Perbanyakan Tanaman Pemilihan bibit merupakan langkah awal dalam proses budidaya nanas.

Keberhasilan

agribisnis nanas tidak lepas dari penggunaan bibit unggul yang tepat. Bibit yang unggul merupakan bibit yang memiliki produksi tinggi, tahan hama penyakit, dan mempunyai karakteristik sesuai dengan permintaan pasar. Pada umumnya pada satu tanaman atau satu tangkai buah hanya dapat tumbuh satu buah saja, tetapi karena pengaruh lingkungan dapat pula membentuk lebih dari satu buah pada satu tangkai yang disebut multiple fruit atau buah ganda. Pada ujung buah biasanya tumbuh tunas mahkota tunggal, tetapi ada pula tunas yang tumbuh lebih dari satu yang biasa disebut multiple crown atau mahkota ganda. Perbanyakan tanaman nanas bertujuan untuk mendapatkan bibit yang cepat dalam jumlah banyak dan seragam. Teknik perbanyakan tanaman nanas dapat dilakukan dengan cara vegetatif dan generatif. Cara vegetatif yang digunakan adalah tunas akar, tunas batang, tunas buah, mahkota buah, stek batang, dan dengan cara kultur in vitro, sedangkan cara generatif dengan biji yang ditumbuh-kan di persemaian. Kualitas bibit yang baik harus berasal dari tanaman yang per-tumbuhannya normal, sehat, serta bebas dari hama dan penyakit.

Sukendar. 2011. BUDIDAYA NANAS. http://shukendar.blogspot.com/2011/12/budidaya-nanas.html

Pembibitan dan pemilihan bibit nanas Keberhasilan penanaman nanas sangat ditentukan oleh kualitas bibit. Nanas dapat dikembangbiakan dengan cara vegetatif dan generatif. Cara vegetatif digunakan adalah tunas akar, tunas batang, tunas buah, mahkota buah dan stek batang. Cara generatif dengan biji yang ditumbuhkan dengan persemaian, (jarang digunakan). Kualitas bibit yang baik harus berasal dari tanaman yang pertumbuhannya normal, sehat serta bebas dari hama dan penyakit. 1. Persyaratan Benih Bibit yang baik harus mempunyai daun-daun yang nampak tebal-tebal penuh berisi, bebas hama dan penyakit, mudah diperoleh dalam jumlah banyak,

bentuk daun lebih langsing. kemudian disemaikan dalam media steril dengan perlakuan khusus serta jumlah bibit yang dihasilkan banyak. langkah pertama yang dilakuakan adalah memotong batang nanas yang sudah dipanen buahnya sepanjang 2.698 . tergantung jarak tanam. 2. Media semai berupa pasir bersih dalam bak tanam. Bibit yang dihasilkan dengan tinggi 25-35 cm atau berumur 3-5 bulan dicabut. Tunas batang mempunyai ciri-ciri tunas yang tumbuh pada tangkai buah di bawah tangkai buah dan di atas tunas batang.pertumbuhan relatif seragam serta mudah dalam pengangkutan terutama untuk bibit stek batang.5 cm. Tunas batang yang baik adalah panjang 30-35 cm. akar-akarnya dibungkus dengan humus lembab. jumlah tunas buah per tanaman relatif banyak hingga mencapai 10 tunas dan ukuran tunas yang bervariasi tergantung dari pertumbuhan tanaman. Penyiapan bibit tunas batang: memilih tunas batang pada pohon induk yang sedang berbuah/setelah panen. Benih yang disiapkan harus disesuaikan dengan luas areal penanaman. Atau 12. Untuk cara vegetatif dengan mahkota buah ciri-cirinya adalah tunas yang ditumbuhkan dari mata tunas yang non-aktif pada batang. Daun-daun dekat pangkal pohon dipotong untuk mengurangi penguapan dan mempermudah pengangkutan. masa remaja tunas akar relatif pendek. Penanaman dengan sistem persegi (jarak tanam 150 x 150 cm) membutuhkan sekitar 3556 bibit bila lahan yang mangkus ditanami 80%.000 bibit tanaman per Ha. sistem tanam dan jenis bibit. Kepadatan tanaman yang ideal berkisar antara 44. Tunas batang dan stek batang. setelah itu biarkan selama beberapa hari di tempat teduh dan bibit siap angkut ke tempat penanaman langsung segera ditanam. Penyiapan benih (bibit) untuk tanaman nanas dibedakan menjadi bibit tunas batang dan bibit nanas dari stek. kemudian potongan dibelah menjadi 4 bagian yang mengandung mata tunas. Cara vegetatif lain (tunas batang) mempunyai ciri-ciri tunas yang tumbuh dari batang dan jumlah tunas per rumpun relatif sedikit.000-77. ditanam di kebun. Penyiapan Benih Benih nanas dari biji (generatif) jarang digunakan karena membutuhkan teknik khusus dan beberapa jenis nanas tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri dan tidak menghasilkan biji. jumlah tunas akar per rumpun relatif sedikit. seragam. jenis nanas. Untuk penyiapan bibit nanas dari stek. Cara perbanyakan secara vegetatif (tunas akar) mempunyai ciri khusus: tunas yang tumbuh dari bagian batang yang terletak di dalam tanah. kesuburan tanah. Bila bibit akan diangkut dalam jarak jauh. dan mudah dalam pengangkutan.

5 cm dan jarak tanam 5-10 cm. Stek batang nanas dibiarkan bertunas dan berakar. Belahan batang pada bak persemaian disemaikan sedalam 1.5 . Langkah dalam menyiapkan media semai dalam bak persemaian berupa tepung (misalnya Rootone) pada permukaan belahan batang untuk mempercepat pertumbuhan akar. dengan menutup bak persemaian dengan lembar plastik tembus cahaya (bening). 5. Pemupukan dilakukan dengan pemberian pupuk kandang dengan perbandingan kadar yang sudah ditentukan. Teknik Penyemaian Persemaian untuk nanas memerlukan perlakuan khusus. Kanisius. Penjarangan dan pemberian pestisida dapat dilakukan jika diperlukan. Langkah terakhir adalah memindahtanamkan bibit nanas dari persemaian perkecambahan ke persemaian pembesaran bibit. Yogyakarta.15. Rahmat. . pasir dan pupuk kandang halus (1:1:1) atau pasir dengan pupuk kandang halus (1:1).2. Pemeliharan Pembibitan Pemeliharaan pembibitan/persemaian penyiraman dilakukan secara berkala dijaga agar kondisi media tanam selalu lembab dan tidak kering supaya bibit tidak mati. 1996. Pemindahan Bibit Pemindahan bibit dapat dilakukan jika ukuran tinggi bibit mencapai 25-30 cm atau berumur 3-5 bulan. Rukmana. 4. Kondisi media persemaian dijaga agar tetap lembab dan sirkulasi udara baik..875 bibit pada sistem tanam kereta api dengan jarak tanam 60 x 60 cm dan jarak antar barisan sebelah kanan/kiri dari kereta api adalah 150 cm. 3. Nanas Budidaya dan Pascapanen. Tempat persemaian baru yang medianya disuburkan dengan pupuk kandang disiapkan. Campuran media berupa tanah halus.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful