Load and Starting Analysis

BAB II LANDASAN TEORI ANALISA HUBUNG SINGKAT DAN MOTOR STARTING

2.1

Jenis Gangguan Hubung Singkat Ada beberapa jenis gangguan hubung singkat dalam sistem tenaga listrik

antara lain hubung singkat 3 phasa, 2 phasa, 2 phasa ke tanah, dan satu phasa ke tanah. Dalam tugas akhir ini, analisa hubung singkat yang dilakukan adalah hubung singkat 3 phasa. Walaupun jenis gangguan hubung singkat tiga phasa bukanlah merupakan jenis gangguan yang paling sering terjadi dalam sistem tenaga listrik, namun di dalam analisanya, arus hubung singkat 3 phasa adalah arus hubung singkat terbesar diantara jenis gangguan hubung singkat lainnya, sehingga hal inilah yang menjadi dasar bahwa besar arus hubung singkat hasil analisa ini dapat dijadikan salah satu pertimbangan dalam pemilihan peralatan proteksi yang tepat, sehingga bila gangguan hubung singkat itu benar – benar terjadi di dalam sistem, maka peralatan proteksi dapat bekerja mengamankan bagian sistem yang terganggu sesuai yang diharapkan. Tabel 2.1 berikut menunjukkan berbagai jenis gangguan hubung singkat dalam sistem tenaga listrik :

Universitas Sumatera Utara

Tabel 2.1 Jenis Gangguan Hubung Singkat Jenis Gangguan No Hubung Singkat Gambar Rangkaian Ia Ea z 1 3 Phasa Eb Ec Ic z z Ib Ia Ea z 2 2 Phasa Eb Ec Ic z z z Ib Ia Ea 3 2 Phasa ke tanah Eb Ec Ic z z Ib Ia Ea z 4 1 Phasa ke tanah Eb Ec Ic z z Ib Universitas Sumatera Utara .

tentu saja hal ini sama sekali tidak benar. Sumber arus hubung singkat dapat berasal dari sistem pembangkit (PLN).2 Kontribusi Arus Hubung Singkat Besar arus hubung singkat bergantung pada besar sumber yang membangkitkan sistem. Synchronous Generator G Utility System Stepdown Transformator Switch Gear Point of Fault Fault M Synchronous Motor M Induction Motor Gambar 2. generator. Sistem Pembangkit (PLN) PLN memberikan suplai daya pada pelanggan khususnya industri melalui trafo (step down) dari jaringan distribusi tegangan menengah ke tegangan yang dipakai oleh konsumen. Trafo Distribusi hanya mengubah (menaikkan/menurunkan) level tegangan dan besar arus. motor sinkron dan motor induksi. Trafo sering sekali dimengerti sebagai sumber hubung singkat. nilai reaktansi peralatan dan nilai reaktansi sistem keseluruhan sampai ke titik gangguan. Arus hubung singkat yang melewati trafo bergantung pada besar tegangan sekundernya dan persen reaktansinya.1 Kontribusi Arus Hubung Singkat 1.2. Sistem pembangkit dalam hal ini PLN juga Universitas Sumatera Utara .

Generator Generator adalah alat pembangkit energi listrik yang bekerja mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. Arus yang mengalir ini hanya dibatasi oleh impedansi generator dan impedansi rangkaian dari generator sampai ke titik gangguan.3 (b).memberikan informasi tentang kontribusi daya hubung singkat yang memungkinkan dari sistem pembangkit. Di dalam sistem listrik industri. Ketika hubung singkat terjadi. Tegangan yang dihasilkan ini menghasilkan arus yang besar yang mengalir ke titik gangguan. • Sebagai unit pembangkit bantuan yang dapat membantu suplay daya listrik dari PLN pada saat beban puncak (peak load). selain mendapat suplay daya dari PLN sebagai sistem pembangkit listrik utama. generator memberi kontribusi terhadap besar arus hubung singkat yang terjadi seperti yang dapat dilihat pada gambar 2. Biasanya dalam industri adalah mesin diesel. Adapun jenis nilai reaktansinya adalah sebagai berikut: Universitas Sumatera Utara . Reaktansi generator berganti secara transient seiring dengan waktu setelah awal terjadinya gangguan. generator akan terus dikendalikan oleh prime mover dan tetap menghasilkan tegangan selama medan eksitasinya tetap dipertahankan putaran generator pada kecepatan normal. 2. beberapa industri besar juga memiliki suplay daya sendiri dari generator yang dapat berfungsi : • Sebagai unit cadangan (emergency) yang dijalankan pada saat keadaan darurat atau saat terjadi pemadaman pada sistem pembangkit utama (PLN). Pada saat terjadi gangguan hubung singkat. Generator digerakkan oleh penggerak mula (prime mover).

Ketika gangguan terjadi. Besarnya arus hubung singkat yang Universitas Sumatera Utara . 3. menjadikan motor berfungsi sebagai generator yang juga mensuplai arus hubung singkat untuk beberapa cycle setelah hubung singkat terjadi. X’d dan Xd Motor Sinkron.1 detik meningkat ke nilai berikutnya. Nilai ini hanya berlangsung selama beberapa cycle setelah gangguan terjadi dan dalam sekitar 0. Inersia ini mengambil peran sebagai prime mover dan dengan eksitasi yang tetap disuplai. • Xd = Reaktansi Sinkron / Synchronous Reactance Adalah nilai reaktansi yang menentukan besar arus mengalir setelah kondisi steady state tercapai. Sama seperti generator. • X’d = Reaktansi Transient / Transient Reactance Berlangsung sekitar 2 detik dan meningkat hingga mencapai nilai reaktansi akhir.• X”d = Reaktansi Sub transient / Sub transient Reactance Adalah nilai reaktansi yang menentukan besar arus hubung singkat sesaat setelah terjadi ganguan. besarnya arus hubung singkat juga ditentukan oleh nilai reaktansi X”d. motor sinkron berhenti mencatu daya dari sistem untuk berputar menggerakkan bebannya dan mulai melambat. Ini tercapai setelah beberapa detik setelah hubung singkat terjadi. Tetapi momen inertia dari beban cenderung mencegah motor melambat secara cepat. Motor Sinkron Motor Sinkron memiliki karakteristik yang hampir sama dengan generator sinkron. tegangan sistem menurun hingga menjadi sangat kecil.

generator sinkron dan motor induksi.dikontribusi oleh motor sinkron juga bergantung pada besar dayanya (HP). maka kontribusi arus hubung singkat dari motor induksi juga drop secara cepat setelah beberapa cycle seperti yang diperlihatkan dalam gambar 2. Universitas Sumatera Utara . kontribusi motor induksi segera menghilang. 4. Besarnya arus hubung singkat yang dikontribusi oleh motor induksi juga bergantung pada besar daya motor. Oleh karena itu. rating tegangan. Karena fluksi ini tiba – tiba menghilang setelah terjadi gangguan. Sehingga tidak ada kontribusi arus gangguan steady state.3 (a). Setelah 1 atau 2 cycle. Besar arus hubung singkat yang terbesar adalah terjadi pada saat 1 ½ cycle pertama dan selanjutnya menurun setelah beberapa cycle berikutnya.3 (e) menunjukan total arus hubung singkat yaitu jumlah (kombinasi) dari semua sumber yang memberikan kontribusi terhadap arus hubung singkat seperti peralatan – peralatan yang telah dibahas yaitu sistem pembangkit (PLN). Medan fluksi motor induksi dihasilkan oleh induksi di stator dan bukan berasal dari medan fluks DC. Motor Induksi Motor induksi juga memberikan kontribusi arus hubung singkat akibat inersia beban dan rotor tetap berputar menggerakkan motor setelah terjadinya gangguan. serta impedansi menuju titik gangguan. rating tegangan serta reaktansi sistem sampai ke titik gangguan. Namun untuk motor induksi dengan kapasitas besar (>50 Hp = > 37.3 kW) memiliki nilai reaktansi transient yang harus diperhitungkan. Tetapi ada perbedaan kontribusi arus hubung singkat antara motor induksi dengan mesin sinkron. Gambar 2. hanya nilai reaktansi sub transient (X”d) motor induksi saja yang diperhitungkan.

Komponen DC ini menyebabkan gelombang arus hubung singkat menjadi tidak simetris dan pengaruh ini hanya sesaat dan menghilang.Selain komponen simetris yang memberikan kontribusi terhadap arus hubung singkat.2 (a) gelombang arus hubung singkat simetris. (a) (b) Gambar 2. (b) gelombang arus hubung singkat asimetris Universitas Sumatera Utara .2. Namun menyebabkan sebuah perbedaan sudut magnitude yang besar antara puncak gelombang pertama setelah gangguan dengan puncak gelombang cycle berikutnya. besar arus hubung singkat jauh lebih bertambah besar dalam beberapa cycle pertama adalah disebabkan oleh arus komponen DC seperti yang dapat dilihat pada gambar 2.

Gambar 2.3 Total Arus Hubung Singkat (e) dengan Kontribusi Setiap Peralatan : a) b) c) d) Motor Induksi Mesin Sinkron Power Grid Komponen DC Universitas Sumatera Utara .

Soft Stater 6. Untuk menghasilkan torsi start yang cukup. Pengaturan Resistansi pada Stator 4. namun hal tersebut juga menyebabkan jatuh tegangan ( voltage drop ) sesaat yang disebut dengan voltage dip.beberapa detik). Efek yang merugikan akibat voltage dip ini meliputi : 1. Universitas Sumatera Utara . Ada beberapa metode starting motor yang dapat dilakukan untuk mengatasi arus start yang besar. Arus start yang besar dan seketika ini disebut sebagai inrush current. Menghambat akselerasi (percepatan) putaran motor menuju kecepatan normal. Voltage Dip adalah penurunan tegangan antara (10 – 90) % dari tegangan nominal yang terjadi dalam waktu yang relatif singkat (0.3 Masalah pada Saat Starting Motor Induksi Masalah pada saat starting motor induksi yang umum menjadi perhatian adalah pada motor – motor induksi tiga fasa yang memiliki kapasitas yang besar. Torsi yang bersifat transient yang dapat menyebabkan stress (tekanan) yang berlebih pada sistem mekanisnya.2. Wye – Delta 3. beberapa diantaranya adalah : 1. Frekuensi Converter Walaupun arus start yang besar tersebut hanya berlangsung dalam waktu yang cukup singkat. motor induksi membutuhkan arus starting yang cukup besar yang mencapai 5 hingga 7 kali arus nominal motor.5 cycle . Autotrafo 5. Direct On Line (DOL) 2. 2.

Ini dengan menganggap bahwa flicker cahaya bukanlah suatu hal yang mengganggu.3. Selanjutnya akan terus mengecil setelah beberapa cycle kemudian. maka sebaiknya voltage dip tidak sampai di bawah 70% dari tegangan nominal. Tujuan dari perhitungan ini adalah untuk menghasilkan peralatan proteksi dengan rating pengamanan yang tepat dan akurat.2. Untuk menjaga agar motor tetap beroperasi dan mencegah kegagalan kerja motor untuk mencapai kecepatan nominalnya. contactor dan menyebabkan flicker cahaya yang cukup mengganggu. Oleh karena itu. jika faktor kualitas operasional dan pelayanan adalah hal yang utama. Rating suatu alat proteksi dalam hal ini circuit breaker (CB) ditentukan dengan waktu beberapa cycle bagi breaker untuk membuka setelah hubung singkat. maka batasan voltage dip yang diizinkan adalah 10%.1 Perhitungan Arus Hubung Singkat Penentuan rating peralatan pengaman (proteksi) pada suatu sistem tenaga listrik dimulai dengan studi hubung singkat. 2. Kegagalan kerja dari peralatan – peralatan lainnya seperti relay. Dalam penjelasan sub bab 2. CB yang dipergunakan harus mampu menahan tekanan Universitas Sumatera Utara . Waktu ini adalah waktu yang diperlukan bagi rele proteksi untuk menutup kontak tripping coil dan CB bekerja.4. Namun. bahwa arus hubung singkat terbesar adalah selama 1 ½ cycle awal karena pengaruh komponen DC dan kontribusi arus dari motor dan generator.4 Persamaan – Persamaan pada Analisa Hubung Singkat dan Motor Starting Secara Manual 2.

Momentary Rating adalah kemampuan breaker untuk menahan tekanan mekanis dan panas dari arus hubung singkat max selama 1 ½ cycle setelah gangguan. dan Ec yang dibangkitkan.mekanis dan panas akibat arus hubung singkat yang besar pada 1 ½ cycle awal dan mampu memutus arus pada 3. Demikian pula impedansi yang menghambat arus itu diartikan impedansi positif. 5 atau 8 cycle setelah gangguan terjadi. Dengan demikian. Interrupting Rating adalah kemampuan breaker untuk memutuskan arus hubung singkat 3. Ia Ea z Eb Ec Ic z z Ib Gambar 2. Momentary dan interrupting rating ini ditentukan berdasarkan perhitungan arus hubung singkat 3 phasa. dimana ketiga arus fasa yang mengalir di masing – masing impedansi Z tidak ada yang melawan ggl Ea. 2. sehingga diartikan pada arah positif. Eb. maka ada dua dasar perhitungan arus hubung singkat yang harus diperhitungkan dalam menentukan rating CB. Gambar 2. 5 atau 8 cycle setelah gangguan.4 Rangkaian Ekivalen Hubung Singkat 3 Phasa Dengan demikian besar arus gangguan tiga phasa dapat dihitung dengan persamaan : Universitas Sumatera Utara .4 menunjukkan rangkaian ekivalen hubung singkat tiga phasa. 1.

6 kV. dan semua utility yang menghubungkan sistem.6 kV. semua nilai resistansi dan reaktansi sub transient dari seluruh peralatan yang memberikan kontribusi arus hubung singkat diperhitungkan. Selain komponen simetris yang memberikan kontribusi terhadap arus hubung singkat. Arus hubung singkat ini adalah arus hubung singkat simetris yang mencakup semua sumber arus hubung singkat yang dikontribusikan dari generator. maka rating yang diperhitungkan adalah momentary rating dan interrupting rating. breaking capacity yang dipakai adalah momentary rating. sedangkan untuk pengaman yang bekerja dibawah 0. besar arus hubung singkat jauh lebih bertambah besar dalam beberapa cycle pertama adalah disebabkan oleh komponen DC.Dimana : I3 phasa = Besar arus hubung singkat 3 phasa ( Ampere ) Ephasa = Besar tegangan phasa terhadap netral sistem ( Volt ) Z1 = Zekivalen = Impedansi urutan positif dari seluruh rangkaian di dalam sistem. resistansi dan reaktansi (baik transient maupun sub transient) baik yang tersambung seri ataupun paralel yang disederhanakan menjadi satu nilai ekivalen sebesar Zekivalen ( Ohm ) Untuk rating pengaman yang digunakan diatas 0. Pada perhitungan momentary rating ini. Komponen DC ini menyebabkan gelombang arus hubung singkat menjadi tidak simetris. motor induksi. Maka komponen DC ini juga diperhitungkan sebagai sebuah faktor koreksi terhadap besar arus hubung singkat Universitas Sumatera Utara . Momentary rating diperoleh dengan menentukan arus hubung singkat 3 phasa pada 1 ½ cycle.

yang diperhitungkan adalah nilai reaktansi subtransient generator dan reaktansi transient motor induksi kapasitas besar (>50 Hp = > 37. Nilai ini disebut sebagai kVA base. Interrupting rating diperoleh dengan menentukan arus hubung singkat 3 phasa setelah 3. Pada saat ini. Dalam menghitung impedansi ekivalen yaitu resistansi dan reaktansi (baik transient maupun sub transient). ada 3 cara yang dapat digunakan yaitu dalam satuan ohm.simetris tersebut dengan mengalikannya dengan yang disebut sebagai faktor pengali (multiplier factor / MF). Sistem per unit ini digunakan dalam perhitungan arus hubung singkat untuk mengkonversikan semua nilai resistansi dan reaktansi yang berbeda dalam one line diagram menjadi sebuah nilai perbandingan berdasarkan sebuah nilai base yang telah dipilih. persen dan per unit dengan kVA base yang sudah ditentukan. kontribusi motor induksi kapasitas kecil sudah mulai menghilang. Berikut adalah beberapa persamaan yang digunakan untuk mengkonversikan data impedansi ke sistem per unit dan juga persamaan untuk menyederhanakan Universitas Sumatera Utara . Nilai per unit adalah menyatakan sebuah nilai perbandingan (ratio).3 kW). pada perhitungan interrupting rating. Sistem per unit adalah suatu metode perhitungan dengan menggunakan angka perbandingan sehingga mempermudah proses perhitungan. sementara motor induksi kapasitas kecil diabaikan. Sehingga. Perhitungan impedansi ekivalen dalam tugas akhir ini adalah mempergunakan sistem per unit. Nilai base adalah sebuah bilangan. biasanya nilai ini dipilih sama dengan nilai kVA trafo terbesar dalam one line diagram. 5 atau 8 cycle.

Sehingga berdasarkan persamaan (2. 2. Mengkonversi nilai impedansi kabel.diagram impedansi dan menghitung jumlah (total) impedansi per unit berdasarkan base yang telah dipilih. 4. Universitas Sumatera Utara .5). 1. Mengkonversi nilai satuan per unit ke satuan persen impedansi.3) maka. Nilai impedansi motor. Sebagai contoh. 3. Mengkonversi nilai persen impedansi ke satuan per unit. generator maupun trafo biasanya diberikan dalam dalam satuan persen berdasarkan rating kVA peralatan tersebut sehingga perlu dikonversikan ke satuan per unit berdasarkan kVA base yang telah dipilih. Mengkonversi nilai per unit impedansi berdasarkan kVA rating peralatan ke satuan per unit berdasarkan kVA base.75% impedansi maka nilai impedansi per unit nya dengan 10.000 kVA base adalah : Berdasarkan persamaan (2. bus dan lain sebagainya dalam satuan ohm ke satuan per unit. sebuah trafo 1000 kVA dengan 5.

5.2. Menghitung arus hubung singkat simetris rms (Ampere) 7. Mengkonversikan besar arus hubung singkat simetris (Ampere) ke besar arus hubung singkat asimetris (Ampere). 6.2 Penyederhanaan diagram impedansi No 1 Hubungan Seri Diagram X1 X X2 Persamaan 2 Paralel X1 X2 X 3 Paralel X1 X2 X3 X4 X Universitas Sumatera Utara . Menyederhanakan diagram impedansi dan menghitung jumlah (total) impedansi per unit seperti yang diperlihatkan dalam tabel 2. Mengkonversi kontribusi daya hubung singkat (PSC) yang memungkinkan dari sistem jaringan atas (tegangan menengah) ke satuan per unit. Tabel 2. 8.

generator. biasanya menggunakan nilai tegangan pada trafo sebagai base tegangan. Pilih base daya dan base tegangan kVA yang biasa digunakan sebagai base perhitungan adalah kelipatan 1000. 10. motor. Persiapkan One Line Diagram One Line Diagram memperlihatkan sistem secara keseluuhan dan semua sumber arus hubung singkat seperti trafo. dan lain sebagainya. 2.6). Hitung nilai resistansi dan reaktansi Nilai resistansi dan reaktansi dari setiap peralatan dihitung dengan menggunakan persamaan (2. Kemudian tentukan juga base tegangan untuk setiap level tegangan pada sistem. Buat diagram impedansi Semua nilai resistansi dan reaktansi tersebut dinyatakan dalam satuan per unit sesuai dengan base yang telah ditentukan dan digambarkan dalam diagram impedansi. 3.2) sampai dengan (2. Universitas Sumatera Utara .4 Wye to Delta Xc 3 1 Xa Xb 2 3 1 XB XC XA 2 5 Delta to Wye XB 1 XC Xc 3 XA 2 3 1 Xa Xb 2 Ada 7 langkah dalam menghitung arus hubung singkat : 1. kabel. 4.000 untuk mempermudah perhitungan.000 atau 100.

8) dan (2.2 Perhitungan Arus Inrush dan Voltage Drop Motor Starting Persamaan berikut dapat digunakan untuk menetukan besar daya yang diperlukan untuk start motor : Dimana : Sstart = Daya yang diperlukan untuk start motor (kVA) Srated = Daya nominal motor (Hp) Letter Code Factor = Faktor pengali (kVA/Hp) berdasarkan jenis motor induksi yang dapat dilihat dalam tabel 2.5.3 Faktor Pengali Daya Start Terhadap Daya Nominal Motor Induksi Berdasarkan NEMA Letter Code Huruf Faktor Pengali (kVA/Hp) A 0 – 3. Tabel 2.4.2.50 Universitas Sumatera Utara . 2.55 – 4.00 – 4.7). Tentukan arus hubung singkat simetris Arus hubung singkat simetris dapat dihitung dengan menggunakan persamaan (2. 55 C 3.15 – 3. Sederhanakan diagram impedansi Diagram impedansi disederhanakan seperti yang terdapat dalam tabel 2.00 D 4.9).3 berikut. Tentukan arus hubung singkat asimetris Arus hubung singkat asimetris dapat diperoleh dengan mengalikan arus hubung singkat simetris dengan faktor pengali (multiplier factor) seperti yang terdapat pada persamaan (2. 6.15 B 3. 7.

60 Sehingga besar arus inrush motor adalah : Di mana : Istart = Arus starting motor (Ampere) Vnominal = Tegangan nominal motor (Volt) Dari one line diagram suatu sistem tenaga listrik.E F 4. Prosedur perhitungan jatuh tegangan pada motor saat starting motor adalah dengan menghitung impedansi antara motor sampai pada titik dimana tegangan dapat diasumsikan konstan.50 – 5. yang biasanya memberikan data arus beban penuh dan arus block rotor. Persamaan yang dapat dipakai untuk menentukan tegangan motor pada saat starting adalah : Dimana : = tegangan nominal motor = impedansi motor = = = power faktor motor Universitas Sumatera Utara . Impedansi suatu motor dapat ditentukan dari katalog pabrikasinya.00 5.00 – 5. terdapat impedansi baik seri maupun paralel antara titik suplai sampai ke terminal motor.

persen atau satuan per unit dengan base yang telah ditentukan. Jika drop tegangan dihitung dengan mengabaikan resistansi rangkaian dan hanya memperhitungkan reaktansi rangkaian. maka persamaan tersebut dapat disederhanakan menjadi : Impedansi motor dapat dihitung dengan persamaan : Dimana : Vm = tegangan rating motor (volt) Is = arus start pada tegangan rated motor (amp) Impedansi motor juga dapat dinyatakan dalam persen dengan persamaan : Dimana : ILR = arus block rotor (amp) IFL = arus beban penuh (amp) Biasanya. Dan regulasi tegangan dapat dicari dengan persamaan berikut : Universitas Sumatera Utara .Rs = resistansi total antara motor sampai pada titik dimana tegangan dapat diasumsikan konstan Xs = reaktansi total antara motor sampai pada titik dimana tegangan dapat diasumsikan konstan Semua impedansi dinyatakan dalam satuan ohm. nilai ILR/IFL bervariasi antara 5 sampai 10 bergantung pada type dan karakteristik motor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful