Mikoriza, Pupuk Hayati Super

November 26, 2009 pada 9:24 am (pertanian)

Pupuk hayati (biofertilizer) adalah bahan penyubur tanah yang mengandung mikroorganisme atau sel hidup dalam keadaan dorman yang berfungsi untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara guna mendukung pertumbuhan tanaman. Beberapa jenis mikroba yang umum digunakan antara lain mikroba penambat unsur nirogen, mikroorganisme pelarut fosfat, dan mikrooganisme penghasil hormon tumbuh.

Di samping itu ada jenis mikroba dari golongan jamur yang disebut mikoriza ditemukan sebagai sumber biofertilizer potensial yang dapat meningkatkan produktivitas budidaya tanaman. Biofertilizer atau pupuk hayati semacam ini bersifat ramah lingkungan dan dapat mempertahankan kualitas tanah secara berkelanjutan.

Mikoriza mempunyai peran dalam mempercepat suksesi pada habitat yang terganggu secara ekstrem. Mikoriza yang menginfeksi akar tanaman berperan dalam perbaikan nutrisi tanaman dan meningkatkan pertumbuhan, karena hifa yang menginfeksi akar mempunyai kemampuan yang tinggi dalam meningkatkan kapasitas penyerapan unsur hara fosfat, nitrogen, sulfur, seng, dan unsur esensial lainnya. Dengan adanya mikoriza, laju penyerapan unsur hara oleh akar bertambah hampir empat kali lipat dibandingkan dengan perakaran normal, demikian juga luas penyerapan akar makin bertambah hingga 80 kali.

Mikoriza berperan juga sebagai bio-protektor terhadap patogen tanaman, bio-remediator bagi tanah-tanah yang tercemar dan membantu pertumbuhan tanaman pada tanah yang tercemar.

Jamur mikoriza merupakan asosiasi antara tanaman dan cendawan yang memiliki sifat dan peran yang unik bagi tanaman, manusia, dan lingkungan hidup. Asosiasi ini diketahui memiliki fungsi yang menguntungkan tanaman simbionnya.

Manfaat

Tanaman yang bermikoriza dapat menyerap pupuk fosfat lebih tinggi hingga 10-27 persen dibandingkan dengan tanaman yang tidak bermikoriza, yaitu 0.4-13 persen. Penelitian terakhir pada beberapa tanaman pertanian bahkan dapat menghemat penggunaan pupuk nitrogen hingga 50 persen, pupuk fosfat sebesar 27 persen dan pupuk kalium mencapai 20 persen.

Manfaat lainnya yaitu akar yang bermikoriza lebih tahan terhadap patogen akar karena lapisan mantel (jaringan hypa) menyelimuti akar sehingga melindungi akar. Di samping itu, beberapa mikoriza menghasilkan antibiotik yang dapat menyerang bakteri, virus, jamur yang bersifat patogen. Suatu penelitian lain menunjukkan bahwa penggunaan mikoriza

Tanaman mikoriza lebih tahan terhadap kekeringan karena pemakaian air yang lebih ekonomis. Tetapi jika mekanisme ini yang terjadi berarti kandungan logam-logam lebih cepat menurun.00 gram. sehingga menyebabkan daya tahan terhadap kekeringan meningkat pula. sehingga panjang musim tanam tanaman pada lahan kering diharapkan dapat terjadi sepanjang tahun. sedikitnya ada lima hal yang dapat membantu perkembangan tanaman dari adanya mikoriza ini. Pengaruh tidak langsung karena adanya miselin eksternal menyebabkan mikoriza efektif dalam mengagregasi butir-butir tanah sehingga kemampuan tanah menyimpan air meningkat. Nuhamara. Stabilitas agregat meningkat dengan adanya gel polisakarida yang dihasilkannya.dapat mengendalikan serangan nematoda bengkak akar Meloidogyne spp. mikoriza dapat berperan sebagai penghalang biologi terhadap infeksi patogen akar. Karena bukan bahan kimia pupuk ini aman bagi lingkungan. Aplikasi Pupuk mikoriza umumnya berupa spora dan potongan akar yang terinfeksi jamur dan dicampur dengan zeolit sebagai media pembawa. Penemuan akhir-akhir ini yang menarik adanya hubungan antara potensial air tanah dan aktivitas mikoriza. Adanya mikoriza. serta menjamin terselenggaranya proses biogeokemis. Pada tanaman bermikoriza jumlah air yang dibutuhkan untuk memproduksi 1 gram bobot kering tanaman lebih sedikit daripada tanaman yang tidak bermikoriza. Mikoriza merupakan mahluk hidup. yaitu mikoriza dapat meningkatkan absorpsi hara dari dalam tanah. Jamur super ini berperan terutama dalam memperbaiki struktur tanah dengan menyelimuti butir-butir tanah. pada tanaman tomat dengan jumlah takaran 2. Keberadaan mikoriza menyebabkan status P tanaman meningkat. resitensi akar terhadap gerakan air menurun. Aplikasi mikoriza akan membantu proses penyerapan air yang terikat cukup kuat pada pori mikro tanah. sehingga transfer air ke akar meningkat. maka sejak berasosiasi dengan akar tanaman jamur ini terus berkembang dan selama itu pula berfungsi membantu tanaman. Yang paling luar biasa adalah pemupukan dengan mikoriza cukup sekali untuk seumur tanaman. meningkatkan produksi hormon pertumbuhan dan zat pengatur tumbuh lainnya seperti auxin. Penggunaan mikoriza efektif digunakan pada saat tanaman masih di persemaian. meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan dan kelembapan yang ekstrem. Adanya hifa eksternal menyebabkan tanaman bermikoriza lebih mampu mendapatkan air daripada yang tidak bermikoriza. seorang peneliti di Jepang mengatakan. di mana akarnya .

cara aplikasi pupuk mikoriza terbaik dengan cara dicampur dengan pupuk dasar. Suhu optimum untuk perkecambahan spora sangat beragam tergantung jenisnya. Pada kondisi seperti ini peluang mikoriza akan lebih besar untuk menginfeksi akar tanaman. Takaran pupuk mikoriza yang diberikan adalah 8 ku/ha di tanah dengan P tersedia rendah atau hanya 4 ku/ha di tanah dengan P tersedia tinggi. Suhu yang relatif tinggi dapat meningkatkan aktivitas mikoriza. 01 Oktober 2009 Suka Be the first to like this post. Pertumbuhan hifa secara eksternal terjadi jika hifa internal tumbuh dari korteks melalui epidermis.belum mengalami penebalan. . Bagi jamur mikoriza. selain fungsinya untuk menyerap unsur hara dari dalam tanah untuk digunakan oleh tanaman. Jadi. Justru sebaliknya. Pikiran Rakyat. Pemberian mikoriza diberikan dengan cara menaburkannya pada lubang sebelum penanaman. hifa eksternal berfungsi mendukung fungsi reproduksi serta untuk transportasi karbon serta hara lainnya ke dalam spora. 2010 pada 8:39 am Bila ada yang memerlukan mikoriza (atau zeolit sebagai media mikoriza) bisa hubungi saya di 087870181552 atau email di mundirun07@gmail. 1 Komentar 1.com. hal ini menguntungkan. Pada umumnya infeksi oleh cendawan mikoriza meningkat dengan naiknya suhu. Suhu yang tinggi pada siang hari (35°C) tidak menghambat perkembangan dan aktivitas fisiologis mikoriza. Peran mikoriza hanya menurun pada suhu di atas 40°C. Kondisi lingkungan tanah yang cocok untuk perkecambahan biji akan mendukung pula untuk perkecambahan spora mikoriza. menempelkan pupuk/akar terinfeksi pada akar tanaman muda atau mencampur mikoriza pada tanah untuk pembibitan tanaman. suhu yang sangat tinggi akan berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman inang. Pada tanaman tebu misalnya. Pemakaian pupuk mikoriza ternyata dapat mengurangi penggunaa pupuk SP-36 sebesar 25 – 50 %. Pertumbuhan hifa secara eksternal tersebut terus berlangsung sampai tidak memungkinnya untuk terjadi pertumbuhan lagi. mundirun berkata. suhu bukan merupakan faktor pembatas utama dari aktivitas mikoriza. Pada daerah tropika basah seperti Indonesia. Januari 6. Jamur mikoriza mempenetrasi epidermis akar melalui tekanan mekanis dan aktivitas enzim dan selanjutnya tumbuh menuju korteks.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful