BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Hak merupakan unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia yang dalam penerapannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi. Hak juga merupakan sesuatu yang harus diperoleh. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada era sebelum reformasi. Perlu diingat bahwa dalam hal pemenuhan hak, kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan oran lain. Jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM terhadap orang lain dalam usaha perolehan atau pemenuhan HAM pada diri kita sendiri. Dalam hal ini penulis merasa tertarik untuk membuat makalah tentang HAM. Maka dengan ini penulis mengambil judul “Hak Asasi Manusia”. HAM juga merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia sejak Lahir sebagai anugrah dari tuhan. Oleh karena itu HAM wajib di lindungi dan di hormati baik secara hokum, agama dan pemerintah. Sebagaimana di cantumkan dalam Deklarasi Univesal Hak Asasi Manusia (DUHAM) yang di proklamasikan PBB pada Tahun 1948, setiap orang tanpa terkecuali berhak atas HAM dan kebesarannya. Manusia, pada hakikatnya, secara kodrati dinugerahi hak-hak pokok yang sama oleh Tuhan Yang Maha Esa. Hak-hak pokok ini disebut hak asasi manusia (HAM). Hak asasi manusia adalah sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa, yang melekat pada diri manusia, bersifat kodrati, universal dan abadi, berkaitan dengan harkat dan martabat manusia. Pada gilirannya, hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa, di mana hak-hak asasi ini menjadi dasar daripada hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang lain. Umumnya, kita, masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam (sebagai akibat dari pola pendidikan ala Barat yang dikembangkan semenjak jaman penjajahan Belanda dan diteruskan di era republik pasca proklamasi kemerdekaan hingga kini) mengenal

W. Apa Pengertian dari ada HAM itu. yang diproklamasikan PBB. tahun 1215. Selain itu. tidaklah berlebihan kiranya bila sesungguhnya konsepsi HAM dalam Islam telah lebih dahulu lahir tinimbang konsepsi HAM versi Barat. Bagaimana HAM dalam perspektif islam… 4. RUMUSAN MASALAH Dalam makalah ini penulis merumuskan suatu masalah sebagai berikut: 1. konsepsi HAM dalam Islam relatif lebih lengkap daripada konsepsi HAM universal. B. memperoleh kenabiannya (abad ke-7 Masehi. Dari sini. kalau kita mau bicara jujur serta mengaca pada sejarah.A. 10 Desember 1948. sesungguhnya semenjak Nabi Muhammad S. Padahal.konsepsi HAM yang berasal dari Barat. Bahkan secara formulatif. Kita mengenal konsepsi HAM itu bermula dari sebuah naskah Magna Charta. Bagaimana sejarah tentang Hak Asasi Manusia (HAM)… 3. perlu pula ditelaah mengenai konsepsi HAM universal dibandingkan dengan konsepsi HAM dalam Islam. dan apa bagian-bagiannya… 2. diharapkan akan terkuak kebenaran "historis" tentang sejarah HAM dan konsepsi HAM secara universal serta sejarah HAM dan konsepsi HAM dalam Islam. di Inggeris. Bagaimanakah contoh-contoh pelanggaran HAM… . dan yang kini berlaku secara universal mengacu pada Deklarasi Universal HAM (DUHAM). Atas dasar ini. sudah dikenalkan HAM serta dilaksanakan dan ditegakkannya HAM dalam Islam. maka perlu ditelusuri tentang sejarah HAM universal dan sejarah HAM dalam Islam. Untuk memverifikasi benar-tidaknya bahwa konsepsi HAM dalam Islam telah lahir lebih dulu tinimbang konsepsi HAM versi Barat atau universal. atau sekira lima ratus tahun/lima abad sebelum Magna Charta lahir).

4. TUJUAN MASALAH Dengan adanya rumusan masalah diatas kami dapat menarik suatu tujuan masalah: 1. 2. BATASAN MASALAH Agar masalah pembahasan tidak terlalu luas dan lebih terfokus pada masalah dan tujuan dalam hal ini pembuatan makalah ini. Untuk mengetahui pengertian HAM dan bagian-bagiannya. Untuk mengetahui sejarah HAM Untuk mengetahui HAM dalam perspektif islam Untuk mengetahui contoh-contoh pelanggaran HAM D. .C. maka dengan ini penyusun membatasi masalah hanya pada ruang lingkup HAM. 3.

United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia. yaitu umat manusia tanpa terkecuali. hukum. kekebalan serta menjamin adanya peluang bagi manusia dalam menjadi harkat dan martabatnya. Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan bahwa “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) Secara etimolgi hak merupakan unsur normative yang berfungsi sebagai pedoman perilaku . yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia John Locke menyatakan bahwa HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta sebagai hak yang kodrati. melindumgi kebebasan. sesuai dengan kodratnya (Kaelan: 2002). Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB). sehingga tak satupun makhluk mengintervensinya apalagi mencabutnya. dan dilindungi oleh negara. . demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Secara istilah HAM dapat dirumuskan dengan beberapa pendapat yang salah satu diantaranya: HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia. Hak Asasi Manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang di miliki oleh setiap umat manusia sejak lahir sebagai Anugrah Tuhan YME kepada hambanya.BAB II ANALISIS A. dalam Teaching Human Rights. Sedangkan asasi berarti yang bersifat paling mendasar yang dimiliki manusia sebagai fitrah. dijunjung tinggi. pemerintah dan setiap orang.

 Bill of Right (Undang-Undang Hak. karena itu muncul gagasan tengtang hak sasi manusia dan pengakuan atas-Nya sehingga dalam proses ini lahir beberapa naskah. 4 juli 1776) Tuntutan adanya hak bagi setiap orang untuk hidup merdeka. Terknal dengan symbol liberte = kemerdekaan. 5 agustus 1789 Bahwa manusia di lahirkan sama dalam keadaan merdeka dan memiliki hak-hak yang sama. · Revolusi Prancis. yang isisnya tentang hak-hak dan kebenaran warga Negara.  Habeas Courpus Act Petition of Right Suatu dokumen yang lahir karena tuntutan rakyat yan duduk di House of Commons (parlemen) kepada raja Charles III.  Declaration of Independence (Pernyataan kemerdekaan USA.Hak asasi manusia melekat pada diri manusia sejak lahir. egalite = persamaan. . dan rakyat jelata. dan fraternite =persaudaraan. inggris 1689) Undang-undang yang di terima parlemen inggris setelah mengadakan revolusi tidak berdarah kepada raja James II (peristiwa kemenangan atas raja). Yang antara lain:  Magna Carta (Piagam Agung. 15 juni 1215) Magna Carta di inggris memuat hal-hal sebagai berikut: 1) Seorang tidak boleh dipenjarakan (dihukum)dengan tidak ada vonis yang sah menurut hukum 2) Suatu pajak (cukai) tidak boleh dinaikkan dengan tanpa ersetujuan sebuah dewan yang di dalamnya dudk aum bangsawan. kaum pendeta.

 Hak-hak asasi politik atau Political Right. Roosevelt (Amerika Serikat) merumuskan tentang : 1) Freedom of speech and expression (kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat). 2) Freedom of worship (kebebasan beribadat). 3) Freedom from want (kemelaratan). hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya. hak akan tingkat penghidupan yang cukup bagi penjagaan kesehatanm keselamtan diri sendiri dan keluarga. kebebasan memeluk agama. 4) Freedom from fear (kebebasan dari rasa takut). pengaturan dalam hal . The Four Freedom (empat kebebasan USA 1941) Frankin D. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. hak beristirahat dan liburan. penggeledahan dan peradilan. dan mendirikan partai politik.  Universal Declaration of Human Right (10 desember 1948) Universal Declaration of Human Right (pernyataan sedunia tentang Hak Asasi Manusia).  Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. misalnya penangkapan. yaitu hak untuk memiliki sesuatu.  Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right. hak social. antara lain hak kebebasan politik.  Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. Pernyataan ini berisi.  Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. dan kebebasan bergerak. serta hak asasi Pendidikan   Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi: Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat.

Setelah beliau hijrah ke kota Madinah dan mendirikan . sejak awal kenabiannya telah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap hak-hak asasi manusia ini.S. dan sebagian Eropa selama beratus-ratus tahun lamanya dan telah menjadi faktor penting bagi kebangkitan bangsa-bangsa Eropa (Luhulima. yang berbicata tentang pengutukan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hak-hak asasi manusia yang berlaku pada masa itu.W.A. bahwa risalah Islam (sejak permulaannya kota suci Mekah sudah memasukkan hak-hak asasi manusia dalam ajaran-ajaran dasarnya bersamaan dengan penekanan masalah kewajiban manusia terhadap sesamanya.B. Tetapi fakta historis seperti ini jadinya diabaikan mereka. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin" (Q. Menurut Ismail Muhammad Djamil (1950). 1999). yang kehidupannya merupakan praktik nyata dari kandungan Al-Qur`an.(Q.S. fakta telah membuktikan.S.T : "Dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya. Sejarah Terjadinya Hak Asasi Manusia (HAM) Apabila kita berbicara tentang sejarah HAM. Hal ini sebagaimana difirmankan Allah S. maka hal ini senantiasa mengenai konsepsi HAM menurut versi orang-orang Eropa/Barat. Oleh karenanya. Al Qur`an tidak hanya mengutuk berbagai pelanggaran hak-hak asasi manusia yang terjadi pada masa itu. sesungguhnya agama Islam telah mendominasi benua Asia.W. Al-Balad : 12-13) Nabi Muhammad S. sebagaimana telah di bahas di muka.karena dosa apakah dia dibunuh". tetapi juga memberikan motivasi secara positif kepada manusia untuk menghargai hak-haktersebut. kita dapat menemukan di berbagai surat dalam Kitab Suci Al Qur`an yang diturunkan pada awal-awal periode Mekah.At-Takwir:8-9) "Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Padahal kalau kita mau bicara jujur. Afrika. sesudah orang-orang Islam ditaklukkan dalam perang Salib terakhir (abad 14-15) di Eropa. hingga pasca perang dunia kedua (1945). Al-Ma`un : 1-3) "Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan" (Q.

Di sini HAM dalam Islam tetap mendapatkan perhatian luar biasa masyarakat Islam. Kedudukan penting HAM sesudah wafatnya Rosulullah S. Nabi Muhammad S. Jadi. Semua manusia adalah anak keturunan Adam. karena mereka adalah pasangan-pasanganmu dan penolong-penolongmu yang setia. setiap prinsip dasar pemerintahan Islam pada hakikatnya adalah berlakunya suatu praktik usaha perlindungan dari terjadinya pelanggaran HAM. bulan September 1981. telah diproklamasikan Deklarasi HAM Islam Sedunia. namun merupakan tujuan dari negara itu sendiri untuk menjaga hak-hak asasi manusia terutama bagi mereka yang terampas hak-haknya.A. Kini Islam telah memberikan sinar harapan bagi umat manusia yang menderita dengan cara memberikan. di Paris (Perancis). dan diteruskan oleh Khulafa ar-Rosyidin. dan menjamin respek terhadap hak-hak asasi manusia itu. telah mengadakan berbagai tindakan sebagaimana telah ditetapkan dalam Al Qur`an yang menghendaki terwujudnya pelaksanaan hak-hak asasi mansia. HAM dalam Islam bukanlah sifat perlindungan individu terhadap kekuasaan negara yang terbatas. Selain itu. Tak ada seorang pun yang lebih tinggi derajatnya kecuali berdasarkan atas ketakwaan dan kesalehannya. maka beliau segera menerapkan program jangka panjang untuk menghapus segala bentuk tekanan yang ada terhadap hak-hak asasi manusia.secara penuh suatu negara Islam sesuai dengan petunjuk Illahi. untuk menandai permulaan abad ke-15 Era Islam.W. Deklarasi ini berdasarkan Kitab Suci Al-Qur`an dan As-Sunnah serta telah dicanangkan oleh para sarjana muslim. melaksanakan. Bertakwalah kepada Alloh dalam hal istri-istrimu dan perlakuan yang baik kepada mereka. sebagai berikut : "Jiwamu. beliau telah memproklamasikan kesucian hak-hak asasi manusia ini untuk segala zaman ketika berkhutbah di depan kaum muslim pada waktu haji wada` (perpisahan).A. Selanjutnya. harta bendamu.R. yakni sebagaimana diriwayatkan dalam H. dan para perwakilan pergerakan Islam di seluruh dunia. Keunggulan ini berdasarkan atas ketakwaannya". Keunggulan itu tidak berarti orang Arab berada di atas orang nonArab dan begitu juga bukan nonArab di atas orang Arab. Muslim ("Kitab al-Hajj"). ahli hukum. Keunggulan juga tidak dipunyai oleh orang kulit putih lebih dari orang kulit hitam dan begitu juga bukan orang kulit hitam di atas orang kulit putih.W. dan Adam itu diciptakan dari tanah liat. serta sistem kekuasaan Islam berganti dengan monarki. . dan kehormatanmu adalah sesuci hari ini.

Hak Memperoleh Suaka (Asylum) 10. Hak-hak Minoritas 11. Hak dan Kewajiban untuk Berpartisipasi dalam Pelaksanaan dan Manajemen Urusan-urusan Publik 12. Hak Mendapatkan Perlindungan atau Kehormatan dan Nama Baik 9.Deklarasi HAM Islam Sedunia itu terdiri dari Pembukaan dan 22 macam hak-hak asasi manusia yang harus ditegakkan. Hak Kebebasan Beragama 14. Hak Status dan Martabat Pekerja dan Buruh 18. Hak Kebebasan Percaya. Hak Menikmati Keleluasaan Pribadi (Privacy) 22. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyalahgunaan Kekuasaan 7. Hak Membentuk Sebuah Keluarga dan Masalah-masalahnya 19. Berpikir. Hak Mendapatkan Kebebasan Berpindah dan Bertempat Tinggal C. Hak Kemerdekaan 3. Hak Hidup 2. Hak Mendapatkan Perlindungan dari Penyiksaan 8. Komisi Nasional HAk Asasi Manusia Tujuan di adakannya Komnas HAM adalah sebagai berikut: . dan Berbicara 13. Hak Mendapatkan Proses Hukum yang Adil 6. Hak-hak Wanita yang Sudah Menikah 20. Hak Mendapat Keadilan 5. Hak Ekonomi dan Hak Berkembang Darinya 16. yakni mencakup: 1. Hak Persamaan dan Larangan terhadap Adanya Diskriminasi yang Tidak Terizinkan 4. Hak Mendapatkan Perlindungan atas Harta Benda 17. Hak Berserikat Bebas 15. Lembaga Perlindungan HAM 1. Hak Mendapatkan Pendidikan 21.

Islam memandang bahwa kedudukan manusia adalah sama dan hanya dibedakan dari sudut ketakwaannya. yaitu hak manusia (haq alinsan) dan hak allah. 2. dan pertimbangan dalam rangka perlindungan anak. mengumpulkan data dan informasi. tidak ada paksaan dalam beragama. Hak Asasi Manusia Dalam Islam Sejak mula sebelum lahirnya berbagai gagasan tentang HAM. Menegakkan Hukum. islam telah meletakkan dasar yang kuat.Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia dengan pancasila. menerima pegaduan masyarakat. tetapi antara kedua hak tersebut saling melandasi satu sama lain. masukan. Meningkatkan perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia. serta deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. bahwa” setiap manusia di lahirkan dalam keadaan suci. D. dan pelayanan kepada masyarakat. Memberikan perlindungan. . Rasululah Muhammad SAW sendiri bersabda. dan Piagam PBB. UUD 1945. dan tidak boleh satu kaum menghina kaum yang lain. pemantauan evaluasi dan pengawasan terhadap penyelanggaran perlindungan anak. melakukan penelaahan. saran. Komisi Perlindungan Anak Indonesia Adapun tugas-tugas Komisi Perlindungan Anak Indonesia adalah: Melakukan sosialisasi seluruh ketentuan yang berkaitan dengan perlindungan anak. pengayoman. Kepolisian Negara Republik Indonesia Adapun tugas pokok kepolisian Negara RI adalah:    Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. 3. Memberikan laporan. Hak manusia itu bersfat relative sedangkan hak allah adalah mutlak.” Landasan pijak keterkaitan dengan hak tersebut dalam islam dikenal melalui dua konsep.

yakni tentng haramnya makan atau minum halhal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia.  Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hukum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian. Terjadinya penganiayaan pada praja STPDN oleh seniornya dengan dalih pembinaan yang menyebabkan meninggalnya Klip Muntu pada tahun 2003. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia.  Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik F. Allah berfirman dalam surat Al-baqarah ayat 32: “membunuh manusia seluruhnya. .”  Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur‟an yang berbunyi “la iqrah fi- dhin dan lakum dinukum waliyadin”  Hak perlindungan terhadap akal pikiran Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya.E. yaitu:  Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun. Contoh-contoh pelanggaran HAM 1. Prinsip-prinsip HAM dalam Islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F. memiliki lima perinsip utama. Mas’udi.

opini politik. status kekayaan. bahasa. nilai-nilai HAM dirumuskan oleh PBB dalam sebuah deklarasi yang kemudian dikenal sebagai Deklarasi Hak Asasi Manusia Universal (Universal Declaration of Human Rights) PBB pada 10 Desember 1948. Harkat dan martabat manusia dijunjung tinggi terlepas dari perbedaan ras. Deklarasi ini terdiri dari 30 pasal. dan perbedaan lainnya. 3. 4.2. agama. nilai-nilai itu diakui sebagai sunnatullah. 5. Dosen yang malas masuk kelas atau malas memberikan penjelasan pada suatu mata kuliah kepada mahasiswa merupakan pelanggaran HAM ringan kepada setiap mahasiswa. anggota masyarakat bangsa. Para pedagang yang berjualan di trotoar merupakan pelanggaran HAM terhadap para pejalan kaki. Para pedagang tradisioanal yang berdagang di pinggir jalan merupakan pelanggaran HAM ringan terhadap pengguna jalan sehingga para pengguna jalan tidak bisa menikmati arus kendaraan yang tertib dan lancar. maupun masyarakat internasional. agama. Secara umum pasal-pasal itu mengatur hak-hak yang menjunjung tinggi martabat manusia baik sebagai individu. Orang tua yang memaksakan kehendaknya agar anaknya masuk pada suatu jurusan tertentu dalam kuliahnya merupakan pelanggaran HAM terhadap anak. warna kulit. Dalam konteks ajaran Islam. sehingga seorang anak tidak bisa memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Nilai-Nilai HAM dalam Syari'ah Secara normatif. G. kelahiran. asal-usul kebangsaan atau sosial. dan status lainnya. Deklarasi ini menyebutkan seluruh hak dan kebebasan yang dinikmati setiap individu tanpa memandang ras. jenis kelamin. nilai-nilai HAM di atas sangat universal dan baik. dan opini lainnya. Deklarasi ini disepakati oleh 48 negara dimaksudkan untuk menjadi standar umum yang universal dari hak asasi manusia bagi sleuruh bangsa dan umat manusia. Dilihat dari tujuan. sehingga menyebabkan para pejalan kaki berjalan di pinggir jalan sehingga sangat rentan terjadi kecelakaan. warna kulit.[2] .

ibadah dan muamalat. di samping mengandung ajaran keimanan. ibadah. Selanjutnya. Kitab tafsir yang sangat dihormati. juga mencakup dimensi ajaran agama Islam yang dilandasi oleh ketentuanketentuan berupa syariat atau fikih. adalah kehendak Allah karena itu segala upaya yang memaksa agar semua manusia itu seragam (satu agama. satu warna kulit. Dalam al-Qur'an Allah menegaskan. Tafsir Jalalain. persamaan hak di depan hukum. Elemen-elemen itu mengejawantah dalam bentuk di antaranya dalam perbedaan dan keragaman dalam arti yang luas. Hak Allah atau huquq Allah. menurut Abu A'Ala AlMaududi. Maka Apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orangorang yang beriman semuanya?" QS. dan budaya. Dan hal inilah yang membedakan antara konsep HAM menurut Islam dan HAM menurut perspektif Barat. dan muamalat yang masing-masing memuat ajaran keimanan. satu bangsa. membuat tekanan sentral yang lebih memperjelas ayat ini dengan mengatakan. ada dua konsep tentang Hak. tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. yang artinya: "dan Jikalau Tuhanmu menghendaki. Konsep yang dimaksud yaitu aqidah.[3] demokrasi. Perlu dicatat bahwa inti dari HAM adalah egalitarianisme. Aqidah. misalnya dalam pandangan Islam. Hak Manusia atau huquq al-insān aldharuriyyah. Perbedaan. Kedua jenis hak tersebut tidak bisa dipisahkan. Pertama. dan keadilan sosial. di dalam Islam. satu opini politik) adalah penyangkalan terhadap sunnatullah itu. ekonomi. Yunus [10]: 99. sikap menghargai atas perbedaan di antara manusia adalah sikap .Islam adalah agama yang universal dan komprehensif yang melingkupi beberapa konsep. "hendak kau paksa jugakah orang untuk melakukan apa yang Allah sendiri tidak ingin melakukannya terhadap mereka?" [4] Penegasan Jalalain dapat mempertegas bahwa usaha untuk menyamakan semua perbedaan semua umat manusia adalah sebuah tindakan pelanggaran HAM. Kedua. Karena itu. Ini juga menunjukkan bahwa dengan perbedaan manusia didorong untuk saling menolong dan bekerjasama.

QS. Dalam sejarah peradaban Islam. 17:23. anak-anak. Islam menyadari bahwa mengakui perbedaan adalah sikap paling realistis. Unit keluarga adalah dasar keharmonisan di mana harkat manusia mulai ditegakkan. Hal ini ditegaskan dalam al-Qur'an Surat al-Baqarah: 272 "Bukan tugasmu (hai Rasul) memberi petunjuk kepada mereka. Ayat-ayat ini adalah prinsip HAM dalam beragama dan dalam menghormati perbedaan. berbangsa. Karena itu. Jadi. tolong-menolong.primordial yang tumbuh secara organik sejak Islam diserukan kepada umat manusia 1500 tahun yang lalu. maka setiap pemaksaan kehendak. maupun masyarakat. sosial. Melakukan pembiaran atas nasib orang-orang miskin dan terlantar adalah perbuatan melanggar agama dan HAM. peningkatan harkat dan martabat manusia hanya bisa bermakna jika dikaitkan dengan aspek keadilan ekonomi. intoleransi. ketimpangan sosial. persamaan hak. terorisme. penindasan. 6:161. dan politik. Juga aturan zakat dalam QS 9:60 memperkuat bagaimana Islam peduli pada orang-orang tertindas yang perlu ditolong dan ditingkatkan harkat dan martabatnya. 4:36. sosial. 59:7. al-Qur'an menyampaikan kritik ini seperti ketidakadilan ekonomi dalam pernyataan "kekayaan tidak boleh berputar di kalangan orang-orang kaya saja". Karena itu al-Qur'an peduli pada aspek ini seperti diterangkan dalam QS. Prinsip-prinsip al-Qur'an di atas mengatur sedemikian rupa sehingga hak-hak manusia tidak dilanggar baik dalam tingkat individu. Nilai-nilai ini adalah juga yang diperjuangkan oleh HAM. Tetapi Allahlah yang memberi petunjuk kepada siapapun yang kekehendaki-Nya". Sejak 1500 tahun yang lalu. prinsip-prinsip ini dipegang oleh umat Islam sebagai cara hidup bermasyarakat. Dengan prinsip-prinsip yang sangat jelas di atas. dan diskriminasi. 2: 83. dan lainlain. dan hal-hal yang menyalahi sunnatullah . pada level sosial-politik al-Qur'an ingin menguatkan unit kekeluargaan paling dasar yang terdiri dari kedua orang tua. diskriminasi. Selain prinsip HAM di atas. ayat ini menganjurkan agar setiap orang yang beriman harus tetap teguh tanpa harus terpengaruh oleh ajaran yang lain. 29:8. Namun demikian. dan persamaan di depan hukum adalah prinsip-prinsip kunci yang sangat diperhatikan di dalam Syari'ah. dan kakek-nenek. keadilan. keluarga. prinsip-prinsip lain yang bersifat menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia adalah kritik Islam atas ketidakadilan. dan bernegara. Selanjutnya. maupun politik. Baik secara ekonomi.

karena semua pelanggaran HAM dalam bentuk pemerintahan otoriter (Sadam Husen. dan dalam bentuk penindasan kaum wanita selalu dialamatkan kepada umat Islam. Namun. Secara normatif. Dalam sejarah. Dengan kata lain. Pengembangan nilai-nilai . Bahkan dengan pengayaan baru bahwa Hak Asasi Manusia harus satu paket dengan Kewajiban[6] Asasi Manusia. dalam bentuk terorisme. dan pelanggaran atas hak-hak asasi manusia. kekejaman. Prinsip al-Qur'an ini menjadi jalan umat Islam untuk menjadi pelopor dalam toleransi dan penegakan hak-hak asasi manusia. Prinsip ini mempertegas bahwa dahulukan penghormatan terhadap HAM dan jangan engkau hiraukan keyakinannya selama ia tidak memusuhi dan melakukan penyerangan. dan persaudaraan. Hal ini ditegaskan dalam QS. 16:125.bukanlah ajaran Islam.[5] Kegamangan untuk menegakkan HAM oleh umat Islam justru menandai kemunduran perspektif Islam dan membiarkan prinsip ini tidak aplikatif. Di sini perlu adanya upaya-upaya kerja sama di antara semua pemeluk agama untuk mencari akar-akarnya sehingga ajaran agama tidak menjadi pendorong pelanggaran HAM. yang manusia sendiri tidak memiliki kewenangan untuk mengadili. Terorisme bukan ajaran agama karena ia bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan sunnatullah. Khomeini. namun ini tetap sebagai bukan ajaran Islam. Konsep Syari'ah tentang HAM dan seluk-beluknya masih terus dapat digali. dan lain-lain). Terorisme adalah persoalan politik dan ada di setiap agama manapun. Hasilnya adalah munculnya karya-karya tentang HAM. Kadafi. saling menghormati. akan lebih bijak kalau pelanggaran dan kekejaman atas nama agama bukan karena ajaran agama itu sendiri. tetapi semata-mata oleh oknum-oknum umat beragama yang salah menginterpretasikan ajaran agamanya. Sekalipun hal ini dilakukan oleh oknum umat Islam. keyakinan yang berbeda jangan menghalangi kerja sama dan saling menghormati di antara manusia. "Sesungguhnya Tuhanmu jauh lebih mengetahui daripada engkau tentang siapa yang menyimpang dari jalan-Nya dan siapa yang mendapat petunjuk". ia justru menawarkan konsep kerja sama berdasarkan keadilan. tidak ada agama yang menganjurkan kekerasan. pelanggaran semacam ini pernah dilakukan oleh setiap agama. Penggalian prinsip-prinsip HAM dari Syari'ah memang sudah mulai dilakukan oleh sejumlah ulama. Penegasan ini perlu. Umat Islam semestinya tidak gamang berbicara soal HAM. karena prinsip-prinsipnya telah diajarkan dalam al-Qur'an 1500 tahun yang lalu. Bahkan bisa ditambahkan ke dalam muatan HAM yang sudah ada. Dalam konteks ajaran Islam. Masalah keyakinan adalah masalah Tuhan.

17. An-Nisa 1. An Nisa : 58. At-Taubah : 6). At-Taubah : 6). serta perlindungan semua anggota komunitas yang hidup bersama-sama di Madinah. atau "Teologi Kerukunan Beragama". keagamaan. baik pemeluk Islam maupun non Muslim.[7] Fenomena Piagam Madinah yang dijadikan pedoman perilaku sosial. yaitu Robert N Bellah. Keempat. . "Teologi HAM". terlampau modern untuk ukuran zaman itu. yakni mengklasifikasikan ayat-ayat yang memuat tema HAM kemudian dirumuskan dalam bentuk konsep-konsep utama tentang "Teologi HAM". Hak Anak dari Orangtua (QS. Selain deklarasi Madinah juga terdapat deklarasi Cairo yang memuat ketentuan HAM yakni Hak Persamaan dan Kebebasan (QS. Al-Maidah : 45 dan Al . Al-Rum : 21. Dan kelima menghormati kebebasan beragama. Selanjutnya "Teologi HAM" dapat dirumuskan melalui kajian tafsir tematik (maudhu'iy). Hak Perlindungan Diri (QS.[8] Adapun ajaran pokok dalam Piagam Madinah itu adalah: Pertama.HAM dengan pengayaan prinsip-prinsip Syari'ah dapat menjadi pilihan masa depan yang selanjutnya membentuk semacam "Teologi Toleransi". membela mereka yang teraniaya. Al-Baqarah : 233 dan surah Al-Isra : 23 . 107. keagamaan. Al-Baqarah : 221. saling membantu dalam menghadapi musuh bersama. Al-Baqarah : 228 dan Al-Hujrat : 13). Kedua. Satu dasar itu yang telah diletakkan oleh Piagam Madinah sebagai landasan bagi kehidupan bernegara untuk masyarakat majemuk di Madinah. 135 dan AlMumahanah : 8). Langkah semacam ini bisa diambil dari lompatan sejarah Islam tentang HAM sebagaimana tertulis dalam Piagam Madinah (al-Dustur al-Madinah) dan Cairo Declaration. Dalam deklarasi Madinah melalui Piagam Madinah yang terdiri 47 point merupakan konstitusi atau Undang-Undang Dasar (UUD) bagi negara Islam yang pertama didirikan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman perilaku sosial. 105. Ketiga.24). Hak Hidup (QS. al-Balad : 12 . Al-Isra : 70. interaksi secara baik dengan sesama. Hak Keseteraan Wanita dan Pria (QS. serta perlindungan semua anggota komunitas yang hidup bersama-sama tersebut sampai menimbulkan decak kagum dari seorang sosiolog modern terkemuka berkebangsaan Amerika. yang menyatakan bahwa kehidupan Madinah yang sangat menjunjung tinggi HAM.Isra : 33). saling menasihati. Hak Keluarga (QS. At-Tahrim :6). Hak Kehormatan Pribadi (QS.

Hak Kepemilikan (QS.6. betapa besarnya perhatian Islam terhadap HAM yang dimulai sejak Islam ada sehingga Islam tidak membeda-bedakan latar belakang agama.Selanjutnya. . Al-Malk : 15). budaya. Al Mumtaharoh : 9). At-Taubah : 122. suku. Hak Mendapatkan Pendidikan (QS.278. Al-kafirun : 1 . At-Taubah : 105. Hak Memperoleh Pekerjaan (QS. Al-Baqarah : 136 dan Al Kahti : 29). Al-Baqarah : 29. Al-Imran : 130). Dari gambaran di atas baik deklarasi Madinah maupun deklarasi Cairo. Al-Alaq : 1 . An-Nisa 161. Hak Kebebasan Mencari Suaka (QS. strata sosial dan sebagainya. Ayat-ayat di atas yang secara tematik dapat menjadi konsep-konsep utama al-Qur'an tentang HAM dapat diperluas lagi. Al-Mumtaharah : 8). Dan Hak Taharan (QS. An-Nisa : 29).5). Al-Baqarah : 286. Al-Baqarah 275 . Hak Kebebasan Beragama (QS. An-Nisa : 97. Hak Memperoleh Perlakuan yang Sama (QS.

KESIMPULAN “Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati.  Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan atau Prosedural Right. membeli dan menjualnya serta memanfaatkannya.  Hak-hak asasi social dan kebudayan atau Social and Cultur Right. hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum). hukum. Allah berfirman dalam surat al-baqarah ayat 32: . memiliki lima perinsip utama.  Hak-hak asasi ekonomi atau Property Right.  Hak-hak asasi politik atau Political Right. penggeledahan dan peradilan.  Hak-hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hokum dan pemerintahan atau yang biasa disebut Right of Legal Equality. yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. misalntya hak untuk memilih Pendidikan dan mengembangkan kebudayaan. Mas‟udi. yaitu hak untuk memiliki sesuatu. dan kebebasan bergerak. Hak-hak asasi manusia dapat dibagi atu dibedakan menjadi:  Hak-hak asasi pribadi atau Personal Right yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. dan dilindungi oleh negara. pemerintah dan setiap orang. dijunjung tinggi. kebebasan memeluk agama. misalnya pengaturan dalam hal penangkapan. Prinsip-prinsip HAM dalam islam Hak asasi manusia dalam islam sebagaimana termaktub dalam fikih menurut Masdar F.BAB III PENUTUP 1. dan mendirikan partai politik. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. yaitu:  Hak perlindungan terhadap jiwa Kehidupan merupakan sesuatu hal yang sangat niscaya dan tidak boleh dilanggar oleh siapapun.

atay bukan karena berbuat kerusakan di muka bumi.  Hak perlindungan terhadap hak milik Hak perlindungan terhadap hak milik telah dimaksudkan dalam hokum sebagaimana telah diharamkannya dalam pencurian.„Bahwa sesungguhnya barang siapa yang membunuh seorang manusia bukan karena orang itu [membunuh] orang lain. Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain. Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain. yakni tentng haramnya makan atau minum hal-hal yang dapat merusak akal dan pikiran manusia. .‟  Hak perlindungan keyakinan Dalam hal ini allah telah mengutip dalam alqur‟an yang berbunyi “la iqrah fi-dhin dan lakum dinukum waliyadin”  Hak perlindungan terhadap akal pikiran Hak perlindungan terhadap akal pikiran ini telah di terjemahkan dalam perangkat hokum yang sangat elementer. maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM. maka seolah-olah dia telah menyelamatkan kehidupan manusia semuanya.  Hak berkeluarga atau hak memperoleh keturunan dan merpertahankan nama baik Dalam hal ini di jelaskan di dalam alqur‟an[an-nur 4] 2) SARAN-SARAN Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. Dan barang siapa yang menyelamatkan kehidupan seorang manusia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful