PELANGGARAN HAM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dengan lahirnya Deklarasi HAM Sedunia pada 10 Desember 1948 diharapkan keadilan di dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat di dunia ini dapat ditegakkan. Deklarasi tersebut mempunyai arti penting yang besar karena menjadi dasar untuk mengubah dan membebaskan peradaban manusia yang telah berabad-abad didominasi ketidak-adilan, di mana hak asasi manusia tidak mendapat perlindungan, jutaan manusia sampai abad XIX masih berstatus budak, yang kehilangan hak-hak asasinya dan dianggap sebagai benda yang dapat diperjual belikan. Baru di abad XX dengan meningkatnya kesadaran akan rasa keadilan dan kemanusiaan maka lahirlah Deklarasi HAM Sedunia PBB. Meskipun demikian deklarasi tersebut hanyalah suatu deklarasi semata-mata, yang tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat bagi negara anggota PBB, apalagi bagi negara yang tidak menjadi anggota PBB. Hanya sesudah materi dari deklarasi tersebut diadopsi di dalam perundang-undangan (konstitusi, UU dan lainlainnya) negara bersangkutan barulah mempunyai kekuatan hukum yang mengikat. Meskipun UUD 1945 (asli) tidak memuat banyak pasal tentang HAM tetapi hal itu tidak berarti bahwa RI tidak menyetujui HAM. Sebab Dasar Negara Pancasila memuat inti dasar dari norma-norma HAM. Di samping itu dalam Pembukaan UUD 1945 memuat suatu pernyataan tentang hak asasi yang lebih agung dan mulia nilainya, sebab sifatnya tidak individualistik, melainkan sifat kolektif besar manusia – bangsa: ―Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.‖ Deklarasi yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 tersebut lahir 3 tahun lebih awal dari pada Deklarasi HAM Sedunia, dan yang lebih super-penting lagi deklarasi dalam UUD 1945 tersebut adalah deklarasi Hak Asasi mengenai hak dan kedaulatan atas tanah air, atas sumberdaya alam yang berabad-abad telah dirampas oleh kaum kolonialis. Jelas di sini terdapat dikotomi antara penjajah dan yang dijajah, yang tidak mungkin dikaburkan. Sedang HAM dari Deklarasi PBB hanyalah bersifat perorangan – individualistik, meskipun tidak diragukan arti pentingnya dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat, tapi individualisme (nyawa dari ideologi libralisme) ini di era globalisasi bisa mencampur-adukkan atau mengaburkan antara sipenjajah dan yang dijajah dengan selimut hak kebebasan berpendapat dan hak asasi lainnya. Jelasnya, dalam era globalisasi neokolonialisme bisa menggunakan baju HAM. Maka kita harus dengan bijak menggunakan HAM, jangan latah, jangan sampai HAM menelan HAB – hak asasi bangsa Indonesia atas kemerdekaan dan kedaulatan atas kekayaan alamnya. Setelah mencapai kemerdekaan, stadium selanjutnya bagi bangsa Indonesia ialah berjuang menegakkan nilai-nilai HAM. Ketentuan-ketentuaan hak asasi manusia yang tercantum dalam dokumen PBB (Deklarasi HAM Sedunia, Kovenan Hak Sipil dan Politik, Kovenan Hak Ekonomi dan Sosial-budaya, dll) sudah diratifikasi dan diadopsi dalam perundangundangan Indonesia. UUD 1945 setelah mengalami 4 kali amandemen telah memuat banyak pasal mengenai hak asasi manusia. UU organik juga sudah terbentuk. Dengan telah terbentuknya UU Pengadilan HAM, seharusnya banyak kasus pelanggaran HAM yang sudah bisa dituntaskan. Tapi kenyataannya tidak demikian. Banyak kasus pelanggaran hak asasi manusia tidak mendapat penyelesaian semestinya. Sehingga dapat dikatakan bahwa keadilan tidak ditegakkan. Bisa dihitung dengan jari mengenai berapa kasus HAM yang sudah diselesaikan oleh Pengadilan. Yang sangat menyolok mata dan memprihatinkan adalah belum dijamahnya oleh para

itulah pertanyaannya. kebenaran dan keadilan masih belum ditegakkan di Indonesia. Pejabat publik bisa diartikan sebagai presiden. yang dinamakan negara hukum. Dalam usaha penegakan kebenaran dan keadilan. mereka tersebut juga menjadi korban pelanggaran HAM kedua. Sedang jalan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. berkaitan dengan pelanggaran HAM berat 1965-66. Dan bersamaan dengan itu tersirat arti pembenaran terhadap tindak kejahatan melawan kemanusiaan. Tambahan pula adanya jutaan sanak saudara mereka yang tak mengerti apa-apa didiskriminasikan hak-hak politik dan sipilnya oleh penguasa Orde Baru. Sejatinya fakta-fakta tersebut di atas saja sudah merupakan bukti yang cukup dan tak terbantahkan adanya tindak pelanggaran HAM berat. gubernur. ribuan orang dibuang ke pulau Buru dan dijebloskan di penjara-penjara. toh telah dimatikan sebelum sempat berjalan. sebab UU KKR 2004 dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi. Ini jelas juga merupakan tindakan diskriminasi. Tampaknya masa waktu 42 tahun yang telah dilalui masih harus diperpanjang lagi.penegak hukum kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang terjadi tahun 1965-66 berkaitan dengan peristiwa G30S. sebab masih menyisakan eksistensi impunity. Sudah berlalu 42 tahun pelanggaran HAM berat tersebut sepertinya dianggap tidak terjadi apa-apa. bahwa: ―Mantan terpidana kealpaan dan politik dapat menjadi pejabat publik‖. Hanya kepada Ifdhal Kasim diharapkan agar pembelaan terhadap korban pelanggaran HAM masa lampau tidak mengulang atau melanjutkan praktek diskrimnatif (pilih kasih) seperti telah diterangkan di atas. Sampai kapan. walikota dan lai-lainnya. ratusan warganegara Indonesia di luar negeri dicabuti paspornya. Nah kasus para korban pelanggaran HAM tersebut di atas semuanya sampai detik ini belum dituntaskan oleh para penegak hukum. Juga di dunia internasional tidak terdengar suara kepedulian para institusi/lembaga hak asasi manusia terhadap jutaan korban pelanggaran HAM berat 1965-66 dibanding dengan kepeduliannya terhadap para korban pelanggaran HAM lain-lainnya. Padahal tanpa dibuktikan kesalahannya berdasarkan hukum yang berlaku jutaan manusia telah dibantai. Meskipun UU KKR tersebut jelas tidak akan menghasilkan keadilan sejati. karena dianggapnya bertentangan dengan UUD 1945. berarti para korban pelannggaran HAM berat masa lampau (1965-66) sampai waktu tak tertentu tidak bakal mendapatkan keadilan. Fenomena tentang tindakan diskriminasi di luar negeri dan di dalam negeri yang tampak berjalan seiring tentu menimbulkan pertanyaan logis dan adil: Mengapa demikian terjadi? Apakah donasi dari luar negeri kepada lembaga-lembaga di Indonesia mempunyai pengaruh kuat terhadap timbulnya fenomena tindakan diskriminasi tersebut di atas?. Jalan Pengadilan HAM agaknya sangat sulit dilaksanakan. Kami (para korban) melihat penanganan kasus korban pelanggaran HAM berat masa lampau (1965-66) sangat minim sekali. Sebab terlalu banyak oknum yang berkepentingan agar jalan tersebut tertutup. Kalau kedua jalan tersebut dewasa ini tidak dapat ditembus. tampak ada dua jalan: pertama melalui pengadilan HAM dan kedua melalui Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. yang praktis. Hal ini perlu didukung dan disokong sepenuhnya. menteri. Adalah suatu hal yang positif putusan Mahkamah Konstitusi baru-baru ini. Berhubung dengan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia Ifdhal Kasim. Padahal pendiskriminasian penanganan kasus pelanggaran HAM tersebut di atas identik dengan membiarkan berlangsungnya ketidak adilan dan eksistensi impunitas. yang merupakan jalan kompromi dalam penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lampau (terutama yang berkaitan dengan tahun 1965-66) ternyata mengalami kegagalan. Mantan rejim Suharto dan pendukungnya yang sampai sekarang masih berperan di mana-mana tidak menghendaki adanya pengadilan terhadap pelanggaran HAM berat 1965-66. Ketua KOMNAS HAM baru mempunyai niat untuk melaksanakan fungsinya sebaik mungkin sebagai penanggung jawab kebijakan institusi penegak HAM. Sekali lagi kita tidak melihat . sehingga terasa adanya perlakuan diskriminasi.

Tidak perlu susah-susah njlimet mencari data-data. yaitu penguasa-penguasa militer rejim Suharto pada waktu itu. Kalau penyelenggara negara dan lembaga-lembaga HAM menyadari hal-hal tersebut di atas penanganan untuk penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat 196566 paling tidak harus berjalan sejajar/paralel dengan penanganan masalah pelanggaran HAM lainnya. mestinya fakta pembuangan ke pulau Buru saja sudah merupakan bukti kuat yang tak terbantahkan tentang adanya pelanggaran HAM berat. c) Untuk mengetahui bagaimana peranan pemerintah yang bekerja sama dengan pihak hukum dalam menangani kasus pelanggaran HAM yang telah menimpa TKI kita sampai hari . Bahkan kalau pun dokumen-dokumen tersebut sudah dimusnakan. Sebab merekalah yang membuang orang-orang tersebut di atas ke pulau Buru dan menjebloskan ke dalam penjarapenjara. keadilan dan HAM. Contoh: ribuan orang yang dibuang ke pulau Buru belasan tahun tidak pernah dibuktikan kesalahannya berdasarkan hukum. tetapi mereka adalah korban tindak kejahatan kemanusiaan.2 Rumusan Masalah Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam pembuatan makalah ini adalah sebagi berikut : a) Apa yang menyebabkan seringnya terjadi pelanggaran HAM di luar negeri ? b) Kasus pelanggaran HAM apa saja yang sering terjadi di luar negeri? c) Bagaimana tanggapan dan peranan pemerintah Indonesia yang bekerja sama dengan pihak hukum melihat kasus pelanggaran HAM yang terjadi di luar negeri hari ini. Semoga masa depan penyelesaian masalah tersebut mempunyai perspektif yang positif bagi penegakan demokrasi. misalnya tidak boleh menjadi pegawai negeri. b) Untuk mengetahui kasus pelanggaran HAM yang sering terjadi di luar negeri. Mereka bukan pelaku kejahatan. Tapi sebaliknya mereka ini bahkan mendapatkan perlakuan-perlakuan yang sangat jelek – bertentangan dengan HAM. sebab semuanya ada di arsip kopkamtib (kalau belum keburu dimusnahkan). Dan kalau penegak hukum berkemauan menjalankan fungsinya sebagai penegak keadilan maka mudah saja menunjuk hidung siapa yang melakukan pelanggaran HAM berat 1965-66. Mereka ini bukan orangorang terpidana politik. maka mantan tapol pulau Buru (korban pelanggaran HAM. yang seharusnya dalam memperingati Hari Hak Asasi Manusia Sedunia tahun ini dijadikan bagian tema penting demi transparansi dan sosialisasi penegakan HAM. Mereka di sana mendapat perlakuan yang biadab dan disiksa dengan kejam. 1. Mengingat besarnya korban pelanggaran HAM berat 1965-66 maka penyelesaian hukum secara adil kasus pelanggaran HAM berat 1965-66 seharusnya mendapat prioritas utama. terutama pelanggaran HAM yang menimpa TKI kita saat ini? 1. Keadilan dan Konstitusi di Indonesia.jamahannya kepada para korban pelanggaran HAM berat 1965-66. Sayang sekali hal tersebut di atas tidak mendapat singgungan dari Mahkamah Konstitusi. tetapi orang-orang yang dilanggar hak asasinya. tidak boleh menjadi guru dan larangan-larangan lainnya. Tampak perjuangan untuk tegaknya Keadilan dan Hak Asasi Manusia di Indonesia masih jauh dari sukses untuk menggeser sasarannya dari titik mati. Kalau mantan terpidana politik (jadi ada putusan pengadilan) saja menurut Mahkamah Konstitusi dapat menjadi pejabat publik. bukan mantan terpidana) secara logika mestinya menjadi pejabat publik bukan masalah lagi. bahkan pernah KTPnya ditempeli kata ―ET‖ sehingga di mana-mana mendapatkan kesulitan dalam hidupnya.3 Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah : a) Untuk mengetahuiapa penyebab atau motif seringnya terjadi pelanggaran HAM di luar negeri. sebab tidak pernah diproses berdasar hukum. Sedang diskriminasi dalam penanganan kasus pelanggaran HAM (terutama kasus pelanggaran HAM berat 1965-66) masih terus berjalan.

5 Kegunaan Adapun kegunaan dari pembuatan makalah ini adalah untuk menambah referensi serta informasi bagi penulis. yang ditandai dengan globalisasi yang sedang tumbuh. BAB II PEMBAHASAN 2. Sejak April 2004.4 Metode Penelitian Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah melalui metode pustaka. Kenyataannya. selain itu. Karena itu. Di samping itu juga dapat dimanfaatkan oleh pembaca pada umumnya untuk lebih mengetahui sistem dan tata cara penanganan kasus – kasus pelanggaran HAM. termasuk penetapan standar dan aplikasi HAM di dunia. perangai HAM para pemain yang lebih berpengaruh di dunia memiliki dampak besar pada semua aspek kehidupan modern. itu akan digunakan sebagai rujukan oleh pihak lain. mengabaikan.1 Pelanggaran Ham Amerika Serikat Artikel ini dikutip dari buku ―Human Rights Violation by The United States of America‖ yang dikeluarkan pada 2007 oleh Departemen HAM—Kementerian Politik Luar Negeri. menerapkan metode interogasi yang bersifat memaksa dan pendekatan tidak melihat kejahatan. Ketaatan. Kendati fakta bahwa AS telah meratifikasi Konvensi PBB yang menentang penyiksaan dan . pemerintahan AS berulangkali mencoba memotret pelanggaran HAM itu sebagai insiden yang terpisah. Ini merupakan buku pertama yang ditulis mengenai pelanggaran HAM berat oleh AS yang terang-terangan berdasarkan sumber-sumber dari berbagai lembaga internasional. tidak mendengar kejahatan pemerintahan Bush. dan juga memperlakukan dengan buruk tahanan di penjara Abu Ghuraib di Irak. yaitu memperoleh informasi melalui buku – buku yang memuat isi tentang kasus pelanggaran HAM . Kebijakan administrasi yang menciptakan iklim Abu Ghuraib dalam tiga cara fundamental pengelakkan dari hukum intenasional. Musim Semi 2007 94 halaman Direview oleh Hamid Sultan Saleki (Atase Pres Kedubes Iran di Jakarta) Jelas. Lebih parah lagi. kerja segelintir tentara yang buruk yang bertindak tanpa perinta. ketika potret pertama muncul mengenai personel militar AS menghina. Kejadian itu berasal dari keputusan yang dibuat oleh Pemerintahann AS untuk membelokkan. pelanggaran hak-hak sipil dan politik oleh Pemerintahan AS terhadap mereka yang ada di dunia dalam apa yang disebut ― perang terhadap teror ‖ tak dapat disamakan dengan pelanggaran HAM oleh sebuah pemerintahan kecil dalam wilayah yang kecil. Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran. satu-satunya aspek pengecualian dari pelanggaran di Abu Ghuraib adalah potret. 1. 1. data – data pendukung diperoleh melalui media internet. Tetapi kenyataannya pola pelanggaran ini tidak berasal dari aksi beberapa tentara yang melanggar hukum. Situasi yang mengerikan di tempat-tempat seperti Tanjung Guantanamo dan Bagram dan kisah – kisah tentang pusat-pusat penahanan rahasia di seluruh dunia akan berdampak negatif terhadap struktur konsep hukum internasional tentang HAM dan penerapannya di dunia. Iran. Negara-negara bertanggung jawab dalam domain HAM berdasarkan kenyataan mereka memiliki instrumen-instrumen kekuatan yang diperlukan untuk memberi arah dan efektualitas kepada kekuatan aktif globalisasi.ini. Buku ini menggunakan lebih dari 117 referensi sebagai sumber data dan informasi tentang pelanggaran HAM yang dilakukan oleh AS. atau mengesampingkan hukum. menyiksa. promosi dan perlindungan HAM berdasarkan penghormatan pada perbedaan budaya dalam kerangka universalitas merupakan salah satu pilar kehidupan modern saat ini. menemukan interpretasi negatif atas ketentuan hukum internasional terhadap HAM di dalam kultur unilateralisme yang sedang tumbuh.

deprivasi indera. termasuk suatu hasil dalam kematian tahanan. Afghanistan. Ada banyak laporan tentang pelanggaran hak asasi manusia oleh personel militer dan intelijen AS di Afghanistan. dan efektivitas investigasi menjadi tuduhan penyiksaan dan kekejian. AS juga di klaim sebagai Negara pelanggar HAM terburuk selama 50 tahun . termasuk sifat administratif atau kurang dari satu tahun penjara. terlihat bahwa Pemerintahan Bush mengklaim para tahanan yang diambil dari Abu Ghuraib tidak digolongkan sebagai tahanan perang di bawah hukum internasional. dan pada kasus-kasus kematian yang dicurigai di tempat tahanan di salah satu lokasi-lokasi ini. di teritori mana saja dibawah juridiksinya. dan menjamin mereka dihukum secara wajar. CIA juga menahan tahanan yang tak jelas jumlahnya. Sejak 2002 Kamp Guantanamo telah menjalankan perannya sebagai penjara militer dan kamp interogasi dan menahan lebih dari 775 tahanan dari 44 negara dan kebanyakan orang-orang yang dicurigai oleh pemerintahan AS sebagai operatif Al-Qaeda dan Taliban. Dalam hal ini. Dalam hal ini. dan pelanggaran dalam seksi itu adalah ―pelanggaran berat‖. Human Rights Committee telah mencatat dengan keprihatinan kekuarangan-kekurangan menyangkut kemerdekaan. beberapa ahli hukum telah mengungkapkan bahwa AS dapat diwajibkan untuk mengadili beberapa prajuritnya untuk kejahatan perang dan dibawah Konvensi Ketiga dan Keempat. tidak manusiawi dan perlakukan yang menghina atau hukuman yang dilakukan oleh anggota militer dan sipil tertentu di Afghanistan dan Irak. AS telah secara eksplisit dan sistematik melanggar standar internastional menyangkut perlakukan manusiawi terhadap tahanan yang membawa pada keberatan yang dimunculkan oleh organisasi internasional inter alias Human Rights Commission and Committee Against Torture. dan lokasi di luar negeri lainnya. yang mengutip laporan-laporan bahwa para tahanan telah disiksa atau diperlakukan secara kejam. personel militer dan intelijen AS di Afghanistan melakukan sistem interogasi yang meliputi penggunaan deprivasi tidur. di fasilitas penahanan di Guantanmo. ketidak-berpihakan. perlakukan atau hukuman yang tidak manusiawi atau merendahkan yang ditimpakan oleh militer dan personel non militer AS atau pekerja kontrak. dan harus segera serta melakukan tidakan investigasi secara mendalam. Fasilitas penahanan AS yang utama di Afghanistan adalah di pangkalan udara Bagram. menuntut semua yang bertanggung jawab bagi tindakan semacam itu.Konvensi Ketiga dan Keempat Geneva. Sejak kejatuhan pemerintahan Taliban di Afganistan. dan memaksa tahanan untuk duduk atau berdiri dalam posisi yang menyakitkan untuk periode waktu yang lama. telah membawa pada hukuman yang lembut. Bagaimanapun. The Committee Against Torture (CAT) menyuarakan keprihatinannya atas laporan-laporan yang bisa dipercaya mengenai tindakan penyiksaan atau kekejian. hukuman-hukuman dan reparasi yang dijamin buat korban. pasukan pimpinan AS telah menangkap dan menahan ribuan orang Afghanistan dan warga negara asing lain di seluruh Afghanistan.. dalam jawaban. di pangkalan udara Bagram dan lokasi lain di Afghanistan. AS harus mengambil tindakan cepat untuk menghapus semua bentuk penyiksaan dan perlakukan buruk terhadap tahanan oleh personel militer dan sipil. AS telah gagal memberi penjelasan yang cukup atas tuduhan perlakukan buruk terhadap tahanan oleh personel militar dan intelijen AS di Afghanistan. terlebih. Menurut Human Rights Watch. termasuk di Kabul. menurut keseriusan kejahatan. Jelas. penggunaaan Guantanamo sebagai penjara militer telah diserang oleh organisasi-organisasi hak asasi manusia dan para pengritik lain. Irak. tahanan perang orang sipil yang ditahan dalam suatu perang tak dapat diperlakukan dalam perangai yang merendahkan. Selain itu. The Committee menyesal AS tidak memberikan informasi cukup menyangkut penuntutan yang dilontarkan. dan bahwa Pemerintahan AS telah mengakui bahwa perjanjian – perjanjian dimaksud mengikat dalam perang untuk pembebasan Irak. Juga menjadi keprihatinan bahwa investigasi dan penuntutan banyak kasus-kasus ini.

AS juga tidak memberi akses agar para tahanan bisa didampingi pengacar agar proses hukumnya bisa segera dilakukan. Amnesti Internasional.‖ papar laporan tersebut. pihak Departemen Kehakiman AS telah mengakui ada problem besar dalam menangani ratusan tahanan warga negara asing sejak peristiwa 11 September. tapi pada kenyataannya. Khan mengatakan. AS telah mengabaikan dan menempatkan dirinya diluar sistem hukum yang ada. menyebabkan ribuan orang di Iraq ditahan. di penjara Guantanamo. Dalam laporan tahun 2004-nya. miskin visi dan tidak punya dasar yang kuat. Laporan itu juga menyebutkan. merupakan pelanggaran hak asasi. antara lain. Sekretaris Jenderal Irene Khan menyatakan. Mereka tidak diberi akses ke keluarga atau ke penasehat hukum. Kuba. Apa yang dilakukan AS. mengganggu rasa keadilan dan kebebasan. sudah 65 orang yang menjalani hukuman mati di AS. AS dinilai juga telah melanggar aturan internasional dalam menerapkan hukuman mati ini. dari perburuan yang membabi buta yang dilakukan AS sejak peristiwa 11 September. saling bertentangan.terakhir. Ini adalah konsekuensi logis. bukti-bukti menunjukkan adanya pola penyiksaan fisik maupun verbal yang dilakukan oleh para penyidik. dunia telah melihat kenyataan yang sebenarnya. ―Lebih dari 600 warga negara asing ditahan tanpa tuduhan yang jelas atau proses hukum. agenda keamanan global yang dipromosikan oleh AS.‖ tulis laporan tersebut. setelah foto-foto penyiksaan dan pelecehan di penjara Abu Graib tersebar di masyarakat luas.‖ kata Khan dalam keterangan persnya di London. telah menyalahgunakan senjata dan menggunakan bahan kimia terhadap para tahanannya. menyerang negara lain dengan mengerahkan tentaranya. yang menyebabkan kasus tewasnya sejumlah tahanan di penjara AS. Amnesti Internasional menyatakan. lembaga HAM yang berbasis di London ini menyebutkan. sudah ada 885 orang yang menjalani hukuman mati sejak AS menerapkan kembali hukuman itu pada tahun 1976. Ketika AS dan . kampanye anti terorisme dan perlindungan terhadap hak asasi manusia. Total. karena telah mengenakkannya pada anak dibawah umur 18 tahun. Amnesti Internasional menilai Inggris juga telah melakukan pelanggaran Ham di Iraq. polisi dan penjaga penjara di AS. diduga AS menahan sejumlah tawanannya di beberapa lokasi yang tidak diketahui. AS telah kehilangan moral dan potensinya untuk melakukan segalanya dengan cara yang damai. penahanan sekitar 6. ratusan orang dari sekitar 40 negara. Amnesti Internasional menyatakan. Amnesti Internasional juga memaparkan. sejak negara adidaya itu mengeluarkan kebijakan perang terhadap terorisme dan invasinya ke Iraq. Selain itu. Orang-orang ini ditahan atas dugaan terkait dengan Al-Qaeda. pelanggaran Ham lainnya yang dilakukan AS. perang terhadap terorisme seharusnya dibarengi dengan upaya melindungi hak asasi manusia. Amnesti Internasional juga mengkritisi penerapan hukuman mati di AS. Invasi dan penguasaan wilayah Iraq oleh otoritas yang dibentuk negara-negara koalisi. Amnesti Internasional (AI) menilai Amerika Serikat sebagai pelaku pelanggaran HAM terburuk selama 50 tahun terakhir. Yang paling hangat. di penjarakan AS tanpa proses hukum di Afghanistan. kedua negara ini mengklaim Iraq punya senjata pemusnah massal hanya untuk membenarkan tindakannya di negara lain. dan membuat dunia menjadi tempat yang mengerikan. Sepanjang tahun 2003. Disamping itu.000 anak-anak migran dengan tuduhan melakukan kenakalan remaja. kini mulai melakukan evaluasi atas kekuasaan eksekutif yang sudah melanggar hak asasi. Selain tidak memberikan akses pada keluarganya. Selain AS. Anak-anak ini ditahan sampai berbulan-bulan. ―Pengadilan di Inggris dan AS. mengkritik AS karena berupaya mendapatkan kekebalan hukum dari pengadilan internasional bagi tentaranya yang melakukan kejahatan perang. Selain di Guantanamo.

rasis. Laporan itu menilai. Namun demikian. Adalah The International Institute for Strategic Studies (IISS) yang menuduh AS dan Inggris sebagai pemicu utama kian merebaknya rasa tak aman di dunia.itu dari lubuk hati kita yang terdalam. Sebelumnya IISS pada tahun 2003 telah memprediksi bahwa. Menurut IISS. IISS juga melontarkan kritikan pedas atas AS-Inggris. Begitulah ungkapan yang klop bagi AS yang tengah dihantam kutukan dunia internasional atas kasus Abu Gharib. dan menelantarkanya. mereka adalah satu tanah tumpah darah dengan kita.000 anggota yang tengah bersiap melakukan aksi penyerangan atas Barat. AS-Inggris juga telah menyebabkan makin bertambahnya pengikut jaringan Al-Qaeda menjadi sekitar 18.Amerika menuduh kita sebagai bangsa yang tidak becus mengatur negara kita sendiri. jika gagal dan Irak kembali menjadi negara otoriter maka harapan itu akan sirna. ratusan ribu orang tewas di Iraq dan Aghanistan dan rakyat Palestina juga menderita akibat senjata buatan Amerika yang . dan hal itu akan menjadi mimpi buruk bagi strategi AS dan Barat.bangsa Indonesia tentang pelanggaran HAM yang kita lakukan di Aceh.Inggris terobsesi dengan adanya ancaman senjata pemusnah massal. sepanjang tahun 2003-2004 telah terjadi intervensi AS atas Irak dalam masalah-masalah internasional. Di berbagai media internasional kita dituduh menjajah Timor Leste. IISS adalah sebuah lembaga studi terkenal yang bermarkas di London Inggris. keberhasilan demokratisasi di Irak akan menjadi sebuah model bagi reformasi negara-negara Teluk dan Timur Tengah di mana Timteng sebagai kunci bagi keamanan regional dan stabilitas internasional.mana mungkin? Mereka adalah saudara kita sendiri. Lembaga ini bahkan menyebut Israel sebagai penjahat perang karena tindakan brutal yang dilakukannya. Selain itu. Bahkan menurut IISS. Setiap tahunnya IISS selalu merilis laporan-laporan yang berkaitan dengan isu-isu internasional strategis dan mengkaitkannya dengan perkembangan paling anyar di berbagai belahan dunia. mereka tak akan mampu membayar harga kegagalannya di Irak.Asal kita tahu saja Timor Timur itu memang daerah miskin tidak punya sumber daya alam yang dapat diandalkan. Hal ini menurut IISS.asal diketahui saja setelah merdeka mereka malah hidup jauh lebih susah daripada hidup bersama kita dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. mereka sendiri telah menjadi senjata pemusnah massal yang sesungguhnya. Masih ingatkah pendapat Amerika terhadap kita. penyebab munculnya kemiskinan. Selanjutnya AS mengklaim bahwa Negara kita sebagai pelanggar HAM.yang terjadi kita justru membantu Timor Timur (sebutan dahulu) membangun sarana infrastruktur dan pemerataan pembangunan. ancaman terorisme anti-Barat akan makin meningkat pasca aneksasi atas Irak. terbukti setelah AS-Inggris mencaplok Irak. Laporan lembaga hak asasi manusia Amnesti Internasional ini. Maksud hati hendak menjadi polisi dunia apa daya jadi teroris dunia.Timor Leste (dulu Timor Timur) dan Papua.Kita dianggap bangsa yang tidak beradab tidak mengerti tentang apa itu hak asasi manusia. tapi yang terjadi adalah Amerika menyerang Iraq dan Afghanistan. sekarang ini AS tengah menebar benih-benih perpecahan antara dirinya dengan Eropa. perdagangan senjata gelap dan melakukan kejahatan terhadap anak-anak dan wanita. Padahal waktu itu kita tidak pernah melakukan genosida. juga menyoroti masalah pendudukan Israel di Palestina.pembunuhan dan pembantaian.itu bukan keputusan sedikit orang dan tidak main – main . menurutnya.mendukung agresor zionis membantai Palestina dan lain sebagainya. diskriminasi. memperlakukannya dengan semena mena. Mereka sudah bertindak tidak adil. akhirnya AS akan dipandang sebagai penjajah bukan sebagai pembebas. semena-mena. AS – Inggris ancaman terbesar bagi keamanan dunia.Tidakkah Amerika sadar bahwa setelah genderang perang ditabuh jutaan orang menderita akibat ulahnya.senasib sepenanggungan dan bahkan pendahulu kita berjanji untuk mengikrarkan Indonesia Raya dari Sabang sampai Merauke.

Tanpa pikir panjang. dan terakhir di sebuah restoran di kawasan Senen. dan beralamat di Pondok Pinang Kebayoran Lama Lebak Bulus ini.diberikan kepada majikanya. hitung-hitung untuk menambah pengalaman. dan menawari pekerjaan serupa dengan gaji yang lebih besar di Malaysia . Ia mempuyai pengalaman kerja di beberapa tempat di Jakarta sebagai coffee maker. ia menemui beberapa orang kenalannya dan menginformasikan jenis pekerjaan dan gaji dengan bekerja di Malaysia. Selanjutnya.5 juta rupiah tersebut. gajinya setara tiga jutaan rupiah. berikut dideskripsikan kasus yang menimpa Peter (asal Jakarta) dan dua orang rekannya (asal Sunda) berdasarkan penuturan mereka di Konsulat Jenderal R. Sebagai gambaran. mereka hanya mendapat jatah secangkir teh (manis). antara lain: di Hotel Horison. kejengkelan. Pria tersebut juga memintanya untuk mencarikan beberapa orang pekerja lainnya. untuk sekedar mengganjal perut. berangkatlah mereka bertiga menuju Kuala Lumpur (KL). namun telah banyak pengalaman sebagai tukang masak―. tertarik pada penjelasan Peter dan menyambut baik ajakannya untuk bersama-sama bekerja di negeri jiran. Sesampai di bandara KL. Pagi hari. sejak hari pertama mereka bekerja. adalah salah satu tamatan Sekolah Mengah Pariwisata (SMIP) yang mencoba menambah pengalaman dan mengadu nasib ke negeri seberang (Malaysia). pelecehan seksual/pemerkosaan dan sebagainya. kelahiran Jakarta. kepada mereka bertiga sudah disodori kuitansi atas sejumlah biaya proses pengurusan paspor dan biaya transportasi (Jakarta-KL). mereka bertiga sangat terkejut. Jika. Kegundahan. dalam sehari. Dom Cafe. 2. mereka di maki-maki. yang pada akhirnya . Ketika ia sedang bekerja di tempat kerjanya di kawasan Senen. sekitar jam 15-16-an waktu setempat. Padahal. itupun tidak diperbolehkan mengambil lauk-pauk. dan majikan mengetahuinya. secara sembuyi-sembuyi mereka makan sesuatu. serta menyampaikan identitas mereka bertiga guna pengurusan paspor. Peter yang berumur 23 tahun. kedua temannya tersebut salah satunya tamatan STM (23 tahun) jurusan mesin sebagai calon helper. datang menghampiri seorang pria paroh baya pengunjung restoran yang memperkenalkan diri berasal dari negeri jiran (Melaysia). dan seorang lainnya lulusan SMP (30-an tahun) sebagai calon tukang masak. Demikianlah sehari-harinya mereka bekerja. mereka hanya di beri makan nasi satu kali saja.I. Kesemuanya itu harus mereka kembalikan melalui pemotongan gaji. sedangkan untuk posisi cook (tukang masak). Selanjutnya. mereka bertiga bersama sang calon majikan menuju rumah kediamannya di kawasan KL. kekesalan mereka bertiga bertambah lagi. Kebijakan Pemerintah Malaysia yang mengizinkan calon majikan Malaysia merekrut langsung TKI di Indonesia. biaya pengurusan paspor dan transportasi. gaji setara dua jutaan rupiah.00 hingga sekitar jam 24. Untuk posisi helper. Pria lajang berkulit putih dan berambut lurus.2 Kasus Pelanggaran HAM Melalui Perekrutan Langsung TKI Salah satu faktor penyebab kompleksitas permasalahan yang terus silih berganti menimpa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia adalah penipuan. Disamping itu. Pada hari pertama mereka bekerja . mereka bertiga tidak diperbolehkan duduk. Setelah beberapa hari berpikir. yaitu: sejak buka restoran/kedai jam 09.00 waktu setempat. perlakuan tidak humanis juga sudah mereka rasakan. tindak kekerasan. dan hanya dengan kuah saja. sedang malam hari tidak ada jatah makan lagi. setelah pengurusan paspor selesai. (KJRI. sang calon majikan sudah menunggu mereka bertiga. Pendek kata. over worked.Israel. memutuskan menerima tawaran bekerja di Malaysia. di Jakarta tidak ada informasi dan perjanjian mengenai hal itu. Sekitar tiga-lima bulanan kemudian. Dapat ditebak. Peter menemui sang calon majikan di sebuah hotel di kawasan Senen dan menyatakan kesanggupan beserta dua orang rekannya. Tidak itu saja. ditanggung sepenuhnya oleh sang calon majikan. dan diancam dipotong gaji. Peter yang terakhir bekerja di sebuah restoran di kawasan Senen sebagai coffe maker dan telah bergaji 1. juga minta pendapat orang tuanya. atas kerjasama pria asal negeri jiran tersebut dengan ―calo‖ di Jakarta (kawasan Senen).

dan RM. Donald Kolopita. mereka bertiga meninggalkan KBRI KL dan menuju KJRI Johor Bahru. 2. Akhirnya. hingga perempuan asal Jombang itu meninggal dunia pada 26 Oktober 2009.‖ ujar Dino. menyatakan Duta Besar Indonesia di Malaysia Da`i Bachtiar telah menyurati Kementerian Luar Negeri dan instansi lain di Malaysia tentang penyiksaan yang dialami TKI di Malaysia. Di KJRI Johor Bahru inilah mereka bertiga untuk beberapa hari tinggal (tidur di ruang istirahat driver KJRI). karena di KBRI KL tidak ada shelter untuk menampung TKI laki-laki. penanganan hukum kasus kekerasan TKI di Malaysia memang lambat dan bahkan macet karena masalah proses pengadilan di Malaysia.200-an untuk posisi tukang masak.= Rp. ―November ini akan ada pertemuan lagi.‖ ujarnya. 1. 200 (RM. terutama setelah terulangnya penyiksaan terhadap TKI di negara itu beberapa waktu lalu.5 bulan bekerja di rumah makan milik majikan tersebut. Dino menyebutkan kasus yang mengalami kemacetan di antaranya adalah kasus Ceriyati yang belum ada keputusan sejak 2006 serta sidang pemukulan terhadap wasit karate Indonesia. Jakarta.I. Dino mengakui. banyak kasus hukumannya ringan dan deadlock karena terlalu bertele. Munti Binti Bani. Pemerintah Indonesia mendorong agar kasus ini segera dituntaskan dan pelaku yang diduga majikannya diganjar hukuman yang setimpal. pmerintah akan terus bernegosiasi dengan Malaysia untuk merevisi moratorium pengiriman TKI ke Malaysia yang saat ini masih dalam tahap finalisasi. dan ini akan menjadi agenda penting hubungan antara Indonesia dan Malaysia. mereka bertiga di sarankan ke KJRI di Johor Bahru. dan dengan sangat hati-hati juga. Kebetulan tetangga dekat Peter bertiga ada seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia yang menolong mereka.mereka bertiga hanya bertahan sekitar 1. mereka bertiga di pagi buta sebelum subuh melarikan diri dengan merangkai sarung dan apa saja yang bisa dirangkai untuk menuruni rumah sang majikan yang bertingkat itu secara bergantian. Demikian pula dengan kasus Nirmala Bonat yang majikannya sudah dihukum 20 tahun namun eksekusinya harus tertunda karena pelakunya mengajukan banding. Dengan asa yang masih tersisa. Atas bantuan dan petunjuk PRT itulah Peter dan dua orang rekannya dengan sangat hati-hati (menghindari aparat berwajib setempat) menuju Kantor Perwakilan R.3 Penanganan Kasus TKI Di Malaysia Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah Indonesia meminta Malaysia mempercepat penanganan hukum terhadap kekerasan yang menimpa TKI di negara tetangga itu . yang seharusnya dimulai pada Agustus 2009 namun ditunda hingga Januari 2010. Tetapi. Dino menuturkan Presiden Yudhoyono dan Perdana Menteri Malaysia yang dulu. Untuk melindungi TKI di Malaysia sebagai tindakan preventif. masalahnya memang kelambatan di sistem peradilan Malaysia dan ini terus kita dorong. 200 X Rp..I. (Kedutaan Besar R. Sesampai di sana. Juru Bicara Kepresidenan Dino Pati Djalal di Kantor Kepresidenan.-) dari janji semula di Jakarta (Indonesia) dua-tiga jutaan rupiah setara RM. ― Pemerintah Indonesia menegaskan kembali agar Kepala Polisi Malaysia untuk menginvestigasi. Dino mengaku telah menelepon Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia untuk menyampaikan posisi pemerintah Indonesia yang mengutuk dan menyesalkan pembunuhan Munti. Jadi ada beberapa kasus. pernah mengadakan pertemuan bilateral untuk hanya membahas 18 kasus kekerasan yang menimpa TKI di Malaysia. ―Itu yang menjadi komplain Presiden. yang akhirnya dipulangkan ke tanah air melalui Batam/Tanjung Pinang. 2. 750-an lebih untuk posisi coffe maker dan helper. dengan susah payah (hanya) diberi gaji RM. dan masing-masing mereka.600./KBRI) di Kuala Lumpur. 520. Pemerintah juga akan terus melindungi TKI di Malaysia melalui tindakan preventif melalui . Abdullah Badawi. mereka bertiga menceritakan kasus yang mereka alami kepada aparat di KBRI.000.‖ ujarnya.

Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). seorang pengamat pekerja migran di Malaysia. bahwa TKI yang bersangkutan dalam pengawasan KBRI Kuala Lumpur. Meskipun demikian. Pelayanan pengaduan melalui SMS 33044 4. Anggotanya meliputi elemen struktur KBRI yakni: a) Fungsi Protokol dan Konsuler b) Fungsi Sosial Budaya dan Penerangan c) Fungsi Penerangan d) Atase Imigrasi e) Atase Ketenagakerjaan f) Atase Pendidikan g) Atase Perhubungan h) Atase Riset (BIN) i) SLO POLRI Tujuan Satgas adalah: 1) meningkatkan upaya perlindungan secara maksimal bagi seluruh WNI/TKI yang berada di wilayah akreditasi KBRI Kuala Lumpur 2) meningkatkan upaya dan bentuk pelayanan WNI/TKI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) yang bermasalah 3) Upaya-upaya yang dilakukan Satgas PPWNI meliputi. dalam upaya melindungi mereka dari tindakan aparat pemerintah Malaysia. Selain itu juga melibatkan NGO/LSM (Migrant Care dan IOM ) . dan tidak ada sarana penampungan bagi TKI Pria bermasalah. Penampungan sementara di KBRI Kuala Lumpur. Berdasarkan hasil diskusi mengenai permasalahan TKI dengan institute terkait di Malaysia . pihak KBRI melibatkan organisasi Dharma Wanita. Dari NGO/LSM di Kuala Lumpur. 02/SK-DB/I/2006 tanggal 9 Januari 2006. saat ini telah dibentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan dan Pelayanan Warga Negara Indonesia (PPWNI) berdasarkan SK Kepala Perwakilan RI untuk Malaysia No. Dalam mewujudkan upaya dimaksud. Azizah Kasim dari Institut Kajian Malaysia dan Antar Bangsa (IKMA). Peluncuran awarness campaign melalui berbagai media masa. yakni Migrant Care. Sesuai rencana pada trip 1. penelitian ini fokus pada kelembagaan. Saat dilakukan studi ini (5 Juni 2007). Di KBRI Kuala Lumpur. secara individual berupaya menangani masalah pekerja migran terutama TKI bermasalah. Indonesia tetap menghargai sikap Malaysia yang menyatakan akan mengusut tuntas semua kasus penyiksaan TKI di Malaysia dan berjanji akan melindungi warga negara Indonesia sebagaimana warga mereka sendiri. ditemui satu NGO/LSM. Penanganan kasus yang menimpa WNI/TKI. Peningkatan jejaring kerja dan pertemuan reguler dengan instansi terkait di dalam negeri dan Malaysia. Dino mengatakan. Kegiatan outreach di kantong-kantong TKI di berbagai daerah di Indonesia. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia yang ada di Malaysia.unit khusus antar departemen di Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia. kondisi . pihak KBRI memberikan surat keterangan. Meski demikian. Unsur perguruan tinggi di Kuala Lumpur yang dapat ditemui adalah Prof. shelter KBRI menampung 71 orang TKI (Wanita) bermasalah yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia. Non Goverment Organization (NGO)/Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). dan Perguruan Tinggi. Alex Ong. khususnya perempuan. Kegiatan penyuluhan dan pelayanan publik di daerah konsentrasi TKI. Hasil observasi secara umum tim peneliti terhadap TKI di Shelter menunjukkan. Dalam kunjungan ke UKM tersebut tim peneliti juga sempat wawancara dengan Darul Amin. Mr. Pendataan dan pendampingan bagi WNI yang menghadapi masalah hukum. yang meliputi: Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).

tetapi harus sampai pada level TKI. takut. Pengalaman menunjukkan. masuk tanpa dokumen. memang terdapat TKI di shelter mengalami kondisi tersebut. Misalnya. NGO/LSM: a) Menurut Alex Ong (Migrant Care). bahkan terdapat beberapa orang TKI bermasalah yang diindikasikan mengalami gangguan jiwa dan penyimpangan perilaku. d) Alex Ong bergerak atas dukungan Partai PAS (Partai Islam se Malaysia). menggunakan dokumen palsu. dimungkinkan Departemen Sosial R. Hal ini diharapkan agar dapat mempengaruhi dalam pengambilan kebijakan. para TKI bermasalah di shelter tersebut berharap agar kasus mereka segera selesai dan segera pulang ke tanah air. Upaya yang dilakukan antara lain dengan membantu TKI dalam pelayanan konseling. curiga.I. c) Alex Ong juga membangun image kepada Parlemen Malaysia tentang dampak yang muncul bila permasalahan migran tidak tertangani. Menurut pimpinan IKMA–UKM. dan lain-lain. beaya pemulangan TKI bermasalah dari Malaysia ke tanah air. b) Alex Ong membantu permasalahan TKI terutama yang berada di luar shelter dan belum ditangani oleh KBRI. Pada akhirnya pihak KBRI berharap ada program dan kegiatan Depsos yang dapat diakses WNI/TKI dalam upaya perlindungan dan pelayanan WNI/TKI bermasalah. dan . Pada umumnya. dan bahkan dijadikan pekerja seks komersial (PSK). Untuk itu. Khusus permasalahan TKI korban traficking dilaksanakan melalui kerjasama dengan IOM dengan kegiatan konseling dan bantuan pemulangan ke tanah air. dan membangun capacity building. Prof.mereka: lesu. Penanganan oleh IOM ini dalam tahun 2007 akan segera berakhir. stress. Dalam kasus-kasus seperti tersebut itu. Azizah Kasim. sementara Indonesia disamping keimigrasian juga melihat pendekatan ketenagakerjaan (perburuhan). pelecehan seksual/perkosaan. (Depsos) mengambil peran khususnya dalam hal pemulangan TKI dari Malaysia ke tanah air. penyuluhan sosial. advokasi. banyak hasil penelitian/kajian tentang pekerja migran oleh perguruan tinggi di Malaysia. dengan kerjasama dengan KBRI. dan telah disampaikan ke pihak kerajaan. Yang berarti setiap hari ada 82 orang TKI yang kehilangan dokumen resmi dan menjadi TKI ilegal. Pada kasus-kasus yang diselesaikan melalui proses pengadilan ada kecenderungan memerlukan waktu yang cukup lama dan tidak adanya kepastian. antara lain. pihak KBRI merekrut relawan (dari perguruan tinggi setempat). sebagai mahasiswa. pihak KBRI sering mengalami kesulitan karena tenaga yang ada tidak mempunyai bekal pengetahuan dan keterampilan dalam menangani masalah sosial psikologis. sejak berada di Malaysia sampai pemulangan ke tanah air dan penanganan di daerah asal TKI. Ada kecemasan pada diri TKI bermasalah. dan pemberdayaan TKI di daerah asal. Kasus-kasus menonjol yang menimpa TKI adalah: gaji tidak dibayar. setiap hari rata-rata terjadi kasus TKI lari dari majikan sebanyak 82 orang. e) Alex Ong mengharapkan agar mekanisme infrastruktur kedua negara bisa diperbaiki. tindak kekerasan/penganiyaan. Ada beberapa kasus migran ilegal yang teridentifikasi oleh perguruan tinggi. sedangkan dana untuk kegiatan operasional berasal dari perorangan baik dari pengurus maupun pihak lain yang tidak mengikat. bahwa waktu penyelesaian kasus sangat tergantung pada cepat atau tidaknya hasil musyawarah kesepakatan antara majikan dan agency dengan TKI yang bersangkutan. dimana Malaysia memandang permasalahan TKI dari sudut keimigrasian semata. Namun demikian pengaruh dari hasil penelitian/kajian terhadap kebijakan pemerintah bukan lagi menjadi tanggung jawab perguruan tinggi. Untuk mengatasi kendala tersebut. terkait:apakah masalah mereka bisa segera selesai dan atau dapat dimenangkan oleh TKI dan tidak adanya kepastian waktu penyelesaian masalah. tidak hanya dipahami oleh penentu kebijakan. Dalam permasalahan TKI ini terdapat perbedaan cara pandang pemerintah Indonesia dan Malaysia. masuk sebagai pelancong. Hal tersebut dikuatkan pihak KBRI.

atas pasukan pendudukan AS menunjukkan betapa makin . Presiden AS George Walker Bush dengan susah payah membela diri dengan mengatakan. Penanganan TKI mulai dari daerah asal harus terintegrasi antar lembaga pemerintah dan penyalur TKI (Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia/PJTKI). baik di Indonesia maupun di Malaysia. bahkan mengembang-biakkan terorisme. seharusnya mereka tidak mempraktikkan politik teror dan teror politik atas warga sipil Irak serta tak lagi mendukung penuh terorisme negara Israel di bawah PM Ariel Sharon. dimungkinkan adanya pusat informasi migran (Migrant Centre Information). Setelah Spanyol (salah satu sekutu AS di Eropa) menarik dukungannya atas pendudukan AS di Irak. Ahmad Chalabi. tetapi juga dari kalangan tokoh-tokoh Irak sendiri yang sebelumnya mendukung penggulingan rezim Saddam Hussein. apa yang dilakukan tentaranya di Irak tidak mewakili perilaku bangsa AS secara keseluruhan. Sementara ini. bahwa Amerika Serikat secara moral tak lagi memiliki hak untuk menilai pelaksanaan hak-hak asasi manusia di negara lain. dinilai kurang adanya kontrol dari pemerintah Indonesia untuk melihat perkembangan TKI. dalam penanganan masalah TKI. dan atau ―family net working‖. Jajak pendapat terakhir menunjukkan hanya 42 persen warga AS yang masih mendukung politik Bush di Irak. Terkait dengan hal itu disarankan perlu adanya suatu lembaga yang bertugas mengontrol keberadaan TKI di Malaysia. Terbunuhnya 40 warga sipil Irak (yang sedang merayakan pesta pernikahan) oleh pasukan pendudukan AS dan terbunuhnya 45 warga sipil Palestina oleh tentara pendudukan Israel baru-baru ini hanya merupakan bagian bentuk terorisme negara yang secara sistematis dilakukan AS dan Israel.menggunakan dokumen orang yang sudah meninggal. dikemudian hari bisa menjadi vendor dari perusahaan yang bersangkutan. Dengan demikian diharapkan eks TKI tidak lagi menjadi TKI.Seorang pengamat TKI menyebutkan. namun mampu mengembangkan usaha di daerahnya dengan modal yang diperoleh dari hasil kerja di luar negeri. tidak melibatkan agen seperti saat ini. 2. sehingga penanganan migran lebih obyektif dan fokus. Irak. Begitu pula jika AS benar-benar hendak memerangi terorisme. Bila perlu eks TKI dengan bekal pengalaman. pengetahuan dan keterampilan dari perusahaan tempat kerja. Rekruitmen pekerja migran dimungkinkan ditangani melalui Goverment to Govermnet (G to G) antara Indonesia dan malaysia.Pernyataan Departemen Luar Negeri itu mengacu pada mencuatnya skandal penyiksaan dan pelecehan seksual yang dilakukan tentara AS di penjara Abu Ghraib. Apa yang dilakukan penguasa Israel terhadap warga Palestina serta yang dilakukan tentara pendudukan AS terhadap warga sipil Irak pada hakikatnya tak lebih dari menanamkan benih-benih terorisme. yang utama adalah bagaimana kita berupaya memberdayakan (empowerment) TKI.Bagaimana AS dapat mengklaim diri sedang memerangi terorisme jika tentaranya di Irak dan Afghanistan membunuh warga sipil dan merusak tempat-tempat suci keagamaan? AS mendukung penguasa Israel yang tak henti membantai warga Palestina.4 Implikasi Pelanggaran HAM Amerika Serikat Di Irak Sangat tepat. Marty Natalegawa. 21 Mei lalu. pernyataan Departemen Luar Negeri RI melalui juru bicaranya. seperti yang selama ini terjadi di lingkungan migran asal Bawean (Komunitas Madura -orang Malaysia umumnya menyebut ―Boyan‖-). Pemerintah Inggris di bawah PM Tony Blair-yang selama ini dikenal pendukung setia Bush-menghadapi tekanan dari dalam negeri agar menjaga jarak dengan AS.Tak hanya dari sejumlah pemimpin negara lain yang sebelumnya mendukung politik AS di Irak. Probability. Terjalinnya persekutuan antara kaum Syiah dan Sunni Irak serta pembangkangan yang dilakukan tokoh penting Irak pro-AS. Begitu pula popularitas Bush di dalam negeri AS sendiri yang cenderung merosot.

Satgas PPWNI melaukan beberapa langkah yaitu berupa pemanggilan majikan dan agen dari TKI yang bermasalah ataupun melakukan penyerbuan ke rumah atau kantor agen. 398. Dalam prosedur penyelesaian TKI bermasalah selanjutnya.884. Satgas PPWNI telah berhasil menyelesaikan 55 kasus yang terdiri dari 44 kasus gaji tidak dibayar. Bush tak punya banyak pilihan. di beberapa Perwakilan yang mempunyai TKI cukup besar telah dibentuk Satuan Tugas Pelayanan dan Perlindungan WNI (Satgas PPWNI) yang salah satunya berada di Kuala Lumpur. maka Satgas PPWNI juga melakukan upaya pemulangan ke tempat asal masing-masing TKI. maka Satgas PPWNI berupaya untuk melakukan upaya pencegahan dan pendidikan publik kepada TKI agar kiranya dapat terhindar dari kemungkinan masalah yang dapat menimpa mereka. Satgas PPWNI KBRI Kuala Lumpur telah secara aktif melakukan kampanye kesadaran kepada TKI tentang hak dan kewajiban sebagai tenaga kerja asing di Malaysia. sosial. G-7. Sejauh ini. dan membangun sistem demokrasi di Irak) dalam realitasnya justru terbalik. Mencermati makin banyaknya kasus TKI yang mempunyai kasus di Malaysia khususnya dan beberapa negara lain yang banyak menerima TKI. bangsa dan rakyat Irak kini dihadapkan kehancuran infrastruktur sosial-ekonomi yang luar biasa. Dalam proses pemulangan ini. 1 kasus pelecehan seksual dan 9 kasus lainnya. ―Jenazah telah dimakamkan di sana tanpa sepengetahuan KBRI di Kuwait.meningkatnya ketidakpuasan rakyat Irak terhadap kebijakan Bush di Irak. Setelah invasi dan pendudukan AS berkepanjangan.5 Peran Perwakilan Ri Dalam Penanganan TKI Bermasalah Sebagai salah satu tugas dan fungsi Perwakilan RI di luar negeri adalah memberikan bantuan dan pelayanan kepada WNI. dan ekonomi di Irak.909. Dengan langkah tersebut. yang sedang tertimpa musibah. serta pihak-pihak yang berkepentingan dengan stabilitas dan pembangunan politik. maka gaji dan kompensasi yang berhasil didapatkan adalah RM 140. penyelesaian tuntas atas tragedi Irak harus dilakukan melalui sebuah konferensi internasional yang disponsori PBB dengan melibatkan seluruh elemen di dalam negeri Irak. Idealnya. Satgas PPWNI juga menjalin kerjasama dengan LSM International Organization on Migration (IOM) disamping juga meminta tanggung jawab dari agen TKA yang ada di Malaysia maupun tidak sedikit juga yang menggunakan dana KBRI. membebaskan rakyat Irak dari rezim tiran. 2.809. dan Gerakan Nonblok.‖ kata Ketua . membasmi terorisme. Bekerjasama dengani berbagai instansi di Indonesia juga selalu ditekankan agar kiranya kepada calon TKI yang akan berangkat ke luar negeri agar memperhatikan kontrak kerja yang akan ditandatangani serta selalu membina hubungan dengan Perwakilan RI terdekat sehingga jika mengalami masalah akan dengan cepat dapat ditangani secara baik. Dalam kaitan ini. 4 November mendatang. 2. Invasi AS ke Irak yang semula bertujuan ―mulia‖ (menghancurkan senjata pemusnah massal. seperti serangan yang dilakukan terhadap sejumlah masjid di kota-kota suci Najaf dan Karbala serta makam Imam Ali. Dalam periode tersebut jumlah TKI yang dipulangkan kembali sebanyak 109 orang dan 2 bayi. OKI.1 atau setar Rp. seperti Liga Arab. kecuali jika sekadar meraih kemenangan dalam pemilu AS. negara-negara tetangga Irak. mengabaikan tempattempat suci agama Islam Syiah di Irak. anggota tetap dan tidak tetap Dewan Keamanan PBB. termasuk tenaga kerja. 1 kasus penganiayaan. Dalam proses penyelesaian. Dalam penanganan kasus selama bulan September-Oktober 2007 terhadap TKI yang bermasalah di Malaysia.6 Penanganan Kasus Pembunuhan TKW di Kuwait Kalangan pelaksana penempatan TKI swasta (PPTKIS) mempertanyakan tewasnya seorang TKI asal Cirebon yang diduga kuat dibunuh oleh majikannya di Kuwait. Apalagi keganasan tentara AS kian membabi buta.00. Malaysia.

Dir. asal Cirebon. Namun protes terhadap penekanan dan ekspolitasi baru dimulai pada awal 90 – an. pada 25 April 2009.Himpunan Pengusaha Jasa TKI (Himsataki) Yunus M Yamani dalam siaran persnya di Jakarta.8 Penananganan Kasus Pelanggaran HAM di Nigeria Pengadilan New York akan dihadapkan pada kasus terbesar dalam soal pertangunggjawaban perusahaan. Jabar. menolak penggalian kembali mayat tersebut karena hal itu tabu di Kuwait. kata Yunus. ―Kami menyesalkan tewasnya Royati dan menuntut keadilan atas kematian tersebut. Yunus mendapat sejumlah pertanyaan dari kalangan PJTKI tentang kasus ini. bahwa Pasal 39 UU No. KBRI. jika kata-kata itu tercantum maka akan bertentangan dengan UU Perlindungan WNI dan BHI karena Deplu dan KBRI wajib melindungi WNI selama berada di luar negeri.‖ kata Yunus. Sejak Rabu mendatang. dalam suratnya menawarkan uang diyat sebesar 11. 39 tahun 2004. kematian serta pengeluaran biaya penguburan kepada PT BT dengan dalih tanggung jawab PPTKIS sesuai Pasal 73 ayat 2 UU No. Yunus berharap agar kasus tewasnya Royati diusut tuntas dan dia mengimbau penempatan TKI ke Kuwait dihentikan selama proses pengusutan berlangsung agar menjadi perhatian bagi pemerintah Kerajaan Kuwait. PT Bidar Timur (BT) mendapat informasi dari mitra kerjanya. Pada 4 Mei 2009.39/2004 hanya memiliki satu ayat yang berbunyi segala biaya yang diperlukan dalam kegiatan perekrutan CTKI dibebankan dan menjadi tanggung jawab PPTKIS. juga didakwa membiayai tentara yang melakukan pelanggaran hak-hak asasi manusia secara besar-besaran di wilayah kaya minyak Delta Niger. KBRI.39/2004 yang dikutip dalam surat dari KBRI Kuwait. Pencemaran minyak dan gas. kata Yunus.39/2004. KBRI hanya bertugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan dan perlindungan TKI sesuai Pasal 39 ayat 2 UU No. Keluarga TKI yang mengetahui peristiwa itu merasa sedih dan meminta agar jenazah Royati dipulangkan ke Indonesia. Fadel Muhammad Abbas Al-Sharaf Manpower bahwa TKI bernama Royati binti Dakina Karsida. PT BT mempertanyakan kebenaran berita tersebut ke KBRI di Kuwait melalui Atase Ketenagakerjaan. Yunus juga menjelaskan bahwa pasal 73 ayat 2 UU No. Menurut dia. seharusnya beban tersebut menjadi tanggung jawab majikan yang membunuh atau konsorsium asuransi perlindungan TKI. mencari informasi. Sementara.500 Kuwait Dinar (KD) dan membebankan biaya pemberitahuan. ―Tidak ada kata-kata bahwa tugas KBRI hanya melakukan pengawasan terhadap PPTKIS yang termaktub dalam ayat 2. 2. Perlindungan WNI dan BHI dengan No. telah meninggal dunia. Depnakertrans dan BNP2TKI atas kasus itu. penebangan hutan. Dia juga mengoreksi. Perusahaan minyak Royal Dutch Shell memulai produksi minyaknya di Delta Niger pada 1958. PT BT mendapat informasi melalui faksimili dari KBRI Kuwait yang ditujukan kepada Menteri Luar negeri u. Berdasarkan informasi yang diterimanya. pengadilan akan memulai proses perusahaan Royal Dutch Shell–perusahaan yang mendominasi sektor perminyakan Nigeria dalam beberapa dasawarsa terakhir–yang didakwa meminta bantuan junta militer Nigeria untuk membungkam aktivis hak-hak asasi manusia Saro Wiwa.13B/03/KUWAIT/V/2009 yang isinya menyatakan bahwa betul TKI atas nama Royati telah dibunuh oleh majikannya sendiri. Antara .‖ kata Yunus. Kami ingin pelaku pembunuhan dihukum seberat-beratnya agar memberi efek jera kepada majikan lainnya. Dia juga menyayangkan lambannya kinerja KBRI Kuwait dan tidak adanya respon balik dari Deplu.p. Shell yang menyangkal keras tuduhan tersebut. KBRI menyatakan pihaknya tidak diberitau secara resmi oleh pemerintah Kuwait tentang pembunuhan tersebut dan proses pemakamannya. Wisantoro. merusak sumber alam di Delta dan menghancurkan pertanian dan penangkapan ikan yang merupakan dasar penghasilan rakyat asli Ogoni.

bahkan sebaliknya mengatakan: berupaya membujuk pemerintah untuk memberikan grasi. Baginya China tidak layak menggelar Olimpiade jika kondisi HAM-nya masih buruk. mewakili desanya di pengadilan Belanda. setelah didakwa melakukan pembunuhan dan diadili oleh tribunal militer yang sengaja didirikan untuk tujuan itu. termasuk di antaranya sejumlah eksekusi. Banyak di antara desa-desa di Ogoni dibakar dan pemimpinnya dijebloskan ke penjara. Dakwaan yang dilakukan terhadap perusahaan minyak terbesar di dunia atas kejahatan yang dilakukan di negara berkembang bukanlah yang pertama kali. Sembilan orang dieksekusi oleh diktatur Nigeria saat itu Sani Abacha. Shell dinyatakan mendukung tindakan tersebut. Dalam kasus lainnya.9 Kasus Pelanggaran HAM yang terjadi di Tibet Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Jakarta mengutuk kekerasan yang terjadi di Lhasa Tibet.tahun 1990 dan 1995. tentara Nigeria melakukan tindakan brutal dan besar-besaran untuk membungkam gerakan protes yang semakin meningkat. Pelanggaran kemanusiaan terhadap rakyat Ogoni mencapai puncaknya pada 10 November 1995. Pengadilan yang akan berlangsung pekan ini digelar berdasarkan UU 1789 yang dapat menyeret seorang warga Negara non Amerka untuk dituntut di pengadilan Amerika dengan dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan. Di antara pemimpin Ogoni saat itu yang paling terkenal adalah Ken Saro Wiwa (1941-1995). Chevron terancam harus membayar 27 milyar dollar atas dakwaan melakukan pencemaran hutan dan Exxon Mobil dituntut oleh penduduk desa di Aceh utara yang menuduh perusahaan tersebut menyewa tentara menjaga sumber gas dan melakukan pelanggaran terhadap kemanusiaan. Sementara itu perusahaan itu mengatakan Nigeria lah yang bertanggungjawab atas kejadian tersebut. Demikian pernyataan sikap yang dikeluarkan oleh Masyarakat Indonesia Untuk Pembebasan Tibet yang menggelar aksi solidaritas di Depan Kedubes China Jakarta pada Rabu (19/3). nelayan dan petani di Delta Niger. Mereka juga mengatakan bahwa Shell khawatir bahwa protes akan menganggu kegiatan mereka dan menodai citra mereka di luar negeri. empat warga Nigeria. yang dipimpinnya mewakili rakyat Delta yang paling terkena dampak dari kegiatan Shell. Namun upaya itu membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum akhirnya kasus ini dapat diseret ke pengadilan. meminta markas besar Shell bulan Mei lalu memberikan penjelasan peran perusahaan itu dalam pencemaran minyak minyak di Nigeria. penguasa China harus segera membebaskan rakyat Tibet dari segala bentuk penindasan sebelum pelaksanaan Olimpiade Beijing 2008. pembela keempat warga Nigeria itu. Liesbeth Zegveld. tanpa peduli di mana kejahatan itu terjadi. Pengacara hak-hak asasi manusia Amerika mencoba menyeret Shell ke pengadilan untuk dimintai pertanggungjawabannya atas pelanggaran hak-hak asasi manusia di Nigeria. Komunitas internasional dan para pemimpin dunia juga didesak untuk segera menekan rejim komunis China supaya memperbaiki catatan HAM-nya yang buruk di Tibet maupun di Daratan China. Saro Wiwa menuduh Shell mendukung penekanan pemerntah Nigeria terhadap rakyat Ogoni serta penyiksaan terhadap pemimpinnya. Mereka menuduh Shell merusak sumber penghasilan mereka dan menyatakan Shell tidak mematuhi standard internasional mengenai pengelolaan minyak yang benar. Aksi damai ini diikuti oleh sekitar 50 orang yang terdiri dari sejumlah lembaga antara lain . Ia dikenal sebagai penentang yang sering melontarkan kritik terhadap pengoperasian Shell di Nigeria. Mereka menuduh Shell menyingkirkan kekhawatiran itu dengan melakukan kampanye sistematis pelanggaran hak-hak asasi manusia. Gerakan untuk Perjuangan Rakyat Ogoni MOSOP. Tibet pada pekan lalu yang menewaskan ratusan jiwa manusia tak berdosa adalah sebuah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang berat. Karena itu. 2. Insiden kekerasan yang terjadi di Lhasa. kejahatan terhadap kemanusiaan dan penyiksaan. Shell menyangkal tuduhan pembungkaman Saro Wisa.

penguasa China juga terbukti melakukan pelanggaran HAM berat terhadap rakyatnya yang menuntut kebebasan berkeyakinan (pluralisme) dan demokrasi. Mereka juga mendesak kepada Komisi HAM PBB dan organisasi hak asasi internasional lainnya agar melakukan penyelidikan independen atas kerusuhan yang terjadi di Lhasa. Perwakilan CIPFG Indonesia. Hikmah Budhi. Sebab. yang telah menelan korban ratusan orang. Tempat-tempat ibadah banyak yang dirusak. tindakan represif justru semakin intensif dilakukan oleh penguasa China menjelang dilangsungkannya Olimpiade Beijing 2008. dimana sampai sekarang masih terjadi. perwakilan sejumlah lembaga memberikan kecamannya atas kekerasan yang masih terjadi di Tibet. Selain Tibet. demonstrasi anti Cina sudah meluas ke beberapa negara dan juga belum berhenti. Sebelumnya ribuan rakyat dan biksu tewas dalam peristiwa pengambilalihan wilayah ini.‖ demikian bunyi siaran pers mereka.‖ tandas Muhammad Gatot. sikap tersebut perlu dilakukan mengingat sejak 1959. Budaya setempat dihancurkan— pemimpin spiritual Dalai Lama menyebutnya sebagai ‗genosida budaya‘. muslim Uighur. serta membebaskan rakyat Tibet dari cengkraman militer China. sasaran tembaknya adalah kelompok-kelompok yang dianggapnya potensial menggagalkan pesta olah raga dunia itu. Mereka mengajak masyarakat Indonesia dan komunitas internasional untuk memberikan solidaritasnya terhadap para korban pelanggaran HAM yang terjadi di Tibet dan China. Malah menjadi sebuah momentum yang makin besar terutama setelah isyu Tibet ini . Berdasarkan kenyataan tersebut. Piagam Olimpiade yang memberi penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian telah dilanggarnya. Mereka menganggap pemerintah China tidak layak menyelenggarakan Olimpiade karena tindakannya yang semakin represif menjelang Olimpiade. Selain itu. dan Panitia Olimpiade internasional untuk menggunakan pengaruhnya– menekan penguasa China supaya segera memperbaiki keadaan HAM-nya yang buruk. hingga pekan di awal bulan ini. Pahitnya keadaan ini tak menyurutkan perjuangan Dalai Lama dan para pengikutnya di Dharamsala. Sebagai contoh. rakyat Tibet berada di bawah pendudukan rejim Beijing. semakin memperburuk catatan hak asasi manusia di China yang sebentar lagi akan menggelar Olimpiade. Mereka adalah aktivis HAM dan lingkungan. Dalam aksi ini. kasus pengambilan organ tubuh praktisi Falun Gong dalam keadaan hidup di kampkamp konsentrasi China yang sempat menjadi perhatian dunia. ―Itu berarti penguasa China telah mengingkari janjinya pada tahun 2001 untuk memperbaiki kondisi HAM-nya jika terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade. Tekanan terhadap kegiatan keagamaan di kuil Tibet semakin meningkat sejak akhir 20007 lalu. Menurut Masyarakat Indonesia Untuk Kebebasan Tibet. Merujuk pada laporan Amnesty International pada tahun 2007 ditunjukan adanya peningkatan pelanggaran HAM di negeri Tirai Bambu ini. mereka mengutuk tindakan represif yang dilakukan oleh aparat keamanan China terhadap rakyat Tibet yang mengadakan aksi damai. mendesak kepada penguasa China untuk segera mengakhiri kekerasan di Tibet. Disebutkan.dari Yayasan Atap Dunia. Tak ketinggalan. Rakyat Tibet diperlakukan sebagai warga negara kelas dua. memberi satu indikasi penting bahwa dunia internasional harus menaruh perhatian serius. India untuk menuntut otonomi lebih luas. The Coalition to Investigate the Persecution of Falun Gong (CIPFG) perwakilan Indonesia LBH Jakarta. serta bentuk pelanggaran HAM lain yang terjadi di China selama ini. Solidamor. Berlanjut dan meluasnya protes antiCina mengenai masalah Tibet. kita harus menolak pesta olah raga dunia itu dilangsungkan di China. ―Kalau kondisi HAM di China semakin buruk. Pemuda PGI dll. pengikut Falun Gong. Apa yang terjadi di Tibet. ―Di luar itu. mereka juga menyerukan kepada para pemimpin dunia termasuk pemerintah Indonesia. penganut Kristen-Katolik. Sebagian besar tokoh Tibetan masih meringkuk di tahanan. pengacara pembela rakyat yang tergusur.

dikaitkan dengan boikot Olimpiade Cina 2008.Yang menjadi pertanyaan kita adalah. Seolah-olah.delegasi China di PBB menjadi pemain baru yang patut diperhitungkan negara-negara Barat. Terdapat beberapa alasan penting untuk itu. Hal inilah yang kemudian menjadikan negara-negara pejuang HAM kelas berat seperti . bahwa produk. yang jika diusik secara politik. mari kita bandingkan. Penindasan. kembali mati sia-sia di tangan militer Cina yang menghadapi mereka dengan kekerasan. Anggaran belanja negaranya sangat besar dan terjamin. maka kuasailah ekonominya. Surat kabar memberitakan. Beberapa waktu lalu. Kita akan dengan mudah menjumpai produk. Pada saat ini. Amerika Serikat sempat gusar karena terjadi ketidakseimbangan neraca dagang dengan China. Isu dan usaha penegakan HAM sudah tidak lagi bersifat personal atau eksklusif tetapi menjadi perjuangan bersama. pelenggaran-pelenggaran berat HAM oleh aparat militer Cina dalam memberangus gerakan perlawanan Tibet. Mengapa? Cina adalah sebuah negara yang sedang tumbuh menjadi sebuah raksasa ekonomi di dalam banyak hal.produk yang made in China. jika hendak menguasai sebuah negara. hingga sekarang. China memang sedang tumbuh besar menjadi negara adidaya baru yang dapat menyalip hegemoni Barat. Dari segi isu. Tetapi toh semua itu tidak menghambat ekspansi pemasaran berbagai produk China ke dunia internasional. Coba kita pergi jalan-jalan ke pasar. Mulai dari hal-hal sederhana hingga teknologi tinggi. Kesadaran politik masyarakat dunia juga sudah semakin mengglobal. Mulai dari pasar kaki lima hingga ke super market atau hyper market. apa yang berlangsung puluhan tahun di Cina. Kemampuan militer dan persenjataannya juga semakin dahsyat tetapi tersembunyi. Delegasi. sejumlah pemrotes Tibet. ketika masalah pelanggaran HAM seperti ini terjadi di negara dunia ketiga yang amat bergantung pada Barat dan Eropa. dalam bentuk apa pun. Tentu saja usaha tersebut adalah bagian dari kampanye internasional masyarakat Tibet yang mencoba mencari simpati dunia. Kekuatan ekonomi China semakin lama semakin kokoh. Barang-barang China lebih banyak masuk ke negara itu sehingga ‘‘mematikan‘‘ pengusaha dalam negeri. Ribuan bahkan jutaan nyawa sudah melayang dalam berbagai serbuan dan tindakan militer terhadap para pembangkang. China adalah sebuah raksasa yang sedang menggeliat. kemerdekaan sudah menjadi bagian dari hak azasi manusia. Dalam kancah politik internasional pun. Masih ingat insiden penembakan di Liquisa Timor Timur yang menimbulkan korban jiwa? Indonesia berada di dalam tekanan politik yang sangat besar.produk tersebut menggunakan zat-zat beracun yang sangat berbahaya. sejumlah aktivis Tibet antarnegara merancang sebuah obor perdamaian. kejadian tersebut sudah menjadi milik dunia dan menimbulkan reaksi politik cukup besar. China menjadi sebuah negara yang susah diatur atau didikte. pasti akan membawa perubahan tatanan global. kita menyaksikan bagaimana China mampu mengimbangi politik global yang dikotomi antara demokratis vs komunis menjadi Amerika Eropa vs Asia (baca: China). Terlihat sangat tidak adil menyaksikan tanggapan Barat dan Eropa yang seolah menutup mata atas sejumlah pelanggaran HAM berat di negara bambu kuning tersebut. Bahkan dalam kejadian yang berlangsung bulan lalu. Barang-barang milik negara ini ada di mana-mana dan murah. Sekarang. sudah bukan rahasia umum lagi. Tetapi yang paling signifikan adalah sikap ambivalensi Barat yang ‘‘masa bodo‘‘ terhadap pelanggaran HAM di Tibet. negara ini sedang mempraktikkan salah satu filosofi China yang sangat terkenal yakni. merupakan pelanggaran atas nilai-nilai universal HAM. China sudah tampil sebagai sebuah kekuatan yang tak tertandingi. strategi dan korban. Pada waktu Cina menduduki Tibet di tahun 50-an. sebagai tandingan dan mengaraknya ke sejumlah negara yang juga menjadi rute obor olimpiade. maka dalam hitungan dua puluh empat jam. Dengan demikian. justru tidak tersentuh sama sekali oleh Barat. Itu sebabnya beberapa waktu lalu muncul sebuah black campaign terhadap produk China yang dihembuskan oleh Barat.

isu Olimpiade ini dapat dijadikan batu pijakan untuk memaksa China duduk di meja perundingan dengan Dalai Lama. terutama Amerika Serikat. Aneksasi China di Tibet harus diakhiri dan pemerintahan di wilayah itu harus dikembalikan ke dalam situasi seperti sebelum tahun 1951. Sebuah solusi yang selama ini dihindari oleh China. maka penulis dapat memaparkan beberapa kesimpulan. Sambil menunggu keputusan-keputusan politik. pengikutnya dan negara-negara Barat pejuang HAM. Seperti Aceh di negara kita. Barat dan Eropa. Tekanan internasional harus diarahkan kepada pemerintah China. harus memotori pertemuan ini. Seruan Presiden Perancis Sarkozy sepertinya sebuah ide yang sangat menarik. pemerintah negara tirai bambu ini harus membiarkan Tibet sebagai negara atap dunia yang unik dan khas. Soalnya. Jika tidak. Justru sebaliknya. terutama jika mereka harus duduk semeja dengan Dalai Lama. seperti anak yang keras kepala. Bukan lagi sekadar masalah dalam negeri China seperti yang selama ini didengungdengungkan oleh pemerintah China di kancah internasional. Bukan justru sebaliknya menangkapi para pemrotes Tibet atau memenjarakan mereka atas permintaan pemerintah China. maka wilayah Tibet dapat dinyatakan sebagai status quo internasional dengan penempatan pasukan atau pengawas perdamaian. yaitu sebagai berikut :  Negara barat yang sampai hari ini sering melakukan pelanggaran HAM adalah Amerika Serikat . Hanya mau tunduk jika dipukul pantatnya. sesuatu yang tidak dikehendaki China selama ini. maka mau tidak mau China akan mengakui keberadaan Dalai Lama di hadapan dunia. Satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah Tibet adalah menjadikannya sebagai isu internasional dan membawa masalah ini sebagai masalah antar-bangsa. maka angkatan muda Tibet. maka pelanggaran HAM yang lebih berat akan terus terjadi. dalam pemerintahan sipil Dalai Lama. diberikan otonomi khusus dengan hak-hak istimewa yang berbeda dari propinsi lain. dengan duduk di meja perundingan. Tapi itulah China. sama seperti sikap mereka pada Taiwan. Tokoh-tokoh negara tirai bambu ini harus ditekan dan didesak oleh kekuatan politik dunia untuk duduk membicarakan masalah ini dalam jalur politik. Jika tidak. Sekalipun tetap menjadi wilayah otonomi khusus China. Perhatian dunia yang lebih serius harus tertuju ke sana. Tidak melulu campur tangan di wilayah Timur Tengah. tidak mampu menekan China dengan kebijakan politik atau ekonomi dan menghasilkan sikap ambivalensi.1 Kesimpulan Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan. karena kekhasannya. tidak mendapat tanggapan serius dari kolegakoleganya di Barat. China dapat setiap saat mengguncang ekonomi Barat. yang paradigma politiknya berbeda dengan para pendahulunya.Amerika Serikat dan Eropa. dapat melakukan hal-hal yang akan mengejutkan kita semua BAB III PENUTUP 3. Salah satu contoh terkini adalah seruan Presiden Perancis Sarkozy untuk memboikot Olimpiade China.

Review On Books. . 2009. maka perlu adanya perancangan UU yang bertugas untuk melindungi Hak Asasai Manusia. Solusi utama untuk mengatasi terjadinya kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia secara terus menerus. Kasus TKI Pertahun. Kalsum. Malaysia Santosa. Kedutaan Besar Republik Indonesia. 2007. terutama untuk melindungi saudara – saudara kita yang sedang menjalankan berbagai profesi di luar negeri. DAFTAR PUSTAKA Saleki. sekaligus mensosialisasikannya dengan cepat.   Amerika adalah Negara pelanggar HAM terburuk hingga 50 tahun terakhir Motif utama seringnya terjadi pelanggaran HAM adalah lemahnya atau tidak adanya Undang – Undang yang berfungsi sebagai pelindung Hak Asasi Manusia. 2009. 3. Catatan Tentang Pelanggaran Hak Asasi Manusia Oleh Amerika Serikat. Umi.2 Saran Adapun saran – saran yang dapat penulis sampaikan yaitu kepada para pembaca yang sempat membaca tulisan ini diharapkan dapat mengkaji lebih jauh lagi materi tentang pelanggaran Hak Asasi Manusia karena materi yang penulis sajikan mengenai kasus pelanggaran HAM dalam makalah ini masih memiliki banyak kekurangan. Implikasi Pelanggaran Ham. Narty. Jakarta : Atase Pres Kedubes Iran. Pelanggaran Hak Asasi Manusia Amerika. Hamid Sultan. 2007. Natalegawa. Teguh. Departemen Luar Negeri Republik Indonesia Luar Negeri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful