Tentunya dalam penulisan ini banyak sekali kekurangan dan kelebihan yang tidak dapat dielakkan. Penulisan atau hal-hal yang kiranya baik dan positif hendaknya dapatlah kita realisasikan atau kita terapkan dalam kehidupan kita. Calvin Destanto & Delfi Kartikawati . Dimana kritikan dan saran yang dapat menambah wawasan dan membangun dari semua pihak sangatlah diharapkan penulis. Sedangkan kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam penulisan ini dan ditambah oleh para pembaca.KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Penulis mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing Ibu Dewi Susilowati. Penulis. karena dengan berkat-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas mata pelajaran kelautan yang berjudul “Pemanfaatan Sumber Daya Pesisir”. yang gunanya agar penulis dikemudian hari dapat lebih baik lagi. ST yang telah membimbing dan memberi kesempatan untuk menyusun makalah mengenai potensi pengelolaan sumber daya pesisir ini.

mineral dasar laut. Potensi-potensi tersebut perlu dikelola secara terpadu agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.504 pulau dengan panjang garis pantai kurang lebih 81. Adanya konflik tersebut akan mengakibatkan berkurangnya efektifitas pengelolaan dan terjadinya degradasi kualitas dan kuantitas lingkungan ekosistem wilayah pesisir dan laut. Tetapi di sisi lain saat ini telah memicu konversi dalam pemanfaatan sumber daya tersebut dan pada gilirannya akan menimbulkan konflik. mangrove dan biota laut lain.PENDAHULUAN Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan. sumber daya non hayati meliputi pasir. hal ini tentu saja memberikan peluang yang lebih besar bagi daerah untuk mengelola dan memanfaatkan potensi pesisir dan kelautannya bagi kesejahteraan masyarakatnya dan untuk meningkatkan pendapatan daerah. air laut.000 km. . Dengan adanya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki wewenang atas sebagian wilayah pesisir laut. sumber daya non-hayati. Di sepanjang garis pantai ini terdapat wilayah pesisir yang relatif sempit tetapi memiliki banyak potensi sumber daya serta jasa lingkungan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. berupa konflik ruang dan konflik kegiatan. Sumber daya hayati antara lain meliputi terumbu karang. padang lamun. Sumber daya kawasan pesisir pantai dikenal kaya akan sumber daya alam yang meliputi: sumber daya hayati. permukaan darat laut tempat instalasi bawah air yang terkait dengan kelautan dan perikanan serta energi gelombang laut yang terdapat di kawasan pesisir pantai. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari sekitar 17. terutama sumber daya mangrove yang merupakan ekosistem utama pendukung kehidupan yang penting di wilayah perairan pesisir. sumber daya buatan dan jasa-jasa lingkungan. dan jasa-jasa lingkungan berupa keindahan alam. sumber daya buatan meliputi infrastruktur laut yang terkait dengan kelautan dan perikanan.

"Padahal manfaat mangrove banyak sekali.LUASAN HUTAN MANGROVE INDONESIA TERSISA 25 PERSEN BALIKPAPAN--MICOM: Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan. Manggar. Pertamina melalui Yayasan Pertamina melakukan penanaman pohon sebanyak 5 ribu pohon di kawasan Mangrove Center. Selain itu. hutan bakau adalah tempat berkembang biaknya biota laut. Apalagi produksi tambak setelah hutan mangrove ditebang hanya bisa bertahan 10 tahun. Jumat kemarin (13/4). Pertamina mulai melakukan kegiatan penanaman mangrove ini sejak Desember 2011." kata Menteri Hasan. Pertamina akan menanam dan memelihara hingga 100 juta pohon di seluruh Indonesia. Balikpapan Utara. Kalimantan Timur. Mangrove juga mampu mengubah kondisi air laut yang terkena limbah menjadi bersih. mangrove adalah penahan abrasi dan angin kencang. lahan tidak produktif. di tepi perumahan Batu Ampar. Tanahnya telah kehabisan semua unsur haranya yang diperlukan untuk kehidupan berikutnya. dari total enam juta hektare luas lahan mangrove Indonesia. . Secara alami. Setelah itu. tambahnya. Balikpapan. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan datang ke Balikpapan untuk berbicara dalam forum PNLH atau Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup di Asrama Haji Batakan. Kemudian dari 2012 ini hingga 2017 nanti. Kalimantan Timur. "Maka itu saya mengajak masyarakat untuk tidak lagi memanfaatkan kawasan mangrove untuk membuat tambak ikan dan budidaya kelautan lainnya. tinggal 25 persen yang masih bertahan lestari." kata Menteri Zulkifli Hasan di Balikpapan. Menurut Direktur Yayasan Pertamina Rina Pramono.

mediaindonesia. Ekosistem hutan mangrove juga merupakan suatu komunitas yang adaptif terhadap kondisi lingkungan yang berair. Mangrove merupakan vegetasi yang khas di zonasi pantai. hutan mangrove juga mempunyai fungsi ekonomis penting seperti penyedia kayu. atau lumpur berpasir. Di Balikpapan kami sudah menanam 100 ribu mangrove dan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan. tempat pemijahan dan asuhan bagi berbagai macam biota. pemanfaatan daunnya bagi bahan baku. amukan angin taufan dan tsunami. kondisi salinitas yang rendah sampai sedang dan tinggi dan terdapat pada kondisi habitat tanah lumpur. tapi tidak tergantung oleh iklim. dan lain-lain." kata Rina. Kami juga telah membuat Sekolah Sobat Bumi Champion di 8 provinsi yang mengajarkan kepedulian kepada lingkungan. ekosistem hutan mangrove juga memberikan manfaat tidak langsung.com/read/2012/04/14/312817/89/14/LuasanHutan-Mangrove-Indonesia-Tersisa-25-Persen ) ANALISIS MASALAH Mangrove merupakan suatu ekosistem yang terdapat didaerah-daerah yang selalu atau secara teratur tergenang pasang surut. penyerap limbah. pasir. Disamping itu. (Sumber : http://www. yakni terutama sebagai habitat bagi bermacam-macam binatang seperti ."Pertamina. bahan bangunan. Selain mempunyai fungsi ekologis sebagai penyedia nutrien bagi biota perairan. baik produk langsung seperti: bahan bakar. dan hanya mempunyai satu stratum tajuk. Ada lebih dari 70 macam kegunaan pohon mangrove bagi kepentingan umat manusia. alat tangkap ikan. dan lain sebagainya. floranya berhabitus semak hingga berhabitus besar dengan tinggi hingga 50 – 60 m. sudah giat dalam pemeliharaan lingkungan hidup ini selama 10 tahun. pencegah intrusi air laut. obat-obatan. penahan abrasi.

sebagai wadah penumbuh makanan alami (seperti plankton dan klekap) bagi hewan budidaya. Apabila kecenderungan semakin mengecilnya hutan mangrove tidak segera memperoleh perhatian dan penanganan yang serius dikhawatirkan mempengaruhi akan semakin berat tingkat kerusakannya (tambak sehingga tangkap) dapat dan tingkat produktivitas perikanan dan mengganggu fungsi-fungsi lain dari hutan mangrove. Adanya konflik tersebut akan mengakibatkan berkurangnya efektifitas pengelolaan. produksi tambak ikan dan budidaya kelautan lainnya itu bukan hal yang merugikan. dan beberapa jenis ikan). contohnya Numenius phaeophus. Tambak ikan juga memiliki fungsi berikut: a. atau peruntukan lain (industri dan pemukiman). Fungsi ekonomis:   Menghasilkan berbagai sumber daya alam bernilai ekonomis Meningkatkan perekonomian masyarakat . serta binatang melata lainnya. Hal ini disebabkan antara lain karena perubahan hutan mangrove menjadi tambak. Charadriidae. Potensi hutan mangrove yang mempunyai banyak fungsi di khawatirkan semakin rusak dan mengecil. dan Phalacrocoridae. kepiting. udang.binatang laut (udang. Fungsi ekologis:     menjadi tempat hidup (habitat) yang mampu mendukung pertumbuhan ikan. sumber plasma nutfah (Pembangunan tambak di wilayah estuari menyebabkan terperangkapnya berbagai jenis hewan air liar yang menjadi sumber plasma nutfah untuk meningkatkan hasil perikanan). Secara logis. sebagai tempat singgah dan mencari makan burung-burung air. dan hewan payau budidaya lainnya. b. Artikel “Luasan Hutan Mangrove Indonesia Tersisa 25 Persen” (dihalaman sebelumnya) terdapat konflik dalam pengelolaan wilayah. juga karena penebangan oleh masyarakat.

Dampak yang ditimbulkan oleh pestisida terhadap lingkungan dijelaskan oleh Primarvera (1991) dan Baird (1994). bahkan untuk tambak tradisional. agar kekayaan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan lestari. dkk. Statistik perikanan untuk Sulawesi Selatan menunjukkan sekitar 16. Di Indonesia Pengelolaan Sumberdaya berbasis Masyarakat telah ditetapkan dalam Pasal 33 Undang-undang Dasar 1945 yang menyebutkan bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Ketentuan tersebut secara tegas menginginkan agar pelaksanaan penguasaan negara atas sumberdaya alam khususnya sumberdaya pesisir dan lautan diarahkan kepada tercapainya manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat banyak.Namun jika dibandingkan dengan fungsi mangrove. Dalam banyak kasus. . konversi areal mangrove menjadi tambak ikan ini tampaknya akan mengurangi efisiensi pemanfaatan wilayah. 1985).559 ton pestisida digunakan untuk tambak selama tahun 1990 (BPS. 1990). pestisida dan antibiotika juga kerap kali digunakan. Dan telah ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi para pembuka lahan. seperti pengasaman tanah (Hassan & Ti. maka masyarakat dan pemerintah hendaklah memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam secara proporsional dan arif. LANGKAH-LANGKAH Untuk mengurangi konversi wilayah yang dapat mengurangi kegunaan ekosistem sumber daya yang sebelumnya. yang berarti lebih dari 18 kg pestisida per hektar per bulan (asumsi seluruhnya digunakan di Sulawesi Selatan). 1991) serta berkurangnya anakan untuk keperluan perkembangan ikan (Wardoyo & Rasyid. tidak bercampurnya tanah (Giesen. Apalagi produksi tambak ikan akan tidak berfungsi lagi pada 10 tahun yang akan datang setelah pembuatan. 1986).

maka keberlanjutan dari sumber daya mangrove dapat terjamin.Dimana prinsip pengelolaan sumber daya pesisir dan laut secara terpadu dapat difokuskan pada empat aspek yaitu:  Keterpaduan antara berbagai sektor dan swasta yang berasosiasi. kecamatan dan desa. . kabupaten/kota. Integrasi antara pemanfaatan ekosistem darat dan laut Integrasi antara sain/teknologi dan manajemen. Untuk mengatasi isu yang muncul pada artikel “Luasan Hutan Mangrove Indonesia Tersisa 25 Persen”. langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah mengadakan kegiatan penanaman pohon mangrove.    Keterpaduan antara berbagai level pemerintahan. Dengan mengikuti langkah-langkah diatas. Prinsip pengelolaan yang terpadu ini dilakukan berdasarkan pertimbangan bahwa pemanfaatan sumber daya pesisir pada saat ini tidak boleh mengorbankan kebutuhan sumberdaya pesisir bagi generasi yang akan datang. dan wilayah-wilayah yang ditanami pohon mangrove dijadikan kawasan konservasi. Pasal 26 menerangkan bahwa perlindungan terhadap kawasan hutan bakau harus dilakukan untuk melestarikan hutan bakau sebagai pembentuk ekosistem hutan bakau dan tempat berkembangnya berbagai biota laut disamping sebagai pelindung pantai dan pengikisan air laut serta pelindung usaha budidaya dibelakangnya. mulai dari pusat. karena berdasarkan Keppres No 32 Tahun 1990.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful