I. 1.1.

Pengertian

PENDAHULUAN

Asal-usul tentang pengertian Toraja, ada dua versi. Versi pertama mengatakan bahwa kata Toraja berasal dari kata “to” yang artinya orang dan kata “raja” yang artinya raja. Jadi Toraja artinya orang-orang keturunan raja. Versi lain mengatakan bahwa Toraja berasal dari dua kata yaitu “to” yang artinya orang dan “ri aja” (bahasa Bugis) yang artinya orang-orang gunung. Jadi Toraja artinya orang-orang gunung.

1.2. Latar Belakang Masalah Saya memilih kebudayaan Toraja karena beberapa hal, yaitu : a. Kebudayaannya yang unik mendorong kami untuk mengenal lebih jauh tentang adat-istiadat suku Toraja, b. Merupakan salah satu bagian wilayah di Indonesia yang kurang dikenal, maka dari itu dengan makalah ini, saya berharap dapat memberitahu sekilas tentang Toraja kepada kalian semua, c. Suku, objek wisata, dan makanan khas yang unik, yang belum diketahui oleh masyarakat banyak. 1.3. Metode a. Pencarian data melalui internet, b. Dari buku “Ragam Budaya Daerah”, c. Dan melakukan observasi.

3. Lama-kelamaan penyebutan tersebut menjadi Toraja. 24 buah ukuran sedang. Tahun 1946 Tana Toraja terpisah menjadi Swaraja yang berdiri berdasarkan Besluit Lanschap Nomor 105 tanggal 8 Oktober 1946. Orang Sidendereng menamakan penduduk daerah ini dengan sebutan To Riaja yang mengandung arti “orang yang berdiam di negeri atas atau pegunungan”. Ada juga versi lain bahwa kata Toraya asalnya To= Tau (orang). nenek moyang orang Toraja berasal dari Hindia Belakang (Siam). Asal-usul tentang pengertian Toraja. sehingga tempat pemukiman suku Toraja dikenal dengan nama Tana Toraja. Mereka ber-imigrasi ke daerah selatan untuk mencari daerah baru. Versi pertama mengatakan bahwa kata Toraja berasal dari kata “to” yang artinya orang dan kata “raja” yang artinya raja. Nama Toraja mulanya diberikan oleh suku Bugis Sidendereng dan dari Luwu.2. sedang orang Luwu menyebutnya To Riajang yang artinya adalah “orang yang berdiam di sebelah barat”. dan 54 buah ukuran kecil. 2. Raya= dari kata Maraya (besar). perbedaan tersebut hanyalah faktor perbedaan situasi dan kondisi pada saat pembuatan/pengambilan batu. Jadi Toraja artinya orang-orang gunung. . Asal-Usul PEMBAHASAN Menurut legenda. UU Nomor 22 tahun 1999 Kabupaten Dati II Tana Toraja berubah menjadi Kabupaten Tana Toraja. yaitu tempat upacara pemakaman secara adat yang dilengkapi dengan 100 buah menhir/megalit. Mereka menggunakan kapal yang menyerupai rumah adat orang Toraja sekarang ini. Versi lain mengatakan bahwa Toraja berasal dari dua kata yaitu “to” yang artinya orang dan “ri aja” (bahasa Bugis) yang artinya orang-orang gunung. dan kata Tana berarti negeri. bangsawan. yang dalam bahasa Toraja disebut Simbuang batu. ada dua versi. artinya orang-orang besar. Ukuran menhir ini mempunyai nilai adat yang sama. 4. Sejarah 1. Tahun 1926 Tana Toraja sebagai Onder Afdeeling Makale-Rantepao dibawah Self bestur Luwu.1. 3. Kedua versi tersebut memiliki alasan yang berbedabeda dan masuk akal. 2. Rante.II. Tahun 1957 berubah menjadi Kabupaten Dati II Tana Toraja berdasarkan UU Darurat Nomor 3 tahun 1957. 2. 2. 102 bilah batu menhir yang berdiri dengan megah terdiri dari 24 buah ukuran besar. Ciri Khas Suku Toraja Salah satu ciri khas suku Toraja adalah tempat pemakamannya. Jadi Toraja artinya orang-orang keturunan raja.

Passukaranku . Kesenian dan Kebudayaan 2. keluarga mempersandingkan kedua pengantin di pelaminan. kemudian kedua mempelai melakukan upacara adat. Pengantin wanita memakai baju bodo. kain sarung songket atau rope. dan selendang di bahu. Itu berarti bahwa mempelai wanita telah syah menjadi mempelai pria. bersolek. yaitu mempelai pria menyentuh salah satu anggota badan mempelai wanita. Lagu-Lagu khas Toraja a. sepasang bassa atau gelang panjang bersusun. keluarga mengadakan mappaci.2. Marendeng Marampa’ d. kain sarung songket yang disebut rope. juga biaya perkawinan dan hari yang baik untuk melangsungkan pernikahan. kedua mempelai melakukan akad nikah menurut agama Islam yang dilakukan oleh penghulu. Persiapan dan Upacara Pernikahan Beberapa hari menjelang pernikahan.2. Seluruh upacara perkawinan yang diramaikan dengan pesta ini berlangsung di rumah mempelai wanita dan upacara ini dinamakan marola. Lembang Sura’ c. seperti ibu jari atau tengkuk. pihak keluarga pria mengirim beberapa utusan yang terdiri dari keluarga terdekat sang pria. Pakaian Pengantin Pakaian pengantin pria dari Bugis-Makasar berupa baju jas model tertutup yang disebut baju bella dada. c.4. 2. Sanggul pengantin wanita berhiaskan kembang goyang dan perhiasan lainnya berupa kalung bersusun. Melamar Dalam melamar ada beberapa tahapan yang harus dijalankan. Tugas mereka adalah untuk melamar sang gadis secara resmi yang disebut massuro. b. dan anting-anting. dan memerahi kuku atau berinai.Pada hari yang telah ditetapkan. seperti menanyakan apa sang gadis masih belum ada ikatan dengan pria lain dan sebagainya. Setelah itu. disaksikan oleh para tamu. antara lain dengan cara pendekatan oleh pihak pria kepada pihak wanita.4. Adat Perkawinan Daerah Sulawesi Selatan a. Bilamana sang gadis masih belum ada ikatan. sedangkan di kepala terdapat hiasan kepala yang disebut sigara. yaitu malam berbedak.1. Siulu’ Umba Muola e. Di pinggang bagian depan terselip sebuah keris pasang timpo (keris yang terbungkus emas separuhnya) atau keris tataroppeng (keris yang terbungkus emas seluruhnya). maka kedua pihak lalu berembuk untuk menetapkan besarnya mas kawin atau sompa. Bila lamaran diterima oleh pihak wanita. Siulu’ b.4.

3.f. Di daerah ini terdapat 56 menhir batu dalam sebuah lingkaran dengan lima pohon kayu ditengahnya. Dengan menghitung berapa jumlah tau-tau yang ada. Londa merupakan sebuah kuburan alam berupa gua-gua batu di kaki gunung. BATU TOMANGA Berlokasi di daerah Sesean yang beriklim dingin.2. Di dalam gua itulah diletakkan jenazah-jenazah dalam sebuah peti yang disebut erong atau duni.erong adalah semacam peti mati yang terbuat kayu yang keras dan kuat. . karena memilki suatu kompleks perumahan adat Toraja yang masih asli. dapat diketahui berapa jenazah yang dimakamkan dalam liang. Jadi umurnya setua erong yang berwarna hitam. Katuoan Mala’bi’ g. Pemandangan yang sangat mempesona di atas rantepao dan lembah disekitarnya. Obyek wisata ini sangat menarik. 2. Obyek Wisata di Tana Toraja 2. Sebelum memasuki gua-gua alam. Susi Angin Mamiri h. Bagian luar erong ditatah dengan ukiran yang indah. yang terdiri dari beberapa Tongkonan.5. dan melaksanakan aturan-aturan adat. Erong yang berwarna hitam adalah erong yang diletakkan ketika mereka masih menganut animisme dan erong yang berwarna kecoklatan adalah erong yang dimasukkan setelah masuknya agama Kristen.5. telah ditetapkan sebagai salah satu Cagar Budaya dengan nomor registrasi 290 yang perlu dilestarikan/dilindungi.5.1. menetapkan. yang letaknya di desa Tikunna Malenong. Kelalambunmi Allo i.5. 2. Tongkonan tersebut dari leluhur Puang ri Kesu’ difungsikan sebagai tempat bermustawarah. sedikit di atas gua terdapat jajaran patung yang disebut tau-tau yang dibuat dari kayu nangka agar dapat bertahan lama. dapat dilihat dari tempat ini sangat menarik untuk dikunjungi. lengkap dengan Alang Sura’ (lumpung padinya). Tau-tau ini merupakan duplikat dari jenazah yang dimakamkan. Tapi ada erong yang telah hancur sehingga kerangka-kerangka manusia berserakan di dalam gua itu. mengelola. dapat dilihat dari warnanya. KE’TE’ KESU’ Ke’te’ kesu’ adalah obyek wisata yang sudah populer diantara turis domestik dan asing sejak tahun 1979 terletak dikampung Bonoran yang berjarak 4 km dari kota Rantepao. sekitar 1300 m di atas permukaan laut. baik aluk maupun pemali yang digunakan sebagai aturan hidup dan bermasyarakat di daerah Kesu’. Tontong Kukilalai 2. LONDA Londa adalah salah satu dari sekian banyaknya obyek wisata yang menarik di Tana Toraja. Kebanyakan dari batu menhir itu berukuran dua sampai tiga m tingginya. Untuk membedakan erong mana yang telah tua.

III. Suaka margasatwa ini tepatnya berada di bagian barat Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi pada kabupaten Polewali Mamasa.1. Dengan melihat dari berbagai pengertian ekowisata. Hewan utamanya adalah burung Mandar Sulawesi atau Ballidae atau Celebes Rails (Aramidopsis plateni) yang merupakan burung endemis yang hidup pada kawasan tersebut. sehingga timbulah keinginan masyarakat daerah tersebut untuk dapat mengelola langsung kawasan suaka ini dengan tetap memperhatikan alam. potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut.2. Disamping itu. bahkan menjadi tempat persinggahan burung-burung yang bermigrasi. Potensi Alam Toraja Lampako Mampie adalah sebuah taman suaka margasatwa yang berada di Pulau Sulawesi dengan luas hampir 2000 ha. Kondisi lapangan dari taman suka margasatwa tersebut terdiri atas daerah wet land yang terdiri dari daerah berawarawa dengan secondary forest seluas 300 ha swamp forest dan beberapa daerah isolasi mangrove. Kesimpulan . disamping mereka juga mendapatkan insentif secara ekonomis untuk kelangsungan anak. PENUTUP 3. pengelolaan kawasan suaka yang mulai ditangani daerah dan keinginan masyarakat lokal untuk dapat membangun sebuah kawasan yang berasaskan lingkungan hidup. kawasan ini juga merupakan daerah untuk berkembang biak beberapa hewan lainnya. Daerah suka margasatwa ini merupakan daerah yang sangat penting bagi tumbuhan dan hewan.6.

Sebenarnya Indonesia memiliki ragam kebudayaan dan suku-suku didalamnya. kita harus mampu melestarikan kebudayaankebudayaan bangsa.2. upacara adat kematian. bahasa. biarpun kebudayaan tersebut bukan berasal dari daerah kita. Kesan Setelah membaca makalah ini. Saran/info Kebudayaan Indonesia yang beragam seharusnya tidak kita sia-siakan begitu saja. 3. makanan khas. kesan yang saya dapatkan adalah beragamnya keunikankeunikan dari kebudayaan Toraja yang banyak saya tidak ketahui. Jika kita tidak mampu melestarikannya. suku yang berdiam di provinsi Sulawesi Selatan ini memiliki banyak kebudayaan-kebudayaan yang unik. 3. membuat saya semakin tertarik untuk mengenalnya lebih jauh lagi. . Dari mulai suku-suku.3. kita harus dapat mempelajari sedikit banyaknya tentang kebudayaan-kebudayaan daerah. Oleh sebab itu. adat perkawinan. Salah satu contohnya adalah Toraja. kebudayaan yang kita miliki semakin lama akan semakin punah. dan objek wisata yang beragam dan unik. tetapi banyak masyarakat yang tidak mengenal kebudayaan apa saja yang ada dinegerinya. sebagai bangsa yang mencintai tanah air.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful