan Barang”). (c) PPK dan Penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini. .. (b) Penyedia sebagaimana dinyatakan kepada PPK.. _________________ [nama Penyedia 1].. berdasarkan surat Perjanjian kemitraan/KSO No. (d) PPK dan Penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masingmasing pihak: 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat. personil. 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. dan sumber daya teknis. 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut. memiliki keahlian profesional. 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini. dan mengikat pihak yang diwakili. dst yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk __________ [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan/KSO] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang berkedudukan di __________ [alamat Penyedia wakil kemitraan].55 penetapan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen] (selanjutnya disebut “PPK”) dan kemitraan/KSO yang beranggotakan sebagai berikut: 1. 2. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . ___________ tanggal ___________ (selanjutnya disebut “Penyedia”). _________________ [nama Penyedia 2].

surat penawaran. d. i. g. pokok perjanjian. e. Hak dan kewajiban timbal-balik PPK dan Penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya: 3. f. h. dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini: a.”] 2. c. spesifikasi umum. SPPBJ. b. gambar-gambar. BAPL. Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain.56 MAKA OLEH KARENA ITU. [untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum ditulis sebagai berikut : “total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan kuantitas dan harga satuan pekerjaan sebagaimana tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah sebesar Rp_____________ (_______________ rupiah). 5. 4. (apabila ada). syarat-syarat umum Kontrak. BAHP. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki pada angka 3 di atas. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . syarat-syarat khusus Kontrak. peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. spesifikasi khusus.”] [untuk kontrak lump sum ditulis sebagai berikut: “total harga Kontrak atau Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah sebesar Rp______________ (_________________ rupiah). dan j. PPK dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut: 1. adendum Surat Perjanjian. daftar kuantitas dan harga.

menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam Kontrak. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. PPK mempunyai hak dan kewajiban untuk: 1) 2) 3) 4) mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia. angkutan ke atau dari lapangan. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK . mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan Penyedia. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. peralatan. b. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah ditetapkan kepada Penyedia. bahan-bahan. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam Kontrak. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan.57 a. meminta laporan-laporan mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia.

Kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak dengan tanggal mulai dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak..)] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .)] [nama lengkap] [jabatan] Untuk dan atas nama Penyedia/ kemitraan (KSO) __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk satuan kerja PPK maka rekatkan materai Rp 6.000. Untuk dan atas nama __________ PPK [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia maka rekatkan materai Rp 6..58 6. PPK dan Penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia.000. DENGAN DEMIKIAN.

) Total (Rp. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN No.) Jumlah PPN Nilai TERBILANG : ______________________________________________________ INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi Standar Ketentuan dan Syarat Umum SPK terlampir. Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia maka Penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari bagian tertentu nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan.59 BENTUK SURAT PERINTAH KERJA (SPK) [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SATUAN KERJA PPK: DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN JEMBER NOMOR DAN TANGGAL SPK _____________ NOMOR DAN PENGADAAN : TANGGAL DOKUMEN SURAT PERINTAH KERJA (SPK) PAKET PEKERJAAN : ________ NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PELELANGAN : SUMBER DANA: [sebagai contoh. Uraian Pekerjaan Kuantita s Satuan Ukuran Harga satuan (Rp. Untuk dan atas nama __________ Untuk dan atas nama Penyedia/ Pejabat Pembuat Komitmen kemitraan (KSO) [tanda tangan dan cap (jika __________ Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini.

.)] [nama lengkap] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .000.60 salinan asli ini untuk Penyedia maka rekatkan materai Rp 6.)] [nama lengkap] [jabatan] [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6..000.

PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. bea. 6. Jika diminta oleh PPK maka penyedia berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SP. 9. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama penyedia. b. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. PPK dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan cacat mutu. sesuai dengan volume. 7.61 SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama 6 (enam) bulan setelah serah terima hasil pekerjaan. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. HAK KEPEMILIKAN a. dan pungutan lain yang sah yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. JADWAL a. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . c. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada penyedia dengan pengecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. serta menguji pekerjaan yang dianggap oleh PPK mengandung cacat mutu. 5. LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. PENYEDIA JASA MANDIRI Penyedia bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh penyedia. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. spesifikasi teknis dan harga yang tercantum dalam SPK. b. 3. interpretasi. PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh penyedia kepada PPK. b. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SP. HARGA SPK a. 8. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. 4. retribusi. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. PERPAJAKAN Penyedia berkewajiban untuk membayar semua pajak. 2. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam harga SPK. CACAT MUTU PPK akan memeriksa setiap hasil pekerjaan penyedia dan memberitahukan secara tertulis penyedia atas setiap cacat mutu yang ditemukan. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum).

b. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. kerusakan. d. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. PENGUJIAN Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. dan 3) perlindungan terhadap kegagalan bangunan. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia dan Personil. 2) cidera tubuh. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. 13. 12. Apabila diperlukan. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SP sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. kerugian. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 14. pelaksanaan pekerjaan. tanggung jawab. serta risiko lain yang tidak dapat diduga.62 d. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. sakit atau kematian pihak ketiga. membebaskan. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. c. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. 10. kehilangan. denda. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. kewajiban. atas segala risiko terhadap kecelakaan. dan cidera tubuh. 11. b. ASURANSI a. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. proses pemeriksaan hukum. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. sakit atau kematian Personil. b. kehilangan. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. gugatan atau tuntutan hukum.

JAMINAN BEBAS CACAT MUTU/GARANSI a. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SP. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN Kecuali SPK diputuskan lebih awal. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . d. g. Jaminan bebas cacat mutu ini berlaku sampai dengan 12 (dua belas) bulan setelah serah terima Barang atau jangka waktu lain yang ditetapkan dalam SSKK. 3) jenis. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. a. e. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. b. jumlah dan kondisi peralatan. bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. dan cara kerja. 16. atas perintah PPK. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. 2) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. b. d. f. Penyedia dengan jaminan pabrikan dari produsen pabrikan (jika ada) berkewajiban untuk menjamin bahwa selama penggunaan secara wajar oleh PPK. atau cacat mutu akibat desain. Laporan harian berisi: 1) jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. Barang tidak mengandung cacat mutu yang disebabkan oleh tindakan atau kelalaian Penyedia. 15.63 c. Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari harga SPK dan penyedia harus menyerahkan Sertifikat Garansi sebesar 5% (lima perseratus) dari harga SPK. 5) keadaan cuaca termasuk hujan. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Laporan harian dibuat oleh penyedia. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. PPK akan menyampaikan pemberitahuan cacat mutu kepada Penyedia segera setelah ditemukan cacat mutu tersebut selama Masa Layanan Purnajual. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. dan 6) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. bahan. e. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. d. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. 4) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. 17. c. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. c. b. c.

Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. PERISTIWA KOMPENSASI a. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. 19. b. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi.64 d. e. b. Biaya tersebut dapat dipotong oleh PPK dari nilai tagihan atau jaminan pelaksanaan Penyedia. Untuk kepentingan perubahan SPK. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Jika Penyedia tidak memperbaiki atau mengganti Barang akibat cacat mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK akan menghitung biaya perbaikan yang diperlukan. PERPANJANGAN WAKTU a. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. d. 8) ketentuan lain dalam SPK. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. c. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. e. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. 18. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. PPK dapat memasukkan Penyedia yang lalai memperbaiki cacat mutu ke dalam daftar hitam. dan PPK secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK akan melakukan perbaikan tersebut. perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . c. f. Penyedia berkewajiban untuk membayar biaya perbaikan atau penggantian tersebut sesuai dengan klaim yang diajukan secara tertulis oleh PPK. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. b. c. meliputi: a. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. 20. Terhadap pemberitahuan cacat mutu oleh PPK. b. PERUBAHAN SPK a. Terlepas dari kewajiban penggantian biaya. Penyedia berkewajiban untuk memperbaiki atau mengganti Barang dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan tersebut.

b) pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. Bahan dan perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. 2) penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. 5) penyedia selama Masa SPK gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 6) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. 8) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. d) bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. c) Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. 4) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada). 3) biaya langsung demobilisasi personil. d) Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. termasuk: 1) biaya langsung pengadaan bahan dan perlengkapan untuk pekerjaan ini.65 penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. e) Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. dan/atau 10) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. 9) penyedia terbukti melakukan KKN. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. 2) biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi hasil pekerjaan sementara dan peralatan. pajak dan uang retensi. 7) Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. 4) penyedia berada dalam keadaan pailit. b) Dalam hal SPK dihentikan. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK a) Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. 21. PEMBAYARAN a) pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. tidak akan menjadi Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . 22. f) Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. c) PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. 3) penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang.

PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia menjamin bahwa tidak satu pun personil satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini.66 alasan untuk menunda pembayaran. 23. Penyedia menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. 25. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. 24. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan penyedia berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan.

3 1.67 BAB X.4 Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. yang dapat diperdagangkan. bergerak maupun tidak bergerak.1 Barang adalah setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud. KETENTUAN UMUM 1. 1. dipakai. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan barang. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam SyaratSyarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1. dipergunakan atau dimanfaatkan oleh Pengguna Barang.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. 1.

adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan Penyedia dan mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari Kontrak. Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan barang.11 1. Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak.5 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. reviu.9 1.8 1.12 Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .10 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh peserta/penyedia kepada PPK/ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban peserta/penyedia. evaluasi. Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran.68 1. Harga Perkiraan sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya 1.6 1.7 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. Hari adalah hari kalender.

Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan serah terima barang. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia adalah sama dengan tanggal penandatangan Surat Pesanan (SP) oleh penyedia. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan pekerjaan pengadaan barang tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya. 1. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen.15 1. realistik dan dapat dilaksanakan.69 pekerjaan yang disusun oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). 1.14 1.13 Pekerjaan utama adalah Pengadaan Generator Set (Genset) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember.17 2. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai. kontrak harus dalam bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan 3.16 1. Bahasa dan Bahasa Hukum Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

70 bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris.1 Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. 4. c.4 Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . b. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. Kolusi. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetor sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. Larangan Korupsi. Pemutusan Kontrak.2 Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan larangan-larangan diatas dapat dikenakan sanksi-sanksi adminsitrastif oleh PPK sebagai berikut: a. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia.3 Pengenaan sanksi administratif diatas dilaporkan oleh PPK kepada Kepala Daeah. menawarkan. para pihak dilarang untuk: a. 4. b. Pengenaan daftar hitam 4. PPK yang terlibat dalam KKN dan 4. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pemilihan. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakanatan pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4.

nsi e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. Koresponde Semua korespondensi dapat berbentuk surat. Penyedia tidak boleh diwakilkan. Perpajakan 8. Penyedia yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak. Semua pemberitahuan. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. permohonan. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. retribusi. bea. Pengabaian hanya dapat mengikat 7. Wakil sah para pihak Setiap tindakan yang dipersyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. dan pungutan lain yang sah yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Pengabaian Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . 6. dan setiap dokumen yang dipersyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK.. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. 5. Khusus untuk penyedia perseorangan.71 penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan.

AMANDEMEN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 10. 10. 10.Surat Pesanan 11.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal Pelaksanaa penandatanganan Surat Perjanjian oleh n Pekerjaan para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. B. mulai yang 10. Penyedia Mandiri Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggungjawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka.1 PPK menerbitkan SP selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan Kontrak. 9.3 Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.2 Pekerjaan pengadaan Barang dilaksanakan pada tanggal ditetapkan dalam SSKK. SERAH TERIMA. 11.72 jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian.Jadwal 10.2 SP harus sudah disetujui/ditandatangani oleh penyedia sesuai dengan yang dipersyaratkan dengan dibubuhi materai selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal penerbitan SP. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak 11. PELAKSANAAN PENGADAAN.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. 11.3 Tanggal penandatanganan SP oleh penyedia ditetapkan sebagai tanggal Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

1 Penyedia berkewajiban untuk menyelesaikan pengiriman barang sesuai dengan jadwal pengiriman.1 Apabila diperlukan.2 15.2 Untuk pemeriksaan bersama ini. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .Pengiriman 15. 15. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak.Standar Barang yang akan diadakan harus sesuai dengan daftar kuantitas dan harga Penyedia harus menyediakan barang memenuhi spesifikasi dan standar ditetapkan dalam Spesifikasi Teknis disusun berdasarkan standar ditetapkan dalam SSKK. penyedia harus memberikan informasi secara rinci tentang cara penanganannya. Sarana transportasi yang dipakai diatur dalam SSKK. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak.1 Pelaksanaan Pengadaan 12.73 awal perhitungan waktu penyerahan B. 14. 14.3 Untuk barang-barang yang mudah rusak atau berisiko tinggi. yang yang yang yang 14. 15. PA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. PPK bersamasama dengan penyedia melakukan pemeriksaan kondisi lapangan.Pemeriksaa n Bersama 14. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak.Lingkup pekerjaan 13.3 Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. Dokumen rincian pengiriman dan dokumen terkait lainnya diatur dalam SSKK.

pengujian 17. 17. 17.5 Pemeriksaan dan pengujian dilakukan di tempat yang ditentukan dalam SSKK. Penyedia berkewajiban untuk memberikan akses kepada PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan tanpa biaya.2 Pemeriksaan dan pengujian dapat dilakukan sendiri oleh penyedia dan disaksikan oleh PPK atau diwakilkan kepada pihak ketiga.3 Pemeriksaan dan Pengujian dilaksanakan sebagaimana diatur dalam SSKK. Jika pemeriksaan dan pengujian dilakukan di luar Tempat Tujuan Akhir maka semua biaya kehadiran PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan merupakan tanggungan PPK.74 16.Risiko Semua resiko terhadap kerusakan atau kehilangan Barang tetap berada pada Penyedia dan tidak akan beralih kepada PPK sampai dengan Tempat Tujuan Pengiriman. 17. 17. 17.6 Jika hasil pemeriksaan dan pengujian tidak sesuai dengan jenis dan mutu Barang yang ditetapkan dalam Kontrak. PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan berhak untuk menolak Barang tersebut dan Penyedia atas biaya sendiri berkewajiban untuk Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .Pemeriksaa n dan Pengujian 17.4 Biaya pemeriksaan dan ditanggung oleh Penyedia.1 PPK berhak untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian atas Barang untuk memastikan kecocokannya dengan spesifikasi dan persyaratan yang telah ditentukan dalam kontrak. dan dihadiri oleh PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan.

biaya pelatihan termasuk dalam harga barang.3 Apabila pengoperasian barang tersebut memerlukan keahlian khusus maka harus dilakukan pelatihan kepada PPK oleh penyedia. barang diujicoba oleh penyedia disaksikan oleh PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. 18. PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan membuat berita acara pemeriksaan yang ditandatangani oleh PPK dan/atau Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan dan Penyedia.7 Atas pelaksanaan pemeriksaan dan pengujian yang terpisah dari serah terima Barang . 17. maka penyedia memperbaiki atau mengganti barang tersebut dengan biaya sepenuhnya ditanggung penyedia.3 Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .Uji Coba 18. Jika pekerjaan tidak selesai pada tanggal penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda.4 Apabila hasil uji coba tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dalam Kontrak.Waktu Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. 19.1 Setelah barang dikirim. 18. 18. 19.2 Hasil uji coba dituangkan dalam berita acara. Penyelesaia penyedia berkewajiban menyelesaikan n Pekerjaan pekerjaan selambat-lambatnya pada tanggal penyelesaian yang ditetapkan dalam SSKK. 18.75 memperbaiki atau mengganti Barang yang tersebut.

Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan menyampaikan kepada PPK untuk meminta penyedia memperbaiki/ menyelesaikannya. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. 20.6 Jika identitas Barang tidak sesuai dengan dokumen rincian pengiriman Pejabat/Panitia Penerima Hasil Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . 20.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus).76 PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi.2 Serah terima Barang dilakukan di tempat sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. . 20.Serah Terima Barang 20.3 20.4 Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. PPK menugaskan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. 20. 20. 19.5 Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan berkewajiban untuk memeriksa kebenaran dokumen identitas Barang dan membandingkan kesesuaiannya dengan dokumen rincian pengiriman.

seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 20. 20. Biaya pelatihan termasuk dalam Nilai Kontrak.9 Jika pengoperasian Barang memerlukan keahlian khusus maka Penyedia berkewajiban untuk melakukan pelatihan (jika ada) sebagaimana tercantum dalam Jadwal Pengiriman dan Penyelesaian kepada PPK atau pihak lain yang ditunjuk oleh PPK. 20.7 Jika Barang dianggap tidak memenuhi persyaratan Kontrak maka Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan berhak untuk menolak Barang tersebut. Penyedia menyerahkan sertifikat garansi kepada PPK (apabila diperlukan) 20. 20. 20.8 Atas pelaksanaan serah terima Barang.11PPK menerima penyerahan pekerjaan setelah: a.77 Pekerjaan dapat secara langsung meminta Penyedia melakukan pemeriksaan serta pengujian (jika diperlukan) Barang . dilaksanakan oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan membuat berita acara serah terima yang ditandatangani oleh Pejabat/Panitia Penerima Hasil Pekerjaan dan Penyedia.10Penilaian hasil pekerjaan. dan b.12 Jika Barang tidak dikirimkan sesuai dengan Jadwal Pengiriman bukan akibat Keadaan Kahar atau karena Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

PPK akan menyampaikan pemberitahuan cacat mutu kepada Penyedia segera setelah ditemukan cacat mutu tersebut selama Masa Layanan Purnajual. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . dan PPK secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK akan melakukan perbaikan tersebut. Biaya tersebut dapat dipotong oleh PPK dari nilai tagihan atau jaminan pelaksanaan b. Penyedia berkewajiban untuk membayar biaya perbaikan atau penggantian tersebut sesuai dengan klaim yang diajukan secara tertulis oleh PPK. e. dan cara kerja. bahan. B.78 kesalahan atau kelalaian Penyedia maka Penyedia dikenakan denda keterlambatan. Penyedia dengan jaminan pabrikan dari produsen pabrikan (jika ada) berkewajiban untuk menjamin bahwa selama penggunaan secara wajar oleh PPK. d.Jaminan bebas Cacat Mutu/ Garansi a. atau cacat mutu akibat desain.2 Garansi dan Layanan Tambahan 21. Jaminan bebas cacat mutu ini berlaku sampai dengan 12 (dua belas) bulan setelah serah terima Barang. Jika Penyedia tidak memperbaiki atau mengganti Barang akibat cacat mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK akan menghitung biaya perbaikan yang diperlukan. Penyedia berkewajiban untuk memperbaiki atau mengganti Barang dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan tersebut. c. Barang tidak mengandung cacat mutu yang disebabkan oleh tindakan atau kelalaian Penyedia. Terhadap pemberitahuan cacat mutu oleh PPK.

23. 23. 22. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.2 Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan. c. PPK berhak menahan pembayaran sebesar 5 (lima) persen dari nilai kontrak.1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara keadaan di lapangan Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . b. 23. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. meliputi: a.2 Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak dan dituangkan melalui amandemen Kontrak. Perubahan Lingkup 24. PPK dapat memasukkan Penyedia yang lalai memperbaiki cacat mutu ke dalam daftar hitam. Perubahan Kontrak 24.1 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan. 22. Terlepas dari kewajiban penggantian biaya. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. Pedoman Pengoperas ian dan Perawatan 22. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. f. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. Perubahan Kontrak 23.1 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak.3 Untuk kepentingan perubahan kontrak. B.3.79 Penyedia.

c.Perpanjang an Waktu Pelaksanaa n Pekerjaan 25. b. 24. 24. mengubah spesifikasi pekerjaan sesuai dengan keadaan di lapangan. 25. dan/atau d. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan Kontrak yang meliputi antara lain: a. d. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak.80 Pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam dokumen Kontrak.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. pekerjaan tambah. perubahan disain.4 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum Kontrak. dan/atau Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. masalah yang timbul diluar kendali penyedia. b.2 Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai Kontrak awal. 24. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam Kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. c.3 Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Kontrak awal.

25. Jangka waktu yang ditetapkan dalam 26. Kebakaran. 25. e. 25. b. dan/atau f.4. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.1 Yang dimaksud Keadaan Kahar dalam Kontrak ini adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya.3 PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. Yang digolongkan Keadaan Kahar adalah: a. B. c. Keadaan Kahar 26.Pengertian 26.2 waktu dalam Tidak termasuk Keadaan Kahar adalah hal-hal yang merugikan akibat perbuatan atau kelalaian Para Pihak.4 PPK dapat menugaskan Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usaha perpanjangan waktu pelaksanaan.5 Persetujuan perpanjangan pelaksanaan dituangkan adendum Kontrak. 25. Bencana non alam. Keadaan Kahar.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat Keadaan Kahar. Pemogokan. Gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait 26. Bencana sosiali. Bencana alam.3 Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . d.81 e.

82 Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.Bukan Cidera Janji 27. 26.1 Kegagalan salah satu Pihak untuk memenuhi kewajibannya yang ditentukan dalam Kontrak bukan merupakan cidera janji atau wanprestasi jika ketidakmampuan tersebut diakibatkan oleh Keadaan Kahar. telah mengambil semua tindakan yang sepatutnya untuk memenuhi kewajiban dalam Kontrak. dengan menyertakan salinan pernyataan Keadaan Kahar yang dikeluarkan oleh pihak/instansi yang berwenang sesuai ketentuan Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. telah memberitahukan secara terrtulis kepada Pihak lain dalam Kontrak selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. 27. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan.4 Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. dan Pihak yang ditimpa Keadaan Kahar: a. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. dan b.

Jika selama masa Keadaan Kahar. Penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. PPK dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada Penyedia setelah terjadinya hal-hal sebagai berikut: a. Pemutusan dan Penghentian 30.Perpanjang an Waktu Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.83 peraturan perundang-undangan.1 Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.5. 29. Pemutusan dapat dilakukan hanya terhadap bagian Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . 28. b.Pemutusan oleh Pejabat Pembuat Komitmen 30. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. PPK memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pengadaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk melanjutkan pengadaan dalam situasi demikian.Pembayara n B. Penyedia gagal mengirimkan Barang sesuai dengan Jadwal Pengiriman dan Penyelesaian. 27.2 Keterlambatan pengadaan akibat Keadaan Kahar tidak dikenakan sanksi. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pengadaan yang telah dicapai.

penyedia membayar denda. dan/atau g. b. d. Penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Surat Jaminan Pelaksanaan. Penyedia terbukti melakukan KKN. dan/atau d. e. Penyedia berada dalam keadaan pailit. f. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. c.2 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan Penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak. c. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. Penyedia berkewajiban untuk mengganti selisih biaya (jika ada) yang dikeluarkan oleh PPK di atas Nilai Kontrak ini untuk memasok Barang tersebut. 30.84 tertentu dari pengadaan yang gagal dikirimkan atau diselesaikan. Penyedia tetap berkewajiban untuk meneruskan pelaksanaan bagian lain dari pengadaan dalam Kontrak ini yang tidak diputuskan. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. Dalam hal terjadi pemutusan. PPK dengan caranya sendiri dapat memperoleh pasokan Barang yang gagal dikirimkan atau diselesaikan.

Dalam hal Kontrak dihentikan atau diputus. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. C.Pemutusan oleh Penyedia 31. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai sampai dengan tanggal berlakunya penghentian/pemutusan kontrak. Penyedia dapat memutuskan Kontrak ini melalui pemberitahuan tertulis kepada PPK apabila PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati.2 32. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK.Hak dan Kewajiban Penyedia Penyedia mempunyai Hak dan Kewajiban: a. 31. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan perundang-undangan. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.Penghentia n Kontrak 33. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak.Pembayara n setelah Penghentia n/ Pemutusan Penghentian Kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. HAK DAN KEWAJIBAN KEWAJIBAN PENYEDIA 34. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . b. e. dugaan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. d.1 Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. c.85 31.

Tindakan Penyedia Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . denda. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya sehubungan dengan klaim yang timbul dari pengadaan Barang yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan Kontrak ini atas kehilangan atau kerusakan harta benda. 35. membebaskan. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. kewajiban. dan g. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. penyedia harus mengambil langkahlangkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia.Penanggun gan Penyedia berkewajiban untuk memasok Barang sesuai dengan Lingkup Pengadaan. sakit atau kematian pihak ketiga. proses pemeriksaan hukum. f.Penggunaa n DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 37. kehilangan. Penyedia berkewajiban untuk melindungi Pejabat Pembuat Komitmen dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual.Tanggung jawab 36. dan cidera tubuh. dan Jadwal Pengiriman dan Penyelesaian. gugatan atau tuntutan hukum.Hak Kekayaan Intelektual 38. tanggung jawab. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. kerugian. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambar-gambar.86 pelaksanaan yang dilakukan PPK. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum 39.

dan d. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. 40. maka dalam kontrak dimuat ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. mensubkontrakkan sebagian pengadaan Barang ini.Denda Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban Penyedia dalam Kontrak ini. maka penyedia dikenakan sanksi yang ditetapkan. b.87 yang mensyarat kan Persetujua n PPK melakukan tindakan-tindakan berikut: a. PPK mengenakan denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pengadaan Penyedia. 41. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. Usaha Kecil dan koperasi kecil. penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Pembayaran Denda Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . Usaha Kecil dan Koperasi Kecil Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. maka dalam kontrak dimuat: a. b. Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. mengubah atau memutakhirkan program mutu. c. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya.1 Apabila Mikro. Usaha Kecil dan koperasi kecil. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. Usaha 40.

2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan.4 43. atau b. 42.Laporan Hasil Pekerjaan 43.5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. 43. bentuk dan masa berlakunya jaminan-jaminan tersebut di atas disesuaikan dengan ketentuan dalam Dokumen Pengadaan. Besarnya jaminan.1 tanggung jawab Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a.88 tidak mengurangi kontraktual Penyedia. dibuat laporan realisasi mengenai seluruh aktivitas pekerjaan.2 Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan serah terima pekerjaan. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan.3 Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan setelah menyerahkan sertifikat garansi. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . 42.Jaminan 42.1 Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan Kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atas kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. 42. 42.

89 43. c. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia.3 Laporan pelaksanaan pekerjaan dibuat oleh penyedia. HAK DAN KEWAJIBAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 44. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia karena terjadinya cidera janji/wanprestasi.Pembayara n . memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 45. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.Hak dan Kewajiban PPK PPK mempunyai Hak dan kewajiban : a. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. b. dan d.1 Denda dan ganti rugi a. D. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM).ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. apabila bagian pekerjaan yang sudah Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) 45. b. c.

atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. PPK tidak memberikan gambargambar. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. d. c. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. keterlambatan pembayaran kepada penyedia. e.besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. 46. PPK memerintahkan penundaaan pelaksanaan pekerjaan. atau dapat diberikan kompensasi. b.Peristiwa Kompensas i Peristiwa kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. e.90 dilaksanakan dapat berfungsi. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan . d. f.

Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak.3 Untuk kontrak lump sum . Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.2 Harga Kontrak telah memperhitungkan keuntungan dan beban pajak serta biaya overhead. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Kompensasi. 47.1 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. 48.Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang.Harga Kontrak 47.91 pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 47. 47. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/ atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Kompensasi.Penangguh PPK dapat menangguhkan pembayaran Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. Jika dipandang perlu oleh PPK.3 Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.1 51. Penyelesaia Cara penyelesaian perselisihan atau sengketa n Perselisiha n antara para pihak dalam Kontrak yang meliputi musyawarah. 48. E. Apabila Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Apabila diperlukan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 50.92 an setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. mediasi. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. 51. arbitrase. Itikad Baik Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak.Pengawasa n dan Pemeriksaa n PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 49.

Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . salah satu pihak merasa dirugikan.93 selama kontrak. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.

94 Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

1 L Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . 4 stroke.8 cos Recomended running time : + 8 hour Consumption fue : + l1. Air cooled Volume engine : + 418 cc Fuel : Solar Oil capacity : + 1.95 Bab XII.8 L/Hour Noise level ( at 7 m ) : 70 db Start system : 12 V electric Engine Type : Single cylinder vertical. DIGITAL PANEL INCLUD ATS Standby by output : 5/4000 KVA/W Recomended output : 4/3200 KVA/W Voltage : 220 V Frequency : 50 Hz Phase : 1 Phase Rated Cuurrent : 14 A Rated Speed : 128 MB shared memory : 3000 rpmTank Capacity : + 16 liter Power Factor : 0. Spesifikasi Teknis Keterangan Genset spec tehnis : DIESEL GENERATOR 5 KVA. 1 PH SILENT.

tanggung jawab. Pembayaran terhadap prestasi pekerjaan dilakukan berdasarkan kuantitas pekerjaan aktual yang dimintakan dan dikerjakan sebagaimana diukur oleh Penyedia dan diverifikasi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Pokja ULP akan melakukan koreksi aritmatik atas kesalahan penghitungan dengan ketentuan sebagai berikut: a. 3. terlepas dari apakah kuantitas dicantumkan atau tidak. dan kewajiban yang diatur dalam Kontrak. jika terdapat perbedaan antara penulisan nilai dalam angka dan huruf pada Surat Penawaran maka yang dicatat nilai dalam huruf. bea. overhead. laba. asuransi. 6. Syarat-Syarat Umum dan Khusus Kontrak (SSUK). serta dinilai sesuai dengan harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga.96 Bab XIII. Harga dalam Daftar Kuantitas dan Harga telah mencakup semua biaya pekerjaan. dan jika mata pembayaran terkait tidak ada maka biaya dimaksud harus dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran yang terkait. Daftar Kuantitas dan Harga harus dibaca sesuai dengan Instruksi kepada Peserta Pengadaan (IKP). . pengawasan. pajak. keuntungan. Daftar Kuantitas dan Harga 1. 5. Spesifikasi Teknis dan Gambar. perawatan. 4. jika terjadi kesalahan hasil pengalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan maka dilakukan pembetulan. bahan-bahan. dengan ketentuan volume pekerjaan Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) 2. Semua biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi ketentuan Kontrak harus dianggap telah termasuk dalam setiap mata pembayaran. dan b. Jika Penyedia lalai untuk mencantumkan harga untuk suatu pekerjaan maka pekerjaan tersebut dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran lain dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Harga harus dicantumkan untuk setiap mata pembayaran. dan semua resiko.

perawatan. Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . pengawasan. terlepas dari apakah kuantitas dicantumkan atau tidak. dan kewajiban yang diatur dalam Kontrak. 5. keuntungan. asuransi.97 sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan dan harga satuan tidak boleh diubah. Spesifikasi Teknis dan Gambar. Harga harus dicantumkan untuk setiap mata pembayaran. pajak. 3. Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam SSUK dan SSKK. overhead. 2. Syarat-Syarat Umum dan Khusus Kontrak (SSUK). 4. Daftar Kuantitas dan Harga harus dibaca sesuai dengan Instruksi kepada Peserta Pengadaan (IKP). 5. dan jika mata pembayaran terkait tidak ada maka biaya dimaksud harus dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran yang terkait. tanggung jawab. Semua biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi ketentuan Kontrak harus dianggap telah termasuk dalam setiap mata pembayaran. Keterangan (Untuk Kontrak Lump Sum) 1. Harga dalam Daftar Kuantitas dan Harga telah mencakup semua biaya pekerjaan. bea. Pokja ULP akan melakukan koreksi aritmatik terhadap volume pekerjaan sesuai yang tercantum dcalam Dokumen Pengadaan. laba. Jika Penyedia lalai untuk mencantumkan harga untuk suatu pekerjaan maka pekerjaan tersebut dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran lain dalam Daftar Kuantitas dan Harga. bahan-bahan. dan semua resiko.

biaya muat. Uraian Pekerjaan Satua n Ukura n Kuantita s Harga Satua n Total Harga2 Total Daftar 1 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 1 2 Mata Pembayaran Umum memuat rincian komponen pekerjaan yang bersifat umum. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . misalnya keperluan pengiriman. dan lain-lain.Daftar 1: Mata Pembayaran Umum1 N o. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai).

Jenis Barang Satua n Ukura n Kuantita s Harga Satua n Total Harga4 Total Daftar 2 (pindahkan nilai total ke Daftar Rekapitulasi) 3 4 Cantumkan Mata Pembayaran Pekerjaan Utama yang menjadi pokok dari paket pekerjaan Pengadaan Barang ini di antara bagian-bagian pekerjaan lain. Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai).Daftar 2: Mata Pembayaran Pekerjaan Utama: __________3 No. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) .

Daftar Rekapitulasi Mata Pembayaran Daftar No. 2: Mata Pembayaran Pekerjaan Utama Jumlah (Daftar 1+2) PPN 10% TOTAL NILAI Harga Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang (dengan Pascakualifikasi) . 1: Mata Pembayaran Umum Daftar No.

Kegagalan Saudara untuk menerima penunjukan ini yang disusun berdasarkan evaluasi terhadap penawaran Saudara. akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden No. __________ di __________ Perihal: Penunjukan Penyedia untuk Pelaksanaan Paket Pekerjaan _______________________ Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor __________ tanggal __________perihal __________ dengan nilai [penawaran/penawaran terkoreksi] sebesar Rp__________ (__________) kami nyatakan diterima/disetujui. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa. Satuan Kerja __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ __________. Sebagai tindak lanjut dari Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) ini Saudara diharuskan untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan dan menandatangani Surat Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. __ __________ .i BAB XIV. BENTUK DOKUMEN LAIN BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA/ JASA (SPPBJ) Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] Nomor: __________ 20__ Lampiran: __________ Kepada Yth.

____________ [APIP K/L/D/I] 3.... bersama ini memerintahkan: __________[nama Penyedia] __________[alamat Penyedia] yang dalam hal ini diwakili oleh: __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia.. 5 1 Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai). untuk mengirimkan barang dengan memperhatikan ketentuanketentuan sebagai berikut: 1.. . ____________ [PA/KPA K/L/D/I] 2.ii Tembusan Yth. ____________ [Pokja ULP] .. dst BENTUK SURAT PESANAN [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PESANAN (SP) Nomor: __________ Paket Pekerjaan: __________ Yang bertanda tangan di bawah ini: __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen.. : 1. berdasarkan Surat Perjanjian __________ nomor __________ tanggal __________.. Rincian Barang: Jenis Barang Satua n Ukura n Kuantita s Harga Satua n Total Harga5 N o.

Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. __________. Waktu penyelesaian: selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ barang : 4. 5. Denda: Terhadap setiap hari keterlambatan penyelesaian pekerjaan Penyedia akan dikenakan Denda Keterlambatan sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari Nilai Kontrak atau bagian tertentu dari Nilai Kontrak sebelum PPN sesuai dengan Syarat-Syarat Umum Kontrak. Alamat pengiriman __________________________________ 6. 3. Tanggal barang diterima: __________.iii 2. __ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama __________[nama Penyedia] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha/(kemitraan/KSO)/penyedia peorangan] [jabatan] .

d.____________________ 2.iv BENTUK JAMINAN SANGGAHAN BANDING DARI BANK [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Jawaban Sanggahan Banding yang . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku _______________________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________[nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ______________________________________[Pokja ULP] Alamat : _________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp __________________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Sanggahan Banding atas pekerjaan _______________ berdasarkan Dokumen Pengadaan No. _____________ tanggal_____________ . Berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. sanggahan banding yang diajukan oleh YANG DIJAMIN dinyatakan tidak benar. apabila : Nama : ______________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. dari tanggal _____________________ s.

menyatakan bahwa Sanggahan Banding tidak benar dari ______________ [Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi Lain] paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.000. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab UndangUndang Hukum Perdata. 6. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Jawaban Sanggahan Banding yang menyatakan bahwa “Sanggahan Banding tidak benar dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar”. Dikeluarkan di ____________ Pada tanggal ___________ : : Untuk keyakinan. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ___________. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.____________ [Nama & Jabatan] .v 3. 4. 6. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] [Bank] Materai Rp. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 5.

. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku _______________________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________[nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _______________________________________[nama PPK] Alamat : _________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Pelaksanaan atas pekerjaan_____________berdasarkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) No. Yang Dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. b. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : a. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. ________________tanggal______________.vi BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN DARI BANK [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. apabila: Nama : ______________________________ [nama penyedia] Alamat : _________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.

Berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 6. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Dikeluarkan di : ____________ Pada tanggal : ___________ [Bank] Materai Rp. 3. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkorfimasi Garansi ini ke _____[bank] . Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab UndangUndang Hukum Perdata. 6.000. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri _____________. 5.____________ [Nama & Jabatan] Untuk keyakinan.vii sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. dari tanggal _____________________ s.d.____________________ 2. 4.

Jaminan ini berlaku apabila: a. bahwa kami: _________________[nama]. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal__________ 4. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. 5. __________ [alamat] sebagai Penyedia. dan _____________ [nama penebit jaminan]. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. selanjutnya disebut TERJAMIN.viii BENTUK JAMINAN PELAKSANAAN DARI ASURANSI/PERUSAHAAN PENJAMINAN [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ ______________ 1. _________ [alamat]. 3. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ______(terbilang_______________) 2. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada [____________[nama PPK]. Nilai: Dengan ini dinyatakan. Maka kami. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan ______________sebagaimana ditetapkan berdasarkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) No. _______________ tanggal ________________untuk pelaksanaan pelelangan pekerjaan ______________ yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN. __________[alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. b. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita . sebagai Penjamin. 6.

_____________ _________________ [Nama & Jabatan] [Nama & Jabatan] BENTUK JAMINAN UANG MUKA DARI BANK [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _________[penerbit Materai 6.ix 7. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku _______________________________________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________[nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : _______________________________________[nama PPK] Alamat : _________________________________________________ selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ___________________________________________________ (terbilang ___________________________________________________________) dalam bentuk garansi bank sebagai Jaminan Uang Muka atas pekerjaan .000.- Rp. dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Dikeluarkan di _______________ Pada tanggal _____________________ TERJAMIN PENJAMIN Untuk keyakinan.

___________tanggal___________. 5. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ___________. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. YANG DIJAMIN lalai/tidak memenuhi kewajibannya dalam melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN atas uang muka yang diterimanya. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.x _________ berdasarkan Kontrak No. 6. Tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab UndangUndang Hukum Perdata. Berlaku selama __________ (____________) hari kalender. apabila: Nama : ______________________________ [nama penyedia] Alamat : _________________________________________________ selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. 3.____________________ 2.d. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. dari tanggal _____________________ s. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 4. Dikeluarkan di ____________ Pada tanggal ___________ : : .

pemegang Garansi Bank disarankan untuk menkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] . 6.xi [Bank] Materai Rp.000.____________ [Nama & Jabatan] Untuk keyakinan.

_____________ [alamat] sebagai Penjamin. 6. 7. 5. 3. Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal__________ 4. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ________________[nama PPK]. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN Uang Muka atau Sisa Uang Muka yang belum dikembalikan oleh TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat (Unconditional) setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasarkan Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan _______________ sebagaimana ditetapkan berdasarkan Kontrak No. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. __________[alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan.xii BENTUK JAMINAN UANG MUKA DARI ASURANSI/PERUSAHAAN PENJAMINAN JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: ____________________ 1. ________________ tanggal ______________dari PENERIMA JAMINAN. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan. Maka kami. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________(terbilang___________________________) 2. Dikeluarkan di ________________ . Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. dan _____________________[nama penebit jaminan]. selanjutnya disebut TERJAMIN. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. bahwa kami: _____________________[nama]. Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya atau melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka dimaksud yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak.

pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _________[penerbit _____________________ PENJAMIN Materai Rp.__________________ [Nama & Jabatan] _________________ [Nama & Jabatan] . 6.000.xiii pada tanggal TERJAMIN Untuk keyakinan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful