BIOOPTIK

Menilik kata biooptik, tersusun atas kata bio dan optik. Bio berkaitan dengan makhluk hidup/ zat hidup atau bagian tertentu dari makhluk hidup, sedangkan optik dikenal sebagai bagian ilmu fisika yang berkaitan dengan cahaya atqu berkas sinar. secara spesifik ada klasifikasi Optik geometri dan optika fisis. Fokus utama di biooptik adalah terkait dengan indera penglihatan manusia, yaitu mata.

tebalnya 0. Sistem syaraf mata yang memberi informasi ke otak 2. Tiap mata mempunyai kelopak mata dan ada cairan lubrikasi c. [dijelaskan lebih lanjut di bagian 02] Fovea sentralis Daerah cekung yang berukuran 0. Ada tiga komponen pada penginderaan penglihatan : 1.5 mm sedangkan lensa terdiri dari kristal mempunyai dua permukaan dengan jari jari kelengkungan 7. Apabila cahaya terang pupil menguncup demikian sebaliknya. Diafragma mata di atur secara otomatis oleh iris . Korteks penglihatan salah satu bagian yang menganalisa penglihatan tersebut. Analogi Mata dan Kamera Sistem optik mata serupa dengan kamera TV bahkan lebih mahal oleh karena : a. Bagian-bagian Mata Bagian-bagian pada mata terdiri dari : Retina Terdapat rod (batang) dan kones (kerucut). Fungsi rod untuk melihat pada malam hari sedangkan kone untuk melihat siang hari.8 m fungsinya adalah memfokuskan objek pada berbagai jarak. Untuk membedakan gelap dan terang tergantung atas penglihatan seseorang. Mata memfokuskan bayangan pada retina 3. Dari retina ini akan dilanjutkan ke saraf optikus.Komponen Indera Penglihatan Banyak pengetahuan yang kita peroleh melalui suatu penglihatan. Mata bisa mengamati objek dengan sudut yang sangat besar b. Mata sangat efektif pada intensitas cahaya 10 : 1 e. Kornea dan lensa Kornea merupakan lapisan mata paling depan dan berfungsi memfokuskan benda dengan cara refraksi. Dalam satu detik dapat memfokuskan objek berjarak 20 cm d. Pupil Di tengah-tengah iris terdapat pupil yang fungsinya mengatur cahaya yang masuk.25 mm di tengah-tengahnya terdapat macula lutea (bintik kuning).

DAYA AKOMODASI Dalam hal memfokuskan objek pada retina. i. Usia makin tua daya akomodasi semakin menurun. Selama mata melihat jauh. Hal ini disebabkan kekenyalan lensa/elastisitas lensa semakin berkurang. obligus inferior = memutar ke samping atas vi. Korelasi antara jarak titik dekat dengan berbagai usia Umur (th) Titik dekat (cm) 10 >>>>> 7 20 >>>>> 10 30 >>>>> 14 40 >>>>> 22 50 >>>>> 40 60 >>>>> 200 . Bola mata dilengkapi dengan otot-otot mata yang mengatur gerakan bola mata (m=muskulus = otot). M. Ada tiga macam strabismus yaitu strabismus horizontal. M. j. Kelumpuhan salah satu otot mata akan timbul gejala yang disebut strabismus (mata juling). Tiap mata dilindungi oleh tulang i. Makin dekat benda yang dilihat semakin kuat mata / lensa berakomodasi.f. Bayangan yang terbentuk oleh mata akan diteruskan ke otak. lensa mata memegang peranan penting. Daya akomodasi ini tergantung kepada umur. M. Kornea terdiri dari sel-sel hidup namun tidak mendapat vaskularisasi g. rektus inferior = menarik bola mata ke bawah v. Tekanan bola mata diatur secara otomatis sehingga mencapai 20 mmHg h. M. rektus lateralis = menarik bola mata ke samping iii. tidak terjadi akomodasi. rektus medialis = menarik bola mata ke dalam ii. kemampuan lensa mata untuk memfokuskan objek di sebut daya akomodasi. M. obligus superior = memutar ke samping dalam. rektus superior = menarik bola mata ke atas iv. Kornea mempunyai fungsi memfokuskan objek secara tetap demikian pula bola mata (diameter bola mata 20 – 23 mm). vertical dan torsional. M.

Jarak terjauh bagi benda agar masih dapat dilihat dengan jelas dikatakan benda terletak pada titik jauh/punktum remotum.0028 (80 th – L) dioptri L = umur dalam tahun Bertambah jauhnya titik dekat akibat umur disebut mata presbiop. Ada dua tipe fotoreseptor pada retina yaitu Rod (batang) dan kone(kerucut). Presbiop ini bukan merupakan cacat penglihatan. Rod (batang) . Ada satu dari sekian jumlah orang tidak mempunyai lensa mata . pada saat ini mata tidak berakomodasi/lepas akomodasi. b.Jarak terdekat dari benda agar masih dapat dilihat dengan jelas dikatakan benda terletak pada “titik dekat” punktum proksimum. Mata demikian disebut mata afasia. Jarak punktum remotum terhadap mata dinyatakan r (dalam meter) maka disebut Ar (Aksial Proksimum). Selisih A dengan Ar disebut lebar akomodasi. Kone terdapat terutama pada fovea sentralis. Secara empiris A = 0. Distribusi Rod dan Kone pada retina a. tetapi kone tidak sensitife terhadap semua warna. Kone (kerucut) Tiap mata mempunyai ± 6. hijau (panjang gelombang 550 mm).5 juta kone yang berfungsi untuk melihat siang hari disebut “fotopik”. dapat dinyatakan : Ac = Ap – Ar Ac =lebar akomodasi yaitu perbedaan antara akomodasi maksimal dengan lepas akomodasi maksimal. Jarak punktum proksimum terhadap mata dinyatakan P (dalam meter) maka disebut Ap (akisal proksimum). Rod dan Kone tidak terletak pada permukaan retina melainkan beberapa lapis di belakang jaringan syaraf. ia hanya sensitive terhadap warna kuning. TANGGAP CAHAYA Bagian mata yang tanggap cahaya adalah retina. pada saat ini mata berakomodasi sekuat-kuatnya (mata berakomodasi maksimum). Melalui kone kita dapat mengenal berbagai warna.

Dan merupakan ketajaman penglihatan dan dipergunakan untuk melihat ke samping: Setiap mata ada 120 juta batang. orange dan merah. Ketiga warna pokok disebut Trikhromatik. tetapi kone hijau terangsang lebih kuat daripada kone merah maka warna terproduksi adalah kuning kehijauan. Ini berarti kone hijau dapat mendeteksi warna biru. tidak ada respon terhadap warna tetapi dengan menggunakan pengamatan Fotopik dapat melihat warna namun tidak bisa membedakan warna pada objek yang letaknya jauh dari pusat medan penglihatan. hijau (510 mm). tetapi penglihatan kone lebih baik terhadap cahaya merah jika dibandingkan dengan Rod. biru dan hijau. Tetapi Rod dan Kone sama-sama peka terhadap cahaya merah (650 – 700 nn). Oleh sebab itu timbul teoti tiga tipe Dikromat yaitu suatu warna menengah terproduksi oleh karena dua tipe kone yang terangsang. Teori Tanggap Warna kone berbeda dengan rod dalam beberapa hal yaitu kone memberikan jawaban vang selektif terhadap warna. Hijau. kuning. kurang sensitif terhadap cahaya dan mempunyai hubungan dengan otak dalam kaitan ketajaman penglihatan dibandingkan dengan rod. namun mekanisme tanggap warna tersebut belum diketahui secara jelas. . TANGGAP WARNA Salah satu kemampuan mata adalah tanggap warna. Young Helmholtz mengenai Trikhromatik sukar untuk dimengerti bagaimana kone dapat mendeteksi warna menengah dari tiga warna pokok. Young Helmholtz berpendapat ada tiga tipe kone yang tanggap terhadap tiga warna pokok yaitu: Biru. sel-sel kerucut di dalam retina mata mengalami kelemahan atau kerusakan permanen. Pada suatu percobaan di mana mata disinari denaan spektrum cahaya kemudian dibuat kurva respon dari pigmen peka cahaya akan tampak tiga warna pigmen peka cahaya yang serupa dengan kurva sensitif untuk ketiga tipe kone. •Kone hijau Berkemampuan menerima gelombang cahaya dengan frekuensi antara 450 dan 650 milimikron. •Kone biru Mempunyai kemampuan tanggap gelombang frekuensi cahaya antara 400 dan 500 milimikron. hijau. •Kone merah Dapat mendeteksi seluruh gelombang cahaya tetapi respon terhadap cahaya orange kemerahan sangat kuat daripada warna-warna lainnya. Dan Merah. Ini berarti kone biru dapat menerima cahaya. Distribusi pada retina tidak merata. pada sudut 20° terdapat kepadatan yang maksimal. Jika intensitas rangsangan terhadap kone hijau lebih besar dari kone biru warna yang ditampilakan lebih hijau dan biru. Teori yangdiajukan oleh Lamonov. Batang ini sangat peka terhadap cahaya biru. Apabila kone hijau dan kone biru terangsang warna yang ditampilkan sebagai warna biru hijau. Dengan menggunakan pengamatan Skotopik pada intensitas cahaya yang lemah. Ahli faal Lamanov.Dipergunakan pada waktu malam atau disebut penglihatan Skotopik. Buta Warna Buta warna adalah suatu kondisi ketika sel-sel retina tidak mampu merespon warna dengan semestinya. Sebagai contoh kone hijau dan merah terangsang bersamaan. ungu.

mata mereka tidak mampu menghasilkan keseluruhan pigmen yang dibutuhkan untuk mata berfungsi dengan normal. Kesan yang ditimbulkan warna merah mengakibatkan binatang tersebut melonjak emosinya. Sementara presentase perempuan Eropa yang buta warna adalah 0.Trikromasi Yaitu mata mengalami perubahan tingkat sensitivitas warna dari satu atau lebih sel sel kerucut pada retina. seperti menonton film bisa hitam putih. warna hijau akan sulit dikenali oleh penderita. Juga ditemukan kasus penderita yang tidak bisa mengenali perbedaan antara warna merah dengan hij au. . Seringkali orang awam menganggap penyandang buta warna hanya mampu melihat warna hitam dan putih. retina tidak memiliki sel kerucut yang peka terhadap warna hijau. seorang buta warna lemah mengenal merah. bukan akibat warna merah itu sendiri. Belum dapat dipastikan berkaitan jumlah penderita. akan tetapi sebuah penelitian menyebutkan sebesar 8-12% lelaki Eropa mengidap buta warna. Tingkat buta warna benua lain tentu bervariasi. b. Cacat mata ini merupakan kelainan genetik yang diturunkan oleh ayah atau ibu. sel kerucut warna biru tidak ditemukan.Monokromasi Monokromasi sebenarnya sering dianggap sebagai buta warna oleh orang umum. Ada tiga klasifikasi turunan: • Protanopia.5-1%. kondisi di mana warna biru sulit di kenali penderita. •Trinomali. . dilakukan dengan menggunakan plat bernama Tshilhara. Ketika seseorang mengalami buta warna. Tidak ada cara mengobati buta warna karena ia bukan kelainan cacat mata. Fakta-Fakta Tentang Buta Warna Buta warna lebih sering terjadi pada jenis kelamin laki-laki dibandingkan dengan perempuan sebanyak 99% seorang buta warna tidak mampu membedakan antara warna hijau dan merah. buta warna diturunkan kepada anak-anak. Klasifikasi Buta Warna . Untuk mengetahui apakah seseorang menderita buta warna. Ada tiga klasifikasi pada Trikromasi: •Protanomali. . Hanya warna hitam dan putih yang mampu diterima retina. Bisa jadi seorang buta warna akan merasa tersiksa dengan keadaan ini.Dikromasi Keadaan ketika satu dari tiga sel kerucut tidak ada. c. •Tritanopia. Anggapan ini sebenarnya salah besar. • Denteranopia. •Deuteromalin. Kondisi ini ditandai oelh retina mata mengalami kerusakan total dalam respon warna. Penyebab Buta Warna Buta warna adalah kondisi yang diturunkan secara genetik di bawah oleh kromoson X pada perempuan. sel kerucut warna merah tidak ada sehingga tingkat kecarahan warna merah atau perpaduannya kurang.a. Sebagian perusahaan menetapkan syarat bahwa pekerjaan harus tidak buta warna. Jenis buta warna inilah yang sering dialami oleh orang-orang. Banteng ternyata buta warna.

ia masih dapat melihat warna hijau. Penyandang buta warna selalu dihantui oleh pertanyaan “warna apakah ini?.Pada perang dunia ke II. keadaan ini disebut dengan keadaan buta warna merah hijau. maka orang tersebut sukar membedakan warna ungu. Kasus yang jarang sekali tetapi bisa terjadi seseorang kekurangan kone biru. orange dan warna merah dengan menggunakan kone hijau tetapi tidak dapat membedakan secara tepat antara masing-masing warna tersebut oleh karena tidak mempunyai kone merah untuk kontras atau membandingkan dengan kone hijau. Ketidakmampuan mereka untuk melihat warna hijau dialihfungsikan untuk mendeteksi adanya kemunafikan yang dilakukan pihak lawan. Demikian pula jika seseorang kekurangan kone hijau. biru dan hijau. ia masih dapat melihat seluruh warna tetapi tidak dapat membedakan antara warna hijau. orance dan merah. Setiap orang terlahir buta warna saat pertama kali lahir. . kuning. Hal ini disebabkan karena warna hijau yang sedikit tidak mampu mengkontraskan dengan kone merah. Tipe buta warna ini disebut kelemahan biru. kuning. Jika seorang tidak mempunyai kone merah. serdadu yang buta warna dikirim untuk melaksanakan misi tertentu. Jadi tidak adanya kone merah atau hijau akan timbul kesukaaran atau ketidakmampuan untuk membedakan warna antara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful