DEFINISI PARIWISATA

a. Pengertian Mengenai Pariwisata Batasan pariwisata bisa ditinjau dari berbagai sudut pandang dimana belum ada keseragaman sudut pandang. Salah satunya adalah yang dikemukan oleh E. Guyer Freuler dalam Yoeti (1996: 115), yang menyatakan: Pariwisata dalam artian modern adalah merupakan phenomena dari jaman sekarang yang didasarkan di atas kebutuhan akan kesehatan dan pergantian hawa, penilaian yang sadar dan menumbuhkan (cinta) terhadap keindahan alam dan pada khususnya disebabkan oleh bertambahnya pergaulan berbagai bangsa dan kelas masyarakat manusia sebagai hasil daripada perkembangan perniagaan, industri, perdagangan serta penyempurnaan daripada alat-alat pengangkutan. Pengertian lainnya tentang pariwisata adalah: Pariwisata adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk sementara waktu yang diselnggarakan dari suatu tempat ke tempat lain, dengan maksud bukan untuk berusaha (business) atau untuk mencari nafkah di tempat yang dikunjungi, tetapi semata-mata untuk menikmati perjalanan tersebut guna pertamasyaan dan rekreasi atau untuk memenuhi keinginan yang beraneka ragam. (Yoeti, 1996: 118) Berdasarkan pengertian di atas, dapat dikatakan bahwa orang yang melakukan perjalanan akan memerlukan berbagai barang dan jasa sejak mereka pergi dari tempat asalnya sampai di tempat tujuan dan kembali lagi ke tempat asalnya. Munculnya produk barang dan jasa ini disebabkan adanya aktivitas rekreasi yang dilakukan oleh wisatawan yang jauh dari tempat tinggalnya. Dalam hal ini mereka membutuhkan pelayanan transportasi, akomodasi, catering, hiburan, dan pelayanan lainnya. Jadi, produk industri pariwisata adalah keseluruhan pelayanan yang diterima oleh wisatawan, mulai meningggalkan tempat tinggalnya (asal

Pariwisata dikatakan sebagai industri. Berdasarkan Instruksi Presiden tersebut. Tujuan Pengembangan Pariwisata Tujuan pengembangan pariwisata di Indonesia terlihat dengan jelas dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1969. 1996: 151). sehingga industri pariwisata disebut industri tanpa asap. perluasan kesempatan serta lapangan kerja. dan . industri pariwisata tidak seperti pengertian industri pada umumnya. dapatlah dikatakan bahwa industri pariwista adalah kumpulan dari bermacam-macam perusahaan yang secara bersama-sama menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa yang dibutuhkan oleh wisatawan maupun traveller selama dalam perjalanannya. dikatakan bahwa tujuan pengembangan pariwisata di Indonesia adalah: (1) Meningkatkan pendapatan devisa pada khususnya dan pendapatan negara dan masyarakat pada umumnya. karena di dalamnya terdapat berbagai aktivitas yang bisa menghasilkan produk berupa barang dan jasa. selama dalam perjalannnya”.wisatawan) sampai pada tujuan (daerah tujuan wisata) dan kembali lagi ke daerah asalnya. khususnya Bab II Pasal 3. Uraian di atas sejalan dengan konsep industri pariwisata yang dikemukakan oleh Yoeti (1996: 153) yang menyatakan: “Industri pariwisata adalah kumpulan dari macam-macam perusahaan yang secara bersama-sama menghasilkan barangbarang dan jasa-jasa (goods and service) yang dibutuhkan wisatawan pada khususnya dan traveller pada umumnya. Akan tetapi. b. yang menyebutkan “Usaha-usaha pengembangan pariwisata di Indonesia bersifat suatu pengembangan “industri pariwisata” dan merupakan bagian dari usaha pengembangan dan pembangunan serta kesejahtraan masyarakat dan Negara” (Yoeti. Berdasarkan beberapa definisi di atas.

2. Perencanaan Pariwisata Dalam pariwisata. perencanaan (planning) daerah atau kawasan pariwisata. 3. Berikut ini adalah penjelasan mengenai peran-peran pemerintah dalam bidang pariwisata tersebut di atas 1. (3) Meningkatkan persaudaraan/persahabatan nasional dan internasional.mendorong kegiatan-kegiatan sampingan lainnya. perencanaan bertujuan untuk mencapai cita-cita atau tujuan pengembangan pariwisata yang mencakup beberapa hal penting yaitu: . 4. kegiatan pariwisata tidak terlepas dari peran serta pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. pengeluaran kebijakan (policy) pariwisata. Pemerintah bertanggung jawab atas empat hal utama yaitu 1. Segala usaha yang berhubungan dengan kepariwisataan merupakan usaha yang bersifat komersial dengan tujuan utama mendatangkan devisa negara. c. pembangunan (development) fasilitas utama dan pendukung pariwisata. Peran Pemerintah dalam Pembangunan Pariwisata Sebagai industri perdagangan jasa. Pengembangan kepariwisataan juga bertujuan untuk memperkenalkan dan mendayagunakan keindahan alam dan kebudayaan Indonesia. industri penunjang dan industri-industri (2) Memperkenalkan dan mendayagunakan keindahan alam dan kebudayaan Indonesia. pembuatan dan penegakan peraturan (regulation). Jadi jelas terlihat bahwa industri pariwisata dikembangkan di Indonesia dalam rangka mendatangkan dan meningkatkan devisa negara (state revenue).

4. pelayanan kesehatan. perencanaan pembangunan ekonomi yang bertujuan untuk memacu pertumbuhan berbagai 3. Kebijakan-kebijakan yang harus dibuat dalam pariwisata adalah kebijakan yang berhubungan dengan pertumbuhan . pemerintah juga beperan sebagai penjamin dan pengawas para investor yang menanamkan modalnya dalam bidang pembangunan pariwisata. Kebijakan yang dibuat permerintah harus sepenuhnya dijadikan panduan dan ditaati oleh para stakeholders. 2. listrik. pengadaaan infrastruktur umum seperti jalan. dan proyek pembuangan limbah merupakan tanggung jawab pemerintah. perencanaan pelayanan sosial yang berhubungan dengan penyediaan lapangan pekerjaan. pembuangan sampah dan lain-lain. Kebijakan Pariwisata Kebijakan merupakan perencanaan jangka panjang yang mencakup tujuan pembangunan pariwisata dan cara atau prosedur pencapaian tujuan tersebut yang dibuat dalam pernyataan-pernyataan formal seperti hukum dan dokumen-dokumen resmi lainya. Pembangunan Pariwisata Pembagunan pariwisata umumnya dilakukan oleh sektor swasta terutama pembangunan fasilitas dan jasa pariwisata. perencanaan keamanan yang mencakup keamanan internal untuk daerah tujuan wisata dan para wisatawan. Namun. bandar udara. pendidikan dan kesejastraan sosial. Selain itu. perencanaan penggunaan lahan. perencanaan infrastruktur yang berhubungan dengan jalan. 2. dan keperluan lainnya seperti. air. jenis industri yang berkaitan dengan pariwisata.1. 3. proyek penyediaan air bersih. jalan untuk transportasi darat. dan 5. listrik dan air yang berhubungan dengan pengembangan pariwisata terutama untuk proyek-proyek yang berskala besar yang memerlukan dana yang sangat besar seperti pembangunan bandar udara.

Peraturan Pariwisata Peraturan pemerintah memiliki peran yang sangat penting terutama dalam melindungi 1. Selain itu. pemerintah juga bertanggung jawab atas pengelolaan sumber daya alam seperti. 2. penerapan semua peraturan pemerintah dan undang-undang yang berlaku mutlak dilaksanakan oleh pemerintah. tanah dan udara agar tidak terjadi pencemaran yang dapat mengganggu bahkan merusak suatu ekosistem. peningkatan kesempatan kerja.ekonomi. dan hubungan politik terutama politik luar negeri bagi daerah tujuan wisata yang mengandalkan wisatawan manca negara. yaitu menyangkut : peraturan perlindungan wisatawan terutama bagi biro perjalanan wisata yang mengharuskan wisatawan untuk membayar uang muka (deposit payment) sebagai jaminan pemesanan jasa seperti akomodasi. peraturan keamanan makan dan kesehatan yang mengatur mengenai standar kesehatan makanan yang disuguhkan kepada wisatawan. . 4. dan nahkoda. 3. Oleh karena itu. sopir. tour dan lain-lain. peraturan keamanan kebakaran yang mencakup pengaturan mengenai jumlah minimal lampu yang ada di masing-masing lantai hotel dan alat-alat pendukung keselamatan lainnya. flora dan fauna yang langka. (4) peraturan standar kompetensi pekerja-pekerja yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian khusus seperti seperti pilot. air. wisatawan dan memperkaya atau mempertinggi pengalaman perjalanannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful