You are on page 1of 18

Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta

. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus. Sebagai contoh, bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda di sekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda-benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada di luar angkasa, seperti bulan, meteor, dan benda angkasa lainnya, termasuk satelit buatan manusia. Beberapa teori yang belum dapat dibuktikan menyebutkan bahwa gaya gravitasi timbul karena adanya partikel gravitron dalam setiap atom.

[sunting] Hukum Gravitasi Universal Newton
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Hukum gravitasi universal Newton Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut: Setiap massa titik menarik semua massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut. Good Job!

F adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebut G adalah konstanta gravitasi m1 adalah besar massa titik pertama m2 adalah besar massa titik kedua r adalah jarak antara kedua massa titik, dan g adalah percepatan gravitasi = Dalam sistem Internasional, F diukur dalam newton (N), m1 dan m2 dalam kilograms (kg), r dalam meter (m), dsn konstanta G kira-kira sama dengan 6,67 × 10−11 N m2 kg−2. Dari persamaan ini dapat diturunkan persamaan untuk menghitung Berat. Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: W = mg. W adalah gaya berat benda tersebut, m adalah massa dan g adalah percepatan gravitasi. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain. isikastudycenter.com- Contoh Soal Gaya Gravitasi Materi Fisika SMA Kelas 2 SMA (11) dan Pembahasannya. Tipe-tipe soal dan logika penyelesaian pada topik gaya 1

Jika nilai konstanta gravitasi G = 6. Posisi yang mungkin adalah jika B diletakkan diantara benda A dan benda C. karena sama-sama vektor dan memiliki kesamaan pola pada rumusnya. Tentukan posisi benda B agar gaya gravitasi pada benda B sama dengan nol! Pembahasan Agar nol maka FBA dan FBC harus berlawanan arah dan besarnya sama. sehingga jaraknya dari benda C adalah (1−x) 2 . Misalkan jaraknya sebesar x dari benda A. maka gaya gravitasipun akan cepat pula dikuasai atau sebaliknya. Sehingga bisa dibilang jika memahami gaya Coulomb.67 x 10−11 kg−1 m3 s−2 hitung: a) Besar gaya gravitasi yang bekerja pada benda B b) Arah gaya gravitasi pada benda B Pembahasan a) Benda B ditarik benda A menghasilkan FBA arah gaya ke kiri. B dan C berada dalam satu garis lurus. 2 Benda A dan C terpisah sejauh 1 meter. benda B juga ditarik benda C menghasilkan FBC arah gaya ke kanan.gravitasi sebagian besar mirip dengan soal-soal pada topik materi gaya listrik statis atau gaya Coulomb. hitung nilai masing-masing gaya kemudian cari resultannya b) Arah sesuai FBA ke kiri Soal No. 1 Tiga buah benda A. Soal No.

Jika benda digeser sehingga berada di titik p. 4 Benda A.Posisi B adalah 1/3 meter dari A atau 2/3 meter dari B Soal No. B dan C membentuk suatu segitiga sama sisi dengan panjang sisi adalah 1 meter 3 . tentukan berat benda pada posisi tersebut! Pembahasan Soal No. 3 Sebuah benda memiliki berat 600 N berada di titik q.

B dan C membentuk segitiga siku-siku seperti gambar berikut! Tentukan besar gaya gravitasi pada benda B! Pembahasan Seperti soal sebelumnya hanya berbeda sudut. B dan C dengan data seperti gambar dibawah : Sebuah benda memiliki berat 120 N ketika berada di planet A. Soal No. Dengan nilai G adalah 6. 6 Tiga buah planet A.67 x 10−11 kg−1 m3 s−2 Soal No. silahkan dicoba. kemudian cari resultannya. 5 Tiga buah benda A. MB dan MC . Tentukan: a) Berat benda di planet B b) Perbandingan berat benda di planet A dan di planet C Pembahasan a) Berat benda di planet B. hitung nilai masing-masing gaya.Tentukan besar gaya gravitasi pada benda B Pembahasan Benda B ditarik A menghasilkan FBA dan ditarik benda C menghasilkan FBC dimana sudut yang terbentuk antara FBA dan FBC adalah 60o . 4 . misal massa benda adalah m dan massa ketiga planet berturut-turut MA .

Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut. PENGERTIAN “GAYA GRVITASI” Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. meteor. Bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda disekitarnya. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada diluar angkasa. dan benda benda yang ada di bumi. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umum dari Einstein.67 × 10−11 N m2 kg−2.b) Perbandingan berat benda di A dan di C (Rintisan Awal) TEORI FISIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI 1. seperti bulan. Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut: Setiap massa titik menarik semua massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. dan benda angkasa laiinnya. termasuk satelite buatan manusia. satuannya dalam kilogram (Kg) 5 . besarnya sama dengan 6. namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus. termasuk makhluk hidup. F adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebut diukur dalam satuan Newton (N) G adalah konstanta gravitasi. m1 adalah besar massa titik pertama.

Ia menyatakan bahwa apel yang jatuh dari pohonnya di taman—yang ia saksikan dari jendela kamarnya ketika ia mendapatkan inspirasi gravitasi. Sumber : http://khoahoc. maka berat astronot di bumi adalah 65 kg x percepatan gravitasi bumi (9. komet yang melintasi 6 . lalu ditemukan gaya gravitasi. Namun Newton meyakinkan diri bahwa aksi pada jarak sama sekali tidak memerlukan eter. berat tubuh astronot menjadi lebih ringan. Berawal dari hal ini. dalam percobaan tentang gravitasi. Berbanding terbalik B. Setiap benda memiliki gaya berat. percepatan gravitasi di suatu tempat dengan berat seseorang : A. yang kemudian digunakan Descartes dalam vorteks. Perbedaan berat astronot di bumi dan bulan adalah kompensasi dari hal tersebut. Sedangkan percepatan gravitasi bulan adalah 1/ 6 kali percepatan gravitasi bumi. di langit. gaya berat suatu benda bisa berubah-ubah tergantung dengan percepatan gravitasi yang ada di tempat tersebut. pasti ada suatu gaya yang menyebabkan apel bisa jatuh ke bawah. gaya beratnya akan mengarah ke bumi). bulan yang mengorbit bumi. dan di mana saja asalkan masih termasuk alam.63 m/s2). yaitu 635. satuannya dalam kilogram (Kg) r adalah jarak antara kedua massa titik. Beliau mengamati seolah-olah pendulum-pendulum itu saling berinteraksi. Sekarang gravitasi telah dikembangkan sedemikian rupa dalam Relativitas Umum sebagai bagian yang sama sekali berbeda dari interaksiinteraksi yang lain. sedangkan gaya gravitasi yang bekerja pada tubuh kita disebut gaya berat kita. menggantungkan beberapa bola pendulum dengan tali sepanjang 11 kaki. Jika massa astronot adalah 65 kg. Ternyata sebuah apel jatuh dan menimpa kepalanya. dan arah gaya berat selalu ke bawah. menuju pusat gravitasi (ketika suatu benda berada di bumi.com/ Gaya gravitasi yang bekerja pada apel menyebabkan apel jatuh ke bawah. satuannya dalam meter (M) Bagaimana gaya gravitasi bekerja? Apakah gaya gravitasi sama besarnya di setiap tempat? Mengapa berat tubuh astronot di bulan lebih ringan daripada dibumi? Seorang ilmuwan bernama Newton (abad ke-16) sedang duduk di bawah pohon apel.m2 adalah besar massa titik kedua. Beliau lebih memerlukan aksi pada jarak yang murni. di bumi.95 N. Berbeda dengan massa. Berbanding lurus Mana yang benar? Percobaan-percobaan Newton. yaitu 105. yaitu 65 kg x percepatan gravitasi bulan (1. dengan cara memelintirkan tali-talinya. Aristoteles menyebutnya eter.7 N. Ketika itu orang-orang sepakat bahwa di dalam setiap jengkal jarak terdapat semacam partikel yang sangat halus dan sempurna. Kesimpulannya. Gaya gravitasi yang bekerja pada apel tersebut disebut gaya berat apel. Aksi pada jarak dalam gravitasi kemudian direduksi oleh Einstein sebagai semata akibat kelengkungan ruang-waktu.78 m/s2). Ia lalu berpikir. Newton meyakini bahwa gravitasi berlaku umum di jagat raya ini. Wajar saja.

tidak ada cara bagi kita (atau pengamat pada umumnya) untuk mengatakan bahwa bulan bergerak lurus.beberapa tata surya. karena tidak ada benda lain untuk dibandingkan dengan gerakan bulan. Gravitasi Newton adalah sebuah teori yang baik. Seandainya massa bumi dua kali massa sekarang ini. Misalnya. teori tersebut tidak perlu diubah. baik dari bumi maupun dari bulan. Hasil yang paling jelas adalah fenomena pasang-surut pantai. umpamanya 7 . Bila faktor-faktor yang lain tetap sama. Seandainya Anda ditanya. meskipun sekarang kita tahu bahwa teori itu tidak berlaku dalam beberapa situasi. Sekarang kita masih menggunakannya. karena sejauh ini gravitasi adalah gaya yang paling lemah diantara keempat gaya yang diyakini keberadaannya oleh para fisikawan. Setiap perubahan massa. bulan ternyata tidak sendirian. Namun. seberapa kuat gravitasi tersebut? Anda mungkin akan menjawab: luar biasa kuat. Bayangkan gravitasi dalam kehidupan sehari-hari. Bulan berusaha menolak perubahan tersebut. Tentu saja jika bulan satu-satunya benda di angkasa. akan mengubah kekuatan gravitasi diantara mereka. Ini adalah prinsip relativitas. Gravitasi yang tampak begitu mencolok dalam kehidupan sehari-hari adalah gabungan gravitasi dari semua partikel yang ada di tubuh raksasa bumi. disebabkan oleh gravitasi. tarikan gravitasinya terhadap bulan pasti juga akan dua kali sekarang ini. Sesungguhnya sebuah benda yang tak diusik akan melanjutkan gerakannya dalam sebuah garis lurus tanpa mengubah laju geraknya. Newton menemukan hukum-hukum yang menjelaskan bagaimana kerja gravitasi dalam situasi dan kondisi yang kurang-lebih normal. Kita dapat mengukur lajunya dan arah geraknya dengan membandingkan ia dengan objek-objek lain. Gaya gravitasi tersebut datang dari bumi. Benda-benda tersebut tidak duduk tenang sampai ada gaya yang datang untuk mendorong atau menariknya. Paling baik jika kita membayangkan bahwa semua benda dalam jagat raya ini bergerak. sehingga ia terpaksa bergerak mengelilingi bumi. dan sebagainya. Namun. makin besar massa itu. ia tidak akan diam saja. Selama 200 tahun setelah masa beliau. seandainya bulan satu-satunya benda di angkasa. Jawaban ini tentunya keliru. akan makin besar tarikannya. Diperlukan instrumen yang sangat peka untuk mendeteksi adanya gaya tarik-menarik yang sangat lemah antara benda-benda kecil yang kita jumpai sehari-hari. agar ia tetap bergerak menurut garis lurus. Newton juga menemukan bahwa semakin jauh benda-benda itu terpisah. Newton menyatakan bahwa banyaknya massa yang dimiliki sebuah benda mempengaruhi kuat-lemahnya tarikan gravitasi antara benda itu dan benda lain. tetapi tidak dapat membandingkannya ke suatu keadaan diam mutlak. Sementara itu. Sebelum itu hanya hukum-hukum Kepler yang dianggap mampu menjelaskan fenomena tersebut. gravitasi bulan juga mempengaruhi bumi. serta kemudian menggelinding dan duduk tenang lagi. Jika bulan berada pada jarak dua kali jaraknya yang sekarang dari bumi. kekuatannya lebih kecil dari bumi. Sebuah gaya yang dikenal sebagai gravitasi bekerja terhadap bulan untuk mengubah laju dan arah geraknya. Benda-benda di jagat raya ini tidak benar-benar diam. melainkan bergerak dalam satu garis lurus tanpa mengubah lajunya. tarikan gravitasi antara bumi dan bulan hanya akan sebesar seperempat dari tarikan sekarang ini. Dan gravitasi sangat cocok dengan hukum-hukum tersebut. maka akan semakin lemah tarikan gravitasi diantara mereka.

gravitasi adalah geometri jagat raya. ia memperkenalkan Relativitas Umum. Cahaya matahari memerlukan sekitar 8 menit untuk bisa mencapai bumi. kita yang ada di bumi tidak akan tahu apa yang sedang terjadi dan tidak akan merasakan pengaruh apapun dalam waktu 8 menit tadi. tanpa suatu faktor waktu. Dalam pikirannya. Pada awal abad 20. Menjelaskan alam raya dalam tiga dimensi sama tidak memadainya seperti menggambarkan kubus dalam dua dimensi. Einstein melihat adanya masalah dengan teori Newton. kita akan terus beredar mengitari matahari.000 kilometer setiap detik. Atau mungkin akan lebih dari itu: bola golf tersebut akan melintas dalam bentuk elips dan menggelinding kembali ke arah Anda. misalnya di dekat lubang hitam. maka seandainya seseorang mengambil matahari dan menggerakkannya lebih jauh dari bumi. Informasi tentang seberapa jauh matahari digeser tidak dapat bergerak dalam sekejap melintasi ruang. Pada tahun 1915. Einstein menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mencoba mencari suatu teori gravitasi yang sesuai dengan teori yang telah ditemukannya mengenai cahaya dan gerakan pada kecepatan mendekati laju rambat cahaya. Maksudnya. kelengkungan tersebut disebabkan oleh hadirnya massa atau energi. Beliau meminta kita untuk membayangkan gravitasi bukan sebagai gaya yang bekerja diantara benda-benda dalam bentuk aksi pada jarak. Selama 8 menit. Einstein menyimpulkan bahwa tidak ada benda yang mampu bergerak melebihi kecepatan cahaya. kita selalu melihat matahari dalam keadaannya pada 8 menit yang lalu. Jika ini benar. gaya gravitasi antara bumi dan matahari akan berubah dalam sekejap. Akan jauh lebih berarti jika kita memasukkan dimensi waktu. seolah-olah matahari tidak bergeser. Jadi. Semua benda bermassa menyumbang terhadap kelengkungan ruang-waktu. Berdasar perhitungannya.seperti bila gaya gravitasi tersebut menjadi sangat kuat. Bayangkanlah selembar karpet dengan sebuah bola boling pada permukaannya. atau bila benda-benda bergerak dengan laju mendekati kecepatan cahaya. benda-benda yang berjarak sangat jauh tidak ada bagi kita ataupun kita bagi mereka. tidaklah realistis untuk berbicara hanya dalam tiga dimensi ruang. Hal seperti itu terjadi bila bulan mencoba 8 . Jika tidak ada informasi yang dapat merambat lebih cepat dari laju rambat cahaya. Dengan kata lain. Mungkinkah itu? Dalam Relativitas Einstein dikatakan bahwa laju rambat cahaya akan selalu tetap besarnya. karena menurut Einstein gravitasi tidak dapat bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya. dan mengakui bahwa sebenarnya ada empat dimensi di semesta ini. dimanapun Anda berada di jagat raya ini atau bagaimanapun gerak Anda. Menurut Einstein. melainkan dalam bentuk kelengkungan ruang-waktu empat dimensi itu sendiri. yang menyebabkan lekukan di situ. pengaruh gravitasi suatu benda terhadap benda lain tidak dapat berubah dalam waktu sekejap. Cobalah menggelindingkan sebuah bola golf menurut garis lurus melewati bola boling tersebut. Informasi itu tidak bisa bergerak dengan kecepatan melebihi 300. Bola golf tentu akan sedikit mengubah arahnya apabila menjumpai lekukan yang disebabkan bola boling. Implikasi relativistik jelas bahwa bila kita berbicara mengenai benda-benda yang bergerak dalam jagat raya ini. kecuali partikel-patikel yang menyusun cahaya itu sendiri. jika matahari digerakkan menjauh. Bendabenda yang berjalan maju lurus dalam jagat raya akan dipaksa untuk mengikuti lintasan yang melengkung. Seperti yang telah diketahui bahwa kuat gravitasi antara dua benda tergantung dari jarak yang memisahkan mereka.

bintang-bintang dalam lengan-lengan spiralnya beredar mengitari pusat galaksi sekali dalam beberapa ratus juta tahun. Makin besar massanya. dan menghasilkan gagasan tentang Black Hole dan Big Bang. medan gravitasi dan kelengkungan adalah satu hal yang sama. dalam tiap kasus terjadi perubahan arah gerak dari sebuah benda kedua. maka ia mendapatkan pengaruh yang lebih besar daripada planet-planet yang lain. Jika gravitasi dibatasi pada kecepatan cahaya. Bimasakti mempunyai garis tengah sekitar 100. Jika Anda menghitung lintasan-lintasan planet dalam tata surya dengan menggunakan teori Newton dan kemudian menghitungnya kembali dengan menggunakan teori Einstein. makin besar pula pembengkokannya. kecuali ketika pada saat terjadi gerhana matahari. Oleh karena itu. teori Einstein meramalkan suatu hasil yang sedikit berbeda dari hasil yang diramalkan teori Newton. Teori Einstein meramalkan bahwa benda-benda lain di samping bulan-bulan dan planetplanet dipengaruhi oleh melengkungnya ruang-waktu. Karena Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan matahari. Anda akan mendapatkan bahwa Einstein menjelaskan gejala yang sama seperti yang dijelaskan Newton. Galaksi ini berputar lambat-lambat. Bagaimana menyikapi hal ini? Sekarang kita tahu bahwa Bimasakti hanyalah satu dari beberapa ratus miliar galaksi yang dapat dilihat dengan menggunakan teropong modern. Akibatnya. Pengamatan menunjukkan bahwa lintasan Merkurius lebih cocok dengan ramalan Einstein.meneruskan gerakannya yang lurus ketika melewati bumi. dan mengikat semua benda dalam mahadomain jagat 9 . kelengkungan ruang-waktu di dekat matahari menyebabkan lintasannya akan sedikit dibelokkan masuk ke arah matahari. Anda akan mendapatkan lintasan yang hampir tepat sama. tepat seperti lintasan bola golf melengkung ke dalam ke arah bola boling. Inilah efek lensa gravitasi. Namun sayang. kita akan mendapatkan gambaran yang salah mengenai posisi bintang yang sebenarnya. sedangkan bagi Newton benda bermassa mengeluarkan gaya. Sedangkan setiap galaksi sendiri memiliki beberapa ratus miliar bintang. terutama Stephen Hawking. Sedangkan kita memiliki miliaran galaksi lain yang harus disatukan semuanya dalam satu sistem. Para astronom memanfaatkan efek ini untuk mengukur massa benda-benda di luar angkasa dengan mengukur berapa pembengkokan lintasan cahaya yang berasal dari bintang-bintang yang jauh. Jika suatu foton berjalan dari suatu bintang yang jauh dan lintasannya dekat dengan matahari. Barangkali lintasan cahaya tersebut membengkok sedemikian rupa sehingga cahaya itu akhirnya menabrak bumi. Bagi Einstein sebuah benda bermassa melengkungkan ruang-waktu.* Gravitasi “Lembaran Karpet” dikembangkan lebih lanjut oleh para kosmolog. Menurut Teori Relativitas Umum. bahkan foton juga harus melewati lintasan yang melengkung. gagasan ini kurang cocok apabila eksistensi nukleoaktivitas diperhitungkan. Bumi melengkungkan ruangwaktu seperti bola boling melengkungkan lembaran karpet.000 tahun cahaya. Jika kita melihat fotonfoton dari bintang itu dan tidak menyadari bahwa matahari membengkokkan lintasannya. tentulah ia akan sangat kesulitan menyatukan benda-benda yang ada dalam ruang-waktu yang demikian besar. Matahari terlalu terang sehingga kita tidak dapat melihat cahaya bintang itu. Mungkinkah gravitasi bukan termasuk jenis interaksi kuantum? Gravitasi haruslah bisa bergerak lebih cepat dari cahaya. Bimasakti misalnya. kecuali dalam kasus orbit Merkurius.

Ingat bahwa hukum ini bersifat universal alias umum. Yang membedakan eyang Newton dan orang-orang sebelumnya adalah bahwa eyang memandang kedua persoalan dasar di atas disebabkan oleh satu hal saja dan pasti mematuhi hukum yang sama. Wililiam Stukeley. eyang Newton menemukan bahwa ada interaksi yang sama yang menjadi penyebab jatuhnya buah apel dari pohon dan membuat planet tetap berada pada orbitnya ketika mengelilingi matahari. termasuk matahari dan bulan. Jadi apa yang dihasilkan oleh eyang Newton dibangun di atas hasil karya orang-orang sebelum dirinya. Dengan penalaran bahwa gravitasi bumi yang menahan bulan pada orbitnya. Pada kesempatan ini. Hukum dasar inilah yang menentukan interaksi gravitasi. maka mungkin saja gravitasi bekerja sampai ke bulan. jauh sebelum eyang Newton lahir. antara bumi dengan pesawat yang jatuh . jika gravitasi bekerja di puncak pohon apel. Menurut eyang. eyang Newton mengembangkan teori gravitasi yang sekarang diwariskan kepada kita. yang pada waktu itu digolongkan menjadi planetplanet (Mengenai hal ini selengkapnya akan kita pelajari pada pengantar Hukum Kepler). antara planet dengan satelit dan antara matahari dengan planet-planetnya dalam sistem tatasurya. antara bumi dengan buah mangga yang lezat ketika jatuh. Orang-orang Yunani pada waktu itu melihat kedua persoalan di atas (benda yang jatuh dan gerakan planet) sebagai dua hal yang berbeda. Mari kita belajar hukum dasar cetusan eyang Newton yang kini diwariskan kepada kita. eyang Newton juga menyelidiki gerakan planet-planet dan bulan. Pada abad ke-17.raya. Persoalan yang selalu dipertanyakan dan diselidiki adalah mengapa benda-benda selalu jatuh ke permukaan bumi dan bagaimana gerakan planetplanet. teman eyang Newton ketika masih muda. Selain itu. Dikatakan bahwa eyang Newton mendapat ilham dari jatuhnya buah apel. Ada dua persoalan dasar yang telah diselidiki oleh orang yunani. Hukum II Newton dan Hukum III Newton). gravitasi bekerja dengan cara yang sama. Perlu diketahui bahwa persoalan yang dipikirkan eyang Newton telah ada sejak zaman yunani. Demikian hal itu berlanjut hingga zaman eyang Newton. 10 . demikian juga bulan. Gravitasi adalah interaksi gaib ‘aksi pada jarak’ yang tidak mematuhi baik relativitas maupun kuantum Pada pembahasan mengenai Gerak Jatuh Bebas dan Gerak Parabola (Kinematika) serta pembahasan tentang konsep Gaya Berat. bahkan di puncak gunung. melihat sebuah apel jatuh dari pohonnya. Mengapa buah mangga yang lezat dan bergizi yang terlepas dari tangkainya selalu jatuh ke permukaan bumi ? mengapa planet tetap bergerak mengitari matahari ? mengapa satelit tidak jatuh ke permukaan bumi ? masih terdapat banyak pertanyaan sejenis lainnya yang akan kita jawab setelah mempelajari pembahasan ini. satu-satunya satelit alam kesayangan bumi tetap berada pada orbitnya ketika mengitari bumi. Ia selalu bertanya mengapa bulan selalu berada dalam orbitnya yang hampir berupa lingkaran ketika mengitari bumi. menulis bahwa ketika mereka sedang duduk minum teh di bawah pohoh apel. Eyang Newton juga selalu mempersoalkan mengapa benda-benda selalu jatuh menuju permukaan bumi. baik antara diri kita dengan bumi. kita telah menyinggung mengenai Gravitasi. eyang Newton yang waktu itu masih muda dan cakep. Selain mengembangkan tiga hukum tentang Gerak (Hukum I Newton. kita akan mempelajari Gravitasi secara lebih mendalam.

Gaya gravitasi termasuk gaya tak sentuh.Oya lupa…. percepatan bulan terhadap bumi adalah Jadi percepatan gravitasi bulan terhadap bumi 3600 kali lebih kecil dibandingkan dengan percepatan gravitasi bumi terhadap benda-benda di permukaan bumi. diriku mencoba menjelaskan kepada dirimu. bahkan gagasan eyang Newton mengenai gravitasi pada mulanya dibantai habisan-habisan oleh banyak pemikir yang bertentangan dengan gagasannya ? kalo belum tahu.000 km dari bumi. banyak pemikir yang mungkin saking kebingungan sulit menerima gagasan eyang Newton mengenai gaya gravitasi. Pada waktu itu. Bulan berjarak 384. besar percepatan gravitasi di bumi adalah 9. demikian juga bumi mempertahankan bulan tetap pada orbitnya dengan gaya gravitasi. meskipun tidak ada kontak dan letak bumi dan bulan berjauhan. bisa bekerja tanpa sentuhan ? aneh… eyang Newton mengatakan kepada mereka bahwa ketika apel jatuh. bumi memberikan gaya kepadanya sehingga apel tersebut jatuh. Diketahui orbit bulan yang hampir bulat mempunyai jari-jari sekitar 384. gerobak sampah bergerak karena kita memberikan gaya dorong.8 m/s2. perlahan-lahan sambil bersungut-sungut mereka mulai merestui dan mendukung dengan penuh semangat Hukum Gravitasi yang dicetuskan oleh Eyang Newton HUKUM GRAVITASI NEWTON Sebelum mencetuskan Hukum Gravitasi Universal. Tahukah anda. Gaya-gaya yang umumnya dikenal adalah gaya-gaya yang bekerja karena adanya kontak. eyang Newton telah melakukan perhitungan untuk menentukan besar gaya gravitasi yang diberikan bumi pada bulan sebagaimana besar gaya gravitasi bumi yang bekerja pada benda-benda di permukaan bumi. sedangkan gravitasi. Akhirnya. di mana bekerja antara dua benda yang berjauhan alias tidak ada kontak antara benda-benda tersebut. bola bergerak karena ditendang. Dengan demikian.3 hari. jika gaya gravitasi bumi mempercepat benda di bumi dengan percepatan 9. Jarak bulan dengan bumi ini sama dengan 60 kali jari11 . sebagaimana yang kita ketahui.8 m/s2. maka percepatan sentripetal bulan dihitung menggunakan rumus percepatan sentripetal Gerak melingkar beraturan.000 km dan periode (waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu putaran) adalah 27. berapakah percepatan di bulan ? karena bulan bergerak melingkar beraturan(gerakan melingkar bulan hampir beraturan).

eyang Newton menyatakan hubungan antara massa dan gaya gravitasi. sehingga benda langit tersebut tetap berada pada orbitnya masing-masing. Berdasarkan penalaran ini. Jika jarak bulan dari bumi (60 kali jari-jari bumi) dikuadratkan. Eyang Newton juga menyadari bahwa gaya gravitasi juga bergantung pada massa benda. maka hasilnya sama dengan 3600 (60 x 60 = 602 = 3600). Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut : Selain faktor jarak. Pada Hukum III Newton kita belajar bahwa jika ada gaya aksi maka ada gaya reaksi. maka benda tersebut memberikan gaya reaksi yang sama besar tetapi berlawanan arah terhadap bumi.jari bumi (jari-jari bumi = 6380 km). di mana massa benda sebanding dengan gaya gravitasi. sebagaimana hasil yang diperoleh melalui perhitungan. Berdasarkan perhitungan ini. Luar biasa pemikiran eyang Newton ini. Eyang Newton menyatakan bahwa jika planet-planet selalu berada pada orbitnya. seyang Newton membuat penalaran baru berkaitan dengan gerakan planet yang selalu berada pada orbitnya ketika mengitari matahari. maka pasti ada gaya gravitasi yang bekerja antara matahari dan planet serta gaya gravitasi antara planet. amerika atau afrika bahkan di seluruh penjuru alam semesta. 12 . tidak puas dengan penalarannya di atas. kita tiba pada inti pembahasan panjang lebar ini. Setelah membuat penalaran mengenai hubungan antara besar gaya gravitasi dengan massa dan jarak. maka besar gaya gravitasi juga harus sebanding dengan massa dua benda yang berinteraksi. Eyang Newton pun mencetuskan Hukum Gravitasi Universal dan memngumumkannya pada tahun 1687. eyang newton menyimpulkan bahwa besar gaya gravitasi yang diberikan oleh bumi pada setiap benda semakin berkurang terhadap kuadrat jaraknya (r) dari pusat bumi. ia menyatakan bahwa jika gaya gravitasi bekerja antara bumi dan benda-benda di permukaan bumi. Angka 3600 yang diperoleh dengan mengkuadratkan 60 hasilnya sama dengan Percepatan bulan terhadap bumi. Mb adalah massa benda lain dan r adalah jarak antara pusat bumi dan pusat benda lain. Hukum gravitasi Universal itu berbunyi demikian : Semua partikel di alam semesta menarik semua partikel lain dengan gaya yang berbanding lurus dengan hasil kali massa partikel-partikel tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara partikel-partikel tersebut. hukum yang sangat terkenal dan berlaku baik di indonesia. setelah bertele-tele dan terseok-seok. karena besarnya gaya aksi dan reaksi sama. serta antara matahari dan planet-planet maka mengapa gaya gravitasi tidak bekerja pada semua benda ? Akhirnya. Ketika bumi memberikan gaya aksi berupa gaya gravitasi kepada benda lain. Secara matematis ditulis sbb : MB adalah massa bumi.

pada tahun 1978. mirip seperti dua bola.Secara matematis. Jika pusat mereka (yang dimakudkan di sini bukan pusat yang terletak di depan perut manusia) berjarak 10 meter. Henry membuktikan dengan sangat akurat alias tepat persamaan Hukum Gravitasi Universal di atas. Henry Cavendish berhasil mengukur gaya yang sangat kecil antara dua benda. perbaikan penting dibuat oleh Poyting dan Boys pada abad kesembilan belas. berapa besar gaya gravitasi yang diberikan oleh guru dan murid satu sama lain ? Panduan jawaban : Gampang. r adalah jarak antara kedua partikel. Nilai G yang diakui sekarang adalah Contoh soal 1 : Seorang guru fisika sedang duduk di depan kelas dan seorang murid sedang duduk di bagian belakang ruangan kelas. tinggal dimasukkan aja nilai-nilai telah diketahui ke dalam persamaan Hukum Newton tentang Gravitasi 13 . Melalui pengukuran tersebut. Massa guru tersebut adalah 60 kg dan massa siswa 70 kg (siswa gendut). besar gaya gravitasi antara partikel dapat ditulis sbb : Fg adalah besar gaya gravitasi pada salah satu partikel. m1 dan m2 adalah massa kedua partikel. G adalah konstanta universal yang diperoleh dari hasil pengukuran secara eksperimen. 100 tahun setelah eyang Newton mencetuskan hukum Gravitasi Universal.

35 x 1022 kg. Hitunglah gaya total di bulan yang disebabkan oleh gaya gravitasi bumi dan matahari ? anggap saja posisi bulan. Sebelumnya. Besar gaya gravitasi antara bumi-bulan : 14 . jarak bumi-bulan 3. Keterangan Gambar : b = bulan.98 x 1024 kg dan massa matahari adalah 1. massa bumi 5. bumi dan matahari membentuk segitiga siku-siku. Oya.Ya. B = bumi dan M = matahari Panduan jawaban : Gaya total yang bekerja pada bulan akibat gravitasi matahari dan bumi kita hitung menggunakan vektor. terlebih dahulu kita hitung besar gaya gravitasi antara bumi-bulan dan matahari-bulan.50 x 1011 m).84 x 108 m dan jarak matahari-bulan 1. gayanya sangat kecil… Contoh soal 2 : Diketahui massa bulan 7.50 x 108 km (1.99 x 1030 kg.

Partikel-partikel tersebut dapat saling berinteraksi walaupun tidak bersentuhan. Pandangan lain mengenai gravitasi adalah konsep medan. mohon perhatian… gaya total yang dimaksud tidak sama dengan gaya total pada Hukum II Newton. Hukum Gravitasi menjelaskan gaya gravitasi dan besarnya yang selalu berbeda tergantung dari jarak dan massa benda yang terlibat. Gaya total yang dialami bulan dapat dihitung sebagai berikut : Bagaimanakah arah gaya total tersebut ? Halo.Besar gaya gravitasi antara matahari-bulan. Hukum gravitasi berbeda dengan Hukum II Newton. Hukum II Newton menghubungkan gaya total yang bekerja pada sebuah benda dengan massa dan percepatan benda tersebut. di mana sebuah benda bermassa mengubah ruang di sekitarnya dan menimbulkan medan 15 . Kuat Medan Gravitasi dan Percepatan Gravitasi Pada pembahasan mengenai Hukum Newton tentang Gravitasi. kita telah meninjau gaya gravitasi sebagai interaksi gaya antara dua atau lebih partikel bermassa.

Secara matematis. Jika sebuah benda berada di dekat bumi. yang merupakan jari-jari bumi (rB). Medan ini bekerja pada semua partikel bermassa yang berada di dalam medan tersebut dengan menimbulkan gaya tarik gravitasi. dengan demikian. persamaan di atas kita ubah menjadi : 16 . maka terdapat sebuah gaya yang dikerjakan pada benda. gaya gravitasi yang bekerja pada bumi merupakan berat benda. Jadi jika sebuah benda terletak di setiap titik di dekat bumi. Vektor g tersebut dinamakan kekuatan medan gravitasi. m1 pada persamaan di atas adalah massa bumi (mB). mg. Kita tulis kembali persamaan gravitasi universal untuk membantu kita dalam menganalisis : Untuk persoalan gravitasi yang bekerja antara bumi dan benda-benda yang terletak di permukaan bumi. Gaya tersebut mempunyai besar dan arah di setiap titik di ruang di sekitar bumi. m2 adalah massa benda (m). dan r adalah jarak benda dari permukaan bumi. Sekarang kita mencoba menerapkannya pada gaya gravitasi antara bumi dan benda-benda yang terletak di permukaannya. besar g dinyatakan sebagai berikut : Berdasarkan persamaan di atas.gravitasi. kita dapat mengatakan bahwa kekuatan medan gravitasi di setiap titik merupakan gaya gravitasi yang bekerja pada setiap satuan massa di titik tersebut. Gravitasi di Sekitar Permukaan Bumi Pada awal tulisan ini. maka pada benda tersebut bekerja sebuah vektor g yang sama dengan percepatan yang akan dialami apabila benda itu dilepaskan. kita telah mempelajari Hukum gravitasi Newton dan menurunkan persamaan gravitasi Universal. Arahnya menuju pusat bumi dan besarnya adalah mg.

Batass 1. MOMENTUM LINIER (p) MOMENTUM LINIER adalah massa kali kecepatan linier benda.Berdasarkan persamaan ini. Jika pada benda bekerja gaya F tetap selama waktu t. Jadi setiap benda yang memiliki kecepatan pasti memiliki momentum. L = m v R = m w R2 L=pR Momentum anguler merupakan besaran vektor dimana arah L tegak lurus arah R sedangkan besarnya tetap. dengan arah p = arah v 2. Hal ini bisa dilakukan karena telah diketahui konstanta universal. G adalah percepatan gravitasi. Apabila kita menghitung berat benda yang terletak di permukaan bumi. p=mv Momentum merupakan besaran vektor. manusia baru bisa mengetahui massa bumi lewat perhitungan menggunakan persamaan ini. sedangkan G adalah konstanta universal yang diperoleh dari hasil pengukuran. Setelah G ditemukan. dapat diketahui bahwa percepatan gravitasi pada permukaan bumi alias g ditentukan oleh massa bumi (mB) dan jari-jari bumi (rB) G dan g merupkan dua hal yang berbeda. maka IMPULS I dari gaya itu adalah: 17 . Jadi setiap benda yang bergerak melingkar pasti memiliki momentum anguler. kita menggunakan mg. percepatan gravitasi dan jari-jari bumi. MOMENTUM ANGULER (L) MOMENTUM ANGULER adalah hasil kali (cross product) momentum linier dengan jari jari R.

Jika gaya F tidak tetap (F fungsi dari waktu) maka rumus I = F . 18 .t1) t2 ∫ I = Perubahan momentum Ft = m v akhir .t1 I = F dt = F (t2 . Impuls dapat dihitung juga dengan cara menghitung luas kurva dari grafik gaya F vs waktu t.m v awal Impuls merupakan besaran vektor. Pengertian impuls biasanya dipakai dalam peristiwa besar dimana F >> dan t <<. t tidak berlaku.