NURLINA 5115087407 Mata Kuliah : Kompetensi Pembelajaran

Kompetensi Pendidik Profesional Kompetensi pendidik profesional dalam UU No. 14 Tahun 2005 dikemukakan ada 4 cakupan yang meliputi : 1. Kompetensi Pedagogik berupa dalam mengelola interaksi pembelajaran yang meliputi pemahaman dan pengembangak potensi peserta didik, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran serta sistem evaluasi pembelajaran. 2. Kompetensi Kepribadian berupa kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif dan berwibawa yang meliputi kemantapan pribadi dan akhlak mulia, kedewasaan dan kearifan, serta keteladanan dan kewibawaan. 3. Kompetensi Profesional berupa kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam yang meliputi penguasaan matei keilmuan, penguasaan kurikulum dan silabus sekolah, metode khusus pembelajaran bidang studi serta pengembangan wawasan etika dan pengembangan profesi. 4. Kompetensi Sosial berupa keampuan yang dimiliki seorang pendidik untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik, sesama guru, orang tua/wali murid dan masyarakat sekitar.

http://stahdnj.ac.id/?p=33

Dalam pengelolaan pembelajaran guru harus: 1. dan menyenangkan (PAKEM). kreatif. yaitu kompetensi pedagogik. efektif. dihayati dan dikuasai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesional. dan kompetensi sosial. dan penelitian pendidikan. kompetensi kepribadian. 4.RAHMAD QADRI 5115087381 Mata Kuliah : Kompetensi Pembelajaran Kompetensi Profesional Pendidik Kompetensi guru merupakan istilah untuk seperangkat pengetahuan. kompetensi profesional. Selain lima kemampuan utama yang dituntut dalam pengelolaan pembelajaran. Kemapuan penunjang tersebut sangat berguna dan membantu guru dalam upaya lebih meningkatkan kualitas pembelajaran yang sedang dan akan dilakukakannya. Agar memahami maksud dari masing-masing empat kompetensi tersebut mari kita bahas satu persatu. Memahami kandungan isi kurikulum sebagai dasar dalam mengembangkan program pembelajaran 2. di antaranya adalah memahami psokologi pendidikan. Dalam upaya mengarahkan siswa untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum guru perlu menentukan materi pelajaran yang tepat. Kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran peserta didik. Dalam pasal 10. dan perilaku yang harus dimiliki. misalnya melaksanakan pembelajaran remidial. Mampu mengembangkan dan melaksanakan teknik evaluasi hasil pembelajaran Mampu melakukan tindak lanjut dari hasil evalusai pembelajaran. Ciri dan kualitas keprofesionalan seorang guru dapat diukur dari empat kompetensi tersebut. Mampu mengembangkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran Menguasai pelbagai model pembelajaran yang inovatif sehingga tercipta pembelajaran aktif. 3. Materi pelajaran yang hendak disajikan harus dikuasi dengan sungguh-sungguh keluasan dan kedalamannya oleh guru sehingga guru dapat mengorganisasikannya dengan tepat baik . administrasi pendidikan. Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa kompetensi pendidik itu meliputi empat jenis. Kompetensi Profesional adalah kemampuan menguasai materi pelajaran secara luas dan mendalam. ada beberapa kemampuan penunjang yang mesti dimiliki pula oleh guru. 5. keterampilan.

Kita masih ingat dengan pribahasa klasik. juga dapat memudahkan siswa untuk memilikinya. Kompetensi Sosial adalah kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan peserta didik. baik terhadap rasa percaya dirinya. dan masyarakat sekitar. kewibawaannya. Seandainya informasi benar bahwa saat ini banyak guru ketika Ujian Nasional suka membocorkan jawaban kepada siswanya. berahlak mulia. Kompetensi Kepribadian adalah kemampuan kepribadian yang mantap. Jika memahami dan sadar terhadap tuntutuan kode etik profesi guru ia dapat berikap arif. sesama guru. Jika berkomunikasi dengan teman sejawat (misalnya dengan guru yang lain) tentunya bahasa. dan jujur selalu menyertai tugas keprofesional dirinya. sikap dan perilaku . Dengan landasan keimanan dan ketakwaan yang kuat seorang guru dapat mengenali dan menguasai dirinya sehingga dia tidak akan bersikap angkuh. Kemudian. kepercayaan siswa dan tentunya terhadap hasil pembelajaran. juga menjadikan dirinya sebagai anutan dan teladan bagi siswanya. murid kencing berlari” Pribahasa ini mengendung makna jika guru memberi contoh perilaku yang kurang baik maka murid akan berperilaku yang lebih kurang baik lagi. Guru yang kurang menguasai bahan pelajaran yang diajarkan dapat berakibat patal. Kompetensi keperibadian terkait dengan moral guru yang tercermin dalam sikap dan perilakunya. sombong dan tidak berperilaku yang tidak sesuai dengan perannya sebagai sosok pendidik. Selain keimanan dan ketakwaan guru harus patuh terhadap kode etik profesi guru. kepala sekolah. Kompetensi sosial menuntut guru untuk mampu bergaul secara proporsional dan profesional. dari yang konkret kepada yang kompleks) maupun dari segi keterkaitannya (dari yang harus lebih awal muncul sebagai dasar bagi bagian berikutnya).dari segi kompleksitasnya (dari yang mudah kepada yang sulit. Bahan pelajaran yang diorganisasikan dengan tepat selain memudahkan guru dalam menyajikannya. “Guru kencing berdiri. objektif. maka contoh perilaku guru tersebut menggambarkan contoh kebejatan moral guru yang dapat merusak sikap dan perilaku anak didiknya. dan berwibawa serta menjdi teladan pesertadidik. orang tua/wali siswa. Perlu diingat bahwa guru harus dapat memberi keteladanan yang terbaik bagi siswanya. demokratis. arif. dalam berperilaku ia dapat berpenampilan yang positif terhadap keseluruhan tugasnya sebagai guru dan terhadap keseluruhan situasi pendidikan. Mampu bergaul secara proporsional artinya ia dapat memosisikan dirinya siapa yang sedang dihadapinya. Landasan utama moral seorang guru hingga ia dapat bersikap dan berperilaku yang terpuji sehingga menjadi panutan bagi siswa dan masyarakat pada umumnya adalah keimanan dan ketakwaan sesuai dengan agama yang dianutnya.

com/2010/02/kompetensi-profesional-pendidik. Lain halnya jika dalam keadaan sebaliknya.blogspot. Kita sebagai guru harus bisa menenpatkan diri di tengah-tengah orang lain.berbeda ketika berkomunikasi dengan atasan (misalnya kepala sekolah) atau dengan siswa. Janganlah menjadi orang yang mengucilkan diri atau bahkan dikucilkan oleh orang lain. Manakala guru memiliki kompetensi keperibadian yang baik dapat dipastikan ia mudah dan mampu berkomunikasi dengan orang lain. Tentunya kompetensi sosial yang dimilliki guru sangat erat dengan kompetensi keperibadiannya. http://suherlicentre.html .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful