sosiologi

Interaksi Sosial

Refina Ayu Alifa X-1

Interaksi sosial
Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi. Ada aksi dan ada reaksi. Pelakunya lebih dari satu. Individu vs individu. Individu vs kelompok. Kelompok vs kelompok dll. Contoh guru mengajar merupakan contoh interaksi sosial antara individu dengan kelompok. Interaksi sosial memerlukan syarat yaitu Kontak Sosial dan Komunikasi Sosial. Kontak sosial dapat berupa kontak primer dan kontak sekunder. Sedangkan komunikasi sosial dapat secara langsung maupun tidak langsung. Interaksi sosial secara langsung apabila tanpa melalui perantara. Misalnya A dan B bercakap-cakap termasuk contoh Interaksi sosial secara langsung. Sedangkan kalau A titip salam ke C lewat B dan B meneruskan kembali ke A, ini termasuk contoh interaksi sosial tidak langsung. Faktor yang mendasari terjadinya interaksi sosial meliputi imitasi, sugesti, identifikasi, indenifikasi, simpati dan empati Imitasi adalah interaksi sosial yang didasari oleh faktor meniru orang lain. Contoh anak gadis yang meniru menggunakan jilbab sebagaimana ibunya memakai. Sugesti adalah interaksi sosial yang didasari oleh adanya pengaruh. Biasa terjadi dari yang tua ke yang muda, dokter ke pasien, guru ke murid atau yang kuat ke yang lemah. Atau bisa juga dipengaruhi karena iklan. Indentifikasi adalah interaksi sosial yang didasari oleh faktor adanya individu yang mengindentikkan (menyadi sama) dengan pihak yang lain. Contoh menyamakan kebiasaan pemain sepakbola idolanya. Simpati adalah interaksi sosial yang didasari oleh foktor rasa tertarik atau kagum pada orang lain. Empati adalah interaksi sosial yang disasari oleh faktor dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, lebih dari simpati. Contoh tindakan membantu korban bencana alam. Interaksi sosial mensyaratkan adanya kontak sosial dan komunikasi sosial. Kemudian membuat terjadinya proses sosial. Proses sosial dapat bersifat asosiatif dan disasosiatif Asosiatif meliputi akomodasi, difusi, asimilasi, akulturasi, kooperasi (kerjasama) (Intinya interaksi social yang baik-baik, kerjasama, rukun, harmonis, serasa dll). Contoh kerja sama antara depertemen pendidikan nasional dengan PT Telkom dalam program Jardiknas. Disasosiatif meliputi konflik, kontravensi dan kompetensi (Intinya interaksi sosial yang tidak baik, penuh persaingan, perang dingin, bertengkar dll). Contoh Bapak memukul anaknya karena tidak mendengarkan nasihatnya. Menyuruh pergi seorang pengemis dengan cara membentak.

B. tindakan artinya seluruh perbuatan manusia yang dilakukan secara sadar atau tidak disadari. tindakan sosoial banyak dikemukakan oleh Max Weber (1864-1920) seorang ahli sosiologi Jerman. dimana tindakan sosial dimulai dari tindakan individu atau perilaku individu dengan perilaku oang lain. yang diorientasikan pada hasil tindakan tersebut. sengaja atau tidak disengaja yang mempunyai makna subyektif bagi pelakunya. . 3.Tujuan Tujuan pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas Mata kuliah Tempat Ruang Dan Sistem Sosial serta untuk wawasan dan ilmu kami tentang pengaruh interaksi sosial bagi masyarakat Metode dan Prosedur Metode yang digunakan penulis dalam penyusunan makalah ini yaitu dengan mengumpulkan informasi dari berbagai buku dan browsing di internet. Jadi tindakan sosial pada diri orang baru terjadi apabila tindakan tersebut dihubungkan dengan orang lain. maksudnya setiap tindakan sosial yang dilakukan seseorang akan memiliki maksud atau makna tertentu. Tindakan sosial yang dimulai dari tindakan indiidu-individu memiliki keunikan atau ciri tersendiri. Pengertian Tindakan Sosial Tindakan atau aksi berarti pmbuatan atau sesuatu yang dilakukan. 2. Didalam sosiologi.Tindakan itu memperhatikan tindakan individu lain dan terarah pada orang atau individu yang dituju. maka terdapat lima ciri pokok yang menjadi sasaran sosiologi. maka tindakan tersebut akan diulang. Secara sosiologis. 4.Tindakan nyata yang bersifat membatin sepenuhnya dan bersifat subyektif. A.Tindakan manusia yang menurut si aktor mengandung makna subyektif. hal ini meliputi tindakan nyata. sehingga dapat dipahami secara subjektif. 1. Ciri-cici Tindakan Sosial Bentuk tolak dari konsep dasar tentang tindakan sosial dan antar hubungan sosial.Tindakan itu diarahkan pada seseorang atau pada individu. yaitu: 1.Tindakan yang berpengaruh positif dari suatu situasi.

dan berkehendak yang dingkapkan dalam sikap dan bertindak. perasaan.sikap sosial (social attitude). Faktor Pendorong Melakukan Tindakan Sosial Manusia merupakan makhluk yang tidak akan bisa hidup tanpa manusia lain. manusia menggunakan akalnya (pikiran. 2.Tindakan lahiriah adalah tata cara bertindak yang tampak atau dapat dilihat dan cendeung ditiru secara berulang-ulang oleh banyak orang. yaitu keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain di sekitarnya (masyaraakat) dan keinginan untuk menjadi satu dengan lingkungan alam di skitarnya. adalah suatu makanisme kegiatan yang dilakukan denga cara mempengaruhu massa atau publik agar mau untuk menerima pola fikiran tertentu. sbagai berikut: 1. sbab secara biologis manusia adalah makhluk yang palin lemah. manusia menghimpun diri dan mengelompokan dirinya dengan manusia lain yang kemudian disebut masyarakat. Bentuk-bentuk Tindakan Sosial Pada dasarnya tindakan manusia.Tindaka batiniah adalah cara berfikir.propagan. 4. manusia mempunyai dua hasyat atau keinginan pokok. Di dalam kehidupan masyarakat. Untuk memperoleh kedua hasrat tersebut. adalah suatu bentuk pola perilaku lahiriah dan bathiniah terhadap fenomena atua gejala yang mempunyai arti sosial. Menyadari kelemahan dan kekurangannya dalam menyesuaikan diri serta menghadapi tantangan alam yang tidak mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri atau perorangan. adalah suatu komposisi pikiran masyarakat yang berpola dan dibentuk dari beberapa golongan atau kelompok.pendapat umum (publik opinion).C.prasangka (prejudice). adalah anggapan atau penilaian terhadap suatu penomana tanpa di tunjang dengan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. 3. kita dapat mengenali beberapa pola tindakan bathiniah yang terdiri dari bantuk-bentuk sebagai berikut: 1. Sejak dilahirkan ke dunia. yaiyu keinginan pokok. berperasaa. baik sebagai individu maupun makhluk sosial terdiri dari dua tindakan pokok yaitu tindakan lahiriah dan tindakan batiniah. dilakukan berulang kali dan di ikuti oleh banyak orang. 2. D. . dan kehendak).

tanpa pehitungan secara matang.Tindakan tradisional Tindakan ini didasarkan atas kebiasaan-kebiasaan dalam mengerjakan sesuatu dimasa lalunya atau yang dilakukan oleh orang-orang terdahulu.Tindakan afektif. tetapi tujuan yang dicapai tidak terlalu dipetimbangkan yang penting tindakan terbut baik dan benar menuut penilaian masyarakat. 2. dimana tindakan tersebut dilakukan dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara yang digunakan dan tujuan yang akan dicapai (bersifat rasional). Tindakan ini dilakukan dengan dibuat-buat yang didasari oleh perasaan atau emosi dan kepurapuraan seseorang.Rasionalitas instrumental.Rasionalitas berorientasi nilai.Pada dasarnya tindakan sosial dapat dibedakan menjadi empat tipetindakan berdasarkan tingkat kemudahan untuk dipahami sebagai berikut: 1. . 3. dan sama sekali tidak rasional. Merupakan tindakan sosial murni. Tindakan itu dilakukan dengan memperhitungkan manfaatnya. 4.

di mana simbol diartikan sebagai sesuatu yang nilai atau maknanya diberikan kepadanya oleh mereka yang menggunakannya . 5. Contoh : Berbagai macam upacara tradisi yang dimaksudkan untuk melestarikan kebudayaan leluhur . Menurut MAX WEBER . tindakan sosial adalah tindakan seorang individu yang dapat mempengaruhi individu. maupun antara kelompok dengan individu. antara kelompok yang satu dengan kelompok lainnya. 4.Tindakan Tradisional . 3. Contoh : Tindakan Tindakan yang bersifat Religio magis . Tindakan yang tidak memperhitungkan pertimbangan Rasional. Tindakan sosial dapat dibedakan menjadi 4 macam yaitu : 2.Tindakan Sosial Tidak semua tindakan manusia dinyatakan sebagai tindakan sosial misalnya : Seorang pemuda yang sedang mengkhayalkan gadis impiannya secara diam-diam .E. Hubungan sosial yang dimaksud dapat berupa hubungan antara individu yang satu dengan individu lainnya. Bentuk Tindakan Sosial 1.Tindakan Ofektif : Tindakan Tindakan yang dilakukan oleh seorang kelompok orang berdasarkan perasaan emosi Interaksi Sosial Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan-hubungan sosial yang dinamis. Dalam interaksi juga terdapat simbol.Tindakan Rasional Instrumental : Tindakan yang dilakukan dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara dan tujuan.individu lainnya dalam masyarakat .Tindakan Rasional Berorientasi nilai : Tindakan -Tindakan yang berkaitan dengan nilai nilai dasar dalam masyarakat. Contoh : Bekerja Keras untuk mendapatkan nafkah yang cukup .

I. yaitu jarak intim. . Interaksi Sosial adalah suatu proses hubungan timbale balik yang dilakukan oleh individu dengan individu. Hall membagi ruangan dalam interaksi sosial menjadi 4 batasan jarak. antara kelompok dengan dengan kelompok dalam kehidupan social. antara individu dankelompok dan antara kelompok dengan dengan kelompok. Dan terakhir adalah Makna tidak bersifat tetap namun dapat dirubah. antara indivu dengan kelompok. Karp dan Yoels menunjukkan beberapa hal yang dapat menjadi sumber informasi bagi dimulainya komunikasi atau interaksi sosial. Thomas. adalah segala sesuatu yang dimiliki seorang individu sejak lahir yang meliputi jenis kelamin. dan wacana. yaitu Ciri Fisik dan Penampilan. Interaksi sosial memiliki aturan. usia. Kontak sosial merupakan tahap pertama dari terjadinya hubungan sosial Komunikasi merupakan penyampaian suatu informasi dan pemberian tafsiran dan reaksi terhadap informasi yang disampaikan. Pada dimensi waktu ini terlihat adanya batasan toleransi waktu yang dapat mempengaruhi bentuk interaksi. Proses tersebut disebut juga dengan interpretative process Interaksi sosial dapat terjadi bila antara dua individu atau kelompok terdapat kontak sosial dan komunikasi. Dengan demikian interaksi adalah hubungan timbale balik (social) berupa aksi salaing mempengaruhi antara indeividu dengan individu. bentuk tubuh. jarak sosial. Ciri Fisik. antara kelompok dengan individu. berhubungan atau saling mempengaruhi. penampilan berbusana. Aturan yang terakhir adalah dimensi situasi yang dikemukakan oleh W. Sumber Informasi tersebut dapat terbagi dua. Kemudian makna yang dimiliki sesuatu itu berasal dari interaksi antara seseorang dengan sesamanya. Definisi situasi merupakan penafsiran seseorang sebelum memberikan reaksi.I. Dalam kamus Bahasa Indonesia Innteraksi didifinisikan sebagai hal saling melalkukan akasi . Definisi situasi ini dibuat oleh individu dan masyarakat. dan ras. Thomas. jarak pribadi. Selain aturan mengenai ruang Hall juga menjelaskan aturan mengenai Waktu.Proses Interaksi sosial menurut Herbert Blumer adalah pada saat manusia bertindak terhadap sesuatu atas dasar makna yang dimiliki sesuatu tersebut bagi manusia. dan jarak publik. Penampilan di sini dapat meliputi daya tarik fisik. dan aturan itu dapat dilihat melalui dimensi ruang dan dimensi waktu dari Robert T Hall dan Definisi Situasi dari W. perubahan terhadap makna dapat terjadi melalui proses penafsiran yang dilakukan orang ketika menjumpai sesuatu.

Pesan yaitu sesuatu yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan. kalau mengarah pada suatu pertentangan atau konflik berarti negative. misalnya menggunakan HP. Misanya kontak antara guru dengan murid dsb. masa kini. 2. dan masa yang akan dating . 2. individu dan kelompok antau antar kelompok.adanya suatu demensi waktu yang meliputi . telepon dsb. Kalau kontak social mengarah pada kerjasama berarti positif. informasi. Kontak social primer terjadi apa bila peserta interaksi bertemu muka secara langsung. .Kontak social dapat bersifat primer dan bersifat skunder. Missal percakapan melalui telepon. Kontak social memiliki memiliki sifat-sifat sebagai berikut : 1. pikiran. 4.jumlah pelakunya dua orang atau lebih 2. Ada lima unsure pokok dalam komunikasi yaitu 1.Komunikan yaitu orang atau sekelompok orang yang dikirimi pesan. loomis sebuah hubungan bisa disebut interaksi jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 1.Gillin mengartikan bahwa interaksi social sebagai hubungan-hubungan social dimana yang menyangkut hubungan antarandividu .Kontak social ini tidak selalu melalui interaksi atau hubungan fisik. Komunikasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak kepihak yang lain dalam rangka mencapai tujuan bersama. karena orang dapat melakuan kontak social tidak dengan menyentuh.asa lalu.Kontak social bisa bersifat positif dan bisa negative. 2. 3.Komunikator yaitu orang yang menyampaikan informasi atau pesan atau perasaan atau pemikiran pada pihak lain. Kalau kontak skunder terjadi apabila interaksi berlangsung melalui perantara. Jadi kontak berarti sama-sama menyentuh. dari bahasa lain con atau cum yang artinya bersamasama dan tangere yang artinya menyentuh .adanya komunikasi antar pelaku dengan menggunakan simbul atau lambing-lambang 3. Syarat terjadinya interaksi adalah : 1.adanya tujuan yang hendak dicapai.Adanya kontak sosial Kata kontak dalam bahasa inggrisnya contack. HP dsb. Menurut Charles P.

Penyampaian dapat berupa lisan dan dapat berupa tulisan atau gabungan dari duanya.Efek/feed back yaitu tanggapan atau perubahan yang diharapkan terjadi pada komunikan setelah mendapat pesan dari komunikator.Media yaitu alat untuk menyampaiakn pesan 1.Kontak SosiaL 3. Contoh :tindakan-tindakan yang bersifat Religi-magis .Penyampaian. Interaksi sosial terbentuk oleh factor factor berikut ini : 1. 2. Tindakan Rasional Berorientasi nilai merupakan tindakan-tindakan yang berkaitan dengan nilai-nilai dasar dalam masyarakat .4.Decoding Pada tahap ini dilakukan proses mencerna fdan memahami kalimat serta gambar yang diterima menuruy pengalaman yang dimiliki. dalam tahap ini komunikator harus memilih kata atau istilah . Tindakan sosial dapat dibedakan menjadi 4 macam yaitu : Tindakan Rasional Instrumental merupakan tindakan yang dilakukan dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara dan tujuan . Ada beberapa factor yang mendorongter jadinya interaksi social .Tindakan Sosial 2. Contoh : Bekerja Keras untuk mendapatkan nafkah yang cukup. Pada tahap ini istilah atau gagasan yang telah diwujudkan dalam bentuk kalimat dan gambar disampaiakan .kalimat dan gambar yang mudah dipahami oleh komunikan.Komunikasi Sosial Tidak semua tindakan manusia dinyatakan sebagai tindakan sosial misalnya : Seorang pemuda yang sedang mengkhayalkan gadis impiannya secara diam-diam . Ada tiga tahapan penting dalam komunikasi: 1. tindakan sosial adalah tindakan seorang individu yang dapat mempengaruhi individu-individu lainnya dalam masyarakat . 3. Menurut MAX WEBER. Komunikator harus menghindari penggunaan kodekode yang membingungkan komunikan. Pada tahap ini gagssaan atau program yang akan dikomunikasikan diwujudkan dalam kalimat atau gambar .Encoding .

Tindakan Tradisional . Contoh : Pesan yang disampaikan tidak jelas . Biasanya sugesti muncul ketika sipenerima sedang dalam kondisi yang tidak netral sehingga tidak dapat bewrfikir rasional.Imitasi yaitu tindakan meniru orang lain 1. Orang yang menyampaikan komunikasi disebut komunikator . Cara kontak sosial itu ada 2 macam yaitu : Kontak Langsung : Pihak komunikator menyampaikan pesannya secara langsung kepada pihak komunikan . bahkan mungkin sama sekali tidak dapat dipahami . 1. Tindakan yang tidak memperhitungkan pertimbangan Rasional . Contoh : Berbagai macam upacara \ tradisi yang dimaksudkan untuk melestarikan kebudayaan leluhur . Tindakan Ofektif : Tindakan Tindakan yang dilakukan oleh seorang \ kelompok orang berdasarkan perasaan \ emosi. Sugesti ini berlangsung apabila seseorang memberikan pandangan atau sikap yang dianutnya. 1.Sugesti . Kontak Sekunder 3. Komunikasi Sosial Komunikasi artinya berhubungan atau bergaul dengan orang lain. Kontak Tidak Langsung : Pihak komunikator menyampaikan pesannya kepada pihak komunikan melalui perantara pihak ketiga . Kontak Sosial yang dilakukan menurut terjadinya proses komunikasi . Kontak Primer 2. Dalam kehidupan sehari-hari kontak sosial dapat dilakukan dengan cara : Kontak Sosial yang dilakukan menurut cara pihak pihak yang berkomunikasi . . lalu diterima oleh orang lain. orang yang menerima komunikasi disebut komunikan . berbelit belit . Ada 2 macam kontak sosial . Tidak selamanya kontak sosial akan menghasilkan interaksi sosial yang baik apabila proses komunikasinya tidak berlangsungnya secara komunikatif .

jenis kelamin 4.bentuk tubuh 6.Empati yaitu merupakan simpati yang menfdalam yang dapat mempengaruhi kejiwaan dan fisik seseorang.penampilan fisik 5. 1. akomodasi. di mana terjadi keseimbangan dalam interaksi antara individuindividu atau kelompok-kelompok manusia berkaitan dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. 3.wacana Bentuk-bentuk Interaksi Sosial Bentuk-bentuk interaksi sosial yang berkaitan dengan proses asosiatif dapat terbagi atas bentuk kerja sama.warna kulit 2.orang yang berwibawa. 4.Reklame atau iklan media masa. karismatik dan punya pengaruh terhadap yang disugesti. 1. Kerja sama merupakan suatu usaha bersama individu dengan individu atau kelompok-kelompok untuk mencapai satu atau beberapa tujuan. Sumber informasi yang mendasari interaksi 1. 2.Biasanya sugesti berasal dari orang-orang sebagai berikut: 1. 2. dan asimilasi. Usaha-usaha itu dilakukan untuk mencapai suatu kestabilan.Identifikasi yaitu merupakan kecenderungan atau keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain (meniru secara keseluruhan). misalnya orang tua ulama dsb. Melalui proses simpati orang merasa dirinya seolah-olah dirinya berasa dalam keadaan orang lain.pakaian 7. Akomodasi dapat diartikan sebagai suatu keadaan.Simpati yaitu merupakan suatu proses dimana seorang merasa tertarik kepada pihak lain.Kelompok mayoritas terhadap minoritas.Orang yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari pada yang disugesti.usia 3. .

Sedangkan tahapan untuk merenggangkan meliputi membeda-bedakan (differentiating). tempat mempersiapkan interaksi sosial disebut dengan back region/backstage. dan pertentangan. Konsep expression untuk individu yang membuat pernyataan dalam interaksi. kontravensi. kelompok dan organisasi sosial . membatasi (circumscribing). di mana individu atau kelompok-kelompok manusia yang bersaing. Knapp menjelaskan tahapan interaksi sosial untuk mendekatkan dan untuk merenggangkan. memacetkan (stagnating). Konsep ini terbagi atas expression given untuk pernyataan yang diberikan dan expression given off untuk pernyataan yang terlepas. Melalui pendekatan ini Erving Goffman menggunakan bahasa dan khayalan teater untuk menggambarkan fakta subyektif dan obyektif dari interaksi sosial. Tahapan untuk mendekatkan meliputi tahapan memulai (initiating). menjajaki (experimenting).Sedangkan Asimilasi merupakan suatu proses di mana pihak-pihak yang berinteraksi mengidentifikasikan dirinya dengan kepentingan-kepentingan serta tujuan-tujuan kelompok Bentuk interaksi yang berkaitan dengan proses disosiatif ini dapat terbagi atas bentuk persaingan. tempat penyampaian ekspresi dalam interaksi sosial disebut front region. menghindari (avoiding). Persaingan merupakan suatu proses sosial. Bentuk Bentuk interaksi yang mendorong terjadinya lembaga. menyatupadukan (integrating) dan mempertalikan (bonding). dan memutuskan (terminating). Erving Goffman juga menyampaikan konsep impression management untuk menunjukkan usaha individu dalam menampilkan kesan tertentu pada orang lain. individu yang melihat interaksi tersebut disebut audience. mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan. dan orang yang tidak melihat interaksi tersebut disebut dengan outsider. Sedangkan pertentangan merupakan suatu proses sosial di mana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan. Pendekatan interaksi lainnya adalah pendekatan dramaturgi menurut Erving Goffman. Bentuk kontravensi merupakan bentuk interaksi sosial yang sifatnya berada antara persaingan dan pertentangan. Serta konsep impression untuk individu lain yang memperoleh kesan dalam interaksi. . meningkatkan (intensifying). Konsep-konsepnya dalam pendekatan ini mencakup tempat berlangsungnya interaksi sosial yang disebut dengan social establishment. Untuk tahapan proses-proses asosiatif dan disosiatif Mark L. penampilan dari pihak-pihak yang melakukan interaksi disebut dengan team of performers.

bercakap-cakap mungkin bertengkar. persaingan (competition). Wujud interaksi bisa dalam dalam bentuk berjabat tangan. C. di dalam arti bahwa interaksi itu dimulai dengan kerja sama yang kemudian menjadi persaingan serta memuncak menjadi pertikaian untuk akhirnya sampai pada akomodasi. A. rangsangan\Stimulus kepada individu lainnya. ada dua macam proses sosial yang timbul sebagai akibat adanya interaksi sosial : 1. dan bahkan dapat juga berbentuk pertentangan atau pertikaian (conflict). Interaksi antara individu dan individu.Kerja Sama (Cooperation) Suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai suatu atau beberapa tujuan bersama.1. . Interaksi antara individu dan kelompok Bentuk interaksi antara individu dengan kelompok: Misalnya : Seorang ustadz sedang berpidato didepan orang banyak. Bentuk-bentuk interaksi sosial dapat berupa kerja sama (cooperation). Menurut mereka. 3.Proses-proses yang Asosiatif 2. Keempat bentuk poko dari interaksi sosial tersebut tidak perlu merupakan suatu kontinuitas.Bentuk Interaksi Sosial Menurut Proses Terjadinya. B. keahlian-keahlian tertentu diperlukan bagi mereka yang bekerja sama supaya rencana kerja samanya dapat terlaksana dengan baik. Contoh : Satu Kesebelasan Sepak Bola bertanding melawan kesebelasan lain . Juga harus ada iklim yang menyenangkan dalam pembagian kerja serta balas jasa yang akan diterima. Interaksi antara Kelompok dan Kelompok Bentuk interaksi seperti ini berhubungan dengan kepentingan individu dalam kelompok lain . yang dinamakan akomodasi. Suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari interaksi sosial. namun penyelesaian tersebut hanya akan dapat diterima untuk sementara waktu. Ini berarti kedua belah pihak belum tentu puas sepenunya. Individu yang satu memberikan pengaruh. Dalam perkembangan selanjutnya. Gillin dan Gillin mengadakan penggolongan yang lebih luas lagi. Bentuk kerja sama tersebut berkembang apabila orang dapat digerakan untuk mencapai suatu tujuan bersama dan harus ada kesadaran bahwa tujuan tersebut di kemudian hari mempunyai manfaat bagi semua. Bentuk Interaksi sosial menurut jumlah pelakunya . saling menegur. Bentuk semacam ini menunjukkan bahwa kepentingan individu berhadapan dengan kepentingan kelompok . Pertikaian mungkin akan mendapatkan suatu penyelesaian.

Koalisi (coalition).Kerja sama timbul karena orientasi orang-perorangan terhadap kelompoknya (yaitu in-group-nya) dan kelompok lainya (yang merupakan out-group-nya).Kerjasama Spontan (Spontaneous Cooperation) : Kerjasama yang sertamerta 2. dst. misalnya pengeboran minyak.Kerjasama Tradisional (Traditional Cooperation) : Kerjasama sebagai bagian atau unsur dari sistem sosial.Joint venture.Cooley kerjasama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut. Akan tetapi.Bargaining. karenamaksud utama adalah untuk mencapat satu atau beberapa tujuan bersama.Kerjasama Langsung (Directed Cooperation) : Kerjasama yang merupakan hasil perintah atasan atau penguasa 3. kesadaran akan adanya kepentingan-kepentingan yang sama dan adanya organisasi merupakan fakta-fakta penting dalam kerjasama yang berguna Dalam teori-teori sosiologi dapat dijumpai beberapa bentuk kerjasama yang biasa diberi nama kerja sama (cooperation). Kerja sama akan bertambah kuat jika ada hal-hal yang menyinggung anggota/perorangan lainnya. Ada 5 bentuk kerjasama : 1. maka sifatnnya adalah kooperatif. Koalisi dapat menghasilkan keadaan yang tidak stabil untuk sementara waktu karena dua organisasi atau lebih tersebut kemungkinan mempunyai struktut yang tidak sama antara satu dengan lainnya. .Kooptasi (cooptation). Fungsi Kerjasama digambarkan oleh Charles H.Kerukunan yang mencakup gotong-royong dan tolong menolong 2. pertambangan batubara. yakni suatu proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya kegoncangan dalam stabilitas organisasi yang bersangkutan 1. perfilman.Kerjasama Kontrak (Contractual Cooperation) : Kerjasama atas dasar tertentu 4. yakni kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan-tujuan yang sama. Yaitu pelaksana perjanjian mengenai pertukaran barang-barang dan jasa-jasa antara 2 organisasi atau lebih 3. yaitu erjasama dalam pengusahaan proyek-proyek tertentu. Kerjasama tersebut lebih lanjut dibedakan lagi dengan : 1. 1. perhotelan.

3. akomodasi adalah suatu perngertian yang digunakan oleh para sosiolog untuk menggambarkan suatu proses dalam hubungan-hubungan sosial yang sama artinya dengan adaptasi dalam biologi.Arbitration.Memungkinkan terjadinya kerjasama antara kelompok sosial yang hidupnya terpisah akibat faktorfaktor sosial psikologis dan kebudayaan.Akomodasi (Accomodation) Istilah Akomodasi dipergunakan dalam dua arti : menujukk pada suatu keadaan dan yntuk menujuk pada suatu proses. merupakan bentuk akomodasi tanpa persetujuan yang formal bentuknya. Menurut Gillin dan Gillin. Maksudnya.Conciliation. Sebagai suatu proses akomodasi menunjuk pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan yaitu usahausaha manusia untuk mencapai kestabilan.mengusahakan peleburan antara kelompok sosial yang terpisah. suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya suatu persetujuan bersama. 2. suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan karena adanya paksaan 2. yaitu : 1. mengadakan penyesuaian diri untuk mengatasi keteganganketegangan. Suatu cara untuk mencapai compromise apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri 4. adanya suatu keseimbangan dalam interaksi antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat.Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu atau secara temporer 1.2. . bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan yang ada.Untuk mengurangi pertentangan antara orang atau kelompok manusia sebagai akibat perbedaan paham 2.Corecion. Akomodasi menunjuk pada keadaan. Tujuan Akomodasi dapat berbeda-beda sesuai dengan situasi yang dihadapinya.Toleration.Compromise. seperti yang dijumpai pada masyarakat yang mengenal sistem berkasta. sebagai suatu proses dimana orang atau kelompok manusia yang mulanya saling bertentangan. Akomodasi merupakan suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya. 5. Bentuk-bentuk Akomodasi: 1.

Ia ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara orang-perorangan atau kelompokkelompok manusia dan juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak. dimana pihak yang lain tadi juga berlaku sama interaksi sosial tersebut tidak mengalami halangan-halangan atau pembatasan-pembatasan. 7. dan proses-proses mental dengan memerhatikan kepentingan dan tujuan bersama. Frekuaensi interaksi sosial tinggi dan tetap.Stalemate. sikap. Interaksi sosial tersebut bersifat langsung dan primer. Faktor-faktor yang dapat mempermudah terjadinya suatu asimilasi adalah : Toleransi kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya sikap tebuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan perkawinan campuran (amaigamation) adanya musuh bersama dari luar Faktor umum penghalangan terjadinya asimilasi: Terisolasinya kehidupan suatu golongan tertentu dalam masyarakat kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan yang dihadapi dan sehubungan dengan itu seringkali menimbulkan faktor ketiga perasaan takut terhadap kekuatan suatu kebudayaan yang dihadapi perasaan bahwa suatu . Artinya. Asimilasi (Assimilation) Asimilasi merupakan proses sosial dalam taraf lanjut. Proses Asimilasi timbul bila ada : Kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya orang-perorangan sebagai warga kelompok tadi saling bergaul secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama sehingga kebudayaan-kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masing-masing berubah dan saling menyesuaikan diri Beberapa bentuk interaksi sosial yang memberi arah ke suatu proses asimilasi (interaksi yang asimilatif) bila memilii syarat-syarat berikut ini: Interaksi sosial tersebut bersifat suatu pendekatan terhadap pihak lain. stimulan dan tanggapan-tanggapan dari pihak-pihak yang mengadakan asimilasi harus sering dilakukan dan suatu keseimbangan tertentu harus dicapai dan dikembangankan.6. serta ada keseimbangan antara pola-pola tersebut. suatu akomodasi dimana pihak-pihak yang bertentangan karena mempunyai kekuatan yang seimbang berhenti pada satu titik tertentu dalam melakukan pertentangannya.Adjudication. Penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan c.

bersaing dalam memperoleh kedudukan. Persaingan (Competition) Persaingan atau competition dapat diartikan sebagai suatu proses sosial dimana individu atau kelompok manusia yang bersaing mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan yang pada suatu masa tertentu menjadi pusat perhatian umum (baik perseorangan maupun kelompok manusia) dengan cara menarik perhatian publik atau dengan mempertajam prasangka yang telah ada tanpa mempergunakan ancaman atau kekerasan. perorangan. Proses Disosiatif Proses disosiatif sering disebut sebagai oppositional proccesses. Oposisi dapat diartikan sebagai cara berjuang melawan seseorang atau sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu. In Group Feeling berarti adanya suatu perasaan yang kuat sekali bahwa individu terikat pada kelompok dan kebudayaan kelompok yang bersangkutan.kebudayaan golongan atau kelompok tertentu lebih tinggi daripada kebudayaan golongan atau kelompok lainnya. Bersifat Tidak Pribadi : Misalnya terjadi antara dua perusahaan besar yang bersaing untuk mendapatkan monopoli di suatu wilayah tertentu. oposisi proses-proses yang disosiatif dibedkan dalam tiga bentuk. Proses yang disebut terakhir biasa dinamakan akulturasi. Pola-pola oposisi tersebut dinamakan juga sebagai perjuangan untuk tetap hidup (struggle for existence). Perubahanperubahan dalam pola adat istiadat dan interaksi sosial kadangkala tidak terlalu penting dan menonjol. . Dalam batas-batas tertentu. Asimilasi menyebabkan perubahan-perubahan dalam hubungan sosial dan dalam pola adat istiadat serta interaksi sosial. walaupun bentuk dan arahnya ditentukan oleh kebudayaan dan sistem sosial masyarakat bersangkutan. Untuk kepentingan analisis ilmu pengetahan. Gangguan dari golongan yang berkuasa terhadap minoritas lain apabila golongan minoritas lain mengalami gangguan-gangguan dari golongan yang berkuasa faktor perbedaan kepentingan yang kemudian ditambah dengan pertentangan-pertentangan pribadi. 2. Persaingan mempunya dua tipe umum : Bersifat Pribadi : Individu. Tipe ini dinamakan rivalry. yaitu : 1. yang persis halnya dengan kerjasama. dapat ditemukan pada setiap masyarakat. perbedaan warna kulit atau perbedaan ciri-ciri badaniah dapat pula menjadi salah satu penghalang terjadinya asimilasi In-Group-Feeling yang kuat menjadi penghalang berlangsungnya asimilasi.

Persaingan kedudukan dan peranan : di dalam diri seseorang maupun di dalam kelompok terdapat keinginan untuk diakui sebagai orang atau kelompok yang mempunyai kedudukan serta peranan terpandang.Bentuk-bentuk persaingan : Persaingan ekonomi : timbul karena terbatasnya persediaan dibandingkan dengan jumlah konsumen Persaingan kebudayaan : dapat menyangkut persaingan bidang keagamaan. provokasi. keenganan. mengejutkan lawan. pengacauan rencana. protes. dst. Persaingan berfungsi untuk mendudukan individu pada kedudukan serta peranan yang sesuai dengan kemampuannya. kepentingan serta nilai-nilai yang pada suatu masa medapat pusat perhatian. tersalurkan dengan baik oleh mereka yang bersaing. . Bentuk kontraversi menurut Leo von Wiese dan Howard Becker ada 5 : yang umum meliputi perbuatan seperti penolakan. mengumumkan rahasian orang. dst. mencerca. pendidikan. Sebagai alat menyaring para warga golongan karya Kontraversi (Contravetion) Kontravensi pada hakikatnya merupakan suatu bentuk proses sosial yang berada antara persaingan dan pertentangan atau pertikaian. memaki-maki melalui surat selebaran. yang intensif. gangguang-gangguan. yang rahasia. mengganggu dan membingungkan pihak lain. Persaingan dalam batas-batas tertentu dapat mempunyai beberapa fungsi : Sebagai jalan dimana keinginan. intimidasi. melemparkan beban pembuktian pada pihak lain. yang taktis. perbuatan menghalang-halangi. Contoh lain adalah memaksa pihak lain menyesuaikan diri dengan kekerasan. berkhianat. menyebarkan desas desus yang mengecewakan pihak lain. perlawanan. dst. kekerasan. penghasutan. Hal ini disebabkan krn ciri-ciri badaniyah terlihat dibanding unsur-unsur kebudayaan lainnya. memfitnah. Sebagai alat untuk mengadakan seleksi atas dasar seks dan sosial. Persaingan ras : merupakan persaingan di bidang kebudayaan. yang sederhana seperti menyangkal pernyataan orang lain di muka umum.

Pertentangan (Pertikaian atau conflict) Pribadi maupun kelompok menydari adanya perbedaan-perbedaan misalnya dalam ciri-ciri badaniyah. dst. unsur-unsur kebudayaan. Kontraversi generasi masyarakat : lazim terjadi terutama pada zaman yang sudah mengalami perubahan yang sangat cepat 2. Tipe Kontravensi : Kontravensi antarmasyarakat setempat. perubahan sosial. dan seterusnya dengan pihak lain. 3. 2. Perbedaan kebudayaan. Sebab musabab pertentangan adalah : 1. Pertentangan dapat pula menjadi sarana untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan-kekuatan dalam masyarakat. Pertentangan mempunyai beberapa bentuk khusus: 1. Kontavensi antarmasyarakat setempat yang berlainan (intracommunity struggle) 2. Perbedaan antara individu. Kontraversi seks : menyangkut hubungan suami dengan istri dalam keluarga.baik yang menyangkut hubungan mereka di dalam lembaga legislatif.Menurut Leo von Wiese dan Howard Becker ada 3 tipe umum kontravensi : 1. pola-pola perilaku. Perbedaan kepentingan. Timbulnya pertentangan merupakan pertanda bahwa akomodasi yang sebelumnya telah tercapai. 3. pendidikan. Ciri tersebut dapat mempertajam perbedaan yang ada hingga menjadi suatu pertentangan atau pertikaian. emosi. Pertentangan Rasial : dalam hal ini para pihak akan menyadari betapa adanya perbedaan antara mereka yang menimbulkan pertentangan . Pertentangan pribadi 2. keagamaan. mempunyai dua bentuk : 1. Kontraversi Parlementer : hubungan antara golongan mayoritas dengan golongan minoritas dalam masyarakat. Kontravensi antar golongan-golongan dalam satu masyarakat setempat (intercommunity struggle) 3.

2. 3.3. Pertentangan yang bersifat internasional : disebabkan perbedaan-perbedaan kepentingan yang kemudian merembes ke kedaulatan negara Akibat-akibat bentuk pertentangan: 1. Hancurnya harta benda dan jatuhnya korban manusia. 4. dominasi. akibatnya adalah sebaliknya. . Akomodasi. Pertentangan politik : menyangkut baik antara golongan-golongan dalam satu masyarakat. Tambahnya solidaritas in-group. Pertentangan antara kelas-kelas sosial : disebabkan karena adanya perbedaan kepentingan 4. dan takluknya salah satu pihak. yaitu goyah dan retaknya persatuan kelompok tersebut. maupun antara negara-negara yang berdaulat 5. Apabila pertentangan antara golongan-golongan terjadi dalam satu kelompok tertentu. Perubahan kepribadian para individu.

kerja sama langsung yaitu kerja sama sebagai hasil dari perintah atasan kepada bawahan atau pengusaha teerhadap rakyatnya. kontak sekunder yaitu kontak sosial yang memerlukan pihak ketigasebagai media untuk melakukan hubungan timbal balik.jadi secara harfiah kontak berarti saling menyentuh.Bentuk-bentuk Interaksi sosial (association processes) A.. B. kontak antarindividu contoh kontak antara anak dan orang tuanya. Syarat-syarat interaksi sosial antara lain kontak :kata kontak berasal dari con atau cum yang artinya bersama-sama dan kata tango yang artinya menyentuh.Kontak antara individu dan suatu kelompok contoh kontak antara seorang calon anggota dan para anggota organisasiyang akan dimasukinya.kontak antara siswa dan siswa lainnya.Kesimpulan Arti Interaksi Sosial artinya melibatkan kedua belah pihak. b kontak antar kelompok contoh kontak antara dua perusahaan dalam hubungan bisnis. Wujud kontak sosial dibedakan menjadi tiga antara lain a.kerja sama :suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok uintuk mencapai tujuan bersama. c. Faktor-faktor interaksi sosial antara lain a.tindakan. . Kerja sama kontrak yaitu kerja sama atas dasar syarat-syarat ketetapan tertentu yang disepakati bersama. Bentuk kerjasama antara lain kerja sama spontan yaitu kerjasama yang terjadi secara serta-merta. Simpati : suatu proses dimana seseorang merasa tertarik dengan orang lain. Kontak sosial langsung dan tidak langsung anatar lain kontak primer yaitu hubungan timbal balik yang terjadi secara langsung.tingkah laku atau penampilan fisik seseorang secara berlebihan.Imitasi : tindakan sosial meniru sikap.Identifikasi : kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan oranglain. bSugesti : pemberian pengaruh atau pandangan dari satu pihak kepada pihak lain. c.

Akomodasi proses penyesuaian diri dari orang-perorangan .B.yang umum pada dimulai dari penggunaan bahasa. Faktor penghalang asimilasi antara lain kelompok yang terisolasi atau tersaing (biasanya kelompok minoritas).contoh sistem pemerintahan totalitarian. kesediaan menghormati dan menghargai orang asing dan kebudayaan yang dibawanya. Faktor pendorong asimilasi antara lain Toleransi di antara sesama kelompok yang berbeda kebudayaan. Bentuk akomodasi antara lain koersi : suatu bentuk akomodasi yang terjadi melalui pemaksaan kehendak pihak tertentu terhadap pihak lain yang lebih lemah . Fungsi persaingan antara lain Menyalurkan keinginan individu atau kelompok yang sama-sama menuntut dipenuhi. C. kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan baru yang dihadapi. kesempatan yang sama dalam bidang ekonomi. 2. persaingan (competition) : merupakan suatu proses sosial ketika ada dua pihak atau lebih saling berlomba dan berbuat sesuatu untuk mencapai kemenangan tertentu. terjadi pergaulan antaindividu atau kelompok secara intensif dan dalam waktu yang relatif lama.Akulturasi proses penerimaan dan pengolahan unsur-unsur kebudayaan asing menjadi bagian dari kebudayaan suatu kelompok tanpa menghilangkan kepribadian kebudayaan asing.Asimilasi dasarnya merupakan perubahan yang dilakukan secara sukarela. D. . kompromi : suatu bentuk akomodasi ketika pihak-pihak yang terlibat perselisihan saling mengurangi tuntutan agar tercapai suatu penyelesaian. Syarat asimilasi antara lain terdapat sejumlah kelompok yang memiliki kebudayaan berbeda.Proses disosiatif (opposition processes) A.padahal sulit dipenuhi semuanya secara serentak.

Kontarvensi Bentuk kontravensi menurut leopold vin wiese dan howard becker antara lain kontravensi umum misalnya penolakan Kontarvensi sederhana. Akibat konflik antara lain meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain. Konflik antara kelompok-kelompok sosial Akibat konflik antara lain Meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang mengalami konflik dengan kelompok lain. 3.misalnya menyangkal pernyataan orang didepan umum. C. Macam konflik antara lain Konflik antara atau dalam peranan sosial.misalnya antar peran dalam keluarga dan profesi.B. Faktor penyebab konflik antara lain perbedaan individu yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat. keretakan hubungan antara anggota kelompok.misalnya akibat konflik antarsuku.2.politik.dan sosial. Saran .Konflik persilisihan sederhana.pertikaian perselisihan terbuka. perbedaan kepentingan anatara individu dan kelompok diantaranya menyangkut bidang ekonomi. D.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful