MAKALAH

“PERGAULAN BEBAS”
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Sosiologi

Disusun Oleh Nofiyantri Maghfiroh

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MATHLA’UL ANWAR 2011-2010

November 2011 Penyusun .SWT.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah. Karena makalah yang kami buat ini tidak begitu bagus dan banyak terdapat kesalahan-kesalahan. karena berkat serta hidayahnyalah dan ridho. Cikaliung. Maka dari itu kami minta maaf. serta petunjuknya kami dapat menyelesaikan tugas yakni masalah-masalah social dengan tema “ Pergaulan Bebas” Kami sebagai pembuat makalah ini meminta maaf apabila ada suatu kesalahan maupun kurang jelas. Akhirnya sesuai pepatah “ Tiada gading yang tak retak”. Kebenaran dan kesempurnaan hanya Allah lah yang punya dan maha kuasa.

. Latar Belakang Masalah ... KESIMPULAN .............................3.................................. 2.................................4...1...................... Rumusan Masalah ...... BAB I PENDAHULUAN .....................2.1.......................................................... 3..................................... Sistematika Penulisan ........................................................................................................................ 1........... 1.............1.............................................................................. BAB III PENUTUP .........3............... 1... BAB II PEMBAHASAN ............................................................................................................................................................. 1......................................................................... Penyebab & Dampak Maraknya Pergaulan Bebas Remaja Indonesia ........... DAFTAR PUSTAKA .....................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ......... 3........ SARAN .................................. 2..................................2.....2........ Pengertian Pergaulan Bebas ............................................................................................. 2......... ....................................................................... Solusi Untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan Bebas ..................... Tujuan Masalah ................. DAFTAR ISI .................................................

Disamping itu didukung oleh arus modernisasiyang telah mengglobal dan lemahnya benteng keimanan kita mengakibatkan masuknya budaya asing tanpa penyeleksian yang ketat. Apa Pengertian Pergaulan Bebas ? 2.3.2. tidak sedikit para pemuda dan pemudi yang terjerumus ke dalam lembah perzinahan (Free sex). pacaran (berduaan dengan non muhrim) merupakan hal yang tabu. Apa Penyebab dan Dampak Maraknya Pergaulan Bebas dikalangan Remaja ? 3. demikian juga dengan budaya islam. Untuk Mengetahui Penyebab dan Dampak Maraknya Pergaulan Bebas dikalangan Remaja . RUMUSAN MASALAH 1. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa pacaran memang tidak dibenarkan dan tidak sesuai dengan budaya Indonesia. seluruh kebudayaan yang mereka hasilkan jauh dari norma-norma agama. disebabkan terlalu jauhnya kebebasan mereka dalam bergaul. Bagaimana Solusi Untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan Bebas ? 1. TUJUAN MASALAH 1. faktor utama masalahnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat saat ini terhadap batas-batas pergaulan antara pria dan wanita.1. Untuk Mengetahui Pengertian Pergaulan Bebas 2. LATAR BELAKANG Melihat berbagai fakta yang terjadi saat ini. Saat ini pacaran sudah menjadi hal yang biasa bahkan sudah menjadi kode etik dalam memilih calon pendamping. Bila kita menengok kebelakang tentang kebudayaan Indonesia sebelumnya. 1. Kita telah mengetahui bahwa sebagian besar bangsa barat adalah bangsa sekuler. Tidak ada salahnya jika kita mengatakan pacaran adalah sebagian dari pergaulan bebas. Fakta menyatakan bahwa sebagian besar perzinahan disebabkan oleh pacaran.BAB I PENDAHULUAN 1. Hal ini tentunya bertentangan dengan budaya Indonesia yang menjujung tinggi nilai agama dan pancasila.

Untuk Mengetahui Solusi Untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan Bebas 1.2. Saran DAFTAR PUSTAKA. Latar Belakang Masalah 1.3. Berisi : 3.3.2. Rumusan Masalah 1.1. Sistematika Penulisan BAB II PEMBAHASAN. Kesimpulan 3.3. Pengertian Pergaulan Bebas 2.2.4. SISTEMATIKA PENULISAN LEMBAR JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN. Penyebab & Dampak Maraknya Pergaulan Bebas Remaja Indonesia 2.4. . Berisi : 2.1. 1.1. Tujuan Penulisan 1. Solusi Untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan Bebas BAB III PENUTUP.

kekecewaan. Hal tersebut menyebabkan perilaku yang tidak terkendali. pengetahuan yang minim. Masalah pergaulan bebas ini sering kita dengar baik di lingkungan maupun dari media massa. dan ajakan temanteman yang bergaul bebas membuat makin berkurangnya potensi generasi muda Indonesia dalam kemajuan bangsa. seperti pergaulan bebas & penggunaan narkoba yang berujung kepada penyakit seperti HIV & AIDS ataupun kematian. dan mengajarkan yang salah tanpa dibekali dasar keimanan . memaksakan kehendak. Berikut ini di antara penyebab maraknya pergaulan bebas di Indonesia: Sikap mental yang tidak sehat Sikap mental yang tidak sehat membuat banyaknya remaja merasa bangga terhadap pergaulan yang sebenarnya merupakan pergaulan yang tidak sepantasnya. tetapi mereka tidak memahami karena daya pemahaman yang lemah. menghukum. Masalah keluarga. Penyebab Pergaulan Bebas Remaja Indonesia Ada banyak sebab remaja melakukan pergaulan bebas. PENGERTIAN PERGAULAN BEBAS Kita tentu tahu bahwa pergaulan bebas itu adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang. yang mana “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma ketimuran yang ada. Penyebab tiap remaja mungkin berbeda tetapi semuanya berakar dari penyebab utama yaitu kurangnya pegangan hidup remaja dalam hal keyakinan/agama dan ketidakstabilan emosi remaja.1. PENYEBAB & DAMPAK MARAKNYA PERGAULAN BEBAS REMAJA INDONESIA A. Remaja adalah individu labil yang emosinya rentan tidak terkontrol oleh pengendalian diri yang benar. Dimana ketidakstabilan emosi yang dipacu dengan penganiayaan emosi seperti pembentukan kepribadian yang tidak sewajarnya dikarenakan tindakan keluarga ataupun orang tua yang menolak.2. acuh tak acuh.BAB II PEMBAHASAN 2. mengolok-olok. 2.

lingkungan masyarakat yang memberikan masalah dalam sosialisasi.4% mempunyai pengalaman hubungan seksual. Mereka terdiri atas putra 27% dan putri 18%. salah satu penyebabnya akibat pergaulan bebas. Pelampiasan rasa kecewa Yaitu ketika seorang remaja mengalami tekanan dikarenakan kekecewaannya terhadap orang tua yang bersifat otoriter ataupun terlalu membebaskan.yang kuat bagi anak. sehingga menjadikan remaja sangat labil dalam mengatur emosi. dan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif di sekelilingnya. B. sekolah yang memberikan tekanan terus menerus(baik dari segi prestasi untuk remaja yang sering gagal maupun dikarenakan peraturan yang terlalu mengikat). Data statistik nasional mengenai penderita HIV/AIDS di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 75% terjangkit hilangnya kekebalan daya tubuh pada usia remaja. Dampak dari pergaulan bebas Tingginya kasus penyakit Human Immunodeficiany Virus/Acquired Immnune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). Kegagalan remaja menyerap norma Hal ini disebabkan karena norma-norma yang ada sudah tergeser oleh modernisasi yang sebenarnya adalah westernisasi. Di kota Denpasar dari 633 pelajar Sekolah Menengah Tingkat Atas (SLTA) yang baru duduk di kelas II. khususnya pada kelompok umur remaja. yang nantinya akan membuat mereka merasa tidak nyaman dengan hidup yang mereka biasa jalani sehingga pelarian dari hal tersebut adalah hal berdampak negatif. contohnya dengan adanya pergaulan bebas.Hasil penelitian di 12 kota di Indonesia termasuk Denpasar menunjukkan 1031% remaja yang belum menikah sudah pernah melakukan hubungan seksual. terutama pergaulan bebas dikarenakan rasa tidak nyaman dalam lingkungan hidupnya. . 155 orang atau 23.

tapi sudah termasuk salah satu pemaksaan gaya hidup . Pelatihan Managemen tersebut diikuti 24 peserta utusan dari delapan kabupaten dan satu kota di Bali berlangsung selama empat hari. Jika hal ini di legalkan sebgaimana yang terjadi di negara-negara Barat akan berakibat rusaknya tatanan agama.Demikian pula masalah remaja terhadap penyalahgunaan narkoba semakin memprihatinkan.Berdasarkan data penderita HIV/AIDS di Bali hingga Pebruari 2005 tercatat 623 orang. dengan dalih menjunjung tinggi nilai hak azasi manusia. “Pusat informasi dan konsultasi kesehatan reproduksi remaja menjadi model pemberdayaan masyarakat yang bertujuan menumbuhkan kesadaran dan peranserta individu memberikan solusi kepada teman sebaya yang mengalami masalah kesehatan reproduksi”. Penderita tersebut terdiri atas usia 5-14 tahun satu orang. usia 40-49 tahun 52 orang dan 50 tahun ke atas satu orang. sebagian besar menyerang usia produktif. terbukti dengan pemberitaan di media massa atau TV setiap tayangan pasti ada terungkap kasus aborsi. budaya dan adat bangsa. Sedangkan pelepasan tanggung jawab kehamilan bisa diatasi dengan aborsi. Legalisasi aborsi bukan sekedar masalah-masalah kesehatan reproduksi lokal Indonesia. usia 30-39 tahun 185 orang. Ini terjadi karena tiap tahunnya peningkatan kasus aborsi di Indonesia kian meningkat. Orang tidak perlu menikah untuk melakukan hubungan seks. semakin memprihatinkan penderita HIV/AIDS memberikan gambaran bahwa. usia 15-19 tahun 21 orang. usia 20-29 tahun 352 orang. Belum lama ini ada berita seputar tentang keinginan sekelompok masyarakat agar aborsi dilegalkan. Berarti telah hilang nilai-nilai moral serta norma yang telah lama mendarah daging dalam masyarakat. cukup banyak permasalahan kesehatan reproduksi yang timbul diantara remaja. Jika hal ini dilegal kan akan mendorong terhadap pergaulan bebas yang lebih jauh dalam masyarakat. Oleh sebab itu mengembangan model pusat informasi dan konsultasi kesehatan reproduksi remaja melalui pendidik (konselor) sebaya menjadi sangat penting.

Aborsi atau abortus berarti penguguran kandungan atau membuang janin dengan sengaja sebelum waktunya. Phd. Abortus terbagi dua. ingin bunuh diri (28%). Risiko kesehatan dan keselamatan fisik yang akan dihadapi seorang wanita pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi adalah . Pertama. Dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes. . Abortus provocatus yaitu aborsi yang disengaja. Abortus spontaneus yaitu abortus yang terjadi secara tidak sengaja.kapitalis sekuler yang dipropagandakan PBB melalui ICDP (International Conference on Development and Population) tahun 1994 di Kairo Mesir. Disengaja maksudnya adalah bahwa seorang wanita hamil sengaja menggugurkan kandungan/ janinnya baik dengan sendiri atau dengan bantuan orang lain karena tidak menginginkan kehadiran janin tersebut. kurangnya daya tahan tubuh akibat aktivitas yang berlebihan. Kedua. Resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi berisiko kesehatan dan keselamatan secara fisik dan gangguan psikologis. dan tidak bisa menikmati hubungan seksual (59%). terjerat obat-obat terlarang (41%). kandungan lemah. berteriak-teriak histeris (51%). penyebabnya. penderitaan kehilangan harga diri (82%). Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami . Resiko Aborsi Aborsi memiliki risiko penderitaan yang berkepanjangan terhadap kesehatan maupun keselamatan hidup seorang wanita. Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita. terutama mereka yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi. pola makan yang salah dan keracunan. mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%). Tidak benar jika dikatakan bahwa seseorang yang melakukan aborsi ia ” tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang “. (sebelum dapat lahir secara alamiah).

Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya.Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan. .. . . jika mau berhubungan seksual. . . tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita. Dan memberikan kepada remaja tersebut penekanan yang cukup berarti dengan cara meyampaikan.Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease). . .Kematian mendadak karena pendarahan hebat.Kanker hati (Liver Cancer). . Gejala-gejala ini dicatat dalam ” Psychological Reactions Reported After Abortion ” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review. . . Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS.Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis) Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik.Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal.Rahim yang sobek (Uterine Perforation). mereka harus siap menanggung segala risikonya yakni hamil dan penyakit kelamin. . Oleh sebab itu yang sangat penting untuk diperhatikan dalam hal ini adanya perhatian khusus dari orang tua remaja tersebut untuk dapat memberikan pendidikan seks yang baik dan benar.Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi ( Ectopic Pregnancy).Kanker leher rahim (Cervical Cancer).Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita). .Kanker indung telur (Ovarian Cancer).Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya. .

Pada zaman modren sekarang ini. dan orangtua (5%). sekolah (19%). masyarakat (orangtua) masih memandang tabu untuk memberikan pendidikan. Jakarta. remaja sedang dihadapkan pada kondisi sistem-sistem nilai. Penelitian dilakukan terhadap 450 remaja dari Medan. Bandung dan Surabaya. Nilai Pancasila Sebuah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan riset Internasional Synovate atas nama DKT Indonesia melakukan penelitian terhadap perilaku seksual remaja berusia 14-24 tahun. pengarahan sex kepada anak. dan kemudian sistem nilai tersebut terkikis oleh sistem nilai yang lain yang bertentangan dengan nilai moral dan agama. kurangnya penanaman nilai-nilai agama berdampak pada pergaulan bebas dan berakibat remaja dengan gampang melakukan hubungan suami istri di luar nikah sehingga terjadi kehamilan dan pada kondisi ketidaksiapan berumah tangga dan untuk bertanggung jawab terjadilah aborsi. Hasil penelitian juga memaparkan para remaja tersebut tidak memiliki pengetahuan khusus serta komprehensif mengenai seks. karena dia juga mentransformasi dari teman yang lainnya. Dari persentase ini dapat dilihat bahwa informasi dari teman lebih dominan dibandingkan orangtua dan guru.Namun disadari. padahal teman sendiri tidak begitu mengerti dengan permasalahan seks ini. Kurang perhatian orangtua. Seperti . Alasan para remaja melakukan hubungan seksual tersebut adalah karena semua itu terjadi begitu saja tanpa direncanakan. kesadaran itu ternyata tidak mempengaruhi perbuatan dan prilaku seksual mereka. Tetapi. Seorang wanita lebih cendrung berbuat nekat (pendek akal) jika menghadapi hal seperti ini. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa 64% remaja mengakui secara sadar melakukan hubungan seks pranikah dan telah melanggar nilai-nilai dan norma agama. Informasi tentang seks (65%) mereka dapatkan melalui teman. Padahal hal ini akan berakibat remaja mencari informasi dari luar yang belum tentu kebenaran akan hal sex tersebut. Film Porno (35%).

Padahal ayat tersebut telah jelas menerangkan bahwa rezeki adalah urusan Allah sedangkan manusia diperintahkan untuk berusaha. Faktor Lingkungan seperti orangtua. membunuh berarti melakukan tindakan kriminal dan melawan terhadap perintah Allah. Ketiga. kemudian ia merencanakan untuk menggugurkan kandungannya. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Perubahan Zaman. Faktor agama dan iman. Sesungguhnya membunuh mereka adalah dosa yang besar. model pergaulan dan film-film yang begitu intensif remaja mengadopsi kedalam gaya pergaulan hidup mereka termasuk so al hubungan seks di luar nikah dianggap suatu kewajaran.” (QS 5:32 ) Oleh sebab itu aborsi adalah membunuh. Firman Allah: “Barang siapa yang membunuh seorang manusia. Kedua. Bebera faktor yang menyebabkan terjadinya pergaulan bebas dikalangan remaja yaitu. atau bukan karena kerusuhan di muka bumi. Islam memberikan ganjaran dosa yang sangat besar terhadap pelaku aborsi. Keempat. Membunuh satu nyawa sama artinya dengan membunuh semua orang. Pengetahuan yang minim ditambah rasa ingin tahu yang berlebihan.” ( QS 17:31 ). Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu juga. Al-Quran menyatakan: “Adapun hukuman terhadap orang-orang yang berbuat . Nilai Agama Firman Allah: ” Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut melarat. maka seolah-olah dia telah memelihara keselamatan nyawa manusia semuanya. Dan barang siapa yang memelihara keselamatan nyawa seorang manusia. teman. Menyelamatkan satu nyawa sama artinya dengan menyelamatkan semua orang. Pertama. bukan karena sebab-sebab yang mewajibkan hukum qishash. Banyak calon ibu yang masih muda beralasan bahwa karena penghasilannya masih belum stabil atau tabungannya belum memadai.model pakaian (fasion). tetangga dan media.

” (QS 5:36) Nilai Yuridis/Hukum Dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana Indonesia Bab XIV tentang kejahatan terhadap kesusilaan pasal 229 ayat (1) dikatakan bahwa perbuatan aborsi yang disengaja atas perbuatan sendiri atau meminta bantuan pada orang lain dianggap sebagai tindakan pidana yang diancam dengan hukuman paling lama 4 tahun penjara atau denda paling banyak tiga ribu rupiah. dan selanjutnya ayat (2) menyebutkan jika dalam menggugurkan kandungan tersebut berakibat pada hilangnya nyawa wanita yang mengandung itu. dan ayat (2) melanjutkan. Dalam pasal 348 ayat (1) disebutkan bahwa orang yang dengan sengaja menggugurkan kandungan seorang wanita atas persetujuan wanita itu diancam hukuman paling lama 15 tahun penjara.keonaran terhadap Allah dan RasulNya dan membuat bencana kerusuhan di muka bumi ialah: dihukum mati. atau disalib. Hukuman yang demikian itu sebagai suatu penghinaan untuk mereka di dunia dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang pedih. sebagai mata pencarian. atau diasingkan dari masyarakatnya. maka dapat dicabut haknya untuk melakukan mata pencarian tersebut. maka pihak pelaku dikenakan hukuman penjara paling lama 15 tahun. maka hukumannya dapat ditambah sepertiga hukuman pada ayat (1) dia atas. Apabila selama ini perbuatan itu dilakukan sebagai mata pencarian. atau dipotong tangan dan kakinya secara bersilang. . Kemudian pada pasal 346 dikatakan bahwa wanita yang dengan sengaja menggugurkan kandungannya atau meyuruh orang lain untuk melakukan hal itu diancam hukuman penjara paling lama empat tahun. Pada pasal 347 ayat (1) disebutkan orang yang menggugurkan atau mematikan kehamilan seorang wanita tanpa persetujuan wanita itu diancam hukuman paling lama 12 tahun penjara. Ayat (2) pasal 299 tersebut melanjutkan bahwa apabila yang bersalah dalam aborsi tersebut adalah pihak luar ( bukan ibu yang hamil ) dan perbuatan itu dilakukan untuk tujuan ekonomi.

Solusi-solusi tersebut adalah sebagai berikut: · Memperbaiki cara pandang dengan mencoba bersikap optimis dan hidup dalam “kenyataan”. Jadi dengan ini remaja tidak menganiaya emosi dan diri mereka sendiri. . SOLUSI UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH PERGAULAN BEBAS Kita semua mengetahui peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME. penyaluran minat dan bakat secara positif merupakan hal-hal yang dapat membuat setiap orang mampu mencapai kesuksesan hidup nantinya. Sehingga pergaulan bebas tersebut dapat dihindari.3. emosi.jika dalam perbuatan itu menyebabkan wanita itu meninggal. energi serta pikiran dengan baik dan bermanfaat. Tetapi walaupun kata-kata tersebut sering „didengungkan‟ tetap saja masih banyak remaja yang melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan. misalnya mengatur waktu dalam kegiatan sehari-hari serta mengisi waktu luang dengan kegiatan positif · Jujur pada diri sendiri. untuk memberikan batas diri terhadap kegiatan yang berdampak negatif dapat kita mulai dengan komunikasi yang baik dengan orang-orang di sekeliling kita. maka pelaku diancam hukuman paling lama 17 tahun penjara. Yaitu menyadari pada dasarnya tiap-tiap individu ingin yang terbaik untuk diri masing-masing. 2. Selain daripada solusi di atas masih banyak solusi lainnya. · Memperbaiki cara berkomunikasi dengan orang lain sehingga terbina hubungan baik dengan masyarakat. Yaitu perlunya remaja belajar disiplin dengan mengelola waktu. maksudnya sebaiknya remaja dididik dari kecil agar tidak memiliki angan-angan yang tidak sesuai dengan kemampuannya sehingga apabila remaja mendapatkan kekecewaan mereka akan mampu menanggapinya dengan positif. Dengan demikian. perbuatan aborsi di Indonesia termasuk tindakan kejahatan yang diancam dengan hukuman yang jelas dan tegas. · Menjaga keseimbangan pola hidup.

Dengan itu maka remaja-remaja akan berpikir panjang untuk melakukan hal-hal menyimpang dan akan berkurangnya jumlah remaja yang terkena HIV & AIDS nantinya. Jarangnya remaja memikirkan masa depan.· Perlunya remaja berpikir untuk masa depan. Seandainya tiap remaja mampu menanamkan pertanyaan “Apa yang akan terjadi pada diri saya nanti jika saya lalai dalam menyusun langkah untuk menjadi individu yang lebih baik?” kemudian hal itu diiringi dengan tindakan-tindakan positif untuk kemajuan diri para remaja. . · Selain usaha dari diri masing-masing sebenarnya pergaulan bebas dapat dikurangi apabila setiap orang tua dan anggota masyarakat ikut berperan aktif untuk memberikan motivasi positif dan memberikan sarana & prasarana yang dibutuhkan remaja dalam proses keremajaannya sehingga segalanya menjadi bermanfaat dalam kehidupan tiap remaja.

dengan kondisi ini dokter ataupun bidan dengan leluasa memberikan patokan harga yang tinggi dalam sekali melakukan pengguguran. berarti dalam satu harinya dokter ataupun bidan bisa meraup keuntungan sebesar Rp. 4. agar menjadi sebuah proritas dalam penanganannya agar tidak terjadi kematian disebabkan aborsi tersebut.-. Yang terpenting sebenarnya adalah bagaimana remaja dapat menempatkan dirinya sebagai remaja yang baik dan benar sesuai dengan tuntutan agama dan norma yang berlaku di dalam masyarakat serta dituntut peran serta orangtua dalam memperhatikan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari anaknya.000. bagaimana jika hal ini dilegalkan? Legalisasi akan berakibat orang tidak lagi takut untuk melakukan hubungan intim pranikah. legalisasi tidak memberikan manfaat bagi masyarakat dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan Agama. memberikan pendidikan agama. .BAB III PENUTUP 3. Jika di legalkan hal tersebut lebih berdampak negatif bagi pertumbuhan dan perkembangan remaja. Sedangkan pelepasan tanggung jawab kehamilan bisa diatasi dengan aborsi. jika bertentangan tidak perlu diterima/dibentuk peraturan tersebut.1. memberikan pendidikan seks yang benar. KESIMPULAN Telah jelas bagi kita tidak ada dasar bagi Rancangan pembentukan Undang-undang legalisasi aborsi karena hal itu bertentangan dengan nilainilai Pancasila. Legalisasi aborsi akan mendorong pergaulan bebas lebih jauh dalam masyarakat. Sedangkan dilarang saja masih banyak terjadi aborsi.000.-. Orang tidak perlu menikah untuk melakukan hubungan seks. Oleh sebab itu permasalahan ini merupakan tugas seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali. 32.000. prostitusi karena jika hamil hanya tinggal datang ke dokter atau bidan beranak untuk menggugurkan. Agama dan Hukum yang berlaku.000. Jika perharinya yang melakukan aborsi 7 s/d 8 orang dan harga sekali aborsi sebesar Rp.

. berikanlah yang terbaik pada anak remaja dengan tetap menjaga dan mengawasi tingkah lakunya.3. SARAN Untuk para remaja. tinggalkanlah pengetahuan tentang segala perkembangan dengan tetap meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan untuk para orang tua.3.

com/2011/06/ http://ninahamzah.blogspot.wordpress.com/terjadinya-pergaulan-bebas/ http://fixguy.DAFTAR PUSTAKA http://gnsck.com/ .wordpress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful