MAKALAH

ALAT UKUR TANGAN

Disusun Oleh : AGUNG EFENDI

SMK DARUT TAQWA
SENGON AGUNG – PURWOSARI PASURUAN

∆x = 1/2 skala terkecil instrumen. Bagaimana kalibrasi jangka sorong? 5. Jika benda yang akan diukur memiliki bentuk yang sangat besar. mengukur suatu ruangan. Makalah ini akan membahas mengenai alat ukur panjang yaitu jangka sorong secara detail meliputi jenis jangka sorong. sedangkan ketidakpastian mutlaknya. rahang untuk mengukur diameter dalam suatu benda (rahang tetap dan rahang geser atas).1 mm yang artinya nilai antara dua gores yang berdekatan adalah 0. Bagaimana bentuk jangka sorong dan bagian-bagiannya? 3. Bagaimana prosedur pengukuran jangka sorong? 6. jangka sorong memiliki bentuk yang unik yang terdiri dari rahang untuk mengukur diameter luar suatu benda (rahang tetap dan rahang geser bawah). dan cara pembacaan hasil pengukuran. Contohnya untuk mengukur meja. PENDAHULUAN Jangka Sorong 1. mengukur kedalaman. Selain memiliki skala terkecil 0. mengukur diameter luar tabung. Dalam mengukur panjang suatu benda. jangka sorong.2 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah yang digunakan pada makalah alat ukur panjang jangka sorong ini adalah sebagai berikut : 1. maka pengukuran tidak mementingkan ketelitian yang besar. prosedur penggunaannya. Jangka sorong memiliki skala terkecil. Semakin teliti suatu alat maka pengukuran tersebut akan mendekati ukuran yang sebenarnya. Apa itu jangka sorong ? 2.1 mm. rolmeter. skala utama(dalam inci). terutama dalam suatu percobaan fisika maka alat ukur yang digunakanpun merupakan alat ukur dengan ketelitian yang tinggi yang memiliki skala terkecil yang sangat kecil. skala nonius (dalam inci). diameter dalam tabung. skala nonius (dalam mm). Bagaimana cara pembacaan hasil pengukuran jangka sorong? . . Namun jika benda yang diukur menuntut ketelitian yang tinggi. kita dapat menggunakan berbagai macam alat ukur panjang. fungsi jangkasorong. juga memperhatikan jenis dan macam benda yang akan diukur. selain memperhatikan ketelitian alat ukurnya.I. skala utama(dalam cm). Pelaporan hasil pengukuran tersebut dinyatakan sebagai x = x ± ∆x.1 Latar Belakang Untuk mengukur panjang suatu benda.1 mm. Bagaimana prinsip kerja jangka sorong? 4. Sehingga dapat dikatakan bahwa jangka sorong dapat mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0. Masing-masing alat ukur panjang tersebut memiliki ketelitian yang berbeda. dan mikrometer skrup.1 mm. maka alat ukur yang digunakan adalah penggaris ataupun rol meter. dengan x adalah nilai pendekatan terhadap nilai kebenaran x0 sedangkan ∆x adalah ketidakpastian mutlaknya. pengganti x0 adalah nilai hasil pengukuran itu sendiri. diameter balok. mengukur suatu bahan tekstil. diantaranya mistar. Contoh untuk mengukur diametr bola. Dalam pengukuran tunggal. prinsip kerja jangka sorong. 1. lidah pengukur kedalaman. pembacaan kalibrasi. bisa menggunakan mikrometer sekrup dan untuk dua kemampuan terakhir bisa secara spesifik dilakukan oleh alat ukur jangka sorong. dan kunci peluncur. yaitu 0.

hingga pembacaan hasil pengukurannya. Mengetahui bentuk jangka sorong beserta bagian-bagiannya. Mengetahui jenis-jenis jangka sorong jangka sorong? 1. 5. Jangka sorong juga terdiri atas 2 bagian yaitu skala utama yang terdapat pada rahang tetap dan skala nonius (vernier) yang terdapat pada rahang geser. prinsip kerja. kalibrasi. baik dari bentuk dan fungsi bagian-bagiannya. 3. PEMBAHASAN 2. Mengetahui cara pembacaan hasil pengukuran jangka sorong. Mengetahui prosedur pengukuran jangka sorong.1 Pengertian Jangka Sorong Jangka sorong (vernier caliper) adalah suatu alat ukur panjang yang dapat digunakan untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0. 2. Mengetahui cara mengalibrasi jangka sorong dan cara pembacaan kalibrasi jangka sorong. 6. Bentuk jangka sorong serta bagian-bagiannya ditunjukkan pada gambar berikut ini Keterangan : Rahang untuk mengukur diameter luar suatu benda Rahang untuk mengukur diameter dalam suatu benda Lidah pengukur kedalaman Skala utama(dalam cm) Skala utama(dalam inci) Skala nonius (dalam mm) Skala nonius (dalam inci) Kunci peluncur . diameter dalam sebuah tabung atau cincin.4 Tujuan Adapun tujuan pembuatan makalah alat ukur panjang jangka sorong ini adalah sebagai berikut : 1. II. maupun kedalam sebuah tabung.5 Manfaat Adapun manfaat pembuatan makalah alat ukur panjang jangka sorong ini adalah sebagai berikut : 1. jangka sorong terdiri atas 2 bagian yaitu rahang tetap dan rahang geser. Jangka sorong digunakan pula untuk mengukur panjang benda maksimum 20 cm.7. keuntungan penggunaan jangka sorong adalah dapat digunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng. prosedur pengukurannya. Apa saja jenis jangka sorong? 1. 4. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai alat ukur panjang jangka sorong. macam-macam jenis jangka sorong. Mengetahui prinsip kerja jangka sorong.1 mm. 2.2 Bentuk dan Bagian-Bagian Jangka Sorong Secara umum.

Sehingga skala terkecil dari jangka sorong adalah 0.3 Prinsip Kerja Jangka Sorong Jangka sorong terdiri dari dua skala yaitu skala utama dengan skala terkecil dalam milimeter (1mm = 0.01 cm.1 cm – 0. Sedangkan sepuluh skala nonius memiliki panjang 0.09 cm. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter luar sebuah kelereng.001cm).1 mm atau 0.4 Kalibrasi Jangka Sorong Jangka sorong dikalibrasi dengan cara mendorong rahang geser hingga menyentuh rahang tetap. Apabila rahang geser berada pada posisi yang tepat di angka nol. Sepuluh skala utama memiliki panjang 1 cm. 2. diameter dalam sebuah tabung atau cincin maupun untuk mengukur kedalaman sebuah tabung.1 cm) dan skala nonius. Dalam kegiatan pengukuran objek yang hendak diukur panjangnya atau diameternya maka objek akan dijepit diantara 2 penjepit (rahang) yang ada pada jangka sorong. dengan kata lain jarak 2 skala nonius yang saling berdekatan adalah 0. Gambar jangka sorong analog Prinsip utama menggunakan jangka sorong adalah apabila kunci yang terdapat pada jangka sorong dilonggarkan.2. yaitu angka nol pada skala .1 cm.1 mm. Denganketelitian jangka sorong adalah : ketelitian 0. Panjang objek dapat ditentukan secara langsung dengan membaca skala utama sampai sepersepuluh cm (0. Gambar skala utama (atas) dan skala nonius (bawah) Ketelitian dari jangka sorong adalah setengah dari skala terkecil.01 cm = 0. maka papan skala nonius dapat digerakkan sesuai keperluan. maka jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng atau cincin dengan lebih teliti (akurat). Jadi x = ½ x 0.005 cm.01 cm atau 0.1cm) kemudian menambahkan dengan hasil pembacaan pada skala nonius sampai seperseribu cm (0. Jadi beda satu skala utama dengan satu skala nonius adalah 0.005 cm.9 cm. dengan kata lain jarak 2 skala utama yang saling berdekatan adalah 0.09 cm = 0.

apabila skalanya dibagi menjadi 10 bagian yang sama maka hasil pengukuran skala nonius dikali dengan 1/10mm. c. Membaca dan mencatat hasil pengukuran.7 cm dengan 4. d. 2. d.Membaca dan mencatat hasil pengukuran 2. Letakkan benda yang akan diukur diantara kedua rahang. Menggeser rahang geser kekiri sedemikian sehingga benda yang diukur terjepit oleh kedua rahang sekaligus mengunci sekrup pengunci.5 Prosedur Pengukuran Jangka Sorong Mengukur diameter luar suatu benda a. menggeser rahang geser jangka sorong kekanan sehingga benda yang diukur dapat masuk diantara kedua rahang (antara rahang geser dan rahang tetap). dan apabila dibagi menjadi 50 bagian maka dikalikan dengan 1/50 mm.8 cm. Mengukur diameter dalam suatu benda Memutar pengunci ke kiri / mengendorkan sekrup pengunci.utama dengan angka nol pada skala nonius saling berhimpit pada satu garis lurus.Meletakkan tabung yang akan diukur dalam posisi berdiri tegak b. Dari gambar ditunjukkan bahwa skala utama berhimpit diantara angka 4.Menggeser rahang geser kebawah sehingga ujung batang pada jangka sorong menyentuh dasar tabung. Perhatikan pembagian skala pada skala nonius. setelah diketahui skala utama serta skala noniusnya maka hasil pengukurannya adalah jumlah keduanya. c. d. c.Menggeser rahang geser jangka sorong sedikit kekanan. Membuka rahang jangka dengan cara mengendorkan sekrup pengunci. maka jangka sorong tersebut sudah terkalibrasi dan siap digunakan.Membaca dan mencatat hasil pengukuran Mengukur kedalaman suatu benda/tabung a.Memutar jangka (posisi tegak) kemudian meletakkan ujung jangka sorong ke permukaan tabung yang akan diukur dalamnya.Meletakkan benda/cincin/tabung yang akan diukur sedemikian sehingga kedua rahang (atas) jangka sorong masuk ke dalam benda/cincin tersebut. Dari gambar ditunjukkan pada angka 4. Seperti ditunjukkan pada gambar dibawah ini.Menggeser rahang geser kekanan sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong menyentuh kedua dinding dalam benda/cincin/tabung yang diukur dan mengunci sekrup pengunci e. b. Dari contoh dapat dibaca hasil pengukuranya sebesar: . Selanjutnya perhatikan skala nonius yang segaris dengan skala utama. b.6 Cara Pembacaan Hasil Pengukuran Jangka Sorong Mula-mula perhatikan skala utama yang berhimpit dengan angka nol pada skala nonius.Mengunci sekrup pengunci e. Apabila dibagi menjadi 20 bagian maka dikali dengan 1/20mm.

01 cm) x = 0. sehingga hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat anda laporkan sebagai : Panjang L = xo ¬+ x Maka. pada jangka sorong yang memiliki skala nonius.7 cm + 0.01) cm = 4. Anda tidak pernah menaksir angka terakhir (desimal ke-3) sehingga anda cukup berikan nilai 0 untuk desimal ke-3.4 x 0.Hasil = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x skala terkecil jangka sorong) = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x 0.704 cm Jadi.005) cm 2.7 Macam-Macam Jangka Sorong Adapun jenis-jenis jangka sorong yang dapat digunakan untuk mengukur panjang adalah seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.7 cm + (0. . maka hasil pembacaan pengukuranKarena (xo) harus juga dinyatakan dalam 3 desimal.005 cm (tiga desimal).004 cm = 4.704 + 0. hasil pengukurannya menjadi : 4. Tidak seperti mistar. L = (4.

Prinsip Kerja Alat Ukur Mikrometer memiliki ketelitian sepuluh kali lebih teliti daripada jangka sorong.50 cm.Skala nonius . Dan nilai tengah : 1. Mikrometer Sekrup 3.5. Skala Utama. Mikrometer Sekrup dipergunakan untuk mengukur panjang benda yang memiliki ukuran maksimum 2. 4. Sehingga 1 skala putar = 1/100 mm = 0. Komponen Mikrometer Sekrup Komponen mikrometer sekrup ditunjukkan oleh gambar 1 terdiri dari : .Poros geser / putar .5. 5.Poros tetap .5 mm.01 mm. dan seterusnya. Misalnya tebal kertas. dan juga sekrup berskala satu putaran sekrup besarnya sama dengan 0. Kegunaan Alat Alat ukur besaran panjang yang lain adalah mikrometer sekrup (micrometer screw gauge). Gambar 1. Ketelitiannya sampai 0. terdiri dari skala : 1.5 mm pada skala utama dibagi menjadi 100 skala kecil yang terdapat pada sekrup. Alat ukur ini mempunyai batang pengukur yang terdiri atas skala dalam milimeter. 2. 2. 2.Pemutar 4. mikrometer sekrup digunakan untuk mengukur diameter kawat yang kecil. 4. Skala Putar Terdiri dari skala 1 sampai 50 Setiap skala putar berputar mundur 1 putaran maka skala utama bertambah 0. dan seterusnya. 2. Bentuk mikrometer sekrup ditunjukkan pada gambar 1.5. 3.5.5 mm. 5 mm. Skala Mikrometer Sekrup Skala pada mikrometer dibagi dua jenis: 1.5 mm dan 0.Skala utama . 3. Selain mengukur ketebalan kertas.Mikrometer Sekrup 1.01 mm . untuk mengukur ketebalan suatu benda.

5. Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubung dengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi. periodik dan terdokumentasi. Sistem manajemen kualitas memerlukan sistem pengukuran yang efektif. Macam-Macam Mikrometer Sekrup • Outside Micrometers Series: M12 Dual Point Micrometers Series: M14 Tube Digital Micrometers Series: M05 Dual Point Digital Micrometers Series: M03 • Point Micrometers • Series: M13 Outside Digital Micrometers (TypeA) Series: M01 Digital Hub Micrometers Series: M10 Depth Micrometers Series: M15 Micrometers Heads Series: M16 Three-point Internal Micrometers Series: M17 Micrometers With Extension Rod Series: M18 Digital Spline Micrometers Series: M11 • Digital Micrometers Heads Series: M08 • Digital Depth Micrometers Series: M06 • Point Type Digital Micrometers Series: M04 • Outside Digital Micrometers (TypeB) Series: M02 • Digital Bench Micrometers Series: M07 • Digital Wire Micrometers Series: M09 6. termasuk di dalamnya kalibrasi formal. ISO 9000 . untuk semua perangkat pengukuran. Kalibrasi Kalibrasi merupakan proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai dengan rancangannya.

1.5 mm. 3. Kemudian meletakkan benda yang akan diukur di antara landasan dan batang ulir. Prosedur Pengukuran Mikrometer Sekrup 1.61 mm • Hati-hati membaca skala di perbatasan: dekat dengan kelipatan 0. 1.5 mm dst. Kalibrasi diperlukan untuk: • Perangkat baru • Suatu perangkat setiap waktu tertentu • Suatu perangkat setiap waktu penggunaan tertentu (jam operasi) • Ketika suatu perangkat mengalami tumbukan atau getaran yang berpotensi mengubah kalibrasi • Ketika hasil observasi dipertanyakan Kalibrasi.5 mm.49 sehingga satu putaran penuh selongsong setara dengan pergeseran 0. Baca skala yang dapat terlihat pada selubung . • Anggka nol pada Skala putar tepat pada sumbu skala utama. Pada selongsong ada angka 0 .). Ada dua baris skala: yang bawah (yang ada tanda 0) menunjukkan kelipatan 1 mm (0.01 mm. Cara Mengkalibrasi Mikrometer Sekrup • Pengunci dalam keadaan terbuka. Pastikan pengunci dalam keadaan terbuka 2. Pada contoh di atas terbaca 11 x 0. 2.5 atau 1 mm. .5 mm.) sedangkan yang di sisi atas menunjukkan kelipatan 0. 7. • Jumlahkan skala selubung dan selongsong: 2. • Apabila angka nol pada skala putar belum tepat pada sumbu utama mengkalibrasi dengan cara memutar lubang yang ada dibagian skala utama dan pada bagian dekat rapid drive(gigi pemutar) pada mikrometer sekrup menggunakan alat pemutar. Contohnya. merupakan proses untuk menyesuaikan keluaran atau indikasi dari suatu perangkat pengukuran agar sesuai dengan besaran dari standar yang digunakan dalam akurasi tertentu. Kalibrasi mikrometer sekrup dengan cara memutar lubang yang ada dibagian skala utama pada mikrometer sekrup menggunakan alat pemutar. Kunci lagi agar pembacaan tidak berubah Pembacaan dan Cara Menuliskan Hasil Pengukuran • Pada selubung ada skala utama dengan satuan milimeter.pada contoh gambar di atas adalah 2.5 mm + 0.5 mm. Tutup lagi batang ulir.11 mm = 2. kali ini dengan menggunakan roda gigi sampai berbunyi “ klik “ agar tidak terlalu kencang (roda gigi memiliki mekanisme untuk berhenti memutar selongsong bila batang ulir mengenai benda) 5.5 mm lebihnya (0. Sering terjadi salah baca karena kurang teliti melihat skala pada selubung.11 cm. Ukuran maksimum benda tergantung mikrometer sekrup yang digunakan 4. dengan cara memutar ke kiri pada skala putar hingga benda dapat masuk ke rahang. pada umumnya. sehingga mikrometer sekrup tersebut menunjukan hasil pengukuran yang sebenarnya dalam mm pada titik-titik tertentu di skala. Putar selongsong untuk membuka batang ulir.dan ISO 17025 memerlukan sistem kalibrasi yang efektif. mikrometer sekrup dapat dikalibrasi sehingga kesalahan indikasi atau koreksi dapat ditentukan dan disesuaikan (melalui konstanta kalibrasi). • Baca skala pada selongsong. 2 mm dst. Tiap tanda skala pada selongsong setara dengan 0.01 mm = 0.

yaitu jangka sorong analog. maka jangka sorong tersebut sudah terkalibrasi dan siap digunakan. PENUTUP 3. Tingkat ketelitian suatu alat ukur dapat dilihat dari skala terkecil yang mampu dibaca oleh alat ukur.III. yaitu angka nol pada skala utama dengan angka nol pada skala nonius saling berhimpit pada satu garis lurus. sehingga hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat anda laporkan sebagai : Panjang L = xo ¬+ x Jangka sorong juga memiliki berbagai jenis. Anda tidak pernah menaksir angka terakhir (desimal ke-3) sehingga anda cukup berikan nilai 0 untuk desimal ke-3. Apabila rahang geser berada pada posisi yang tepat di angka nol. Jangka sorong dikalibrasi dengan cara mendorong rahang geser hingga menyentuh rahang tetap. diameter dalam sebuah tabung atau cincin. Mengingat bahwa pembelajaran MIPA terutama fisika tidak lepas dari kegiatan mengukur. maka hasil pembacaancm). maupun kedalam sebuah tabung. rol meter. yaitu rol meter. akala utama. pada jangka sorong yang memiliki skala nonius. dan kunci peluncur. dan jangka sorong digital. Tidak seperti mistar. Penulis berharap agar siswa-siswi di segala tingkatan tidak asing lagi dengan alat ukur panjang jangka sorong dan mampu menggunakan jangka sorong untuk berbagai keperluan pengukuran panjang. Hasil pengukuran panjang dengan menggunakan jangka sorong. mengikuti rumus Hasil = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x skala terkecil jangka sorong) = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x 0.005 cm (tiga desimal). Karena pengukuran (xo) harus juga dinyatakan dalam 3 desimal. jangka sorong arloji. 3.1 mm. rahang geser. yang bagian-bagiannya terdiri atas rahang tetap. akala nonius. oleh karena itu pengetahuan mengenai alat-alat ukur.01 x = 0. diantaranya mistar. Jangka sorong memiliki bentuk yang unik. terutama alat ukur panjang jangka sorong ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami. Jangka sorong (vernier caliper) adalah suatu alat ukur panjang yang dapat digunakan untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0. alat ukur jika diurutkan menurut skala terkecilnya berturut-turut dari besar ke kecil. jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng. . jangka sorong dan mikrometer sekrup. dan mikrometer sekrup. Dalam hal ini. Masing-masing alat ukur panjang tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda dan digunakan untuk kepentingan pengukuran yang berbeda pula. jangka sorong. Setiap alat ukur panjang juga memiliki tingkat ketelitian yang berbeda-beda. lidah pengukur kedalaman.2 Saran Makalah yang telah dibuat ini menjelaskan mengenai cara penggunaan jangka sorong dan spesifikasi jangkasorong itu sendiri.1 Kesimpulan Ada begitu banyak alat ukur panjang. mistar.

mustofaabihamid.blogspot.find-pdf.DAFTAR PUSTAKA http://id.html Zaelani. Ahmad dan Cucun Cunayah.html http://www. Fisika.htm http://www. 2006.com/2008/10/jangka-sorong.blogspot.doc-search-engine.htm http://pdfsatabase.wikipedia.com/teori-dasar-pengukuran-fisika. Bandung: Yrama Widya.edukasi-net.com http://technoku.com/search-pengukuran-fisika-doc.com http://www.com/cari-pengukuran+fisika.org/wiki/Jangka_sorong http://pdfdatabase.com/Uraian Materi Pembelajaran ”Pengukuran Fisika”.htm http://www. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful