TUGAS MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

“UPAYA MENJAGA IDENTITAS NASIONAL INDONESIA DALAM MENGHADAPI DERASNYA ARUS GLOBALISASI”

DISUSUN OLEH : FITRI PRASTYO RINI ASMI VERAWATI CICI FITRIALIS EVI TRI . Y (111500023) (111500024) (111500035) (111500038)

MANAJEMEN D/ 2011

UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
KATA PENGANTAR

Identitas nasional merupakan ciri khas dari sebuah negara. Dengan demikian. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih mempunyai kekurangan.Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan baik. Tetapi masyarakat Indonesia sendiri mulai meninggalkan identitasnya. Begitu juga dengan negara kita negara Indonesia. memiliki identitas tersendiri sebagai sebuah bangsa dari bagian internasional. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi penyempurnaan makalah ini. 28 Maret 2012 peyusun . Untuk itu diperlukan solusi akan masalah memudarnya identitas nasional di kalangan masyarakat. Banyak yang sudah melupakan budaya asli yang mencerminkan ciri khas negaranya. mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa untuk memahami identitas nasional dan masalah yang terkait dengannya di negara Indonesia. Surabaya.

Ciri khas sebuah bangsa merupakan identitas dari bangsa yang bersangkutan. Manusia dalam bersekutu atau berkelompok akan membentuk suatu organisasi yang berusaha mengatur dan mengarahkan tercapainya tujuan hidup yang besar. Ciri khas yang dimiliki negara juga merupakan identitas dari negara yang bersangkutan. tradisi.IDENTITAS NASIONAL INDONESIA BAB I PENDAHULUAN Pada hakikatnya manusia hidup tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Identitas-identitas yang disepakati dan diterima oleh bangsa menjadi identitas nasional bangsa. dapat dikatakan bahwa hakikat identitas nasional kita sebagai bangsa di dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pancasila yang aktualisasinya tercermin dalam berbagai penataan kehidupan kita dalam arti luas. Kemudian manusia hidup bernegara. mitos. Mereka membentuk negara sebagai persekutuan hidupnya. manusia senantiasa membutuhkan orang lain. Negara dan bangsa memiliki pengertian yang berbeda. Dimulai dari lingkungan terkecil sampai pada lingkungan terbesar. Demikian pula orang-orang yang telah bernegara yang pada mulanya berasal dari banyak bangsa dapat menyatakan dirinya sebagai suatu bangsa. Apabila negara adalah organisasi kekuasaan dari persekutuan hidup manusia maka bangsa lebih menunjuk pada persekutuan hidup manusia itu sendiri. ideologi. Negara merupakan suatu organisasi yang dibentuk oleh kelompok manusia yang memiliki cita-cita bersatu. dan mempunyai pemerintahan yang sama. dan lain sebagainya yang secara normatif diterapkan di dalam pergaulan. nilai-nilai etik. bahasa. Pada akhirnya manusia hidup secara berkelompokkelompok. Baik bangsa maupun negara memiliki ciri khas yang membedakan bangsa atau negara tersebut dengan bangsa atau negara lain di dunia. Selanjutnya mereka membentuk kelompok lebih besar lagi sperti suku. Pada mulanya manusia hidup dalam kelompok keluarga. Dengan perkataan lain. sistem pemerintahan yang diterapkan. masyarakat dan bangsa. moral. misalnya dalam Pembukaan beserta UUD kita. baik dalam tataran nasional maupun internasional. Di dunia ini masih ada bangsa yang belum bernegara. hidup dalam daerah tertentu. .

Identitas Nasional Negara Kita Indonesia adalah negara besar. Di sinilah terletak urgensi dari pertanyaan di atas. Identitas nasional pada hakikatnya merupakan manifestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek kehidupan suatu bangsa dengan ciri-ciri khas. bukan Dayak. Indonesia itu apa? Dari telaah identitas Indonesia dengan paham nasionalnya. dalam proses integrasinya. bukan Kristen. Jika Indonesia bukan Jawa. Integrasi dari semuanya adalah Indonesia. bukan Konghucu. Bangsa yang terbentuk dari berbagai kelompok. dan tanpa didominasi oleh satu kelompok. Nasional berasal dari kata nation yang memiliki arti bangsa. Apa identitas bangsa Indonesia sesungguhnya? Pertanyaan ini penting untuk menilai keberadaan bangsa Indonesia yang terus membangun identitasnya. II. Dengan ciri-ciri khas tersebut. tentu berusaha hidup dengan identitas kebangsaan yang mengatasi identitas primordialnya. atau jati diri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang membedakannya dengan bangsa lain di dunia. Pengertian Identitas Nasional Identitas berarti ciri-ciri. bukan Islam. sifat-sifat khas yang melekat pada suatu hal sehingga menunjukkan suatu keunikannya serta membedakannya dengan hal-hal lain. kepribadian. tanpa harus mengeliminir satu kelompok. bukan Buddha. tujuan serta ideologi bersama. menunjukkan kesatuan komunitas sosio-kultural tertentu yang memiliki semangat. Jadi.504). Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang plural dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah pemersatu bangsa kita. maka Indonesia adalah semuanya. yang dimaksud dengan identitas nasional adalah ciri-ciri. Jumlah penduduk Indonesia menurut BPS pada tahun 2009 ini berjumlah 231 juta jiwa. lebih dari 300 suku bangsa. dst. bukan Sunda. bukan Hindu. bukan Batak. cita-cita. suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam hidup dan kehidupannya. Negara dengan pulau terbanyak di dunia (17. serta tidak kurang dari 200 bahasa daerah dengan 67 bahasa induk. bukan Madura. bukan Ambon.BAB II PEMBAHASAN Upaya Menjaga Identitas Nasional dalam Masyarakat Indonesia I. Proses interaksi antar .

Sejarah adanya Indonesia adalah sejarah kelompokkelompok yang mau hidup bersama. Maka menjadi tugas negaralah untuk memahami. maka menghargai pluralitas dan bersikap multikultural harus menjadi ciri khas dalam diri bangsa Indonesia. b. mewarnai perilaku dan kegiatan kita. Dengan menyadari asal keberadaannya sebagai bangsa Indonesia. bersama-sama dengan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara. selanjutnya secara aktif mengatasi hambatan-hambatan budaya masing-masing sukubangsa. yang berbeda antara sukubangsa yang satu dengan yang lainnya. . Identitas kesetaraan ini tidak akan muncul dan berkembang dalam susunan masyarakat yang didirikan di atas paham dominasi dan kekuasaan satu kelompok terhadap kelompok yang lain. tidak berdiri sendiri-sendiri. Paham kesetaraan akan menandai cara berpikir dan perilaku bangsa Indonesia. Minimal ciri-ciri utama yang melekat sebagai identitas nasional Indonesia adalah: a. Dalam konteks itu pula maka ratusan suku-sukubangsa yang terdapat di Indonesia perlu dilihat sebagai aset negara berkat pemahaman akan lingkungan alamnya.kelompok dalam prinsip kesetaraan akan menghasilkan sebuah identitas Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari. setiap sukubangsa juga memiliki hambatan budayanya masing-masing. bahkan mampu untuk saling menyesuaikan (fleksibel) dalam percaturan hidup sehari-hari. Kesetaraan Dengan identitas pluralis dan multikulturalis itu bangunan interaksi dan relasi antara manusia Indonesia akan bersifat setara. saling melengkapi dan saling mengisi. kebudayaan sukubangsa dan kebudayaan agama. Kesetaraan merupakan identitas nasional Indonesia. Di pihak lain. dan memberi dorongan dan peluang bagi munculnya potensi-potensi budaya baru sebagai kekuatan bangsa. Ini adalah cara hidup orang-orang Indonesia yang harus saling menghargai sebagai sesama bangsa Indonesia. serta potensi-potensi budaya yang dimilikinya. yang keseluruhannya perlu dapat didayagunakan bagi pembangunan nasional. Pluralisme dan Multikulturalisme Kita tidak dapat mengingkari sifat pluralistik bangsa kita sehingga perlu pula memberi tempat bagi berkembangnya kebudayaan sukubangsa dan kebudayaan agama yang dianut oleh warganegara Indonesia. Berbagai kebudayaan itu berseiringan. apabila setiap orang Indonesia berdiri di atas realitas bangsanya yang plural dan multikultural itu. tradisinya.

Simbol ataupun ciri yang melambangkan negara tidak begitu diperhatikan lagi. Situasi Budaya Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. semakin banyak kebudayaan Indonesia yang diklaim oleh negara tetangga kita sendiri yaitu Malasyia. Maksudnya apabila kesadaran pluralitas dan multikultural itu jelas bagi bangsa Indonesia.bahkan berciuman di tempat umum seperti sudah biasa di Indonesia. Masyarakat Indonesia lebih memperhatikan merk yang berasal dari luar negeri dibanding buatan lokal. otonom. Meskipun gaya hidup tersebut tidak semuanya dinilai jelek. rasa nasionalisme. Tradisi . Seperti tari reog ponorogo dan tari pendet yang diklaim juga oleh Malaysia. tidak lagi diterapkan sepenuhnya. 2. Ini berarti masyarakat mulai kehilangan rasa cinta akan tanah air. bertanggung jawab. memakai pakaian mini. Pemerintah baru menyadari akan perlunya hak paten tersebut setelah adanya klaim-mengklaim Malaysia terhadap kebudayaan Indonesia. akan muncul sosok manusia Indonesia yang berkarakter merdeka. Dalam era globalisasi seperti sekarang ini kebudayaan barat yang masuk ke Indonesia semakin berkembang pesat. sebuah kalimat yang mulai digalakkan seiring dengan persaingan produk dengan luar negeri. Hak paten atas kebudayaan dalam hal ini sangat berperan penting. Indikasi Pudarnya Identitas Nasional 1.c. apabila manusia Indonesia menjadikan pluralisme dan multikulturalisme yang melahirkan paham kesetaraan sebagai wawasan dan tradisi bangsa. hormat terhadap bangsa-bangsa lain. Hal ini dapat kita lihat dari semakin banyaknya rakyat Indonesia yang bergaya hidup kebarat-baratan seperti mabukmabukkan. Rasa memiliki terhadap identitas Indonesia menurun “Cintailah produk dalam negeri”. Nilai-nilai yang terkandung dalam lambang negara kita. Pancasila. III. Budaya asli nasional semakin tenggelam Dewasa ini budaya dan adat yang menjadi ciri khas nasional kita semakin ditinggalkan. Karakter Nasional Karakter nasional adalah gambaran umum mengenai identitas nasional Indonesia. clubbing. demokrat. Begitu juga dalam hal cinta dan peduli akan identitas bangsa sendiri. Pasalnya. maka karakter bangsa Indonesia akan muncul dan terlihat. humanis. dan berwawasan universal. Karakter ini hanya akan muncul secara kuat apabila identitas sebagai bangsa Indonesia jelas. Jika dicirikan dengan lebih spesifik. tetapi dengan menerima dan mengaplikasikan gaya hidup barat tersebut lambat laun akan menggeser budaya asli yang ada di negara kita.

JI. antarkelompok. maka keberagaman suku atau golongan yang ada di Indonesia tidak dipermasalahkan semuanya bersatu. Organisasi Aliran Islam/Mahdi). tanpa dipertahankan keutuhannya. Lupa sejarah Faktor integrasi bangsa Indonesia salah satunya rasa senasib dan sepenanggungan serta rasa seperjuangan di masa lalu ketika mengalami penjajahan. . Akibatnya. Keanekaragaman bangsa tidak dipandang sebagai pemersatu melainkan sebagai bagian-bagian terpisahkan yang memiliki kepentingan tersendiri antara satu dengan lainnya. hal tersebut mulai dilupakan. Penjajahan menimbulkan tekanan baik mental ataupun fisik. terkait. etnis (FBR. MMI. Laskar Melayu) dan ras. 3. Tekanan yang berlarutlarut akan melahirkan reaksi dari yang ditekan. Tetapi seiring berlalunya waktu. Sehingga muncul kesadaran ingin memperjuangkan kemerdekaan. Rasa malu untuk menggunakan budaya dalam negeri akibat adanya budaya asing juga menjadi indikasi turunnya rasa nasionalisme. Globalisasi Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu. Padahal terbentuknya Negara Indonesia melalui perjuangan keras para pahlawan dan seharusnya identitas negara ini juga dijaga dan dipertahankan. 4. sering terjadi konflik kepentingan antarkelompok dan tidak jarang juga berakhir dengan kekerasan. berjuang untuk merdeka. Mendahulukan kepentingan kelompok dan disintegrasi bangsa Munculnya kelompok-kelompok dan gerakan yang bertujuan untuk memisahkan diri dari bangsa ini adalah salah satu indikasi melemahnya identitas bangsa. bergantung. Dengan kesadaran ini. IV. Salah satu adalah bermunculannya organisasi sosial yang berkedok pada agama (FPI. Penyebab Pudarnya Identitas Nasional 1.ataupun adat dipandang sebagai produk masa lalu yang cukup dikenang saja. Masyarakat Indonesia kebanyakan sekarang tidak menganggap penting nilai sejarah masa lalu tersebut seakan-akan terlena dengan kenikmatan yang dirasakan. Sehingga terbentuklah negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semboyannya Bhineka Tunggal Ika. dan antarnegara saling berinteraksi. dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara.

d. Dengan demikian taraf hidup bangsa dapat ditingkatkan. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.Globalisasi tentunya membawa dampak yang cukup besar bagi negara manapun di dunia global ini termasuk bagi Indonesia. Selain dampak positif. Pizza Hut. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Di samping dampak positif. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme.dll. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti McDonald. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. globalisasi juga membawa efek negatif bagi kebangsaan Indonesia. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang. Memudarnya identitas nasional dalam masyarakat juga disebabkan oleh sikap dan kepedulian terhadap identitas yang sangat minim. c. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. berikut dampak negatif globalisasi: a. pemerintahan menjadi lebih terbuka dan demokratis. terbukanya kesempatan kerja tingkat global dan pasar internasional yang dapat meningkatkan devisa negara. pengaruh pola berpikir dan etos kerja yang tinggi. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. Dari globalisasi aspek ekonomi. e. Dalam bidang sosial budaya. Dalam bidang ekonomi. serta perkembangan iptek yang dapat memajukan bangsa. b. Hal ini akan membentuk hubungan yang baik antara pemerintah dan rakyat sehingga pembangunan negara lebih baik. Tidak menjunjung tinggi hukum . Dalam bidang politik. b. c. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. Dampak positif dari globalisasi antara lain. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Coca Cola. a.) membanjiri di Indonesia.

merupakan hal-hal yang bertentangan dengan mutualisme dan keadilan sosial. V. dan harus segera dihentikan. Masalah nasional dan penyimpangan hukum Kasus-kasus penggusuran yang tidak memihak rakyat dan termasuk kasuskasus pelumpuhan dan pemiskinan terhadap suatu kelompok. Pendidikan tentang kebangsaan untuk memberikan pemahaman yang kuat mengenai identitas nasional Rasa nasionalisme sebisanya ditanamkan dalam tiap masyarakat sedini mungkin. yang berlanjut kepada ketidakdukungan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. diharapkan dapat tumbuh kepekaan dan cinta akan bangsa dan negaranya. Padahal hukum yang berlaku merupakan salah satu identitas dari sebuah negara. Penanaman dan pengamalan nilai yang terkandung dalam Pancasila juga dapat dilakukan sebagai usaha mempertahankan ciri bangsa sekaligus menwujudkan insan yang seutuhnya karena nilai-nilai Pancasila adalah baik dan benar. Dengan demikian tentunya rasa nasionalisme akan berkurang dan negara akan mengalami kemerosotan. Akibatnya timbul ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah. Nilai-nilai luhur dan budaya nasional diperkenalkan dengan baik dan meluas ke seluruh lapisan masyarakat agar mereka semakin menjunjung tinggi dan bangga akan identitas nasional. Cara-cara untuk Mengatasi Memudarnya Identitas Nasional 1. Secara akademik. Kasus-kasus yang berhubungan dengan korupsi. Hal ini dapat dilihat dari masih tingginya angka pelanggaran hukum di negara kita. dapat dilakukan dengan melakukan pengajaran kepada siswa tentang identitas bangsa. misalnya dengan adanya mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaran baik di tingkat sekolah maupun tingkat universitas agar masyarakat semakin mengerti dengan negaranya. Dari rasa pengertian itulah. lalainya pemerintah dalam menjalankan tugasnya telah mencoreng etika dalam berpolitik di negara ini. seperti kasus Bank Century. Di dalam pemerintahan sendiri banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan hukum yang telah merusak moral bangsa. . Tetapi banyak rakyat yang menyepelekan hukum tersebut.dan perundangan merupakan salah satunya. 2. dan titip absen anggota DPR. Hal ini bertentangan dengan amanah Pembukaan UUD 1945: “… melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia”. kasus korupsi Gayus. Di Indonesia misalnya terdapat Pancasila sebagai ideologi negara dan UUD 1945 sebagai dasar konstitusi.

Negara kita juga tentunya telah mengalami proses integrasi yang tidak mudah mengingat keanekaragaman suku. Pemerintah juga memegang peranan yang penting dalam menjaga integritas bangsa. dan budaya. “Akan kita jadikan seperti apa bangsa kita?” yang tentu jawabannya adalah “menjadi bangsa yang tangguh dan entrepreneurial. 3.2. berfalsafah dasar Pancasila. keserasian dan keseimbangan dalam mencapai tujuan bersama sebagai suatu bangsa. Untuk itu diperlukan aparat atau perangkat keamanan nasional yang tangguh dalam menjaga keutuhan bangsa. Faktor keamanan menjadi penentu yang utama. Menjaga integritas bangsa Integritas nasional adalah suatu proses penyatuan atau pembauran berbagai aspek sosial budaya ke dalam kesatuan wilayah dan pembentukan identitas nasional atau bangsa (Kamus Besar Bahasa Indonesia. . Rasa persatuan dan kesatuan harus dipupuk secara kontinu untuk menjaga keutuhan bangsa. agama. Membangun kebudayaan nasional Indonesia harus mengarah kepada suatu strategi kebudayaan untuk dapat menjawab pertanyaan. menjadi bangsa Indonesia dengan ciri-ciri nasional Indonesia. Membangun kebudayaan nasional Indonesia Kebudayaan merupakan aset yang penting sebagai identitas nasional. dan mampu berperanan penting dalam percaturan global dan dalam kesetaraan juga mampu menjaga perdamaian dunia”. bersemangat bebas-aktif mampu menjadi tuan di negeri sendiri. dan jika bisa hingga ke tingkat internasional. Selain itu diperlukan rasa toleransi dalam masyarakat untuk mencegah terjadinya perpecahan ataupun peperangan yang melibatkan unsur golongan atau kelompok tertentu. Kebudayaan-kebudayaan daerah tersebut merupakan pembentuk identitas budaya nasional kita sehingga harus dijaga dan dikembangkan. Negara Indonesia yang terdiri dari banyak pulau dengan banyak suku bangsa tentunya juga mempunyai beragam budaya dan kesenian daerah. 1989) yang harus dapat menjamin terwujudnya keselarasan. Kebudayaan nasional yang beraneka ragam unsurnya dapat dilestarikan dengan mempolulerkan budaya tersebut.

BAB III PENUTUP Identtas nasional pada hakekat nya merupakan manifestasi nilai – n i l a i budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan suatu bangsadengan cirri – cirri khas. Dengan kata lain. proses pembentukan identitas nasional bukan merupa kan sesuatu yang sudahs e l e s a i . dan dengan cirri-ciri yang khas tersebut maka suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya. tetapi sesuatu yang terbuka dan terus berkembang m e n g i k u t i perkembangan zaman. Namun demikian. identitas nasional adalah sesuatuyang selalu berubah dan terbuka untuk diberi mak na baru agar tetap sesuaidengan tuntutan zaman .

wordpress.go.id http://id.bappenas.shvoong.Daftar Pustaka www.com/social-sciences/sociology/1979420-dampak-globalisasi/ http://dahlanforum.com/2009/10/11/kebudayaan-nasional/ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful