Meditasi Buddha

Bagian 1 Meditasi adalah cara untuk mencapai pelepasan ['letting go']. Di dalam meditasi kita melepaskan dunia yang rumit di luar untuk mencapai dunia yang tenteram di dalam. Di semua jenis mistisisme dan di banyak tradisi, ini dikenal sebagai jalan menuju batin yang murni dan kuat. Pengalaman tentang batin murni ini, yang terbebas dari dunia, amat indah dan penuh nikmat. Selama retret meditasi ini akan ada kerja keras pada awalnya, tetapi bersiaplah untuk melakukan kerja keras itu dengan mengetahui bahwa itu akan membawa Anda pada pengalaman akan beberapa keadaan yang amat indah dan berarti. Keadaan-keadaan itu patut dicapai dengan kerja keras! Adalah hukum alam bahwa tanpa usaha kita tidak akan maju. Entah umat awam, entah bhikkhu, tanpa usaha kita tidak akan sampai ke mana pun, di dalam meditasi dan di dalam apa pun. Namun, usaha saja tidak cukup. Usaha itu harus tepat. Ini berarti mengarahkan energi Anda ke tempat yang tepat dan mempertahankannya di situ sampai tugas selesai. Usaha yang tepat tidak merintangi atau mengganggu Anda, alih-alih ia menghasilkan kedamaian indah dari meditasi yang mendalam. Untuk mengetahui ke mana usaha Anda perlu diarahkan, Anda perlu memiliki pemahaman yang jelas tentang tujuan meditasi. Tujuan meditasi ini adalah keheningan, ketenangan dan kejernihan batin yang indah. Jika Anda memahami tujuan itu, maka tempat menerapkan usaha Anda, cara mencapai tujuan itu, menjadi amat jelas. Usahanya ditujukan untuk melepaskan, mengembangkan batin yang cenderung melepaskan. Salah satu dari banyak pernyataan yang sederhana tapi mendalam dari Sang Buddha adalah bahwa "seorang pemeditasi yang batinnya cenderung melepaskan akan mencapai Samadhi (tujuan meditasi)." Pemeditasi demikian akan mencapai keadaan batin yang nikmat ini hampir secara otomatis. Apa yang dikatakan oleh Sang Buddha adalah bahwa faktor utama dari pencapaian meditasi mendalam, dari pencapaian keadaan yang kuat ini, ialah kesediaan membuang, melepaskan, dan menanggalkan. Dalam retret meditasi ini, kita tidak akan mengembangkan batin yang mengumpulkan dan memegang berbagai hal, melainkan kita mengembangkan batin yang bersedia melepaskan segala hal, melepaskan segala beban. Di luar meditasi kita harus memikul beban kewajiban kita yang banyak, seperti membawa banyak koper berat, tetapi di dalam periode meditasi ini tidak diperlukan bagasi begitu banyak. Jadi, dalam meditasi usahakan Anda melepaskan sebanyak mungkin bagasi. Lihatlah hal-hal ini sebagai beban berat yang menghimpit Anda. Maka Anda mempunyai sikap yang tepat untuk melepaskan hal-hal ini, membuangnya dengan bebas tanpa menengok ke belakang. Usaha ini, sikap ini, gerakan batin ini yang cenderung menyerah, inilah yang akan membawa Anda kepada meditasi mendalam. Bahkan pada tahaptahap awal dari retret meditasi ini, usahakan agar Anda dapat menghasilkan energi pelepasan, kesediaan untuk membuang semua hal, dan sedikit demi sedikit pelepasan itu akan terjadi. Sementara Anda melepaskan di dalam batin Anda, Anda akan merasa jauh lebih ringan, tanpa terbebani dan bebas. Dalam meditasi, pelepasan semua hal ini terjadi bertahap-tahap, selangkah demi selangkah. Anda mungkin berjalan melalui tahap-tahap awal dengan cepat jika Anda mau, tetapi berhati-hatilah bila Anda lakukan itu. Kadang-kadang bila Anda berjalan melalui tahap-tahap awal terlalu cepat, Anda mendapati bahwa tugas persiapan belum diselesaikan dengan baik. Ini seperti mencoba membangun rumah bertingkat di atas landasan yang amat lemah dan dibuat dengan terburu-buru. Bangunannya naik dengan

cepat, tetapi itu akan runtuh dengan cepat pula. Jadi Anda bijaksana jika menggunakan cukup banyak waktu bagi landasannya, dan bagi "lantai dasar" juga, memastikan agar pekerjaan dasar ini dilakukan dengan baik, kuat dan kokoh. Maka bila Anda meningkat ke lantai-lantai yang lebih tinggi, keadaan meditasi yang penuh kenikmatan itu pun akan stabil dan kokoh. Dalam meditasi yang saya ajarkan, saya suka mulai pada tahap sangat sederhana, yakni MELEPASKAN BEBAN MASA LAMPAU DAN MASA DEPAN. Kadang-kadang Anda mungkin berpikir bahwa ini mudah dilakukan, bahwa ini terlalu dasar. Namun, jika Anda berusaha penuh, bukan melompat ke tahap-tahap meditasi lebih tinggi sampai Anda dengan baik mencapai tujuan pertama, yakni perhatian yang menetap pada saat kini, maka kelak Anda akan mendapati bahwa Anda telah meletakkan dasar yang amat kuat, yang di atasnya dapat dibangun tahap-tahap lebih tinggi. Meninggalkan masa lampau berarti tidak memikirkan pekerjaan Anda, keluarga Anda, komitmen Anda, tanggung jawab Anda, sejarah Anda, masa kecil Anda yang baik dan yang buruk ..., Anda meninggalkan semua pengalaman di masa lampau dengan tidak meminatinya sama sekali. Anda menjadi seorang yang tidak punya sejarah selama Anda bermeditasi. Anda bahkan tidak memikirkan dari mana Anda datang, di

Atabah/Misteri/m.s 24 dari 104
mana Anda lahir, siapa orang tua Anda atau bagaimana Anda dibesarkan. Semua sejarah ini dilepaskan dalam meditasi. Dengan cara ini, setiap orang dalam retret ini menjadi sama, yakni sekadar pemeditasi. Tidak penting berapa tahun Anda telah bermeditasi, apakah Anda pemeditasi kawakan atau pemula. Jika Anda meninggalkan semua sejarah itu, maka kita semua sama dan bebas. Kita membebaskan diri dari minat, persepsi dan pikiran ini, yang membatasi kita dan yang menghalangi kita dari mengembangkan kedamaian yang lahir dari pelepasan. Jadi, setiap bagian dari sejarah Anda akhirnya Anda lepaskan, bahkan sejarah apa yang terjadi pada Anda sejauh ini di retret ini, bahkan ingatan akan apa yang terjadi pada Anda sesaat yang lalu! Dengan cara ini, Anda tidak memikul beban dari masa lampau ke masa kini. Apa pun yang baru saja terjadi, tidak lagi Anda minati dan Anda lepaskan. Anda tidak membiarkan masa lampau bergema dalam batin Anda. Saya mengupamakan pengembangan batin ini seperti sel yang dindingnya mempunyai bantalan peredam suara! Bila ada pengalaman, persepsi atau pikiran yang menimpa dinding "sel berbantalan" itu, hal-hal itu tidak memantul balik. Hal-hal itu meresap ke dalam bantalan dinding dan berhenti di situ. Demikianlah kita tidak membiarkan gema masa lampau masuk dalam kesadaran kita, jelas tidak masa lampau dari hari kemarin dan seluruh waktu sebelumnya, karena kita mengembangkan batin yang cenderung melepaskan, memberikan dan membuang beban. Beberapa orang berpandangan bahwa jika mereka mengambil masa lampau untuk direnungkan, mereka bisa belajar dari sana dan memecahkan masalah-masalah dari masa lampau. Namun, Anda perlu memahami, jika Anda memandang ke masa lampau, Anda selalu memandangnya melalui kacamata terdistorsi. Bagaimana pun Anda berpikir tentang keadaannya, sebenarnya tidak persis seperti itu! Inilah sebabnya mengapa orang berdebat tentang apa yang sesungguhnya terjadi, bahkan beberapa saat yang lalu. Ini dikenal baik oleh polisi yang memeriksa kecelakaan lalu lintas, bahwa sekalipun kecelakaan itu baru terjadi setengah jam lalu, dua orang saksi mata, yang keduanya jujur, akan memberikan kisah berbeda. Ingatan kita tidak bisa dipercaya. Jika Anda memikirkan betapa ingatan tak dapat diandalkan, maka Anda tidak menganggap penting memikirkan masa lampau. Maka Anda dapat melepaskannya. Anda dapat menguburnya, seperti Anda mengubur orang mati. Anda memasukkannya ke dalam peti mati, lalu

Sering kali pemeditasi yang tengah menghadapi saat sulit. Sepanjang hari Rabu. Dalam meditasi berikutnya Anda duduk dan segalanya menjadi begitu tenang dan lancar. Lalu. "Apa pun yang Anda pikir tentang masa depan. Anda kadang-kadang mungkin berpikir bahwa tidak satu pun dari meditasi itu baik. Lepaskan segenap masa lampau." Sekalipun mereka mulai berpikir seperti itu. duduk sambil berpikir. terjadi sesuatu yang aneh dan mereka masuk ke dalam meditasi yang tenang. ia melakukan lagi pekerjaan yang sama seperti sebelumnya. pahamkah Anda perumpamaan ini? Di dalam meditasi-meditasi yang sulit itulah Anda membangun simpanan Anda. Sang Buddha pernah berkata tentang masa depan. dan Anda telah bermeditasi dalam banyak sesi. atau membakarnya. dan memikirkan masa depan selalu merupakan pemborosan waktu besar-besaran di dalam meditasi. Tetapi di dalam meditasi-meditasi yang buruk itulah Anda bekerja. lalu berakhir sudah. yang tidak bisa tenang. Ia bilang tidak ada yang disebut meditasi buruk! Ia benar. sepanjang hari Kamis. Itu empat hari berturut-turut. tetapi meditasi berikutnya buruk lagi. I tu seperti orang yang pergi bekerja sepanjang hari pada hari Senin dan tidak menerima uang pada akhir hari itu. Mengenai masa depan. Lalu datanglah hari Jumat. dan harapan--semua itu juga lepaskan. "Nah. sampai Anda tidak lagi tahu hari apa sekarang atau jam berapa sekarang--pagi? petang? Tidak tahu! Yang Anda tahu ialah saat kini--sekarang ini! Dengan cara itu Anda sampai pada skala waktu biara yang indah. Bila dalam retret. Dalam tahap meditasi ini. Ia bekerja sepanjang hari pada hari Selasa. Anda berpikir. pikirnya.. pertahankan perhatian Anda pada saat kini. ini satu jam lagi penuh frustrasi. . mengantisipasi kegagalan. Mengusahakan ketenangan di dalam meditasi yang sulit. Anda akan mendapati batin itu begitu aneh. ketakutan.. bahkan tidak ingat lagi . Jangan terus membawa-bawa peti mati dari saat-saat lampau di kepala Anda! Jika Anda berbuat demikian. menyebabkan frustrasi dan tidak memenuhi harapan Anda. di mana Anda sekadar bermeditasi pada saat kini. bila sudah cukup banyak simpanan kualitas-kualitas baik. selesai. "Wow! Mengapa tidak menerima upah setiap hari?!" Atabah/Misteri/m.s 25 dari 104 Mengapa tidak setiap meditasi memberikan "upah"? Nah. Semua meditasi yang Anda sebut buruk.menguburnya. Anda membangun faktor-faktor kesuksesan Anda. atau berapa menit lagi tersisa. Anda membangun kekuatan. dan pada akhir hari itu boss-nya memberikan upahnya. semua meditasi seperti itulah tempat Anda melakukan kerja keras untuk menerima "upah" Anda. "Wow! Sekarang saya bisa bermeditasi!". Sering kali bodoh untuk mengharapkan masa depan. tidak diketahui dan tak dapat diperkirakan. momentum bagi ketenangan. dan tidak ada apaapa sebagai hasil dari kerja keras itu. batin masuk ke dalam meditasi yang baik dan merasa seperti pada "hari gajian". dan Anda dapat bebas pada saat kini. dan masih tidak menerima apa-apa. Bila Anda menggarap batin Anda. "Untuk apa saya lakukan ini?". Apa yang terjadi di situ? Guru meditasi saya yang pertama mengatakan sesuatu yang pada waktu itu terdengar agak aneh. antisipasi. maka Anda membebani diri Anda dengan beban berat yang sebenarnya bukan urusan Anda. tanpa sadar berapa menit telah berlalu. hari yang buruk lagi. itu selalu akan berbeda"! Bagi orang arif masa depan adalah tidak pasti. Ia dapat melakukan beberapa hal yang menakjubkan dan tak terduga. rencana. Jangan berdiam di masa lampau.

menonton layar tanpa komentar adalah seperti menyadari dengan diam dalam meditasi. Di sini perlu dijelaskan perbedaan antara menyadari dengan diam saat kini dengan memikirkan tentang itu.hari apa itu. percakapan pikiran itu tidak mengenal dunia sama sekali! Percakapan pikiran inilah yang menjalin waham-waham [delusion] yang menyebabkan penderitaan. Anda harus menghargai keadaan sadar dalam diam. Anda sadar penuh. itu seolah-olah seperti Anda hidup.. dan melekat secara berbahaya kepada orang-orang yang kita jadikan kekasih. Percakapan pikiran menjadi penyebab semua masalah kehidupan. masuk ke tahap berikutnya--keadaan sadar hening akan saat kini. Bagian 2 Seperti saya tulis dalam artikel bagian 1. setelah mencapai begitu banyak. Ia menyusun ketakutan dan rasa bersalah. dan menyadari nilai dan kebenaran dari keadaan sadar dalam diam adalah pencerahan yang memungkinkan tercapainya . Perumpamaan menonton pertandingan tenis di TV sangat informatif. dalam suasana jauh lebih bebas daripada dunia yang dikejar-kejar waktu di mana kita biasanya harus hidup. jika seorang dari Australia bertanding melawan seorang dari New Zealand. jika Anda mencari Kebenaran. "Realitas saat kini adalah megah dan menakjubkan. Anda berada di sini. Bila Anda membuang semua masa lampau dan semua masa depan. Dalam suasana tanpa waktu. seperti semua makhluk arif mengalami saat yang sama ini selama ribuan tahun. Anda mungkin melihat bahwa sebetulnya ada dua pertandingan yang tengah berjalan secara serentak-ada pertandingan yang Anda saksikan di layar. Kalau sampai di sini. Ketika menonton pertandingan seperti itu. Dalam perumpamaan ini. kita harus berjalan lebih jauh ke dalam keheningan batin yang lebih indah lagi dan penuh kebenaran. Anda telah melakukan banyak. Jadi berusahalah keras untuk mencapai tahap pertama ini sampai ia kuat. Anda telah tiba dalam realitas saat kini. kokoh dan tertanam dalam. Anda telah melepaskan beban pertama yang menghalangi meditasi mendalam. Anda harus menyadari bahwa Anda jauh lebih dekat kepada Kebenaran bila Anda mengamati tanpa komentar. Dengan mencapai ini Anda telah berbuat banyak. Anda telah melepaskan beban pertama yang menghalangi meditasi mendalam." Tetapi. di dalam meditasi. melalui komentar pikiran itulah kita mengira bahwa kita memahami dunia ini. tidak pernah berubah. dan ada pertandingan yang Anda dengar diceritakan oleh komentator. memperhatikan komentar presenter adalah seperti memikirkan tentang apa yang dilihat. Kadang-kadang. Percakapan pikiran inilah yang menyebabkan kita marah kepada mereka yang kita jadikan musuh. sekadar keadaan sadar yang dipertahankan pada saat kini. persis seperti komentator TV yang trampil dapat memanipulasikan pendengarnya sehingga tercipta rasa marah atau sedih. Inilah tahap pertama meditasi. Itu selamanya begitu. Sesungguhnya. daripada pikiran apa pun. Pelepasan rasa penting yang kita berikan kepada proses berpikir kita. Ia membangun ilusi secara meyakinkan. Sungguh menyenangkan hidup dalam suasana tanpa waktu. . Memang. Jadi. Selanjutnya kita akan lebih menghaluskan kesadaran akan saat kini.. Realitas saat kini itu luhur dan menakjubkan. Anda mengalami saat kini. maka komentar seorang presenter Australia akan jauh berbeda dengan apa yang sesungguhnya terjadi! Komentar sering kali mempunyai bias. dan melihat itu lebih penting. Ia menciptakan kecemasan dan depresi. bila Anda mengalami sekadar keadaan sadar dalam diam akan saat kini. Nilai tinggi yang kita berikan terhadap pikiran-pikiran kitalah yang menjadi penghalang utama bagi keadaan sadar dalam diam.

Anda mendapatkan. Kita merasa begitu lega.tahap kedua ini--yakni keadaan sadar dalam diam terhadap saat kini. BIla Anda mencatat. Di dalam meditasi. dan sementara Anda menjadi terbiasa dengannya. oleh karena Anda sibuk menyambut dengan kesadaran segala sesuatu yang tiba dalam batin Anda. maka yang dapat Anda lakukan adalah menyambut tamu yang baru datang. Sekarang Anda punya keberanian dan menemukan kearifan untuk melepaskan ransel itu dari punggung Anda dan meletakkannya di tanah untuk sementara.").ITU DIA! Itulah keadaan sadar dalam diam! Mula-mula itu mungkin hanya berlangsung sesaat. begitu bebas. Anda menjadi terbiasa dengannya. lalu berganti menyambut tamu yang datang setelah itu. membuat komentar tentang suatu pengalaman yang baru saja lewat. maka keheinganan itu berlangsung lebih lama. Anda menggarap tamu lama dan mengabaikan tamu baru yang sekarang datang! Anda dapat membayangkan batin Anda seperti seorang tuan rumah dalam suatu pesta. Anda tidak sempat bercakap-cakap sekalipun hanya sejenak dengan tamu mana pun. Oleh karena setiap saat ada seorang tamu yang tiba di pintu. tetapi sementara Anda mengenali keheningan yang cepat berlalu itu. Anda mulai menikmati keheningan itu. maka tidak ada ruang untuk percakapan pikiran. Sebuah pikiran sering kali adalah OPINI terhadap apa yang baru Atabah/Misteri/m. ketika Anda mengamati setiap saat begitu teliti sampai Anda tidak sempat lagi mengomentari apa yang baru saja terjadi. beserta setiap tamu yang masuk ke dalam batin Anda. misalnya: "Itu baik" ("That WAS good. oleh karena kita sekarang tidak terbebani lagi dengan ransel berat berisi celotehan pikiran. di sela celotehan pikiran. sekali Anda telah menemukannya pada akhirnya. ketika satu pikiran berakhir dan sebelum pikiran berikutnya muncul -. "Itu jorok" ("That WAS gross. Salah satu cara lain yang bermanfaat untuk mengembangkan keadaan sadar dalam diam ialah dengan mengenali ruang di sela dua pikiran."). dalam mengembangkan taraf keheningan batin itu. maka Anda tidak memperhatikan pengalaman yang baru saja tiba. Seolah-olah Anda telah memikul ransel berat di punggung Anda selama empat puluh atau lima puluh tahun terus-menerus dan selama waktu itu Anda terseok-seok penuh kelelahan bermil-mil jauhnya. Anda tidak bisa berceloteh dengan diri sendiri.s 26 dari 104 saja terjadi. Bila Anda berada dengan sempurna pada saat kini beserta setiap pengalaman. begitu ringan. Salah satu cara indah untuk mengatasi komentar-komentar pikiran adalah mengembangkan kesadaran yang halus terhadap saat kini. semua pengalaman masuk melalui pintu pancaindra kita ke dalam batin satu demi satu berturut-turut. Inilah keadaan sadar akan saat kini yang halus sampai pada tingkat di mana itu menjadi keadaan sadar dalam diam akan saat kini pada setiap saat. keheningan itu malu-malu. . Tetapi ingat. oleh karena ini berarti Anda akan mengabaikan tamu berikutnya yang tiba. Jika Anda mengamati dengan teliti dengan kesadaran yang tajam. Jika Anda menyambut satu pengalaman dengan kesadaran dan kemudian bercakap-cakap dengan tamu Anda. dan itulah sebabnya mengapa itu tumbuh. maka Anda akan tidak memperhatikan pengalaman berikut yang menyusul. Semua komentar ini adalah tentang suatu pengalaman yang baru saja berlalu. maka Anda tidak menjalankan tugas Anda memperhatikan tamu-tamu baru yang tiba di pintu. Jika seorang tamu masuk dan Anda menemuinya dan mulai bercakap-cakap dengannya tentang ini-itu. yang menerima tamu-tamunya ketika mereka tiba di pintu. bahwa ini seperti melepaskan satu lagi beban berat. "Apa itu?" ("What WAS that?").

Anda mungkin menghabiskan sebagian besar waktu Anda hanya untuk mengembangkan kedua tahap ini saja. Memilih memusatkan perhatian kita pada satu hal adalah melepaskan ('letting go') keanekaragaman dan beranjak kepada lawannya. sukacita dan hasilnya kearifan mendalam. dan melepaskan keanekaragaman ini--hanya mengizinkan satu telepon saja. Yang pertama dari kedua penghalang ini ialah kecenderungan pikiran untuk menyeleweng ke masa lampau atau masa depan. Sementara batin mulai menyatu.Jika keheningan itu mendengar Anda membicarakannya. suatu lingkaran warna divisualisasikan di dalam batin (kasina). Oleh karena. maka Anda akan merasa mudah untuk mengarahkan keadaan sadar itu pada napas dan mengikuti napas itu dari saat ke saat tanpa interupsi. Pemahaman bahwa keanekaragaman adalah beban sangat penting untuk dapat menetap pada napas. dan hanya membuat Anda pusing kepala. ide kasih sayang (metta). oleh karena jika Anda bisa sampai sejauh ini maka Anda sesungguhnya telah berjalan jauh dalam meditasi Anda. Satu hal itu bisa pengalaman napas. mempertahankan perhatian hanya pada satu hal. Itulah sebabnya saya mengajarkan kedua tahap persiapan--yakni keadaan sadar pada saat kini dan keadaan sadar dalam diam pada saat kini--sebagai persiapan kokoh bagi meditasi napas yang lebih dalam. Jadi. Ini disebabkan oleh karena kedua penghalang utama bagi meditasi napas telah ditaklukkan. maka Anda dengan senang hati dan mudah melewatkan banyak waktu dalam keheningan batin. [ *] Jika Anda ingin berjalan lebih jauh. yakni kesatuan. Di sini akan Atabah/Misteri/m. . pada tahap ini Anda telah menyadari bahwa kebanyakan dari pemikiran kita sesungguhnya tidak perlu. maka alih-alih sekadar menyadari dengan diam segala sesuatu yang muncul dalam batin. di meja--begitu melegakan. sampai terasa nikmat. Keheningan menghasilkan jauh lebih banyak kearifan dan kejernihan daripada berpikir. ia langsung lenyap! Baik sekali bagi kita masing-masing jika kita bisa melepaskan percakapan pikiran dan berada dalam keadaan sadar dalam diam akan saat kini cukup lama untuk menyadari betapa menyenangkan hal itu. Anda memilih menyadari dengan diam saat kini pada SATU HAL SAJA. sampai batin menggunakan pikiran kalau memang dibutuhkan saja. maka keheningan menjadi lebih menarik dan penting buat Anda. tahap kedua meditasi ini adalah KEADAAN SADAR DALAM DIAM AKAN SAAT KINI. Jika Anda telah mengembangkan keadaan sadar dalam diam pada saat kini dengan teliti untuk jangka waktu lama. bahwa itu tidak membawa kita ke mana-mana. dan penghalang kedua adalah celotehan pikiran. maka pengalaman kedamaian. kenikmatan dan kekuatan akan meningkat secara nyata. Anda mendapati di sini bahwa keanekaragaman kesadaran--ibarat mempunyai enam telepon di atas meja yang berdering pada waktu bersamaan--merupakan beban berat. Keheningan Batin menjadi kecenderungan batin. atau beberapa obyek lain yang kurang sering dipakai sebagai titik pusat kesadaran. telepon pribadi. Bila Anda menyadari betapa keheningan batin jauh lebih nikmat dan berharga. hanya jika ada perlunya. Batin terusmenerus mencari keheningan.s 27 dari 104 diuraikan kesadaran dengan diam pada saat kini pada napas. Di dalam keadaan sadar dalam diam akan "Sekarang" itu Anda akan mengalami kedamaian.

Mereka tidak melakukan tugas persiapan sebelum mengambil napas sebagai fokus perhatian. itulah yang Anda fokuskan di dalam meditasi napas. Untuk mengatasi rintangan ini. Anda tahu saat itu. Anda bukan pengemudi. dan ini membuat napas tidak nyaman. maka Anda telah mencapai apa yang saya namakan tahap ketiga meditasi. atau napas tengah keluar selama. Anda mengalami "apa yang memberitahu Anda tentang yang tengah dilakukan napas". lepaskan dan nikmati perjalanan. . dan setiap rasa yang datang berturut-turut selagi napas-keluar berproses. Bertanyalah saja pada diri sendiri. maka itu menjadi kesadaran perut. Kembalilah kepada latihan awal! Kesabaran yang teliti adalah jalan yang paling cepat. Tanpa persiapan mereka mendapatkan meditasi napas begitu sulit sampai menyerah dalam frustrasi. sampai napas-keluar lenyap ketika tugasnya selesai. maka itu menjadi kesadaran hidung. Ketika napas-masuk berakhir. ketika rasa [sensation] napas-masuk itu muncul. tanpa terlewat satu pun. tanpa terlewat satu saat pun dari napas-masuk. Biarkan napas melakukan pekerjaannya sementara Anda sekadar menonton tanpa mencampuri. Anda melihat dalam batin Anda saat terakhir dari napas-masuk. Jika Anda mendapati sukar untuk mempertahankan perhatian pada napas. fokuskan saja pada pengalaman itu sendiri. Suatu rintangan yang sering dialami pada tahap ini ialah kecenderungan mengendalikan napas. lalu saat-saat jeda terus-menerus sampai napas-keluar mulai. ketika Anda beralih kepada napas. Makin dalam lagi. yakni perhatian menetap pada napas. jika batin disiapkan dengan baik dengan menyelesaikan kedua tahap awal ini maka Anda akan mendapatkan. Lalu Anda mengamati rasa-rasa itu berkembang berangsur-angsur sepanjang proses napas-masuk. Saya mendapatkan melalui pengalaman bahwa tidak penting di mana Anda mengamati napas. Mereka menyerah karena mereka tidak mulai dari tempat yang tepat. Anda melihat saat awal dari napas-keluar. katakanlah. dan jika Anda menempatkan napas pada dinding perut Anda. Bila Anda tahu napas tengah masuk. Lalu Anda melihat saat berikutnya sebagai jeda antara napas. yakni perhatian menetap penuh pada napas. Anda sekarang bertujuan mencapai perhatian yang menetap penuh pada napas. Ini lagi-lagi lebih tenang dan penuh sukacita dibandingkan tahap sebelumnya. bukan pula "pengemudi di bangku belakang". terjadi ketika perhatian kita meluas sehingga meliputi saat demi saat dari napas itu. Tetapi. Malah yang terbaik adalah tidak menempatkan napas di mana pun juga! Jika Anda menempatkan napas di ujung hidung Anda. Ketika Anda memusatkan perhatian pada napas. dan ketika kesadaran masih terbenam dalam celotehan pikiran. dan beberapa guru lain lagi mengajarkan mengamati napas ke sana kemari. beberapa guru lain mengajarkan mengamati napas pada dinding perut. Anda dapat mempertahankan perhatian Anda ke situ dengan mudah. Beberapa guru mengajarkan mengamati napas pada ujung hidung. Tahap keempat ini. bukan kesadaran napas. bayangkan diri Anda sebagai penumpang mobil yang memandang keluar melalui jendela kepada napas Anda. Anda memusatkan pada pengalaman napas yang terjadi pada saat kini. "Apakah saya bernapas masuk atau bernapas keluar? Bagaimana Anda tahu? Nah.Sering terjadi pemeditasi mulai bermeditasi pada napas ketika pikirannya masih meloncat ke sana kemari antara masa lampau dan masa depan. itulah!" Pengalaman yang memberitahu Anda apa yang dilakukan napas. entah napas itu masuk atau keluar atau berada di tengah-tengahnya. jadi berhentilah memerintah. seratus napas terusmenerus. maka itu petanda bahwa Anda terburu-buru menjalani kedua tahap awal tadi. Lepaskan pemikiran di mana pengalaman ini terletak. Anda tahu napas-masuk mulai sejak awal.

tanpa mencampuri. kecuali pengalaman saat-demi-saat akan napas yang berlangsung dalam diam pada saat kini. 4. Bukan "ANDA" yang mencapai tahap ini. melepaskan uraian dan penilaian. pikiran. melepaskan. batinlah yang mencapai tahap ini. Keindahan tanpa wujud menjadi satu-satunya obyek batin. Bila Anda sekadar mempertahankan kesatuan kesadaran ini. Anda hanya bisa mencapai taraf keheningan ini dengan melepaskan segala sesuatu di seluruh alam semesta ini. Sekarang Anda biarkan napas itu lenyap. Batin dengan sendirinya akan cenderung--jika Anda biarkan--pada kesatuan yang amat sederhana. Anda hanya sadar akan napas indah. Inilah kesatuan batin. mulai lenyap. sekadar berada sendirian dengan napas. Anda akan mendapati bahwa kemajuan terjadi tanpa daya upaya pada tahap meditasi ini. Keadaan sadar pada saat kini. Anda hanya mengalami keindahan. Dengan demikian Anda memasuki keadaan-keadaan meditasi yang disebut Jhana. Apa yang Anda sadari hanyalah keindahan. kebebasan dan kenikmatan yang menakjubkan. saya menggunakan istilah "napas yang indah". yaitu: 1. bagian terbesar ego kita. Keadaan sadar dalam diam pada saat kini pada napas. Tahap keempat ini saya namakan "papan loncat" meditasi. Batin sekarang mengambil obyeknya sendiri. cahaya atau apa pun yang Anda persepsikan kelak. Di sini. tenang dan enak ini bersama satu hal saja. tumbuh. Anda tidak lagi sadar sama sekali akan napas. tanpa sesuatu yang indah. ketenangan. dan yang tinggal hanyalah "yang indah". yang adalah ketenangan. terus-menerus. Perhatian yang menetap penuh pada napas. Napas tampak makin kabur sementara batin memfokuskan pada pusat pengalaman napas. Masing-masing dari tahap ini perlu dikembangkan dengan baik sebelum meningkat kepada tahap . tubuh. Batin sendirilah yang bekerja. saat demi saat. Bagian 3 Bagian 1 dan 2 menguraikan keempat tahap pertama meditasi. kenikmatan. Di sini batin mengenali bahwa napas yang tenang ini luar biasa indah. bunyi atau dunia luar. kesatuan pada saat kini. tanpa upaya. Pada tahap ini.Semua ini dilakukan dalam diam dan hanya menetap pada saat kini. Anda sadar akan napas indah ini terus-menerus. Anda tidak dapat mencapai tingkat ini dengan kekuatan. Anda sudah lama melepaskan celotehan. Anda harus menepi dan tidak menghalangi. Di sinilah saat di mana "si pelaku". napas akan mulai menghilang. dan untuk waktu yang amat lama. bersama napas pada setiap saat berturut-turut. terus-menerus selama ratusan napas sambung-menyambung. Atabah/Misteri/m. batin begitu hening sehingga Anda tidak bisa berkata apa-apa. Anda baru mengamati pemekaran pertama dari kenikmatan di dalam batin. Keadaan sadar dalam diam pada saat kini. dengan berpegang atau menggenggam erat-erat. Kenikmatan itu akan berkembang.s 28 dari 104 Anda mengalami setiap bagian dari setiap napas-masuk dan napas-keluar. 3. oleh karena dari sini kita dapat terjun ke dalam keadaan-keadaan yang nikmat. tanpa sela sedikit pun dalam rangkaian pengalaman itu. menjadi kokoh dan kuat. tanpa upaya. Itulah sebabnya tahap ini dinamakan "perhatian menetap PENUH pada napas". Batin mengenali tahap ini sebagai keadaan yang amat tenang dan nyaman. kesatuan keheningan. dan menonton saja semua itu berlangsung. 2.

"perhatian yang menetap penuh pada napas". dengan menanggalkan semua detailnya yang tidak perlu. Batin tidak perlu dipaksa. Jika Anda mencoba melakukan sesuatu pada tahap ini. sehingga membuat tahap-tahap itu kokoh dan mantap. Orang merasa bahagia sekadar mengamati napas indah ini. Namun. begitu pula lantai dua dan lantai tiga. Jangan lakukan apa pun. Dalam buku Lewis Carrol. tanpa pembatas. Napas berubah dari napas Atabah/Misteri/m. hampir tak berubah sama sekali. Anda mengganggu seluruh proses itu. Pada tahap meditasi ini. meningkat mengatasi "masuk" dan "keluar". harus dibiarkan lenyap. Di sini kita menyederhanakan obyek meditasi. Batin tidak berminat dengan di bagian siklus napas mana ia berada. Suatu kiat yang bermanfaat untuk mencapai tahap ini ialah dengan memutuskan keheningan batin itu sebentar dan dengan lembut berkata kepada diri sendiri: "Tenang. napas menjadi reda. dari tahap sebelumnya. tetapi saya memberikan ancer-ancer berapa lama kira-kira kita harus tetap berada pada tahap 4 sebelum melanjutkan lebih jauh.selanjutnya. pengalaman napas pada saat kini.s 29 dari 104 sehari-hari yang kasar. Napas mereda dan napas indah muncul. dan lihatlah betapa tampak rata dan indah dan tanpa-waktu napas itu. dan hanya sadar akan napas indah yang terlihat rata dan kontinyu. batin biasanya begitu peka sehingga sentuhan sedikit saja seperti itu dapat menyebabkan batin mengikuti instruksi itu dengan taat. bukan ketika "Anda" menginginkannya." Itu saja. persepsi tentang "[napas] masuk" dan "[napas] keluar" atau awal atau pertengahan atau akhir dari napas. Saya tidak mengatakan Anda harus menghitung napas pada tahap ini. Alice dan Ratu Putih melihat vision seekor kucing Cheshire yang . Ia berada bersama napas indah itu sendiri. Lalu ketika lantai lima dicoba tambahkan. Jika kita terburu-buru melewati "tahap melepaskan" ini. "Anda" tidak melakukan apa-apa. Yang diketahui hanyalah pengalaman tentang napas indah yang tengah berlangsung sekarang ini. Lihatlah betapa tenang yang bisa Anda capai. sadar akan setiap saat dari napas tanpa putus sedikit pun. Bila Anda secara pasif mengamati napas indah itu pada saat kini. Anda harus mampu mempertahankan tahap keempat. sebelum melanjutkan ke tahap kelima. Sementara perhatian penuh kita menetap dengan mudah dan terus-menerus pada pengalaman napas. tanpa suatu apa pun yang menyela aliran kesadaran yang rata. Gunakan waktu cukup untuk mengecap kemanisan dari napas indah itu. Sekarang napas akan lenyap. selama dua atau tiga ratus napas berturut-turut dengan nyaman. juga tidak dengan di bagian tubuh mana itu terjadi. gunakanlah cukup banyak waktu untuk keempat tahap awal ini. ketika lantai empat ditambahkan. struktur itu mulai bergoyang sedikit. semuanya runtuh. Sering kali tahap ini mengalir dengan sendirinya. dan si "penonton" hanya sekadar mengamati secara pasif. Si "pelaku" harus lenyap mulai dari tahap meditasi ini. Lantai dasar dibangun tergesa-gesa. "Alice in Wonderland". keindahan itu lenyap dan--seperti tiba pada kepala ular pada permainan ular-tangga--Anda mundur beberapa kotak. makin lama makin tenang. maka tahap-tahap yang lebih tinggi tidak akan tercapai. Itu seperti membangun sebuah bangunan tinggi dengan landasan yang tidak memadai. makin manis. dan yang tinggal hanyalah "yang indah". Jadi. kesabaran adalah jalan paling cepat! Tahap kelima dinamakan "perhatian menetap penuh pada napas indah". menjadi "napas indah" yang amat halus dan tenteram. Suatu perumpamaan dari sastra Inggris mungkin membantu. melainkan ketika sudah cukup tenang. Di dalam meditasi.

sukacita batiniah ini. Pemeditasi lain melihat cahaya putih. Lalu kepala itu mulai kabur. Kita belum pernah mengalami seperti itu sebelumnya. Ini adalah analogi akurat bagi proses melepaskan yang terjadi pada titik ini dalam meditasi. mungkin tampak "kabur". (2) ia muncul ketika napas lenyap. yang lain lagi melihat mutiara kebiruan . pembauan. dan kelima indra (termasuk kesadaran akan napas) begitu lengkap sehingga hanyalah 'nimitta' indah itu yang tinggal. dan ini bukan suatu perasaan fisik. "keindahan tanpa wujud" ini. ke tengah. (3) ia hanya muncul ketika kelima indra penglihatan. yang penting diketahui ialah bahwa semuanya itu mendeskripsikan fenomena yang sama. dipersepsikan sebagai cahaya.. mula-mula ekor kucing itu lenyap. di sini adalah 'tanda batin'. dipersepsikan sebagai cahaya yang indah. tapi menarik dengan kuat sekali. dan ketika muncul pertama kali tampak amat aneh. kita perlu . Anda dapat mengenali suatu 'nimitta' dari enam sifat berikut: (1) ia muncul hanya setelah tahap kelima dari meditasi. (4) ia hanya terwujud di dalam batin yang hening. oleh karena deskripsi tidak sempurna inilah yang terbaik yang bisa diberikan oleh persepsi. setelah pemeditasi berada bersama napas indah untuk waktu lama. yang lain lagi melihat bintang keemasan. Mereka semua mengalami obyek mental murni yang sama. Bagi kebanyakan pemeditasi. Itu bukan cahaya biasa. dan sebagainya--telah lama berhenti.s 30 dari 104 sentuhan sama sekali tidak ada [dalam kesadaran]. Ini adalah obyek nyata di dalam cakrawala batin (citta). Maka. bukan cahaya. yang masih tersenyum. kumis. Pada tahap ini. (6) ia suatu obyek sederhana yang indah. Tahap itu tercapai ketika kita melepaskan badan. kegiatan batin yang dinamakan 'persepsi' mencari melalui bank memori dari pengalaman-pengalaman hidupnya sesuatu yang sedikit mirip untuk dapat memberikan deskripsi kepada batin. Kucing yang wajahnya tersenyum adalah napas indah. Kucing yang lenyap adalah napas yang lenyap. pengecapan dan Atabah/Misteri/m. dan senyum tanpa wujud yang masih tampak di langit adalah 'keindahan' sebagai obyek batin murni yang tampak jelas di dalam batin. Saya sebutkan sifat-sifat ini sehingga Anda dapat membedakan 'nimita' yang benar dari 'nimitta' khayalan. Di sini juga kesadaran tubuh [body consciousness]--yang mengalami enak dan sakit. 'Nimitta' berarti 'tanda'. namun senyum itu tetap tampak. ketika pikiran-pikiran yang bercerita (celotehan pikiran) sama sekali tidak ada. Kadang-kadang ketika 'nimitta' itu pertama kali muncul. Itu adalah batin yang bermanifestasi. pendengaran. lalu telapak kakinya. pikiran. dan detail yang berbeda-beda itu ditambahkan oleh persepsi mereka yang berbeda-beda. tahap keenam dinamakan "mengalami nimitta indah". panas dan dingin. yang tinggal hanyalah kepala kucing itu. Bagi pemeditasi lain.. Itu bagaikan bulan purnama--yang di sini berarti batin yang cemerlang--muncul dari balik awan--di sini berarti dunia pancaindra. tubuh kucing Cheshire itu lenyap seluruhnya. Sementara mereka memandang. persepsi mungkin memilih mendeskripsikan munculnya batin pertama kali sebagai sensasi tubuh. Mata kita tertutup dan kesadaran penglihatan sudah lama berhenti. Obyek batin murni ini dinamakan 'nimitta'. dan kemudian kepala kucing tersenyum itu semuanya lenyap--kecuali senyum yang tetap tinggal di langit! Ini adalah senyum tanpa bibir yang tersenyum. Namun. seperti rasa tenteram atau ekstase yang intens.tersenyum muncul di langit. Itu hanya "dipersepsikan" sebagai mirip kenikmatan. Itu adalah kesadaran batin [mind consciousness] yang terbebaskan untuk pertama kali dari dunia pancaindra. diikuti oleh tungkai selebihnya. dari telinga. tetapi kebanyakan terlihat sebagai cahaya. (5) ia aneh. Tak lama kemudian.

lebih banyak dualitas antara "di dalam" dan "di luar". dan seolah-olah bisikkan di dalam batin Anda bahwa Anda yakin sepenuhnya pada 'nimitta'. Meditasi ini adalah proses alamiah untuk beristirahat. Biarkan batin menyatu di dalam kenikmatan. sebelum batin mampu mempertahankan perhatian jernih pada 'nimitta' yang jauh lebih halus. "pengemudi di bangku belakang". dan ini penting. Biarlah batin mengikuti kecenderungannya sendiri. Alasan utama mengapa 'nimitta' bisa tampak kabur ialah karena rasa puas dan menerima [contentment] terlalu dangkal. keadaan sadar hening terus-menerus pada napas indah. Kita terlalu cepat beranjak ke 'nimitta'. Meditasi mendalam hanya terjadi bila Anda sungguh-sungguh melepaskan. Suatu kiat untuk mencapai sikap melepaskan yang begitu mendalam adalah dengan sengaja memberikan rasa yakin pada 'nimitta'. mantap dan mudah dipertahankan. selalu campur tangan dalam hal-hal yang bukan urusannya dan mengacaukan segala sesuatu. Ada dua penghalang yang sering dihadapi pada pintu Jhana: gairah dan ketakutan. dan seterusnya adalah ulah si "pelaku" yang mencoba terlibat lagi. Anda masih "menginginkan" sesuatu. Pertanyaanpertanyaan seperti "Apa ini?". Sesungguhnya. Tingkahi keheningan itu sejenak dengan halus. maka 'nimitta' dan Jhana akan muncul dengan sendirinya. ini pengalaman yang sama. Kita harus mampu mempertahankan perhatian kita pada napas indah untuk waktu yang lama sekali. latihlah dengan sabar dan tekun. suatu keadaan puas dan menerima yang amat mendalam. atau sementara cahaya itu membesar dan meliputi diri Anda seluruhnya. Alasan utama mengapa 'nimitta' tidak mantap ialah oleh karena si "pelaku" tidak mau berhenti menyela. yang di sini diwakili oleh 'nimitta' di hadapan Anda. dan lebih banyak gangguan. "Apa yang harus saya lakukan selanjutnya?". lalu lenyap. Gairah berarti Anda . dilihat dari perspektif yang berbeda. lepaskan batin yang selalu lapar itu. Jadi. dan ini berarti SUNGGUH-SUNGGUH MELEPASKAN sampai proses itu tidak terjangkau lagi oleh si "pelaku". Jadi. "Apakah ini Jhana?". yang biasanya menuju ke pusat 'nimitta'. Pusat itu adalah tempat yang paling indah. Seorang ilmuwan yang baik baru menilai eksperimennya pada akhir. Tidak perlu memperhatikan pinggir 'nimitta'. Biarkan tahap ketujuh dari jalan meditasi ini. Batin. Anda mungkin menilai segala sesuatu kelak bila perjalanan itu sudah berakhir. Anda tidak perlu melakukan apa-apa di sini karena keindahan 'nimitta' yang intens lebih mampu untuk mempertahankan perhatian tanpa bantuan Anda. sekarang jangan menilai atau mencoba menjelaskannya. bila waktunya tiba untuk beranjak ke 'nimitta'. Jadi latihlah batin pada napas indah. Jhana adalah keadaan melepaskan. kembangkan rasa puas dan menerima pada napas indah. Lepaskan.cepat mundur kembali ke tahap meditasi sebelumnya. maka. di mana cahaya paling cemerlang dan murni. Kadang-kadang 'nimitta' itu cemerlang. ketika semua data sudah masuk. ia tampak cemerlang. "Apakah itu bulat atau lonjong?". sehingga si "pelaku" dapat melepaskan segala kendali dan lenyap. berkedip muncul-lenyap seperti sinar mercu suar. Biasanya. Ini mengganggu proses itu. dan nikmati perjalanan itu sementara perhatian tertarik ke pusat dan masuk ke dalamnya. Si "pelaku" adalah si pengendali. yakni Jhana. Berhati-hatilah di sini untuk tidak menilai. Ingatlah. Anda menginginkan 'nimitta' yang cemerlang atau Anda menginginkan Jhana. tetapi tidak mantap. "Apakah tepinya jelas atau kabur?" Semua itu tidak perlu dan hanya menghasilkan lebih banyak keanekaragaman. muncul. akan mengambil-alih proses itu sementara Anda menonton saja semua itu terjadi. dan itu menuntut "Anda" menepi sepenuhnya. Ini juga menunjukkan bahwa Anda meninggalkan tahap napas indah terlalu cepat.

Anda bahkan tidak bisa membentuk satu pikiran pun. goncang. Masih banyak lagi tentang meditasi. mendengar suara dari luar atau menghasilkan suatu pikiran. tetapi semua kendali tidak terjangkau lagi. Bila itu memang Jhana. yang di situ memang tempat mereka. Milikilah keberanian untuk sepenuhnya melepaskan kendali untuk sementara dan mengalami semua itu sendiri. rasa sakit). Anda sadar sepenuhnya. atau ketika mengetahui bahwa untuk masuk ke dalam Jhana. Itu tidak patut disebut Jhana jika hanya berlangsung beberapa menit. Ciri lain dari Jhana ialah bahwa itu muncul hanya setelah 'nimitta' terlihat. dikembangkan dan sering dipraktekkan. Empat Jalan Keberhasilan (Iddhipada). . ini dia!". Jadi sebelum muncul ketakutan. berikan keyakinan sepenuhnya kepada kenikmatan itu dan pertahankan iman pada Ajaran Buddha dan teladan para Siswa Ariya. Sang Buddha sering berkata. agar Anda bisa mengenali sendiri. tidak ada pilihan lagi." (Latukikopama-sutta. Anda mengalami keadaan tanpa kendali sama sekali namun sadar sepenuhnya. Jika. apalagi membuat Atabah/Misteri/m. Ketakutan ini dapat diatasi melalui keyakinan terhadap Ajaran Buddha. si "pelaku" sama sekali tidak ada. Ketakutan itu ialah takut melepaskan sesuatu yang begitu menjadi inti kepribadian Anda. Respons "Wow" ini perlu ditaklukkan dan digantikan dengan sikap pasif mutlak. Jhana-Jhana yang lebih tinggi berlangsung selama beberapa jam. Yang ada hanyalah persepsi tunggal yang jernih. Anda perlu tahu bahwa selagi berada di dalam Jhana tidak mungkin untuk mengalami badan (misalnya. tanpa-badan dan tanpa-aku. Kehendak menjadi beku.menjadi bersemangat. Majjhima Nikaya). Yakinlah kepada Dhamma dan biarkan Jhana merangkul Anda dalam suatu pengalaman penuh kenikmatan tanpaupaya. kenikmatan Jhana ini "tidak perlu ditakuti. tetapi di sini hanya diuraikan metode dasarnya saja dengan menggunakan tujuh tahap yang berpuncak pada Jhana Pertama. sebagaimana diuraikan di atas. Ini disebutkan di sini. Anda hanya keluar dari Jhana bila batin siap untuk keluar. bersama dengan kenikmatan yang mengiming-iming di depan mata yang dapat kita lihat sebagai hadiahnya. Selanjutnya. yang akan merupakan pengalaman paling mendalam dalam hidup Anda. Di dalam Jhana. maka Jhana biasanya tidak tercapai. Biasanya. batin berpikir. Ketakutan muncul terhadap kekuatan dan kenikmatan Jhana. Semua itu berkaitan dengan praktek meditasi ini. tapi harus ditunda sampai kesempatan lain. Penghalang yang lebih sering terjadi adalah ketakutan. Ini adalah kesadaran yang begitu hening dan memuaskan sehingga sifatnya berlangsung sangat lama. Anda perlu meninggalkan semua "Wow" sampai nanti keluar dari Jhana. dan Lima Daya Kendali (Indriya). bukan keadaan sadar yang meningkat. tapi ia masih ada. tentang makna keadaan sadar [mindfulness] dan bagaimana menggunakannya. Ini bukan 'trance'. Tidak pernah dalam hidup Anda. dan tentu saja tentang Jhana-Jhana yang lebih tinggi. yakni kehendak untuk berbuat. tentang Empat Satipatthana (Landasan Keadaan Sadar). dan ini bisa tampak menakutkan bagi pemula. pada titik ini. Sekali masuk ke dalamnya. bahkan pikiran yang "baik" juga tidak.s 31 dari 104 keputusan. "Yang mengetahui" masih berfungsi. itu akan berlangsung lama. ada sesuatu yang harus ditinggalkan--yaitu diri Anda! Si "pelaku" diam sebelum Jhana muncul. melainkan diikuti. suatu pengalaman kenikmatan nondualistik yang berlangsung tanpa berubah untuk waktu sangat lama. bila "bahan bakar" pelepasan yang dikumpulkan sebelumnya telah terpakai semua. apakah yang Anda anggap Jhana itu nyata atau khayalan. "Wow. Jauh lebih banyak lagi yang dapat dikatakan tentang "kelima rintangan batin" dan bagaimana mengatasinya.

" (Pasadikasutta. yang dalam berbagai tradisi mistikal dari berbagai agama disebut `makrifat'. Ini dinamakan 'Bhavana'. Pikiran Benar. Digha Nikaya). maupun konflik dengan orang lain di sekitarnya. empat hasil dapat diharapkan: Masuk ke dalam Arus (Sotapana). untuk maju dalam ketujuh tahap di atas. Besar-kecilnya sumbangan itu bergantung pada taraf kesadaran masing-masing. Berbagai tradisi mistikal itu menekankan pengenalan diri sendiri sebagai langkah untuk menguraikan dan menanggalkan tabir-tabir yang menghalangi pencapaian pencerahan dan pembebasan tersebut. Pada dasarnya setiap orang sedikit-banyak menyumbang kepada kekacauan masyarakatnya. Namun pelatihan pendek-tiga hari-ini tidak dimaksudkan untuk mencapai tujuan spiritual yang tertinggi (ultimate) itu. Seolah-olah Pencerahan menari di seputar Jhana dan Jhana menari di seputar Pencerahan. Ajahn Chah. pada umumnya orang jarang-malah hampir tidak pernah-mengamati dengan penuh perhatian gerak-gerik batinnya sendiri. Pencerahan [insight] diperlukan untuk mencapai masing-masing tahap ini. Atabah/Misteri/m. Inilah Jalan menuju Nibbana (Nirwana). dan yang bertambah berat dalam peradaban modern masa kini. yang disebut `derita eksistensial'. Ini menyebabkan orang sering terseret atau terbelenggu oleh berbagai emosi atau pikirannya (lamunannya) sendiri.Bagi mereka yang keliru mengira bahwa semua ini "hanyalah praktek Samatha" tanpa berkaitan dengan Pencerahan (Vipassana).s 32 dari 104 9 Petunjuk Pelaksanaan Meditasi Mengenal Diri Latihan Dasar Pendahuluan Tujuan latihan ini adalah untuk mengenal (melihat langsung) berbagai peristiwa jasmani dan batin kita sendiri pada saat munculnya. Kembali Sekali Lagi (Sakadagami). mengajar. Tujuan akhir dari latihan ini adalah pencerahan dan pembebasan. harap diketahui bahwa ini bukan Vipassana bukan pula Samatha. pemeditasi perlu memahami dan menerima Ajaran Sang Buddha. Tata Susila Benar. atau Arahat. metode yang diajarkan oleh Sang Buddha dan diulangi di dalam Tradisi Hutan di Thailand Timur Laut. Pelatihan pendek ini dimaksudkan hanya untuk memperkenalkan prinsip dan `kiat' pengenalan diri. Orang sudah sering mengamati tubuhnya sendiri. maka itu akan mengubah seluruh pemahaman Anda. entah secara intensif untuk suatu jangka waktu tertentu. Tidak Kembali Lagi (Anagami). tempat kita berada. tetapi. Makin jauh kita mengembangkan tahap-tahap ini. ini juga menjadi sumber kekacauan di masyarakat. yakni pencerahan terhadap makna dari 'melepaskan' [letting go]. begitu pula pasangan itu tidak dapat dikembangkan terlepas dari Pandangan Benar. `nirvana'. tempat guru saya. Keadaan ini sering kali menimbulkan konflik dalam batinnya sendiri. `moksha'. atau sewaktu-waktu di sela-sela kegiatan sehari-hari. dan jika Anda mencapai sejauh Jhana. Ini adalah sumber penderitaan batin yang menjadi ciri kehidupan manusia. Ajahn Chah sering berkata bahwa Samatha dan Vipassana tidak dapat dipisahkan. makin dalam pencerahan itu. `hidup di dalam Allah'. Di situ terdapat kemungkinan untuk mencapai tujuan . Selain itu. dan seterusnya. dan sebagainya. oleh karena Sang Buddha berkata: "Bagi mereka yang bermain dalam Jhana. Pada beberapa individu yang mengikuti pelatihan ini dapat timbul motivasi untuk melanjutkan latihannya secara periodik sepanjang hidupnya. Sesungguhnya. yang diharapkan bermanfaat secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. dan 'Sila' kita harus murni.

Dalam keadaan relaks ini. gerakan naik dari perut akan terasa jelas. Anda tidak berkepentingan dengan wujud perut itu sendiri. yakni lama bermeditasi yang optimal. konsentrasi dan pencerahan (insights). persiapan Sebelum mulai berlatih. ada baiknya untuk beberapa lama merenungkan diri sendiri sebagai bagian dari alam semesta. badan (tulang belakang) hendaklah tegak lurus.) Dalam posisi duduk apa pun. Sesungguhnya. Kemampuan untuk mengetahui setiap peristiwa batin dan jasmani yang terjadi beruntun pada kelima pintu indra() hanya diperoleh setelah meditasi berkembang penuh. Jadi. Jika tidak terbiasa duduk bersila. Anda mungkin menghadapi kesukaran dalam memusatkan perhatian pada setiap gerakan naik dan turun yang beruntun dari perut pada saat terjadinya. Yang Anda cerap (perceive) secara aktual adalah rasa-tubuh (bodily sensation) berupa tekanan. (Gunakan kursi yang tidak terlalu rendah. Catatan batin itu harus dibuat pada saat terjadinya gerakan itu. yang daya perhatian dan konsentrasinya masih lemah. Gerakan naik-turun dari perut selalu ada. cukup . Lalu catatlah dalam batin. Posisi kaki dapat dipilih sesuai dengan kebiasaan masingmasing. "naik" pada saat gerakan naik. "Saya tidak tahu bagaimana caranya memusatkan perhatian pada setiap gerakan ini. sadarilah bahwa ini adalah proses belajar. Apabila duduk di kursi. Latihan dimulai dengan duduk bersila. latihan dapat pula dilakukan dengan duduk di kursi dengan kedua kaki terletak di lantai (tidak tergantung)." Dalam hal ini. Dari latihan ini. Kemudian. Anda akan mengetahui gerakan naik-turun dari perut. tetapi teruslah dengan latihan. mulai dari ubun-ubun kepala hingga ke ujung kaki. letakkan telapak tangan pada perut untuk merasakan gerakan naik-turun itu. batin seorang pemula-yang dalam keadaan sehari-hari selalu bergerak-tidak mendapat kesempatan cukup untuk mereda. yakni pencerahan dan pembebasan. bersama makhlukmakhluk lain yang membentuk kehidupan ini. demikian rupa sehingga memungkinkan kita untuk duduk diam untuk waktu lama. kendorkanlah semua otot di seluruh tubuh secara sistematik. sehingga tidak perlu mencarinya. ini adalah metode yang sangat efektif untuk mengembangkan daya perhatian (faculty of attention). Anda belajar melihat secara aktual gerakan naik-turun dari perut. Kalau kurang dari itu. Bagi para pemula.s 33 dari 104 Setelah beberapa lama. Atabah/Misteri/m. Pancarkanlah kasih-sayang kepada diri sendiri dan semua makhluk selama beberapa menit. yang disebabkan oleh gerakan naik-turun dari perut. Upayakan untuk dapat duduk diam-seperti patung batu-sekurang-kurangnya setengah jam. kepala dan leher membentuk satu garis tegak lurus dengan badan. l atihan dasar i Cobalah memusatkan perhatian-bukan melihat dengan mata-pada perut. punggung tidak boleh bersandar pada kursi. jangan berhenti dan melihat wujud perut itu. gerakan itu menjadi makin jelas. Anda mungkin berpikir. Karena Anda baru seorang pemula. Ambillah waktu cukup untuk pengendoran (relaksasi) itu. Sementara latihan berlangsung. "turun" pada saat gerakan turun. Lamanya duduk diam dapat ditambah perlahan-lahan hingga menjadi satu jam. Jika gerakan ini tidak jelas bagi Anda pada mulanya.spiritual terakhir (ultimate) yang didambakan oleh manusia. Kedua tangan dapat diletakkan sesuka hati. sebagai permulaan dan upaya pembersihan lingkungan. badan dapat duduk diam tanpa bergerak untuk waktu lama.

Bila Anda berniat menelan ludah selagi memusatkan perhatian. catat. "bertemu". "pergi". Misalkan Anda berniat membungkukkan leher. "berniat". Pada saat bertindak meluruskan. "kebas. ide. Bekerjalah dengan hati-hati. Perasaan-perasaan ini biasanya berangsur-angsur . Bila Anda melihat dalam batin atau membayangkan suatu cahaya atau warna. catatlah. "bicara". Lakukan ini secara wajar. Gerakan membungkukkan atau meluruskan leher harus dilakukan dengan perlahan-lahan. catat. Kegiatan batin ini tidak boleh diabaikan. Teruskan latihan ini dengan menyadari penuh gerakan naik-turun dari perut. kaku". catat. catat. Bila Anda meludah. Pada saat bertindak menelan. Setelah peristiwa itu lenyap. jangan lupa mencatat. Anda harus sadar bahwa Anda membayangkan dan mencatat dalam batin. Bila Anda berniat meluruskan leher. "berpikir". khayalan. catat. mungkin muncul di antara pencatatan "naik" dan pencatatan "turun" atau sebaliknya. Setiap kegiatan batin yang muncul harus dicatat pada saat terjadinya. Bila Anda tiba.mudah bagi seorang pemula untuk memusatkan perhatiannya pada kedua gerakan sederhana ini. "meludah". kebas" atau "kaku. lanjutkan latihan dengan menyadari penuh gerakan naik-turun perut. catat. catat.() Anda mungkin mengalami perasaan kebas atau perasaan kaku yang kuat pada tubuh. l atihan dasar ii Ketika sedang sibuk berlatih mengamati setiap gerakan perut. catat dalam batin. "berniat". Bila dalam pikiran Anda bertemu dengan seseorang. catat. Hindari bernafas secara dalam atau cepat dengan tujuan membuat gerakan perut itu lebih jelas. "tiba".s 34 dari 104 l atihan dasar iii Oleh karena Anda harus berlatih menyadari untuk waktu lama sementara berada dalam satu posisi. "berdebat". Jika ada dalam khayalan berdebat dengan dia. pusatkan perhatian pada bagian tubuh tempat perasaan itu muncul dan lanjutkan pengamatan sambil mencatat. "membayangkan". dan jangan memikirkan "naik" dan "turun" sebagai kata-kata. Bila Anda merenungkan. Atabah/Misteri/m. catat. Sadarilah saja gerakan aktual naik dan turun dari perut. lengan atau tungkai. "membungkukkan". Harus dicatat dalam batin setiap peristiwa pada saat terjadinya sampai peristiwa itu lenyap. Bila Anda berniat melakukan sesuatu. "menelan". Bila Anda bicara kepadanya. catat. dengan menyadari penuh setiap gerakan naik-turun perut. jangan mengendorkan perhatian. Bila ini terjadi. catat. "menyeleweng". Lalu kembalilah kepada latihan mencatat gerakan naik-turun perut. Setelah mencatat dalam batin setiap gerakan ini. Bila Anda membayangkan sesuatu. "merenungkan". Bila Anda membayangkan pergi ke suatu tempat. catat. Bila Anda sekadar berpikir tentang sesuatu. catat. Bila batin menyeleweng dari obyek meditasi yang adalah gerakan naik-turun dari perut. mungkin muncul kegiatan batin lain di antara pencatatan gerakan naik dan turun itu. Sadarilah saja secara total gerakan naikturun pada saat terjadinya dengan bernafas secara normal. catatlah dalam batin. "meluruskan". karena cara ini membuat cepat lelah dan mengganggu latihan. "berniat". Pada saat bertindak membungkukkan. Pikiran atau fungsi-fungsi batin lain. seperti niat. Jangan mengulangi kata-kata "naik" dan "turun" secara lisan. yakni duduk atau berbaring. "melihat". yakni jangan terlalu cepat atau terlalu lambat. "berniat". lanjutkan dengan Latihan Dasar I.

Bila Anda meletakkannya. mengangkat". Bila Anda membengkokkan tangan atau kaki. Anda akan mendapati hampir selalu rasa sakit itu lenyap. tetapi harus dibuat secara wajar dan tenang. Anda mungkin mengalami berbagai rasa sakit yang kuat: nafas tersumbat atau tercekik. pada suatu saat kelak Anda akan . Jika Anda lakukan itu. Bila Anda mulai bermeditasi lagi. lanjutkan dengan pengamatan gerakan naik-turun perut. melainkan faktor-faktor yang biasa terdapat di dalam tubuh dan yang biasanya tertutup bila batin dalam keadaan normal sibuk dengan obyek-obyek yang lebih menonjol. Setiap gerakan harus diamati dan dicatat menurut urutannya secara mendetail. Berbagai rasa sakit ini bukan disebabkan oleh sesuatu yang tidak beres. Rasa sakit itu mungkin berkurang dan lenyap. menggaruk". Segera setelah Anda memperoleh posisi baru. catatlah dalam batin. dsb. ketika muncul niat itu dalam batin Anda. Anda mungkin mendapati semua rasa yang menyakitkan itu lenyap. "menggaruk. atau dijalari serangga. Munculnya rasa sakit bersama menguatnya perhatian Sementara Anda memperoleh kemajuan dalam perhatian. teriris pisau. Lakukan semua gerakan ini secara perlahan-lahan dan dengan sengaja. gatal". Bila tangan atau kaki menyentuh sesuatu. Bila terdapat rasa sakit atau tidak nyaman. catatlah lebih dulu dalam batin. catat. sambil mencatat tindakan itu. "berdenyut". ketika tangan menyentuh bagian yang gatal itu. Jangan panik bila perasaan itu bertambah kuat. Catatlah dalam batin perasaan itu secara spesifik pada saat munculnya. "berniat". Sebelum Anda menurunkan tangan. "menekan". "meletakkan". berbagai rasa itu akan kembali lagi begitu perhatian mulai memusat. setelah beberapa lama. "menusuk". sebelum Anda mulai mengubah posisi Anda. lanjutkan pengamatan gerakan naik-turun perut dalam posisi itu. "meluruskan". pusatkan perhatian pada bagian tubuh itu. "berniat". "menyentuh". tapi mungkin pula bertambah. "lelah". Perlu ditekankan bahwa catatan batin itu tidak boleh dipaksakan dan tidak boleh pula terlambat. Bila perasaan ini menjadi lebih hebat sampai kekebasan tubuh atau kekakuan sendi ini tak tertahankan lagi. "berniat". "menyentuh". Lalu sadarilah kembali gerakan naik-turun perut. catatlah lebih dulu niat Anda. "gatal. "menurunkan. Lakukan ini secara teratur. Pada saat mengangkat tangan atau kaki. rasa sakit itu meningkat dan tak tertahankan. Bila Anda berhenti bermeditasi. Bila rasa gatal itu lenyap. Bila rasa gatal itu tetap ada dan malah menjadi kuat. jangan lupa mencatat dalam batin. menurunkan. Anda harus mengabaikan rasa sakit itu dan melanjutkan perhatian pada gerakan naik-turun perut." Ketika tangan sampai pada kedudukannya semula dan menyentuh kaki. Garuklah perlahan-lahan dengan kesadaran penuh. Bila daya-daya batin menjadi lebih tajam. tertusuk paku. "mengangkat". catat. jangan terlalu cepat atau terlalu lambat. "gatal lenyap". Namun. Bila timbul rasa gatal di suatu bagian tubuh. pusatkan perhatian pada bagian tubuh tempat rasa itu timbul. Meluruskan tangan atau kaki. sambil mencatat. "membengkokkan". lalu "menyentuh". "berniat". "pusing". Dengan berlanjutnya pengembangan kesadaran. Bila rasa gatal itu lenyap dengan pengamatan penuh. sambil mencatat tindakan itu. seperti "nyeri". "mengangkat.melemah dan akhirnya lenyap. Tetapi bila. tergigit. Jika Anda berniat mengangkat tangan atau kaki. ubahlah posisi Anda. atau rasa dingin yang hebat. Lanjutkan pengamatan dengan teguh. Anda lebih menyadari rasa-rasa ini. Anda mungkin mengalami rasa gatal. tertusuk banyak jarum. Perlahan-lahan turunkan tangan. dan Anda berniat menggaruk bagian yang gatal itu. Rasa-rasa itu bukan gejala dari penyakit. Perlahan-lahan angkatlah tangan.

Bila meditasi telah berkembang. Bila Anda haus sementara bermeditasi. "memandang. dorong. Ini adalah tanda dari minat yang kuat. taruh" atau "naik. "berniat".s 35 dari 104 Tubuh berayun. Jika ayunan itu bertambah sekalipun Anda telah menyadari dan mencatatnya. "berniat". Bila Anda berniat akan melangkah. "haus". Pusatkan perhatian pada tindakan berdiri. catat. bergoyang." Setelah Anda mahir berlatih secara ini. Bila anda berniat akan berdiri. Ketika Anda berhenti berjalan. Bila Anda mulai melangkah ke depan. catat. Anda mungkin mengalami rasa-rasa yang menyakitkan itu lagi bila meditasi Anda berkembang lagi. Jangan menjadi takut. catat. merasa bergairah." sampai berayun itu berhenti. atau melakukan latihan berjalan. melihat". Ikutilah langkah-langkah ini bila Anda mendapati tubuh Anda bergoyang atau gemetar. Atabah/Misteri/m. bersandarlah pada suatu tiang atau dinding. "berayun. atau berbaring sebentar. Setelah itu teruskan bermeditasi. Bila Anda melanjutkan meditasi dengan tekad teguh. taruh. Pengalaman-pengalaman itu terjadi secara alamiah dalam meditasi yang berkembang baik. berayun. turun". M elakukan kegiatan: berdiri. Ketika Anda menyentuh cangkir. Cobalah mencatat dalam batin setiap langkah dalam dua bagian: "angkat. catatlah dalam batin: "memandang. maju. catatlah dalam batin. Ketika Anda mengambil cangkir. Jika Anda melanjutkan meditasi dengan tekad yang teguh. "berjalan. catat. kanan". gemetar. berjalan. catat. dan mereka akan lenyap dengan sendirinya. catatlah. "berdiri". . Bila Anda memandang ke depan setelah berdiri lurus. catatlah. melihat". "berhenti". menjadi tidak yakin dan berhenti bermeditasi untuk beberapa lama. Ketika Anda mengulurkan tangan. gairah atau rasa nikmat. Anda mungkin dikejutkan oleh suara yang lirih. jangan pula merasa nikmat dan ingin meneruskan berayun-ayun. Penting bagi Anda untuk menyadari setiap saat dari setiap langkah mulai dari awal sampai akhir ketika Anda berjalan. Ikutilah prosedur yang sama ketika Anda berjalan-jalan. catatlah dalam batin setiap langkah Anda. maka besar kemungkinan Anda akan mengatasi rasa-rasa yang menyakitkan itu. Anda mungkin kadang-kadang merasakan suatu getaran rasa dingin atau semacam getaran listrik mengalir sepanjang punggung atau seluruh tubuh Anda. Bila timbul niat untuk mengayun-ayunkan tubuh. minum dsb. nikmat dsb. dan tidak akan mengalaminya lagi dalam perjalanan meditasi Anda. Ini terjadi karena Anda merasakan efek dari kesan sensorik secara lebih intens apabila Anda berada dalam keadaan meditasi. "berayun." Di dalam meditasi. dan catat dalam batin. berayun. "menyentuh". Bila batin Anda menetap kokoh dalam meditasi. Anda tidak akan dirugikan. kadang-kadang Anda mendapati tubuh Anda berayun-ayun dengan sendirinya. "berniat". Berayun itu akan berhenti bila Anda terus menyadari tindakan berayun itu dan mencatat dalam batin. catat.dapat mengatasi rasa-rasa itu. angkat. makan. berjalan" atau "kiri. Bila Anda kehilangan keberanian. catatlah perasaan itu. "mengulurkan". Ketika bertindak mengayunkan tubuh. Ketika Anda memandang keran air atau tempayan air sesampai Anda di tempat Anda akan minum. taruh. cobalah mencatat setiap langkah dalam tiga bagian: "angkat. "mengambil".

kembalilah bermeditasi pada gerak naik-turun perut. ide.s 36 dari 104 Bila Anda berniat akan berbaring. meluruskan. "menelan". Lalu mulai sadari setiap gerakan dalam proses berbaring: "mengangkat. lanjutkan dengan mencatat gerakan naik-turunnya perut. kiri". catat. Bila merasa mengantuk. catat. biasanya ini tidak jelas dan oleh karena itu tidak disadari. Jika Anda berniat untuk berputar. Ketika Anda berhenti. Bila Anda tetap berdiri untuk beberapa lama. Keadaan bawahsadar ini sangat lemah. catat. Ketika Anda berputar untuk duduk. Ketika Anda mengembalikan cangkir. Bila muncul rasa sakit. Jika Anda tidak mampu mengatasi rasa kantuk itu. "berputar". catat. Ketika Anda berputar. bawah-sadar terus berlangsung di sela-sela saat-saat melihat. "mengembalikan". perenungan yang muncul. meraba. catatlah setiap rasa yang timbul itu. Ketika Anda melangkah maju. catatlah. Bawah-sadar ini terus berlanjut di dalam tidur-fakta ini tampak jelas ketika Anda bangun. catat.Ketika Anda menuangkan air ke dalam cangkir. "berjalan". Lalu kembalilah berlatih menyadari gerakan naik-turun perut. pikiran. "menurunkan". catat. Setelah itu. Ketika Anda menarik tangan kembali. menyentuh. "berhenti". lengan. "membawa". "menyentuh". catat. "berniat". Ketika Anda berjalan ke tempat duduk Anda. dan tubuh. berbaring. Tetapi bila Anda berniat untuk duduk. teruslah mengamati kantuk itu sampai Anda terlelap tidur. Setelah Anda memperoleh cukup kemajuan dalam pemusatan perhatian. dan berpikir. "berniat". catat. Anda akan mampu mengatasi kantuk dan Anda akan merasa segar. "mengantuk". "menarik". mengecap. "duduk". Ketika tangan menyentuh sisi tubuh. Duduklah perlahan-lahan. "berniat". catat. atau rasa lain. karena dalam keadaan jaga pikiran dan obyek-obyek indera menjadi . catat. mendengar. kembalilah memperhatikan gerakan naik-turunnya perut. Ketika Anda membawa cangkir ke bibir. T idur Atabah/Misteri/m. Karena peristiwa bawah-sadar ini biasanya berlangsung singkat. membau. Perhatikan kembali obyek dasar meditasi. catat. catat. Catatlah setiap perasaan. Ketika Anda menelan air. kaku. catat. "tiba". dan oleh karena itu tidak mampu menyadari obyek. "menuangkan". catat. catatlah. gatal. Keadaan tidur dan jaga Keadaan tidur adalah kelanjutan dari bawah-sadar.kembali. "melangkah. menaruh. Dalam keadaan jaga. Anda harus menyadari setiap gerakan membawa tangan dan kaki ke dalam posisi duduk. Catat semua gerakan tangan. Jika tidak ada sesuatu yang khusus untuk dicatat. Ketika Anda sampai di tempat Anda dan berniat berhenti. catat. Keadaan ini mirip dengan kesadaran pertama yang muncul pada kelahiran. dan kesadaran terakhir yang muncul pada saat kematian tiba. Lakukan gerakan ini perlahanlahan. catat. dan pusatkan perhatian pada gerakan turun tubuh untuk duduk. Ketika bertindak duduk. Ketika Anda menurunkan tangan. tungkai dan tubuh ke dalam posisi tidur. tungkai. Ketika tiba di tempat duduk Anda." Lalu sadari sebagai obyek meditasi setiap gerakan membawa tangan. "berniat". catat. "kanan. "berputar". melangkah". pertimbangan. yakni gerakan naik-turunnya perut.

bila ketika terjaga Anda merenungkan sesuatu. "memandang. sampai Anda selesai makan. Apakah Anda berniat bangkit dari tempat tidur? Jika ya. "menutup". "menyentuh". kembalilah mengamati gerakan naik-turunnya perut. memegang. Ketika memasukkan makanan ke mulut. "mengecap". mulailah bermeditasi dengan mencatat. Jangan risaukan itu. Ketika bangkit dari tempat tidur. "menyentuh". pantat. "mengunyah".s 37 dari 104 Lakukan meditasi seperti ini untuk setiap suap makanan yang Anda masukkan ke mulut. Bila Anda bertekun dalam latihan Anda. Ketika membungkukkan leher. Ketika meluruskan leher. Misalnya. "membawa". Ketika makanan terasa menyentuh dinding kerongkongan. catat. Tetapi Anda harus mulai bermeditasi segera setelah Anda ingat bahwa Anda harus bermeditasi. "menyentuh". Lakukan kegiatan membasuh muka atau mandi sesuai urutannya dan dengan kesadaran penuh pada setiap detail dari kegiatan itu. Bila Anda mencapai tingkatan yang lebih maju lagi. menyentuh. Karena Anda baru pemula. catat. "berpikir". meluruskan. "bersiap". Ketika membawa makanan ke mulut.nyata. "meluruskan". "menelan". harus dilakukan dengan penuh kesadaran. tungkai. membuka dan menutup pintu dan jendela. "berniat". Ketika makanan menyentuh mulut. Anda akan mampu mengamati lebih banyak lagi detail daripada yang disebutkan di sini. menggosok. catat. Ketika mulut menutup. perhatian akan makin tajam dan makin sedikit detail terlewat. Atabah/Misteri/m. membersihkan tempat tidur. Ketika menyendok makanan. "memasukkan". merasa dingin. "memandang". Ketika Anda bersiap menggerakkan tubuh ke dalam posisi untuk bangkit. "merenung". Jangan goyah dalam upaya Anda. Ketika mengecap citarasa makanan. "menarik". Bila Anda tetap duduk untuk beberapa lama. melihat. Bangun dan mandi Meditasi harus mulai pada saat Anda terjaga. sadarilah setiap detail dari kegiatan-kegiatan itu sesuai urutan terjadinya. kesadaran harus ditujukan kepada setiap detail dari gerakan tubuh. Pada awal latihan tentu banyak detail yang terlewat. Setiap gerakan dari tangan." Ketika melakukan tindakan mengenakan pakaian. Bila tangan menyentuh meja. "membungkukkan". mungkin Anda belum mampu mulai bermeditasi pada saat pertama ketika Anda terjaga. misalnya. dst. "menyendok". "bangkit". catat. memegang benda. Ketika mengunyah. M akan Anda harus mengamati setiap detail dari tindakan makan: Ketika memandang makanan. Ketika Anda bangkit perlahan-lahan. Ketika menarik tangan. Lalu lanjutkan dengan mengamati gerakan naik-turunnya perut. . Ketika menelan makanan. Apakah Anda memikirkan waktu ketika Anda terjaga? Jika ya.

melihat.turun . Bila Anda tengah berbaring. seperti salak anjing. maka tujuan latihan untuk memusatkan perhatian telah tercapai. Anda akan melihat bahwa biasanya terdapat jeda antara gerakan turun dan gerakan naik. bila Anda berada dalam posisi berbaring. "naik berbaring . melihat. "berbaring. "duduk. yang mungkin menjadi makin kabur dan kurang nyata.berbaring. tungkai atau lengan." Bila Anda dapat melakukan ini dengan mudah. `mendengar.turun. menyentuh". kembalilah pada cara mencatat yang lebih mudah." Jika Anda pada suatu ketika mendapat kesukaran mencatat dalam tiga atau empat bagian. Pada taraf ini. "naik .berbaring. "lupa". Bila ini terjadi. menyentuh". Namun. catatlah dalam hati dua-tiga kali. seperti jeda di antara gerak turun dan gerak naik.turun . lalu kembali mengamati gerakan naik-turunnya perut. Bila terjadi perenungan seperti itu.duduk. alih-alih memperhatikan gerakan naik-turun perut. Anda mungkin tanpa sadar akan terseret ke dalam perenungan terhadap suara itu. Anda tidak perlu memperhatikan berbagai rangsangan yang masuk melalui indera mata. dua-tiga kali. orang berbicara dengan keras atau berteriak. Ketika Anda mencatat fakta duduk. Karena perhatian yang melemah seperti inilah. lalu kembali mengamati gerakan perut. Tetapi seandainya Anda mendengar suara keras. kadang-kadang Anda dengan sengaja memandang atau tidak sengaja melihat suatu obyek penglihatan. Catatlah dalam batin. catatlah dalam batin.duduk . Misalnya. Anda mungkin mampu memperpanjang latihan dasar mengamati gerakan perut. "mendengar"." M engamati peristiwa indera Dalam meditasi. catatlah dalam batin. sadari tubuh Anda yang tegak lurus. berbagai nafsu yang mengotori batin dapat menyelinap masuk. Dalam hal itu. atau. lalu kembalilah memperhatikan gerakan naik-turun perut. catatlah dalam hati dua-tiga kali. "melihat. alihkan perhatian dengan mencatat. dua-tiga kali. ada orang muncul dalam bidang penglihatan Anda. Selama Anda mampu memusatkan perhatian pada gerakan perut. dan Anda berada dalam posisi duduk. lalu kembali kepada gerakan perut. maka catatlah: "naik . Bila Anda terlewat tidak mencatat gerakan tubuh. Bila gerakan nafas tidak terasa Kadang-kadang Anda mungkin merasa bahwa nafas Anda lambat atau gerakan naik-turun tidak jelas terasa. Anda mungkin mendapati meditasi Anda berkembang cukup banyak.duduk". Apakah Anda kebetulan mendengar suatu suara? Apakah Anda memperhatikannya? Kalau demikian. catatlah: "naik . menyimak". lalu kembali pada latihan dasar. lakukan terus pencatatan dalam tiga bagian ini.turun . berkembang-biak dan bertambah kuat." Atau tengah bila berbaring.kemajuan dalam MEDITASI Setelah berlatih selama sehari semalam. Bila Anda berada dalam posisi duduk. catatlah." Lalu kembalilah menyadari gerakan perut. Bila ini terjadi. ketika mengamati gerakan tubuh (gerakan perut dan bagian-bagian tubuh lain). Ketika menyadari . Bila Anda melihat ada jeda pula di antara gerak naik dan gerak turun dari perut. telinga dan indera yang lain. "merenungkan". Jika Anda lengah dan terlewat tidak mencatat (menyadari) suara keras seperti itu pada saat terjadinya. isilah jeda ini dengan mencatat dalam batin fakta duduk Anda: "naik turun . "melihat".

sebaliknya. Sebelum Anda mencapai konsentrasi dan perhatian yang cukup kuat. setiap perasaan (perasaan jasmani atau batin). "ragu-ragu". jangan melihat sentuhan itu pada satu titik saja. amati pikiran itu dan catat. kembalilah memperhatikan gerakan naik-turunnya perut. amati pikiran itu dan catat. kedua telapak tangan yang bertumpukan di atas pangkuan. dan catat. Anda harus terus-menerus menyadari dan mengamati latihan dasar (gerakan naik-turun perut) atau setiap gerak-gerik jasmani dan batin pada saat terjadinya. "mengingat-ingat". setiap gerak-gerik jasmani. Dalam latihan meditasi yang intensif. sepanjang hari dan malam ketika Anda tidak tidur. Atabah/Misteri/m. Anda malah dapat terus bermeditasi siang dan malam. kecil atau besar. Sekali lagi. Adakah saat-saat ketika Anda meneliti obyek kesadaran Anda dan mencoba menentukan apakah itu `batin' atau `jasmani'? Jika ya.sentuhan. "mengharapkan. dsb. "kecewa". Anda mungkin merasa malas. "berbahagia". masa latihan adalah dari saat pertama kali Anda terjaga dari tidur. apakah Anda berbahagia. meditasi Anda tidak memperoleh kemajuan? Jika ya. terdapat saat-saat ketika tidak muncul sesuatu yang khusus untuk diamati. Anda telah bermeditasi cukup lama. kedua ibu jari tangan yang saling menyentuh. menyenangkan atau tak menyenangkan. Sebaliknya. sentuhan bisa terasa di seluruh tubuh bila diperhatikan. baik atau buruk. lidah menyentuh dinding dalam mulut. Jika dalam bermeditasi. ringkasan Dalam petunjuk singkat ini telah ditekankan bahwa Anda harus mengamati setiap gerak-gerik batin. melainkan berpindah-pindahlah dari satu titik ke titik lain. Janganlah sekali-kali menyerah. meninginkan". Setelah mencapai taraf kemajuan tertentu dalam meditasi. "malas". Catatlah saja fakta itu. Anda mungkin meragukan kebenaran atau manfaat dari cara meditasi ini. perhatikan pikiran itu dan catat. menginginkan hasil yang baik? Jika ya. Tidak boleh ada pengendoran sedikit pun.s 38 dari 104 kaki menyentuh paha dalam posisi bersila. Jika tidak ada lagi pikiran atau persepsi yang menyela masuk untuk diamati dan dicatat. dengan sedikit sekali tidur. misalnya: pantat menyentuh alas duduk. meditasi Anda mengalami kemajuan pesat? Jika ya. Dalam hal itu. sampai saat terakhir sebelum Anda terlelap tidur kembali. pendeknya. Terdapat beberapa titik sentuhan yang dapat dirasakan. Apakah Anda kecewa. l atihan dasar iv M engamati gerak-gerik batin Sampai taraf ini. amati pikiran itu dan catat. bibir atas dan bibir bawah yang bersentuhan. pusatkan perhatian pada gerakan naik-turunnya perut. "meneliti". perhatikan pikiran itu dan catat. . Apakah Anda mencoba mengingat-ingat apa yang telah Anda lakukan sampai saat ini? Jika ya. Bila Anda merasa kemajuan Anda tidak memuaskan. amatilah pikiran itu. Anda tidak akan merasa mengantuk sekalipun Anda berlatih meditasi berjam-jam. Apakah Anda mengharapkan. Dengan cara ini Anda mengamati dan mencatat setiap gerak-gerik batin pada saat terjadinya. dan seterusnya.

* Atabah/Mism. kanan". berjalan" atau "kiri.maju . Siswa yang tekun berlatih siang dan malam. yakni `pencerahan (pengalaman langsung) tentang muncul dan lenyapnya segala fenomena'. dalam waktu tidak terlalu lama konsentrasinya akan menguat demikian rupa sampai tercapai taraf awal dari pencerahan tingkat keempat. perhatikan langkah sekurang-kurangnya dalam tiga bagian: "angkat .taruh". "berjalan. Dari situ ia dapat berjalan sendiri menuju tingkat-tingkat pencerahan yang makin lama makin tinggi. maka dengan kesadaran penuh setiap langkah harus dilakukan.s 39 dari 104 . dengan mencatat. Tetapi bila Anda bermeditasi sambil berjalan.Bila Anda harus melakukan kegiatan yang membutuhkan berjalan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful