Limfadenitis

Limfadenitis adalah radang yang terjadi pada kelenjar limfa karena infeksi, merupakan suatu reaksi mikroorganisme yg terbawa oleh limfa dari daerah yg infeksi ke kelenjar limfa regional yg kadang-kadang membengkak. Definisi lain menyebutkan bahwa peradangan pada satu atau beberapa kelenjar getah bening. Peradangan tersebut akan menimbulkan hiperplasia kelenjar getah bening hingga terasa membesar secara klinik. Kemunculan penyakit ini ditandai dengan gejala munculnya benjolan pada saluran getah bening misalnya ketiak, leher dan sebagainya. Kelenjar getah bening yang terinfeksi akan membesar dan biasanya teraba lunak dan nyeri. Kadang-kadang kulit diatasnya tampak merah dan teraba hangat. Jenis limfadenitis ada dua yaitu limfadenitis akut dan limfadenitis kronis. Sedangkan jenis limfadenitis kronis sendiri masih dibagi menjadi menjadi dua macam yaitu limfadenitis kronis spesifik dan non spesifik atau limfadenitis tuberkulosis. Cara menentukan penyebab limfadenitis bisa melalui biopsi. Biopsi adalah pengambilan jaringan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan jaringan tersebut bertujuan untuk mendeteksi adanya penyakit atau mencocokkan jaringan organ sebelum melakukan transplantasi organ. Resiko yang dapat ditimpulkan oleh kesalahan proses biopsi adalah infeksi dan pendarahan. Jenis biopsi yang dilakukan untuk mendeteksi jenis penyakit ini adalah biopsi jarum yang dilakukan untuk mengetahui keadaan dibawah jaringan kulit. Limfadenitis dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:
      

Infeksi bakteri streptococcal atau staphylococcal Sakit tenggorokan karena bakteri Tonsillitis Infeksi gigi Infeksi HIV Tuberkulosis Infeksi mikobakterial non tuberkulosis

Penyebab infeksi berasal dari organisme yaitu bakteri, virus, protozoa, riketsia, atau jamur. Infeksi kelenjar limfe dapat disebarkan dari infeksi kulit, telinga, hidung, atau mata.

Kadang-kadang kelenjar yang membesar tetap keras dan tidak lagi terasa lunak pada perabaan. melakukan gaya hidup sehat juga dirasa perlyu guna menjaga diri jauh dari penyakit ini. Mengingat penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus. Dapat pula sudah terjadi perkijuan seluruh kelenjar. Selain itu penderita penyakit limfadenitis disarankan untuk melakukan olahraga secara teratur dan mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya. Pembesaran kronis yang spesifik dan masih banyak di Indonesia adalah akibat tuberkulosa. Limfadenitis tuberkulosa ini ditandai oleh pembesaran kelenjar getah benng. Limfadenitis Kronis Disebabkan oleh infeksi kronis. Biasanya jika infeksi telah diobati. Kehadiran penyakit limfadenitis ini dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan. Infeksi kronis nonspesifik misalnya pada keadaan seseorang dengan faringitis kronis akan ditemukan pembesaran kelenjar getah bening leher ( limfadenitis ). bakteri dan lainnya.Pengobatan penyakit radang pada kelenjar betah bening ini diberikan tergantung dari organisme penyebabnya. biasanya diberikan antibiotik per-oral (melalui mulut) atau intravena (melalui pembuluh darah). lukanya sukar sembuh oleh karena keluar secret terus menerus sehingga seperti fistula. padat / keras. sehingga kelenjar itu melunakseperti abses tetapi tidak nyeri seperti abses banal. kelenjar getah bening yang terkena bisa dikompres hangat. Memastikan semua makanan dan minuman yang kita konsumsi bersih dan higenis. kuman. Sedangkan untuk membantu mengurangi rasa sakit. multiple dan dapat berkonglomerasi satu sama lain. kelenjar akan mengecil secara perlahan dan rasa sakit akan hilang. Selain itu. Pada keadaan seperti ini kadang – kadang sukar dibedakan dengan limfoma malignum. karena penyakit ini menyerang kelenjar limfa yang berarti sistrem kekebalan tubuh. Untuk infeksi bakteri. Apabila Abses ini pecah ke kulit. menjaga kebersihan badan dengan rajin membersihkannya memakai sabun secara teratur serta menjaga kebersihan tempat tinggal adalah beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ini. Limfadenitis tuberkulosa diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan histopatologi. terutama yang . Limfadenitis tuberculosa pada kelenjar getah bening dapat terjadi sedemikian rupa. besar dan konglomerasi sehingga leher penderita itu disebut seperti bull neck. Pembesaran di sini ditandai oleh tanda radang yang sangat minimal dan tidak nyeri. Misalnya pemberian obat antibiotik pada pasien.

.tidak disertai oleh tuberkulosa paru. Pada gambaran histopologi yang spesifik adalah perkijuan dan sel datia Langhan ‘s.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful